Anda di halaman 1dari 14

AUDITING

LAPORAN AUDIT, ETIKA PROFESI,


KEWAJIBAN HUKUM
OLEH :
INDAH PUJI ASTUTI
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2013
BAB III
LAPORAN AUDIT
Pelaporan menjelaskan apa yang telah dilakukan oleh auditor dan kesimpulan yang
diperoleh. Laporan Audit dibuat hanya jika pekerjaan audit benar-benar dilaksanakan.
Penyusunan laporan audit harus didasarkan pada empat standar pelaporan yang ada pada
standar auditing berlaku umum/GAAS. Dan harus ada keseragaman laporan untuk
menghindari kerancuan .
Lapoa! A"#$% S%a!#a D&!'a! P&!#apa% Wa(a Ta!pa P&!'&)"a*$a!
Laporan audit dengan pendapat wajar tanpa pengecualian/!P/unqualified opinion dibuat
bila kondisi berikut terpenuhi "
#. Semua laporan neraca$laba-rugi$ Laporan saldo laba dan laporan arus kas sudah tercakup
dalam laporan keuangan.
%. &etiga standar umum telah diikuti dalam penugasan .
'. (ahan bukti kompeten telah cukup dikumpulkan sehingga memungkinkan untuk
disimpulkan ketiga standar pekerjaan lapangan telah diikuti .
). Laporan keuangan disajikan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum.
*. !idak terdapat kondisi yang memerlukan penambahan paragra+ penjelasan atau modi+ikasi
kata-kata dalam laporan .
(agian- bagian dari laporan audit standar$ terdiri dari , bagian utama yaitu "
#. -udul laporan
%. Alamat yang dituju dalam laporan audit
'. Paragra+ pendahuluan$ ditujukan untuk menunjukkan tiga hal meliputi"
a. bahwa &AP bersangkutan telah melaksanakan suatu audit .
b. mencantumkan laporan keuangan yang diaudit termasuk tanggal dan periodenya.
c. menyatakan bahwa laporan keuangan adalah tanggung jawab manajemen
sedangkan tanggung jawab auditor adalah menyatakan suatu pendapat atas laporan
tersebut berdasarkan audit .
). Paragra+ ruang lingkup$ merupakan penyataan +aktual mengenai apa yang dilakukan dalam
audit dan menyatakan bahwa audit dirancang untuk dapat memperoleh keyakinan
bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material . Laporan harus memuat kata
/atas dasar pengujian0$ yang berarti bahwa yang dilakukan adalah uji petik dan bukan
audit atas setiap transaksi dan setiap jumlah dalam laporan keuangan$ tergantung
pelaksanaan audit di lapangan
*. Paragra+ pendapat$ pendapat ini bukan suatu pernyataan mutlak atau jaminan$ namun
hanyalah opini auidtor terhadap penyajian laporan keuangan. Disini terdapat istilah /
menyajikan secara wajar / yang dihubungkan dengan ketaatan terhadap standar
akuntansi yang berlaku umum.
1. !anda tangan nama dan nomor register akuntan publik$ menunjukkan nama partner yang
akan bertanggung jawab secara hukum dan jabatan atas mutu auditnya menurut standar
pro+esional .
,. !anggal laporan audit$ adalah tanggal saat auditor telah menyelesaikan bagian terpenting
dari proses audit di lapangan 2+ield audit..
Ko!#$+$ ,a!' M&!,&-a-.a! P&!,$/pa!'a! #a$ P&!#apa% Wa(a Ta!pa P&!'&)"a*$a!
!erdapat dua kategori yang menyebabkan laporan keuangan tidak mendapatkan
unqualified opinion /!P yaitu "
#. Laporan yang menyimpang dari laporan wajar tanpa pengecualian yang disebabkan tiga
kondisi "
a. Pembatasan ruang lingkup pemeriksaan auditor yang disebabkan oleh klien dan
oleh kendala lain di luar kekuasaan auditor maupun klien.
b. Laporan keuangan tidak disajikan sesuai GAAP
c. Auditor tidak independen
%. Laporan !P dengan paragra+ penjelasan atau modi+ikasi kata/kalimat .
Lapoa! A"#$% La$! S&*a$! Lapoa! Wa(a Ta!pa P&!'&)"a*$a!
Apabila salah satu kondisi dari ketiga kondisi tersebut diatas terjadi$ maka auditor harus
memberikan pendapat selain wajar tanpa pengecualian yang dapat berupa"
#. Pendapat tidak wajar/adverse opinion $ diberikan jika auditor yakin laporan keuangan
tidak disajikan secara wajar atau tidak sesuai GAAP dan memuat salah saji material .
%. Pernyataan !idak memberikan pendapat/disclaimer of opinion diberikan jika auditor
tidak berhasil meyakinkan dirinya$ karena kurangnya pengetahuan auditor$ bahwa
keseluruhan laporan keuangan yang disajikan secara wajar . Penolakan ini timbul
karena pembatasan ruang lingkup 2kondisi #. dan karena auditor tidak independen
2kondisi '. .
'. Pendapat ajar dengan pengecualian/qualified opinion diberikan jika auditor yakin
laporan keuangan telah disajikan secara wajar$ tetapi karena ada pembatasan ruang
lingkup 2kondisi #. atau tidak ditaatinya standar akuntansi yang berlaku umum $ maka
terdapat pengecualian terhadap ruang lingkup dan pendapat 2kondisi #. atau hanya pada
pendapat 2kondisi %.
B&!%".0-&!%". *apoa! a%a+ op$!$ %&1a#ap *apoa! .&"a!'a! *$1a% #$ SPAP
#. 3aterialitas
Salah saji dalam laporan keuangan dapat dianggap material jika pengetahuan atas salah
saji tersebut dapat mempengaruhi keputusan pemakai laporan keuangan secara rasional.
4ubungan antara materialitas dengan berbagai jenis pendapat "
Penyimpangan peraturan mengenai independensi dianggap sangat material . &endala
bagi auditor adalah memutuskan apakah sesuatu tidak material$ material atau sangat
material karena tidak ada petunjuknya$ tetapi dalam praktek harus dipertimbangkan
beberapa aspek dari materialitas yaitu "
a. -umlah rupiah dibandingkan terhadap tolok ukur tertentu$ yaitu berupa persentasi
b. Daya 5kur$ kalau tidak dapat diukur dengan uang maka tingkat materialitas
bergantung pada pengaruh atau tidaknya terhadap keputusan .
c. 4akekat kesalahan$ kekeliruan dapat mempengaruhi laporan keuangan dan juga
akan mempengaruhi pendapat auditor.
P&/-a1a+a! /&!'&!a$ .o!#$+$ ,a!' /&!,&-a-.a! p&!,$/pa!'a!
!ingkat 3aterialitas Pengaruh !erhadap &eputusan Pemakai -enis Pendapat
!idak 3aterial &eputusan biasanya tidak berpengaruh ajar tanpa pengecualian
3aterial &eputusan biasanya terpengaruh jika
in+ormasi dimasud penting terhadap
keputusan yang diambil .
ajar dengan pengecualian
sangat 3aterial Sebagian besar dari seluruh keputusan
yang didasarkan pada laporan keuangan
sangat terpengaruh
3enolak memberikan pen-
dapat atau pendapat tidak
wajar .
Laporan audit untuk masing-masing kondisi yang memerlukan pembedaan dari laporan
standar tanpa pengecualian pada tingkat materialitas yang berbeda "
!ingkat 3aterialitas
&odisi yang
3emerlukan
Pembedaan
!idak 3ateialitas 3aterial/ !idak
3empegaruhi
Laporan &euagan &eseluruhan
Sangat 3aterial
3empengaruhi Laporan
&euangan &eseluruhan
(erhubungan
dengan Auditing "
6uang Lingkup
dibatasi oleh klien
atau kondisi tertentu
ajar tanpa
pengecualian
Pengecualian ruang lingkup$
paragra+ tambahan$ dan
pendapat wajar dengan
pengecualian .
Pernyataan tidak mem-
berikan pendapat
Penggunaan auditor
lain
ajar tanpa
pengecualian
ajar tanpa pengecualian atau
modi+ikasi kalimat
!idak diterapkan
(erhubungan
dengan Akuntansi
Laporan keuangan
tidak sesuai standar
akuntansi yang ber-
laku umum .
ajar tanpa
pengecualian
Penambahan paragra+ dan
pendapat wajar dengan
pengecualian .
Pendapat tidak wajar
Standar akuntansi
tidak diterapkan
secara konsisten
ajar tanpa
pengecualian
Paragra+ penjelasan Paragra+ penjelasan
Penekanan pada
suatu hal .
!idak
diterapkan
Paragra+ penjelasan Paragra+ penjelasan
&etidakpastian
&etidakpastian
mempengaruhi
laporan keuangan .
ajar tanpa
pengecualian
Paragra+ penjelasan Paragra+ penjelasan
&eraguan atas kesi-
nambungan usaha.
ajar tanpa
pengecualian
Paragra+ penjelasan Paragra+ penjelasan
(erhubungan
dengan auditor
Auditor tidak
independen
Pernyataan tidak memberi-
kan pendapat 2 terlepas dari
materialitas ..
BAB IV
ETIKA PROFESI
7tika secara umum dide+inisikan sebagai perangkat prinsip moral atau nilai. Sebagian
besar orang mende+inisikan perilaku tidak etis sebagai perilaku yang berbeda dari sesuatu
yang seharusnya dilakukan .!erdapat dua alasan mengapa orang bertindak tidak etis "
Dilema etika adalah situasi yang dihadapi seseorang dimana keputusan mengenai
perilaku yang layak harus dibuat. Semakin majunya perkembangan jaman$ maka
dikembangkan kerangka +ormal untuk memecahkan dilema etika yang dinamakan pendekatan
enam langkah "
#. 3endapatkan +akta-+akta yang rele8an
%. 3enentukan isu-isu etika dari +akta-+akta
'. 3enentukan siapa dan bagaimana orang atau kelompok yang dipengaruhi oleh dilema
). 3enentukan alternati+ yang tersedia bagi orang yang harus memecahkan dilema
*. 3enentukan konsekuensi yang mungkin dari setiap alternati+
1. 3enetapkan tindakan yang tepat
&ebutuhan akan kepercayaan publik akan kualitas jasa yang diberikan pro+esi$ terlepas
dari yang dilakukan secara perorangan. (agi akuntan publik$ penting untuk meyakinkan klien
dan pemakai laporan keuangan atas kualitas audit dan jasa lainnya karena pemakai tidak
memiliki kompetensi dan waktu untuk menge8aluasi pekerjaan akuntan publik. Akuntan
publik mempunyai hubungan pro+esional yang berbeda dengan pro+esional lain. Pro+esional
lain hanya bertanggung jawab kepada klien yang ditanganinya sedangkan akuntan publik
ditugaskan dan dibayar oleh yang mengeluarkan laporan keuangan 2 klien . sedangkan yang
mendapat man+aat dari audit adalah pemakai laporan keuangan yang umumnya tidak pernah
berhubungan dengan auditor .
!erdapat beberapa cara bagi pro+esi akuntan publik dan masyarakat untuk mendorong
para akuntan publik agar berprilaku secara benar dan untuk melaksanakan audit beserta jasa-
jasa yang berkaitan dengan pro+esinya dengan standar mutu yang tinggi yaitu "
#. &ode Perilaku Pro+esional .
3erupakan ketentuan umum mengenai perilaku yang ideal atau peraturan khusus yang
menguraikan berbagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan . 3enurut A9:PA kode
perilaku pro+esional terdiri dari "
a. prinsip-prinsip$ meliputi lima prinsip yang harus dipatuhi oleh semua anggota
A9:PA yaitu tanggung jawab$ kepentingan masyarakat$ integritas$ kemahiran$
lingkup dan si+at jasa dan satu prinsip untuk anggota A9:PA yang memberikan
jasa atestasi yaitu obyekti8itas dan independensi .
b. peraturan perilaku$ meliputi standar minimum perilaku praktisi yang ditetapkan
pro+esi dan merupakan keharusan .
c. interpretasi$ tidak merupakan keharusan tetapi praktisi harus memahaminya.
P&!&apa! P&a%"a! P&$*a."
Peraturan #;#- 9ndependensi.
Anggota dalam praktek publik harus bersikap independen dalam melaksanakan jasa
pro+esionalnya seperti disyaratkan menurut standar yang disusun oleh lembaga-lembaga yang
dibentuk oleh dewan .
(eberapa kon+lik independensi yang biasa timbul "
#. &epentingan keuangan .
a. Peraturan ini berlaku bagi partner atau pemegang saham tetapi untuk non partner
berlaku jika mereka terlibat dalam penugasan .
b. (erlaku bagi Pemilikan langsung dan untuk pemilikan tidak langsung jika jumlahnya
material .
c. 3aterialitas harus dipertimbangkan dalam hubungannya dengan kekayaan pribadi
anggota dan penghasilannya.
9nterpretasi dari independensi adalah sebagai berikut "
a. Pinjaman antara &AP dengan klien dilarang kecuali jumlahnya kecil$ hipotek rumah$
atau pinjaman tanpa agunan.
b. &epentingan keuangan pada hubungan saudara dilarang kecuali kontak jarang terjadi
atau letaknya yang terpisah secara geogra+is .
c. 4ubungan in8estor atau in8estee bersama dengan klien dilarang kecuali jumlahnya
maksimal * < dari total akti8a .
d. 3antan partner atau pemegang saham boleh mengadakan hubungan dengan klien
e. !idak diperkenankan seorang anggota menjadi direktur atau pengurus perusahaan
klien kecuali untuk organisasi nirlaba atau sepanjang pro+esinya bersi+at kehormatan.
+. !untutan antara sebuah &AP dengan kliennya dilarang
g. -asa pembukuan dan audit untuk klien yang sama oleh sebuah &AP diijinkan
dengan syarat "
&lien harus menerima tanggung jawab penuh atas laporan keuangan .
Akuntan publik tidak berperan sebagai pegawai atau manajemen perusahaan
Dalam pemeriksaan harus sesuai dengan standar auditing yang berlaku umum
4onor audit tidak boleh dibayar oleh manajemen kecuali auditor pemerintah
atau komite audit
I!%&'$%a+ #a! O-,&.%$2$%a+
Peraturan #;%
Auditor harus mempertahankan integritas dan obyekti+itas dan bebas dari perbedaan
kepentingan dan tidak dengan sengaja salah mengemukakan +akta-+akta atau mendelegasikan
pertimbangan-pertimbangannya pada orang lain .
S%a!#a0+%a!#a %&.!$+
Peraturan %;# - standar umum
Anggota harus mentaati standar -standar berikut dan interpretasinya yaitu " kompetensi
pro+esional$ kepedulian pro+esional$ perencanaan dan pengwasan$ dan data rele8an yang
mencukupi.
K&%aa%a! pa#a +%a!#a
Peraturan %;%
Anggota yang melaksanakan audit$ penelaahan$ kompilasi$ bantuan manajemen$ perpajakan $
atau jasa pro+esional lainnya harus taat pada standar yang diumumkan oleh lembaga yang
ditetapkan dewan .
P$!+$p A."!%a!+$
Peraturan %;'
Anggota tidak dibenarkan menyatakan laporan keuangan tidak menyimpang dari GAAP atau
menyatakan tidak mengetahui setiap modi+ikasi yang material jika laporan keuangan
menyimpang dari prinsip akuntansi ditetapkan oleh badan perumus yang ditunjuk dewan.
Dan kalau ada penyimpangan atau yang dapat menyebabkan penyimpangan maka dia harus
menjelaskan mengenai penyimpangan tersebut$ akibatnya$ alasan mengapa menyatakan
penyimpangan.
K&a1a+$aa!
Peraturan ';#
Anggota dalam praktek publik tidak dibenarkan mengungkapkan semua in+ormasi rahasia
klien tanpa ijin khusus dari klien .!erdapat empat pengecualian yang berkaitan dengan
tanggung jawab yang lebih penting dari sekedar mempertahankan hubungan rahasia dengan
klien yaitu "
#. &ewajiban sehubungan dengan standar teknis
%. Dakwaan pengadilan
'. Penelaahan sejawat
). !anggapan kepada di8isi etik.
Ho!o -&+,aa%
Peraturan ';%
Anggota dalam praktek publik tidak boleh membuat honor bersyarat untuk setiap jasa
pro+esional atau menerima ongkos dari klien yang anggota perusahaannya juga melakukan =
audit atau penelaahan$ kompilasi$ pemeriksaan prospekti+ .
T$!#a.a! ,a!' /&!#a%a!'.a! a$-
Peraturan *;#- tindakan tercela
Anggota tidak akan melakukan tindakan yang mendatangkan aib bagi pro+esinya .
9nterpretasi dari tindakan yang mendatangkan aib diatas adalah sebagai berikut "
#. 3enahan catatan klien setelah mereka meminta
%. 3elakukan diskriminasi berdasarkan ras$ warna kulit$ agama$ jenis kelamin dan lainnya
'. -ika melakukan audit atas badan pemerintah yang prosedurnya lain dari GAAS $ auditor
tidak mengikuti keduanya kecuali dinyatakan dan beserta alasannya pada laporan
P&$.*a!a! #a! P&!a3aa!
Peraturan *;%
Anggota tidak dibenarkan melakukan periklanan dan penawaran yang bersi+at mendustai$
menyesatkan dan menipu. Dan penawaran yang menggunakan pemaksaan$ desakan yang
berlebihan$ dan hasutan dilarang .
Ko/$+$ #a! Ho!o P&"(".a!
Peraturan *;' -A. &omisi yang dilarang
Anggota tidak diperkenankan merekomendasi atau mere+erensi produk atau jasa yang pihak
lain bagi klien atau yang disediakan oleh klien demi untuk memperoleh komisi atau
menerima komisi $ apakah anggota atau perusahaan anggota juga memberikan jasa kepada
klien untuk audit atau penelaahan$ kompilasi$ pemeriksaan prospekti+ .
Peraturan *;' -(. Pengungkapan komisi yang diijinkan
Anggota diijinkan untuk memberikan jasa dengan menerima komisi dan harus
mengungkapkan kepada siapa merekomendasikannya.
B&!%". #a! Na/a pa.%&.
Peraturan *;*
Anggota dapat membuka praktek dalam bentuk perusahaan perorangan$ persekutuan$ atau
perseroan pro+esional sesuai dengan ketentuan dewan dan tidak diperkenankan membuka
praktek dengan nama yang menyesatkan dan tidak boleh menyebut dirinya sebagai / A9:PA0
kecuali semua partner dan pemegang sahamnya anggota dari lembaga tersebut .
BAB V
KEWAJIBAN HUKUM
>aktor-+aktor pokok yang mendorong kewajiban hukum terhadap Akuntan Publik antara lain"
#. &esadaran pengguna laporan keuangan akan tanggung jawab akuntan public
%. &esadaran di8isi-di8isi S7: untuk melindungi kepentingan stockholder
'. Auditing dan akuntansi yang semakin kompleks sehubungan dengan peningkatan
ukuran bisnis$ globalisasi$ dan intrik operasi bisnis
). &onsep kewajiban deep pocket
*. Pengadilan kesulitan memahami dan mena+sirkan masalah teknis akuntansi dan audit.
&ewajiban hukum auditor kepada klien adalah mencegah penipuan dan/atau
pelanggaran kontrak yang bisa mempengaruhi hasil-hasil pekerjaan. Penyebab utama tuntutan
hukum terhadap &AP adalah kurangnya pemahaman pemakai laporan keuangan tentang
perbedaan antara kegagalan bisnis $ kegagalan audit$ dan risiko audit
Standar ketelitian yang sering disebut konsep kehati-hatian 2prudent person.
menjelaskan bahwa auditor hanya menjamin itikad baik dan integritas dan bertanggung jawab
atas kecerobohan $ itikad buruk atau ketidak jujuran dan auditor terbebas dari kerugian akibat
kekeliruan dalam pertimbangan.
(idang kewajiban hukum auditor dapat digolongkan sebagai berikut "
#. &ewajiban kepada klien
&ewajiban terhadap klien timbul karena kegagalan untuk melaksanakan tugas audit
sesuai waktu yang disepakati$ pelaksanaan audit yang tidak memadai$ gagal
menemukan kesalahan$ dan pelanggaran kerahasiaan oleh akuntan publik.
Apabila terdapat tuntutan auditor dapat mengajukan pembelaan yaitu "
a. !idak adanya kewajiban melaksanakan pelayanan$ dalam hal ini tidak dinyatakan
dalam surat penugasan/kontrak.
b. !idak ada kelalaian dalam pelaksanaan kerja $ mengklaim bahwa auditor telah
mengikuti GAAS .
c. &elalaian kontribusi$ dalam hal ini menjamin jika klien melakukan
kewajiban/tindakan tertentu $tidak akan terjadi kerugian
d. &etiadaan hubungan timbal balik$ antara pelanggaran auditor terhadap standar
kesungguhan dengan kerugian yang dialami klien .
%. &ewajiban terhadap pihak ketiga menurut :ommon Law
Pihak ketiga yang terdiri dari pemegang saham$ calon pemegang saham$ pemasok$
bankir dan kreditor lain$ karyawan$ dan pelanggan. &onsep kewajiban tersebut antara
lain sebagai berikut "
a. Doktrin ultramares$ &ewajiban dapat timbul jika pihak ketiga primary beneficiary
atau orang yang harus diberikan in+ormasi audit
b. Pemakai yang dapat diketahui sebelumnya$ orang yang mengandalkan
keputusannya pada laporan keuangan .
c. Foreseeable users$ pemakai yang dapat diketahui lebih dahulu mempunyai hak
yang sama dengan pemakai laporan keuangan yang mepunyai hubungan kontrak .
'. &ewajiban perdata menurut hukum sekuritas +ederal
a. Securities Act tahun #?''$ persyaratan pelaporan untuk perusahaan yang
mengeluarkan e+ek-e+ek baru. Peraturan membolehkan pihak ketiga menggugat
auditor jika laporannya menyesatakan dan tidak mempunyai beban pembuktian hal
tersebut$ sementara auditor dapat membela jika audit telah memadai dan pemakai
laporan tidak menderita kerugian .
b. Securities 7@change Act tahun #?')$ persyaratan penyampaian laporan tahunan
setiap perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di bursa. Akibat tuntutan ini
S7: dapat mencabut ijin praktek dari &AP yang yang melakukan kesalahan.
c. 6acketeer 9n+luenced and :orrupt ArganiBation Act #?,;$ peraturan ini ditujukan
untuk kriminalitas tetapi auditor sering dituntut berdasarkan peraturan ini .
d. >oreign :orrupt Practice Act tahun #?,,$ larangan pemberian uang suap kepada
pejabat di luar negeri untuk mendapatkan pengaruh dan mempertahankan
hubungan usaha
). &ewajiban criminal
(eberapa undang-undang seperti 5ni+orm Securities Acts$ Securuties Acts #?'' dan
#?')$ >ederal 3ail >raud Statute dan >ederal >alse Statement Statute menyebutkan
bahwa menipu orang lain dengan sadar terlibat dalam laporan keuangan yang palsu
adalah perbuatan kriminal.
Ta!''"!' Ja3a- K&a1a+$aa!
(eberapa tuntutan yang terjadi menuntut perlunya pro+esi auditing untuk meneliti peraturan
perilaku yang menyangkut kerahasiaan dan mencoba memperjelas persyaratan - persyaratan
yang konsisten dengan common law .
Ta!''apa! Po2&+$ T&1a#ap K&3a($-a! H"."/
A9:PA dan pro+esi mengurangi resiko terkena sanksi hukum dengan langkah-langkah
berikut"
#. 6iset dalam auditing
%. Penetapan standar dan aturan.
'. 3enetapkan persyaratan untuk melindungi auditor
). 3enetapka persyaratan penelaahan sejawat .
*. 3elawan tuntutan hukum
1. Pendidikan bagi pemakai laporan
,. 3emberi sanksi kepada anggota karena hasil kerja yang tak pantas
C. Perundingan untuk perubahan hukum .
Ta!''apa! A."!%a! P"-*$. T&1a#ap K&3a($-a! H"."/
Dalam meringankan kewajibannya auditor dapat melakukan langkah-langkah berikut "
#. 4anya berurusan dengan klien yang memiliki integritas
%. 3empekerjakan sta+ yang kompeten dan melatih serta mengawasi dengan pantas
'. 3engikuti standar pro+esi
). 3empertahankan independensi
*. 3emahami usaha klien
1. 3elaksanakan audit yang bermutu
,. 3endokumentasika pekerjaan secara memadai
C. 3endapatkan surat penugasan dan surat pernyataan
?. 3empertahankan hubungan yang bersi+at rahasia
#;. Perlunya asuransi yang memadai= dan
##. 3encari bantuan hukum