Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim
Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala
rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan
skripsi ini yang berjudul Pengaruh Pemberian Aspartam Terhadap Kadar
Glukosa Darah Tikus Diabetes Melitus Diinduksi Aloksan sebagai salah satu
syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas.
Penulis telah banyak mendapat bimbingan, nasehat, dan bantuan dari
berbagai pihak dalam penyelesaian skripsi ini, sehingga pada kesempatan ini
penulis ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Dr. dr. Masrul, M.Sc, Sp.GK selaku Dekan Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas yang telah memberikan fasilitas kepada penulis dalam
menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
2. Ibu Dr. dra. Eti Yerizel, MS selaku dosen pembimbing I dan Ibu
dr. Efrida, M.Kes, SpPK selaku pembimbing II yang telah banyak
memberikan bimbingan, pengetahuan, dan nasehat mulai dari pelaksanaan
sampai penyusunan skripsi ini.
3. Ibu dr. Susila Sastri, M.Biomed, Bapak dr. H. Raveinal, SpPD-KAI, dan
Ibu dr. Siti Nurhajjah, M.Si. Med selaku penguji yang telah memberikan
banyak saran dan perbaikan dalam penyelesaian skripsi ini.
4. Bapak dr. Sukri Rahman, SpTHT-KL selaku pembimbing akademik yang
telah memberikan nasehat dan dorongan kepada penulis selama menjalani
pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
i

5. Staf pengajar, dan seluruh Civitas Akademika FK Unand yang telah


membantu penulis selama kuliah di Fakultas Kedokteran ini.
6. Ayahanda Ir. Darwizal Daoed, M.Sc dan Ibunda Yurnani Gani tersayang,
yang selalu ada dan senantiasa memberikan doa, bimbingan, semangat,
kesabaran, dan rasa kasih sayang yang tidak ada batasnya.
7. Adikku Raissya Ulfa Mauliddani dan Puti Lathifa Tryandani serta seluruh
keluarga besarku yang selalu memberi semangat dan doanya dalam
penyelesaian skripsi ini.
8. Kepada rekan-rekanku Verdira Asihka, Dhania Pratiwi, Siti Ardina Sari,
Putri Mira Magistri, Kurnia Maidarmi, Elsi Wineri, Andini Achiar, Yenny
Mayang, Atikah Mardhika, Nidia Ramadhani, Nidya Khaireza dan seluruh
rekan-rekan FK Unand angkatan 2010 yang telah membantu dalam
pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh penulis.
Semoga segala bentuk bantuan yang telah diberikan dengan tulus kepada
penulis bernilai ibadah dan diterima di sisi Allah SWT.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh
karena itu penulis mengharapkan saran dan kritikan yang bersifat membangun
dari pembaca demi kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya dengan segala kekurangan
yang ada, penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat terutama kepada
pembaca dan penulis sendiri.
Padang, 30 Januari 2014

Penulis

ii

ABSTRACT

EFFECT OF ASPARTAME ON BLOOD GLUCOSE LEVELS OF


ALLOXAN INDUCED DIABETIC RATS
By:
Ega Purnamasari Restu Dani
1010312092
Aspartame is a low-calorie sugar substitute that is often consumed by people
with diabetes. However, the safety of aspartame for consumption with diabetes is
still controversial. Aspartame has a sweet taste that high intensity so as to lower
blood glucose levels. Other studies mention that the metabolism of aspartame in
the form of aspartic acid and phenylalanine could be expected to be a precursor of
glucose through gluconeogenesis, thereby increasing blood glucose levels. This
study aims to determine the effect of aspartame on blood glucose levels of alloxan
induced diabetic rats.
This type of research is an experimental with posttest only control group
design. The sample was 32 male white rats (Rattus novergicus) strain Wistar
divided into 4 groups: negative control group (KN), positive control (KP),
treatment 1 (P1), and treatment 2 (P2). KN was not induced by alloxan and not
given aspartame, KP induced by alloxan dose of 150 mg/kg body weight and not
given aspartame, P1 not induced by alloxan and given aspartame dose 315 mg/kg
body weight, P2 induced by alloxan dose of 150 mg/kg body weight and given
315 mg/kg body weight aspartame. The study was conducted for 4 weeks (28
days). Measurement of fasting blood glucose levels using a spectrophotometer.
The results showed the mean fasting blood glucose levels KN (88.39 2.52
mg/dL), KP (134.11 2.83 mg/dL), P1 (93.95 1.49 mg/dL), and P2 (66.66
8.47 mg/dL). ANOVA and Post Hoc test analysis showed that there were
significant differences between groups, except between the KN and P1. The
conclusion of this study is the provision of aspartame in alloxan induced diabetic
rats can cause a decrease in blood glucose levels significantly.

Key words: Aspartame, Blood Glucose Levels, Diabetes Mellitus, Alloxan

iii

ABSTRAK

PENGARUH PEMBERIAN ASPARTAM TERHADAP KADAR


GLUKOSA DARAH TIKUS DIABETES MELITUS
DIINDUKSI ALOKSAN
Oleh:
Ega Purnamasari Restu Dani
1010312092
Aspartam merupakan gula pengganti rendah kalori yang sering dikonsumsi
pengidap diabetes. Akan tetapi keamanan aspartam untuk dikonsumsi pengidap
diabetes masih kontroversi. Aspartam memiliki intensitas rasa manis yang tinggi
sehingga dapat menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian lain menyebutkan
bahwa hasil metabolisme aspartam berupa asam aspartat dan fenilalanin diduga
dapat menjadi prekursor glukosa melalui glukoneogenesis sehingga dapat
meningkatkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh pemberian aspartam terhadap kadar glukosa darah tikus diabetes melitus
diinduksi aloksan.
Jenis penelitian adalah eksperimental dengan rancangan posttest only control
group design. Sampel penelitian ini adalah 32 ekor tikus putih jantan (Rattus
novergicus) strain Wistar dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol
negatif (KN), kontrol positif (KP), perlakuan 1 (P1), dan perlakuan 2 (P2). KN
tidak diinduksi aloksan dan tidak diberi aspartam, KP diinduksi aloksan dosis 150
mg/kgBB dan tidak diberi aspartam, P1 tidak diinduksi aloksan dan diberi
aspartam dosis 315 mg/kgBB, P2 diinduksi aloksan dosis 150 mg/kgBB dan
diberi aspartam 315 mg/kgBB. Penelitian dilakukan selama 4 minggu (28 hari).
Pengukuran kadar glukosa darah puasa menggunakan spektofotometer.
Hasil penelitian didapatkan rerata kadar glukosa darah puasa KN (88.392.52
mg/dL), KP (134.112.83 mg/dL), P1 (93.951.49 mg/dL), dan P2 (66.668.47
mg/dL). Uji analisis ANOVA dan Post Hoc menunjukkan terdapat perbedaan
yang bermakna antar kelompok, kecuali antara kelompok KN dan P1. Kesimpulan
penelitian ini adalah pemberian aspartam pada tikus diabetes melitus diinduksi
aloksan dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa darah yang bermakna.

Kata kunci: Aspartam, Kadar Glukosa Darah, Diabetes Melitus, Aloksan

iv

DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR ....................................................................................... i
ABSTRACT ....................................................................................................... iii
ABSTRAK ......................................................................................................... iv
DAFTAR ISI ..................................................................................................... v
DAFTAR TABEL ............................................................................................ viii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ ix
DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... x
DAFTAR SINGKATAN ................................................................................... xi
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ............................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah .......................................................................... 3
1.3 Tujuan Penelitian ........................................................................... 3
1.3.1 Tujuan Umum ....................................................................... 4
1.3.2 Tujuan Khusus ...................................................................... 4
1.4 Manfaat Penelitian ......................................................................... 4
1.4.1 Manfaat Akademis ................................................................ 4
1.4.2 Manfaat Klinis ....................................................................... 4
1.4.3 Manfaat bagi Masyarakat ...................................................... 4
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Aspartam ........................................................................................ 5
2.1.1 Definisi Aspartam ................................................................. 5
2.1.2 Karakteristik Fisik dan Kimia Aspartam ............................. 5
2.1.2.1 Struktur...................................................................... 5
2.1.2.2 Stabilitas .................................................................... 6
2.1.3 Karakteristik Rasa Aspartam ................................................ 6
2.1.4 Mekanisme Tubuh Mendeteksi Rasa Manis Aspartam ........ 7
v

2.1.5 Metabolisme Aspartam ......................................................... 8


2.1.6 Keamanan Aspartam ............................................................. 10
2.2 Glukosa .......................................................................................... 11
2.2.1 Definisi dan Struktur Glukosa ............................................. 11
2.2.2 Kadar dan Sumber Glukosa Darah ...................................... 11
2.2.3 Peran Insulin dalam Mengatur Glukosa Darah .................... 12
2.2.4 Glukoneogenesis .................................................................. 15
2.3 Diabetes Melitus ............................................................................ 19
2.3.1 Definisi Diabetes Melitus ..................................................... 19
2.3.2 Klasifikasi Diabetes Melitus ................................................. 19
2.3.3 Patogenesis Diabetes Melitus .............................................. 20
2.3.3.1 Diabetes Melitus Tipe 1 ............................................ 20
2.3.3.2 Diabetes Melitus Tipe 2 ............................................ 21
2.3.4 Manifestasi Klinis Diabetes Melitus .................................... 22
2.3.5 Diagnosis Diabetes Melitus ................................................. 22
2.3.6 Penatalaksanaan Diabetes Melitus ........................................ 24
2.4 Pengaruh Penggunaan AspartamTerhadap Kadar Glukosa Darah . 25
BAB III. KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN
3.1 Kerangka Konseptual ..................................................................... 31
3.2 Hipotesis ........................................................................................ 32
BAB IV. METODE PENELITIAN
4.1 Jenis dan Rancangan Penelitian ..................................................... 33
4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ......................................................... 33
4.3 Populasi dan Sampel ...................................................................... 33
4.3.1 Populasi ................................................................................ 33
4.3.2 Sampel ................................................................................. 33
4.3.3 Besar Sampel ....................................................................... 34
4.3.4 Kriteria Inklusi ..................................................................... 35
4.3.5 Kriteria Eksklusi .................................................................. 35
4.3.6 Teknik Pengambilan Sampel ............................................... 35
4.3.7 Pengelompokan Sampel ....................................................... 35
vi

4.4 Variabel Penelitian ......................................................................... 36


4.4.1 Klasifikasi Variabel .............................................................. 36
4.4.2 Definisi Operasional Variabel .............................................. 36
4.4.2.1 Aspartam .................................................................. 36
4.4.2.2 Kadar Glukosa Darah ............................................... 37
4.4.2.3 Aloksan .................................................................... 37
4.5 Alat dan Bahan Penelitian .............................................................. 38
4.6 Prosedur Pengambilan atau Pengumpulan Data ............................ 39
4.6.1 Persiapan dan Pemeliharaan Hewan Percobaan .................... 39
4.6.2 Perencanaan Dosis Aloksan ................................................. 40
4.6.3 Pengukuran Kadar Glukosa Darah Tikus Wistar ................. 40
4.6.4 Pemberian Aspartam pada Tikus Wistar .............................. 45
4.6.5 Perlakuan Hewan Coba ........................................................ 48
4.6.6 Kerangka Operasional Penelitian ......................................... 49
4.7 Pengolahan dan Analisis Data ........................................................ 50
4.7.1 Pengolahan Data .................................................................. 50
4.7.2 Analisis Data ......................................................................... 50
4.8 Penyajian Data ................................................................................ 50
4.9 Etika Penelitian ............................................................................... 51
BAB V. HASIL PENELITIAN
5.1 Data Hasil Penelitian ....................................................................... 52
5.2 Analisis Data Penelitian................................................................... 55
5.2.1 Analisis Data Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus ................. 55
5.2.2 Analisis Data Berat Badan Tikus Sebelum dan Sesudah Masa
Penelitian ............................................................................... 56
BAB VI. PEMBAHASAN................................................................................. 58
BAB VII. PENUTUP
7.1 Kesimpulan ...................................................................................... 62
7.2 Saran ................................................................................................ 62
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 63
vii

DAFTAR TABEL

Halaman
Tabel 2.1 : Kriteria diagnosis DM (PERKENI, 2011) ........................................ 23
Tabel 4.1 : Bahan untuk pemeriksaan kadar glukosa darah
menggunakan spektrofotometer ........................................................ 44
Tabel 4.2 : Konversi perhitungan dosis untuk berbagai jenis (spesies)
hewan uji (Laurence dan Bacharah, 1964) ....................................... 46
Tabel 5.1 : Nilai rerata kadar glukosa darah puasa tikus normal dan tikus
diabetes melitus diinduksi aloksan .................................................... 52
Tabel 5.2 : Berat badan tikus sebelum dan sesudah masa penelitian
(4 minggu) ......................................................................................... 54
Tabel 5.3 : Perbedaan nilai rerata kadar glukosa darah puasa tikus antar
kelompok penelitian setelah 4 minggu (28 hari) ............................... 55

viii

DAFTAR GAMBAR

Halaman
Gambar 2.1 : Struktur kimia aspartam ................................................................ 5
Gambar 2.2 : Metabolisme aspartam .................................................................. 9
Gambar 2.3 : Glukosa bentuk rantai lurus .......................................................... 11
Gambar 2.4 : Mekanisme sekresi insulin yang distimulasi oleh glukosa ........... 14
Gambar 2.5 : Jalur transduksi sinyal insulin pada otot rangka ........................... 15
Gambar 2.6 : Glukoneogenesis ........................................................................... 18
Gambar 2.7 : Langkah-langkah diagnosis diabetes melitus dan toleransi
glukosa terganggu ......................................................................... 23
Gambar 3.1 : Kerangka konseptual penelitian .................................................... 31
Gambar 4.1 : Skema reaksi umum yang terjadi pada strip glukosa
Accu-Chek Active ....................................................................... 41
Gambar 4.2 : Strip glukosa Accu-Chek Active ................................................. 41
Gambar 4.3 : Kerangka operasional penelitian ................................................... 49
Gambar 5.1 : Grafik pengaruh pemberian aspartam terhadap kadar glukosa
darah puasa tikus diabetes melitus diinduksi aloksan .................. 53

ix

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman
Lampiran 1: Jadwal Kegiatan Penelitian ............................................................ 69
Lampiran 2: Biaya Penelitian .............................................................................. 70
Lampiran 3: Hasil Uji Laboratorium Kadar Glukosa Darah Tikus..................... 71
Lampiran 4: Tabel Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov Kadar Glukosa Darah
Tikus............................................................................................... 72
Lampiran 5: Tabel Hasil Uji Oneway ANOVA Kadar Glukosa Darah Tikus .... 72
Lampiran 6: Tabel Hasil Uji Post Hoc Kadar Glukosa Darah Tikus .................. 73
Lampiran 7: Tabel Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov Berat Badan Tikus ............. 73
Lampiran 8: Tabel Hasil Uji Oneway Repeated Measures Oneway ANOVA
Berat Badan Tikus .......................................................................... 74
Lampiran 9: Gambar Pelaksanaan Penelitian ..................................................... 76

DAFTAR SINGKATAN

ADA

= American Diabetes Association

ADI

= Acceptable daily intake

ATP

= Adenosine triphosphate

BPOM RI

= Balai Pegawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia

DKT

= Diketo-piperazine

DM

= Diabetes melitus

FDA

= Food and Drug Administration

GAD

= Glutamate decarboxylase

GDP

= Glukosa darah puasa

GDPT

= Glukosa darah puasa terganggu

GIP

= Glucose-dependent insulinotropoc polypeptide

GLP-1

= Glucagon-like peptide-1

GLUT

= Glucose transporter

IRS

= Insulin receptor substrate

MHC

= Major histocompatibility complex

RNA

= Ribonucleic acid

SD

= Standar deviasi

T1R

= Type 1 taste receptors

T2R

= Type 2 taste receptors

TGT

= Toleransi glukosa terganggu

TNF

= Tumor necrosis factor

TTGO

= Tes toleransi glukosa oral

WHO

= World Health Organization

xi