Anda di halaman 1dari 66

SISTEM ENDOKRIN

By. RAHMANIA AMBARIKA, S.Kep., Ns


MENGAPA DISEBUT ENDOKRIN ??
DISEBUT JUGA HORMON
KARENA HASIL SEKRESINYA TIDAK DIBUANG KELUAR TUBUH
TETAPI MASUK KE DALAM ALIRAN DARAH
SEDANGKAN EKSOKRIN HASIL SEKRESINYA DIBUANG KELUAR
TUBUH KELENJAR LUDAH, KERINGAT, URINE
DI DALAM TUBUH MANUSIA SECARA UMUM DITEMUKAN 2
JENIS KELENJAR / ORGAN. PERTAMA ADALAH KELENJAR
EKSOKRIN YAITU KELENJAR YANG MEMILIKI SALURAN DAN
KEDUA YAITU KELENJAR ENDOKRIN YANG TIDAK MEMILIKI
SALUARAN PENGELUARAN.
Dilihat dari fungsinya, produksi kelenjar
ada 2 macam, berupa :
- sekreta : dimanfaatkan tubuh, contoh :
enzim, hormon.
- Ekskreta : dibuang oleh tubuh, contoh :
urin, keringat.
- Hormon (dari bahasa Yunani, :
horman - sekresi ke dalam") adalah zat
aktif utama dari sekresi interna adalah
hormon, yang artinya merangsang


Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar
tanpa saluran yang menghasilkan hormon yang
tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk
mempengaruhi organ-organ lain.
Hormon bertindak sebagai "pembawa pesan" dan
dibawa oleh aliran darah ke berbagai sel dalam
tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan
"pesan" tersebut menjadi suatu tindakan.


Sifat-sifat umum hormon
1. Suatu chemical mesengger yang dihasilkan oleh
kelenjar endokrin
2. Disekresikan langsung ke dalam aliran darah
3. Fungsi sebagai katalisator reaksi kimia dalam
tubuh dan kontrol berbagai proses metabolisme
(reproduksi; pertumbuhan dan perkembangan;
mempertahankan homeostatis; pengadaan,
penggunaan dan penyimpanan energi)
4. Kadarnya dalam sirkulasi darah dapat
menggambarkan aktifitas dari kel endokrin
5. memiliki organ/jar target tertentu
6. Berbentuk: amine, polipeptide/protein, steroid

Susunan Kimia Hormon
Amina: hormon sederhana ini merupakan variasi susunan asam
amino tirosin. Kelompok ini meliputi tiroksin dari kelenjar tiroid,
epinefrin dan norepinefrin dari medula adrenal

Protein: hormon ini merupakan rantai asam amino.Insulin dari
pankreas, hormon pertumbuhan dari kelenjar hipofisis anterior,
kalsitonin dari kelenjar tiroid semuanya merupakan protein.Rantai
pendek asam amino disebut peptida. Hormon antidiuretik dan
oksitosin yang disintesis oleh hipotalamus, merupakan hormon
peptida.

Steroid: kolesterol merupakan prekursor hormon steroid, yang
meliputi kortisol dan aldosteron dari korteks adrenal, estrogen dan
progesteron dari ovarium, dan testosteron dari testis.


KELENJAR APA SAJA YANG DAPAT MENGHASILKAN
HORMON

HIPOFISA HIPOFISA ANTERIOR, MEDULA, POSTERIOR
THYROID
PARATHYROID
ADRENAL KORTEKS & MEDULA
PANKREAS SEL ALPHA, SEL BETA, SEL DELTA, SEL F
LAMBUNG (GASTER)
DUODENUM (USUS HALUS = INTESTINUM TENUE)
OVARIUM
TESTIS
THYMUS

Endokrin dan hormon
Kel Endokrin Hormon yang dihasilkan
Pituitary
-Lob anterior
-Lob medial
-Lob posterior

Tiroid


Paratiroid

LH,FSH, GH,ACTH,TSH
MSH
Vasopressin (ADH), oksitosin,
luteotrofin/prolaktin
Tiroglobulin, Tiroksin (T4),
monoiodotirosin,diidotirosin
(DIT), Triiodotironin (T3)
kalsitonin
Hormon paratiroid (PTH)
Endokrin dan hormon
Adrenal
-Korteks
-Medulla
Gonad
-Testis
-Ovarium

Pankreas

Kortisol,aldosteron,kortikosteron
Norepinefrin, epinefrin
FSH & LH
Testoteron
estrogen & progesteron, Prolaktin

Insulin, glukagon, somatostatin,
KELENJAR HIPOFISA (PITUITRI)
TERDIRI DARI HIPOFISA ANTERIOR (DEPAN), MEDULA (TENGAH)
& POSTERIOR (BELAKANG)
ANTERIOR & MEDULA ADENOHIPOFISA
POSTERIOR NEUROHIPOFISA ADA SINYAL SYARAF BARU
DISEKRESIKAN
KELENJAR HIPOFISA MASTER GLAND KARENA DPT
MENGHASILKAN HORMON & HORMON YANG DIHASILKAN DAPAT
MERANGSANG KELENJAR LAIN UNTUK MENGHASILKAN HORMON
LAIN hipofisa anterior TSH = tyrosomatotropic hormone
merangsang kelenjar thyroid untuk menghasilkan thyroksin
thyroksin digunakan untuk metabolisme tubuh (kh, protein, lipid)
berarti jln menuju hipofisa anterior akan terhambat dst
HIPOFISA ANTERIOR
1. HORMON PERTUMBUHAN = GROWTH HORMONE =
SOMATOTROPIN = GH HORMON INI BEKERJA PD TULANG,
OTOT, RAWAN, KULIT & BEKERJANYA SANGAT TERBATAS PD
PRIA LHR 21 THN PERTMBUHAN DRASTIS 13-16 THN;
SDGKAN PD WANITA LHR 18 THN PERTUMBUHAN
DRASTIS 9-12 THN
GH SANGAT DIPENGARUHI KADAR GLUKOSA DLM DRH BILA
SELESAI MAKAN KDR GULA DLM DRH AKAN MENING-KAT, GH TDK
MAU BEKERJA; BILA KDR GULA DLM DRH MENU-RUN, GH BEKERJA
SECARA MAKSIMAL
BILA GH BEKERJA NORMAL TBH AKAN NORMAL, BILA HI-
PERSEKRESI MANUSIA RAKSASA (GIANT), BILA HIPOSEKRE-SI
MANUSIA KERDIL/CEBOL LORAIN PENDEK & KURUS;
FROLICH PENDEK, GENDUT, PERUT BUNCIT
LANJUTAN HIPOFISA ANTERIOR
2. THYROTROPIC HORMONE = THYROSOMATOTROPIC HOR-MONE
= TSH MEMPENGARUHI KEL THYROID MENG-HASILKAN
THYROKSIN (T4), TRIIDOTIRONIN (T3) & KALSITONIN
3. ADRENO CORTICO TROPIC HORMONE (ACTH) ADA 3
KELOMPOK BESAR 1. GLUKOKORTIKOID PENGHASIL GULA; 2.
MINERALOKORTIKOID MENGATUR KESEIMBANGAN CAIRAN
ANTARA ION Na & ION K; 3. GONADO-KORTIKOID UTK WANITA
ESTRONE & PROGESTRONE; UTK PRIA TESTRONE
4. PROLACTINE = LACTOGENIC HORMONE = LUTEOTROPIC
HORMONE = LTH PERSIAPAN PRODUKSI AIR SUSU IBU (ASI)
PD SAAT SEORANG WANITA DINYATAKAN MENIKAH & HAMIL; MSH
GADIS TDK KELUAR ASI KRN ADA HORMONE YG MENGHAMBAT
ESTROGEN
LANJUTAN HIPOFISA ANTERIOR
5. GONADOTROPIN HORMONE (GTH) tdd:

FSH FOLLICLE STIMULATING HORMONE & LH (LUTEINIZING
HORMONE) = ICSH = INTERSTITIAL CELL STIMULATING
HORMONE
PDWANITA FSH MEMATANGKAN TELUR DALAM FOLIKEL
OVARIUM MULAI DR FOLIKEL AWAL PRIMER SEKUNDER
TERSIER DE GRAAF (MATANG) ; LH MENEBALKAN DDG RAHIM
& MEMPERTAHANKAN IMPLANTASI JANIN
PD PRIA FSH MEMATANGKAN SPERMATOGONIUM
SPERMATOZOA MELALUI SPERMATOGENESIS, SPERMIOGENE-SIS,
TRANSFORMASI; LH = ICSH MENGHASILKAN SEL LEYDIG YANG
MEMPRODUKSI HORMON TESTOSTERON
HIPOFISA MEDULLA

MENGHASILKAN MSH = MELANOCYTE STIMULATING HORMONE
AKAN MENGHASILKAN PIGMEN MELANIN UNTUK WARNA KULIT

MAKIN BANYAK MELANIN MAKIN HITAM PIGMEN KULIT, MAKIN
SEDIKIT MELANIN MAKIN PUTIH PIGMEN KULIT

ORANG BULE MENJEMUR KULIT TUBUH PD SAAT ULTRA VIOLET
MATAHARI TIDAK BAIK (DIATAS JAM 9 PG S/D 15 SORE, SEHINGG
PIGMEN KULIT PECAH SHG MENIMBULKAN BERCAK PECAH BER-
WARNA COKLAT SPT NODA PADA KULIT
1. GH. Somatotropin
2. Gonadotropin FSH
LH
Prl
4. TSH
5. ACTH
HORMON HIPOFISE
HIPOFISE
ANTERIOR
MEDIA
POSTERIOR
MSH
1. Vasopresin
2. Oksitosin
CRF / CRH Corticotropin Releasing Faktor / Hormon
TRH / TRF Thyrotropin Releasing Hormon / Faktor
LH RH / LH RF Luteinizing H Releasing H / F
FSH RH / FSH RF Follicle Stimulating H RH / RF
GH RH / GH RF Growth H RH / RF
PRIH / PRIF Prolactin Releasing Inhibiting H / F
PRH / PRF Prolactin Releasing H / F
MSH Melanocyte Stimulating Hormon
MRIH / MIF MSH Releasing Inhibiting H /F
MRH / MRF MSH Releasing H /F
ACTH Adrenocorticotropic Hormon
TSH Tirotropin Hormon
LTH Luteotropic Hormon
HCG Hormon Chorionic Gonadotropin
HIPOFISE ANTERIOR
G.H. (Growth Hormon)
Fungsi :
1. Metabolisme (Protein, KH, Lipid, Mineral)
2. Merangsang - kel. mammae
- laktogenesis
Metabolisme :
Protein : - merangsang sintesa protein urea dan asam amino darah

- sintesa kolagen kaya hidroksiprolin
Lipid : lipolisis gliserol & FFA
KH : - otot : menghambat - transport glukosa
- glikolisis

- hati : glikogen hati
( glukoneogenesis as. amino)
- pemberian GH >> hiperglikemia
Mineral : penyerapan Ca (usus)
retensi Na, K, Mg, P, Cl
>< insulin
Pengaturan sekresi GH :
- Diatur oleh hipotalamus (GHRF / GHRH)
- Dihambat oleh GHRIH / GHIH (somatotropin)
Konsentrasi GH dipengaruhi :
: - stres, tidur
- latihan fisik
- keadaan yang glukosa darah puasa
insulin
deoksi glukosa
- protein (arginin)
- kwashiorchor
PROLAKTIN (Laktogenic Hormon / &
LTH)
mamotropin
Kimia : protein
Sekresi : dirangsang PRF
dihambat PIF, TRF (kadar tertentu )
L.DOPA
Fungsi :
aktifkan korpus luteum
mempertahankan sekresi progesteron dan
korpus luteum
merangsang pertumbuhan kel. Mammae
pada kehamilan kadar
GONADOTROPIN (FSH, LH, HCG)
Kimia : glikoprotein
Sekresi : dirangsang : LH / FSH RH
Fungsi : pematangan testis dan ovarium
FSH : - rangsang : - pertumbuhan folikel de Graff
- spermatogenesis
- pubertas
- sekresi dihambat : - testosteron
- progesteron
- estrogen
- FSH
- inhibin
LH : - pematangan folikel de Graff
- merangsang : - ovulasi
- perkembangan korpus luteum
- sekresi estrogen & progresteron
- produksi testosteron

- kolesterol progesteron & testosteron
- pubertas kadar
- dihambat oleh androgen
HCG : Human Chorionic Gonadotropin
Kimia : protein
juga disintesis oleh sel sinsitio tropoblas
ssd inplantasi HCG urin dan darah
tes KEHAMILAN
Chorionic Gonadotropin
Dibentuk sel tropoblast
Fungsi
Mempertahankan corpus luteum
Menunda menstruasi dan ovulasi
Diagnosis lab
Adanya hCG dalam urin cara aglutinasi ( lateks,
hemaglutinasi) atau tes hambatan aglutinasi
sebaiknya urin pagi
(+) kehamilan/peny trophoblastik
TSH
Kimia : glikoprotein
Fungsi : metabolisme tiroksin




Sekresi : - diatur TRH (juga merangsang sekresi
prolaktin)
- dihambat tiroid ()
- [TSH] darah hipotiroidisme
hipertiroidisme
pemasukan yodium
ke kelenjar
Organifikasi dan pelepasan
h. tiroid
KELENJAR THYROID

1. THYROKSIN UNTUK METABOLISME TUBUH BAIK META-
BOLISME KH, PROTEIN MAUPUN LIPID

2. LIOTIRONIN MERUPAKAN BAHAN BAKU THIROKSIN DGN
SYARAT HARUS ADA ION IODIUM DEKAT LAUT ATAU HASIL
DARI LAUT IKAN, GARAM YG BERIODIUM

3. KALSITONIN MERUPAKAN BAHAN BAKU PEMBENTUKKAN
PARATHORMON YANG JUGA DISEKRESIKAN OLEH KELENJAR
PARATHYROID -- > BERFUNGSI UNTUK MENGATUR KADAR
CALCIUM (ION Ca2+) DALAM DARAH
HORMON TIROID
Fx : mengkatalisasi reaksi oksidasi dan kec
metabolisme
Dihasilkan oleh kelenjar tiroid
Sintesa tergantung intake iodium dan
receptor tyrosin pada tiroglobulin
Plasma dalam bentuk T3 dan T4
Hormon aktif : Free T4 dan Free T3
HORMON TIROID
Sekresi T4 dan T3 oleh kelenjar tiroid
Hipotalamus Tyrotropin releasing hormon
(TRH) merangsang hipofisis TSH
Thyroid stimulating hormon T4 dan T3
Kontrol feedback dilakukan oleh
- Hormon thyroid (T3 & T4) terhadap kel
thyroid, pituitary anterior, & hipothalamus
- TSH terhadap hipotalamus
Gangguan Faal kel Tiroid
Hipotiroidisme
- Hipotiroidisme primer
- Hipotiroidisme sekunder

Hipertiroidisme

Pengaruh penyakit bukan tiroid terhadap
hasil test
Hipotiroidisme
Hipotiroidisme primer
Kel tiroid tidak mampu hasilkan hormon
Bawaan atau didapat
Bawaan : kel tiroid or mampu sintesa
Didapat spti tiroiditis kronik, th/ dg iodium
radioaktif atau bedah
Penurunan T3 & T4, peningkatan TSH
Gangguan pertumbuhan dan keterbelakangan

Hipotiroidisme
Hipotiroidisme sekunder
Gangguan pada hipofisis atau hipotalamus
Kadar T4 dan T3 yang rendah dan TSH
dlm bts N atau sedikit meningkat
Untuk mengetahui dilakukan test TRH
menguji apakah hipofisis mampu
menghasilkan TSH
Hipertiroidisme
Sering dijumpai diklinik
Disebabkan beracam penyakit : diffuse
toxic goiter, toxic multinodular goiter,
solitary toxic nodule dan tiroiditis
Kadar T4 dan FT4 meningkat
Dapat juga dijumpai T4 dan FT4 yang
normal, tetapi T3 meningkat (Toksikosis
T3) pasca th/ yodium radioaktif atau
bedah
KELENJAR PARATHYROID

MENEMPEL PD KELENJAR THYROID SEBANYAK 2 PASANG
SEPASANG PD BAGIAN ATAS & SEPASANG PD BAGIAN BAWAH

MENGHASILKAN PARATHORMONE = HORMON PARATHYROID YG
BERFUNGSI MENGATUR KADAR CALCIUM DALAM DARAH

CALCIUM DIBUTUHKAN TUBUH:

1. DALAM PROSES MEMPERCEPAT PEMBEKUAN DARAH APA-BILA
TERDAPAT LUKA
2. DALAM PROSES PEMBENTUKAN & MEMPERKUAT TULANG & GIGI
Hormon Paratiroid
Fx mempertahankan konsentrasi ion Ca dalam
plasma dan mengontrol ekskresi calsium dan
fosfat
Peningkatan PTH menyebabkan
- Me Ca serum dan me fosfat serum.
- Me ekskresi dari P tetapi me ekskresi Ca
- Merangsang pelepasan Ca dari tulang
- Me alkali fosfatase serum bila tjd prbh tlg
- Mengaktivkan vit D dalam ginjal (25-hydroxycalciferol
menjadi 1,25 dihydroxycholecalciferol)
Kelainan paratiroid
Hipertiroidisme
- primer
- sekunder
- tersier
Hipoparatiroidisme
Pseudohipoparatiroidisme

Hiperparatiroidisme
Primer
Sebab: adenoma/hiperplasia/karsinoma/
herediter
Merangsang osteoklas osteolisis dan
dekalsifikasi tulang (fra patologis)
Membentuk batu diginjal
Lab: kadar Ca darah me , kadar Ca urin
me , kadar P darah me , kadar P urin me

Hiperparatiroidisme
Sekunder
Sebab paling sering GGK
Kadar Ca
2+
me pe sekresi PTH
Dekalsifikasi tulang
Tersier
Hiperparatiroidisme sek lama
Fx paratiroid jadi otonom (hiperkalsemia)
Sekresi PTH ektopik
Pengeluaran zat mirip PTH
Hipoparatiroidisme
Sebab: operasi tiroid (paratiroid ikut
terangkat), kongenital
Gejala: neuromuskuler (tetani, spasme
klonik, dan tonik, kejang), retardasi
mental, malabsorbsi, gangguan sistem
kardiovaskuler)
Lab: PTH plasma rendah, Ca darah
rendah, P darah tinggi, aktivitas alkali
fosfatase alkali normal atau rendah

Korteks adrenal
Lapisan luar (zona glomerulosa)
membentuk hormon aldosteron
Lapisan dalam (zona fasciculata dan zona
retikularis)
membentuk kortisol dan androgen
Semua hormonnya merupakan turunan
steroid diantaranya (mineralokortikoid,
glukokortikoid, progesteron, estrogen dan
androgen)
KELENJAR ADRENAL (ANAK GINJAL)
DISEBUT KELENJAR SUPRARENALIS
ADA BAGIAN KORTEKS (TEPI) & MEDULLA (TENGAH)
BAGIAN KORTEKS MEMPUNYAI 3 (TIGA) KELOMPOK BESAR:

1. GLUKOKORTIKOID MENGHASILKAN KORTISON & HIDRO-
KORTISON UNTUK PEMBENTUKAN GULA BILA TUBUH
KEKURANGAN GULA
2. MINERALOKORTIOD ALDOSTERON KESEIMBANGAN
CAIRAN TUBUH ANTARA ION Na (NATRIUM = SODIUM) & ION K
(KALIUM=POTASIUM)
3. GONADOKORTIKOID PEMBENTUKAN HORMON PD WANITA
ESTRONE & PROGESTRONE SERTA PD PRIA TESTRONE
Glukokortikoid
Homon dari kortek adrenal dibentuk
dizona fasciculata
Fungsi:
Mempengaruhi met KH, lemak & protein
Anti inflamasi
Immunosupresive
Sekresi kelenjar ekdokrin
Osteoporosis pada tulang
Mineralokortikoid
Homon dari kortek adrenal dibentuk
dizona glomerolusa
Fungsi
Meningkatkan reabsorbsi Na & Cl pada
tubuli ginjal
Menurunkan ekskresi Na & Cl pada
kelenjar keringat, ludah dan GIT
Aldosteron
Fx mengatur volume dan komposisi cairan
tubuh
Sekresi diatur oleh:
1. Sistem renin angiotensin (plg penting)
2. Konsentrasi ion K ekstrasel
3. Konsentrasi ion Na ekstrasel
4. ACTH
5. Fzktor lain (katekolamin, somatostatisn, ANF)
LANJUTAN KELENJAR ADRENAL
BAGIAN MEDULA (TENGAH)
ADRENALIN & EPINEPHRIN SERTA DERIVATNYA YAITU:
NORADRENALIN & NOREPINEPHRIN
DILATASI (PELEBARAN) PEMBULUH DARAH CORONARIA JANTUNG
DILATASI PEMBULUH DARAH & OTOT-2 BRONKIOLUS AGAR
RESPIRASI BERJALAN NORMAL
KONSTRIKSI (PENYEMPITAN) PEMBULUH DARAH PD DAERAH
MUKA (TERUTAMA BILA KITA DIPERMALUKAN) AKIBAT LAIN
TERJADINYA HIPERTENSI (TEKANAN DARAH TINGGI)
MENGHASILKAN GULA DARI GLIKOGEN OTOT
Epinephrin (adrenalin) dan
norepinephrin (noradrenalin)
= katekolamin
Dibentuk dalam medulla kel adrenal
Efek utama:
- Inotropic dan chronotropic kontraksi jtg
- Konstriksi dan dilatasi dari pem darah
- Dilatasi dan kontriksi bronkus
- Konstriksi dan dilatasi otot polos rahim
- Neurotransmisi dalam SSP
- Mempengaruhi metabolisme (sekresi insulin)
ADH
Mempengaruhi sekresi urine
Bekerja pada tubulus distalis dan
koligentes
KELENJAR PANKREAS
BERFUNGSI GANDA DAPAT MENGHASILKAN EKSOKRIN BGN
ACINI (ACINUS) SERTA ENDOKRIN BGN PULAU-2 LANGERHANS
1. SEL A = ALPHA GLUKAGON MENGHASILKAN GULA BILA
TUBUH KEKURANGAN GULA
2. SEL B = BETA INSULIN MENGURAIKAN GULA BILA
BERLEBIHAN MENJADI GLIKOGEN DALAM OTOT
3. SEL D = DELTA SOMATOSTATIN TERGANTUNG DR KE-
BUTUHAN TUBUH MEMBANTU SEL A BILA KEKURANGAN GULA &
MEMBANTU SEL B BILA KELEBIHAN GULA
4. SEL F PANKREOPEPTIDA MEMBANTU DALAM PROSES
PENCERNAAN MAKANAN TERUTAMA PROTEIN
Insulin
Fungsi:
Meningkatkan metabolisme karbohidrat
Meningkatkan timbunan glikogen
Meningkatkan sintesa asam lemak
Meningkatkan intake asam amino
Meningkatkan sintesa protein
Fisiologi kimiawi
Pulau-pulau langerhans pancreas:
- Sel beta mengeluarkan insulin
- Sel alfa mengeluarkan gukagon
- Sel delta mengeluarkan somatostatin
Sekresi insulin dipengaruhi glukosa darah juga
dirangsang: as amino, as lemak bebas, benda
keton, glukagon, sekretin, dan tolbutamid
Sekresi insulin dihambat epinefrin dan
norepinefrin

Kelainan insulin
Hiperinsulinisme: hiperplasia/tumor pancres
Hipoinsulinisme: kekurangan insulin
Diabetes mellitus
Causa:
- Kekurangan insulin absolut
- Kekurangan insulin relatif thd kebut tubuh
- Reseptor inadekuat, insulin cukup
- Reseptor berkurang, insulin cukup

Kriteria diagnostik DM
Kelompok dengan gejala klinik meragukan
atau tidak ada gejala klinik
- GDS > 200 mg/dl
- Apabila kadar sedikit diatas maka
dibutuhkan parameter yang lain:
- TTGO puasa
- TTGO pada 2 jam
- GDS ulangan

KELENJAR LAMBUNG (GASTER)
MENGHASILKAN GASTRIN

MEMBANTU DALAM PROSES GERAK PERISTALTIK YANG TERATUR
SEHINGGA MAKANAN DIANTAR ANTARA LAMBUNG MULAI DARI
ESOPHAGUS, KARDIA LAMBUNG, FUNDUS LAMBUNG DAN PYLORUS
LAMBUNG

MEMBENTUK MAKANAN YANG PADAT MENJADI LUNAK ATAU
DALAM BENTUK CAIR (KHIME) SEHINGGA MUDAH DICERNA OLEH
INTESTINUM TENUE (USUS HALUS) YG TDD: DUODENUM,
JEJENUM, ILEUM

KELENJAR DUODENUM

MENGHASILKAN SEKRETIN

MEMBANTU DALAM PROSES GERAK PERISTALTIK DALAM USUS
HALUS MULAI DARI DUODENUM, JEJENUM KEMUDIAN KE ILEUM
KE USUS KASAR/BESAR (INTESTINUM CRASSUM)

MEMPERCEPAT PENGANTARAN NUTRISI KE JARINGAN DAN SEL-
SEL SETELAH DALAM BENTUK KHIME

KELENJAR THYMUS
MENGHASILKAN THYMOSIN
BERFUNGSI UNTUK KEKEBALAN TUBUH MANUSIA
KEKEBALAN ADA 2 (DUA) MACAM:
1. KEKEBALAN SELULER KEKEBALAN YANG DIBERIKAN PD SAAT
KITA DALAM KANDUNGAN IBU IBU MAKAN PROTEIN ATAU
DISUNTIK AKAN TERBENTUK ANTIBODI YANG AKAN DIBERIKAN
KE ANAK SHG ANAK MENJADI KEBAL
2. KEKEBALAN HUMORAL KEKEBALAN YANG DIBERIKAN
SETELAH ANAK DILAHIRKAN MELALUI VAKSINASI/IMUNISASI
MULAI DARI BCG; DPT 1, 2, 3; POLIO 1, 2, 3, CAMPAK, RUBELLA,
HEPATITIS DAN DILAKUKAN PENGULANGAN SETELAH 1 THN, 3
THN, 6 THN
KELENJAR OVARIUM

MENGHASILKAN ESTROGEN & PROGESTERON
ESTROGEN BERFUNGSI UNTUK MEMATANGKAN TELUR DALAM
FOLIKEL-2 TELUR (FOLIKEL AWAL, PRIMER, SEKUN-DER, TERSIER,
DE GRAAF), MENEBALKAN DINDING RAHIM UTK PERSIAPAN BILA
OVUM KETEMU DG SEL SPERMA
MENGEMBANGKAN PAYUDARA SECARA MAKSIMAL, MULAI DARI
PUTING & AEROLA (bgn berwarna coklat yg mengelilingi puting)
TANDA SEKS SEKUNDER PD WANITA
MENSTIMULI PERTEMUAN OVUM DG SEL SPERMA PADA SALURAN
TELUR (OVIDUCT)
PROGESTERON BERFUNGSI MEMPERTAHANKAN KETEBA-LAN
DDG RAHIM SHG BILA TERJADI PERTEMUAN OVUM DG SEL
SPERMA AKAN DI IMPLANTASIKAN
MENGHAMBAT PERTEMUAN OVUM DG SEL SPERMA BILA MELEBIHI
KAPASITAS YANG SEHARUSNYA
KELENJAR TESTIS (TESTES)

MENGHASILKAN HORMON TESTOSTERON

SETIAP 3 (TIGA) TUBULUS SEMINIFERUS DLM TESTIS KETEMU
AKAN MENGHASILKAN HORMON TSB

MENINGKATKAN HASRAT LIBIDO PRIA

SEBAGAI TANDA SEKS SEKUNDER PRIA SUARA BERAT, TUMBUH
JAKUN (ADAM APPLES), BAHU MELEBAR, PINGGANG TETAP
RAMPING
Fungsi umum sex hormon
Mengontrol sifat / karakteristik sex
sekunder
Mengontrol siklus reproduksi
Mengontrol pertumbuhan &
perkembangan organ reproduksi
(terutama testis dan ovarium)
Anabolisme protein
Pria : testosteron
Wanita : estrogen & progesteron
Endokrinologi reproduksi wanita
Hipotalamus
Gonadotropin releasing hormon
Hipofisis anterior
Luteinizing Hormon
Follicle stimulating hormon
Ovarium folikel
estrogen & progesteron
Uterus haid
Reproduksi pada pria
Hipotalamus
GnRH
Hipofisis
FSH & LH
Testis

LH sel leydig testoteron
FSH tub seminiferus spermatogenesis
Lab: kadar testoteron (RIA), LH dan FSH
Pe kadar LH tanda kegagalan testis primer




















by: ummu Abdurrohman










Any Questions??
Estradiol, inhibin, relaxan itu apa
ya?????????????
HORMON ESTROGEN
Estrogen alami wanita :
Estrone (E1)
Estradiol (E2) sekresi utama
Estriol (E3)
Estrone & estriol dibentuk di hati dari
esradiol atau dibentuk dijaringan perifer
dari androstenedione & androgen lainnya.
Estrogen sintetik
Jadi estrogen tu da 3 bagian, dan yang
paling banyak adalah estradiol, dan
inhiban estradiol adalah, dia penghambat
produksi estradiol, diharapkan tidak
berlebihan dalam produksi estrogen. Dan
relaxan juga hormon yang membantu
dalam proses pembentukan estrogen, yang
merileksasi pembentukan estrogen
Jadi. Estradiol memamng ada, dan inhibin
sendiri juga ada.








byRahmania Ambarika
WASSALAM
Thanks
and
good luck with exam
Thanks
and
good luck with exam