Anda di halaman 1dari 4

Nama : Dina Auliya Amly

Npm : 1110070110060
1. Seorang pasien perempuan 46 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan tujuan ingin
mencabut gigi gerahamnya. Dari anamnesa pasien tidak memiliki penyakit sistemik. Setelah
dilakukan prosedur diagnosa, maka dokter gigi melakukan anestesi, setelah anestesi bekerja
dengan baik, dokter gigi melakukan manipulasi pencabutan gigi. Tetapi akar gigi mesial patah
sepanjang akar. Apa kemungkinan penyebab frakturnya akar pada kasus diatas ?
a. Gigi mengalami ankilosis
b. Adanya riwayat penyakit sistemik
c. Akar yang kecil
d. Adanya restorasi yang rusak
e. Celah ligament periodontal yang luas
2. Hamid 44 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan tujuan ingin mencabut gigi gerahamnya.
Dari pemeriksaan intraoral gigi 46 mengalami karies yang besar dan tidak bisa dipertahankan
lagi. Dokter gigi melakukan pencabutan pada gigi 46 tersebut. Namun saat dilakukan
pencabutan, gigi mengalami fraktur sehingga masih ada akar mesial yang tinggal. Bagaimana
menghindari terjadinya fraktur pada kasus diatas ?
a. Memberikan tekanan yang berlebihan
b. Menggunakan pemeriksaan penunjang
c. Melakukan anamnesa
d. Merujuk pasien ke ahlinya
e. Memberikan tekanan yang tidak berlebihan dan terkontrol
3. Ekrar 39 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan tujuan ingin mencabut gigi gerahamnya.
Dari pemeriksaan intraoral gigi 36 mengalami karies yang besar dan tidak bisa dipertahankan
lagi. Pemeriksaan radiologi menunjukan tidak ada kelainan pada gigi. Dokter gigi pun
melakukan pencabutan pada gigi 36 tersebut. Namun saat dilakukan pencabutan, gigi
mengalami fraktur pada bagian mahkota. Bagaimana cara pengambilan fraktur mahkota pada
kasus tersebut ?
a. Bebaskan mukosa dan ketika sudah goyang ambil tang yang sesuai kemudian cari
jaringan yang paling keras dan lakukan rotasi
b. dibor sedikit kemudian masukan elevator dengan gerakan eksraksi
c. akar dipisahkan terlebih dahulu dengan elevator.
d. Bebaskan mukosa dan ketika sudah goyang ambil tang yang sesuai kemudian
cari jaringan yang paling keras dan lakukan luksasi
e. lakukan reposisi dan luksasi
4. Hamid 44 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan tujuan ingin mencabut gigi gerahamnya.
Dari pemeriksaan intraoral gigi 46 mengalami karies yang besar dan tidak bisa dipertahankan
lagi. Dari pemeriksaan radiografi tidak terdapat kelainan pada giginya. Dokter gigi melakukan
pencabutan pada gigi 46 tersebut. Namun saat dilakukan pencabutan, terjadi fraktur pada akar.
Apa tindakan yang pertama kali dilakukan oleh dokter tersebut ?
a. Pemisahan akar terlebih dahulu dengan elevator
b. Pembebasan mukosa
c. Memasukan elevator pipih
d. Pembukaan flap
e. Pembedahan
5. Imad 29 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan tujuan ingin mencabut gigi gerahamnya.
Dari pemeriksaan intraoral gigi 26 mengalami karies yang besar dan tidak bisa dipertahankan
lagi. Pemeriksaan radiologi menunjukan tidak ada kelainan pada gigi. Dokter gigi pun
melakukan pencabutan pada gigi 26 tersebut. Namun saat dilakukan pencabutan, gigi
mengalami fraktur pada bagian mahkota. Bagaimana cara pengambilan fraktur pada kasus
diatas ?
a. Cara tertutup
b. Cara terbuka
c. Wasnut
d. Cud will luc
e. Rotated indicle palatal flap
6. Imad 29 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan tujuan ingin mencabut gigi gerahamnya.
Dari pemeriksaan intraoral gigi 26 mengalami karies yang besar dan tidak bisa dipertahankan
lagi. Pemeriksaan radiologi menunjukan ada kelainan pada akar gigi. Dokter gigi pun
melakukan pencabutan pada gigi 26 tersebut. Namun saat dilakukan pencabutan, gigi
mengalami fraktur pada bagian mahkota. Bagaimana cara pengambilan fraktur pada kasus
diatas ?

a. Cara tertutup
b. Cara terbuka
c. Wasnut
d. Cud will luc
e. Rotated indicle palatal flap
7. Munthe berusia 26 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan keluhan ingin mencabut gigi
premolar kedua kiri atas yang berlubang. Setelah dilakukan prosedur diagnosa, maka dokter
gigi melakukan anestesi, setelah anestesi bekerja dengan baik, dokter gigi melakukan
manipulasi pencabutan gigi.Tetapi akar gigi mesial patah sepanjang akar. Kemudian dokter
melakukan pengambilan akar gigi yang fraktur. Ketika sedang melakukan pengambilan
fraktur akar, dari hidung pasien keluar darah dan terdengar adanya bunyi woozing ? Apa yang
terjadi dari kasus diatas ?
a. Perforasi sinus
b. Adanya kista
c. Terjadinya hematoma
d. Fraktur rahang
e. Kelainan TMJ
8. Munthe berusia 26 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan keluhan ingin mencabut gigi
premolar kedua kiri atas yang berlubang. Setelah dilakukan prosedur diagnosa, maka dokter
gigi melakukan anestesi, setelah anestesi bekerja dengan baik, dokter gigi melakukan
manipulasi pencabutan gigi.Tetapi akar gigi mesial patah sepanjang akar. Kemudian dokter
melakukan pengambilan akar gigi yang fraktur. Ketika sedang melakukan pengambilan
fraktur akar, dari hidung pasien keluar darah dan terdengar adanya bunyi woozing. Setelah
dilakukan penatalaksanaan perforasi sinus, apa intruksi yang diberikan pada pasien?
a. Tidak boleh bernapas kuat
b. Tidak boleh melakukan aktivitas
c. Berkumur-kumur kuat
d. Bernapas melalui hidung
e. Bernapas kuat-kuat

9. Munthe berusia 26 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan keluhan ingin mencabut gigi
premolar kedua kiri atas yang berlubang. Setelah dilakukan prosedur diagnosa, maka dokter
gigi melakukan anestesi, setelah anestesi bekerja dengan baik, dokter gigi melakukan
manipulasi pencabutan gigi. Tetapi akar gigi mesial patah sepanjang akar. Kemudian dokter
melakukan pengambilan akar gigi yang fraktur. Ketika sedang melakukan pengambilan
fraktur akar, dari hidung pasien keluar darah dan terdengar adanya bunyi woozing ?
Bagaimana penatalaksanaan pertama perforasi sinus yang baru terjadi pada kasus diatas ?
a. Pembedahan
b. Dilakukan penatalaksanaan konservatif
c. Dibiarkan saja
d. Insisi
e. Pemberian antiinflamasi
10. Munthe berusia 26 tahun datang ke klinik dokter gigi dengan keluhan ingin mencabut gigi
premolar kedua kiri atas yang berlubang. Setelah dilakukan prosedur diagnosa, maka dokter
gigi melakukan anestesi, setelah anestesi bekerja dengan baik, dokter gigi melakukan
manipulasi pencabutan gigi. Tetapi akar gigi mesial patah sepanjang akar. Kemudian dokter
melakukan pengambilan akar gigi yang fraktur. Ketika sedang melakukan pengambilan
fraktur akar, akar terdorong ke dalam sinus. Untuk memastikannya dokter memasukan sonde
lurus pada soket bekas pencabutan. Apa dampak jika dokter memasukkan sonde yang tidak
steril pada soket bekas pencabutan ?
a. Terbawanya mikroorganisme sehingga menyebabkan sinusitis
b. Terjadinya inflamasi
c. Terjadinya pembengkakan
d. Trismus
e. Fraktur