Anda di halaman 1dari 15

PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B

PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS


PROSTATITIS ANJING






Disusun oleh B-2011 :
1. Irma Maratus Salihah 115130100111027
2. Oktalavia Dwi Noer R. 115130100111036
3. Dhoni Satria M 115130100111041
4. Yohana Maria Karo 115130100111047
5. Dinta Ardeli Mandasari 115130101111026
6. Septian Vidya Pangastuti 115130101111041
7. Muhammad Rizki Ramadhani 115130101111045
8. Brasilia Septya Ayu 115130101111046
9. Alda Putri Apriska 115130107111017
10. Nailul Islahiyah Alfi 115130107111021
11. Firda Ariani Agusuma 115130113111003



PROGRAM KEDOKTERAN HEWAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
2013
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Anjing merupakan salah satu hewan kesayangan yang hidup berdampingan dengan
manusia. Anjing sangat mudah terserang penyakit. Salah satunya adalah penyakit kelamin.
Diketahui organ genetalia anjing jantan normal meliputi penis, bulbus glands, testis, prostat
glands, ductus defferent, ureter, urinary bladder. Penyakit yang dapat ditimbulkan pada organ
genitalia adalah balanitis, balanopostitis, postitis, phimosis, parampimosis, hematoma penis,
prolapsus prepusialis, neoplasma penis atau papiloma penis, frenulum presisten penis,
ruputura penis serta fraktura penis, diviasi penis, urolithiasis (urinary calculi), diverticulum
preputiale, orkhitis, hernia scrotalis, dan prostatitis. Pada makalah ini akan membahas secara
khusus penyakit prostatitis.
Infeksi saluran kemih pada jantan jarang terjadi pada usia yang sudah lanjut, penyebab
yang paling sering adalah prostatitis atau hyperplasia prostat. Prostat adalah sebuah kelenjar
seukuran kenari yang terletak tepat di bawah saluran keluar kandug kemih. Hiperplasia prostat
dapat menyebabkan obstruksi aliran yang merupakan predisposisi untuk timbulnya infeksi
dalam keadaan normal, sekresi prostat memiliki efek protektif antibakteri.
Prostatitis sebenarnya tidak secara langsung berhubungan dengan disfungsi ereksi,
tetapi kelainan ini memang menimbulkan gejala-gejala yang dapat mengganggu kehidupan
seksual seseorang. Gejala-gejala itu antara lain hilangnya gairah sex (libido) karena rasa sakit
sekitar penis dan testis, rasa sakit pada saat ejakulasi dan haemospermia yakni terdapat darah
dalam cairan ejakulasi.
Penderita merasakan rasa sakit dan tidak nyaman pada perut bagian bawah, daerah
sekitar penis dan testis, serta daerah perineum (antara penis dan anus). Pada prostatitis, air
kencing kadang-kadang bernanah, terasa panas saat buang air kecil dan ejakulasi.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa pengertian prostatitis?
2. Apakah gejala dan faktor penyebab prostatitis pada anjing?
3. Bagaimana patogenesis prostatitis pada anjing?
4. Bagaimana pengobatan prostatitis pada anjing?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui pengertian prostatitis
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
2. Mengetahui gejala dan faktor penyebab prostatitis pada anjing
3. Mengetahui patogenesis prostatitis pada anjing
4. Mengetahui pengobatan prostatitis pada anjing


PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi

Gambar 1. Anatomi organ urogenital anjing jantan

Prostat merupakan sebuah kelenjar sebesar biji kemiri yang berlokasi didekat urinary
bladder dan tulang kemaluan. Kelenjar ini memegang peranan penting dalam proses
reproduksi yaitu penghasil sebagian besar cairan yang akan bercampur dengan sperma
sehingga terbentuk semen. Prostat merupakan bagian penting dari organ reproduksi yang
menghasilkan sitrat dan glukosa untuk kehidupan sperma. Kelenjar prostat juga menghasilkan
cairan yang keluar bersama sperma ketika ejakulasi terjadi (Anderson JK et al, 2007).
Biasanya, sperma diproduksi terus menerus dan pada tingkat yang sangat lambat sampai
anjing itu dibesarkan atau seksual mature. Epididimis (tabung penyimpanan pada testis) dan
vas deferens atau duktus terus mengeluarkan sejumlah kecil cairan untuk membawa sperma
menuju prostat, dibantu oleh kontraksi otot serat mirip dengan tindakan peristaltik yang
bergerak makanan dan air melalui saluran usus .
Sementara itu, prostat juga secara berkala dan mengeluarkan sejumlah kecil cairan
selama tahap "istirahat" (tidak digunakan). Sampai beberapa jam per cc yang bisa normal
selama fase istirahat. Proses ini dipercepat saat banyak pejantan yang terangsang oleh betina
di musim kawin.
Konsentrasi sperma ejakulasi pada peternakan pertama anjing setelah waktu pantang
mungkin cukup rendah, terutama jika anjing betina di musim dibawa masuk secara tiba-tiba.
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
Ejakulasi kedua (dasi kedua atau koleksi buatan) menghasilkan tidak hanya jumlah sperma
yang jauh lebih besar, tapi jauh lebih besar mani atau volume cairan prostat juga.
Rentang ukuran normal prostat dapat menunjukkan varians yang cukup bahkan pada
anjing dengan ukuran yang sama, dengan beberapa faktor akuntansi untuk usia ini termasuk,
berkembang biak, berat badan, kondisi umum, hormon, dan mungkin faktor keturunan dan
pengaruh lainnya. Penyebab patologis atrofi (menyusut) atau hipertrofi (pembesaran),
sebagian besar yang terakhir, termasuk kista, abses, kanker, peradangan dari beberapa agen
lainnya, dan pembesaran jinak karena produksi prostat meningkat atau beberapa stimulus
yang tidak diketahui. Dalam anjing pon 25 kelenjar mungkin sebesar jempol orang dewasa,
sementara di trah besar mungkin seukuran kenari atau dua inci diameter.
Prostat dipengaruhi oleh hormon testosteron dan saluran adrenal mulai dari dewasa
kelamin. Pembesaran prostat akan menutup 90% saluran urin pada anjing jantan berusia 8
tahun dan dapat tertutup total pada usia 8 tahun dikarenakan prostat mendesak aluran kencing.
Sebenarnya seiring bertambahnya usia pejantan maka kelenjar prostat mengalami
pembesaran tetapi tidak selalu mengalami pembengkakan. Jika mengalami pembengkakan
maka akan menekan saluran kemih sehingga air kencing menjadi tidak lancar atau bahkan
tersumbat (Anderson JK et al, 2007).
Prostatitis merupakan suatu infeksi (peradangan) kelenjar prostat yang diakibatkan
karena struktur abnormal uretra atau infeksi kuman yang ditularkan melalui hubungan seksual
(Schaeffer AJ,2006).







Gambar 2. Perbandingan prostat normal dan abnormal

Prostatitis bisa menyerang mamalia jantan terutama spesies anjing dan kucing, juga
bisa diderita oleh manusia berjenis kelamin laki-laki. Menurut Brennan (2008), biasanya
prostatitis yang ditemukan pada hewan jantan terjadi dalam temuan kasus Brucellosis.



PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
2.2 Penyebab
Penyebab pasti dari penyakit prostatitis tidak diketahui secara pasti tetapi biasanya
merupakan hasil dari penyebaran bakteri di saluran kandung kemih. Bakteri dari kandung
kemih dan uretra menyebar ke prostat. Jika ada neoplasia atau metaplasia maka peostata itu
dipengaruhi oleh perkembangan infeksi sekunder dari bakteri, anatara lain
Brucella sp.
Prostatitis ini cenderung menjadi infeksi intertitial kronis, hal ini
mencerminkan kenyataan bahwa penyakit ini pembentukkannya membutuhkan waktu
yang lama dan fase akut sudah berakhir. (Barr et al, 1986). Walaupun Brucellosis bisa
menyebabkan prostatitis, namun organ utama yang diinfeksi adalah testis dan
epididimis (Ling et all, 1985)
bisa menyebabkan emfisematosa Eshericia colli
Proteus
Klebsiella
Staphylococcus
Streptococcus sp. ( Rohleder and Jones, 2002)
Prostatitis dibedakan menjadi:
Acute bacterial prostatitis (prostatitis bakteri akut)
Chronic bacterial prostatitis (prostatitis bakteri kronis)
Chronic prostatitis without infection (prostatitis kronis tanpa infeksi)
Asymptomatic Inflammatory Prostatitis (peradangan prostatitis asymptomatic)
Selain itu penyebab dari prostatitis juga disebabkan oleh beberapa factor sebagai berikut :
1. Penyumbatan saluran kencing
2. Stimulasi urin
3. Gangguan sistem syaraf
4. Kekebalan tubuh yang rendah
5. Adanya cedera pada daerah prostat dan sekitarnya.

PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B

Gambar 3. Prostat yang mengalami peradangan

2.3 Gejala
Prostatitis pada anjing terbagi atas 2 tipe yaitu, tipe akut dan tipe kronis. Prostatitis
akut merupakan tipe onset mendadak yang lebih berbahaya daripada prostatitis kronis.
Tanda-tanda prostatitis akut berupa demam, depresi, lesu, diare, muntah, sakit perut, nyeri
saat buang air kecil dan sekresi berdarah dari penis. Anjing juga dapat melengkungkan
punggungnya. Sedangkan prostatitis kronis adalah prostatitis jangka panjang yang merupakan
penyebab utama infertilitas pada anjing jantan, namun tidak menunjukan gejala
signifikan/asimtomatik (Prez-Marn at al, 2006).
Tanda-tanda klinis prostatitis bervariasi dengan tingkat keparahan infeksi dan apakah
penyakit ini termasuk tipe akut atau tipe kronis. Gejala-gejala berikut bisa menunjukkan
adanya kondisi ini:
1. Demam
2. Melengkungkan punggung karena sakit
3. Nyeri saat buang air kecil dan terdapat tetesan nanah atau darah dari penis atau urine
4. Pollakiuria terkait dengan infeksi saluran kemih (ISK)
5. Kaki belakang kaku
6. Sakit perut, diare
7. Vomit, anoreksia
8. Lemah, lesu, depresi
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
9. Penurunan berat badan
10. Infertilitas pada hewan jantan

2.4 Patogenesis
Mekanisme Inflamasi Pada Prostatitis
Mekanisme terjadinya inflamasi secara alami karena host tersebut meliputi barrier
dari mukosa saluran reproduksi, keasaman larutan pada prostat (pH 6.1 sampai 6.5), peristal
uretra, mekanisme flushing selama urinasi dan ejakulasi, area tekanan uretra yang tinggi,
kandungan zink pada prostat sebagai antibacterial faktor yang dihasilkan oleh kelenjar prostat
ke cairan seminal. Faktor-faktor tersebut yang memicu terjadinya infeksi dan munculnya
prostatitis secara alami dari host. Prostatitis dapat terjadi dalam dua tipe yaitu akut prostatitis
dan kronis prostatitis.
Mekanisme Infeksi Bakteri Prostatitis
Agen causatif yang bersifat patogen bila masuk ke daerah yang fungsi
pertahanannya abnormal, misalnya bila selaput mukosa dan kulit "robek" karena
kerusakan kulit langsung ; pada pemakaian kateter intravena atau kateter air kemih ; atau
bila terdapat netropenia, misalnya pada kemoterapi kanker. Kuman melekat dan
mengkoloni selaput mukosa atau kulit dan menginvasi secara lokal dan menimbulkan
penyakit sistemik termasuk prostatitis. Proses ini dibantu oleh phili, enzim dan toksin
bakteri causatif. Lipopolisakarida berperan langsung yang menyebabkan demam, syok,
oliguria, leukositosis, dan leukopenia, disseminated intravascular coagulation dan
respiratory distress syndrome.
Bakteri masuk ke saluran kemih dapat melalui beberapa cara yaitu :
- Penyebaran endogen yaitu kontak langsung dari tempat infeksi terdekat
- Hematogen
- Limfogen
- Eksogen sebagai akibat pemakaian alat berupa kateter atau sistoskopi
Dua jalur utama masuknya bakteri ke saluran kemih adalah jalur hematogen dan
asending, tetapi asending lebih sering terjadi.
1. Infeksi hematogen (desending)
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
Infeksi hematogen kebanyakan terjadi pada anjing dengan daya tahan tubuh
rendah, karena menderita suatu penyakit kronik, atau pada anjing yang sementara
mendapat pengobatan imunosupresif. Penyebaran hematogen dapat juga terjadi akibat
adanya fokus infeksi di salah satu tempat. Contoh mikroorganisme yang dapat menyebar
secara hematogen adalah Staphylococcus aureus, Salmonella sp, Pseudomonas, Candida
sp., dan Proteus sp.
Ginjal yang normal biasanya mempunyai daya tahan terhadap infeksi E.coli karena
itu jarang terjadi infeksi hematogen E.coli. Ada beberapa tindakan yang mempengaruhi
struktur dan fungsi ginjal yang dapat meningkatkan kepekaan ginjal sehingga
mempermudah penyebaran hematogen. Hal ini dapat terjadi pada keadaan sebagai berikut
:
Adanya bendungan total aliran urin
Adanya bendungan internal baik karena jaringan parut maupun terdapatnya presipitasi
obat intratubular, misalnya sulfonamide
Terdapat faktor vaskular misalnya kontriksi pembuluh darah
Pemakaian obat analgetik atau estrogen
Pijat ginjal
Penyakit ginjal polikistik
Penderita diabetes melitus
2. Infeksi asending
a. Kolonisasi uretra dan daerah introitus vagina
Saluran kemih yang normal umumnya tidak mengandung mikroorganisme kecuali
pada bagian distal uretra yang biasanya juga dihuni oleh bakteri normal kulit seperti basil
difteroid, streptpkokus. Di samping bakteri normal flora kulit, pada betina, daerah 1/3
bagian distal uretra ini disertai jaringan periuretral dan vestibula vaginalis yang juga
banyak dihuni oleh bakteri yang berasal dari usus karena letak usus tidak jauh dari tempat
tersebut. Pada anjing betina, kuman penghuni terbanyak pada daerah tersebut adalah
E.coli di samping enterobacter dan S.fecalis. Kolonisasi E.coli pada anjing betina didaerah
tersebut diduga karena :
adanya perubahan flora normal di daerah perineum
Berkurangnya antibodi lokal
Bertambahnya daya lekat organisme pada sel epitel
b. Masuknya mikroorganisme dalam kandung kemih
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
Proses masuknya mikroorganisme ke dalam kandung kemih belum diketahui
dengan jelas. Beberapa faktor yang mempengaruhi masuknya mikroorganisme ke dalam
kandung kemih adalah :
1) Faktor anatomi
Kenyataan bahwa infeksi saluran kemih lebih banyak terjadi pada betina daripada
jantan disebabkan karena :
Uretra betina lebih pendek dan terletak lebih dekat anus
Uretra jantan bermuara saluran kelenjar prostat dan sekret prostat merupakan
antibakteri yang kuat
2) Faktor tekanan urin pada waktu miksi
Mikroorganisme naik ke kandung kemih pada waktu miksi karena tekanan urin.
Selama miksi terjadi refluks ke dalam kandung kemih setelah pengeluarann urin.
3) Faktor lain, misalnya
Perubahan hormonal pada saat menstruasi
Kebersihan alat kelamin bagian luar
Adanya bahan antibakteri dalam urin
Pemakaian obat kontrasepsi oral
c. Multiplikasi bakteri dalam kandung kemih dan pertahanan kandung kemih
Dalam keadaan normal, mikroorganisme yang masuk ke dalam kandung kemih
akan cepat menghilang, sehingga tidak sempat berkembang biak dalam urin. Pertahanan
yang normal dari kandung kemih ini tergantung tiga faktor yaitu :
1) Eradikasi organisme yang disebabkan oleh efek pembilasan dan pemgenceran urin
2) Efekantibakteri dari urin, karena urin mengandung asam organik yang bersifat
bakteriostatik. Selain itu, urin juga mempunyai tekanan osmotik yang tinggi dan
pH yang rendah
3) Mekanisme pertahanan mukosa kandung kemih yang intrinsik
Mekanisme pertahanan mukosa ini diduga ada hubungannya dengan
mukopolisakarida dan glikosaminoglikan yang terdapat pada permukaan mukosa, asam
organik yang bersifat bakteriostatik yang dihasilkan bersifat lokal, serta enzim dan
lisozim. Selain itu, adanya sel fagosit berupa sel neutrofil dan sel mukosa saluran kemih
itu sendiri, juga IgG dan IgA yang terdapat pada permukaan mukosa. Terjadinya infeksi
sangat tergantung pada keseimbangan antara kecepatan proliferasi bakteri dan daya tahan
mukosa kandung kemih.
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
d. Naiknya bakteri dari kandung kemih ke ginjal
Hal ini disebabkan oleh refluks vesikoureter dan menyebarnya infeksi dari pelvis ke
korteks karena refluks internal. Refluks vesikoureter adalah keadaan patologis karena
tidak berfungsinya valvula vesikoureter sehingga aliran urin naik dari kandung kemih ke
ginjal. Tidak berfungsinya valvula vesikoureter ini disebabkan karena :
Memendeknya bagian intravesikel ureter yang biasa terjadi secara kongenital
Edema mukosa ureter akibat infeksi
Tumor pada kandung kemih
Penebalan dinding kandung kemih
Prostatitis Akut
Prostatitis akut biasanya dalam bentuk supuratif dan dapat muncul pada semua umur,
akan tetapi lebih sering muncul pada anjing yang sudah tua dan jarang terjadi pada anjing
yang dikastrasi. Glandula mengubah dan mengganggu aliran cairan urin dan cairan prostat
yang memicu terjadinya infeksi prostatitis.
Prostatitis kronis
Prostatitis kronis terjadi apabila terapi prostatitis akut yang dilakukan tidak mampu mengobati
(inadequate) , dan waktu pengobatan yang dilakukan memakan waktu yang lama sehingga
memblok sistem ductal prostat. Dapat pula terjadi karena sistem imun yang lemah sehingga
agen infeksi dapat dengan mudah menginfeksi. Biasanya muncul sama seperti infeksisaluran
kemih tanpa menunjukkan gejala dan dapat menjadikan anjing infertil.
2.5 Diagnosa
Langkah pertama yang dilakuka dalam menentukan diagnosa yaitu dengan mengamati
gejala klinis yang tampak. Selanjutnya dapat melakukan melakukan uji fisik seperti palpasi
abdominal, anjing akan merasa kesakitan jika kita palpasi pada daerah tersebut. Anjing
dengan prostatitis yang akut biasanya sering merasa sakit dan prostata mereka membesar
(Eldredge,2007). Selain itu kita juga dapat melakukan pemeriksaan urin pada anjing, dengan
mengambil sampel urin kemudian dibiakkan dalam Kultur media. Sehingga apabila dianalisis
tampak adanya bakteri maka dapat menujukkan hasil jika positif kita dapat mengetahui
adanya peradangan pada saluran urinary yang disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya
yaitu prostatitis. Selain itu dapat juga dilakukan analisa urin misalkan didalam urin banyak
mengandung akan sel-sel darah merah dan sel darah putih karena menunnjukkan adanya suatu
peradangan. Radiograf abdominal (X-ray) merupakan prosedur yang memungkinkan dokter
hewan untuk memvisualisasikan jaringan, organ dan tulang yang terletak di bawah kulit. x-ray
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
sangat membantu untuk mengukur ukuran dan bentuk kelenjar lebih akurat. bila terjadi
peradangan pada kelenjar prostat maka akan tampak adanya perubahan ukuran terutama pada
kasus akut prostatitis yang akan mengalami pembesaran.

2.5.1 Gambaran Makroskopik
Prostatitis acute merupakan kondisi patologis yang biasanya disertai oleh rasa
sakit. Beberapa kasus menunjukkan adanya edema dan hemoragi pada bagian protat dan
jaringan periprostaticnya. Pada tahap ini akan sulit untuk melihat bentuk kelenjar
yang utuh dikarenakan terjadi respon peradangan akut. Ketika suatu respon peradangan
menghasilkan nanah/pus, maka kelenjar prostat akan menjadi lebih besar/menggembung
dan apabila disayat, cairan nanah bisa merembes dari permukaan sayatan terutama bila
kelenjar prostat ditekan. Untuk Prostatitis kronis, biasanya akan nampak bentukan putih
pada kelenjar prostat atau bahkan terkadang tidak menampakkan perubahan makroskopik
apapun. Untuk beberapa kasus yang jarang terjadi, terkadang prostatitis bisa
menyebabkan emfisematosa pada kelenjar prostat ( Rohleder and Jones, 2002).

2.5.2 Gambaran Mikroskopik
Pada kebanyakan prostatitis akut, bila dilihat secara mikroskopik, akan tampak
terjadi edema dan hemoragi pada jaringan interstitial dan acini nya terpisah jauh antara
satu sama lain. Selain itu pada beberapa bagian akan terjadi nekrosis. Netrofil akan
tampak banyak pada bagian intertitium maupun diantara acininya. Pada sedikit kasus
dari prostatitis akut, sel netrofil, sel makrofag, dan sisa-sisa sel yang mengalami nekrosis
akan tampak di daerah lumen dan bisa menyebabkan pembengkakan. Selain itu, sel
plasma dan limfosit akan tampak disekeliling acini dan vessels. Akan tampak juga
bentukan fibrosis dan kelenjar-kelenjar disekitar area peradangan akan mengalami atropi
(penyusutan).

2.7 Pengobatan
2.7.1 Kronik
Pengobatan memerlukan program berkepanjangan (4-8 minggu) dengan antibiotik
yang bisa menembus prostat dengan baik. Diantaranya yaitu quinolones
(ciprofloxacin, levofloxacin), sulfas (Bactrim, Septra), Doxycycline and macrolides
(erythromycin, clarithromycin). Infeksi persisten bisa diatasi (80% pasien) dengan
menggunakan blockers (tamsulosin, flomax, alfuzosin), atau untuk terapi jangka
panjang bisa diberi terapi antibiotik dosis rendah. Infeksi berulang dapat disebabkan
PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
karena buang air kecil yang tidak tuntas (hipertrofi prostatic jinak), batu prostat atau
kelainan struktural yang berfungsi sebagai reservoir untuk infeksi.
2.7.2 Akut
Terapi antibiotik sangat singkat. Pemilihan antibiotik untuk infeksi prostatitis akut
tergantung mikoba. Dalam pengobatan prostatitis akut, lebih baik memilih
bacteriocidal antibiotik (membunuh bakteri) daripada antibiotik bakteriostatik
(memperlambat pertumbuhan bakteri) karena untuk infeksi akut berpotensi
mengancam kehidupan. Bila sakitnya parah,bisa di lakukan rawat inap, namun bila
tidak terlalu parah, bisa dirawat dirumah dengan istirahat yang cukup, pemakaian
analgesik, pelunak tinja, dan hidrasi.

2.8 Pencegahan Ganguan Prostatitis Pada Anjing
Ada beberapa cara untuk menghindari penyakit ini atau mencegah agar gangguan-
gangguan penyakit seputar prostat tidak menjalar ke organ tubuh lain antara lain :
1. Dilakukan Exercise pada Anjing
Olahraga teratur dapat menjaga berat badan anjing tetap stabil dan mencegah
kegemukan sehingga dapat menurunkan risiko-risiko dari gangguan penyakit prostat,
termasuk prostatitis.
2. Kontrol Pemberian Makanan Berlemak
Makan lemak yang berlebihan memicu risiko terjadinya penyakit radang karena akan
memicu naiknya hormon testosteron yang membantu perkembangan sel-sel penyakit pada
prostat. Sebaiknya kurangi makanan berlemak sehinga tidak banyak timbunan lemak yang
berlebih dan obesitas dapat dicegah.
3. Menjaga Sanitasi Kandang
Pencegahan dilakukan dengan meningkatkan sanitasi lingkungan dan kebersihan
kandang dari anjing. Karena penyebab dari Prostatitis sendiri akibat dari infeksi bakteri pada
kelenjar prostat. Infeksi bakteri ini biasanya menempati utetra pejantan naik ke kelenjar
prostat.
4. Terapi hormone atau Kastrasi
Selain untuk mencegah penyakit atau infeksi pada organ reproduksi pejantan. Kastrasi
mengurangi kecenderungan anjing untuk kencing sembarangan yang dikhawatirkan bakteri
menginfeksi saat anjing kencing pada tempat yang kotor.



PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Prostatitis merupakan suatu infeksi (peradangan) kelenjar prostat yang diakibatkan
karena struktur abnormal uretra atau infeksi kuman yang ditularkan melalui hubungan seksual
yang bisa menyerang mamalia jantan terutama spesies anjing dan kucing, juga bisa diderita
oleh manusia berjenis kelamin laki-laki. Prostatitis dapat disebabkan oleh Brucella sp,
Proteus, Klebsiella, Staphylococcus dan Streptococcus sp. Gejala yang muncul pada hewan
yang mengalami prostatitis antara lain demam, terdapat noda darah yang keluar dari penis,
terdapat darah di dalam air seni, ketidaknyamanan pada daerah abdominal,lemah dan lesu,
kesulitan untuk buang air kecil atau membuang air besar, anoreksia, muntah, kehilangan berat
badan dan terjadi infertilitas. Pengobatan prostatitis dilakukan dengan terapi antibiotic.
Pemilihan antibiotik didasarkan pada jenis infeksi kronis atau akut serta jenis mikroba sebagai
factor penyebab prostatitis.




















PENYAKIT INTERNAL INFEKSIUS-PROSTATITIS-2011 B
DAFTAR PUSTAKA

Adimoelja,A 1999 .Aspek Disfungsi Ereksi dan Ejakulasi. Jakarta.
Akmal ,Taher.1999 . Model penanganan penderita Disfungsi Ereksi, Jakarta: INA-EDACT
Anderson JK, Kabalin JN, Cadeddu JA. 2007. Surgical Anatomy of the Retroperitonium,
Adrenals, Kidneys, and Ureters. Campbell-Walsh Urology. 9
th

Ed. Philadelphia:
Saunders-Elsevier
Eldredge, D.M., Liisa, D.C., Delbert, G.C., and James, M.G. 2007. Dog Owners Home
Veterinary Handbook 4
th
Edition, Wiley Publishing Inc, USA.
Krieger JN. 1999. Prostatitis Syndrome. In: Sexually Transmitted Diseases 3
th
Ed. New York:
McGraw-Hill
Michel A. Pontari
*
And Michael R. Ruggieri. 2008. Mechanisms In Prostatitis/Chronic Pelvic
Pain Syndrome. Nihpa Author Manuscripts
Nabera KG, Weidnerb W. 2007.Chronie Prostatitis an Infectious Disease. Antimicrob
Chemother.
Nicola M A Parry Bsc Msc Bvsc Mrcvs. 2006 Inflamatory Disease Of The Canine Prostate
Gland.Diplomate, American College Of Veterinary Pathologists Tufts University
Cummings School Of Veterinary Medicine, 200 Westboro Road, North Grafton,
Massachusetts.
Prez-Marn CC, Lpez R, Domnguez JM, Zafra R. 2006. Clinical and pathological findings
in testis, epididymis, deferens duct and prostate following vasectomy in a dog.
Department of Medicina y Ciruga Animal, Facultad de Veterinaria, Universidad de
Crdoba, Campus Universitario de Rabanales, Ctra. Madrid-Cdiz km, Crdoba,
Spain. pv2pemac@uco.es
Schaeffer AJ. 2006. Chronie Prostatitis And The Chronic Pelvic Pain Syndrome. N Eng J
Med.
Theodorou C, Bccopoulos T.2000. Prostatitis. Prostat Cancer and Proatatic Diseases. 1
st
Ed.
Athens: Macmillan Publisher Ltd.

Anda mungkin juga menyukai