Anda di halaman 1dari 230

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

PROFIL KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

Buku ini diterbitkan oleh

DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR


JL. A. YANI 118 SURABAYA
Telp. (031) 8280715 / 8280910 / 8299056
Fax. (031) 8290423 / 8299056
Website : http://dinkes.jatimprov.go.id
Email : info@dinkesjatim.go.id

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

ii

KONTRIBUTOR
PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR

Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan; Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo;


Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek; Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung;
Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar; Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri;
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang; Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang;
Dinas Kesehatan Kabupaten Jember; Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi;
Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso; Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo;
Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo; Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo; Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto;
Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang; Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk;
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun; Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi; Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro;
Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban; Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik; Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang; Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan;
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep; Dinas Kesehatan Kota Kediri;
Dinas Kesehatan Kota Blitar; Dinas Kesehatan Kota Malang;
Dinas Kesehatan Kota Probolinggo; Dinas Kesehatan Kota Pasuruan;
Dinas Kesehatan Kota Mojokerto; Dinas Kesehatan Kota Madiun;
Dinas Kesehatan Kota Surabaya; Dinas Kesehatan Kota Batu;
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur;
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur :
Seksi Kesehatan Keluarga; Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus;
Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang; Seksi Pemberantasan Penyakit;
Seksi Penyehatan Lingkungan; Seksi Promosi Kesehatan; Seksi Gizi;
Seksi Pencegahan, Pengamatan Penyakit dan Penanggulangan Masalah Kesehatan;
Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan; Seksi Pembiayaan Kesehatan;
Seksi Perencanaan, Pendayagunaan dan Pengembangan SDM Kesehatan;
Sub Bagian Penyusunan Program; Sub Bagian Keuangan; Sub Bagian Tata Usaha;
Seksi Informasi dan Penelitian Pengembangan Kesehatan;

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

iii

SAMBUTAN
KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Taala, bahwa buku Profil
Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 ini dapat diterbitkan setelah beberapa lama
berproses dalam penyusunannya. Disadari sepenuhnya bahwa penyusunan buku Profil
Kesehatan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena beberapa kendala dalam
pengelolaan data dan informasi di tingkat kabupaten/kota dan juga di tingkat provinsi
serta dikarenakan proses penyusunan atau pengumpulannya belum sepenuhnya
memanfaatkan sarana elektronik/teknologi informasi.
Atas terbitnya Buku Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2012, kami
memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota dan jajarannya, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur dan
jajarannya, Tim Penyusun Profil Kesehatan di lingkunan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa
Timur yang telah berupaya memberikan kontribusinya, serta kepada semua pihak yang
telah membantu memberikan data dan informasi guna penyusunan buku Profil Kesehatan
ini.
Di tahun mendatang, kiranya Buku Profil Kesehatan dapat diterbitkan lebih awal
dengan memuat data dan informasi berkualitas, serta tetap memperhatikan kedalaman
analisa dan konsistensi datanya, sehingga buku Profil Kesehatan ini dapat dijadikan
rujukan penting dan utama dalam proses manajemen pembangunan kesehatan
khususnya di Jawa Timur.
Semoga Profil Kesehatan Jawa Timur Tahun 2012 ini dapat bermanfaat bagi semua
pihak, baik di lingkungan pemerintahan, akademisi, organisasi profesi, swasta serta
masyarakat umum yang membutuhkan informasi di bidang kesehatan. Kami tetap
mengharapkan kritik, saran atau masukan dari para pembaca guna penyempurnaan Profil
Kesehatan di masa datang.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

DAFTAR ISI

SAMBUTAN KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR

DAFTAR ISI

ii

DAFTAR LAMPIRAN

iv

DAFTAR GAMBAR

xi

DAFTAR TABEL

xvii

BAB I PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

I.2 Sistematika Penyajian

BAB II GAMBARAN UMUM JAWA TIMUR

II.1

Kondisi Geografis dan Administrasi

II.2

Topografi

II.3

Hidrografi

II.4

Iklim

II.5

Kependudukan

BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN


III.1 Angka Kematian (Mortalitas)

8
8

III.2 Angka/Umur Harapan Hidup (AHH/UHH)

13

III.3 Angka Kesakitan (Morbiditas)

15

III.4 Pola 10 Penyakit Terbanyak di Rumah Sakit Pemerintah

38

III.5 Status Gizi Masyarakat

42

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN

46

IV.1 Pelayanan Kesehatan Dasar

46

IV.2 Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Khusus

63

IV.3 Ketersediaan Obat

65

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

ii

IV.4 Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Keracunan

66

IV.5 Perbaikan Gizi Masyarakat

67

IV.6 Perilaku Masyarakat

74

IV.7 Pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat

75

IV.8 Pelayanan Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi Dasar

79

BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

84

V.1 Sarana Kesehatan

84

V.2 Tenaga Kesehatan

90

V.3 Anggaran Kesehatan

91

BAB VI Penutup

93

LAMPIRAN

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

iii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Luas

Wilayah,

Jumlah

Kecamatan,

Desa/Kelurahan,

Jumlah

Penduduk, Jumlah Rumah Tangga dan Kepadatan Penduduk


Menurut Kabupaten/Kota
Lampiran 2

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Kelompok Umur, Rasio


Beban Tanggungan, Rasio Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 3

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur

Lampiran 4

Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas yang Melek Huruf


Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 5

Jumlah Penduduk Laki-Laki dan Perempuan Berusia 10 Tahun ke


Atas Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan dan
Kabupaten/Kota

Lampiran 6

Jumlah Kelahiran Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 7

Jumlah Kematian Bayi dan Balita Menurut Jenis Kelamin dan


Kabupaten/Kota

Lampiran 8

Jumlah Kematian Ibu Menurut Kelompok Umur dan Kabupaten/Kota

Lampiran 9

Jumlah Kasus AFP (Non Polio) dan AFP Rate (Non Polio) Menurut
Kabupaten/Kota

Lampiran 10A

Jumlah Kasus Baru TB dan Kematian Penderita TB Menurut Jenis


Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 11A

Jumlah Suspek dan Kasus TB serta Angka Penemuan Kasus TB Paru


BTA+ Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 12

Jumlah Kasus dan Kesembuhan TB Paru BTA+ Menurut Jenis


Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 13

Penemuan Kasus Pneumonia Balita Menurut Jenis Kelamin dan


Kabupaten/Kota

Lampiran 14

Jumlah Kasus Baru HIV, AIDS dan Infeksi Menular Seksual Lainnya
Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

iv

Lampiran 15

Persentase Donor Darah Diskrining Terhadap HIV Menurut Jenis


Kelamin

Lampiran 16

Kasus

Diare

yang

Ditangani

Menurut

Jenis

Kelamin

dan

Jenis

Kelamin

dan

Kabupaten/Kota
Lampiran 17

Jumlah

Kasus

Baru

Kusta

Menurut

Kabupaten/Kota
Lampiran 18

Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun dan Cacat Tingkat 2 Menurut Jenis
Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 19

Jumlah Kasus dan Angka Prevalensi Penyakit Kusta Menurut Jenis


Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 20

Persentase Penderita Kusta Selesai Berobat Menurut Jenis Kelamin


dan Kabupaten/Kota

Lampiran 21

Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)


Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 22

Jumlah Kasus Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)


Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 23

Jumlah Kasus DBD Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 24A

Kesakitan dan Kematian Akibat Malaria Menurut Jenis Kelamin dan


Kabupaten/Kota

Lampiran 25

Penderita

Filariasis

Ditangani

Menurut

Jenis

Kelamin

dan

Kabupaten/Kota
Lampiran 26

Bayi Berat Badan Lahir Rendah Menurut Jenis Kelamin dan


Kabupaten/Kota

Lampiran 27

Status Gizi Balita Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 28

Cakupan
Kesehatan

Kunjungan
dan

Ibu

Hamil,

Pelayanan

Persalinan

Kesehatan

Ibu

Ditolong

Tenaga

Nifas

Menurut

Kabupaten/Kota
Lampiran 29

Persentase Cakupan

Imunisasi TT pada Ibu Hamil Menurut

Kabupaten/Kota
Lampiran 30

Jumlah Ibu Hamil yang Mendapatkan Table Fe1 dan Fe3 Menurut
Kabupaten/Kota

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

Lampiran 31

Jumlah dan Persentase Komplikasi Kebidanan dan Neonatal Risiko


Tinggi atau Komplikasi Ditangani Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota

Lampiran 32

Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi, Anak Balita dan Ibu Nifas
Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 33

Proporsi Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi Menurut


Kabupaten/Kota

Lampiran 34

Proporsi Peserta KB Baru Menurut Jenis Kontrasepsi Menurut


Kabupaten/Kota

Lampiran 35

Jumlah Peserta KB Baru dan KB Aktif Menurut Kabupaten/Kota

Lampiran 36

Cakupan

Kunjungan

Neonatus

Menurut

Jenis

Kelamin

dan

Kabupaten/Kota
Lampiran 37

Cakupan Kunjungan Bayi Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 38

Cakupan Desa/Kelurahan UCI Menurut Kabupaten/Kota

Lampiran 39

Cakupan Imunisasi DPT, HB dan Campak pada Bayi Menurut Jenis


Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 40

Cakupan Imunisasi BCG dan Polio pada Bayi Menurut Jenis Kelamin
dan Kabupaten/Kota

Lampiran 41

Jumlah Bayi yang Diberi ASI Eksklusif Menurut Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota

Lampiran 42

Pemberian Makanan Pendamping ASI Anak Usia 6-23 Bulan


Keluarga Miskin Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 43

Cakupan Pelayanan Anak Balita Menurut Jenis Kelamin dan


Kabupaten/Kota

Lampiran 44

Jumlah Balita Ditimbang Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 44A

Jumlah Balita Ditimbang Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 45

Cakupan Balita Gizi Buruk yang Mendapat Perawatan Menurut Jenis


Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 46

Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Menurut


Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

vi

Lampiran 47

Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Menurut


Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 48

Cakupan Pelayanan Kesehatan Pra Lansia dan Lansia Menurut Jenis


Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 49

Persentase Sarana Kesehatan dengan Kemampuan Pelayanan


Gawat Darurat (Gadar) Level I

Lampiran 49.1

Jumlah Sarana Kesehatan dengan Kemampuan Pelayanan Gawat


Darurat (Gadar) Level I

Lampiran 50

Jumlah Penderita dan Kematian pada KLB Menurut Jenis KLB

Lampiran 51

Desa/Kelurahan Terkena KLB yang Ditangani < 24 Jam Menurut


Kabupaten/Kota

Lampiran 52

Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Menurut Jenis Kelamin dan


Kabupaten/Kota

Lampiran 53

Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SD dan Setingkat


Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 54.1

Jumlah Kegiatan Penyuluhan Kesehatan di Puskesmas

Lampiran 54.2

Jumlah Kegiatan Penyuluhan Kesehatan di Dinas Kesehatan

Lampiran 54.3

Jumlah Kegiatan Penyuluhan Kesehatan di Rumah Sakit

Lampiran 55

Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar Menurut Jenis


Jaminan, Jenis Kelamin dan Kabupaten/Kota

Lampiran 56

Cakupan Pelayanan Rawat Jalan Masyarakat Miskin (dan Hampir


Miskin) Menurut Strata Sarana Kesehatan, Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota

Lampiran 56A

Cakupan Pelayanan Rawat Jalan Masyarakat Miskin (dan Hampir


Miskin) Menurut Strata Sarana Kesehatan, Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota yang Dicakup Melalui Program Jamkesda

Lampiran 57

Cakupan Pelayanan Rawat Inap Masyarakat Miskin (dan Hampir


Miskin) Menurut Strata Sarana Kesehatan, Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

vii

Lampiran 57A

Cakupan Pelayanan Rawat Inap Masyarakat Miskin (dan Hampir


Miskin) Menurut Strata Sarana Kesehatan, Jenis Kelamin dan
Kabupaten/Kota yang Dicakup Melalui Program Jamkesda

Lampiran 58

Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan


Gangguan Jiwa di Sarana Pelayanan Kesehatan

Lampiran 58.1

Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan


Gangguan Jiwa di Puskesmas

Lampiran 58.2

Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan


Gangguan Jiwa di Rumah Sakit

Lampiran 58.3

Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap dan Kunjungan


Gangguan Jiwa di Sarana Kesehatan Lainnya

Lampiran 61

Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat


Menurut Kabupaten/Kota

Lampiran 62

Persentase Rumah Sehat Menurut Kabupaten/Kota

Lampiran 63

Persentase Rumah/Bangunan Bebas Jentik Nyamuk Aedes Menurut


Kabupaten/Kota

Lampiran 64

Persentase Keluarga Menurut Jenis Sarana Air Bersih yang


Digunakan per Kabupaten/Kota

Lampiran 65

Persentase Keluarga Menurut Sumber Air Minum yang Digunakan per


Kabupaten/Kota

Lampiran 66

Persentase Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar


Menurut Kabupaten/Kota

Lampiran 67

Persentase Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) Sehat


Menurut Kabupaten/Kota

Lampiran 68

Persentase Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya Menurut


Kabupaten/Kota

Lampiran 69

Ketersediaan Obat Menurut Jenis Obat

Lampiran 70

Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kepemilikan

Lampiran 71

Persentase Sarana Pelayanan Kesehatan dengan Kemampuan


Laboratorium dan Memiliki 4 Spesialis Dasar

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

viii

Lampiran 71.1

Sarana Pelayanan Kesehatan dengan Kemampuan Laboratorium dan


Memiliki 4 Spesialis Dasar

Lampiran 72

Jumlah Posyandu Menurut Strata per Kabupaten/Kota

Lampiran 73

Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) Menurut


Kabupaten/Kota

Lampiran 74

Jumlah Tenaga Medis di Sarana Kesehatan

Lampiran 74.1

Jumlah Tenaga Medis di Puskesmas

Lampiran 74.2

Jumlah Tenaga Medis di Rumah Sakit

Lampiran 74.3

Jumlah Tenaga Medis di Sarana Kesehatan Lain

Lampiran 74.4

Jumlah Tenaga Medis di Institusi Diknakes/Diklat

Lampiran 74.5

Jumlah Tenaga Medis di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

Lampiran 75

Jumlah Tenaga Bidan/Keperawatan di Sarana Kesehatan

Lampiran 75.1

Jumlah Tenaga Bidan/Keperawatan di Puskesmas

Lampiran 75.2

Jumlah Tenaga Bidan/Keperawatan di Rumah Sakit

Lampiran 75.3

Jumlah Tenaga Bidan/Keperawatan di Sarana Kesehatan Lain

Lampiran 75.4

Jumlah Tenaga Bidan/Keperawatan di Institusi Diknakes/Diklat

Lampiran 75.5

Jumlah

Tenaga

Bidan/Keperawatan

di

Dinas

Kesehatan

Kabupaten/Kota
Lampiran 76

Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi di Sarana Kesehatan

Lampiran 76.1

Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi di Puskesmas

Lampiran 76.2

Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi di Rumah Sakit

Lampiran 76.3

Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi di Sarana Kesehatan Lain

Lampiran 76.4

Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi di Institusi Diknakes/Diklat

Lampiran 76.5

Jumlah

Tenaga

Kefarmasian

dan

Gizi

di

Dinas

Kesehatan

Kabupaten/Kota
Lampiran 77

Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi di Sarana


Kesehatan

Lampiran 77.1

Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi di Puskesmas

Lampiran 77.2

Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi di Rumah Sakit

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

ix

Lampiran 77.3

Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi di Sarana


Kesehatan Lain

Lampiran 77.4

Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi di Institusi


Diknakes/Diklat

Lampiran 77.5

Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi di Dinas


Kesehatan Kabupaten/Kota

Lampiran 78

Jumlah Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapi di Sarana Kesehatan

Lampiran 78.1

Jumlah Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapi di Puskesmas

Lampiran 78.2

Jumlah Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapi di Rumah Sakit

Lampiran 78.3

Jumlah Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapi di Sarana Kesehatan


Lain

Lampiran 78.4

Jumlah

Tenaga

Teknisi

Medis

dan

Fisioterapi

di

Institusi

Diknakes/Diklat
Lampiran 78.5

Jumlah Tenaga Teknisi Medis dan Fisioterapi di Dinas Kesehatan


Kabupaten/Kota

Lampiran 79

Anggaran Kesehatan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1

Peta Administrasi Provinsi Jawa Timur

Gambar 2.2

Peta Topografi Provinsi Jawa Timur

Gambar 2.3

Piramida Persentase Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.1

Perkembangan Capaian, Target Renstra dan MDGs AKI (per 100.000


Kelahiran Hidup) Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2012

Gambar 3.2

Pemetaan Angka Kematian Ibu per 100.000 Kelahiran Hidup Provinsi


Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.3

Angka

Kematian

Ibu

per

100.000

Kelahiran

Hidup

Menurut

Kabupaten/Kota Tahun 2012


Gambar 3.4

Proporsi Tempat Kematian Ibu Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.5

Proporsi Penyebab Kematian Ibu Provinsi Jawa Timur Tahun 20102012

Gambar 3.6

Perkembangan Capaian, Target Renstra dan MDGs AKB (per 1.000


Kelahiran Hidup) Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2012

Gambar 3.7

Pemetaan Estimasi Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.8

Estimasi Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup Menurut


Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 3.9

Perkembangan Capaian dan Target Renstra AHH (satuan Tahun)


Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2012

Gambar 3.10

Angka Harapan Hidup Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 3.11

Pemetaan Angka Harapan Hidup Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.12

Perkembangan Persentase CDR dan Success Rate TB Provinsi Jawa


Timur Tahun 2009-2012

Gambar 3.13

Peta Persebaran CDR TB Provinsi Jawa Timur Tahun 2010-2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

xi

Gambar 3.14

Perkembangan Penemuan Penderita Kusta Baru Provinsi Jawa Timur


Tahun 2009-2012

Gambar 3.15

Peta Persebaran Angka Kesakitan Penderita Kusta Provinsi Jawa


Timur Tahun 2012

Gambar 3.16

Perkembangan Prevalensi Rate (PR) dan Case Detection Rate (CDR)


Kusta per 10.000 Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2012

Gambar 3.17

Perkembangan Kasus HIV, AIDS dan Jumlah Kematian per Tahun


Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2012

Gambar 3.18

Jumlah Kasus HIV Menurut Kabupaten/Kota Sampai Dengan Tahun


2012

Gambar 3.19

Peta Persebaran/Distribusi HIV Menurut Kabupaten/Kota Sampai


Dengan Tahun 2012

Gambar 3.20

Jumlah Kasus AIDS Menurut Kabupaten/Kota Sampai Dengan Tahun


2012

Gambar 3.21

Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Jenis Kelamin Penderita Provinsi


Jawa Timur Sampai Dengan Tahun 2012

Gambar 3.22

Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Profesi Penderita Provinsi Jawa


Timur Sampai Dengan Tahun 2012

Gambar 3.23

Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Kelompok Umur Penderita Provinsi


Jawa Timur Sampai Dengan Tahun 2012

Gambar 3.24

Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Faktor Resiko Penderita Provinsi


Jawa Timur Sampai Dengan Tahun 2012

Gambar 3.25

Persentase Penemuan Penderita Pneumonia yang Ditangani Menurut


Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 3.26

Persentase Penemuan Penderita Diare yang Ditangani Menurut


Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 3.27

Perkembangan Penemuan Penderita DBD dan Jumlah Kematian


Akibat DBD Provinsi Jawa Timur Tahun 2008-2012

Gambar 3.28

Peta Persebaran Kasus Malaria Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.29

Perkembangan Annual Parasite Incidence (API) per 1.000 Penduduk


Beresiko Provinsi Jawa Timur Tahun 2009-2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

xii

Gambar 3.30

Peta Persebaran Kasus Filariasis Kronis Provinsi Jawa Timur Tahun


2012

Gambar 3.31

Perkembangan Kasus Campak Provinsi Jawa Timur Tahun 20002012

Gambar 3.32

Perkembangan Kasus Difteri dan Distribusi Kasus Difteri per


Kabupaten/Kota Tahun 2009-2012

Gambar 3.33

Jumlah Kasus Difteri Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 3.34

Persentase Kasus Difteri Menurut Kelompok Umur Provinsi Jawa


Timur Tahun 2009-2012

Gambar 3.35

Kasus TN dan Kematian Akibat TN Provinsi Jawa Timur Tahun 20092012

Gambar 3.36

AFP (Non Polio) Rate Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 3.37

Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Jalan di RSU Pemerintah Kelas A


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.38

Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Jalan di RSU Pemerintah Kelas B


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.39

Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Jalan di RSU Pemerintah Kelas C


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.40

Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Jalan di RSU Pemerintah Kelas D


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.41

Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Inap di RSU Pemerintah Kelas A


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.42

Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Inap di RSU Pemerintah Kelas B


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.43

Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Inap di RSU Pemerintah Kelas C


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.44

Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Inap di RSU Pemerintah Kelas D


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 3.45

Persentase BBLR Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 3.46

Persentase Penyebab Kematian Neonatal Provinsi Jawa Timur Tahun


2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

xiii

Gambar 3.47

Persentase Status Gizi Balita (BB/U, TB/U dan BB/TB) Provinsi Jawa
Timur Tahun 2012

Gambar 4.1

Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K1 Menurut Kabupaten/Kota Tahun


2012

Gambar 4.2

Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K4 Menurut Kabupaten/Kota Tahun


2012

Gambar 4.3

Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Menurut


Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.4

Perkembangan Cakupan (Persentase dan Jumlah) Pertolongan


Persalinan oleh Tenaga Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 20092012

Gambar 4.5

Cakupan

Pertolongan

Persalinan

oleh

Dukun

Menurut

Kabupaten/Kota Tahun 2012


Gambar 4.6

Cakupan Komplikasi Kebidanan Ditangani Menurut Kabupaten/Kota


Tahun 2012

Gambar 4.7

Perkembangan Cakupan Komplikasi Kebidanan Ditangani Provinsi


Jawa Timur Tahun 2009-2012

Gambar 4.8

Cakupan Pelayanan Ibu Nifas Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.9

Cakupan KN Lengkap Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.10

Perkembangan Cakupan KN Lengkap Provinsi Jawa Timur Tahun


2009-2012

Gambar 4.11

Cakupan Neonatal Komplikasi Ditangani Menurut Kabupaten/Kota


Tahun 2012

Gambar 4.12

Cakupan (Kunjungan) Bayi Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.13

Cakupan Pelayanan Anak Balita Menurut Kabupaten/Kota Tahun


2012

Gambar 4.14

Cakupan Peserta KB Aktif Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.15

Cakupan Peserta KB Baru Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.16

Cakupan Penjaringan Kesehatan Kelas 1 SD dan Sederajat Menurut


Kabupaten/Kota Tahun 2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

xiv

Gambar 4.17

Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak SD dan Sederajat Menurut


Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.18

Perkembangan Cakupan Desa/Kelurahan UCI Provinsi Jawa Timur


Tahun 2009-2012

Gambar 4.19

Hasil Program Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Provinsi Jawa


Timur Tahun 2010-2012

Gambar 4.20

Hasil Program UKGS (Perawatan Gigi) Provinsi Jawa Timur Tahun


2010-2012

Gambar 4.21

Jumlah Kunjungan Rawat dan Rawat Inap di Puskesmas di Provinsi


Jawa Timur Tahun 2010-2012

Gambar 4.22

Jumlah Kunjungan Rawat dan Rawat Inap di Rumah Sakit di Provinsi


Jawa Timur Tahun 2011 dan 2012

Gambar 4.23

Prevalensi Angka Kurang Energi Protein (KEP) Provinsi Jawa Timur


Tahun 2012

Gambar 4.24

Persentase BGM/D Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.25

Perkembangan Kasus Gizi Buruk Provinsi Jawa Timur Tahun 20102012

Gambar 4.26

Pencapaian Cakupan D/S Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.27

Cakupan Pemberian Fe1 dan Fe3 pada Ibu Hamil Provinsi Jawa
Timur Tahun 2011 dan 2012

Gambar 4.28

Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi dan Anak Balita Provinsi


Jawa Timur Tahun 2011 dan 2012

Gambar 4.29

Cakupan Kepemilikan Jaminan Kesehatan Provinsi Jawa Timur


Tahun 2012

Gambar 4.30

Peta Cakupan Rumah Sehat Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Gambar 4.31

Cakupan Rumah Sehat Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.32

Cakupan Akses, Kepemilikan dan Jamban Sehat Berdasarkan KK


yang Diperiksa Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Gambar 4.33

Cakupan Desa ODF Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

xv

Gambar 4.34

Cakupan Akses Air Bersih dan Air Minum Menurut Kabupaten/Kota


Tahun 2012

Gambar 5.1

Persentase Strata Posyandu Provinsi Jawa Timur Tahun 2010-2012

Gambar 5.2

Persentase Strata Poskesdes Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

xvi

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1

Pencapaian Program Pemberantasan Penyakit Kusta Provinsi Jawa


Timur Tahun 2009-2012

Tabel 4.1

Nilai Indikator Pemakaian Tempat Tidur Rumah Sakit di Provinsi Jawa


Timur Tahun 2010-2012

Tabel 4.2

Distribusi KLB Menurut Jenis Kejadian, Jenis Kasus, CFR Provinsi


Jawa Timur Tahun 2012

Tabel 5.1

Jumlah Rumah Sakit Berdasarkan Kepemilikan di Provinsi Jawa Timur


Tahun 2012

Tabel 5.2

Jumlah Sarana Farmasi dan Perbekalan Kesehatan di Provinsi Jawa


Timur Tahun 2011 dan 2012

Tabel 5.3

Rekapitulasi Jumlah Tenaga Kesehatan Strategis di Provinsi Jawa


Timur Tahun 2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

xvii

BAB I
PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan


kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat
yang optimal. Dalam konstitusi organisasi kesehatan dunia yang bernaung di bawah
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), disebutkan bahwa salah satu hak asasi manusia
adalah memperoleh manfaat, mendapatkan dan atau merasakan derajat kesehatan
setinggi-tingginya, sehingga Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi dan
Kabupaten/Kota dalam menjalankan kebijakan dan program pembangunan kesehatan
tidak hanya berpihak pada kaum tidak punya, namun juga berorientasi pada pencapaian
Millenium Development Goals (MDGs).
Dari 8 (delapan) agenda pencapaian MDGs, 5 (lima) di antaranya merupakan bidang
kesehatan, yakni terdiri dari memberantas kemiskinan dan kelaparan (Tujuan 1);
menurunkan angka kematian anak (Tujuan 4); meningkatkan kesehatan ibu (Tujuan 5);
memerangi HIV/AIDS, Malaria dan penyakit lainnya (Tujuan 6) dan melestarikan
lingkungan hidup (Tujuan 7).
Untuk mendukung keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan tersebut, salah
satunya dibutuhkan adanya ketersediaan data dan informasi yang akurat bagi proses
pengambilan keputusan dan perencanaan program. Selain itu, Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 17 Ayat 1 menyebutkan
bahwa pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan akses terhadap informasi,
edukasi dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan dan memelihara derajat
kesehatan yang setinggi-tingginya. Pada Pasal 168 juga menyebutkan bahwa untuk
menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi
kesehatan yang dilakukan melalui sistem informasi dan melalui kerjasama lintas sektor,
dengan ketentuan lebih lanjut akan diatur dengan Peraturan Pemerintah. Sedangkan
pada pasal 169 disebutkan pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat
untuk memperoleh akses terhadap informasi kesehatan dalam upaya meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat.
Salah satu produk dari penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan adalah Profil
Kesehatan Provinsi yang diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

memantau dan mengevaluasi pencapaian program. Profil Kesehatan merupakan salah


satu indikator dari Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun
2011-2014,

yakni

tersedianya

buku

Profil

Kesehatan

Indonesia,

Provinsi

dan

Kabupaten/Kota. Sejalan dengan penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini, di
tingkat Kabupaten/Kota juga disusun Profil Kesehatan Kabupaten/Kota sebagai salah
satu paket penyajian data/informasi kesehatan yang lengkap. Dengan kata lain,
penyusunan

Profil

Kesehatan

disusun

secara

berjenjang,

dimulai

dari

tingkat

Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.


Profil Kesehatan berisi data/informasi derajat kesehatan, upaya kesehatan, sumber
daya kesehatan serta data/informasi lainnya yang menggambarkan kinerja sektor
kesehatan di suatu wilayah, baik pemerintah maupun swasta selama satu tahun.
Akhirnya dengan pembangunan yang intensif, berkeninambungan dan merata, serta
didukung dengan data/informasi yang tepat, maka diharapkan pembangunan di bidang
kesehatan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya
masyarakat Jawa Timur.
I.2 SISTEMATIKA PENYAJIAN

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 terdiri dari beberapa bagian, yakni
sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan.
Bab ini berisi penjelasan latar belakang pembangunan kesehatan, maksud dan tujuan
penyusunan Profil Kesehatan serta sistematika penyajiannya.
Bab II Gambaran Umum.
Bab ini menyajikan gambaran umum Provinsi Jawa Timur meliputi keadaan geografis,
data kependudukan dan informasi umum lainnya.
Bab III Situasi Derajat Kesehatan.
Bab ini berisi uraian tentang berbagai indikator derajat kesehatan yang mencakup angka
kematian, angka/umur harapan hidup, angka kesakitan dan status gizi masyarakat.
Bab IV Situasi Upaya Kesehatan.
Bab ini menguraikan pelaksanaan program pembangunan di bidang kesehatan, yang
meliputi pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan (dan penunjang),

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

pemberantasan penyakit menular, perbaikan gizi masyarakat serta pembinaan kesehatan


lingkungan dan sanitasi dasar.

Bab V Situasi Sumber Daya Kesehatan.


Bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan, kefarmasian dan
perbekalan kesehatan, anggaran kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya.
Bab VI Penutup.

Lampiran Data Profil Kesehatan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

BAB II
GAMBARAN UMUM JAWA TIMUR

II.1 KONDISI GEOGRAFIS DAN ADMINISTRASI

Provinsi Jawa Timur terletak di bagian timur Pulau Jawa yang memiliki luas wilayah
daratan 47.959 km2 (sumber Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur). Jawa
Timur berada pada 1110 hingga 1144 Bujur Timur (BT) dan 712 hingga 848 Lintang
Selatan (LS) dengan batas wilayah sebagai berikut :

sebelah utara : Laut Jawa

sebelah selatan : Samudera Hindia

sebelah barat : Selat Bali / Provinsi Bali

sebelah timur : Provinsi Jawa Tengah


Gambar 2.1 Peta Administrasi Provinsi Jawa Timur

Sumber : http://navperencanaan.com/appe/peta/viewmap?prov_code=jatim
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2013

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

Provinsi Jawa Timur memiliki 229 pulau, yang terdiri dari 162 pulau bernama dan 67
pulau tidak bernama, dengan panjang pantai sekitar 2.833,85 km. Pulau Madura
merupakan pulau terbesar yang saat ini sudah terhubung dengan wilayah daratan Jawa
Timur melalui jembatan Suramadu. Di sebelah timur Pulau Madura terdapat gugusan
pulau-pulau, yang paling timur adalah Kepulauan Kangenan dan yang paling utara adalah
Kepulauan Masalembu. Di bagian selatan Provinsi Jawa Timur, terdapat 2 (dua) pulau
kecil, yakni Nusa Barung dan Pulau Sempu. Sedangkan di bagian utara terdapat Pulau
Bawean yang berada 150 km sebelah utara Pulau Jawa. Kabupaten Banyuwangi memiliki
wilayah paling luas di antara kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jawa Timur.
Secara administratif, Provinsi Jawa Timur terdiri dari 29 kabupaten, 9 kota, 662
kecamatan dan 8.505 desa/kelurahan (dapat dilihat di Lampiran Data Profil Kesehatan
Tabel 1). Kabupaten Malang memiliki kecamatan terbanyak (33 kecamatan) dan
Kabupaten Lamongan dengan desa/kelurahan terbanyak (474 desa/kelurahan).
II.2 TOPOGRAFI
Gambar 2.2 Peta Topografi Provinsi Jawa Timur

Sumber : http://navperencanaan.com/appe/peta/viewmap?prov_code=jatim
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2013

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

Letak ketinggian wilayah di Provinsi Jawa Timur dari permukaan air laut terbagi
menjadi 3 (tiga) bagian yaitu :

Dataran tinggi (> 100 meter dari permukaan air laut) meliputi :
Kabupaten Trenggalek, Kabupaten

Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten

Bondowoso, Kabupaten Magetan, Kota Blitar, Kota Malang dan Kota Batu

Dataran sedang (45-100 meter dari permukaan air laut) meliputi :


Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten
Lumajang,

Kabupaten

Jember,

Kabupaten

Nganjuk,

Kabupaten

Madiun,

Kabupaten Ngawi, Kabupaten Bangkalan, Kota Kediri dan Kota Madiun.

Dataran rendah (< 45 meter dari permukaan air laut) meliputi :


Kabupaten Pacitan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, Kabupaten
Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto,
Kabupaten Jombang, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten
Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan,
Kabupaten Sumenep, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto dan Kota
Surabaya.

II.3 HIDROGRAFI

Provinsi Jawa Timur memiliki 2 (dua) sungai terpenting, yaitu Sungai Brantas dan
Sungai Bengawan Solo. Sungai Brantas memiliki mata air di daerah Malang dan sampai
di Mojokerto terpecah menjadi 2 (dua) yaitu Kali Mas dan Kali Porong yang keduanya
bermuara di Selat Madura. Sementara Sungai Bengawan Solo berasal dari Provinsi Jawa
Tengah dan bermuara di Kabupaten Gresik.
Di lereng Gunung Lawu di dekat perbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah terdapat
Telaga Sarangan, yang merupakan sebuah danau alami. Selain itu, juga terdapat
bendungan di Provinsi Jawa Timur antara lain Bendungan Sutami dan Bendungan
Selorejo yang keduanya digunakan untuk irigasi, pemeliharaan ikan dan pariwisata.
II.4 IKLIM

Provinsi Jawa Timur memiliki iklim basah. Dibandingkan dengan wilayah Pulau Jawa
bagian barat, Jawa Timur pada umumnya memiliki curah hujan yang relatif lebih sedikit.
Curah hujan rata-rata 1.900 mm per tahun, dengan musim hujan selama 100 hari. Suhu
rata-rata berkisar antara 21-34 C. Suhu di daerah pengunungan relatif lebih rendah dan
bahkan di daerah Ranu Pani (lereng Gunung Semeru) suhu mencapai minus 4 C, yang
menyebabkan turunnya salju lembut.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

II.5 KEPENDUDUKAN

Berdasarkan data hasil proyeksi Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, jumlah
penduduk Provinsi Jawa Timur tahun 2012 sebesar 38.052.950 jiwa dengan rincian
jumlah penduduk laki-laki 18.740.054 jiwa dan penduduk perempuan 19.312.896 jiwa.
Daerah dengan jumlah penduduk terbanyak adalah Kota Surabaya (2.801.409 jiwa),
sedangkan jumlah penduduk paling sedikit adalah Kota Mojokerto (122.550 jiwa).
Kepadatan penduduk di kota relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kabupaten. Kota
Surabaya memiliki kepadatan penduduk tertinggi dengan 8.463,47 km/jiwa.
Gambar 2.3 Piramida Persentase Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Proyeksi Jumlah Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2012


Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, 2013

Dari grafik piramida di atas, komposisi penduduk terbesar adalah kelompok umur 1519 tahun (8,23 %) dan kelompok umur 0-14 tahun (8,19 %). Sedangkan komposisi
penduduk paling sedikit adalah kelompok umur 60-64 tahun (3,63 %) dan kelompok umur
55-59 tahun (4,91 %). (Data kependudukan lebih detail dapat dilihat di Lampiran Data
Profil Kesehatan Tabel 2 dan 3).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Situasi derajat kesehatan di Provinsi Jawa Timur digambarkan empat indikator


pembangunan kesehatan, yaitu Angka Kematian (Mortalitas), Angka/Umur Harapan
Hidup, Angka Kesakitan (Morbiditas) dan Status Gizi Masyarakat.

III.1 ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS)

Peristiwa kematian pada dasarnya merupakan proses akumulasi akhir (outcome) dari
berbagai penyebab kematian langsung maupun tidak langsung. Kejadian kematian di
suatu wilayah dari waktu ke waktu dapat memberikan gambaran perkembangan derajat
kesehatan masyarakat, di samping seringkali digunakan sebagai indikator dalam
penilaian keberhasilan program pembangunan dan pelayanan kesehatan.
Data kematian di komunitas pada umumnya diperoleh melalui data survei kerena
sebagian besar kejadian kematian terjadi di rumah, sedangkan data kematian di fasilitas
kesehatan hanya memperlihatkan kasus rujukan. Perkembangan tingkat kematian di
tahun 2012 akan diuraikan di bawah ini.
III.1.1 ANGKA KEMATIAN IBU (AKI)

Di Jawa Timur, capaian Angka Kematian Ibu (AKI) cenderung meningkat dalam 5
(lima) tahun terakhir, yaitu berkisar antara 7-11 point dengan data yang bersumber dari
Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota. Capaian AKI dapat digambarkan sebagai
berikut : pada tahun 2008 sebesar 83 per 100.000 kelahiran hidup (kh); tahun 2009
sebesar 90,7 per 100.000 kh; tahun 2010 sebesar 101,4 per 100.000 kh; tahun 2011
sebesar 104,3 per 100.000 kh; dan di tahun 2012 mencapai 97,43 per 100.000 kh.
Capaian AKI Jawa Timur tahun 2012 keadaanya berada 5 point di bawah dari target
MDGs tahun 2015 sebesar 102 per 100.000 kh (dapat dilihat di gambar 3.1 di bawah ini).
Keadaan ini memacu untuk terus menelaah penyebab kematian ibu agar target MDGs
dapat tercapai.
Dalam upaya untuk menurunkan AKI dan mempercepat capaian MDGS, Dinas
Kesehatan Provinsi Jawa Timur telah membentuk Forum PENAKIB (Penurunan Angka

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

Kematian Ibu dan Bayi), dimana pada tahun 2012 telah memasuki babak baru dengan
terbentuknya 3 (tiga) satuan tugas (satgas) yaitu Satgas Rujukan, Satgas Pelayanan
Kesehatan Dasar (Yankesdas) serta Satgas Pemberdayaan Masyarakat. Di mana
masing-masing satgas akan menelaah penyebab kematian ibu dan bayi dari 3 (tiga)
aspek tersebut. Pada tahun 2013, ketiga satgas tersebut akan membuat upaya yang akan
dilakukan secara riil agar Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Jawa Timur
dapat terus menurun.
Gambar 3.1 Perkembangan Capaian, Target Renstra dan MDGs AKI (per 100.000 Kelahiran Hidup)
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota Tahun 2009 - 2012


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Gambar 3.2 Pemetaan Angka Kematian Ibu per 100.000 Kelahiran Hidup
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Kematian Ibu (LKI)


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

Gambar 3.3 Angka Kematian Ibu per 100.000 Kelahiran Hidup


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan gambar grafik 3.3 di atas, lebih dari 50% kabupaten/kota di Jawa Timur
memiliki Angka Kematian Ibu (AKI) di atas angka provinsi. Kota Blitar memiliki angka
tertinggi yakni 339,31 per 100.000 kelahiran hidup, dan Kota Pasuruan memiliki angka
terendah yakni 0,00 per 100.000 kelahiran hidup. Tingginya AKI di Jawa Timur tidak
hanya karena sebab kesehatan tetapi lebih terkait sosial ekonomi masyarakat. Jika dilihat
dari gambar 3.2, dapat digambarkan bahwa AKI tersebar merata di berbagai
kabupaten/kota, terutama wilayah barat dan timur Jawa Timur.
Gambar 3.4 Proporsi Tempat Kematian Ibu
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

10

Menurut tempat kematian ibu, kematian terbesar terjadi di rumah sakit, baik rumah
sakit umum (78,18%) dan rumah sakit swasta (4,64%) seperti yang digambarkan pada
gambar 3.4 di atas. Dari data inilah, perlu adanya kajian lebih lanjut bahwa kematian ibu
memang di rumah sakit atau karena sistem rujukan yang belum berjalan dengan baik.
Gambar 3.5 Proporsi Penyebab Kematian Ibu
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2012

Sumber : Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten/Kota


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Dilihat dari penyebab kematian ibu tahun 2010-2012, terjadi peningkatan pada faktor
Pre Eklamsia/Eklamsia (PE/E) dan faktor lain-lain, sedangkan faktor pendarahan dan
infeksi mengalami penurunan tiap tahun. Faktor jantung mengalami kenaikan pada tahun
2011, tetapi pada tahun 2012 mengalami penurunan. Dari proporsi tahun 2012, faktor
PE/E masih menjadi faktor dominan (34,88%) penyebab kematian ibu di Jawa Timur
seperti digambarkan pada grafik 3.5 di atas.
III.1.2 ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB)

Keadaan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Neonatal (AKN) yang
diperoleh dari laporan rutin relatif sangat kecil, sehingga data AKB yang dikeluarkan oleh
Badan Pusat Statistik (Provinsi Jawa Timur) diharapkan mendekati kondisi di lapangan.
Berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), AKB tahun 2007
sebesar 35 per 1.000 kelahiran hidup (kh). Sedangkan menurut data BPS Provinsi Jawa
Timur, AKB tahun 2009 sebesar 31,41 per 1.000 kh; tahun 2010 mencapai 29,99 per
1.000 kh; tahun 2011 mencapai 29,24 per 1.000 kh; dan di tahun 2012 estimasi AKB telah
mencapai 28,31 per 1.000 kh. Dalam kurun waktu 2 (dua) tahun ke depan, diharapkan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

11

mencapai target MDGs yaitu 23 per 1.000 kh pada tahun 2015 (dapat dilihat di gambar
3.6 di bawah ini).
Untuk mencapai target MDGs, dukungan lintas program dan lintas sektor serta
organisasi profesi yang terkait upaya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan bayi
sangat diharapkan.
Gambar 3.6 Perkembangan Capaian, Target Renstra dan MDGs AKB (per 1.000 Kelahiran Hidup)
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur


Gambar 3.7 Pemetaan Estimasi Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur

Angka Kematian Bayi (AKB) di atas 28,31 per 1.000 kelahiran hidup masih
didominasi oleh kabupaten/kota wilayah timur, hal ini dapat disebabkan sosial budaya
serta ekonomi, tidak semata-mata karena ratio petugas kesehatan dengan penduduk

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

12

yang cukup besar, dan juga karena sarana/prasarana yang kurang berkualitas. AKB
tertinggi di Kabupaten Probolinggo 63,51 per 1.000 kelahiran hidup sedangkan terendah
pada Kota Blitar 19,50 per 1.000 kelahiran hidup.
Gambar 3.8 Estimasi Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur

III.2 ANGKA/UMUR HARAPAN HIDUP (AHH/UHH)

Angka/Umur Harapan Hidup (AHH/UHH) secara definisi adalah perkiraan rata-rata


lamanya hidup yang akan dicapai oleh sekelompok penduduk dari sejak lahir. AHH dapat
dijadikan salah satu alat untuk mengevaluasi kinerja pemerintah pada keberhasilan
pembangunan kesehatan serta sosial ekonomi di suatu wilayah, termasuk di dalamnya
derajat kesehatan. Data AHH diperoleh melalui survei yang dilakukan oleh Badan Pusat
Statistik (BPS).
Penduduk Indonesia diperkirakan akan mencapai 273,65 juta jiwa pada tahun 2025.
Pada tahun yang sama, AHH Nasional diperkirakan mencapai 73,7 tahun (sumber Badan
Perencanaan Pembangunan Nasional). Saat ini, berdasarkan data BPS Provinsi Jawa
Timur, AHH Provinsi Jawa Timur mencapai 70,09 tahun. Angka ini meningkat
dibandingkan tahun 2011, yaitu sebesar 69,81 tahun. Perkembangan AHH Provinsi Jawa
Timur dapat dilihat di grafik berikut ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

13

Gambar 3.9 Perkembangan Capaian dan Target Renstra AHH (satuan Tahun)
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur

Pada tahun 2012, kabupaten/kota dengan AHH tertinggi adalah Kota Blitar sebesar
72,71 tahun yang diikuti Kabupaten Trenggalek sebesar 72,02 tahun dan Kota Mojokerto
sebesar 71,85 tahun. Sedangkan AHH terendah terdapat di Kabupaten Probolinggo
sebesar 61,52 tahun yang diikuti Kabupaten Jember sebesar 63,22 tahun dan Kabupaten
Situbondo sebesar 63,55 tahun, seperti yang ditampilkan pada gambar 3.10 berikut ini.
Gambar 3.10 Angka Harapan Hidup
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

14

Secara pemetaan, AHH dapat ditampilkan seperti gambar 3.11 di bawah ini, dimana
kabupaten/kota yang memiliki AHH di bawah angka provinsi didominasi oleh wilayah timur
dan wilayah utara Jawa Timur, seperti halnya persebaran AKB.
Gambar 3.11 Pemetaan Angka Harapan Hidup
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur

III.3 ANGKA KESAKITAN (MORBIDITAS)

Selain menghadapi transisi demografi, Indonesia juga menghadapi transisi


epidemiologi yang menyebabkan beban ganda. Di satu sisi, kasus gizi kurang serta
penyakit-penyakit infeksi, baik re-emerging maupun new-emerging disease masih tinggi.
Namun di sisi lain, penyakit degeneratif, gizi lebih dan gangguan kesehatan akibat
kecelakaan juga meningkat. Masalah perilaku tidak sehat juga menjadi faktor utama yang
harus dirubah terlebih dahulu agar beban ganda masalah kesehatan teratasi.
Angka kesakitan (Morbiditas) pada penduduk berasal dari community based data
yang diperoleh melalui pengamatan (surveilans), terutama yang diperoleh dari fasilitas
pelayanan kesehatan melalui sistem pencatatan dan pelaporan rutin serta insidentil.
Sementara untuk kondisi penyakit menular, berikut ini akan diuraikan situasi beberapa
penyakit menular yang perlu mendapatkan perhatian, termasuk penyakit menular yang
dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) dan penyakit yang memiliki potensi untuk menjadi
Kejadian Luar Biasa (KLB).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

15

III.3.1 PENYAKIT MENULAR LANGSUNG

III.3.1.1 TUBERKULOSIS (TB)

Indonesia merupakan negara yang dikategorikan sebagai penyumbang jumlah


kasus TB terbesar bersama 21 negara yang lain. Di tingkat nasional, Provinsi Jawa Timur
merupakan salah satu penyumbang jumlah penemuan penderita TB Paru terbanyak
kedua di bawah Provinsi Jawa Barat. Angka penemuan kasus baru BTA Positif (Case

Detection Rate) merupakan proporsi penemuan kasus TB BTA Positif dibanding dengan
perkiraan kasus dalam persen. Pada tahun 2012, angka CDR sebesar 63.03% dengan
jumlah kasus baru (positif dan negatif) sebanyak 41.472 penderita dan BTA Positif baru
sebanyak 25.618 kasus. Kondisi tersebut masih jauh dari target CDR yang ditetapkan
yaitu 70%. Perkembangan CDR dan Success Rate (SR) digambarkan pada grafik di bawah
ini.
Gambar 3.12 Perkembangan Persentase CDR dan Success Rate TB
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Program TB


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pada tahun 2012, terdapat 18 kabupaten/kota yang telah mencapai target CDR
70%, sedangkan 20 kabupaten/kota lainnya masih belum. Kondisi tersebut menunjukkan
kabupaten/kota yang berhasil mencapai target 70% semakin meningkat. Kegiatan
penemuan pasien TB mengalami kemajuan. Berdasarkan jenis kelamin, penderita
penyakit TB Paru ternyata lebih banyak menyerang laki-laki (54%) dibandingkan
perempuan (46%). Dan bila dilihat berdasarkan usia, maka yang mendominasi penderita
TB Paru adalah kelompok usia produktif yaitu usia 35-54 tahun dan usia 15-34 tahun.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

16

Hasil pengobatan pasien TB dapat dilihat dari kohort pasien di tahun 2011. Angka
tersebut dihitung dengan menjumlahkan pasien TB BTA Positif baru dengan hasil akhir
pengobatan sembuh dan pengobatan lengkap dibagi dengan pasien TB BTA Positif yang
diobati pada periode kohort yang sama dan dikalikan 100%. Hasil pengobatan di Provinsi
Jawa Timur menunjukkan angka yang cukup baik, karena telah mencapai angka
keberhasilan pengobatan lebih dari 90%. Hanya 9 (sembilan) kabupaten/kota yang belum
mencapai angka keberhasilan 90%. Target RENSTRA tahun 2014, angka keberhasilan
pengobatan 90% dapat dicapai oleh 100% kabupaten/kota.
Gambar 3.13 Peta Persebaran CDR TB
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2012

Sumber : Laporan Program TB


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

17

III.3.1.2 KUSTA

Meskipun penyakit Kusta dapat diobati dan disembuhkan, bukan berarti Provinsi
Jawa Timur terbebas dari masalah penyakit Kusta, karena dari tahun ke tahun masih
ditemukan sejumlah kasus baru. Beban penyakit Kusta yang paling utama adalah
kecacatan yang ditimbulkannya, sehingga masalah penyakit Kusta sangat kompleks,
bukan hanya dari segi medis tetapi meluas pada masalah sosial dan ekonomi.
Penemuan penderita Kusta di Indonesia merupakan urutan ketiga di bawah India dan
Brazil. Dan secara nasional, Provinsi Jawa Timur merupakan penyumbang penderita
kusta terbanyak di antara provinsi lainnya. Rata-rata penemuan penderita Kusta di
Provinsi Jawa Timur per tahun antara 4.000-5.000 orang. Pada tahun 2012, penemuan
penderita baru di Indonesia sebanyak 18.853 orang, sedangkan penemuan penderita
baru di Provinsi Jawa Timur sebanyak 4.807 orang (25,5% dari jumlah penderita baru di
Indonesia). Perkembangan penemuan penderita Kusta baru digambarkan seperti grafik di
bawah ini.
Gambar 3.14 Perkembangan Penemuan Penderita Kusta Baru
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Program Kusta


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Penyebaran penderita Kusta di Provinsi Jawa Timur meliputi pantai utara Jawa dan
Madura. Di tahun 2012, terdapat 16 kabupaten/kota yang memiliki angka prevalensi di
atas 1/10.000 penduduk terutama di kedua daerah tersebut. Peta persebaran penderita
Kusta digambarkan berikut ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

18

Gambar 3.15 Peta Persebaran Angka Kesakitan Penderita Kusta


Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Program Kusta


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Penduduk Provinsi Jawa Timur yang mengalami cacat Kusta sejak tahun 1994
sampai dengan sekarang sebanyak 10.714 orang. Dengan banyaknya kecacatan yang
disebabkan karena penyakit Kusta maka muncul stigma dan diskriminasi terhadap Orang
Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK).
Netherlands Leprosy Relief

(NLR) merupakan salah satu

Non-Government

Organization (NGO) yang membantu negara-negara berkembang dalam pemberantasan


penyakit Kusta, dan salah satunya adalah Indonesia. NLR telah membantu program
pemberantasan penyakit Kusta di Provinsi Jawa Timur sejak tahun 1994 melalui MoU
dengan Kementerian Kesehatan RI pada tahun 1994 dan terus diperbarui sampai dengan
tahun 2014. Kegiatan-kegiatan yang dibantu NLR antara lain kegiatan pencarian
penderita secara pasif dan aktif; pengobatan dan case holding; pencegahan kecacatan;
rujukan medis; rehabilitasi medis dan penyuluhan.
Hasil yang telah dicapai selama itu adalah penurunan secara signifikan pada angka
kesakitan (prevalensi rate/PR) 9,51 per 10.000 penduduk pada tahun 1989 menjadi 1,46
per 10.000 penduduk pada tahun 2012. Akan tetapi, jika dilihat angka penemuan
penderita baru (Case Detection Rate/CDR) tidak ada penurunan kasus baru yang berarti
mulai awal program sampai dengan sekarang. Dengan pengobatan kombinasi (Multi Drug
Therapy/MDT) juga telah menyembuhkan 125.054 orang.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

19

Gambar 3.16 Perkembangan Prevalensi Rate (PR) dan Case Detection Rate (CDR) Kusta
Per 10.000 Penduduk
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Program Kusta


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan untuk pemberantasan penyakit Kusta di


Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut :

Pelatihan tenaga dokter, perawat Puskesmas, tenaga-tenaga kesehatan yang lain,


ormas, kader kesehatan di desa dan lain-lain.

Penyuluhan melalui media massa.

Pencarian penderita baru melalui kegiatan-kegiatan pasif maupun aktif.

Pengobatan dengan obat kombinasi (MDT).

Pembinaan pengobatan.

Pencegahan kecacatan.

Rujukan ke Rumah Sakit Kusta Kediri, Rumah Sakit Kusta Sumberglagah


Mojokerto dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Rehabilitasi medis.

Kerjasama dengan NGO, yaitu Yayasan Peduli Penyandang Cacat Kusta


(YPPCK),

Perkumpulan

Mandiri

Kusta

(PERMATA),

PKK,

Aisiyah,

Fatayat/Muslimat NU dan lain-lain.

Dibentuknya Gerakan Eliminasi Kusta (GEK) di Provinsi Jawa Timur sesuai Surat
Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur No. 188/86/KPTS/013/2004 tanggal 8 April
2004 sebagai tindak lanjut hasil kesepakatan pada Aliansi Nasional Eliminasi
Kusta (ANEK) yang beranggotakan gubernur-gubernur dari provinsi endemis
kusta.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

20

Kegiatan-kegiatan inovatif :
o

Urban Leprosy di Kota Surabaya sejak tahun 2010.

Uji coba kegiatan Semi Active Surveillance (SAS) di Kabupaten Pasuruan


sejak tahun 2010.

Uji coba pengobatan kusta subklinis pada penderita anak sekolah dasar di
Pulau Raas Kabupaten Sumenep dan Puskesmas Nguling Kabupaten
Pasuruan sejak tahun 2010.

Uji coba pengobatan kemoprofilaksis Kabupaten Sampang dengan


pemberian obat pencegahan single doses (Rifampicin) pada kontak
serumah, tetangga dan sosial sejak tahun 2012.

Rehabilitasi sosial dalam kelompok perawatan diri (KPD) dan Self Help
Group (SHG) untuk memandirikan penderita Kusta dan OYPMK dalam
perawatan kecacatannya dan meningkatkan ekonomi. Sampai dengan
tahun 2012, KPD yang terbentuk sebanyak 31 kelompok di 16
kabupaten/kota, sedangkan SHG yang terbentuk sebanyak 15 kelompok di
10 kabupaten/kota.

Permasalahan pokok yang ada dalam program pemberantasan penyakit Kusta


adalah masih tingginya tingkat penularan yang ada di masyarakat, hal ini dapat dilihat dari
tingginya proporsi cacat Kusta dan proporsi penderita usia anak (<14 tahun). Tingginya
proporsi cacat Kusta menunjukkan keterlambatan penemuan kasus baru dan juga berarti
tingginya transmisi penularan penyakit kusta di antara kontak serumah, tetangga dan
sosial seperti halnya tingginya proporsi penderita usia anak (<14 tahun).
Tabel 3.1 Pencapaian Program Pemberantasan Penyakit Kusta
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

No

Indikator Program

Prevalensi Rate / 10.000


penduduk
CDR / 10.000 penduduk
Proporsi Anak
(< 14 tahun)
Proporsi Cacat II
Proporsi MB
RFT Rate :
a. PB
b. MB

2
3
4
5
6

Target
Nasional

2009

Pencapaian
2010
2011

2012

<1

1.69

1.48

1.63

1.46

< 0,5

1.60

1.25

1.39

1.26

5%

12%

11%

10%

9%

5%
-

11%
84%

13%
85%

13%
85%

14%
86%

95%
90%

95%
91%

93%
90%

97%
90%

93%
89%

Sumber : Laporan Program Kusta


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

21

Rencana tindak lanjut yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan


di atas adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan kepedulian para pemegang kebijakan (Bupati/Walikota, anggota
DPRD, Kepala Dinas maupun Kepala Puskesmas) di tingkat kabupaten/kota
melalui advokasi yang berkesinambungan.
2. Meningkatkan keterampilan petugas kesehatan pada umumnya dalam deteksi dini
penyakit Kusta melalui pelatihan-pelatihan maupun on the job training.
3. Meningkatkan mutu pelayanan pada penderita Kusta dengan melakukan
Prevention Of Disability (POD) setiap bulan dan case holding melalui pemberian
reward untuk keberhasilan dalam mengurangi atau mempertahankan kecacatan
penderita baru saat dinyatakan sembuh atau Release From Treatment (RFT).
4. Mensosialisasikan

program

Pemberantasan

Penyakit

Kusta

pada

tokoh

masyarakat/tokoh agama maupun masyarakat luas baik melalui media cetak


maupun elektronik.
5. Menemukan penderita baru dengan kegiatan aktif yang melibatkan petugas
kesehatan maupun tokoh masyarakat/tokoh agama, kader kesehatan dan lain-lain.
6. Meningkatkan kerjasama dengan RSUD yang ada di kabupaten/kota dalam
penanganan penderita Kusta.
7. Mengembangkan research operasional bekerjasama dengan Institute of Tropical
Disease Universitas Airlangga maupun RSK Sumberglagah Mojokerto.
8. Mengoptimalkan

Kelompok

Perawatan

Diri

(KPD)

untuk

menumbuhkan

kemandirian penderita Kusta dalam hal perawatan diri terhadap kecacatannya.

III.3.1.3 HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) DAN ACQUIRED


IMMUNODEFICIENCY SYNDROME (AIDS)

Jawa Timur merupakan provinsi penyumbang terbanyak kasus AIDS ketiga setelah
DKI Jakarta dan Papua. Sampai dengan bulan Desember tahun 2012, kasus AIDS di
Jawa Timur sebanyak 6.900 kasus, sedangkan kasus HIV mencapai 15.681 kasus. Kasus
HIV diperoleh dari laporan klinik Voluntary Counseling and Testing (VCT) di masingmasing Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) baik itu rumah sakit maupun Puskesmas. AIDS
merupakan fase setelah penderita dinyatakan sebagai HIV positif. Kasus AIDS diperoleh
dari laporan surveilans di masing-masing UPK yang menemukan kasus HIV yang sudah
memiliki gejala stadium 3 (tiga) dan stadium 4 (empat) dan juga dari laporan klinik Care
Support Treatment (CST).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

22

Gambar 3.17 Perkembangan Kasus HIV, AIDS dan Jumlah Kematian per Tahun
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan gambar 3.17 di atas, dapat digambarkan perkembangan akumulasi


kasus HIV dan AIDS tiap tahun. Di tahun 2012, penemuan kasus baru HIV mencapai
3.698 kasus. Namun, perkembangan angka kasus baru AIDS tiap tahun mengalami
fluktuatif, dan di tahun 2012 ini mengalami penurunan menjadi 822 kasus dibandingkan
tahun 2011 yang memiliki 1.052 kasus. Dengan adanya klinik VCT di UPK untuk
penemuan dini kasus HIV dan klinik CST dalam rangka tindak lanjut penemuan kasus
HIV, terlihat bahwa pada kondisi tahun 2005 sampai dengan tahun 2012, grafik garis
(atau trend) antara kasus HIV dan kasus AIDS semakin melebar. Hal ini menunjukkan
keberhasilan UPK dalam menekan jumlah kasus AIDS dari tahun ke tahun sehingga
jumlah kematian karena AIDS juga semakin menurun.
Kondisi tahun 1989 sampai dengan bulan Desember 2012, Kota Surabaya, Kota
Malang dan Kabupaten Banyuwangi memiliki kasus HIV tertinggi di Jawa Timur. Kota
Surabaya memiliki 3.889 kasus, Kota Malang dengan 1.602 kasus, dan Kabupaten
Banyuwangi dengan 1.285 kasus. Jumlah kasus HIV sampai dengan tahun 2012 disajikan
pada gambar 3.18 maupun dalam bentuk peta persebaran kasus seperti yang disajikan
pada gambar 3.19 di bawah ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

23

Gambar 3.18 Jumlah Kasus HIV


Menurut Kabupaten/Kota Sampai Dengan Tahun 2012

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 3.19 Peta Persebaran/Distribusi Kasus HIV


Menurut Kabupaten/Kota Sampai Dengan Tahun 2012

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Seperti halnya kasus HIV, dalam kurun waktu yang sama (1989 2012), kasus AIDS
tertinggi terdapat di Kota Surabaya dengan 1.266 kasus, dan jumlah kasus AIDS tertinggi
kedua terdapat di Kabupaten Sidoarjo dengan 563 kasus. Kondisi kasus AIDS sampai
dengan tahun 2012 menurut kabupaten/kota disajikan pada gambar 3.20 di bawah ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

24

Gambar 3.20 Jumlah Kasus AIDS


Menurut Kabupaten/Kota Sampai Dengan Tahun 2012

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Menurut jenis kelamin, persentase kasus AIDS sampai dengan tahun 2012 pada
kelompok laki-laki lebih besar dibandingkan persentase pada kelompok perempuan, yaitu
4,475 kasus (64,86%) berbanding 2.425 kasus (35,14%). Meski demikian, proporsi
penderita perempuan semakin lama cenderung semakin meningkat. Hal itu menunjukkan
bahwa laju peningkatan penderita baru AIDS perempuan lebih tinggi dibandingkan lakilaki. Trend perkembangan proporsi kasus AIDS berdasarkan jenis kelamin digambarkan
seperti gambar 3.21 di bawah ini.
Gambar 3.21 Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Jenis Kelamin Penderita
Provinsi Jawa Timur, Sampai Dengan Tahun 2012

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

25

Ditinjau dari persebaran profesi penderita, ditunjukkan bahwa ibu rumah tangga
memiliki proporsi yang cukup besar, yakni sebesar 14,42% (995 kasus). Angka ini lebih
besar dibandingkan proporsi Pekerja Seks Komersial (PSK) yang hanya 7,10% (490
kasus). Gambaran proporsi kasus AIDS berdasarkan profesi penderita disajikan pada
gambar 3.22 di bawah ini.
Gambar 3.22 Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Profesi Penderita
Provinsi Jawa Timur, Sampai Dengan Tahun 2012

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 3.23 Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Kelompok Umur Penderita


Provinsi Jawa Timur, Sampai Dengan Tahun 2012

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Dari segi kelompok umur, kasus AIDS sampai dengan tahun 2012 didominasi oleh
kelompok umur seksual aktif, yakni kelompok umur 25-29 tahun (1.841 kasus atau

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

26

26,68%) dan 30-34 tahun (1.492 kasus atau 21,62%). Besaran proporsi kasus AIDS
sampai dengan tahun 2012 menurut kelompok umur dapat digambarkan seperti gambar
3.23 di atas.
Jika dilihat dari segi faktor resiko, angka tertinggi kasus AIDS sampai dengan tahun
2012 adalah faktor heteroseksual sebesar 4.912 kasus (71,19%). Yang perlu
mendapatkan perhatian adalah kasus AIDS dengan faktor resiko perinatal sebesar 210
kasus (3,04%). Besaran proporsi untuk keenam faktor resiko kasus AIDS dapat disajikan
seperti pada gambar 3.24 berikut ini.
Gambar 3.24 Proporsi Kasus AIDS Berdasarkan Faktor Resiko Penderita
Provinsi Jawa Timur, Sampai Dengan Tahun 2012

Sumber : Laporan Program HIV/AIDS


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.3.1.4 PNEUMONIA

Dari hasil pencatatan dan pelaporan tahun 2012, cakupan penemuan penderita
Pneumonia balita di Jawa Timur sebesar 27,08% dengan jumlah penderita yang
dilaporkan oleh kabupaten/kota adalah 84.392 orang. Target cakupan penemuan
penderita Pneumonia balita pada tahun 2012 adalah sebesar 80%, dari 38
kabupaten/kota yang mencapai target tersebut hanya 3 (tiga) kabupaten/kota, yakni
Kabupaten Bojonegoro, Kota Pasuruan dan Kabupaten Gresik. Rendahnya capaian target
penemuan penderita Pneumonia karena masih ada petugas Puskesmas yang kurang
memahami pengklasifikasian Pneumonia pada balita, kurang aktifnya dalam deteksi dini
Pneumonia atau masih belum optimalnya dalam tatalaksana penderita Pneumonia dan
rendahnya kelengkapan laporan dari Puskesmas yang ada di kabupaten/kota.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

27

Gambar 3.25 Persentase Penemuan Penderita Pneumonia yang Ditangani


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Program Pneumonia


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.3.1.5 DIARE

Hingga saat ini penyakit Diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat.
Berdasarkan hasil survei Sub Direktorat Diare dan Infeksi Saluran Pencernaan (ISP)
Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL)
Kementerian Kesehatan RI, Angka Kesakitan Diare semua umur tahun 2010 adalah 411
per 1.000 penduduk, sedangkan pada tahun 2012 sebesar 214 per 1.000 penduduk. Dan
berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2007, Diare merupakan
penyebab kematian nomor empat (13,2%) pada semua umur dalam kelompok penyakit
menular dan merupakan penyebab kematian nomor satu pada bayi post neonatal (31,4%)
dan pada anak balita (25,2%).
Di Jawa Timur cakupan pelayanan penderita Diare tahun tahun 2011 sebesar 69%,
sedangkan tahun 2012 sebesar 72,43% (masih di bawah target Nasional 100%). Dilihat
hasil cakupan pelayanan diare di kabupaten/kota tahun 2012, 7 (tujuh) kabupaten/Kota
sudah mencapai target 100%, yakni Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo,
Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sampang, Kota Kediri, Kota Pasuruan dan Kota
Mojokerto. Sedangkan kabupaten/kota belum bisa mencapai target, karena ketepatan dan
kelengkapan laporan dari Puskesmas ke kabupaten/kota sangat rendah. Data cakupan
pelayanan penderita Diare menurut kabupaten/kota tahun 2012 dapat dilihat di Lampiran
Data Profil Kesehatan Tabel 16.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

28

Perlu adanya peningkatan pelayanan kesehatan dasar baik dari Pondok Kesehatan
Desa (PONKESDES), Puskesmas Pembantu (PUSTU) maupun Puskesmas serta Dinas
Kesehatan kabupaten/kota untuk memberikan laporan secara lengkap agar data Diare
yang masuk ke Dinas Kesehatan Provinsi dapat menggambarkan besaran masalah Diare
di wilayah terkait.
Gambar 3.26 Persentase Penemuan Penderita Diare yang Ditangani
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Program Diare


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.3.2 PENYAKIT MENULAR BERSUMBER BINATANG

III.3.2.1 DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorrhagic Fever (DHF)
mulai dikenal di Indonesia sejak tahun 1968 di Surabaya dan Jakarta, dan setelah itu
jumlah kasus DBD terus bertambah seiring dengan semakin meluasnya daerah endemis
DBD. Penyakit ini tidak hanya sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) tetapi juga
menimbulkan dampak buruk sosial dan ekonomi. Kerugian sosial yang terjadi antara lain
karena menimbulkan kepanikan keluarga, kematian anggota keluarga, dan berkurangnya
usia harapan penduduk.
Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan
masyarakat dan endemis di hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Demam
Berdarah Dengue juga sudah menjadi masalah yang rutin dihadapi pada setiap musim

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

29

hujan. Angka kesakitan di Jawa Timur cukup tinggi, meskipun jumlah kematian yang
terjadi dapat ditekan.
Gambar 3.27 Perkembangan Penemuan Penderita DBD dan Jumlah Kematian Akibat DBD
Provinsi Jawa Timur Tahun 2008 - 2012

Sumber : Laporan Program DBD


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Adapun permasalahan dalam penanggulangan DBD di Jawa Timur antara lain :


1.

Belum ada obat anti virus dan vaksin untuk mencegah DBD, maka untuk memutus
rantai penularan, pengendalian vektor dianggap yang paling memadai saat ini.

2.

Vektor DBD khususnya Aedes Aegypti sebenarnya mudah dikendalikan, karena


sarang-sarangnya terbatas di tempat yang berisi air bersih dan jarak terbangnya
maksimum 100 meter. Tetapi karena vektor tersebar luas, maka untuk keberhasilan
pengendaliannya diperlukan total coverage (meliputi seluruh wilayah) agar nyamuk
tidak dapat berkembang biak lagi. Untuk itu sangat memerlukan partisipasi seluruh
lapisan masyarakat khususnya dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD.

3.

Partisipasi masyarakat dalam PSN DBD masih rendah, meskipun pada umumnya
pengetahuan tentang DBD dan cara-cara pencegahannya sudah cukup tinggi.

4.

Banyak faktor yang berhubungan dengan peningkatan kejadian DBD dan KLB yang
sulit atau tidak dapat dikendalikan seperti kepadatan penduduk, mobilitas, lancarnya
transportasi (darat, laut dan udara), pergantian musim dan perubahan iklim dunia,
kebersihan lingkungan dan perilaku hidup sehat, serta jenis dan keganasan virusnya.

5.

Dukungan dari pengambil kebijakan yang belum memprioritaskan pemberantasan


DBD.

6.

Keterlambatan respon untuk melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) karena


keterlambatan info dari rumah sakit/klinik.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

30

7.

Surveilans Epidemiologi DBD sebagai upaya kewaspadaan dini agar tidak terjadi KLB
belum optimal.

8.

Sebagian masyarakat masih minat dengan fogging.

9.

Tata laksana fogging/pengasapan (terutama fogging swasta) masih belum sesuai


dengan Standard Operating Procedure (SOP).

10. Sistem pencatatan dan pelaporan DBD baik tertulis maupun melalui website belum
optimal.
11. Tata laksana penanggulangan DBD yang terlambat dan tidak sesuai dengan SOP.
12. Uji resistensi terhadap insektisida belum optimal.
III.3.2.2 MALARIA

Berdasarkan hasil surveilans rutin Malaria, pada tahun 2012 terdapat 31


kabupaten/kota yang menginformasikan kasus Malaria (sesuai gambar 3.28 di bawah ini).
Penemuan penderita Malaria import terbanyak di Kabupaten Trenggalek (310 kasus),
Kabupaten Pacitan (223 kasus), Kabupaten Madiun (131 kasus) dan Kabupaten
Banyuwangi (109 kasus). Kasus terbanyak adalah Malaria import sebesar 93,8% atau
1.320 orang dengan kasus indigenous sebanyak 9 orang atau 6,2%.
Gambar 3.28 Peta Persebaran Kasus Malaria
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Program Malaria


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pada tahun 2012, angka Annual Parasite Incidence (API) Malaria Jawa Timur
mencapai 0,12 per 1.000 penduduk beresiko. Angka ini lebih rendah dibandingkan API

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

31

tahun 2011 (0,24 per 1.000 penduduk beresiko). Perkembangan API Malaria Jawa Timur
disajikan pada gambar 3.29.
Gambar 3.29 Perkembangan Annual Parasite Incidence (API) per 1.000 Penduduk Beresiko
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Program Malaria


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pada tahun 2015, sesuai Surat Keputusan Menteri Kesehatan Kesehatan RI Nomor
293/MENKES/SK/IV/2009 tentang Eliminasi Malaria, Jawa Timur harus sudah menjadi
Provinsi dengan status Eliminasi Malaria. Adapun indikator eliminasi Malaria adalah pada
wilayah kabupaten/kota/pulau/provinsi tidak ditemukan lagi kasus penularan setempat
(Indigenous) selama 3 (tiga) tahun berturut-turut serta dijamin dengan pelaksanaan
surveilans yang baik. Tahun 2012 terdapat 2 (dua) kabupaten dengan Malaria Indigenous
yaitu Kabupaten Trenggalek dengan kasus 1 (satu) penderita Malaria di Desa Pule
Kecamatan Pule dan Kabupaten Madiun dengan jumlah penderita Indigenous sebanyak 7
(tujuh) orang yang menyebar di 2 (dua) desa yaitu Desa Winong dan Durenan Kecamatan
Gemarang.
Pengendalian Malaria dilaksanakan secara menyeluruh dengan mengendalikan
kepadatan vektor, menemukan sedini mungkin penderita Malaria dengan surveilans
migrasi dan mengobati penderita, meningkatkan sumber daya manusia pada tenaga
medis, tenaga laboratorium, pengelola program dan juru Malaria desa, serta menghindari
kotak dengan vektor Malaria pada daerah endemis dengan menggunakan kelambu
berinsektisida.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

32

III.3.2.3 FILARIASIS (PENYAKIT KAKI GAJAH)

Jumlah penderita klinis Filariasis kronis yang tercatat di Jawa Timur sampai dengan
tahun 2012 sebanyak 341 kasus yang tersebar di 32 kabupaten/kota pada 180
kecamatan dan 259 desa/kelurahan. Kasus klinis Filariasis terbanyak di Kabupaten
Lamongan dengan 56 kasus, Kabupaten Malang dengan 37 kasus dan Kabupaten
Ponorogo 29 kasus. Kasus baru Filariasis kronis ditemukan selama tahun 2012 sebanyak
22 orang di 13 kabupaten/kota. Berikut ini gambaran persebaran kasus Filariasis kronis di
Jawa Timur. Persebaran kasus Filariasis Kronis disajikan pada gambar berikut ini.
Gambar 3.30 Peta Persebaran Kasus Filariasis Kronis
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Program Filariasis


Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.3.3 PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I)

III.3.3.1 CAMPAK

Campak adalah penyakit yang disebabkan virus Morbili, yang disebarkan melalui
droplet bersin/batuk dari penderita. Gejala awal dari penyakit ini adalah demam, bercak
kemerahan, batuk-pilek, mata merah (conjunctivitis) yang kemudian menimbulkan ruam di
seluruh tubuh.
Penyakit Campak sering menyebabkan Kejadian Luar Biasa (KLB), dan berdasarkan
data dari Kementerian Kesehatan RI, bahwa frekuensi KLB Campak menduduki urutan ke

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

33

empat setelah DBD, Diare dan Chikungunya. Kematian akibat Campak pada umumnya
disebabkan kasus komplikasi seperti Meningitis.
Gambar 3.31 Perkembangan Kasus Campak
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Program Surveilans Campak


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Kasus Campak mengalami peningkatan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2011.
Pada tahun 2011 telah dilakukan Kampanye Campak untuk mengurangi kasus ini,
sehingga di tahun 2012 kasus Campak mengalami penurunan menjadi 1.085 kasus.
Kampanye Campak sebenarnya sudah pernah dilakukan di tahun 2007, dimana pada
tahun 2005 dan 2006 kasus Campak mencapai angka tertinggi (yakni 4.807 kasus dan
5.530 kasus). Di tahun ini diharapkan cakupan imunisasi lebih besar dari 95%. Apabila ini
tercapai, maka program penanggulangan Campak akan memasuki tahap eliminasi.

III.3.3.2 DIFTERI
Difteri merupakan kasus re-emerging disease di Jawa Timur karena kasus Difteri
sebenarnya sudah menurun di tahun 1985, namun kembali meningkat di tahun 2005 saat
terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Kabupaten Bangkalan. Sejak saat itulah, penyebaran
Difteri semakin meluas dan mencapai puncaknya pada tahun 2012 sebanyak 955 kasus
dengan 37 kematian dan sudah tersebar di 38 kabupaten/kota (dapat dilihat di Lampiran
Data Profil Kesehatan Tabel 21). Kasus Difteri di Jawa Timur merupakan penyumbang
kasus terbesar di Indonesia (yakni sebesar 74%) bahkan di dunia.
Upaya yang dilakukan untuk menekan kasus Difteri adalah dengan melakukan
imunisasi dasar pada bayi dengan vaksin Difteri-Pertusis-Tetanus dan Hepatitis B (DPTHB). Vaksin tersebut diberikan 3 (tiga) kali yaitu pada umur 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

34

Selain itu, karena terjadi lonjakan kasus pada umur anak sekolah maka imunisasi
tambahan Tetanus Difteri (TD) juga diberikan pada anak Sekolah Dasar (SD) dan
sederajat kelas 4-6 serta Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Gambar 3.32 Perkembangan Kasus Difteri dan Distribusi Kasus Difteri per Kabupaten/Kota
Tahun 2009 - 2012

Sumber : Laporan Program Surveilans Difteri


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pada tahun 2012 kasus tertinggi Difteri terdapat di Kabupaten Situbondo (129 kasus),
Kabupaten Jombang (95 kasus) dan Kota Surabaya (78 kasus), sedangkan kasus
terendah di Kota Kediri (2 kasus), Kota Pasuruan (3 kasus) dan Kabupaten Madiun (4
kasus), seperti disajikan pada gambar 3.33 di bawah ini.
Gambar 3.33 Jumlah Kasus Difteri
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Program Surveilans Difteri


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

35

Berdasarkan kelompok umur, penyakit Difteri meningkat pada kelompok umur 10-14
tahun dan umur > 15 tahun. Sedangkan pada kelompok umur < 1 tahun dan umur 5-9
tahun cenderung menurun, seperti tersaji pada gambar 3.34 di bawah ini.
Gambar 3.34 Persentase Kasus Difteri Menurut Kelompok Umur
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Program Surveilans Difteri


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.3.3.3 PERTUSIS / BATUK REJAN

Pertusis atau Batuk Rejan adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bardetella
Pertusis dengan gejala batuk beruntun disertai tarikan nafas hup (whoop) yang khas dan
mengalami muntah.
Pada tahun 2012, berdasarkan laporan Surveilans Terpadu Penyakit (STP) berbasis
Puskesmas sentinel bahwa terdapat 14 kabupaten/kota memiliki kasus Pertusis.
Kabupaten Lumajang memiliki kasus terbanyak sebesar 22 kasus, diikuti Kabupaten
Ngawi sebesar 18 kasus dan Kabupaten Sumenep sebesar 15 kasus. Gambaran kasus
Pertusis menurut kabupaten/kota disajikan pada Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel
21.
Upaya pencegahan kasus Pertusis dilakukan melalui imunisasi DPT+HB sebanyak 3
(tiga) kali yaitu saat usia 2 (dua) bulan, 3 (tiga) bulan dan 4 (empat) bulan atau usia yang
lebih dari itu tetapi masih di bawah 1 (satu) tahun (usia sampai dengan 11 bulan).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

36

III.3.3.4 TETANUS NEONATORUM (TN)

Tetanus Neonatorum (TN) adalah penyakit yang disebabkan Clostridium Tetani pada
bayi (umur < 28 hari) yang dapat menyebabkan kematian. Penanganan Tetanus
Neonatorum tidak mudah, sehingga yang terpenting adalah upaya pencegahan melalui
pertolongan persalinan yang higienis dan imunisasi Tetanus Toxoid (TT) ibu hamil serta
perawatan tali pusat. Seperti yang digambarkan pada grafik 3.35 di bawah ini, terdapat
peningkatan kasus TN di tahun 2012, menjadi 29 kasus dengan kasus kematian 15
orang. Kasus ini tersebar di 9 (sembilan) kabupaten/kota (dapat dilihat di Lampiran Data
Profil Kesehatan Tabel 21), dimana Kabupaten Jember dan Kabupaten Bangkalan
memiliki kasus terbanyak yakni 7 kasus.
Gambar 3.35 Kasus TN dan Kematian Akibat TN
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Laporan Program Surveilans TN


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.3.3.5 ACUTE FLACID PARALYSIS (AFP) NON POLIO

AFP merupakan kondisi abnormal ketika seseorang mengalami penurunan kekuatan


otot tanpa penyebab yang jelas kemudian berakibat pada kelumpuhan. Sedangkan Non
Polio AFP adalah kasus lumpuh layuh akut yang diduga kasus Polio sampai dibuktikan
dengan pemeriksaan laboratorium bukan kasus Polio. AFP Rate Non Polio dihitung
berdasarkan per 100.000 penduduk/populasi anak usia < 15 tahun. Di tahun 2012, angka
AFP Rate Non Polio Jawa Timur sebesar 2,64. Angka ini telah mencapai target nasional
yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI sebesar minimal 2/100.000. Data jumlah

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

37

kasus AFP Non Polio dan AFP Rate Non Polio per kabupaten/kota dapat dilihat di
Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 9.
Gambar 3.36 AFP (Non Polio) Rate
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Program Surveilans AFP (Non Polio)


Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.4 POLA 10 PENYAKIT TERBANYAK DI RUMAH SAKIT PEMERINTAH

III.4.1 POLA 10 PENYAKIT TERBANYAK PASIEN RAWAT JALAN

Berdasarkan Laporan Tahunan Rumah Sakit tahun 2012 (per 31 Mei 2013), kasus
penyakit terbanyak pasien rawat jalan di rumah sakit umum pemerintah tipe A adalah
Tuberculosis (114.962 kasus) dan Cervix Cancer (72.497 kasus). Sedangkan pada rumah
sakit tipe B yang berjumlah 24 rumah sakit, kasus terbanyak masih tergolong penyakit
degeneratif yakni Hipertensi (112.583 kasus) dan Diabetes Mellitus (102.399 kasus).
Seperti halnya pada rumah sakit tipe B, dua besar penyakit terbanyak pasien rawat
jalan pada rumah sakit tipe C adalah Hipertensi (42.212 kasus) dan Diabetes Mellitus
(35.028 kasus). Dan di rumah sakit tipe D, diketahui bahwa Hipertensi (3.301 kasus) dan
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (2.541 kasus). Pola penyakit terbanyak pasien rawat
jalan di rumah sakit umum pemerintah disajikan pada gambar 3.37, 3.38, 3.39 dan 3.40 di
bawah ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

38

Gambar 3.37 Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Jalan di RSU Pemerintah Kelas A
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tahunan Rumah Sakit


Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Gambar 3.38 Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Jalan di RSU Pemerintah Kelas B
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tahunan Rumah Sakit


Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

39

Gambar 3.39 Penyakit Terbanyak Pasien Pasien Rawat Jalan di RSU Pemerintah Kelas C
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tahunan Rumah Sakit


Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Gambar 3.40 Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Jalan di RSU Pemerintah Kelas D
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tahunan Rumah Sakit


Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.4.2 POLA 10 PENYAKIT TERBANYAK PASIEN RAWAT INAP

Berdasarkan Laporan Tahunan Rumah Sakit tahun 2012 (per 31 Mei 2013), kasus
penyakit terbanyak pasien rawat inap di rumah sakit umum pemerintah tipe A adalah
Anemia (20.077 kasus) dan Hipertensi (12.590 kasus), sedangkan pada rumah sakit tipe
B adalah Diare (9.404 kasus) dan Diabetes Mellitus (8.370 kasus).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

40

Pada rumah sakit umum pemerintah tipe C, dua besar penyakit terbanyak pasien
rawat inap adalah Diabetes Mellitus (9.620 kasus) dan Hipertensi (7.355 kasus). Dan di
rumah sakit tipe D, diketahui bahwa Diare (563 kasus) dan Cerebro Vascular Accident
(CVA) Infark / Stroke (548 kasus). Pola penyakit terbanyak pasien rawat inap di rumah
sakit umum pemerintah dapat disajikan pada gambar 3.41, 3.42, 3.43 dan 3.44 di bawah
ini.
Gambar 3.41 Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Inap di RSU Pemerintah Kelas A
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tahunan Rumah Sakit


Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Gambar 3.42 Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Inap di RSU Pemerintah Kelas B
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tahunan Rumah Sakit


Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

41

Gambar 3.43 Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Inap di RSU Pemerintah Kelas C
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tahunan Rumah Sakit


Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Gambar 3.44 Penyakit Terbanyak Pasien Rawat Inap di RSU Pemerintah Kelas D
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tahunan Rumah Sakit


Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

III.5 STATUS GIZI MASYARAKAT

Status gizi masyarakat dapat diukur melalui indikator-indikator, antara lain Bayi
dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Status gizi balita, anemia gizi besi pada ibu
dan pekerja wanita, serta Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). Status gizi
balita merupakan salah satu indikator MDGs yang perlu mendapatkan perhatian dan akan
banyak dibahas (di samping BBLR) pada sub bagian berikut ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

42

III.5.1 BAYI DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)

Dari laporan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota tahun 2012, diketahui bahwa jumlah
bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Jawa Timur mencapai 3,32% yang
diperoleh dari persentase 19.712 bayi dari 594.461 bayi baru lahir yang ditimbang. Angka
tertinggi di Kota Madiun sebesar 9,66% dan terendah di Kabupaten Bangkalan sebesar
1,25%. Data persentase BBLR menurut kabupaten/kota disajikan pada gambar 3.45 di
bawah ini atau dapat dilihat di Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 26.
Gambar 3.45 Persentase BBLR
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan LB3 Kesehatan Ibu dan Anak


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Gambar 3.46 Persentase Penyebab Kematian Neonatal
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Laporan Tribulan (LB3) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

43

BBLR merupakan salah satu penyebab kematian neonatal, di samping Trauma Lahir,
Asfiksia, Infeksi, Tetanus Neonatorum (TN), Kelainan Bawaan dan Lain-lain. Dan
berdasarkan Laporan Tribulan (LB3) Kesehatan Ibu dan Anak (Seksi Kesehatan Keluarga
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur) tahun 2012, kematian neonatal yang disebabkan
oleh BBLR mencapai 38,03% dan angka ini merupakan angka tertinggi dibandingkan
penyebab lainnya. Gambaran BBLR dalam persentase penyebab kematian neonatal
digambarkan di gambar 3.46 di atas.
III.5.2 STATUS GIZI BALITA

Salah satu indikator kesehatan yang dinilai keberhasilan pencapaiannya dalam


MDGs adalah status gizi balita. Status gizi balita dapat diukur berdasarkan umur, berat
badan (BB), tinggi badan (TB). Ketiga variabel ini disajikan dalam bentuk tiga indikator
antropometri, yaitu : Berat Badan menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan menurut Umur
(TB/U) dan Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB).
Gambar 3.47 Persentase Status Gizi Balita (BB/U, TB/U dan BB/TB)
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2012


Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

44

Provinsi Jawa Timur, dalam hal ini Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
memiliki kegiatan Pemantauan Status Gizi (PSG) untuk mengukur ketiga indikator
tersebut. Adapun hasil PSG tahun 2012 disajikan pada gambar 3.47 di atas.
Prevalensi kurang gizi merupakan salah satu indikator MDGs dan Rencana Strategis
(Renstra) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, diukur dari Berat Badan menurut Umur
(BB/U), yakni dari angka berat badan (BB) sangat kurang dan berat badan (BB) kurang.
Dan berdasarkan hasil PSG tahun 2012, Jawa Timur sudah berhasil mencapai angka di
bawah target MDGs (15,5%) dan Renstra (15,1%) yakni sebesar 12,6% (Berat Badan
Kurang 10,3% dan Berat Badan Sangat Kurang 2,3%).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

45

BAB IV
SITUASI UPAYA KESEHATAN

Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, perlu dilakukan upaya pelayanan


kesehatan yang melibatkan masyarakat sebagai individu dan masyarakat sebagai bagian
dari kelompok atau komunitas. Upaya kesehatan mencakup upaya-upaya pelayanan
kesehatan, promosi kesehatan, pemeliharaan kesehatan, pemberantasan penyakit
menular, pengendalian penyakit tidak menular, penyehatan lingkungan dan penyediaan
sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pengamanan sediaan farmasi dan alat
kesehatan, penanggulangan bencana dan sebagainya. Upaya kesehatan di Provinsi Jawa
Timur tergambar dalam uraian di bawah ini.
IV.1 PELAYANAN KESEHATAN DASAR

Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah awal dalam memberikan


pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan pelayanan kesehatan dasar yang
cepat, tepat dan efektif diharapkan dapat mengatasi sebagian masalah kesehatan
masyarakat. Pada uraian berikut dijelaskan jenis pelayanan kesehatan dasar yang
diselenggarakan di sarana pelayanan kesehatan.
IV.1.1 PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK

Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan mengamanatkan bahwa


upaya kesehatan ibu ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu sehingga mampu
melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas, serta dapat mengurangi angka kematian
ibu sebagai salah satu indikator Renstra dan MDGs. Upaya kesehatan ibu sebagaimana
dimaksud pada Undang-Undang tersebut meliputi upaya promotif, preventif, kuratif dan
rehabilitatif.
Kegiatan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan kegiatan prioritas mengingat
terdapat indikator dampak, yaitu Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi
(AKB) yang merupakan indikator keberhasilan pembangunan daerah, khususnya
pembangunan kesehatan. Indikator ini juga digunakan sebagai salah satu pertimbangan
dalam menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

46

Untuk melihat kinerja kesehatan ibu dan anak, maka perlu untuk melihat secara
keseluruhan indikator kesehatan ibu dan anak, yaitu :

IV.1.1.1 CAKUPAN PELAYANAN IBU HAMIL K1

Target Provinsi Jawa Timur untuk cakupan pelayanan ibu hamil K1 pada tahun 2012
adalah 99% dengan kondisi 32 kabupaten/kota masih di bawah target provinsi. Capaian
cakupan K1 Provinsi Jawa Timur pada tahun 2012 adalah 92,14%. Kota Kediri memiliki
capaian terendah yakni 75,18%, sedangkan Kabupaten Lamongan memiliki capaian
tertinggi sebesar 108,57%. Cakupan K1 per kabupaten/kota dapat dilihat di Lampiran
Data Profil Kesehatan Tabel 28 atau gambar 4.1 di bawah ini.
Gambar 4.1 Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K1
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.1.2 CAKUPAN PELAYANAN IBU HAMIL K4

Target Provinsi Jawa Timur untuk cakupan pelayanan ibu hamil K4 pada tahun 2012
adalah 92% dengan kondisi 28 kabupaten/kota masih di bawah target provinsi. Capaian
cakupan K4 Provinsi Jawa Timur pada tahun 2012 adalah 84,38%. Kabupaten Jember
memiliki capaian terendah yakni 70,67%, sedangkan Kabupaten Lamongan memiliki
capaian tertinggi sebesar 101,55%. Cakupan K4 per kabupaten/kota dapat dilihat di
Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 28 atau gambar 4.2 di bawah ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

47

Gambar 4.2 Cakupan Pelayanan Ibu Hamil K4


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.1.3 CAKUPAN PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH TENAGA KESEHATAN

Cakupan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan (Linakes) pada tahun 2012 masih
sangat memprihatinkan, karena hanya 7 (tujuh) kabupaten/kota yang mencapai target,
yaitu Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten
Trenggalek, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Sampang dan Kota Madiun.
Gambar 4.3 Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

48

Capaian cakupan Linakes untuk Provinsi Jawa Timur pada tahun 2012 adalah
89,14%. Angka ini di bawah target yang telah ditentukan, yakni 94%. Salah satu
penyebab ketidaktercapaian target adalah karena perubahan sasaran Ibu Bersalin (Bulin)
yang disesuaikan dengan data sasaran BPS Provinsi Jawa Timur. Namun, dari sisi angka
absolut (jumlah) capaian Jawa Timur mengalami kenaikan dibandingkan tahun
sebelumnya, seperti yang disajikan pada gambar 4.4.
Gambar 4.4 Perkembangan Cakupan (Persentase dan Jumlah)
Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Di samping itu, cakupan Linakes juga dipengaruhi adanya Pertolongan Persalinan


oleh Dukun (Lindukun) yang di beberapa kabupaten/kota masih terjadi. Sebagai
perbandingan antara Persalinan oleh Tenaga Kesehatan (Linakes) dan Persalinan oleh
Dukun (Lindukun), yakni pada gambar grafik 4.5 di bawah akan memperjelas gambaran
Lindukun yang masih ada di beberapa kabupaten/kota.
Terdapat kejanggalan di 2 (dua) kabupaten, yaitu Kabupaten Bangkalan dan
Kabupaten Sampang, dimana kedua kabupaten ini sudah mencapai target Linakes
namun cakupan Lindukun masih cukup besar dengan kisaran 3 6 %. Keadaan ini dapat
disebabkan karena akses pelayanan kurang baik, letak geografis serta jumlah dukun yang
relatif masih banyak.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

49

Gambar 4.5 Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Dukun


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Tribulan (LB3) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.1.4 CAKUPAN KOMPLIKASI KEBIDANAN DITANGANI

Berdasarkan data Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak
(KIA), 15 kabupaten/kota masih di bawah target Provinsi (80%). Untuk itu perlu penguatan
Puskemas PONED agar cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani dapat mencapai
target yang telah ditentukan. Kabupaten/kota yang belum memenuhi target pada
umumnya karena kelengkapan tim PONED sudah tidak lengkap sehingga perlu dilakukan
pelatihan untuk melengkapi tim PONED yang sudah tidak lengkap dimaksud. Sedangkan
simulasi PONED perlu untuk segera dilakukan agar tetap dapat melakukan penanganan
komplikasi kebidanan.
15 kabupaten/kota yang memiliki nilai cakupan di bawah target adalah Kabupaten
Sumenep, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Madiun, Kota Malang, Kabupaten
Bangkalan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Batu, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Jember,
Kota Probolinggo, Kabupaten Banyuwangi, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kabupaten
Malang dan Kota Blitar.
Pada tahun 2012, angka Jawa Timur untuk cakupan komplikasi kebidanan ditangani
mencapai 83,15%, dimana 19 kabupaten/kota di bawah angka provinsi dan 19
kabupaten/kota lainnya berada di atas angka provinsi. Kabupaten Gresik memiliki angka
tertinggi, yakni 125,84% dan Kabupaten Sumenep memiliki angka terendah (49,65%).

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

50

Gambar 4.6 Cakupan Komplikasi Kebidanan Ditangani


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Jika dilihat dari perkembangan cakupan komplikasi kebidanan ditangani dari tahun
2009 sampai dengan 2012, Jawa Timur mengalami kenaikan dan penurunan dikarenakan
karena adanya perubahan definisi operasional (DO) dari maternal komplikasi ditangani
menjadi komplikasi kebidanan ditangani, serta dikarenakan menurunnya fungsi
Puskesmas PONED yang disebabkan karena adanya mutasi tim PONED atau promosi ke
Puskesmas yang bukan PONED. Trend perkembangan cakupan komplikasi kebidanan
ditangani disajikan pada gambar 4.7 di bawah ini.
Gambar 4.7 Perkembangan Cakupan Komplikasi Kebidanan Ditangani
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

51

IV.1.1.5 CAKUPAN PELAYANAN NIFAS

Pada tahun 2012, hanya 7 (tujuh) kabupaten/kota yang memiliki nilai cakupan di atas
target provinsi, yakni sebesar 95%. Hal ini juga disebabkan adanya perubahan sasaran
ibu nifas yang dikeluarkan oleh BPS Provinsi Jawa Timur di awal bulan Maret 2012, meski
secara absolut (jumlah) cakupan meningkat. Angka cakupan pelayanan nifas untuk
Provinsi Jawa Timur adalah 87,49%.
Upaya pelayanan pada ibu nifas perlu ditingkatkan, khususnya pemberian vitamin A
pada kurun waktu 6 jam sampai dengan 3 hari. Cakupan pelayanan pada ibu nifas
menurut kabupaten/kota tersaji pada gambar 4.8 di bawah ini.
Gambar 4.8 Cakupan Pelayanan Ibu Nifas
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.1.6 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATAL (KN) LENGKAP

Cakupan Kunjungan Neonatal (KN) Lengkap sebagai salah satu program Kesehatan
Anak juga memiliki kasus yang sama dengan indikator-indikator program Kesehatan Ibu
terkait perubahan sasaran. Perubahan sasaran bayi pada tahun 2012 berimplikasi
terhadap menurunnnya cakupan KN Lengkap di beberapa kabupaten/kota. Dan dari 38
kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur, hanya 8 kabupaten/kota yang memiliki nilai
cakupan di atas target yang ditentukan (95%). Adapun angka cakupan KN Lengkap
Provinsi Jawa Timur mencapai 94,66%. Cakupan KN Lengkap menurut kabupaten/kota
tersaji pada gambar 4.9 di bawah ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

52

Gambar 4.9 Cakupan KN Lengkap


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Meskipun persentase cakupan pada tahun 2012 menurun, namun cakupan absolut
(jumlah) KN Lengkap Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan tiap tahunnya. Trend
cakupan KN Lengkap Provinsi Jawa Timur tersaji pada gambar 4.10 di bawah ini.
Gambar 4.10 Perkembangan Cakupan KN Lengkap
Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pelayanan untuk neonatal yang berkualitas meliputi Inisiasi Menyusui Dini (IMD),
pencegahan infeksi berupa perawatan mata, tali pusat, pemberian vitamin K1 injeksi
apabila tidak diberikan pada saat lahir serta pemberian imunisasi Hepatitis B1. Selain itu,
perlu dilakukan validasi secara mendalam untuk cakupan KN Lengkap, misalnya dengan
pemeriksaan apakah bayi sudah mendapatkan vitamin A dalam waktu 24 jam dan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

53

imunisasi TT sehingga neonatal mendapatkan pelayanan yang berkualitas seperti yang


diharapkan.

IV.1.1.7 CAKUPAN NEONATAL KOMPLIKASI DITANGANI

Pada tahun 2012, terdapat 17 kabupaten/kota yang belum mencapai target, yakni
sebesar 75%. Untuk itu, perlu dilakukan upaya untuk menvalidasi kembali fungsi
Puskesmas PONED bagi 17 kabupaten/kota dimaksud. Hal ini, mengingat banyaknya Tim
PONED yang sudah tidak lengkap karena mutasi atau promosi ke Puskesmas bukan
PONED. Angka Provinsi Jawa Timur untuk cakupan neonatal komplikasi ditangani adalah
73,36%, dan cakupan menurut kabupaten/kota tersaji pada gambar 4.11 di bawah ini.
Gambar 4.11 Cakupan Neonatal Komplikasi Ditangani
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.1.8 CAKUPAN (KUNJUNGAN) BAYI

Cakupan (kunjungan) bayi Provinsi Jawa Timur pada tahun 2012 mencapai 94,10%,
dimana 12 kabupaten/kota belum mencapai target yang ditentukan, yakni 90%. Bagi
kabupaten/kota yang belum mencapai target perlu dilakukan upaya peningkatan
pelayanan yang berkualitas pada bayi paripurna yang sudah mendapatkan ASI Eksklusif,
vitamin A serta pelayanan lainnya. Cakupan (kunjungan) bayi menurut kabupaten/kota
tersaji pada gambar 4.12 di bawah ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

54

Gambar 4.12 Cakupan (Kunjungan) Bayi


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.1.9 CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA

Dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur, hanya 6 (enam) kabupaten/kota yang


mencapai target 83%. Begitu juga dengan angka capaian cakupan Provinsi Jawa Timur
(70,34%) yang masih di bawah target yang telah ditentukan. Angka cakupan menurut
kabupaten/kota dapat dilihat pada gambar 4.13 di bawah ini.
Gambar 4.13 Cakupan Pelayanan Anak Balita
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

55

Bagi kabupaten/kota yang belum mencapai target perlu untuk meningkatkan cakupan
pelayanan anak balita dengan pelayanan paripurna, yakni salah satu pelayanannya
adalah sudah di-Stimulasi Dini Intervensi Deteksi Tumbuh Kembang (SDIDTK) sebanyak
2 (dua) kali, mendapatkan vitamin A serta pelayanan berkualitas lainnya pada anak balita.
Petugas diharapkan tetap memantau anak balita di Pendidikan Anak Usaha Dini (PAUD)
dan mencatat di kohort anak balita.
IV.1.2 PELAYANAN KELUARGA BERENCANA (KB)

Cakupan peserta KB Aktif pada 8 (delapan) kabupaten/kota masih di bawah target


provinsi (69%), hal ini dikarenakan antara lain :

perbedaan

angka

Pasangan

Usia

Subur

(PUS)

antara

provinsi

dan

kabupaten/kota yang mana PUS ini merupakan denominator cakupan KB Aktif,

pemahaman

definisi

operasional

indikator

KB

masih

kurang

sehingga

mempengaruhi hasil cakupan peserta KB Aktif,

dukungan dana dari APBD untuk kegiatan KB masih kecil bahkan tidak ada,

kurangnya tenaga yang menangani KB,

pasokan alat kontrasepsi yang tidak merata,

sistem pencatatan dan pelaporan KB di kabupaten/kota masih lemah,

belum semua petugas memiliki kompetensi dalam konseling maupun pelayanan


KB
Gambar 4.14 Cakupan Peserta KB Aktif
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Kabupaten/Kota Program Kesehatan Reproduksi


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

56

Sedangkan untuk cakupan peserta KB Baru tidak memiliki target, namun diharapkan
dari tahun ke tahun hasil capaian terjadi peningkatan. Beberapa kabupaten/kota justru
mengalami penurunan yang disebabkan antara lain :

cakupan peserta KB Baru sangat tergantung pada keberadaan Petugas


Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di lapangan dalam mendorong Pasangan
Usia Subur (PUS) untuk ber-KB, sementara jumlah PLKB berkurang dan bahkan
tidak ada karena otonomi daerah sangat berpengaruh pada instansi yang
menggerakkan peserta KB Baru.

Belum ada keharusan untuk ibu hamil yang menggunakan Jaminan Persalinan
(Jampersal) untuk mengikuti KB pasca persalinan.
Gambar 4.15 Cakupan Peserta KB Baru
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Kabupaten/Kota Program Kesehatan Reproduksi


Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.4 PENJARINGAN KESEHATAN KELAS 1 SD DAN SEDERAJAT

Program kesehatan anak usia sekolah, khususnya pada penjaringan kesehatan SD


dan sederajat terdapat 30 kabupaten/kota yang mencapai target provinsi, yakni sebesar
100%.

Kabupaten/kota

dimaksud

telah

melaksanakan

pemeriksaan

penjaringan

kesehatan siswa SD dan setingkat oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih atau guru
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) atau dokter kecil. Salah satu penyebab tidak
tercapainya target bagi 8 kabupaten/kota di Jawa Timur adalah karena pengelola
kesehatan anak usia sekolah atau UKS di kabupaten/kota ataupun di Puskesmas sering
diganti/dimutasi, serta karena sistem pencatatan dan pelaporan program kesehatan anak
usia sekolah secara berjenjang belum berjalan optimal.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

57

Kota Madiun memiliki angka cakupan tertinggi (143,19%) dan Kabupaten Bangkalan
memiliki angka cakupan terendah (87,55%). Berikut ini gambaran cakupan penjaringan
kesehatan kelas 1 SD dan sederajat menurut kabupaten/kota tahun 2012.
Gambar 4.16 Cakupan Penjaringan Kesehatan Kelas 1 SD dan Sederajat
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Kabupaten/Kota Program Kesehatan Anak, Remaja dan Usia Lanjut
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.5 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN ANAK SD DAN SEDERAJAT

Program kesehatan anak usia sekolah pada pelayanan anak SD dan sederajat
terdapat 20 kabupaten/kota yang memiliki angka cakupan di bawah cakupan provinsi,
(yakni sebesar 48,46%). Hal ini disebabkan karena program kesehatan anak usia sekolah
pada pelayanan kesehatan (pemeriksaan kesehatan berkala) pada siswa SD dan
sederajat masih belum menjadi prioritas sehingga belum atau tidak adanya anggaran
untuk kegiatan dimaksud. Serta juga dikarenakan sering adanya mutasi bagi pengelola
program kesehatan anak usia sekolah / UKS di kabupaten/kota dan Puskesmas.
Kabupaten Ponorogo memiliki angka cakupan tertinggi (176,20%) dan Kabupaten
Bangkalan memiliki angka cakupan terendah (14,34%). Berikut ini gambaran cakupan
pelayanan kesehatan anak SD dan sederajat menurut kabupaten/kota tahun 2012.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

58

Gambar 4.17 Cakupan Pelayanan Kesehatan Anak SD dan Sederajat


Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Laporan Kabupaten/Kota Program Kesehatan Anak, Remaja dan Usia Lanjut
Seksi Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.1.6 PELAYANAN IMUNISASI

Pelayanan imunisasi merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemutusan


mata rantai penularan pada Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Indikator yang digunakan untuk menilai keberhasilan program imunisasi adalah angka
UCI (Universal Child Immunization).
Pada awalnya UCI dijabarkan sebagai tercapainya cakupan imunisasi lengkap
minimal 80% untuk tiga jenis antigen yaitu DPT3, Polio dan Campak. Namun sejak tahun
2003, indikator perhitungan UCI sudah mencakup semua jenis antigen, yakni BCG 1
(satu) kali, DPT 3 (tiga) kali, HB 3 (tiga) kali, Polio 4 (empat) kali dan Campak 1 (satu)
kali. Adapun sasaran program imunisasi dalah bayi (0-11 bulan), ibu hamil, Wanita Usia
Subur (WUS) dan murid SD. Upaya peningkatan kualitas imunisasi dilaksanakan melalui
kampanye, peningkatan skill petugas imunisasi, kualitas penyimpanan vaksin dan
sweeping sasaran.
Cakupan desa/kelurahan UCI di Jawa Timur tahun 2012 sebesar 73,02%. Angka ini
mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2011 (yakni 54,62%). Adapun trend capaian
cakupan desa/kelurahan UCI dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2012 disajikan pada
gambar 4.18 di bawah ini.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

59

Gambar 4.18 Perkembangan Cakupan Desa/Kelurahan UCI


Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 2012

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2009 2012


Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

IV.1.7 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Kesadaran anak sekolah SD/MI dengan pemantauan melalui program Usaha


Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) terhadap kesehatan gigi semakin baik dari tahun 2011
ke 2012. Hal ini ditunjukan dengan penurunan angka tumpatan gigi tetap tahun 2011
sebesar 140.313 anak menjadi 121.706 anak pada tahun 2012. Sedangkan angka
pencabutan gigi tetap juga mengalami penurunan angka yakni pada tahun 2011 sebesar
218.685 anak dan tahun 2012 sebesar 138.439 anak.
Gambar 4.19 Hasil Program Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

60

Dengan demikian rasio pencabutan gigi tetap terhadap tumpatan gigi tetap
mengalami penurunan sebesar 0,88% dari tahun 2011 dan 2012. Kondisi ini
menggambarkan bahwa masyarakat semakin sadar bahwa mempertahankan gigi lebih
utama dari pada pencabutan, sehingga mempengaruhi usia harapan hidup manusia.
Perbandingan hasil program pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada tahun 2010
sampai dengan 2012 disajikan pada gambar 4.19 di atas.
Sedangkan pemeriksaan gigi terhadap anak SD/MI untuk memerlukan tindakan
perawatan gigi juga mengalami kenaikan dari tahun 2011 ke 2012. Pada tahun 2011 anak
yang memerlukan perawatan gigi sebanyak 402.098 anak, sedangkan pada tahun 2012
sebanyak 554.917 anak. Artinya jumlah anak yang memerlukan perawatan mengalami
kenaikan sebesar 152.819 orang. Dengan adanya anak yang memerlukan perawatan di
Puskesmas dari hasil kegiatan UKGS, perlu dilakukan rujukan untuk mendapatkan
perawatan di Puskesmas. Dari data yang diperoleh mendapatkan penurunan dari anak
yang perlu perawatan dan yang mendapatkan perawatan. Pada tahun 2011 data yang
mendapatkan perawatan sebesar 261.133 anak terhadap yang memerlukan perawatan
sebanyak 402.098 anak, sedangkan untuk tahun 2012 yang mendapatkan perawatan
sebesar 394.587 anak terhadap yang perlu perawatan sebesar 554.917 anak. Hal ini
disebabkan masih rendahnya tingkat kesadaran orang tua terhadap kesehatan gigi anak
dan adanya ketakutan dari anak terhadap alat kesehatan gigi. Perkembangan hasil
perawatan gigi dibandingkan dengan yang memerlukan perawatan di Provinsi Jawa Timur
kurun waktu 2010 sampai dengan tahun 2012 disajikan pada gambar 4.20 di bawah ini.
Gambar 4.20 Hasil Program UKGS (Perawatan Gigi)
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang,


Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

61

IV.1.8 KUNJUNGAN PELAYANAN KESEHATAN DASAR

Sebagian besar sarana pelayanan di Puskesmas dipersiapkan untuk memberikan


pelayanan kesehatan dasar bagi penderita melalui pelayanan rawat jalan dan rawat inap
bagi Puskesmas dengan tempat tidur (Puskesmas perawatan). Sementara rumah sakit
yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas merupakan sarana rujukan bagi Puskesmas
terhadap kasus-kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut melalui perawatan
rawat inap, disamping tetap menyediakan pelayanan rawat jalan bagi masyarakat yang
langsung datang ke Rumah Sakit.
Pada tahun 2011 jumlah masyarakat yang telah memanfaatkan pelayanan
Puskesmas sebanyak 20.756.022 orang rawat jalan dan 371.819 orang rawat inap.
Sedangkan pada tahun 2012 jumlah masyarakat yang telah memanfaatkan pelayanan
Puskesmas sebanyak 22.140.143 orang rawat jalan dan 422.510 orang rawat inap. Angka
perbandingan pemanfaatan Puskesmas oleh masyarakat dalam mencari pertolongan
kesehatan pada tahun 2010 sampai dengan 2012 terlihat pada gambar di bawah ini.
Gambar 4.21 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan dan Rawat Inap di Puskesmas
di Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan angka dan gambar di atas, menyebutkan bahwa terjadinya kenaikan


kunjungan rawat jalan maupun rawat inap ke Puskesmas, dari tahun 2011 ke 2012 adalah
kunjungan rawat jalan sebesar 1.384.122 jiwa dan kunjungan rawat inap sebesar 50.691
jiwa. Hal ini menunjukan bahwa keberadaan Puskesmas masih sangat dibutuhkan oleh
masyarakat, baik yang memerlukan pelayanan rawat jalan maupun bagi masyarakat yang
memerlukan rawat inap. Selain hal tersebut, Puskesmas juga semakin memberikan
pelayanan yang berkualitas, antara lain dengan memenuhi standar input, proses maupun
output. Standar input yang harus ada di Puskesmas adalah SDM yang mempunyai

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

62

kompetensi, sarana prasarana yang memenuhi standar serta sistem manajemen yang
memenuhi standar. Sedangkan standar proses adalah setiap pelayanan harus
mempunyai SOP di masing-masing pelayanan. Standar outputnya adalah hasil capaian
kinerja dari 6 (enam) upaya program pokok dan upaya pengembangan. Hal tersebut
dapat memberikan kepercayaan bagi masyarakat untuk berkunjung ke Puskesmas.

IV.2 PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN KHUSUS

Rumah Sakit merupakan salah satu penyelenggara pelayanan kesehatan dan


berfungsi sebagai sarana pelayanan kesehatan rujukan dari Puskesmas dan jaringannya.
Oleh karena itu, rumah sakit perlu memperhatikan mutu dan kualitas pelayanan
kesehatannya. Jumlah rumah sakit berdasarkan kepemilikannya bisa dilihat di Bab V
Situasi Sumber Daya Kesehatan. Mutu pelayanan rumah sakit di antaranya dapat dilihat
dari aspek-aspek penyelenggaraan pelayanan gawat darurat, aspek efisiensi dan
efektifitas pelayanan dan keselamatan pasien. Jumlah pelayanan gawat darurat level satu
rumah sakit di seluruh Jawa Timur terbagi dalam :

Dari 236 Rumah Sakit Umum (RSU) yang memiliki pelayanan Gadar level I
sebanyak 212 rumah sakit (89,83%),

Dari 108 Rumah Sakit Khusus (RSK) yang memiliki pelayanan Gadar Level I
sebanyak 51 Rumah Sakit (47,22%).

Dari persentase di atas bisa dilihat belum semua rumah sakit di Jawa Timur memiliki
layanan gawat darurat level satu. Dari 344 rumah sakit yang mempunyai layanan gawat
darurat level satu sebanyak 263 atau 76,45%. Selama periode tahun 2011-2012 jumlah
tempat tidur (TT) semakin meningkat, sehingga diharapkan bisa menampung kebutuhan
TT rawat inap seluruh daerah di Jawa Timur. Kapasitas tidur yang mencukupi akan
menunjang mutu pelayanan. Jumlah tempat tidur (TT) yang tersebar di seluruh rumah
sakit di Jawa Timur sebanyak 33.351 TT.
Dalam kurun tahun 2010-2012, rumah sakit di Jawa Timur mengalami peningkatan
dalam hal rata-rata pemanfaatan tempat tidur. Pada tahun 2011 rata-rata nilai Bed
Occupancy Rate (BOR) Jawa Timur adalah sebesar 64%, dan tahun 2012 rata-rata BOR
Jawa Timur sebesar 70,27%. Selain itu, untuk rata-rata lama hari perawatan / Length of
Stay (LOS) Jawa Timur pada tahun 2011 adalah 3,9 hari, dan tahun 2012 mengalami
peningkatan menjadi adalah 4 hari. Berikut adalah nilai indikator pemakaian tempat tidur
dari rumah sakit di Provinsi Jawa Timur.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

63

Tabel 4.1 Nilai Indikator Pemakaian Tempat Tidur Rumah Sakit


di Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2012

2012

Standar
Kementerian Kesehatan
RI

Indikator

2010

2011

BOR

58,19%

64%

70,27%

60-85%

BTO

54,44 kali

48,6 kali

48 kali

40-50 kali

TOI

2,24 hari

4,27 hari

3,6 hari

1-3 hari

ALOS

4,43 hari

3,9 hari

4 hari

6-9 hari

NDR

16,16

22,38

21

kurang dari 25/1000


penderita keluar

GDR

30,81

33,17

39,7

tidak lebih dari 45/1000


penderita keluar

Sumber :
Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Angka pemanfaatan tempat tidur seperti di atas adalah salah satu indikator yang
mudah untuk memantau bagaimana mutu sebuah pelayanan rumah sakit. Secara umum
mutu pelayanan rumah sakit di Jawa Timur mengalami peningkatan pada tahun 2012 jika
dibandingkan tahun 2011. Jumlah kunjungan pasien rawat jalan di rumah sakit pada
tahun 2012 adalah 7.282.582 jiwa yang mengalami peningkatan dibanding tahun 2011
yaitu 6.403.899 jiwa. Sedang kunjungan pasien rawat inap tahun 2011 sebanyak
1.598.648 jiwa sedang tahun 2012 sebanyak 1.128.000 jiwa (berdasarkan Validasi Data
RS per Maret 2013).
Gambar 4.22 Jumlah Kunjungan Rawat Jalan dan Rawat Inap di Rumah Sakit
di Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 dan 2012

Sumber : Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

64

IV.3 KETERSEDIAAN OBAT

Tingkat ketersediaan obat yang diukur sebanyak 34 item obat (tidak semua item obat
yang ada di pelayanan kesehatan). 34 item obat tersebut yang diperkirakan bisa mewakili,
yang merupakan obat emergency, fast moving, penunjang utama dan life saving, serta
yang wajib tersedia untuk beberapa penyakit menular.
Dari hasil perhitungan yang dilakukan terhadap Lampiran Data Profil Kesehatan
Tabel 69, dikelompokkan persentase ketersediaan obat sebagai berikut :

3 kabupaten/kota (7,89%) dengan ketersediaan obat 70% - 79,9%, meliputi


Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang dan Kota Kediri;

3 kabupaten/kota (7,89%) dengan ketersediaan obat 80% - 89,9%, meliputi


Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Sampang;

15 kabupaten/kota (39,47%) dengan ketersediaan obat 90% - 99,9%, meliputi


Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten
Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk,
Kabupaten

Madiun,

Kabupaten

Magetan,

Kabupaten

Tuban,

Kabupaten

Bangkalan, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Surabaya dan Kota Batu;

17 kabupaten/kota (44,74%) dengan 100% ketersediaan obat, meliputi Kabupaten


Pacitan,

Kabupaten

Ponorogo,

Kabupaten

Blitar,

Kabupaten

Situbondo,

Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten


Ngawi, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik,
Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan,
Kota Mojokerto dan Kota Madiun.
Persentase ketersediaan obat secara regional Jawa Timur rata-rata mencapai
94,81%, yang berarti bahwa dari 34 item obat dapat terpenuhi 94,81% dengan
penyebaran seperti yang tersebut di atas. Tingkat ketersediaan obat menurut jenis obat
dapat dilihat pada Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 69.
Perhitungan persentase ketersediaan dihitung dari jumlah item obat yang terpenuhi
selama 12 bulan atau lebih dibandingkan total item yang dihitung (34 item). Apabila dilihat
dari penyediaan obat yang menggunakan perhitungan 18 bulan yang terdiri dari
perhitungan kebutuhan obat dalam 1 tahun (12 bulan) ditambah penyangga (6 bulan)
seharusnya semua kabupaten/kota mempunyai tingkat kecukupan 100%, akan tetapi
beberapa kabupaten masih sekitar 75%, kemungkinan data stok obat yang dimasukkan
bukan data stok obat yang tersedia tetapi data sisa stok obat tahun 2012 untuk
memprediksi kecukupan tahun 2013, sebelum obat diadakan pada tahun tersebut atau

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

65

kemungkinan karena kondisi fluktuasi penyakit, geografis dan pola kebiasaan sehari-hari
penduduk.
Beberapa hal lain yang dapat menyebabkan persentase obat belum mencapai target
100% antara lain karena ketersediaan obat di pasaran kosong dikarenakan proses
pengadaan di daerah hampir dilaksanakan bersamaan waktunya, serta terjadinya
kejadian bencana dan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang tidak bisa terprediksi sebelumnya.
IV.4 KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) DAN KERACUNAN

Kejadian Luar Biasa (KLB) adalah timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan
atau kematian yang bermakna secara epidemiologis pada suatu daerah dalam kurun
waktu tertentu.
Kejadian KLB penyakit dan keracunan di Jawa Timur masih sangat tinggi dari tahun
ke tahun. Pada tahun 2012, jumlah kejadian KLB mencapai 1.066 kejadian dengan 2.587
kasus. Distribusi KLB menurut jenis kejadian, jenis kasus dan Case Fatality Rate (CFR)
disajikan pada tabel di bawah ini.
Tabel 4.2 Distribusi KLB Menurut Jenis Kejadian, Jenis Kasus dan CFR
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Kejadian
No

Kasus

Jenis Kejadian

CFR (%)
Jumlah

Jumlah

Meninggal

1.

Campak

18

1,69

191

0,00

2.

Chikungunya

0,19

38

0,00

DBD

0,75

18

44,44

Diare

12

1,13

131

4,58

Difteri

913

85,65

955

37

3,87

Hepatitis

0,19

38

0,00

Keracunan

60

5,63

1.106

0,27

Leptospirosis

0,56

10

20,00

Malaria

0,47

24

0,00

10

Pertusis

0,38

0,00

11

S. Cholera

0,09

33,33

12

S. Flu Burung

0,09

0,00

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

66

13

Meningitis

0,09

0,00

14

Flu Singapura

0,28

30

0,00

15

TN

30

2,81

30

12

40,00

Jumlah

1.066

100,00

2.587

70

Sumber :
Seksi Pencegahan, Pengamatan Penyakit dan Penanggulangan Masalah Kesehatan (P4MK),
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.5 PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT

Masyarakat di Jawa Timur dan di Indonesia pada umumnya masih dihadapkan pada
masalah gizi ganda, yaitu masalah Gizi Kurang dalam bentuk : Kurang Energi Protein
(KEP), Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), Anemia Gizi Besi (AGB) dan
Kurang Vitamin A (KVA), serta masalah Gizi Lebih yang erat kaitannya dengan penyakitpenyakit degeneratif. Berbagai upaya perbaikan gizi telah dilakukan di Jawa Timur dalam
upaya menanggulangi masalah gizi kurang tersebut, sedangkan untuk masalah gizi lebih,
masih dilakukan secara individu.
IV.5.1 KURANG ENERGI DAN PROTEIN (KEP)

Kurang Energi dan Protein (KEP) merupakan salah satu jenis gangguan kekurangan
zat gizi, terutama zat gizi makro yang dapat memberikan gambaran tentang status gizi
masyarakat. Status gizi masyarakat, pada umumnya dapat dilihat dari status gizi balita.
Ada beberapa indikator yang dapat digunakan dalam hal ini, yaitu Berat Badan menurut
Umur (BB/U), Tinggi Badan menurut Umur (TB/U) dan Berat Badan menurut Tinggi
Badan (BB/TB).
IV.5.1.1 ANGKA STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN BB/U

Gambaran status gizi balita berdasarkan Berat Badan menurut Umur (BB/U) di Jawa
Timur Tahun 2012, dapat dilihat pada gambar 4.23 berikut ini. Dari gambar, diketahui
bahwa berdasarkan indikator BB/U, persentase balita Gizi Buruk (BB Sangat Kurang)
sebesar 1,15% dan persentase balita Gizi Kurang sebesar 5,71%, sehingga persentase
balita kurang gizi (Gizi Kurang + Gizi Buruk) sebesar 6,86%. Untuk lebih jelasnya dapat
dilihat pada Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 27. Jika dibandingkan dengan target
MDGs tahun 2014 sebesar 3.6%, maka angka prevalensi gizi buruk di Jawa Timur sudah

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

67

cukup aman (1,15%). Akan tetapi harus ditekankan bahwa semua kabupaten/kota yang
ada harus tetap waspada dan terus mempertahankan agar prevalensi gizi buruknya tidak
naik bahkan diupayakan agar semaksimal mungkin untuk berupaya menguranginya.
Gambar 4.23 Prevalensi Angka Kurang Energi dan Protein (KEP)
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.5.1.2 ANGKA BALITA BAWAH GARIS MERAH (BGM)

Jika dilihat dari data balita BGM (Bawah Garis Merah) dibanding dengan balita yang
ditimbang (D), tahun 2012 di Jawa Timur (Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 44)
angkanya sebesar 25.182 balita (1,12%). Dibandingkan dengan persentase BGM pada 2
(dua) tahun sebelumnya, yakni tahun 2010 sebesar 44.449 balita (2,13%) dan tahun 2011
sebesar 30.449 balita (1,36%), maka terjadi penurunan secara berturut-turut, yaitu
sebesar 1,01% tahun 2011 dan 0,24% pada tahun 2012. Untuk mengetahui data BGM/D
menurut kabupaten/kota, dapat dilihat pada gambar 4.24 di bawah ini.
Penurunan ini menunjukkan bahwa upaya-upaya penanggulangan KEP yang
dilakukan di Jawa Timur menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Upaya
tersebut antara lain berupa : Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI),
Pemberian Makanan Tambahan-Pemulihan (PMT-P), peningkatan Keluarga Sadar Gizi
(Kadarzi), peningkatan cakupan ASI Eksklusif, peningkatan konseling pertumbuhan dan
lainnya.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

68

Gambar 4.24 Persentase BGM/D Menurut Kabupaten/Kota


Tahun 2012

Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

IV.5.1.3 JUMLAH KASUS GIZI BURUK

Kasus Gizi Buruk dapat diperoleh dari indikator Berat Badan menurut Tinggi Badan
(BB/TB). Data tersebut diperoleh dari laporan masyarakat, kader Posyandu, maupun
kasus-kasus yang langsung dibawa ke tempat-tempat pelayanan kesehatan yang ada,
seperti Puskesmas dan rumah sakit.
Gambar 4.25 Perkembangan Kasus Gizi Buruk
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2012

Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Sejak tahun Tahun 2010 hingga tahun 2012, jumlah kasus gizi buruk di Jawa Timur
terus meningkat, yaitu dari tahun 2010 sebesar 7.760 kasus meningkat menjadi 8.410
pada tahun 2011 dan meningkat lagi menjadi 11.056 pada tahun 2012. Data

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

69

kecenderungan menaiknya jumlah kasus gizi buruk tersebut dapat dilihat pada gambar
4.25 di atas.
Ada beberapa kemungkinan terjadinya kenaikan jumlah kasus tersebut, antara lain
semakin gencarnya petugas gizi di masyarakat untuk menemukan secara dini kasus gizi
buruk di lapangan. Kegiatan pelatihan pemantauan pertumbuhan bagi petugas gizi
Puskesmas, peningkatan surveilans dan kegiatan bulan timbang merupakan upaya-upaya
penemuan kasus gizi buruk secara dini yang cukup efektif. Dengan ditemukannya secara
dini kasus-kasus gizi buruk di Jawa Timur, akan memudahkan petugas untuk melakukan
intervensi secara langsung, sehingga diharapkan dalam waktu satu atau dua tahun
kedepan, jumlah kasus gizi buruk di Jawa Timur sudah mulai menurun lagi.
IV.5.1.4 PENCAPAIAN PENIMBANGAN BALITA (D/S)

Partisipasi masyarakat dalam perbaikan gizi bagi balita dapat ditunjukkan dari
indikator jumlah balita yang ditimbang dibagi jumlah sasaran balita (D/S). Tahun 2012, di
Jawa Timur angka D/S tercatat sebesar 72,36% (Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel
44). Pencapaian ini sedikit lebih rendah dibanding dengan pencapaian tahun 2011
sebesar 74,72%. Perbedaan ini disebabkan oleh karena sasaran yang digunakan pada
tahun 2012 ini menggunakan angka proyeksi hasil Sensus Penduduk tahun 2010, yang
jumlahnya lebih besar dari sasaran tahun 2011 yang menggunakan angka proyeksi dari
Sensus Penduduk tahun 2000. Adapun cakupan per kabupaten/kota di Jawa Timur tahun
2012, dapat dilihat pada gambar 4.26 di bawah ini.
Gambar 4.26 Pencapaian Cakupan D/S Menurut Kabupaten/Kota
Tahun 2012

Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

70

Dari gambar di atas terlihat bahwa pencapaian D/S di Jawa Timur hampir semua
kabupaten/kota pencapaiannya di atas 60%, kecuali Kota Probolinggo, Kota Mojokerto
dan Kabupaten Sidoarjo. Ketiga kabupaten/kota ini termasuk wilayah yang penduduknya
banyak yang bergerak di bidang industri, sehingga orang tua sibuk mencari nafkah dan
kurang memperhatikan anaknya termasuk dalam penimbangan di Posyandu. Selain itu di
daerah ini juga berkembang sangat pesat program PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)
yang belum terintegrasi dengan kegiatan Posyandu.
Dibandingkan tahun sebelumnya, pencapaian angka D/S menurun sebesar 2,36%.
Keadaaan ini harus menjadi perhatian bagi para pengelola gizi karena target pada tahun
2014 ditetapkan sebesar 85%. Jika tidak ada kegiatan-kegiatan terobosan yang memberi
daya tarik tersendiri kepada ibu dan balita, maka dikhawatirkan kegiatan ini akan berjalan
di tempat dan pada tahun 2014 tidak akan memenuhi target yang ditetapkan. Untuk itu
perlu dilakukan kegiatan terobosan, seperti meningkatkan integrasi dengan PAUD
(Pendidikan Anak Usia Dini). Selain itu, pada tahun 2012 dan dilanjutkan tahun 2013 di
Jawa Timur sedang diupayakan terbentuknya sekitar 10.000 Taman Posyandu, yaitu
Posyandu dengan memberikan tambahan kegiatan berupa Bina Keluarga Balita (BKB)
dan Stimulasi Dini Intervensi Deteksi Tumbuh Kembang (SDIDTK). Untuk itu para
petugas gizi di lapangan perlu memanfaatkan kesempatan ini untuk mengungkit
pencapaian angka D/S, sehingga pada tahun 2014 dapat mencapai target yang sudah
ditetapkan.

IV.5.2 PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN GAKY

Masalah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) di Jawa Timur masih


merupakan masalah gizi yang perlu mendapatkan penanganan secara serius mengingat
dampaknya terhadap kualitas sumberdaya manusia. Kekurangan Yodium dapat
menyebabkan masalah Gondok dan Kretinisme serta mengakibatkan penurunan
kecerdasan.
Upaya penanggulangan GAKY di Jawa Timur dilaksanakan melalui optimalisasi
pemanfaatan garam ber-Yodium serta penyuluhan tentang bahan makanan alami sumber
Yodium. Berdasarkan hasil monitoring garam di desa dapat ditentukan kategori suatu
desa dikatakan desa baik apabila dari 21 sampel yang diperiksa, maksimal hanya 1
sampel yang tidak mengandung Yodium. Pada tahun 2011 dan 2012, di Jawa Timur tidak
dilakukan monitoring garam ber-Yodium. Hal ini disebabkan karena alokasi yang terbatas
dan difokuskan untuk kegiatan prioritas yang lain

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

71

IV.5.3 PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN ANEMIA GIZI BESI

Upaya pencegahan dan penanggulangan Anemia Gizi Besi dilaksanakan melalui


pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) yang diprioritaskan pada ibu hamil, karena
prevalensi Anemia pada kelompok ini cukup tinggi. Di samping itu, kelompok ibu hamil
merupakan kelompok rawan yang sangat berpotensi memberi kontribusi terhadap
tingginya Angka Kematian Ibu (AKI).
Untuk mencegah Anemia Gizi pada ibu hamil dilakukan suplementasi TTD dengan
dosis pemberian sehari sebanyak 1 (satu) tablet (60 mg Elemental Iron dan 0,25 mg
Asam Folat) berturut-turut minimal 90 hari selama masa kehamilan. Persentase cakupan
ibu hamil di Jawa Timur yang mendapatkan TTD sebanyak 30 tablet sebesar 87,71% dan
yang mendapat 90 tablet sebesar 81,77% (Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 30).
Jika dibandingkan dengan target 2012, pencapaiannya belum memenuhi target, yaitu
sebesar 85%. Gambaran perbandingan pencapaian tahun 2011 dan tahun 2012 dapat
dilihat pada gambar 4.27 di bawah ini.
Gambar 4.27 Cakupan Pemberian Fe1 dan Fe3 pada Ibu Hamil
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 dan 2012

Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Khusus untuk pencapaian cakupan pemberian Fe3, target yang ditetapkan MDGs
sebesar 95% pada tahun 2014. Hal ini berarti masih ada kesenjangan sebesar 13,23%.
Sebenarnya rendahnya cakupan Fe ini lebih disebabkan karena adanya under-reporting
saja, sebab cakupan K1 yang mensyaratkan harus sudah diberi tablet Fe1 dan cakupan
K4 yang mensyaratkan harus sudah diberi Fe3, sudah cukup tinggi. Dengan kesempatan
waktu yang masih 2 (dua) tahun lagi, maka masih ada harapan besar untuk dapat
memenuhi target pada akhir tahun 2014.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

72

Selain itu masih ada peluang lain untuk dapat meningkatkan cakupan pemberian
tablet Fe3, yaitu dengan meningkatkan integrasi kegiatan, khususnya antara program gizi
dan program Kesehatan Ibu dan Anak, karena selama ini kerjasama tersebut belum
secara optimal dilakukan.
IV.5.4 PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A PADA BAYI DAN BALITA

Cakupan pemberian kapsul vitamin A di Jawa Timur tahun 2012 pada bayi sebesar
97,83%, anak balita sebesar 77,07% (Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 32). Jika
digabungkan antara bayi dan anak balita, maka cakupannya sebesar 91,5%. Cakupan
tersebut telah memenuhi target tahun 2012 sebesar 85%, sedangkan untuk mencapai
target tahun 2014 sebesar 90%, pencapaiannya juga sudah terpenuhi, akan tetapi harus
tetap dipertahankan, jangan sampai terjadi penurunan lagi.
Dibandingkan dengan cakupan pada tahun 2011, ada penurunan sebesar 0,6% pada
bayi yaitu dari 98,43% tahun 2011 menjadi 97,83% pada tahun 2012. Sedangkan pada
anak balita ada penurunan sebesar 6,06%, yaitu dari 83,13% tahun 2011 menjadi 77,07%
pada tahun 2012. Gambaran cakupan pemberian kapsul vitamin A pada bayi dan anak
balita selama 2 tahun terakhir dapat dilihat pada gambar 4.28 di bawah ini.
Gambar 4.28 Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi dan Anak Balita
Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 dan 2012

Sumber : Seksi Gizi, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

73

IV.5.5 CAKUPAN ASI EKSKLUSIF

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa makanan dan minuman lain sampai
bayi berusia 6 bulan, kemudian pemberian ASI harus tetap dilanjutkan sampai bayi
berusia 2 (dua) tahun walaupun bayi sudah makan.
Berdasarkan data dari Kabupaten/Kota diketahui bahwa cakupan bayi yang
mendapat ASI Eksklusif di Jawa Timur tahun 2012 sebesar 64,08% (Lampiran Data Profil
Kesehatan Tabel 41). Cakupan tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan
tahun 2011 (61,52%). Hal ini sangat dipengaruhi oleh faktor pemahaman atau Definisi
Operasional (DO) yang berubah pada awal tahun 2010. Sampai awal tahun 2010
pemahaman ASI Eksklusif oleh pelaksana gizi di lapangan adalah murni bayi yang
berusia 6 bulan yang hanya mendapat ASI saja. Sedangkan pengertian ASI Eksklusif
menurut Kementerian Kesehatan RI maupun World Health Organization (WHO), adalah
bayi yang berusia 0-6 bulan yang masih diberi ASI saja pada saat didata. Artinya, bila ada
bayi yang berumur 0 bulan atau 1 bulan dan seterusnya sampai 5 bulan masih diberi ASI
saja, maka pada saat itu dia dicatat sebagai bayi 0-6 bulan yang eksklusif, sehingga
angkanya jelas jauh lebih tinggi dibanding dengan yang murni 6 bulan eksklusif.
IV.6 PERILAKU MASYARAKAT

Menurut teori Blum, salah satu faktor yang berperan penting dalam menentukan
derajat kesehatan adalah perilaku, karena ketiga faktor lain seperti lingkungan, kualitas
pelayanan kesehatan maupun genetika kesemuanya masih dapat dipengaruhi oleh
perilaku. Banyak penyakit yang muncul juga disebabkan karena perilaku yang tidak sehat.
Perubahan perilaku tidak mudah untuk dilakukan, namun mutlak diperlukan untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk itu, upaya promosi kesehatan harus
terus dilakukan agar masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat. Penerapan perilaku
hidup bersih dan sehat harus dimulai dari unit terkecil masyarakat yaitu rumah tangga.
IV.6.1 PENYULUHAN KESEHATAN

Hasil kegiatan program pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan dalam


rangka penyebarluasan informasi kepada masyarakat selain melalui penyuluhan langsung
maupun penyuluhan tidak langsung juga sangat didukung oleh adanya berbagai media
informasi. Bentuk media informasi tersebut berupa media cetak, media elektronik,
pameran dan media tradisional.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

74

Penyuluhan kesehatan yang dilakukan oleh Puskesmas terhadap masyarakat


dilaporkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota didasarkan pada sasaran yaitu secara
kelompok maupun dengan sasaran massa. Dari data yang diperoleh, frekuensi
penyuluhan tahun 2012 mencapai 317.576 kegiatan penyuluhan kelompok dan 37.255
kegiatan penyuluhan massa (Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 54).

IV.6.2 PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT

Persentase rumah tangga yang ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
didapatkan dari jumlah rumah tangga yang melaksanakan 10 indikator PHBS dibagi
dengan rumah tangga yang dipantau. Sepuluh indikator tersebut adalah :
1. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan,
2. Bayi diberi ASI eksklusif,
3. Balita ditimbang setiap bulan,
4. Menggunakan air bersih,
5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun,
6. Menggunakan jamban sehat,
7. Memberantas jentik di rumah sekali seminggu,
8. Makan sayur dan buah setiap hari,
9. Melakukan aktifitas fisik setiap hari,
10. Tidak merokok di dalam rumah.
Hasil kegiatan pemantauan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui hasil
survey PHBS tatanan Rumah Tangga tahun 2012 menunjukkan bahwa Rumah Tangga
yang ber PHBS 46,11%. Hal tersebut bila dibanding tahun 2011 sebesar 37,05%
mengalami kenaikan sebesar 9,06%. Dari hasil kegiatan survei PHBS prioritas
masalahnya adalah merokok dalam rumah dan ASI eksklusif.
IV.7 PELAYANAN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT

IV.7.1 JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR

Kesadaran tentang pentingnya jaminan perlindungan sosial terus berkembang sesuai


amanat pada perubahan UUD 1945 Pasal 34 ayat 2, bahwa negara mengembangkan
Sistem Jaminan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ditetapkannya UU No. 40 Tahun
2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada tahun 2004 dan UU No. 24
tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada tahun 2011 serta
rencana pencapaian Universal Coverage Insurance (UCI) pada tahun 2019 yang

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

75

dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2014 meniscayakan adanya langkah dan
upaya untuk mencapai target tersebut.
Pola pembiayaan pelayanan kesehatan fee for service dimana masyarakat
membayar kepada penyedia pelayanan kesehatan

setiap selesai mendapatkan

pelayanan kesehatan saat ini masih menjadi pilihan utama masyarakat saat. Pola
pembiayaan fee for service pasti akan membebani masyarakat dikarenakan kejadian sakit
merupakan suatu hal yang tidak dapat diprediksi oleh masyarakat demikian pula berapa
besar dana yang harus disediakan ketika berada dalam kondisi sakit. Oleh karena itu
seharusnya pola pembiayaan kesehatan dari fee for service harus dialihkan ke arah
prospective payment atau pola pembiayaan kesehatan prabayar.
Beberapa bentuk prospective payment yang saat ini mulai dikembangkan dan dikenal
masyarakat antara lain Program Pemerintah Jamkesmas dan Jamkesda, program
Asuransi Kesehatan oleh PT. ASKES (Persero), program pemeliharaan kesehatan bagi
tenaga kerja oleh PT. Jamsostek maupun asuransi kesehatan yang dikelola oleh pihak
swasta. Sedangkan yang dikelola oleh masyarakat dalam bentuk pemberdayaan
masyarakat seperti Dana Sehat, Tabungan Ibu Bersalin (Tabulin) dan yang lainnya masih
terdapat dalam masyarakat meski mulai berkurang.
Sampai dengan akhir tahun 2012 dari berbagai sumber data yang berhasil dihimpun,
diperoleh data status kepemilikan masyarakat Jawa Timur dalam program jaminan
kesehatan untuk program Jamkesmas sebanyak 12.586.401 jiwa (33,1%), Jamkesda
1.257.572 jiwa (3,31%), Askes PNS 2.176.478 jiwa (5,72%), Jamsostek 822.121 jiwa
(2,16%), ASABRI 62.333 (0,5%) dan Asuransi Komersial lainnya sebanyak 2.083.939
(5,48%). Kondisi tersebut dapat dilihat dalam bentuk gambar 4.29 di bawah ini.
Gambar 4.29 Cakupan Kepemilikan Jaminan Kesehatan
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Seksi Pembiayaan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

76

Dari diagram di atas dapat diperoleh gambaran bahwa sampai dengan akhir tahun
2012 masyarakat Jawa timur yang telah tercover dalam program jaminan kesehatan
sebanyak 49,94% sedang masyarakat yang masih belum tercover dalam jaminan
kesehatan sebesar 50,06%. Padahal kepesertaan masyarakat dalam jaminan kesehatan
secara prospectif payment merupakan salah satu indikator penting untuk kemandirian
masyarakat di bidang kesehatan dan merupakan indikator keberhasilan dalam
mewujudkan pembangunan kesehatan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh
masyarakat.
IV.7.2 PELAYANAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN
Pembangunan kesehatan yang pro poor dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat
dalam bentuk program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) diselenggarakan
berdasarkan prinsip asuransi sosial. Program ini diselenggarakan secara nasional dengan
tujuan mewujudkan portabilitas pelayanan sehingga pelayanan rujukan tertinggi sesuai
dengan indikasi medis dapat diakses oleh seluruh peserta dari seluruh wilayah Indonesia
dan subsidi silang pembiayaan pelayanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat
miskin.
Kepesertaan masyarakat miskin Jawa Timur dalam program Jamkesmas sesuai
kuota yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI sebanyak 10.710.051 jiwa sedang
peserta dengan kepemilikan kartu sebanyak 10.557.230 jiwa, dan sisa kuota dapat
dimanfaatkan oleh peserta Jamkesmas tanpa kartu seperti gelandangan, orang terlantar,
penghuni panti sosial dan lain lain.
Manfaat pelayanan kesehatan yang dapat diperoleh peserta Program Jamkesmas
meliputi :
1. Pelayanan rawat jalan dan rawat inap tingkat dasar di Puskesmas dan
jaringannya,
2. Pelayanan rawat jalan dan rawat inap tingkat lanjutan di Rumah Sakit dan Balai
Kesehatan.
Disamping itu, dalam Program Jamkesmas

juga diselenggarakan Jaminan

Persalinan (Jampersal) bagi ibu hamil, bersalin dan nifas termasuk KB Pasca Persalinan,
Jaminan pengobatan bagi penderita Thalassaemia Mayor dan penderita kasus Kejadian
Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Selama penyelenggaraan Jamkesmas tahun 2012, diperoleh data pemanfaatan
pelayanan kesehatan sebagai berikut :
a. Jamkesmas Dasar
- Rawat Jalan

:
: 5.352.977 kunjungan (49,98%)

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

77

- Rawat Inap

127.790 kasus

(1,19%)

- Rujukan

85.341 kasus

(0,80%)

b. Jampersal

- AnteNatal Care (ANC)

- PostNatal Care (PNC)

: 1.031.166 kunjungan (188%)

- Persalinan Normal

941.512 kunjungan (172%)

307.626 persalinan (56%)

Angka pemanfaatan program Jampersal untuk ANC dan PNC melebihi 100%
dikarenakan pada masa kehamilan dan pasca persalinan sesuai dengan Petunjuk
Teknis penyelenggaraan Jampersal maka seharusnya seorang ibu hamil
mendapatkan pelayanan ANC minimal 4 (empat) kali demikian juga pasca
melahirkan sebanyak 4 (empat) kali.
c. Keluarga Berencana (KB)

- Intra Uterine Device (IUD)/Implan :

13.166 (4,28%)

- Suntik

64.637 (21,01%)

d. Jamkesmas Lanjutan

:
:

Berdasarkan laporan PT. ASKES (Persero) Regional VII sebagai pelaksana


manajemen kepesertaan program Jamkesmas, pemanfaatan pelayanan oleh
peserta Jamkesmas pada Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK) Jamkesmas di
Jawa Timur diperoleh data rawat jalan sebanyak 741.058 (6,92%) dan rawat inap
136.065 (1,27%).
Selama penyelenggaraan Jamkesmas 2012 dana yang telah diluncurkan ke Dinas
Kesehatan Kabupaten/Kota untuk Jamkesmas dasar sebesar Rp.146.942.033.000,-,
Jampersal sebesar Rp.191.912.362.000,- dan ke RS/BP4/BKMM sebagai Pemberi
Pelayanan Kesehatan sebesar Rp.687.314.533.000,- sehingga total dana yang
diluncurkan Kemenkes ke Jawa Timur tahun 2012 sebesar Rp.1.026.168.928.000,-.
Realisasi dana Jamkesmas dasar sebesar Rp.62.944.734.478,- (43%) dan Jampersal
Rp.199.375.062.275,-(104%). Kekurangan dana pemanfaatan Jampersal dapat diambil
dari dana Jamkesmas karena dana Jampersal terintegrasi dengan dana Jamkesmas.
Realisasi dana Jamkesmas lanjutan terlapor (masih 75% RS/BP4/BKMM PPK
Jamkesmas melapor lengkap) sebesar Rp.630.047.695.105,- (92%).
Sedangkan masyarakat miskin yang tercover program Jamkesda adalah masyarakat
miskin di luar kuota Jamkesmas sebanyak 1.257.572 jiwa. Pelayanan kesehatan bagi
peserta Jamkesda meliputi rawat jalan dan rawat inap di tingkat dasar di puskesmas dan
jaringannya serta pelayanan kesehatan tingkat lanjutan di Rumah Sakit/BP4/BKMM yang
meliputi rawat jalan dan rawat inap kelas III yang dilaksanakan dengan menggunakan
sistem rujukan terstruktur dan berjenjang berdasarkan indikasi medis. Pembiayaan

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

78

program Jamkesda diperoleh dilakukan secara sharing dana 50% : 50% antara
Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dana sharing tahun 2012 sesuai dokumen
PKS,

Provinsi

sebesar

Rp.171.000.000.000,-

dan

Kabupaten/Kota

sebesar

Rp.214.921.977.986,- .
Dari hasil evaluasi pelaksanaan Program Jamkesda pada pertengahan tahun 2012
didapat, jumlah pasien yang mendapat pelayanan kesehatan di PPK Jamkesda Provinsi
dengan kartu Jamkesda sebanyak 40.419 kunjungan (27%) dan SPM sebanyak 103.722
kunjungan (69%), lain-lain sebanyak 5.736 kunjungan (4%). Memperhatikan hal tersebut
maka per tanggal 1 September 2012 berdasarkan Surat Edaran Gubernur Nomor :
440/14771/031/2012, Tanggal 29 Agustus 2012 terdapat pernyataan bahwa sejak tanggal
1 September 2012 Surat Pernyataan Miskin (SPM) dinyatakan tidak berlaku dan apabila
Pemerintah

Kabupaten/Kota

masih

ada

yang

menerbitkan

atau

menggunakan

SKTM/SKM/SPM maka biaya pelayanan kesehatan pasien pengguna SKTM/SKM/SPM


dimaksud, akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten/Kota.
Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan
Daerah (BPJKD) Provinsi Jawa Timur tahun 2012 jumlah kunjungan pasien Jamkesda di
Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK) Provinsi sebanyak 40.419 (27%) pengguna kartu
Jamkesda, 103.722 (69%) pengguna SPM, dan lain-lain sebanyak 5.736 (4%). Sedang
kunjungan pasien dengan kartu Jamkesda di RSUD Kabupaten/Kota selama bulan
September sampai dengan Desember 2012, rawat jalan sebanyak 15.805 jiwa dan rawat
inap sebanyak 2.070 jiwa. Sedangkan realisasi dana Jamkesda Provinsi sebanyak
Rp.153.608.835.877,- (89,83%).
IV.8 PELAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN SANITASI DASAR

Untuk memperkecil resiko terjadinya penyakit atau gangguan kesehatan sebagai


akibat dari lingkungan yang kurang sehat, telah dilakukan berbagai upaya untuk
meningkatkan kualitas lingkungan. Beberapa indikator yang menggambarkan kondisi
lingkungan antara lain rumah sehat, TUPM, air bersih dan sarana sanitasi dasar seperti
pembuangan air limbah, tempat sampah dan kepemilikan jamban serta sarana
pengolahan limbah di sarana pelayanan kesehatan.
Dalam upaya peningkatan kondisi penyehatan lingkungan dan sanitasi dasar di Jawa
Timur telah berjalan kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang terdiri dari
5 pilar, yaitu :
1. Peningkatan akses jamban,
2. Cuci tangan pakai sabun,
3. Pengolahan air minum dan makanan skala rumah tangga,

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

79

4. Pengolahan limbah skala rumah tangga,


5. Pengolahan sampah skala rumah tangga.

IV.8.1 RUMAH SEHAT

Rumah Sehat adalah bangunan rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan
yaitu memiliki jamban sehat, tempat pembuangan sampah, sarana air bersih, sarana
pembuangan air limbah, ventilasi baik, kepadatan hunian rumah sesuai dan lantai rumah
tidak dari tanah.
Gambar 4.30 Peta Cakupan Rumah Sehat
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur


Gambar 4.31 Cakupan Rumah Sehat Menurut Kabupaten/Kota
Tahun 2012

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

80

Pada tahun 2012 telah dilakukan pemeriksaan sanitasi rumah pada 4.655.317 rumah
atau 47,15% dari jumlah rumah yang ada di Jawa Timur. Dari pemeriksaan tersebut
tercatat 3.268.249 rumah dinyatakan sehat atau 70,20% dari jumlah rumah yang
diperiksa. Cakupan tertinggi rumah sehat adalah Kabupaten Gresik (87,17%) meski ada
penurunan jumlah rumah yang sehat sekitar 1% dari tahun lalu. Sedangkan yang
terendah masih ditempati oleh Kabupaten Probolinggo (38,29%). Gambaran cakupan
rumah sehat menurut kabupaten/kota disajikan pada gambar 4.30 dan gambar 4.31.
IV.8.2 JAMBAN SEHAT

Sanitasi dasar adalah sanitasi minimum diperlukan untuk menyediakan lingkungan


sehat yang memenuhi syarat kesehatan dan menitikberatkan pada pengawasan berbagai
faktor lingkungan yang mempengaruhi derajat kesehatan manusia. Salah satunya adalah
Jamban Sehat. Dengan jamban sehat dapat mencegah terjadinya pencemaran
lingkungan serta memutus mata rantai munculnya berbagai penyakit berbasis lingkungan,
diantaranya Thypus, Disentri, Kolera, bermacam-macam cacing (Gelang, Kremi,
Tambang dan Pita), Schistosomiasis dan sebagainya yang terdapat dalam feaces atau
kotoran manusia.
Cakupan akses Jawa Timur berdasarkan jumlah Kepala Keluarga (KK) diperiksa
(52,90% dari KK yang ada), KK yang memiliki jamban sebesar 91,16% dan yang sehat
sebesar 69,36%. Data Cakupan Jamban Sehat bisa dilihat di Lampiran Data Profil
Kesehatan Tabel 66.
Gambar 4.32 Cakupan Akses, Kepemilikan dan Jamban Sehat Berdasarkan KK yang Diperiksa
Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

81

IV.8.3 DESA OPEN DEFECATION FREE (ODF)

Dengan harapan tercapainya garis lurus horizontal antara akses, kepemilikan dan
jamban sehat, kasus penyakit yang disebabkan oleh tinja manusia akan menurun.
Sedangkan suatu desa dikatakan Open Defecation Free (ODF) apabila semua keluarga
yang ada di desa tersebut sudah mengakses ke jamban yang sehat. Cakupan desa ODF
di Jawa Timur disajikan pada gambar 4.33 di bawah ini.
Gambar 4.33 Cakupan Desa ODF Menurut Kabupaten/Kota
Tahun 2012

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Namun sebenarnya banyak desa yang keluarga-nya tinggal beberapa saja yang
masih buang air besar (BAB) sembarangan atau aksesnya sudah mencapai 99% ke atas.
Sedangkan desa dikatakan ODF kalau aksesnya sudah 100% atau masyarakatnya sudah
tidak ada yang buang air besar di sembarang tempat.

IV.8.4 AIR BERSIH DAN AIR MINUM

Air bersih dan air layak minum atau air minum sehat adalah dua hal yang tidak sama
tetapi sering dipertukarkan. Tidak semua air bersih layak minum, tetapi air layak minum
biasanya berasal dari air bersih. Air bersih perlu diolah dahulu agar layak minum dan
menjadi air minum sehat.
Lebih dari 100 juta orang Indonesia tidak mempunyai akses langsung terhadap air
bersih apalagi air minum sehat. Lebih dari 70% total penduduk Indonesia tergantung pada
air yang diambil dari sumber air yang sudah terkontaminasi. Air yang terkontaminasi
dapat membawa penyakit bahkan kematian. Salah satunya adalah penyakit Diare yang

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

82

sepintas terlihat sederhana dan tidak berbahaya. Diare adalah pembunuh balita nomor
dua di Indonesia setelah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) karena menyebabkan
100.000 balita meninggal setiap tahun.
Untuk menghindarkan diri dari penyakit seperti Diare, selain jamban sehat, maka air
bersih harus diolah terlebih dahulu agar layak dan sehat untuk diminum. Data Cakupan
Akses Air Bersih dan Air Minum bisa dilihat di Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 64
dan 65.
Gambar 4.34 Cakupan Akses Air Bersih dan Air Minum Menurut Kabupaten/Kota
Tahun 2012

Sumber : Seksi Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

83

BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN

Sumber daya kesehatan merupakan salah satu pendukung di segala level pelayanan
kesehatan. Dan dengan terpenuhinya sumber daya kesehatan, diharapkan juga dapat
meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat
akan terjaga. Pada bab ini, situasi sumber daya kesehatan akan menyajikan gambaran
sarana kesehatan, tenaga kesehatan dan anggaran kesehatan.
V.1 SARANA KESEHATAN

Penyediaan sarana kesehatan melalui Rumah Sakit, Puskesmas, Puskesmas


Pembantu, Posyandu, Polindes, Rumah Bersalin, Balai Pengobatan Klinik dan sarana
kesehatan lainnya diharapkan dapat menjangkau masyarakat terutama masyarakat di
pedesaan agar mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah dan bermutu. Adapun
kondisi sarana kesehatan di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2012 dapat digambarkan
berikut ini.
V.1.1 PUSKESMAS DAN JARINGANNYA

Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan sampai ditingkat


Kecamatan. Sampai dengan tahun 2012, jumlah Puskesmas di Provinsi Jawa Timur
sebanyak 960 unit yang terdiri dari 501 Puskesmas Perawatan dan 459 Puskesmas non
Perawatan yang tersebar di 622 kecamatan. Rasio Puskesmas terhadap jumlah
penduduk adalah 1:30.000, dengan pengertian bahwa 1 (satu) Puskemas melayani
30.000 penduduk. Jumlah Penduduk Jawa Timur tahun 2012 sebesar 38.052.950 jiwa,
dengan kondisi tersebut menunjukan bahwa jumlah Puskesmas di Provinsi Jawa Timur
masih kurang dari target nasional.
Untuk meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas dan pendekatan akses pelayanan
kesehatan kepada masyarakat, pemerintahan Provinsi Jawa Timur melakukan terobosan
(program ICON) yaitu :

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

84

1. Puskesmas PLUS (Penyedia Layanan Unggulan Spesialis).


Puskesmas PLUS diprioritaskan untuk Puskesmas PONED dengan tambah
jadwal kunjungan dokter spesialis kandungan dan spesilais anak, 2 (dua) kali
seminggu yaitu sekali kunjungan untuk dokter spesialis kandungan dan sekali untuk
kunjungan dokter spesialis anak. Hal ini merupakan hasil kerjasama antara Rumah
Sakit Umum (RSU) Kabupaten/Kota atau dokter spesialis yang praktek mandiri
(swasta) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Sampai tahun 2012, jumlah
Puskesmas PLUS meningkat menjadi 43 Puskesmas PLUS. Program Puskesmas
PLUS bertujuan mendekatkan pelayanan spesialis ke masyarakat, diharapkan
dapat menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di
Jawa Timur
2. Puskesmas Pembantu yang melayani Gawat Darurat dan Observasi (Pustu
Gadarsi).
Adalah Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dilengkapi oleh alat kesehatan
sesuai dengan kebutuhan Gadar dan Observasi. Tenaga kesehatan yang berada di
Pustu tersebut mendapatkan pembekalan ketrampilan tentang Gawat Darurat.
Sampai dengan tahun 2012, Pustu dengan kemampuan penanganan gawat darurat
dan melakukan observasi sebanyak 155. Dengan adanya Pustu Gadarsi diharapkan
dapat menurunkan angka kematian akibat kecelakaan maupun penyakit lain.
3. Pengembangan Fungsi Polindes menjadi Ponkesdes.
Merupakan perluasan fungsi pelayanan Pondok Bersalin Desa (Polindes)
menjadi Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) yang memberikan pelayanan
kesehatan dasar dengan menempatkan tenaga perawat. Tenaga kesehatan yang
berada di Ponkesdes terdiri dari 1 (satu) orang Bidan yang sudah ada sebelumnya
dan 1 (satu) orang perawat. Sampai tahun 2012, jumlah Ponkesdes sebanyak 2.846
unit. Dengan adanya Ponkesdes, diharapkan pelayanan kesehatan dasar yang ada
di desa menjadi optimal dengan adanya pembagian tugas dan fungsi antara Bidan
dan Perawat. Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Kadiri tidak mengangkat perawat
untuk ditempatkan di Ponkesdes, tetapi perawat yang ditugaskan di Ponkesdes
adalah perawat yang berada pada Puskesmas di wilayahnya. Beda halnya dengan
Kota Batu, untuk Tenaga Perawatnya yang ada di Ponkesdes adalah dengan
mengangkat perawat melalui penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kota
Batu yang semula memiliki alokasi 11 Ponkesdes, dengan bantuan Alat kesehatan
dan Meubelair dari Provinsi Jawa Timur, mengembangkan 2 (dua) Ponkesdes lagi
dengan angggaran APBD Kota Batu.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

85

V.1.2 RUMAH SAKIT

Rumah sakit sebagai salah satu penyelenggara pelayanan kesehatan telah


mengalami banyak kemajuan, di mana salah satunya dapat dilihat dari jumlah rumah sakit
yang semakin bertambah. Jumlah rumah sakit di Jawa Timur cenderung meningkat, pada
tahun 2012 mencapai angka 344 rumah sakit dibandingkan tahun 2011 sebanyak 330
rumah sakit. Jumlah rumah sakit berdasarkan kepemilikan dapat dilihat di tabel 5.1 di
bawah ini.
Tabel 5.1 Jumlah Rumah Sakit Berdasarkan Kepemilikan
di Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

No.

Jenis Rumah Sakit

Kepemilikan

Jumlah

1.

RS Publik

Kementerian Kesehatan RI

2.

RS Publik

Pemerintah Provinsi Jawa Timur

11

3.

RS Publik

Pemerintah Kabupaten/Kota

51

4.

RS Publik

TNI/Polri

27

5.

RS Publik

Kementerian Lain

6.

RS Privat

Swasta/Lainnya

239

7.

RS Privat

BUMN

13

Jumlah

344
Sumber :

Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

V.1.3 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM)

Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) adalah suatu upaya


kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan bersama masyarakat, guna
memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam
memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
V.1.3.1 POSYANDU

Jumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Jawa Timur tahun 2010 sampai
dengan tahun 2012 menunjukkan kenaikan, akan tetapi tidak menunjukkan perubahan
yang mencolok. Pada akhir tahun 2012 jumlah balita sebanyak 3.116.861 jiwa,
sedangkan jumlah Posyandu yang ada sebanyak 45.927 Pos. Jadi rasio jumlah Posyandu

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

86

dengan jumlah balita adalah 1:68. Jika dibandingkan dengan standar Posyandu, untuk 1
Posyandu melayani 68 Balita, berarti angka tersebut sudah memenuhi standar yang
ditetapkan. Sehingga jumlah Posyandu di Jawa Timur untuk tahun-tahun mendatang
dimungkinkan tidak akan terjadi lonjakan jumlah yang besar.
Gambar 5.1 Persentase Strata Posyandu
Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 2012

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Secara kualitas, berdasarkan tingkat perkembangan Posyandu PURI (PurnamaMandiri) dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2010 (50,29%),
tahun 2011 (54,07%) dan tahun 2012 (60,28%) Posyandu PURI, sehingga terdapat
kenaikan 6,21% dari tahun 2011 ke 2012. Peningkatan kualitas Posyandu tersebut
disebabkan oleh beberapa faktor antara lain meningkatnya kinerja Tim Kelompok Kerja
Operasional (Pokjanal) Posyandu baik dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota sampai
dengan tingkat Kecamatan. Faktor lain yang turut dalam meningkatan kualitas Posyandu
adalah kinerja dari pengelola Posyandu seperti kader Posyandu. Keberadaan petugas
kesehatan di Posyandu tidaklah berarti jika kader Posyandu tidak dapat berperan secara
optimal, sehingga kader Posyandu sebagai penanggungjawab Posyandu mempunyai
peran yang penting.

V.1.3.2 POSKESDES

Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) merupakan koordinator dari berbagai UKBM yang
ada di suatu desa/kelurahan dan merupakan salah satu syarat terbentuknya Desa Siaga.
Jumlah Poskesdes dari tahun 2009 s/d 2012 terus bertambah. Total Poskesdes di Jawa
Timur 8.497 Pos, dengan strata terbanyak di tahapan Madya (45,5%), maka sebenarnya
Poskesdes yang ada sudah bergerak menuju kualitas yang lebih baik dalam kemandirian.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

87

Tentunya kualitas yang sudah dicapai perlu ditingkatkan ke arah Purnama dan Mandiri
serta menjaga jangan sampai menjadi turun ke Madya dan Pratama.

V.1.3.3 DESA/KELURAHAN SIAGA AKTIF

Suatu Desa dan Kelurahan Siaga bisa menjadi Desa dan Kelurahan Siaga Aktif jika
memenuhi 8 (delapan) kriteria berdasarkan Pedoman Desa dan Kelurahan Siaga Aktif
Keputusan Menteri Kesehatan RI. Nomor 1519/Menkes/SK/X/2010.
Jumlah Desa/Kelurahan Siaga di Jawa Timur 8.497 desa/kelurahan dari 8.505
desa/kelurahan yang ada, sedangkan yang sudah aktif sebanyak 7.967 (93,76%)
desa/kelurahan. Tahapan Desa/Kelurahan Siaga Aktif (dibandingkan Desa/Kelurahan
Siaga) di Jawa Timur tahun 2012 yaitu pada tahap Pratama sejumlah 4.673 (58,65%),
Madya 2.519 (31,62%), Purnama 689 (8,65%) dan Mandiri 86 (1,08%).
Gambar 5.2 Persentase Strata Poskesdes
Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

Sumber : Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Desa/Kelurahan Siaga di Jawa Timur pengembangannya sudah mendapatkan


dukungan

dari

pemerintah

daerah,

baik

di

tingkat

Provinsi

maupun

tingkat

Kabupaten/Kota, hal ini ditunjukkan oleh adanya berbagai kebijakan yang dikeluarkan
oleh pemerintah daerah. Berbagai upaya dalam mendukung keberhasilan program Desa
Siaga, di antaranya melakukan kemitraan baik dengan Lintas Program, Lintas Sektor,
Lembaga

Swadaya

Masyarakat,

dunia

usaha,

Organisasi

Wanita,

Organisasi

Keagamaan, Organisasi Profesi dan Pemuda. Kemitraan tersebut dilaksanakan dalam


berbagai bentuk kegiatan, antara lain dengan pertemuan dan monitoring terpadu
pengembangan Desa Siaga di Kabupaten/Kota.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

88

V.1.4 SARANA FARMASI DAN PERBEKALAN KESEHATAN

Dalam rangka meningkatkan cakupan sarana pelayanan kesehatan terutama terkait


ketersediaan sarana produksi, distribusi dan pelayanan kefarmasian dan alat kesehatan,
salah satu cara adalah dengan melihat jumlah sarana distribusi bidang kefarmasian dan
alat kesehatan.
Sarana Farmasi dan perbekalan kesehatan tergolong menjadi 3 (tiga) kategori antara
lain:
a. Sarana produksi, meliputi: Industri Farmasi, Industri Obat Tradisional (IOT),
Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT), Industri Kosmetika, Industri Alat Kesehatan,
Industri Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), Perusahaan Makanan
Industri Rumah Tangga (PM-IRT).
b. Sarana distribusi, meliputi : Pedagang Besar Farmasi (PBF), Penyalur Alat
Kesehatan (PAK), Cabang Penyalur Alat Kesehatan (Cabang PAK), Sub Penyalur
Alat Kesehatan (Sub PAK).
c. Sarana pelayanan kefarmasian, meliputi: Apotek dan Toko Obat.
Sarana Farmasi dan Perbekalan di Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 seperti terlihat
pada tabel di bawah ini.
Tabel 5.2 Jumlah Sarana Farmasi dan Perbekalan Kesehatan
di Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 dan 2012

Jumlah Sarana
No.

Jenis Sarana
Tahun 2011

Tahun 2012

3.047

3.085

342

374

22.125

23.964

1.

Apotek

2.

Toko Obat

3.

PM IRT

4.

GFK

38

38

5.

Industri Farmasi

45

46

6.

Industri Obat Tradisional (IOT)

15

15

7.

Industri Kecil Obat Tradisional

295

229

8.

Industri Alat Kesehatan

27

28

9.

Industri Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga

89

95

10.

Industri Kosmetika

120

125

11.

Pedagang Besar Farmasi (PBF)

503

348

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

89

12.

Penyalur Alat Kesehatan (PAK)

86

167

13.

Cabang Penyalur Alat Kesehatan

53

63

14.

Sub Penyalur Alat Kesehatan

218

198

Sumber :
Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pada umumnya jumlah sarana kefarmasian dan perbekalan kesehatan mengalami


peningkatan, misalnya apotek yang diharapkan menjadi sarana distribusi yang akan
menjalankan fungsinya, yakni dwifungsi (fungsi ekonomi dan fungsi social). Orientasi
pelayanan kefarmasian di apotek saat ini telah bergeser, yang semula hanya berorientasi
pada pelayanan produk (product-oriented) menjadi pelayanan yang bertujuan untuk
meningkatkan kualitas hidup pasien (patient-oriented).
Jumlah Pedangan Besar Farmasi (PBF) mengalami penurunan karena banyaknya
PBF yang tutup dan beralih fungsi ke usaha lain. Adanya PBF yang hanya aktif jika ada
tender, mengakibatkan jumlah sarana PBF tidak dapat diketahui secara pasti.
Dalam hal jumlah, sarana produksi untuk jumlah industri farmasi tetap, sedangkan
jumlah Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT) dari hasil pemetaan terdapat penurunan
jumlah. Hal ini disebabkan oleh banyaknya sarana yang sudah tutup dan beralih fungsi ke
usaha lain.
Sub Penyalur Alat Kesehatan (Sub PAK) yang terhitung merupakan sisa Sub PAK
yang ada di Jawa Timur yang izinnya masih berlaku sampai bulan Agustus 2013. Mulai
bulan Agustus 2013, jumlah Sub PAK akan mengalami penurunan secara bertahap
karena banyaknya Sub PAK yang tutup dan berpindah status menjadi PAK karena
penyesuaian dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI nomor 1191 Tahun
2010 tentang Penyaluran Alat Kesehatan, dimana jika sebelumnya dapat menjadi
Penyalur Alat Kesehatan (PAK) hanya berbentuk Badan Usaha, tetapi dengan
diterbitkannya Permenkes yang baru untuk bisa menyalurkan Alat Kesehatan harus
berbentuk Badan Hukum.
V.2 TENAGA KESEHATAN
Sumber daya manusia khususnya tenaga kesehatan merupakan faktor penggerak
utama dalam mencapai tujuan dan keberhasilan program pembangunan kesehatan.
Peningkatan kualitas SDM Kesehatan dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan
tenaga kesehatan.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

90

Jumlah tenaga kesehatan strategis di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2012 sebanyak
67.627 orang dengan proporsi terbesar adalah tenaga perawat sebanyak 28.596 orang
(42,28%) dengan rasio 75,20 per 100.000 penduduk. Kemudian tenaga bidan 15.406
(22,78%) dengan rasio 40,51; dokter umum 5458 orang (8,07%) dengan rasio 14,35;
dokter spesialis 3.785 orang (5,60%) dengan rasio 9,95; dokter gigi 2.095 orang (3,10%)
dengan rasio 5,51. Untuk melihat jumlah tenaga kesehatan dan rasio per 100.000
penduduk keseluruhan dapat dilihat pada tabel 5.3 di bawah ini.
Tabel 5.3 Rekapitulasi Jumlah Tenaga Kesehatan Strategis
di Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

No.

Jenis Tenaga Kesehatan

Jumlah

Persentase

Rasio per 100.000


Penduduk

1.

Dokter Spesialis

3.785

5,60

9,95

2.

Dokter Umum

5.458

8,07

14,35

3.

Dokter Gigi

2.095

3,10

5,51

4.

Bidan

15.406

22,78

40,51

5.

Perawat

28.596

42,28

75,20

6.

Apoteker

1.637

2,42

4,30

7.

Asisten Apoteker

4.261

6,30

11,21

8.

Ahli Gizi

1.667

2,46

4,38

9.

Kesehatan Masyarakat

1.179

1,74

3,10

10.

Sanitarian

1.364

2,02

3,59

11.

Analis Kesehatan

1.751

2,59

4,60

12.

Radiografer

428

0,63

1,13

67.627

100,00

177,84

Jumlah

Sumber :
Seksi P3SDMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

V.3 ANGGARAN KESEHATAN

Pembiayaan program dan kegiatan bidang kesehatan di Jawa Timur diperoleh dari
berbagai

sumber,

di

antaranya

APBD

yaitu

APBD

Provinsi

maupun

APBD

kabupaten/kota; APBN yaitu dana Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan (TP), Jamkesmas

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

91

Dasar, Jamkesmas Rujukan/PPK Lanjutan, Jaminan Persalinan (Jampersal) dan Bantuan


Operasional Kesehatan (BOK) serta Bantuan Luar Negeri (BLN).
Anggaran Kesehatan keseluruhan bersumber APBD kabupaten/kota, APBD Provinsi,
APBN

dan

Bantuan

Luar

Negeri

(BLN)

pada

tahun

2012

adalah

sebesar

Rp.9.495.276.379.778,-. Dari anggaran tersebut, proporsi anggaran kesehatan yang


bersumber dari dana APBD kabupaten/kota sebesar 60,79%, APBD Provinsi 22,13%,
APBN 16,78% dan Bantuan Luar Negeri (BLN) 0,30%.
Anggaran kesehatan bersumber APBD kabupaten/kota dan APBD Provinsi Jawa
Timur pada tahun 2012 adalah sebesar Rp.7.873.492.899.704,-. Anggaran ini meningkat
16,13% dibandingkan anggaran kesehatan pada tahun 2011. Dibandingkan dengan
keseluruhan, maka persentase anggaran kesehatan bersumber APBD kabupaten/kota
dan Provinsi Jawa Timur terhadap Anggaran Kesehatan keseluruhan adalah 82,92%.
Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan mengamanatkan kepada
Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota untuk mengalokasikan minimal 10% APBD
untuk belanja langsung kesehatan atau belanja program. Namun, untuk masing-masing
kabupaten/kota masih bervariasi dalam mewujudkan amanat UndangUndang ini. Secara
rata-rata, persentase anggaran kesehatan kabupaten/kota terhadap total APBD
kabupaten/kota adalah 10,82%. Anggaran APBD kesehatan Provinsi Jawa Timur
terhadap total APBD Provinsi adalah 13,13%. Kesimpulannya bahwa secara rata-rata
baik kabupaten/kota maupun Provinsi Jawa Timur telah dialokasikan lebih dari 10% untuk
APBD Kesehatan.
Anggaran

kesehatan

bersumber

APBN

tahun

2012

adalah

sebesar

Rp.1.593.132.487.000,- meningkat 13,37% dibandingkan anggaran tahun 2011 karena


adanya penambahan dana Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan (TP), Jamkesmas
Rujukan/PPK Lanjutan, Jaminan Persalinan (Jampersal), dan Bantuan Operasional
Kesehatan (BOK). Kepesertaan masyarakat miskin Jawa Timur dalam program
Jamkesmas sesuai kuota yang ditetapkan Kementerian Kesehatan RI sebanyak
10.710.051 jiwa sedang peserta dengan kepemilikan kartu sebanyak 10.557.230 jiwa, dan
sisa kuota dapat dimanfaatkan oleh peserta Jamkesmas tanpa kartu seperti gelandangan,
orang terlantar, penghuni panti sosial dan lain lain. Dalam penyelenggaraan program
jamkesmas, peserta dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan berupa Jamkesmas
dasar, Jampersal termasuk KB pasca persalinan dan Jamkesmas lanjutan. Data
anggaran kesehatan dapat dilihat di Lampiran Data Profil Kesehatan Tabel 79.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

92

BAB VI
PENUTUP

Penyediaan data dan informasi di bidang kesehatan yang berkualitas sangat


diperlukan sebagai masukan dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan
pemerintahan, organisasi profesi, akademisi, swasta dan pihak terkait lainnya. Di bidang
kesehatan, data dan informasi juga merupakan sumber daya strategis bagi pimpinan dan
organisasi dalam penyelengaraan Sistem Informasi Kesehatan (SIK).
Namun, sangat disadari bahwa saat ini Sistem Informasi Kesehatan masih belum
optimal dalam pemenuhan kebutuhan data dan informasi. Terlebih dalam masa
desentralisasi (atau otonomi daerah) ini dimana proses pengumpulan data dan informasi
dari kabupaten/kota atau lintas sektor relatif lebih sulit. Hal ini berimplikasi pada kualitas
data dan informasi yang disajikan dalam Buku Profil Kesehatan ini masih belum sesuai
dengan harapan. Walaupun demikian, Buku Profil Kesehatan ini diharapkan dapat
memberikan gambaran keadaan kesehatan masyarakat Jawa Timur dan capaian kinerja
pelayanan kesehatan yang telah dilakukan beserta aspek-aspek pendukung lainnya.
Buku Profil Kesehatan sering kali belum mendapatkan apresiasi yang layak, karena
belum dapat menyajikan data dan informasi kesehatan sesuai yang diharapkan oleh
pihak-pihak yang berkepentingan dan yang membutuhkan. Oleh karena itu, perlu adanya
terobosan dan ide-ide baru dalam mekanisme penyusunan, baik dimulai dari masa
pengumpulan data, proses validasi data serta dalam tahap analisa data, yang nantinya
akan menghasilkan suatu publikasi data dan informasi pembangunan kesehatan, serta
dapat membawa manfaat bagi dunia kesehatan di Jawa Timur dan Indonesia pada
umumnya.

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

93

LAMPIRAN DATA
PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

94

PROFIL KESEHATAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012

95

LAMPIRAN 1
LUAS WILAYAH, JUMLAH KECAMATAN, DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA,
DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

LUAS
WILAYAH
(km 2)

JUMLAH

JUMLAH
RUMAH
TANGGA

RATA-RATA
JIWA / RUMAH
TANGGA

KEPADATAN
PENDUDUK

10 = 8/9

11 = 8/3

KECAMATAN

DESA

KELURAHAN

DESA+KEL.

JUMLAH
PENDUDUK

7 = 5+6

per km 2

1 KAB. PACITAN
2 KAB. PONOROGO
3 KAB. TRENGGALEK

1,418

12

166

171

543,391

165,076

3.29

383.21

1,487

21

281

26

307

857,623

242,266

3.54

576.75

1,245

14

152

157

678,876

208,189

3.26

545.28

4 KAB. TULUNGAGUNG
5 KAB. BLITAR
6 KAB. KEDIRI

1,151

19

257

14

271

1,002,113

325,869

3.08

870.65

1,753

22

227

21

248

1,126,556

324,244

3.47

642.64

1,522

26

343

344

1,518,121

455,018

3.34

997.45

7 KAB. MALANG
8 KAB. LUMAJANG
9 KAB. JEMBER

3,457

33

378

12

390

2,487,120

702,677

3.54

719.44

1,806

21

198

205

1,014,575

281,639

3.60

561.78

3,349

31

226

22

248

2,362,179

711,771

3.32

705.34

10 KAB. BANYUWANGI
11 KAB. BONDOWOSO
12 KAB. SITUBONDO

3,599
1,572

24

199

18

217

1,568,898

486,973

3.22

435.93

23

209

10

219

745,948

249,761

2.99

474.52

1,654

17

132

136

656,691

208,754

3.15

397.03

13 KAB. PROBOLINGGO
14 KAB. PASURUAN
15 KAB. SIDOARJO

1,659

24

325

330

1,115,267

315,626

3.53

672.25

1,487

24

341

24

365

1,542,837

423,019

3.65

1,037.55

719

18

322

31

353

2,024,678

454,692

4.45

2,815.96

974

18

304

304

1,049,967

300,611

3.49

1,077.99

1,114

21

302

306

1,217,560

362,844

3.36

1,092.96

1,284

20

264

20

284

1,025,515

302,667

3.39

798.69

19 KAB. MADIUN
20 KAB. MAGETAN
21 KAB. NGAWI

1,011

15

198

206

666,373

198,061

3.36

659.12

705

18

200

35

235

621,273

179,909

3.45

881.24

1,392

19

25

192

217

818,871

248,729

3.29

588.27

22 KAB. BOJONEGORO
23 KAB. TUBAN
24 KAB. LAMONGAN

2,314

27

423

430

1,218,457

338,028

3.60

526.56

1,977

20

311

17

328

1,131,892

312,938

3.62

572.53

1,759

27

462

12

474

1,193,725

374,735

3.19

678.64

25 KAB. GRESIK
26 KAB. BANGKALAN
27 KAB. SAMPANG

1,238

18

330

26

356

1,213,449

277,792

4.37

980.17

1,303

18

273

281

927,433

257,720

3.60

711.77

1,230

14

180

186

904,314

216,737

4.17

735.21

28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP
30 KOTA KEDIRI

797

13

178

11

189

818,662

213,585

3.83

1,027.18

2,092

27

328

332

1,053,640

339,403

3.10

503.65

69

46

46

273,679

56,689

4.83

3,966.36

16 KAB. MOJOKERTO
17 KAB. JOMBANG
18 KAB. NGANJUK

31 KOTA BLITAR
32 KOTA MALANG
33 KOTA PROBOLINGGO
34 KOTA PASURUAN
35 KOTA MOJOKERTO
36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

33

21

21

134,554

35,944

3.74

4,131.23

110

57

57

835,082

220,431

3.79

7,587.52

54

29

29

222,413

64,468

3.45

4,118.76

38

34

34

190,045

46,843

4.06

5,001.18

20

18

18

122,550

35,479

3.45

6,127.50

34

27

27

172,421

46,318

3.72

5,071.21

331

31

160

160

2,801,409

909,369

3.08

8,463.47

202

19

24

194,793

51,446

3.79

964.32

47,959

662

7,553

952

8,505

38,052,950

10,946,320

3.48

793.45

Sumber:
- Proyeksi Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2012, BPS Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 2
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR,
RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN

JUMLAH
PENDUDUK
3

JUMLAH PENDUDUK
LAKI-LAKI
<1

1-4

5-9

10 - 14

15 - 19

20 - 24

25 - 29

30 - 34

35 - 39

40 - 44

45 - 49

50 - 54

55 - 59

60 - 64

65

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19 = SUM(4:18)

KAB. PACITAN

543,391

3,847

15,917

18,400

21,584

20,604

17,334

17,055

16,417

18,847

20,206

20,298

18,367

16,309

12,384

27,012

264,580

KAB. PONOROGO

857,623

6,565

25,312

28,863

33,369

36,120

27,781

29,213

29,228

31,404

32,527

31,832

29,628

25,995

20,368

39,392

427,597

KAB. TRENGGALEK

678,876

5,004

20,579

24,036

26,685

27,216

22,611

23,484

23,493

25,145

26,915

25,201

22,873

19,382

14,642

29,162

336,428

KAB. TULUNGAGUNG

1,002,113

8,127

34,162

38,721

41,028

38,297

32,364

34,163

35,467

36,304

37,564

35,330

30,348

26,613

19,285

39,432

487,205

KAB. BLITAR

1,126,556

9,346

38,414

42,824

46,091

43,916

37,342

39,292

39,639

41,880

42,572

40,616

36,152

32,187

23,053

49,467

562,791

KAB. KEDIRI

1,518,121

13,090

54,019

60,418

63,758

62,142

54,581

57,888

58,514

58,569

58,727

53,944

46,287

37,855

27,938

52,265

759,995

KAB. MALANG

2,487,120

20,641

86,022

97,009

103,930

102,423

95,846

96,476

100,307

95,889

95,154

87,058

76,847

62,023

44,587

82,956

1,247,168

KAB. LUMAJANG

1,014,575

7,692

33,032

38,837

41,818

40,352

35,537

35,345

36,860

37,673

37,344

36,333

32,518

27,554

20,766

32,574

494,235

KAB. JEMBER

2,362,179

19,361

82,011

95,016

100,307

99,028

88,256

85,003

85,200

88,552

85,602

80,615

70,684

59,011

46,966

72,909

1,158,520

10 KAB. BANYUWANGI

1,568,898

12,304

52,189

61,286

65,617

63,758

52,774

53,745

58,294

60,661

61,679

56,662

48,779

41,142

32,952

57,055

778,897

11 KAB. BONDOWOSO

745,948

5,225

23,144

27,755

29,504

27,921

25,167

26,336

27,671

28,816

28,571

27,174

24,282

19,962

16,128

24,887

362,543

12 KAB. SITUBONDO

656,691

4,928

20,385

23,397

24,809

26,146

24,372

23,745

24,950

25,746

25,220

24,057

21,186

17,718

13,813

19,187

319,659

13 KAB. PROBOLINGGO

1,115,267

9,334

38,927

44,052

47,116

45,855

41,118

40,086

42,464

43,485

41,963

39,041

33,144

27,040

19,865

29,484

542,974

14 KAB. PASURUAN

1,542,837

12,684

52,777

61,139

67,019

69,199

64,224

62,911

63,892

62,270

59,784

53,879

44,804

34,117

22,158

31,800

762,657

15 KAB. SIDOARJO

2,024,678

17,037

73,144

83,835

84,033

84,037

82,287

86,486

91,900

92,170

87,966

72,129

58,002

41,078

23,780

37,039

1,014,923

16 KAB. MOJOKERTO

1,049,967

8,967

36,747

41,257

43,556

44,529

40,645

41,648

41,909

42,825

42,520

37,925

31,877

24,086

17,095

27,736

523,322

17 KAB. JOMBANG

1,217,560

10,820

43,675

49,143

52,596

53,691

44,815

46,718

46,903

46,019

46,403

41,925

36,609

28,282

20,233

36,427

604,259

18 KAB. NGANJUK

1,025,515

8,460

34,728

39,030

43,000

41,324

35,177

37,423

38,984

39,169

39,552

36,543

32,059

26,145

19,954

37,010

508,558

19 KAB. MADIUN

666,373

5,235

21,058

23,819

26,098

25,705

19,387

21,108

22,859

23,993

25,957

24,928

24,052

20,582

14,952

28,299

328,032

20 KAB. MAGETAN

621,273

4,778

18,719

20,990

23,526

24,112

18,182

19,671

21,393

20,952

22,687

21,527

21,664

19,161

15,128

29,287

301,777

21 KAB. NGAWI

818,871

6,215

25,323

28,525

32,028

30,585

24,719

26,318

27,883

28,514

31,202

30,318

29,171

25,346

18,476

33,188

397,811

22 KAB. BOJONEGORO

1,218,457

9,154

38,073

43,895

49,577

47,680

40,385

43,217

46,002

47,100

49,009

47,036

41,258

33,969

23,420

41,157

600,932

23 KAB. TUBAN

1,131,892

8,751

36,167

41,362

46,394

46,482

42,659

43,612

45,714

44,306

44,232

41,125

36,020

29,385

19,546

32,045

557,800

24 KAB. LAMONGAN

1,193,725

9,166

37,545

43,954

50,146

50,173

39,991

40,686

41,472

43,708

44,335

43,312

39,798

33,127

23,419

37,652

578,484

25 KAB. GRESIK

1,213,449

10,470

44,501

51,264

52,032

51,612

46,387

49,538

52,859

51,214

47,674

40,839

33,860

26,533

16,541

24,954

600,278

26 KAB. BANGKALAN

927,433

8,211

35,147

43,479

47,001

47,898

36,571

33,922

30,069

28,865

26,277

25,896

22,949

17,798

14,338

23,456

441,876

27 KAB. SAMPANG

904,314

7,828

34,036

43,130

47,752

48,939

38,558

35,799

32,249

30,185

26,783

25,394

21,581

16,209

13,057

18,207

439,707

28 KAB. PAMEKASAN

818,662

6,443

28,178

33,151

38,480

40,976

34,185

32,107

32,841

30,707

27,972

25,851

20,545

16,697

11,661

17,192

396,986

1,053,640

7,497

31,520

36,915

40,403

40,327

35,105

36,350

39,584

42,143

39,746

39,114

33,491

27,584

20,447

29,839

500,065

30 KOTA KEDIRI

273,679

2,398

9,531

10,532

10,612

12,294

12,079

11,923

11,679

10,465

10,318

8,866

8,224

6,155

4,331

6,717

136,124

31 KOTA BLITAR

134,554

1,196

4,871

5,352

5,662

5,512

4,793

5,408

5,272

5,086

5,053

4,450

4,073

3,320

2,322

4,166

66,536

32 KOTA MALANG

835,082

6,768

27,841

31,045

30,228

37,351

44,706

36,533

37,071

31,366

29,123

25,699

22,561

17,983

12,702

19,931

410,908

33 KOTA PROBOLINGGO

222,413

1,923

8,053

9,283

9,718

9,745

8,480

8,805

8,929

8,802

8,562

7,320

6,448

4,951

3,433

4,819

109,271

34 KOTA PASURUAN

190,045

1,730

7,262

8,327

8,384

8,567

7,634

8,047

7,923

7,354

6,947

6,243

5,259

4,077

2,595

3,638

93,987

35 KOTA MOJOKERTO

122,550

1,065

4,424

4,980

4,873

5,042

4,554

4,969

5,145

4,925

4,654

4,146

3,736

2,937

1,820

2,852

60,122

36 KOTA MADIUN

172,421

1,345

5,558

6,436

6,441

6,898

5,829

6,330

6,835

6,456

6,373

5,926

5,528

4,655

3,162

5,424

83,196

2,801,409

22,263

95,236

107,613

103,257

110,954

122,316

127,560

134,363

123,981

109,862

92,137

77,166

59,599

39,015

56,710

1,382,031

194,793

1,616

6,814

7,723

7,718

7,986

7,891

7,804

8,104

7,713

7,757

6,809

6,091

4,750

3,118

5,870

97,764

38,052,950

307,484

1,285,041

1,476,793

1,576,150

1,585,396

1,416,642

1,436,724

1,480,338

1,473,259

1,444,792

1,327,498

1,157,921

941,317

679,450

1,151,197

18,740,003

29 KAB. SUMENEP

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Proyeksi Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013

LAMPIRAN 2
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR,
RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH PENDUDUK
NO

KABUPATEN

PEREMPUAN
<1

1-4

5-9

10 - 14

15 - 19

20 - 24

25 - 29

30 - 34

35 - 39

40 - 44

45 - 49

50 - 54

55 - 59

60 - 64

65

JUMLAH

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35 = SUM(20:34)

RASIO BEBAN
TANGGUNGAN

RASIO JENIS
KELAMIN

36 =

37 = (19/35)*100

KAB. PACITAN

3,592

15,341

17,662

20,247

18,903

17,866

17,938

17,705

20,645

21,585

21,864

19,769

16,118

13,245

36,330

278,811

49.51

94.90

KAB. PONOROGO

5,964

24,160

27,444

31,193

30,760

25,074

28,353

28,603

31,759

33,509

33,280

30,826

25,793

20,446

52,862

430,026

47.23

99.44

KAB. TRENGGALEK

4,743

19,830

22,968

25,421

25,336

22,695

24,419

24,378

26,123

27,557

26,288

23,377

18,907

14,429

35,977

342,448

46.16

98.24

KAB. TULUNGAGUNG

7,727

32,878

37,483

39,158

37,639

34,805

37,659

39,642

40,642

41,379

38,327

31,999

26,884

19,047

49,639

514,908

48.73

94.62

KAB. BLITAR

8,711

36,737

41,363

44,260

40,886

36,019

39,255

39,496

42,470

43,048

42,396

36,113

31,347

22,591

59,073

563,765

50.15

99.83

KAB. KEDIRI

12,545

52,555

58,416

60,029

57,190

52,485

56,371

57,076

58,426

59,434

56,088

46,603

37,161

27,257

66,490

758,126

48.18

100.25

KAB. MALANG

19,660

82,789

93,794

99,430

96,891

90,840

94,098

96,631

95,121

95,281

90,016

75,778

58,948

44,883

105,792

1,239,952

46.72

100.58

KAB. LUMAJANG

7,295

31,681

37,169

39,906

38,866

37,294

38,176

40,075

41,032

41,327

40,048

34,581

28,028

21,268

43,593

520,340

44.74

94.98

KAB. JEMBER

18,712

78,854

91,232

98,072

98,993

92,489

90,291

92,399

93,769

90,214

84,942

72,772

57,684

46,816

96,419

1,203,659

46.78

96.25

10 KAB. BANYUWANGI

11,603

49,877

58,790

62,253

60,395

52,085

54,835

60,091

62,156

63,531

59,054

50,106

40,136

33,198

71,891

790,001

47.17

98.59

11 KAB. BONDOWOSO

4,971

22,499

27,082

27,903

27,013

26,937

28,488

30,213

30,255

29,981

28,335

25,106

19,933

17,699

36,991

383,405

44.57

94.56

12 KAB. SITUBONDO

4,805

19,436

22,628

23,726

27,140

24,780

25,990

27,126

26,567

26,449

25,291

22,237

17,759

14,767

28,331

337,032

41.21

94.85

13 KAB. PROBOLINGGO

9,033

37,535

42,432

45,926

45,954

43,592

44,554

47,205

45,948

44,130

40,734

34,372

26,738

20,730

43,410

572,293

45.21

94.88

14 KAB. PASURUAN

12,216

50,538

58,412

63,333

67,545

64,646

66,008

68,308

64,865

63,271

55,652

44,433

31,872

23,504

45,577

780,180

41.89

97.75

15 KAB. SIDOARJO

16,155

69,122

79,540

78,848

81,683

81,315

88,753

95,516

94,174

87,071

72,741

55,154

37,425

23,911

48,347

1,009,755

40.84

100.51

16 KAB. MOJOKERTO

8,511

35,010

39,617

41,303

43,364

40,566

42,202

42,388

43,862

42,957

38,764

31,513

23,149

17,180

36,258

526,645

43.63

99.37

17 KAB. JOMBANG

10,192

41,487

46,940

49,890

51,538

44,888

47,440

47,070

46,985

47,679

44,130

36,690

27,824

21,062

49,486

613,301

47.24

98.53

18 KAB. NGANJUK

7,973

33,391

37,523

40,936

38,678

35,418

37,810

39,536

39,513

40,893

38,470

32,445

25,911

20,430

48,030

516,957

47.46

98.38

19 KAB. MADIUN

4,872

20,030

22,573

24,952

23,495

18,949

22,038

23,485

24,849

27,794

26,991

24,965

19,911

15,382

38,055

338,341

47.63

96.95

20 KAB. MAGETAN

4,464

17,946

20,228

22,581

22,399

17,837

20,411

21,440

22,202

23,726

24,199

23,724

19,885

15,893

42,561

319,496

49.28

94.45

21 KAB. NGAWI

5,864

23,956

27,191

31,981

30,790

26,557

28,587

30,086

30,218

33,574

32,926

30,222

24,812

19,419

44,876

421,060

46.30

94.48

22 KAB. BOJONEGORO

8,548

36,413

42,228

46,589

45,639

43,334

46,335

49,406

48,953

51,041

47,968

40,355

31,318

23,071

56,327

617,525

43.94

97.31

23 KAB. TUBAN

8,148

34,418

39,960

43,565

44,471

42,943

45,103

47,225

45,327

45,866

43,355

36,865

28,364

20,028

48,455

574,092

42.80

97.16

24 KAB. LAMONGAN

8,655

35,689

42,085

47,552

49,284

42,348

44,451

46,124

47,771

48,413

47,785

42,458

32,575

24,407

55,644

615,241

44.58

94.03

25 KAB. GRESIK

9,947

42,094

48,478

49,404

50,540

47,517

52,477

55,569

52,943

49,024

42,612

34,496

24,921

17,481

35,668

613,171

43.67

97.90

26 KAB. BANGKALAN

8,126

34,234

41,528

44,677

47,355

39,791

38,225

34,853

33,854

32,135

31,400

26,209

20,095

16,743

36,332

485,557

53.23

91.00

27 KAB. SAMPANG

7,609

33,472

41,570

44,839

46,244

41,393

39,061

35,517

33,108

30,642

28,750

23,696

17,551

14,487

26,668

464,607

50.92

94.64

28 KAB. PAMEKASAN

6,081

27,443

32,159

36,964

38,479

35,776

35,915

36,403

32,882

31,216

28,465

22,489

17,754

12,606

27,043

421,676

44.76

94.14

29 KAB. SUMENEP

7,305

30,678

35,859

38,990

41,151

39,955

42,553

45,647

45,807

45,131

43,211

37,180

29,574

23,848

46,686

553,575

40.87

90.33

30 KOTA KEDIRI

2,374

9,112

10,209

10,038

12,684

11,302

11,210

11,066

10,096

10,395

9,863

8,701

6,499

4,607

9,399

137,555

41.98

98.96

31 KOTA BLITAR

1,156

4,481

5,033

5,141

5,903

4,726

5,464

5,128

5,112

5,221

4,942

4,233

3,492

2,384

5,602

68,018

46.42

97.82

32 KOTA MALANG

6,722

26,154

29,629

29,227

40,533

44,470

36,276

36,318

31,499

30,655

28,321

24,510

18,954

13,363

27,543

424,174

39.18

96.87

33 KOTA PROBOLINGGO

1,889

7,802

8,860

9,533

9,570

8,588

9,360

9,278

9,200

9,020

8,007

6,620

4,860

3,503

7,051

113,142

44.91

96.58

34 KOTA PASURUAN

1,729

6,922

7,684

7,981

8,503

7,608

8,133

8,112

7,630

7,390

6,859

5,413

4,076

2,689

5,329

96,058

45.01

97.84

35 KOTA MOJOKERTO

1,062

4,238

4,626

4,699

5,035

4,668

5,218

5,191

5,033

4,897

4,603

3,955

2,983

2,015

4,204

62,428

43.29

96.31

36 KOTA MADIUN

1,374

5,352

6,059

6,175

7,281

6,182

6,578

6,894

6,483

6,906

6,774

6,050

5,117

3,672

8,328

89,225

43.77

93.24

21,760

89,931

102,804

98,484

119,220

129,261

134,119

137,951

124,037

112,387

98,026

80,414

60,246

39,284

71,454

1,419,378

37.87

97.37

1,569

6,587

7,459

7,562

7,726

7,439

7,938

8,012

7,711

7,653

7,072

5,771

4,291

3,017

7,222

97,029

44.66

100.76

293,662

1,230,674

1,416,717

1,502,768

1,545,076

1,444,438

1,502,092

1,547,163

1,529,027

1,512,382

1,408,549

1,192,200

928,895

700,362

1,558,943

19,312,947

44.94

97.03

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Proyeksi Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013

LAMPIRAN 3
JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH PENDUDUK
NO

KELOMPOK UMUR
(TAHUN)

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

LAKI-LAKI +
PEREMPUAN

5 = 3+4

<1

307,484

293,662

601,146

1-4

1,285,041

1,230,674

2,515,715

5-9

1,476,793

1,416,717

2,893,510

10 - 14

1,576,150

1,502,768

3,078,918

15 - 19

1,585,396

1,545,076

3,130,472

20 - 24

1,416,642

1,444,438

2,861,080

25 - 29

1,436,724

1,502,092

2,938,816

30 - 34

1,480,338

1,547,163

3,027,501

35 - 39

1,473,259

1,529,027

3,002,286

10

40 - 44

1,444,792

1,512,382

2,957,174

11

45 - 49

1,327,498

1,408,549

2,736,047

12

50 - 54

1,157,921

1,192,200

2,350,121

13

55 - 59

941,317

928,895

1,870,212

14

60 - 64

679,450

700,362

1,379,812

15

65

1,151,197

1,558,943

2,710,140

18,740,003

19,312,947

38,052,950

JUMLAH
Sumber:

- Proyeksi Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010,
BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013

LAMPIRAN 4
PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS
NO

KABUPATEN/KOTA

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

LAKI-LAKI + PEREMPUAN

JUMLAH

MELEK HURUF

JUMLAH

MELEK HURUF

JUMLAH

MELEK HURUF

5 = (4/3)*100

8 = (7/6)*100

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = (10/9)*100

KAB. PACITAN

KAB. PONOROGO

366,857

326,263

#DIV/0!
88.93

372,458

296,420

#DIV/0!
79.58

739,315

622,683

KAB. TRENGGALEK

284,698

270,172

94.90

291,239

259,344

89.05

575,937

529,516

KAB. TULUNGAGUNG

KAB. BLITAR

KAB. KEDIRI

KAB. MALANG

1,229,672

904,521

73.56

1,216,454

791,782

65.09

2,446,126

1,696,303

69.35

KAB. LUMAJANG

421,569

368,780

87.48

443,848

346,532

78.07

865,417

715,312

82.66

KAB. JEMBER

962,133

848,060

88.14

1,014,860

798,663

78.70

1,976,993

1,646,723

#DIV/0!
468,938

439,287

93.68

#DIV/0!

#DIV/0!
478,155

469,521

#DIV/0!

98.19

84.22
91.94
#DIV/0!

947,093

908,808

#DIV/0!

95.96
#DIV/0!

83.29

10

KAB. BANYUWANGI

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

11

KAB. BONDOWOSO

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

12

KAB. SITUBONDO

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

13

KAB. PROBOLINGGO

#DIV/0!

#DIV/0!

14

KAB. PASURUAN

639,781

461,685

72.16

662,019

480,530

72.59

1,301,800

942,215

15

KAB. SIDOARJO

840,907

831,100

98.83

844,938

816,756

96.66

1,685,845

1,647,856

16

KAB. MOJOKERTO

17

KAB. JOMBANG

500,720

451,067

90.08

514,583

501,186

97.40

1,015,303

952,253

18

KAB. NGANJUK

464,584

428,109

92.15

472,153

408,388

86.49

936,737

836,497

19

KAB. MADIUN

20

KAB. MAGETAN

21

KAB. NGAWI

368,599

324,303

87.98

391,104

307,998

78.75

759,703

632,301

83.23

22

KAB. BOJONEGORO

721,453

694,382

96.25

708,869

667,600

94.18

1,430,322

1,361,982

95.22

23

KAB. TUBAN

471,520

416,318

88.29

491,567

409,227

83.25

963,087

825,545

24

KAB. LAMONGAN

25

KAB. GRESIK

26

KAB. BANGKALAN

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

27

KAB. SAMPANG

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

28

KAB. PAMEKASAN

#DIV/0!

#DIV/0!

29

KAB. SUMENEP

#DIV/0!

#DIV/0!

30

KOTA KEDIRI

#DIV/0!

#DIV/0!

31

KOTA BLITAR

32

KOTA MALANG

33

KOTA PROBOLINGGO

34

KOTA PASURUAN

35

KOTA MOJOKERTO

36

KOTA MADIUN

37

KOTA SURABAYA

38

KOTA BATU

JUMLAH PROVINSI

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

456,996

92.50

452,085

88.19

1,006,695

909,081

150,969

99

98.74

100

96

95.92

200

195

96.25

385,919

365,197

94.63

758,972

724,255

#DIV/0!

#DIV/0!
98.57

50,296

#DIV/0!
1,260,621

1,217,161

96.55

1,301,360

1,241,626

8,846,302

89.19

95.41

99,238

10,154,779

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

8,663,247

85.31

95.43

97.15
#DIV/0!

2,561,981

2,458,787

93,53

Sumber:

97.33

#DIV/0!
102,154

#DIV/0!

97,9
9,918,901

95.80

78.27

#DIV/0!

#DIV/0!
52,501

90.30

#DIV/0!

359,058

48,942

85.72

#DIV/0!
192,872

100

49,653

89.30

#DIV/0!

373,053

#DIV/0!

93.79

#DIV/0!

#DIV/0!
512,652

97.75

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

72.38
#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

494,043

#DIV/0!

95.97
95,74

20,073,680

17,509,549

87.23

LAMPIRAN 5
JUMLAH PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS
MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
LAKI-LAKI
NO

KABUPATEN/KOTA

KAB. PACITAN

KAB. PONOROGO

KAB. TRENGGALEK

KAB. TULUNGAGUNG

5
6
7

KAB. MALANG

KAB. LUMAJANG

KAB. JEMBER

PEREMPUAN

TIDAK/
BELUM
PERNAH
SEKOLAH

TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI

SD/MI

SMP/ MTs

SMA/ SMK/
MA

AK/
DIPLOMA

UNIVERSITAS

LAKI-LAKI + PEREMPUAN

JUMLAH

TIDAK/
BELUM
PERNAH
SEKOLAH

TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI

SD/MI

SMP/ MTs

10 = SUM(3:9)

11

12

13

14

15

16

SMA/ SMK/
AK/
MA
DIPLOMA

UNIVERSITAS

JUMLAH

TIDAK/ BELUM
PERNAH
SEKOLAH

17

18 = SUM(11:17)

19 = 3+11

TIDAK/
BELUM
TAMAT
SD/MI

SD/MI

SMP/ MTs

SMA/ SMK/
MA

AK/
DIPLOMA

UNIVERSITAS

JUMLAH

20 = 4+12

21 = 5+13

22 = 6+14

23 = 7+15

24 = 8+16

25 = 9+17

26 = SUM(19:25)

78,031

147,778

84,385

69,556

3,754

12,216

395,720

86,590

154,791

81,216

61,142

5,122

11,041

399,902

164,621

302,569

165,601

130,698

8,876

23,257

795,622

6,647

41,083

128,147

56,352

43,346

5,730

5,185

286,489

24,890

47,421

122,445

60,574

29,141

5,910

4,526

294,907

31,537

88,504

250,592

116,926

72,487

11,640

9,711

581,396

KAB. BLITAR

11,371

44,207

8,813

4,858

11,811

81,060

10,738

39,837

8,727

4,832

12,799

76,933

22,109

84,044

17,540

9,690

24,610

157,993

KAB. KEDIRI

122

303

965

597

520

24

61

2,592

187

317

963

578

404

33

61

2,543

309

619

1,929

1,175

924

57

122

5,135

325,151

436,840

234,148

185,573

12,421

35,539

1,229,672

424,672

401,061

206,065

135,023

38,565

11,068

1,216,454

749,823

837,901

440,213

320,596

50,986

46,607

2,446,126

52,205

56,336

179,849

62,130

47,434

4,473

8,900

411,327

87,611

59,992

183,742

57,821

36,863

4,515

7,354

437,898

139,816

116,328

363,591

119,951

84,297

8,988

16,254

849,225

826,874

729,110

283,965

243,019

18,203

45,671

2,146,842

10 KAB. BANYUWANGI
11 KAB. BONDOWOSO
12 KAB. SITUBONDO
13 KAB. PROBOLINGGO
14 KAB. PASURUAN

283,605

254,446

100,896

87,575

8,141

10,627

745,290

295,181

264,832

105,014

91,150

8,473

11,061

775,711

578,786

519,278

205,910

178,725

16,614

21,688

1,521,001

15 KAB. SIDOARJO

11,157

75,043

207,725

214,293

405,078

20,930

80,695

1,014,920

26,068

85,297

257,065

222,492

328,365

27,049

68,450

1,014,787

37,225

160,340

464,791

436,785

733,443

47,979

149,145

2,029,707

17 KAB. JOMBANG

9,339

95,531

148,488

116,247

107,006

6,656

13,513

496,780

43,068

101,018

142,250

116,919

85,472

6,913

14,035

509,675

52,407

196,549

290,738

233,166

192,478

13,569

27,548

1,006,455

18 KAB. NGANJUK

32,525

80,597

163,169

91,625

81,181

2,270

10,444

461,811

55,010

86,130

164,353

87,658

62,935

2,922

9,814

468,822

87,535

166,727

327,522

179,283

144,116

5,192

20,258

930,633

19 KAB. MADIUN

20,491

102,375

43,650

66,039

82,918

2,744

9,822

328,038

32,863

114,513

46,084

63,591

67,824

3,891

9,570

338,335

53,353

216,888

89,733

129,630

150,741

6,636

19,392

666,373

43,861

58,929

131,314

68,576

54,662

3,366

7,891

368,599

74,024

60,571

133,188

68,498

43,570

4,413

6,840

391,104

117,885

119,500

264,502

137,074

98,232

7,779

14,731

759,703

60,173

28,507

22,153

110,833

56,060

27,001

19,197

102,258

116,233

55,508

41,350

213,091

103,465

76,015

103,621

73,144

57,506

3,683

12,968

430,401

114,153

78,545

193,122

75,834

58,717

3,640

8,675

532,686

217,618

154,560

296,742

148,977

116,223

7,324

21,643

963,087

22,180

41,742

51,353

31,354

31,474

29,697

18,366

226,166

20,995

39,463

48,549

29,862

30,582

29,563

18,727

217,741

43,175

81,205

99,902

61,216

62,056

59,260

37,093

443,907

7,532

4,258

62,873

29,249

18,064

2,557

2,873

127,406

3,442

7,790

71,424

35,279

23,485

2,973

3,188

147,582

10,974

12,048

134,297

64,528

41,550

5,530

6,061

274,988

98,715

31,033

21,221

150,969

16 KAB. MOJOKERTO

20 KAB. MAGETAN
21 KAB. NGAWI
22 KAB. BOJONEGORO
23 KAB. TUBAN
24 KAB. LAMONGAN
25 KAB. GRESIK
26 KAB. BANGKALAN
27 KAB. SAMPANG
28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP
30 KOTA KEDIRI
31 KOTA BLITAR
32 KOTA MALANG

13

20

22

32

11

100

16

17

21

29

13

100

30

37

43

61

24

200

11,118

52,004

71,374

59,730

126,426

10,673

41,728

373,053

17,382

55,008

83,540

61,072

119,342

12,900

36,675

385,919

28,500

107,012

154,914

120,802

245,768

23,573

78,403

758,972

711

4,095

9,826

9,605

19,532

1,129

4,602

49,500

2,564

4,926

12,214

10,423

17,357

1,625

4,052

53,161

3,275

9,021

22,040

20,028

36,889

2,754

8,654

102,661

36,304

167,096

231,733

220,503

456,573

28,562

115,477

1,256,248

48,507

174,358

297,741

239,482

397,478

32,427

104,282

1,294,275

84,811

341,454

529,474

459,985

854,051

60,989

219,759

2,550,523

1,587

1,352

806

3,745

1,540

1,545

1,084

4,169

3,127

2,897

1,890

7,914

652,633

1,302,808

2,443,744

1,553,612

1,909,227

146,821

390,907

8,399,751

856,687

1,466,463

2,643,709

1,555,777

1,621,958

190,948

329,419

8,664,961

1,608,035

3,627,179

5,837,783

3,393,353

3,774,204

355,972

765,997

19,362,522

33 KOTA PROBOLINGGO
34 KOTA PASURUAN
35 KOTA MOJOKERTO
36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH KABUPATEN/KOTA
Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 6
JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KELAHIRAN
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

LAKI-LAKI
HIDUP

MATI

PEREMPUAN
HIDUP +
MATI

HIDUP

MATI

7 = 5+6

LAKI-LAKI + PEREMPUAN
HIDUP +
MATI

HIDUP

MATI

HIDUP +
MATI

10 = 8+9

11 = 5+8

12 = 6+9

13 = 11+12

KAB. PACITAN

12

24

3,829

40

3,869

3,539

32

3,571

7,368

72

7,440

KAB. PONOROGO

21

31

6,371

65

6,436

5,772

42

5,814

12,143

107

12,250

KAB. TRENGGALEK

14

22

5,283

59

5,342

4,880

54

4,934

10,163

113

10,276

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

7,617

54

7,671

7,493

41

7,534

15,110

95

15,205

KAB. BLITAR

22

24

8,908

79

8,987

8,358

70

8,428

17,266

149

17,415

KAB. KEDIRI

26

37

12,820

76

12,896

12,655

57

12,712

25,475

133

25,608

KAB. MALANG

33

39

20,546

31

20,577

20,246

32

20,278

40,792

63

40,855

KAB. LUMAJANG

21

25

8,480

93

8,573

7,996

61

8,057

16,476

154

16,630

KAB. JEMBER

31

49

19,258

246

19,504

17,670

163

17,833

36,928

409

37,337

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

11,794

80

11,874

11,085

61

11,146

22,879

141

23,020

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

5,459

107

5,566

5,500

79

5,579

10,959

186

11,145

12 KAB. SITUBONDO

17

17

4,692

38

4,730

4,407

23

4,430

9,099

61

9,160

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

9,602

84

9,686

8,900

65

8,965

18,502

149

18,651

14 KAB. PASURUAN

24

33

12,208

71

12,279

11,968

42

12,010

24,176

113

24,289

15 KAB. SIDOARJO

18

26

14,691

53

14,744

15,432

32

15,464

30,123

85

30,208

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

8,147

58

8,205

8,107

37

8,144

16,254

95

16,349

17 KAB. JOMBANG

21

34

10,711

80

10,791

9,696

65

9,761

20,407

145

20,552

18 KAB. NGANJUK

20

20

8,430

89

8,519

8,028

68

8,096

16,458

157

16,615

19 KAB. MADIUN

15

26

4,663

29

4,692

4,512

10

4,522

9,175

39

9,214

20 KAB. MAGETAN

18

22

4,398

33

4,431

4,100

15

4,115

8,498

48

8,546

21 KAB. NGAWI

19

24

6,210

36

6,246

6,020

23

6,043

12,230

59

12,289

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

9,814

72

9,886

9,034

67

9,101

18,848

139

18,987

23 KAB. TUBAN

20

33

8,758

69

8,827

8,319

54

8,373

17,077

123

17,200

24 KAB. LAMONGAN

27

33

9,704

54

9,758

9,794

32

9,826

19,498

86

19,584

25 KAB. GRESIK

18

32

9,851

53

9,904

9,896

32

9,928

19,747

85

19,832

26 KAB. BANGKALAN

18

22

8,926

14

8,940

9,481

12

9,493

18,407

26

18,433

27 KAB. SAMPANG

14

21

9,123

99

9,222

8,591

70

8,661

17,714

169

17,883

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

6,603

45

6,648

6,351

24

6,375

12,954

69

13,023

29 KAB. SUMENEP

27

30

7,892

100

7,992

7,244

73

7,317

15,136

173

15,309

30 KOTA KEDIRI

1,945

25

1,970

1,885

1,894

3,830

34

3,864

31 KOTA BLITAR

1,048

10

1,058

1,015

1,020

2,063

15

2,078

32 KOTA MALANG

15

5,860

63

5,923

5,680

35

5,715

11,540

98

11,638

33 KOTA PROBOLINGGO

1,926

32

1,958

1,817

13

1,830

3,743

45

3,788

34 KOTA PASURUAN

1,562

1,562

1,956

1,956

3,518

3,518

35 KOTA MOJOKERTO

919

923

909

914

1,828

1,837

36 KOTA MADIUN

3,544

54

3,598

3,174

38

3,212

6,718

92

6,810

31

62

21,184

73

21,257

20,297

67

20,364

41,481

140

41,621

1,451

1,455

1,344

1,352

2,795

12

2,807

662

960

304,227

2,272

306,499

293,151

1,616

294,767

597,378

3,888

601,266

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN)

7.41

5.48

Sumber:
- PWS KIA LB3 Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi

6.47

LAMPIRAN 7
JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KEMATIAN
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

LAKI - LAKI

PEREMPUAN

BAYI

ANAK
BALITA

BALITA

BAYI

ANAK
BALITA

LAKI - LAKI + PEREMPUAN


BALITA

BAYI

10

11 = 5+8

ANAK
BALITA

BALITA

12 = 6+9

13 = 7+10

KAB. PACITAN

12

24

90

95

KAB. PONOROGO

21

31

184

12

196

KAB. TRENGGALEK

14

22

78

82

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

121

17

138

KAB. BLITAR

22

24

245

12

257

KAB. KEDIRI

26

37

257

16

273

KAB. MALANG

33

39

199

203

KAB. LUMAJANG

21

25

156

163

KAB. JEMBER

31

49

424

36

460

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

212

14

226

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

190

25

215

12 KAB. SITUBONDO

17

17

138

145

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

230

29

259

14 KAB. PASURUAN

24

33

232

22

254

15 KAB. SIDOARJO

18

26

314

21

335

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

178

15

193

17 KAB. JOMBANG

21

34

248

21

269

18 KAB. NGANJUK

20

20

335

25

360

19 KAB. MADIUN

15

26

77

10

87

20 KAB. MAGETAN

18

22

102

13

115

21 KAB. NGAWI

19

24

138

144

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

185

24

209

23 KAB. TUBAN

20

33

155

159

24 KAB. LAMONGAN

27

33

60

61

25 KAB. GRESIK

18

32

161

167

26 KAB. BANGKALAN

18

22

68

73

27 KAB. SAMPANG

14

21

212

219

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

70

77

29 KAB. SUMENEP

27

30

105

107

30 KOTA KEDIRI

33

36

31 KOTA BLITAR

24

26

32 KOTA MALANG

15

206

209

33 KOTA PROBOLINGGO

41

45

34 KOTA PASURUAN

33

36

35 KOTA MOJOKERTO

23

25

36 KOTA MADIUN

34

39

31

62

318

28

346

28

31

662

960

5,904

430

6,334

9.88

0.72

10.60

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN)
Sumber:

- PWS KIA LB3 Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi

LAMPIRAN 8
JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
JUMLAH LAHIR
PUSKESMAS
HIDUP
4

JUMLAH KEMATIAN IBU


KEMATIAN IBU HAMIL
< 20 Thn 20-34 Thn
6

KEMATIAN IBU BERSALIN

35 Thn

JUMLAH

9 = 6+7+8

< 20 Thn 20-34 Thn


10

11

KEMATIAN IBU NIFAS

35 Thn

JUMLAH

< 20 Thn 20-34 Thn

12

13 = 10+11+12

14

15

JUMLAH KEMATIAN IBU

35 Thn

JUMLAH

< 20 Thn

20-34 Thn

16

17 = 14+15+16

18 = 6+10+14

19 = 7+11+15

35 Thn

JUMLAH

20 = 8+12+16 21 = 18+19+20

KAB. PACITAN

12

24

7,368

KAB. PONOROGO

21

31

12,143

10

12

KAB. TRENGGALEK

14

22

10,163

10

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

15,110

11

KAB. BLITAR

22

24

17,266

10

18

KAB. KEDIRI

26

37

25,475

21

37

KAB. MALANG

33

39

40,792

16

25

KAB. LUMAJANG

21

25

16,476

KAB. JEMBER

31

49

36,928

12

13

18

43

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

22,879

15

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

10,959

12

12 KAB. SITUBONDO

17

17

9,099

13

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

18,502

15

14 KAB. PASURUAN

24

33

24,176

10

11

27

15 KAB. SIDOARJO

18

26

30,123

21

29

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

16,254

19

17 KAB. JOMBANG

21

34

20,407

11

21

18 KAB. NGANJUK

20

20

16,458

15

25

19 KAB. MADIUN

15

26

9,175

10

20 KAB. MAGETAN

18

22

8,498

21 KAB. NGAWI

19

24

12,230

13

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

18,848

12

18

23 KAB. TUBAN

20

33

17,077

10

24

24 KAB. LAMONGAN

27

33

19,498

11

25 KAB. GRESIK

18

32

19,747

15

26 KAB. BANGKALAN

18

22

18,407

27 KAB. SAMPANG

14

21

17,714

10

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

12,954

11

29 KAB. SUMENEP

27

30

15,136

11

30 KOTA KEDIRI

3,830

31 KOTA BLITAR

2,063

32 KOTA MALANG

15

11,540

17

19

33 KOTA PROBOLINGGO

3,743

34 KOTA PASURUAN

3,518

35 KOTA MOJOKERTO

1,828

36 KOTA MADIUN

6,718

31

62

41,481

14

14

32

60

2,795

662

960

597,378

115

148

319

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN)
Sumber:

- PWS KIA LB3 Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Keterangan:
- Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas
- Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi

582
97.43

LAMPIRAN 9
JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

KAB. PACITAN

12

24

116,590

5.15

KAB. PONOROGO

21

31

182,870

2.19

KAB. TRENGGALEK

14

22

149,266

0.00

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

239,284

1.67

KAB. BLITAR

22

24

267,746

0.75

KAB. KEDIRI

26

37

374,830

2.13

KAB. MALANG

33

39

603,275

1.49

KAB. LUMAJANG

21

25

237,431

1.68

KAB. JEMBER

31

49

583,565

11

1.88

10

KAB. BANYUWANGI

24

45

373,919

0.53

11

KAB. BONDOWOSO

23

25

168,082

2.38

12

KAB. SITUBONDO

17

17

144,114

14

9.71

13

KAB. PROBOLINGGO

24

33

274,355

1.46

14

KAB. PASURUAN

24

33

378,118

2.12

15

KAB. SIDOARJO

18

26

501,714

16

3.19

16

KAB. MOJOKERTO

18

27

254,969

1.96

17

KAB. JOMBANG

21

34

304,743

1.31

18

KAB. NGANJUK

20

20

245,041

1.22

19

KAB. MADIUN

15

26

148,637

4.71

20

KAB. MAGETAN

18

22

133,232

0.75

21

KAB. NGAWI

19

24

181,084

10

5.52

22

KAB. BOJONEGORO

27

36

274,477

1.46

23

KAB. TUBAN

20

33

258,764

2.32

24

KAB. LAMONGAN

27

33

274,792

1.82

25

KAB. GRESIK

18

32

308,190

2.60

26

KAB. BANGKALAN

18

22

262,402

1.14

27

KAB. SAMPANG

14

21

260,236

3.46

28

KAB. PAMEKASAN

13

20

208,900

0.96

29

KAB. SUMENEP

27

30

229,167

3.93

30

KOTA KEDIRI

64,806

1.54

31

KOTA BLITAR

32,892

15.20

32

KOTA MALANG

15

187,614

0.53

33

KOTA PROBOLINGGO

57,062

3.50

34

KOTA PASURUAN

50,019

4.00

35

KOTA MOJOKERTO

29,968

13.35

36

KOTA MADIUN

37

KOTA SURABAYA

38

KOTA BATU

JUMLAH PROVINSI

JUMLAH
JUMLAH PENDUDUK JUMLAH KASUS AFP AFP RATE (NON
PUSKESMAS
<15 TAHUN
(NON POLIO)
POLIO)
4

7 = (6/5)*100000

38,740

5.16

31

62

641,347

50

7.80

47,048

2.13

662

960

9,089,289

240

2.64

Sumber:
- Proyeksi Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010,
BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- Rekapitulasi Kinerja Surveilans AFP Kabupaten/Kota Tahun 2012 oleh Seksi P3PMK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 10 A
JUMLAH KASUS BARU TB DAN KEMATIAN PENDERITA TB MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KASUS BARU TB

JUMLAH KEMATIAN
PENDERITA TB

KABUPATEN/KOTA

KAB. PACITAN

12

24

264,580

278,811

543,391

91

58

149

50

46

96

141

104

245

53.29

37.30

45.09

20

KAB. PONOROGO

21

31

427,597

430,026

857,623

233

159

392

180

175

355

413

334

747

96.59

77.67

87.10

32

KAB. TRENGGALEK

14

22

336,428

342,448

678,876

154

115

269

154

140

294

308

255

563

91.55

74.46

82.93

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

487,205

514,908

1,002,113

262

149

411

197

158

355

459

307

766

94.21

59.62

76.44

28

KAB. BLITAR

22

24

562,791

563,765

1,126,556

276

191

467

133

96

229

409

287

696

72.67

50.91

61.78

77

KAB. KEDIRI

26

37

759,995

758,126

1,518,121

418

420

838

189

226

415

607

646

1,253

79.87

85.21

82.54

19

KAB. MALANG

33

39

1,247,168

1,239,952

2,487,120

616

535

1,151

224

231

455

840

766

1,606

67.35

61.78

64.57

60

KAB. LUMAJANG

21

25

494,235

520,340

1,014,575

517

435

952

72

99

171

589

534

1,123

119.17

102.63

110.69

24

KAB. JEMBER

31

49

1,158,520

1,203,659

2,362,179

1,174

1,028

2,202

492

531

1,023

1,666

1,559

3,225

143.80

129.52

136.53

114

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

778,897

790,001

1,568,898

479

379

858

460

385

845

939

764

1,703

120.56

96.71

108.55

61

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

362,543

383,405

745,948

299

265

564

130

108

238

429

373

802

118.33

97.29

107.51

28

12 KAB. SITUBONDO

17

17

319,659

337,032

656,691

329

265

594

93

106

199

422

371

793

132.02

110.08

120.76

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

542,974

572,293

1,115,267

495

463

958

143

121

264

638

584

1,222

117.50

102.05

109.57

45

14 KAB. PASURUAN

24

33

762,657

780,180

1,542,837

580

482

1,062

446

359

805

1,026

841

1,867

134.53

107.80

121.01

73

15 KAB. SIDOARJO

18

26

1,014,923

1,009,755

2,024,678

442

380

822

426

377

803

868

757

1,625

85.52

74.97

80.26

74

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

523,322

526,645

1,049,967

390

332

722

160

149

309

550

481

1,031

105.10

91.33

98.19

21

17 KAB. JOMBANG

21

34

604,259

613,301

1,217,560

396

325

721

236

197

433

632

522

1,154

104.59

85.11

94.78

41

18 KAB. NGANJUK

20

20

508,558

516,957

1,025,515

215

174

389

340

308

648

555

482

1,037

109.13

93.24

101.12

14

19 KAB. MADIUN

15

26

328,032

338,341

666,373

314

203

517

225

161

386

539

364

903

164.31

107.58

135.51

23

20 KAB. MAGETAN

18

22

301,777

319,496

621,273

301

190

491

60

73

133

361

263

624

119.62

82.32

100.44

24

21 KAB. NGAWI

19

24

397,811

421,060

818,871

286

138

424

129

101

230

415

239

654

104.32

56.76

79.87

20

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

600,932

617,525

1,218,457

547

441

988

98

97

195

645

538

1,183

107.33

87.12

97.09

15

23 KAB. TUBAN

20

33

557,800

574,092

1,131,892

406

330

736

60

57

117

466

387

853

83.54

67.41

75.36

12

24 KAB. LAMONGAN

27

33

578,484

615,241

1,193,725

524

377

901

329

338

667

853

715

1,568

147.45

116.21

131.35

21

25 KAB. GRESIK

18

32

600,278

613,171

1,213,449

421

354

775

354

312

666

775

666

1,441

129.11

108.62

118.75

23

26 KAB. BANGKALAN

18

22

441,876

485,557

927,433

408

282

690

274

228

502

682

510

1,192

154.34

105.03

128.53

18

27 KAB. SAMPANG

14

21

439,707

464,607

904,314

311

217

528

235

218

453

546

435

981

124.17

93.63

108.48

31

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

396,986

421,676

818,662

562

399

961

65

43

108

627

442

1,069

157.94

104.82

130.58

22

29 KAB. SUMENEP

27

30

500,065

553,575

1,053,640

728

579

1,307

263

220

483

991

799

1,790

198.17

144.33

169.89

51

30 KOTA KEDIRI

136,124

137,555

273,679

131

152

283

101

147

248

232

299

531

170.43

217.37

194.02

15

31 KOTA BLITAR

66,536

68,018

134,554

63

41

104

69

69

138

132

110

242

198.39

161.72

179.85

17

32 KOTA MALANG

15

410,908

424,174

835,082

307

266

573

468

418

886

775

684

1,459

188.61

161.25

174.71

47

33 KOTA PROBOLINGGO

109,271

113,142

222,413

106

103

209

88

73

161

194

176

370

177.54

155.56

166.36

34 KOTA PASURUAN

93,987

96,058

190,045

101

90

191

59

52

111

160

142

302

170.24

147.83

158.91

35 KOTA MOJOKERTO

60,122

62,428

122,550

55

43

98

54

41

95

109

84

193

181.30

134.56

157.49

36 KOTA MADIUN

83,196

89,225

172,421

76

56

132

80

36

116

156

92

248

187.51

103.11

143.83

30

31

62

1,382,031

1,419,378

2,801,409

1,233

874

2,107

1,151

954

2,105

2,384

1,828

4,212

172.50

128.79

150.35

95

97,764

97,029

194,793

41

41

82

74

43

117

115

84

199

117.63

86.57

102.16

662

960

18,740,003

19,312,947

38,052,950

14,287

11,331

25,618

8,361

7,493

15,854

22,648

18,824

41,472

120.85

97.47

108.98

1,233

38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

KASUS BARU BT A - Ro +
Dan EP

CASE NOTIFICATION RATE (PER


100.000 PENDUDUK)

NO

37 KOTA SURABAYA

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH PENDUDUK

JUMLAH
KECAMATAN

KASUS BARU BTA +

L+P

L+P

7 = 5+6

10 = 8+9

11

12

Sumber:
- Proyeksi Penduduk Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- Laporan Program TB Tahun 2012, Seksi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

L+P

TOTAL KASUS BARU TB


L

L+P

13 = 11+12 14 = 8+11 15 = 9+12 16 = 14+15

L+P

17 = (14/5) * 18 = (15/6) 19 = (16/7)


100000
* 100000
* 100000

L+P

20

21

22 =
20+21

LAMPIRAN 11A
JUMLAH SUSPEK DAN KASUS TB SERTA ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TB PARU
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH PERKIRAAN KASUS BARU

SUSPEK

BTA (+)

ANGKA PENEMUAN KASUS (CDR)

L+P

L+P

L+P

10 = 8+9

11

12

13 = 11+12

L+P

14 = (11/5) * 15 = (12/6) * 16 = (13/7) *


100
100
100

KAB. PACITAN

12

24

283

298

581

1,225

91

58

149

32.14

19.44

25.63

KAB. PONOROGO

21

31

458

460

918

4,449

233

159

392

50.93

34.56

42.72

KAB. TRENGGALEK

14

22

360

366

726

3,685

154

115

269

42.78

31.38

37.03

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

521

551

1,072

5,612

262

149

411

50.26

27.04

38.33

KAB. BLITAR

22

24

602

603

1,205

5,298

276

191

467

45.83

31.66

38.74

KAB. KEDIRI

26

37

813

811

1,624

5,413

418

420

838

51.40

51.78

51.59

KAB. MALANG

33

39

1,334

1,327

2,661

12,292

616

535

1,151

46.16

40.32

43.25

KAB. LUMAJANG

21

25

529

557

1,086

10,745

517

435

952

97.76

78.13

87.69

KAB. JEMBER

31

49

1,240

1,288

2,528

26,724

1,174

1,028

2,202

94.71

79.82

87.12

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

833

845

1,679

8,680

479

379

858

57.47

44.84

51.11

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

388

410

798

7,081

299

280

579

77.08

68.25

72.54

12 KAB. SITUBONDO

17

17

342

361

703

5,786

329

265

594

96.19

73.48

84.54

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

581

612

1,193

10,131

495

463

958

85.20

75.61

80.28

14 KAB. PASURUAN

24

33

816

835

1,651

11,204

580

482

1,062

71.07

57.74

64.33

15 KAB. SIDOARJO

18

26

1,086

1,080

2,166

9,466

442

380

822

40.70

35.17

37.94

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

560

564

1,123

7,629

390

331

721

69.65

58.74

64.18

17 KAB. JOMBANG

21

34

647

656

1,303

8,399

396

325

721

61.25

49.53

55.34

18 KAB. NGANJUK

20

20

544

553

1,097

11,202

216

173

389

39.69

31.28

35.45

19 KAB. MADIUN

15

26

351

362

713

4,807

313

204

517

89.18

56.35

72.51

20 KAB. MAGETAN

18

22

323

342

665

5,818

301

190

491

93.22

55.58

73.86

21 KAB. NGAWI

19

24

426

451

876

5,691

286

138

424

67.19

30.63

48.39

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

643

661

1,304

11,376

547

441

988

85.07

66.74

75.78

23 KAB. TUBAN

20

33

597

614

1,211

5,148

406

330

736

68.02

53.72

60.77

24 KAB. LAMONGAN

27

33

619

658

1,277

8,482

524

377

901

84.66

57.27

70.54

25 KAB. GRESIK

18

32

642

656

1,298

8,748

421

354

775

65.55

53.96

59.69

26 KAB. BANGKALAN

18

22

473

520

992

6,758

408

282

690

86.29

54.28

69.53

27 KAB. SAMPANG

14

21

470

497

968

4,856

311

217

528

66.10

43.65

54.57

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

425

451

876

12,740

562

398

960

132.31

88.21

109.59

29 KAB. SUMENEP

27

30

535

592

1,127

12,087

728

579

1,307

136.06

97.75

115.93

30 KOTA KEDIRI

146

147

293

3,393

131

152

283

89.94

103.27

96.64

31 KOTA BLITAR

71

73

144

1,122

63

41

104

88.49

56.33

72.24

32 KOTA MALANG

15

440

454

894

8,373

307

266

573

69.82

58.61

64.13

33 KOTA PROBOLINGGO

117

121

238

3,271

106

103

209

90.66

85.08

87.82

34 KOTA PASURUAN

101

103

203

2,172

101

90

191

100.43

87.56

93.93

35 KOTA MOJOKERTO

64

67

131

1,169

77

55

132

119.69

82.34

100.66

36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

89

95

184

1,572

76

56

132

85.37

58.66

71.55

31

62

1,479

1,519

2,998

16,224

1,233

874

2,107

83.38

57.55

70.29

105

104

208

1,774

41

41

82

39.19

39.49

39.34

662

960

20,052

20,665

40,717

14,309

11,356

25,665

71.36

54.95

63.03

Sumber:
- Laporan Program TB Tahun 2012, Seksi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 12
JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TB PARU
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH
1

KESEMBUHAN

BTA (+) DIOBATI

L+P

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

PENGOBATAN LENGKAP

JUMLAH

9 = (8/5) *
100

L+P

JUMLAH

10

11 = (10/6)
* 100

JUMLAH

12

13 = (12/7)
* 100

ANGKA KESUKSESAN

JUMLAH

14

15 = (14/5)
* 100

(SUCCESS RATE/SR)

L+P

JUMLAH

16

17 = (16/6)
* 100

JUMLAH

18

19 =
(18/7) *
100

L+P

20 =
21 =
22 =
((8+14)/5) ((10+16)/6) ((12+18)/7)
* 100
* 100
* 100

KAB. PACITAN

12

24

87

70

157

129

82.17

3.82

85.99

KAB. PONOROGO

21

31

227

141

368

297

80.71

47

12.77

93.48

KAB. TRENGGALEK

14

22

138

100

238

227

95.38

0.00

95.38

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

273

156

429

343

79.95

66

15.38

95.34

KAB. BLITAR

22

24

277

216

493

382

77.48

25

5.07

82.56

KAB. KEDIRI

26

37

436

388

824

770

93.45

25

3.03

96.48

KAB. MALANG

33

39

654

514

1,168

994

85.10

67

5.74

90.84

KAB. LUMAJANG

21

25

655

500

1,155

1,056

91.43

65

5.63

97.06

KAB. JEMBER

31

49

1,184

999

2,183

2,001

91.66

30

1.37

93.04

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

499

398

897

811

90.41

40

4.46

94.87

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

300

306

606

550

90.76

11

1.82

92.57

12 KAB. SITUBONDO

17

17

283

277

560

486

86.79

41

7.32

94.11

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

533

470

1,003

929

92.62

22

2.19

94.82

14 KAB. PASURUAN

24

33

557

493

1,050

875

83.33

80

7.62

90.95

15 KAB. SIDOARJO

18

26

486

427

913

751

82.26

49

5.37

87.62

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

395

318

713

526

73.77

163

22.86

96.63

17 KAB. JOMBANG

21

34

446

314

760

675

88.82

0.79

89.61

18 KAB. NGANJUK

20

20

273

212

485

455

93.81

1.03

94.85

19 KAB. MADIUN

15

26

236

173

409

376

91.93

0.49

92.42

20 KAB. MAGETAN

18

22

275

173

448

419

93.53

0.22

93.75

21 KAB. NGAWI

19

24

224

162

386

343

88.86

22

5.70

94.56

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

348

268

616

595

96.59

0.32

96.92

23 KAB. TUBAN

20

33

412

350

762

673

88.32

65

8.53

96.85

24 KAB. LAMONGAN

27

33

523

403

926

890

96.11

0.97

97.08

25 KAB. GRESIK

18

32

402

322

724

631

87.15

29

4.01

91.16

26 KAB. BANGKALAN

18

22

407

339

746

689

92.36

31

4.16

96.51

27 KAB. SAMPANG

14

21

296

261

557

393

70.56

70

12.57

83.12

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

548

390

938

839

89.45

37

3.94

93.39

29 KAB. SUMENEP

27

30

711

533

1,244

1,037

83.36

134

10.77

94.13

30 KOTA KEDIRI

130

131

261

202

77.39

15

5.75

83.14

31 KOTA BLITAR

61

43

104

91

87.50

0.00

87.50

32 KOTA MALANG

15

323

292

615

453

73.66

65

10.57

84.23

33 KOTA PROBOLINGGO

131

108

239

219

91.63

1.67

93.31

34 KOTA PASURUAN

83

62

145

125

86.21

6.21

92.41

35 KOTA MOJOKERTO

51

41

92

79

85.87

6.52

92.39

36 KOTA MADIUN

100

39

139

126

90.65

0.00

90.65

31

62

919

763

1,682

1,241

73.78

166

9.87

83.65

12

19

12

63.16

15.79

78.95

662

960

13,895

11,159

25,054

21,690

86.57

1,418

5.66

92.23

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Laporan Program TB Tahun 2012, Seksi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 13
PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
PNEUMONIA PADA BALITA
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH BALITA

JUMLAH
PUSKESMAS

PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI

JUMLAH PERKIRAAN
PENDERITA

L+P

7 = 5+6

8 = 10% *
5

L+P

9 = 10% * 10 = 10% *
6
7

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

11

12 = (11/8)
* 100

13

14 = (13/9)
* 100

15

16 = (15/10)
* 100

KAB. PACITAN

12

24

19,763

18,934

38,697 1,976.35 1,893.35 3,869.70

159

4.11

KAB. PONOROGO

21

31

31,877

30,124

62,001 3,187.68 3,012.42 6,200.10

1,202

19.39

KAB. TRENGGALEK

14

22

25,583

24,573

50,156 2,558.35 2,457.25 5,015.60

1,793

35.75

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

42,289

40,605

82,894 4,228.86 4,060.54 8,289.40

1,416

17.08

KAB. BLITAR

22

24

47,760

45,448

93,208 4,776.01 4,544.79 9,320.80

2,873

30.82

KAB. KEDIRI

26

37

67,109

65,100

132,209 6,710.92 6,509.98 ######

2,285

17.28

KAB. MALANG

33

39

106,663

102,449

209,112 ###### ###### ######

1,865

8.92

KAB. LUMAJANG

21

25

40,724

38,977

79,701 4,072.43 3,897.67 7,970.10

2,830

35.51

KAB. JEMBER

31

49

101,371

97,567

198,938 ###### 9,756.65 ######

3,266

16.42

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

64,493

61,480

125,973 6,449.31 6,147.99 ######

2,067

16.41

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

28,369

27,469

55,838 2,836.89 2,746.91 5,583.80

2,863

51.27

12 KAB. SITUBONDO

17

17

25,313

24,241

49,554 2,531.30 2,424.10 4,955.40

1,836

37.05

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

48,261

46,568

94,829 4,826.08 4,656.82 9,482.90

352

3.71

14 KAB. PASURUAN

24

33

65,461

62,754

128,215 6,546.10 6,275.40 ######

1,961

15.29

15 KAB. SIDOARJO

18

26

90,181

85,277

175,458 9,018.11 8,527.69 ######

6,626

37.76

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

45,714

43,522

89,236 4,571.42 4,352.18 8,923.60

5,758

64.53

17 KAB. JOMBANG

21

34

54,495

51,679

106,174 5,449.51 5,167.89 ######

1,790

16.86

18 KAB. NGANJUK

20

20

43,188

41,364

84,552 4,318.78 4,136.42 8,455.20

1,475

17.44

19 KAB. MADIUN

15

26

26,293

24,902

51,195 2,629.29 2,490.21 5,119.50

470

9.18

20 KAB. MAGETAN

18

22

23,497

22,410

45,907 2,349.74 2,240.96 4,590.70

798

17.38

21 KAB. NGAWI

19

24

31,538

29,821

61,359 3,153.81 2,982.09 6,135.90

380

6.19

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

47,227

44,961

92,188 4,722.72 4,496.08 9,218.80

8,313

90.17

23 KAB. TUBAN

20

33

44,918

42,565

87,483 4,491.77 4,256.53 8,748.30

2,771

31.67

24 KAB. LAMONGAN

27

33

46,711

44,344

91,055 4,671.07 4,434.43 9,105.50

2,304

25.30

25 KAB. GRESIK

18

32

54,971

52,041

107,012 5,497.15 5,204.05 ######

8,693

81.23

26 KAB. BANGKALAN

18

22

43,357

42,360

85,717 4,335.73 4,235.97 8,571.70

3,950

46.08

27 KAB. SAMPANG

14

21

41,864

41,081

82,945 4,186.40 4,108.10 8,294.50

748

9.02

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

34,621

33,525

68,146 3,462.13 3,352.47 6,814.60

737

10.82

29 KAB. SUMENEP

27

30

39,017

37,983

77,000 3,901.75 3,798.25 7,700.00

529

6.87

30 KOTA KEDIRI

11,929

11,486

23,415 1,192.86 1,148.64 2,341.50

926

39.55

31 KOTA BLITAR

6,067

5,637

563.68 1,170.40

183

15.64

32 KOTA MALANG

15

34,609

32,876

67,485 3,460.89 3,287.61 6,748.50

1,357

20.11

33 KOTA PROBOLINGGO

9,976

9,692

19,668

997.65

969.15 1,966.80

303

15.41

34 KOTA PASURUAN

8,992

8,651

17,643

899.16

865.14 1,764.30

1,535

87.00

35 KOTA MOJOKERTO

5,489

5,301

10,790

548.94

530.06 1,079.00

427

39.57

36 KOTA MADIUN

6,903

6,726

13,629

690.34

672.56 1,362.90

1,019

74.77

31

62

117,498

111,691

229,189 ###### ###### ######

6,453

28.16

8,430

8,156

79

4.76

960 ######

1,524,335

84,392

27.08

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

662

Sumber:
- Laporan Program Pengendalian ISPA Provinsi Jawa Timur Tahun 2012
Seksi P2, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

11,704

16,586

606.72

843.04

815.56 1,658.60

3,116,861 ###### ###### ######

0.00

0.00

LAMPIRAN 14
JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KASUS BARU
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS
4

HIV

JUMLAH KEMATIAN AKIBAT


AIDS

INFEKSI MENULAR SEKSUAL


LAINNYA

AIDS

L+P

L+P

L+P

L+P

7 = 5+6

10 = 8+9

11

12

13 = 11+12

14

15

16 = 14+15

KAB. PACITAN

12

24

14

14

10

KAB. PONOROGO

21

31

16

16

KAB. TRENGGALEK

14

22

41

50

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

150

69

1,908

1,977

KAB. BLITAR

22

24

123

KAB. KEDIRI

26

37

98

38

48

1,848

1,896

24

KAB. MALANG

33

39

115

99

289

2,645

2,934

KAB. LUMAJANG

21

25

22

22

163

303

466

KAB. JEMBER

31

49

369

34

24

88

112

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

293

252

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

153

287

440

12 KAB. SITUBONDO

17

17

257

281

538

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

23

23

51

20

71

14 KAB. PASURUAN

24

33

38

38

77

219

296

15 KAB. SIDOARJO

18

26

222

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

78

17 KAB. JOMBANG

21

34

102

18 KAB. NGANJUK

20

20

19 KAB. MADIUN

15

26

89

32

121

20 KAB. MAGETAN

18

22

30

30

286

712

998

14

21 KAB. NGAWI

19

24

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

76

76

20

23 KAB. TUBAN

20

33

34

34

28

23

51

24 KAB. LAMONGAN

27

33

116

116

29

10

39

13

25 KAB. GRESIK

18

32

28

28

70

191

261

26 KAB. BANGKALAN

18

22

13

17

27 KAB. SAMPANG

14

21

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

29 KAB. SUMENEP

27

30

20

20

45

10

55

30 KOTA KEDIRI

63

35

825

860

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

15

449

39

189

376

565

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

15

15

2,671

35 KOTA MOJOKERTO

47

11

333

344

36 KOTA MADIUN

154

123

777

900

31

62

981

138

982

11,867

12,849

12

15

280

295

662

960

3,698

822

3,078

23,074

29,075

148

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Laporan Program HIV-AIDS Provinsi Jawa Timur Tahun 2012, Seksi P2 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 15
PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV MENURUT JENIS KELAMIN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
DONOR DARAH
NO

UNIT TRANSFUSI DARAH (PMI


CABANG KABUPATEN/KOTA)

JUMLAH PENDONOR
L

SAMPEL DARAH DIPERIKSA

L+P

5 = 3+4

JUMLAH

7 = (6/3) *
100

1 KAB. PACITAN

1,862

570

2,432

1,862

2 KAB. PONOROGO

4,068

3,660

7,728

3 KAB. TRENGGALEK

2,208

870

3,078

4 KAB. TULUNGAGUNG

8,904

5,110

5 KAB. BLITAR

2,826

2,236

6 KAB. KEDIRI

5,815

7 KAB. MALANG

POSITIF HIV

L+P

JUMLAH

9 = (8/4) *
100

99.51

2,208

100.00

14,014

8,904

5,062

2,826

4,898

10,713

10,193

3,853

6,209

10

11 = (10/5)
* 100

3,615

98.77

7,663

99.16

870

100.00

3,078

100.00

100.00

5,110

100.00

14,014

100.00

100.00

2,236

100.00

5,062

100.00

5,815

100.00

4,898

100.00

10,713

100.00

14,046

10,193

100.00

3,853

100.00

14,046

100.00

3,633

9,842

6,209

100.00

3,633

100.00

9,842

100.00

16,263

5,511

21,774

16,263

100.00

5,511

100.00

21,774

100.00

10 KAB. BANYUWANGI

9,292

3,949

13,241

9,171

98.70

3,949

100.00

13,120

99.09

11 KAB. BONDOWOSO

256

140

396

0.78

0.71

0.76

4,319

1,238

5,557

4,193

97.08

1,218

98.38

5,411

97.37

3,830

1,496

5,326

3,830

100.00

1,496

100.00

5,326

100.00

17 KAB. JOMBANG

9,812

5,674

15,486

9,707

98.93

5,574

98.24

15,281

98.68

18 KAB. NGANJUK

5,319

2,357

7,676

5,139

96.62

2,357

100.00

7,496

97.66

19 KAB. MADIUN

7,334

4,730

12,064

7,334

100.00

4,730

100.00

12,064

100.00

20 KAB. MAGETAN

2,849

1,002

3,851

2,849

100.00

1,002

100.00

3,851

100.00

5,144

100.00

12 KAB. SITUBONDO

4,048

2,432

9 KAB. JEMBER

570

JUMLAH

100.00

8 KAB. LUMAJANG

100.00

JUMLAH

12

13 = (12/6)
* 100

L+P

JUMLAH

14

15 = (14/8)
* 100

JUMLAH

16

17 = (16/10)
* 100

100.00

13 KAB. PROBOLINGGO
14 KAB. PASURUAN
15 KAB. SIDOARJO
16 KAB. MOJOKERTO

21 KAB. NGAWI

5,144

22 KAB. BOJONEGORO

5,024

1,399

6,423

5,024

100.00

1,399

100.00

6,423

100.00

23 KAB. TUBAN

5,495

1,059

6,554

5,495

100.00

1,059

100.00

6,554

100.00

24 KAB. LAMONGAN

4,984

1,085

6,069

4,857

97.45

1,043

96.13

5,900

97.22

26 KAB. BANGKALAN

1,628

645

2,273

1,628

100.00

645

100.00

2,273

100.00

27 KAB. SAMPANG

1,890

338

2,228

1,890

100.00

338

100.00

2,228

100.00

11,288

3,926

15,214

10

0.09

0.08

13

0.09

32,752

12,203

44,955

32,752

100.00

12,203

100.00

44,955

100.00

5,710

100.00

25 KAB. GRESIK

28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP
30 KOTA KEDIRI
31 KOTA BLITAR
32 KOTA MALANG
33 KOTA PROBOLINGGO

5,710

34 KOTA PASURUAN

2,396

1,302

3,698

2,396

100.00

1,302

100.00

3,698

100.00

35 KOTA MOJOKERTO

8,268

5,503

13,771

8,268

100.00

5,503

100.00

13,771

100.00

36 KOTA MADIUN

9,684

5,089

14,773

9,684

100.00

5,089

100.00

14,773

100.00

115,221

22,232

137,453

115,221

100.00

22,232

100.00

137,453

100.00

299,989

105,708

416,551

287,778

95.93

101,439

95.96

400,071

96.04

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

0.00

0.00

0.00

LAMPIRAN 16
KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
DIARE
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH PENDUDUK

JUMLAH
PUSKESMAS
L

P
6

DIARE DITANGANI

JUMLAH PERKIRAAAN KASUS


L+P

L+P

7 = 5+6

8 = 10% *
411/1000 * 5

9 = 10% *
411/1000 * 6

10 = 10% *
411/1000 * 7

JUMLAH

11

12 = (11/8)
* 100

L+P

JUMLAH

13

14 = (13/9)
* 100

JUMLAH

15 = 11+13

16 =
(15/10) *
100

KAB. PACITAN

12

24

264,580

278,811

543,391

10,874

11,459

22,333

7,294

32.66

KAB. PONOROGO

21

31

427,597

430,026

857,623

17,574

17,674

35,248

21,649

61.42

KAB. TRENGGALEK

14

22

336,428

342,448

678,876

13,827

14,075

27,902

19,678

70.53

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

487,205

514,908

1,002,113

20,024

21,163

41,187

17,189

41.73

KAB. BLITAR

22

24

562,791

563,765

1,126,556

23,131

23,171

46,301

30,457

65.78

KAB. KEDIRI

26

37

759,995

758,126

1,518,121

31,236

31,159

62,395

31,389

50.31

KAB. MALANG

33

39

1,247,168

1,239,952

2,487,120

51,259

50,962

102,221

60,625

59.31

KAB. LUMAJANG

21

25

494,235

520,340

1,014,575

20,313

21,386

41,699

27,165

65.15

KAB. JEMBER

31

49

1,158,520

1,203,659

2,362,179

47,615

49,470

97,086

66,091

68.08

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

778,897

790,001

1,568,898

32,013

32,469

64,482

42,829

66.42

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

362,543

383,405

745,948

14,901

15,758

30,658

43,878

143.12

12 KAB. SITUBONDO

17

17

319,659

337,032

656,691

13,138

13,852

26,990

35,357

131.00

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

542,974

572,293

1,115,267

22,316

23,521

45,837

32,731

71.41

14 KAB. PASURUAN

24

33

762,657

780,180

1,542,837

31,345

32,065

63,411

30,962

48.83

15 KAB. SIDOARJO

18

26

1,014,923

1,009,755

2,024,678

41,713

41,501

83,214

78,020

93.76

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

523,322

526,645

1,049,967

21,509

21,645

43,154

78,133

181.06

17 KAB. JOMBANG

21

34

604,259

613,301

1,217,560

24,835

25,207

50,042

24,742

49.44

18 KAB. NGANJUK

20

20

508,558

516,957

1,025,515

20,902

21,247

42,149

19,542

46.36

19 KAB. MADIUN

15

26

328,032

338,341

666,373

13,482

13,906

27,388

8,211

29.98

20 KAB. MAGETAN

18

22

301,777

319,496

621,273

12,403

13,131

25,534

18,733

73.36

21 KAB. NGAWI

19

24

397,811

421,060

818,871

16,350

17,306

33,656

8,425

25.03

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

600,932

617,525

1,218,457

24,698

25,380

50,079

37,138

74.16

23 KAB. TUBAN

20

33

557,800

574,092

1,131,892

22,926

23,595

46,521

27,117

58.29

24 KAB. LAMONGAN

27

33

578,484

615,241

1,193,725

23,776

25,286

49,062

36,936

75.28

25 KAB. GRESIK

18

32

600,278

613,171

1,213,449

24,671

25,201

49,873

48,379

97.00

26 KAB. BANGKALAN

18

22

441,876

485,557

927,433

18,161

19,956

38,117

34,041

89.31

27 KAB. SAMPANG

14

21

439,707

464,607

904,314

18,072

19,095

37,167

41,969

112.92

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

396,986

421,676

818,662

16,316

17,331

33,647

25,570

75.99

29 KAB. SUMENEP

27

30

500,065

553,575

1,053,640

20,553

22,752

43,305

7,905

18.25

30 KOTA KEDIRI

136,124

137,555

273,679

5,595

5,654

11,248

12,089

107.47

31 KOTA BLITAR

66,536

68,018

134,554

2,735

2,796

5,530

5,481

99.11

32 KOTA MALANG

15

410,908

424,174

835,082

16,888

17,434

34,322

16,217

47.25

33 KOTA PROBOLINGGO

109,271

113,142

222,413

4,491

4,650

9,141

7,980

87.30

34 KOTA PASURUAN

93,987

96,058

190,045

3,863

3,948

7,811

19,735

252.66

35 KOTA MOJOKERTO

60,122

62,428

122,550

2,471

2,566

5,037

5,715

113.46

36 KOTA MADIUN

83,196

89,225

172,421

3,419

3,667

7,087

6,663

94.02

31

62

1,382,031

1,419,378

2,801,409

56,801

58,336

115,138

92,072

79.97

97,764

97,029

194,793

4,018

3,988

8,006

4,707

58.79

662

960

18,740,003

19,312,947

38,052,950

770,214

793,762

1,563,976

1,132,814

72.43

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Laporan Program Diare Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 - Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

0.00

0.00

LAMPIRAN 17
JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
KASUS BARU
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS
4

Pausi Basiler (PB) / Kusta kering


0-14 TAHUN

Multi Basiler (MB) / Kusta Basah

15 TAHUN

JUMLAH

L+P

L+P

7 = 5+6

10 = 8+9

11 = 5+8

0-14 TAHUN
L+P

12 = 6+9 13 = 7+10

15 TAHUN

L+P

14

15

16 = 14+15

17

18

PB + MB

JUMLAH
L+P

L+P

L+P

19 = 17+1820 = 14+1721 = 15+1822 = 16+1923 = 11+2024 = 12+2125 = 13+22

KAB. PACITAN

12

24

15

16

22

KAB. PONOROGO

21

31

52

53

57

KAB. TRENGGALEK

14

22

15

15

16

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

25

25

25

KAB. BLITAR

22

24

16

16

19

KAB. KEDIRI

26

37

33

35

38

KAB. MALANG

33

39

63

64

67

KAB. LUMAJANG

21

25

19

21

166

174

195

KAB. JEMBER

31

49

30

34

24

315

339

373

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

51

54

61

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

12

12

13

12 KAB. SITUBONDO

17

17

40

45

31

208

239

284

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

29

34

19

190

209

243

14 KAB. PASURUAN

24

33

18

37

55

14

158

172

227

15 KAB. SIDOARJO

18

26

60

63

72

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

42

42

46

17 KAB. JOMBANG

21

34

10

11

111

116

127

18 KAB. NGANJUK

20

20

24

29

97

102

131

19 KAB. MADIUN

15

26

34

35

37

20 KAB. MAGETAN

18

22

26

26

27

21 KAB. NGAWI

19

24

49

51

57

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

105

109

114

23 KAB. TUBAN

20

33

19

21

217

226

247

24 KAB. LAMONGAN

27

33

32

39

10

124

134

173

25 KAB. GRESIK

18

32

11

78

85

96

26 KAB. BANGKALAN

18

22

29

37

35

321

356

393

27 KAB. SAMPANG

14

21

21

45

66

63

412

475

541

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

10

14

26

178

204

218

29 KAB. SUMENEP

27

30

20

114

134

23

383

406

540

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

15

14

14

17

33 KOTA PROBOLINGGO

23

23

25

34 KOTA PASURUAN

21

21

21

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

10

10

10

31

62

10

15

14

111

125

140

662

960

510

630

3,751

4,062

4,692

0.00

0.00

12.33

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

120

ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/ NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK
Sumber:
- Laporan Program Kusta Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 - Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

311

LAMPIRAN 18
KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
KASUS BARU
NO

KABUPETAN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

PENDERITA KUSTA 0-14 TAHUN

PENDERITA KUSTA

L+P

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5)
* 100

10

CACAT TINGKAT 2
L+P

JUMLAH

P
%

L+P
%

KAB. PACITAN

12

24

22

0 #DIV/0!

KAB. PONOROGO

21

31

57

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

5.26

#DIV/0!

#DIV/0!

11

19.30

KAB. TRENGGALEK

14

22

16

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

25.00

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

25

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

36.00

KAB. BLITAR

22

24

19

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

15.79

KAB. KEDIRI

26

37

38

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

5.26

#DIV/0!

#DIV/0!

10.53

KAB. MALANG

33

39

67

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

1.49

#DIV/0!

#DIV/0!

13

19.40

KAB. LUMAJANG

21

25

195

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

10

5.13

#DIV/0!

#DIV/0!

26

13.33

KAB. JEMBER

31

49

373

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

28

7.51

#DIV/0!

#DIV/0!

74

19.84

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

61

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

6.56

#DIV/0!

#DIV/0!

11.48

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

13

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

7.69

12 KAB. SITUBONDO

17

17

284

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

36

12.68

#DIV/0!

#DIV/0!

33

11.62

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

243

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

24

9.88

#DIV/0!

#DIV/0!

28

11.52

14 KAB. PASURUAN

24

33

227

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

32

14.10

#DIV/0!

#DIV/0!

27

11.89

15 KAB. SIDOARJO

18

26

72

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

4.17

#DIV/0!

#DIV/0!

12

16.67

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

46

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

10

21.74

17 KAB. JOMBANG

21

34

127

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

4.72

#DIV/0!

#DIV/0!

30

23.62

18 KAB. NGANJUK

20

20

131

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

10

7.63

#DIV/0!

#DIV/0!

22

16.79

19 KAB. MADIUN

15

26

37

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

2.70

#DIV/0!

#DIV/0!

24.32

20 KAB. MAGETAN

18

22

27

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

10

37.04

21 KAB. NGAWI

19

24

57

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

7.02

#DIV/0!

#DIV/0!

8.77

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

114

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

3.51

#DIV/0!

#DIV/0!

14

12.28

23 KAB. TUBAN

20

33

247

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

11

4.45

#DIV/0!

#DIV/0!

34

13.77

24 KAB. LAMONGAN

27

33

173

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

17

9.83

#DIV/0!

#DIV/0!

4.05

25 KAB. GRESIK

18

32

96

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

11

11.46

#DIV/0!

#DIV/0!

27

28.13

26 KAB. BANGKALAN

18

22

393

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

43

10.94

#DIV/0!

#DIV/0!

37

9.41

27 KAB. SAMPANG

14

21

541

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

84

15.53

#DIV/0!

#DIV/0!

78

14.42

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

218

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

30

13.76

#DIV/0!

#DIV/0!

18

8.26

29 KAB. SUMENEP

27

30

540

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

43

7.96

#DIV/0!

#DIV/0!

35

6.48

30 KOTA KEDIRI

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

33.33

31 KOTA BLITAR

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

66.67

32 KOTA MALANG

15

17

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

5.88

#DIV/0!

#DIV/0!

5.88

33 KOTA PROBOLINGGO

25

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

4.00

#DIV/0!

#DIV/0!

8.00

34 KOTA PASURUAN

21

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

14.29

35 KOTA MOJOKERTO

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

25.00

#DIV/0!

#DIV/0!

12.50

36 KOTA MADIUN

10

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

0.00

31

62

140

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

19

13.57

#DIV/0!

#DIV/0!

18

12.86

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

662

960

4,692

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

Sumber:
- Laporan Program Kusta Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 - Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

12

431

9.19

14

16

17 =
(16/6) *
100
#DIV/0!

JUMLAH

19 =
(18/7) *
100
18.18

15 =
(14/5) *
100
#DIV/0!

JUMLAH

13 =
(12/7) *
100
4.55

11 =
(10/6) *
100
#DIV/0!

JUMLAH

18

0 #DIV/0!
622

13.26

LAMPIRAN 19
JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

KASUS TERCATAT
PB

MB

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

7 = 5+6

10 = 8+9

11 = 5+8

12 = 6+9

13 = 7+10

KAB. PACITAN

12

24

19

23

KAB. PONOROGO

21

31

62

65

KAB. TRENGGALEK

14

22

18

19

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

27

27

KAB. BLITAR

22

24

13

15

KAB. KEDIRI

26

37

35

36

KAB. MALANG

33

39

69

71

KAB. LUMAJANG

21

25

181

190

KAB. JEMBER

31

49

14

357

371

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

52

55

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

20

20

12 KAB. SITUBONDO

17

17

33

258

291

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

25

263

288

14 KAB. PASURUAN

24

33

16

199

215

15 KAB. SIDOARJO

18

26

72

76

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

59

61

17 KAB. JOMBANG

21

34

124

126

18 KAB. NGANJUK

20

20

16

94

110

19 KAB. MADIUN

15

26

32

33

20 KAB. MAGETAN

18

22

30

31

21 KAB. NGAWI

19

24

62

62

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

129

130

23 KAB. TUBAN

20

33

11

232

243

24 KAB. LAMONGAN

27

33

13

131

144

25 KAB. GRESIK

18

32

13

145

158

26 KAB. BANGKALAN

18

22

32

415

447

27 KAB. SAMPANG

14

21

36

553

589

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

214

220

29 KAB. SUMENEP

27

30

71

418

489

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

15

14

15

33 KOTA PROBOLINGGO

23

24

34 KOTA PASURUAN

18

18

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

31

62

13

139

152

662

960

4,842

0.00

0.00

1.27

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

341

4,501

ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK


Sumber:
- Laporan Program Kusta Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 - Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 20
PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
KUSTA (PB)
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

KUSTA (MB)

PENDERITA PB

JUMLAH
PUSKESMAS

RFT PB

2011

PENDERITA MB

RFT MB

2010

L+P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6)
* 100

12

13 = (12/7)
* 100

14

15

16 =
14+15

17

18 = (17/14)
* 100

19

20 = (19/15)
* 100

21

%
22 =
(21/16) *
100

KAB. PACITAN

12

24

14

#DIV/0!

#DIV/0!

12

85.71

30

#DIV/0!

#DIV/0!

26

KAB. PONOROGO

21

31

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

43

#DIV/0!

#DIV/0!

36

83.72

KAB. TRENGGALEK

14

22

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

19

#DIV/0!

#DIV/0!

18

94.74

KAB. BLITAR

22

24

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

21

#DIV/0!

#DIV/0!

14

66.67

KAB. KEDIRI

26

37

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

49

#DIV/0!

#DIV/0!

33

67.35

KAB. MALANG

33

39

#DIV/0!

#DIV/0!

66.67

38

#DIV/0!

#DIV/0!

33

86.84

KAB. LUMAJANG

21

25

23

#DIV/0!

#DIV/0!

23

100.00

179

#DIV/0!

#DIV/0!

157

87.71

KAB. JEMBER

31

49

41

#DIV/0!

#DIV/0!

41

100.00

313

#DIV/0!

#DIV/0!

273

87.22

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

54

#DIV/0!

#DIV/0!

53

98.15

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

43

#DIV/0!

#DIV/0!

41

95.35

12 KAB. SITUBONDO

17

17

42

#DIV/0!

#DIV/0!

42

100.00

171

#DIV/0!

#DIV/0!

151

88.30

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

72

#DIV/0!

#DIV/0!

68

94.44

235

#DIV/0!

#DIV/0!

200

85.11

14 KAB. PASURUAN

24

33

61

#DIV/0!

#DIV/0!

55

90.16

192

#DIV/0!

#DIV/0!

177

92.19

15 KAB. SIDOARJO

18

26

#DIV/0!

#DIV/0!

88.89

63

#DIV/0!

#DIV/0!

38

60.32

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

73

#DIV/0!

#DIV/0!

66

90.41

17 KAB. JOMBANG

21

34

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

72

#DIV/0!

#DIV/0!

68

94.44

18 KAB. NGANJUK

20

20

17

#DIV/0!

#DIV/0!

17

100.00

87

#DIV/0!

#DIV/0!

87

100.00

19 KAB. MADIUN

15

26

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

30

#DIV/0!

#DIV/0!

30

100.00

20 KAB. MAGETAN

18

22

#DIV/0!

#DIV/0!

80.00

24

#DIV/0!

#DIV/0!

24

100.00

21 KAB. NGAWI

19

24

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

38

#DIV/0!

#DIV/0!

35

92.11

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

113

#DIV/0!

#DIV/0!

102

90.27

23 KAB. TUBAN

20

33

36

#DIV/0!

#DIV/0!

34

94.44

215

#DIV/0!

#DIV/0!

208

96.74

24 KAB. LAMONGAN

27

33

44

#DIV/0!

#DIV/0!

43

97.73

228

#DIV/0!

#DIV/0!

209

91.67

25 KAB. GRESIK

18

32

16

#DIV/0!

#DIV/0!

16

100.00

124

#DIV/0!

#DIV/0!

100

80.65

26 KAB. BANGKALAN

18

22

60

#DIV/0!

#DIV/0!

56

93.33

311

#DIV/0!

#DIV/0!

287

92.28

27 KAB. SAMPANG

14

21

46

#DIV/0!

#DIV/0!

43

93.48

375

#DIV/0!

#DIV/0!

292

77.87

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

25

#DIV/0!

#DIV/0!

25

100.00

243

#DIV/0!

#DIV/0!

219

90.12

29 KAB. SUMENEP

27

30

140

#DIV/0!

#DIV/0!

128

91.43

186

#DIV/0!

#DIV/0!

167

89.78

30 KOTA KEDIRI

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

83.33

31 KOTA BLITAR

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

32 KOTA MALANG

15

#DIV/0!

#DIV/0!

66.67

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

33 KOTA PROBOLINGGO

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

34

#DIV/0!

#DIV/0!

32

94.12

34 KOTA PASURUAN

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

#DIV/0!

#DIV/0!

77.78

35 KOTA MOJOKERTO

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

86.67

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

100.00

31

62

11

#DIV/0!

#DIV/0!

63.64

104

#DIV/0!

#DIV/0!

81

77.88

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

662

960

735

0 #DIV/0!

#DIV/0!

693

94.29

Sumber:
- Laporan Program Kusta Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 - Seksi Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

3,751

#DIV/0!

#DIV/0!

0 #DIV/0!
3,298

87.92

LAMPIRAN 21
JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KASUS PD3I
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

DIFTERI
JUMLAH KASUS

MENINGGAL

L+P

7 = 5+6

TETANUS (NON NEONATORUM)

PERTUSIS

JUMLAH KASUS

TETANUS NEONATORUM

MENINGGAL

L+P

L+P

10

11 = 9+10

12

13

14 = 12+13

15

JUMLAH KASUS

MENINGGAL

L+P

16

17

18 = 16+17

19

KAB. PACITAN

12

24

KAB. PONOROGO

21

31

KAB. TRENGGALEK

14

22

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

13

18

KAB. BLITAR

22

24

14

23

KAB. KEDIRI

26

37

10

KAB. MALANG

33

39

11

11

22

KAB. LUMAJANG

21

25

10

16

22

KAB. JEMBER

31

49

25

33

58

12

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

11

12

23

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

10

19

12 KAB. SITUBONDO

17

17

55

74

129

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

14

15

29

14 KAB. PASURUAN

24

33

10

19

29

15 KAB. SIDOARJO

18

26

16

17

33

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

17

17 KAB. JOMBANG

21

34

50

45

95

11

18 KAB. NGANJUK

20

20

19 KAB. MADIUN

15

26

20 KAB. MAGETAN

18

22

21 KAB. NGAWI

19

24

18

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

13

23 KAB. TUBAN

20

33

24 KAB. LAMONGAN

27

33

25 KAB. GRESIK

18

32

14

23

26 KAB. BANGKALAN

18

22

30

39

69

10

19

27 KAB. SAMPANG

14

21

17

21

38

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

29 KAB. SUMENEP

27

30

15

21

15

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

15

15

27

42

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

16

21

36 KOTA MADIUN

12

13

25

31

62

44

34

78

11

16

662

960

461

494

955

37

90

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

CASE FATALITY RATE (%)

3.87

Sumber:
- Laporan KLB dan Surveilans Terpadu Penyakit Berbasis Puskesmas Sentinel Tahun 2012, Seksi P3PMK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

84

0
0.00

29

15
51.72

LAMPIRAN 22
JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KASUS PD3I
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

CAMPAK

POLIO

JUMLAH KASUS

MENINGGAL

L+P

7 =5+6

L+P

L+P

10

11 = 9+10

15

16

17 = 15+16

KAB. PACITAN

12

24

22

KAB. PONOROGO

21

31

64

KAB. TRENGGALEK

14

22

11

16

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

196

KAB. BLITAR

22

24

29

152

KAB. KEDIRI

26

37

41

KAB. MALANG

33

39

25

18

KAB. LUMAJANG

21

25

330

KAB. JEMBER

31

49

70

218

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

39

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

25

17

12 KAB. SITUBONDO

17

17

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

14 KAB. PASURUAN

24

33

15 KAB. SIDOARJO

18

26

22

112

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

14

17 KAB. JOMBANG

21

34

12

20

18 KAB. NGANJUK

20

20

19 KAB. MADIUN

15

26

102

20 KAB. MAGETAN

18

22

53

13

21 KAB. NGAWI

19

24

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

23 KAB. TUBAN

20

33

10

24 KAB. LAMONGAN

27

33

221

25 KAB. GRESIK

18

32

126

26 KAB. BANGKALAN

18

22

23

52

27 KAB. SAMPANG

14

21

14

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

36

29 KAB. SUMENEP

27

30

23

79

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

42

32 KOTA MALANG

15

59

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

13

35 KOTA MOJOKERTO

12

36 KOTA MADIUN

14

31

62

363

65

21

662

960

1,835

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

CASE FATALITY RATE (%)

HEPATITIS KLINIS

1,085

0.00

Sumber:
- Laporan Surveilans Terpadu Penyakit Berbasis Puskesmas Sentinel Tahun 2012, Seksi P3PMK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

24

LAMPIRAN 23
JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)


JUMLAH KASUS

MENINGGAL

CFR (%)

L+P

L+P

7 = 5+6

10 = 8+9

L+P

11 = (8/5) * 100 12 = (9/6) * 100 13 = (10/7) * 100

KAB. PACITAN

12

24

197

0.51

KAB. PONOROGO

21

31

228

0.00

KAB. TRENGGALEK

14

22

171

0.58

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

180

0.56

KAB. BLITAR

22

24

49

6.12

KAB. KEDIRI

26

37

492

1.63

KAB. MALANG

33

39

173

4.05

KAB. LUMAJANG

21

25

23

4.35

KAB. JEMBER

31

49

260

1.92

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

127

0.79

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

162

3.09

12 KAB. SITUBONDO

17

17

184

1.63

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

56

1.79

14 KAB. PASURUAN

24

33

157

1.91

15 KAB. SIDOARJO

18

26

214

0.47

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

66

3.03

17 KAB. JOMBANG

21

34

503

1.59

18 KAB. NGANJUK

20

20

203

3.94

19 KAB. MADIUN

15

26

151

2.65

20 KAB. MAGETAN

18

22

76

0.00

21 KAB. NGAWI

19

24

178

5.06

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

657

0.61

23 KAB. TUBAN

20

33

199

1.51

24 KAB. LAMONGAN

27

33

312

0.64

25 KAB. GRESIK

18

32

357

1.40

26 KAB. BANGKALAN

18

22

397

1.51

27 KAB. SAMPANG

14

21

314

0.00

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

67

4.48

29 KAB. SUMENEP

27

30

312

1.60

30 KOTA KEDIRI

105

0.95

31 KOTA BLITAR

236

3.39

32 KOTA MALANG

15

136

0.00

33 KOTA PROBOLINGGO

23

0.00

34 KOTA PASURUAN

94

0.00

35 KOTA MOJOKERTO

24

0.00

36 KOTA MADIUN

75

5.33

31

62

1,091

0.55

17

0.00

662

960

8,266

119

1.44

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK

21.72

Sumber:
- Laporan Program DBD Tahun 2012, Seksi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 24A
KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
MALARIA
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

PENDUDUK
BERESIKO

PENDERITA
MENINGGAL

DENGAN PEMERIKSAAN
SEDIAAN DARAH (positif)

CFR

API

L+P

L+P

8=6+7

10

11=9+10

12=9/6*100

13 = 10/7 *
100

L+P
14=11/8*10 15=8/5*100
0
0

KAB. PACITAN

12

24

160,562

223

223

0.00

#DIV/0!

0.00

1.39

KAB. PONOROGO

21

31

12,408

79

79

0.00

#DIV/0!

0.00

6.37

KAB. TRENGGALEK

14

22

80,540

306

310

0.00

0.00

0.00

3.85

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

11,895

41

41

0.00

#DIV/0!

0.00

3.45

KAB. BLITAR

22

24

55,629

22

24

0.00

0.00

0.00

0.43

KAB. KEDIRI

26

37

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

KAB. MALANG

33

39

100,769

68

68

0.00

#DIV/0!

0.00

0.67

KAB. LUMAJANG

21

25

727,629

23

23

0.00

#DIV/0!

0.00

0.03

KAB. JEMBER

31

49

1,245,230

67

71

0.00

0.00

7.04

0.06

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

1,474,404

98

11

109

0.00

0.00

0.00

0.07

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

52,129

11

15

0.00

0.00

0.00

0.29

12 KAB. SITUBONDO

17

17

91,116

33

22

55

0.00

0.00

0.00

0.60

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

29,078

0.00

#DIV/0!

0.00

0.03

14 KAB. PASURUAN

24

33

1,542,837

25

25

0.00

#DIV/0!

0.00

0.02

15 KAB. SIDOARJO

18

26

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

303,953

0.00

#DIV/0!

0.00

0.03

17 KAB. JOMBANG

21

34

181,956

22

22

0.00

#DIV/0!

0.00

0.12

18 KAB. NGANJUK

20

20

1,108,789

43

52

0.00

0.00

0.00

0.05

19 KAB. MADIUN

15

26

568,032

123

131

0.00

0.00

0.00

0.23

20 KAB. MAGETAN

18

22

621,273

0.00

#DIV/0!

0.00

0.00

21 KAB. NGAWI

19

24

140,673

0.00

#DIV/0!

0.00

0.05

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

394,863

0.00

0.00

0.00

0.02

23 KAB. TUBAN

20

33

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

24 KAB. LAMONGAN

27

33

166,305

0.00

#DIV/0!

0.00

0.04

25 KAB. GRESIK

18

32

1,213,449

0.00

#DIV/0!

0.00

0.01

26 KAB. BANGKALAN

18

22

3,893

0.00

#DIV/0!

0.00

0.77

27 KAB. SAMPANG

14

21

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

29 KAB. SUMENEP

27

30

515,316

17

18

0.00

0.00

0.00

0.03

30 KOTA KEDIRI

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

31 KOTA BLITAR

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

32 KOTA MALANG

15

121,393

0.00

0.00

0.00

0.07

33 KOTA PROBOLINGGO

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

34 KOTA PASURUAN

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

35 KOTA MOJOKERTO

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

36 KOTA MADIUN

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

31

62

0.00

#DIV/0!

0.00

#DIV/0!

89,342

0.00

#DIV/0!

0.00

0.01

662

960

11,013,463

1,254

67

1,321

0.00

0.00

0.38

0.12

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

Sumber:
- Laporan Tahunan Penemuan dan Pengobatan Malaria Provinsi Jawa Timur Tahun 2012, Seksi Pemberantasan Penyakit
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 25
PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
PENDERITA FILARIASIS
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS
4

KASUS BARU DITEMUKAN

JUMLAH SELURUH KASUS

L+P

L+P

7 = 5+6

10 = 8+9

KAB. PACITAN

12

24

KAB. PONOROGO

21

31

14

15

29

KAB. TRENGGALEK

14

22

13

11

24

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

KAB. BLITAR

22

24

12

15

KAB. KEDIRI

26

37

15

21

KAB. MALANG

33

39

12

25

37

KAB. LUMAJANG

21

25

KAB. JEMBER

31

49

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

14

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

10

10

12 KAB. SITUBONDO

17

17

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

14 KAB. PASURUAN

24

33

15 KAB. SIDOARJO

18

26

13

18

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

17 KAB. JOMBANG

21

34

18 KAB. NGANJUK

20

20

19 KAB. MADIUN

15

26

12

20 KAB. MAGETAN

18

22

21 KAB. NGAWI

19

24

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

12

23 KAB. TUBAN

20

33

24 KAB. LAMONGAN

27

33

25

31

56

25 KAB. GRESIK

18

32

26 KAB. BANGKALAN

18

22

27 KAB. SAMPANG

14

21

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

29 KAB. SUMENEP

27

30

11

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

15

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

31

62

662

960

14

22

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA)


Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

146

195

341

0.78

1.01

0.90

LAMPIRAN 26
BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG

JUMLAH LAHIR HIDUP

BBLR

L+P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6) *
100

12

13 = (12/7) *
100

14

15 = (14/8) *
100

16

17 = (16/10)
* 100

18

19 = (18/12)
* 100

KAB. PACITAN

12

24

3,829

3,539

7,368

3,829

100.00

3,539

100.00

7,368

100.00

193

5.04

167

4.72

360

4.89

KAB. PONOROGO

21

31

6,371

5,772

12,143

6,228

97.76

5,894

102.11

12,122

99.83

209

3.36

171

2.90

380

3.13

KAB. TRENGGALEK

14

22

5,283

4,880

10,163

5,283

100.00

4,880

100.00

10,163

100.00

165

3.12

165

3.38

330

3.25

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

7,617

7,493

15,110

7,617

100.00

7,493

100.00

15,110

100.00

207

2.72

206

2.75

413

2.73

KAB. BLITAR

22

24

8,908

8,358

17,266

8,908

100.00

8,358

100.00

17,266

100.00

328

3.68

347

4.15

675

3.91

KAB. KEDIRI

26

37

12,820

12,655

25,475

12,722

99.24

12,712

100.45

25,434

99.84

288

2.26

282

2.22

570

2.24

KAB. MALANG

33

39

20,546

20,246

40,792

20,546

100.00

20,246

100.00

40,792

100.00

705

3.43

697

3.44

1,402

3.44

KAB. LUMAJANG

21

25

8,480

7,996

16,476

8,480

100.00

7,996

100.00

16,476

100.00

432

5.09

433

5.42

865

5.25

KAB. JEMBER

31

49

19,258

17,670

36,928

19,258

100.00

17,670

100.00

36,928

100.00

769

3.99

777

4.40

1,546

4.19

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

11,794

11,085

22,879

11,758

99.69

11,085

100.00

22,843

99.84

330

2.81

231

2.08

561

2.46

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

5,459

5,500

10,959

5,454

99.91

5,461

99.29

10,915

99.60

235

4.31

267

4.89

502

4.60

12 KAB. SITUBONDO

17

17

4,692

4,407

9,099

4,692

100.00

4,407

100.00

9,099

100.00

260

5.54

220

4.99

480

5.28

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

9,602

8,900

18,502

9,602

100.00

8,900

100.00

18,502

100.00

503

5.24

470

5.28

973

5.26

14 KAB. PASURUAN

24

33

12,208

11,968

24,176

12,208

100.00

11,968

100.00

24,176

100.00

316

2.59

282

2.36

598

2.47

15 KAB. SIDOARJO

18

26

14,691

15,432

30,123

14,691

100.00

15,432

100.00

30,123

100.00

261

1.78

224

1.45

485

1.61

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

8,147

8,107

16,254

8,147

100.00

8,107

100.00

16,254

100.00

231

2.84

448

5.53

679

4.18

17 KAB. JOMBANG

21

34

10,711

9,696

20,407

10,566

98.65

9,696

100.00

20,262

99.29

391

3.70

360

3.71

751

3.71

18 KAB. NGANJUK

20

20

8,430

8,028

16,458

8,430

100.00

8,024

99.95

16,454

99.98

326

3.87

232

2.89

558

3.39

19 KAB. MADIUN

15

26

4,663

4,512

9,175

4,663

100.00

4,512

100.00

9,175

100.00

108

2.32

128

2.84

236

2.57

20 KAB. MAGETAN

18

22

4,398

4,100

8,498

4,398

100.00

4,100

100.00

8,498

100.00

164

3.73

191

4.66

355

4.18

21 KAB. NGAWI

19

24

6,210

6,020

12,230

6,210

100.00

6,020

100.00

12,230

100.00

253

4.07

210

3.49

463

3.79

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

9,814

9,034

18,848

9,503

96.83

8,751

96.87

18,254

96.85

343

3.61

314

3.59

657

3.60

23 KAB. TUBAN

20

33

8,758

8,319

17,077

8,758

100.00

8,177

98.29

16,935

99.17

351

4.01

329

4.02

680

4.02

24 KAB. LAMONGAN

27

33

9,704

9,794

19,498

9,422

97.09

9,397

95.94

18,819

96.52

157

1.67

141

1.50

298

1.58

25 KAB. GRESIK

18

32

9,851

9,896

19,747

9,680

98.26

9,790

98.93

19,470

98.60

255

2.63

239

2.44

494

2.54

26 KAB. BANGKALAN

18

22

8,926

9,481

18,407

8,737

97.88

9,481

100.00

18,218

98.97

119

1.36

109

1.15

228

1.25

27 KAB. SAMPANG

14

21

9,123

8,591

17,714

9,123

100.00

8,591

100.00

17,714

100.00

358

3.92

339

3.95

697

3.93

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

6,603

6,351

12,954

6,603

100.00

6,351

100.00

12,954

100.00

201

3.04

185

2.91

386

2.98

29 KAB. SUMENEP

27

30

7,892

7,244

15,136

7,892

100.00

7,228

99.78

15,120

99.89

206

2.61

174

2.41

380

2.51

30 KOTA KEDIRI

1,945

1,885

3,830

1,945

100.00

1,885

100.00

3,830

100.00

58

2.98

40

2.12

98

2.56

31 KOTA BLITAR

1,048

1,015

2,063

1,048

100.00

1,015

100.00

2,063

100.00

56

5.34

64

6.31

120

5.82

32 KOTA MALANG

15

5,860

5,680

11,540

5,860

100.00

5,680

100.00

11,540

100.00

129

2.20

84

1.48

213

1.85

33 KOTA PROBOLINGGO

1,926

1,817

3,743

1,926

100.00

1,897

104.40

3,823

102.14

102

5.30

98

5.17

200

5.23

34 KOTA PASURUAN

1,562

1,956

3,518

1,476

94.49

1,901

97.19

3,377

95.99

86

5.83

57

3.00

143

4.23

35 KOTA MOJOKERTO

919

909

1,828

919

100.00

909

100.00

1,828

100.00

35

3.81

28

3.08

63

3.45

36 KOTA MADIUN

3,544

3,174

6,718

3,544

100.00

3,174

100.00

6,718

100.00

318

8.97

331

10.43

649

9.66

31

62

21,184

20,297

41,481

20,899

98.65

19,914

98.11

40,813

98.39

602

2.88

526

2.64

1,128

2.76

1,451

1,344

2,795

1,451

100.00

1,344

100.00

2,795

100.00

57

3.93

39

2.90

96

3.43

662

960

304,227

293,151

597,378

302,476

99.42

291,985

99.60

594,461

99.51

10,107

3.34

9,605

3.29

19,712

3.32

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- PWS KIA Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 27
STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BALITA
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

BALITA DITIMBANG

JUMLAH
PUSKESMAS

L
L

GIZI LEBIH (BERAT BADAN LEBIH)

P
6

L+P
7 = 5+6

JUMLAH

9 = (8/5) *
100

GIZI BAIK (BERAT BADAN NORMAL)


L+P

JUMLAH

10

11 = (10/6)
* 100

JUMLAH

12 = 8+10

13 = (12/7)
* 100

JUMLAH

14

15 = (14/5)
* 100

GIZI KURANG (BERAT BADAN KURANG)


L+P

JUMLAH

16

17 = (16/6)
* 100

JUMLAH

18 = 14+16

19 = (18/7)
* 100

JUMLAH

20

21 = (20/5)
* 100

GIZI BURUK (BERAT BADAN SANGAT KURANG)


L+P

JUMLAH

22

23 = (22/6)
* 100

JUMLAH

24 = 20+22

25 = (24/7)
* 100

JUMLAH

26

27 = (26/5)
* 100

L+P

JUMLAH

JUMLAH

28

29 = (28/6)
* 100

30 = 26+28

31 = (30/7)
* 100

KAB. PACITAN

12

24

24,278

846

3.48

22,170

91.32

1,040

4.28

223

0.92

KAB. PONOROGO

21

31

44,609

667

1.50

41,385

92.77

2,318

5.20

239

0.54

KAB. TRENGGALEK

14

22

37,325

275

0.74

35,280

94.52

1,565

4.19

205

0.55

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

59,640

1,564

2.62

55,356

92.82

2,476

4.15

243

0.41

KAB. BLITAR

22

24

69,034

799

1.16

65,935

95.51

1,668

2.42

633

0.92

KAB. KEDIRI

26

37

82,840

750

0.91

77,649

93.73

3,381

4.08

1,060

1.28

KAB. MALANG

33

39

149,970

1,811

1.21

140,411

93.63

6,527

4.35

1,221

0.81

KAB. LUMAJANG

21

25

64,064

607

0.95

57,549

89.83

5,473

8.54

435

0.68

KAB. JEMBER

31

49

139,783

0.00

137,861

98.62

1,625

1.16

298

0.21

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

90,534

1,187

1.31

85,087

93.98

3,474

3.84

787

0.87

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

45,318

515

1.14

41,004

90.48

3,023

6.67

776

1.71

12 KAB. SITUBONDO

17

17

30,304

241

0.79

27,578

91.00

1,926

6.36

560

1.85

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

72,511

851

1.17

62,404

86.06

6,811

9.39

2,444

3.37

14 KAB. PASURUAN

24

33

93,543

1,651

1.76

82,024

87.69

8,000

8.55

1,867

2.00

15 KAB. SIDOARJO

18

26

104,527

2,128

2.04

94,922

90.81

6,180

5.91

1,297

1.24

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

63,442

1,968

3.10

52,862

83.32

7,562

11.92

1,049

1.65

17 KAB. JOMBANG

21

34

79,965

1,364

1.71

73,444

91.85

4,691

5.87

466

0.58

18 KAB. NGANJUK

20

20

62,610

496

0.79

56,490

90.22

4,797

7.66

828

1.32

19 KAB. MADIUN

15

26

35,798

655

1.83

32,069

89.58

2,588

7.23

486

1.36

20 KAB. MAGETAN

18

22

32,265

567

1.76

30,286

93.87

1,218

3.77

194

0.60

21 KAB. NGAWI

19

24

18,755

254

1.35

15,722

83.83

2,086

11.12

693

3.70

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

70,038

1,044

1.49

63,558

90.75

4,607

6.58

830

1.18

23 KAB. TUBAN

20

33

70,089

961

1.37

63,658

90.82

4,797

6.84

674

0.96

24 KAB. LAMONGAN

27

33

68,985

992

1.44

64,881

94.05

2,663

3.86

449

0.65

25 KAB. GRESIK

18

32

77,923

1,214

1.56

71,329

91.54

4,412

5.66

969

1.24

26 KAB. BANGKALAN

18

22

53,629

408

0.76

50,959

95.02

2,038

3.80

224

0.42

27 KAB. SAMPANG

14

21

51,891

988

1.90

43,826

84.46

6,032

11.62

1,045

2.01

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

41,410

400

0.97

35,079

84.71

5,141

12.41

790

1.91

29 KAB. SUMENEP

27

30

53,750

699

1.30

49,476

92.05

2,810

5.23

765

1.42

30 KOTA KEDIRI

13,716

236

1.72

12,806

93.36

535

3.90

140

1.02

31 KOTA BLITAR

7,380

167

2.26

6,877

93.18

290

3.93

46

0.63

32 KOTA MALANG

15

59,888

394

0.66

57,921

96.72

1,273

2.13

300

0.50

33 KOTA PROBOLINGGO

11,209

68

0.60

10,467

93.38

553

4.93

121

1.08

34 KOTA PASURUAN

14,632

220

1.50

13,216

90.32

963

6.58

234

1.60

35 KOTA MOJOKERTO

6,254

178

2.84

5,760

92.09

222

3.54

95

1.52

36 KOTA MADIUN

9,626

344

3.58

8,025

83.37

1,199

12.46

58

0.60

31

62

161,998

6,882

4.25

144,403

89.14

8,356

5.16

2,357

1.46

10,653

95

0.89

10,056

94.40

418

3.93

83

0.78

662

960

2,184,184

34,486

1.58

1,999,783

91.56

124,734

5.71

25,182

1.15

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- LB3 Tahun 2012, Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 28
CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS
MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
IBU HAMIL

IBU BERSALIN

IBU NIFAS

K1

K4

JUMLAH

DITOLONG
NAKES

JUMLAH

MENDAPAT
YANKES

7 = (6/5) *
100

9 = (8/5) *
100

10

11

12 = (11/10)
* 100

13

14

15 = (14/13)
* 100

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH

KAB. PACITAN

12

24

8,338

8,070

96.78

7,505

90.01

7,959

7,369

92.59

7,959

7,343

92.26

KAB. PONOROGO

21

31

15,717

13,139

83.60

12,182

77.51

15,003

12,117

80.76

15,003

12,129

80.84

KAB. TRENGGALEK

14

22

10,926

11,294

103.37

9,138

83.64

10,429

10,312

98.88

10,429

10,151

97.33

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

17,720

16,242

91.66

15,068

85.04

16,914

15,150

89.57

16,914

14,610

86.38

KAB. BLITAR

22

24

20,266

18,473

91.15

17,108

84.42

19,344

17,267

89.26

19,344

17,292

89.39

KAB. KEDIRI

26

37

28,858

27,524

95.38

26,199

90.79

27,546

25,458

92.42

27,546

24,455

88.78

KAB. MALANG

33

39

45,703

44,861

98.16

43,246

94.62

43,625

40,604

93.07

43,625

39,563

90.69

KAB. LUMAJANG

21

25

17,058

17,476

102.45

15,592

91.41

16,283

16,418

100.83

16,283

15,638

96.04

KAB. JEMBER

31

49

44,126

39,406

89.30

31,185

70.67

42,121

35,867

85.15

42,121

36,067

85.63

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

27,210

24,061

88.43

21,737

79.89

25,973

22,607

87.04

25,973

22,873

88.06

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

11,845

11,380

96.07

10,851

91.61

11,307

10,267

90.80

11,307

10,818

95.68

12 KAB. SITUBONDO

17

17

11,280

9,820

87.05

8,484

75.21

10,768

8,838

82.08

10,768

8,734

81.11

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

21,478

19,693

91.69

17,056

79.41

20,502

17,884

87.23

20,502

17,831

86.97

14 KAB. PASURUAN

24

33

28,859

25,778

89.32

23,895

82.80

27,547

23,695

86.02

27,547

22,693

82.38

15 KAB. SIDOARJO

18

26

37,358

31,317

83.83

30,210

80.87

35,660

30,290

84.94

35,660

27,647

77.53

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

19,676

17,557

89.23

15,522

78.89

18,781

16,258

86.56

18,781

15,811

84.18

17 KAB. JOMBANG

21

34

23,649

21,799

92.18

20,471

86.56

22,574

20,391

90.33

22,574

20,447

90.58

18 KAB. NGANJUK

20

20

18,498

16,741

90.50

15,624

84.46

17,657

16,478

93.32

17,657

15,250

86.37

19 KAB. MADIUN

15

26

12,645

9,920

78.45

9,270

73.31

12,070

9,060

75.06

12,070

8,983

74.42

20 KAB. MAGETAN

18

22

10,372

8,907

85.87

8,509

82.04

9,901

8,467

85.52

9,901

8,296

83.79

21 KAB. NGAWI

19

24

13,634

12,957

95.03

12,579

92.26

13,014

12,223

93.92

13,014

12,015

92.32

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

20,080

20,802

103.60

18,563

92.45

19,167

18,860

98.40

19,167

18,280

95.37

23 KAB. TUBAN

20

33

19,167

17,247

89.98

16,766

87.47

18,296

17,154

93.76

18,296

16,689

91.22

24 KAB. LAMONGAN

27

33

20,061

21,781

108.57

20,372

101.55

19,149

19,418

101.41

19,149

19,303

100.80

25 KAB. GRESIK

18

32

22,918

20,862

91.03

18,911

82.52

21,876

19,462

88.96

21,876

19,104

87.33

26 KAB. BANGKALAN

18

22

18,934

19,650

103.78

17,794

93.98

18,074

17,890

98.98

18,074

17,996

99.57

27 KAB. SAMPANG

14

21

18,052

19,261

106.70

15,114

83.72

17,232

16,654

96.65

17,232

17,305

100.43

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

14,516

13,848

95.40

13,108

90.30

13,856

12,573

90.74

13,856

12,262

88.50

29 KAB. SUMENEP

27

30

17,080

15,192

88.95

12,990

76.05

16,304

14,176

86.95

16,304

14,299

87.70

30 KOTA KEDIRI

5,371

4,038

75.18

4,036

75.15

5,127

3,846

75.02

5,127

3,832

74.75

31 KOTA BLITAR

2,629

2,103

79.99

1,933

73.53

2,509

2,069

82.45

2,509

1,996

79.54

32 KOTA MALANG

15

15,186

11,912

78.44

11,123

73.25

14,495

11,595

79.99

14,495

11,628

80.22

33 KOTA PROBOLINGGO

4,401

4,227

96.04

3,922

89.11

4,201

3,734

88.88

4,201

3,595

85.57

34 KOTA PASURUAN

3,937

3,749

95.22

3,562

90.47

3,758

3,514

93.51

3,758

3,513

93.48

35 KOTA MOJOKERTO

2,378

1,974

83.01

1,845

77.58

2,270

1,830

80.62

2,270

1,791

78.90

36 KOTA MADIUN

3,052

2,911

95.39

2,814

92.21

2,913

2,784

95.57

2,913

2,695

92.52

31

62

49,415

43,187

87.40

41,850

84.69

47,169

38,320

81.24

47,169

37,205

78.88

3,595

2,917

81.14

2,691

74.85

3,432

2,789

81.27

3,432

2,757

80.34

662

960

685,988

632,076

92.14

578,825

84.38

654,807

583,688

89.14

654,807

572,896

87.49

NO

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- PWS KIA Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 29
PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH IBU
HAMIL

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL


TT-1

TT-2

TT-3

TT-4

TT-5

TT2+

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = (6/5) *
100

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/5)
* 100

12

13 = (12/5)
* 100

14

15 = (14/5)
* 100

16

17 = (16/5)
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

8,338

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

2 KAB. PONOROGO

21

31

15,717

91

0.58

187

1.19

673

4.28

658

4.19

240

1.53

1,758

11.19

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

10,926

0.00

0.00

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

17,720

0.00

0.00

5 KAB. BLITAR

22

24

20,266

0.00

0.00

6 KAB. KEDIRI

26

37

28,858

79

0.27

451

1.56

652

2.26

695

2.41

0.00

1,798

6.23

7 KAB. MALANG

33

39

45,703

55

0.12

466

1.02

1,317

2.88

2,911

6.37

5,841

12.78

10,535

23.05

8 KAB. LUMAJANG

21

25

17,058

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

9 KAB. JEMBER

31

49

44,126

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

27,210

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

11,845

0.20

122

1.03

12 KAB. SITUBONDO

17

17

11,280

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

21,478

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

14 KAB. PASURUAN

24

33

28,859

0.00

0.00

15 KAB. SIDOARJO

18

26

37,358

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

19,676

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

17 KAB. JOMBANG

21

34

23,649

12.19

6,220

26.30

18 KAB. NGANJUK

20

20

18,498

0.00

0.00

19 KAB. MADIUN

15

26

12,645

0.00

0.00

0.00

11

0.09

0.06

19

0.15

20 KAB. MAGETAN

18

22

10,372

188

1.81

130

1.25

979

9.44

3,013

29.05

1,366

13.17

5,488

52.91

21 KAB. NGAWI

19

24

13,634

84

0.62

66

0.48

362

2.66

705

5.17

596

4.37

1,729

12.68

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

20,080

0.01

149

0.74

1,999

9.96

3,356

16.71

2,639

13.14

8,143

40.55

23 KAB. TUBAN

20

33

19,167

3,810

19.88

3,405

17.76

180,718

942.85

3,115

16.25

1,856

9.68

189,094

986.54

24 KAB. LAMONGAN

27

33

20,061

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

25 KAB. GRESIK

18

32

22,918

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

26 KAB. BANGKALAN

18

22

18,934

11.37

10,095

53.32

27 KAB. SAMPANG

14

21

18,052

0.00

0.00

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

14,516

0.00

0.00

60

0.41

104

0.72

99

0.68

263

1.81

29 KAB. SUMENEP

27

30

17,080

12,643

74.02

14,860

87.00

15,437

90.38

31,475

184.28

40,160

235.13

101,932

596.78

30 KOTA KEDIRI

5,371

18

0.34

34

0.63

86

1.60

114

2.12

74

1.38

308

5.73

31 KOTA BLITAR

2,629

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

32 KOTA MALANG

15

15,186

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

33 KOTA PROBOLINGGO

4,401

4,657

105.81

11,015

250.27

34 KOTA PASURUAN

3,937

0.00

0.00

35 KOTA MOJOKERTO

2,378

335

14.09

670

28.17

36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

0.00
0

0.00

0.00
0

0.00

42

39

0.35

0.00

0.16

8.33

43

560

14.70

1,997

0.04

0.00

2.37

27

868

10.55

982

22.31

2,682

0.04

0.23

0.00

3.67

14.16

2,623

59.60

28

1,909

0.24

0.00

8.07

24

2,883

0.00

3,264

17.24

2,152

0.00

2,753

0.00
104

0.00
0.00

0.00

0.00
1

0.00
0

0.00

0.00

0.00
1

0.36

0.00
0.00

0.00

0.00

647

0.00
0

0.00

0.00

1,578

0.00

62.55
0.00

4.37

230

9.67

3,052

18

0.59

24

0.79

33

1.08

41

1.34

0.07

100

3.28

31

62

49,415

14,214

28.76

498

1.01

461,380

933.68

74

0.15

18

0.04

461,970

934.87

3,595

0.00

0.06

0.00

0.08

12

0.33

17

0.47

662

960

685,988

33,510

4.88

23,855

3.48

670,000

97.67

54,459

7.94

62,962

9.18

811,276

118.26

Sumber:
- Laporan Imunisasi TT Ibu Hamil Tahun 2012, Web Imunisasi Seksi P3PMK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 30
JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3
MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
FE1 (30 TABLET)

FE3 (90 TABLET)

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH
IBU HAMIL

JUMLAH

JUMLAH

7 = (6/5) * 100

9 = (8/5) * 100

1 KAB. PACITAN

12

24

8,338

6,221

74.61

5,909

70.87

2 KAB. PONOROGO

21

31

15,717

11,955

76.06

12,011

76.42

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

10,926

11,190

102.42

9,243

84.60

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

17,720

15,687

88.53

14,874

83.94

5 KAB. BLITAR

22

24

20,266

17,544

86.57

16,161

79.75

6 KAB. KEDIRI

26

37

28,858

25,802

89.41

24,403

84.56

7 KAB. MALANG

33

39

45,703

42,225

92.39

40,655

88.96

8 KAB. LUMAJANG

21

25

17,058

17,645

103.44

16,312

95.63

9 KAB. JEMBER

31

49

44,126

38,753

87.82

35,999

81.58

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

27,210

23,963

88.07

22,127

81.32

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

11,845

11,375

96.03

10,216

86.24

12 KAB. SITUBONDO

17

17

11,280

8,990

79.70

8,168

72.41

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

21,478

19,693

91.69

17,171

79.95

14 KAB. PASURUAN

24

33

28,859

26,161

90.65

23,212

80.43

15 KAB. SIDOARJO

18

26

37,358

30,463

81.54

28,330

75.83

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

19,676

15,784

80.22

14,534

73.87

17 KAB. JOMBANG

21

34

23,649

21,749

91.97

20,539

86.85

18 KAB. NGANJUK

20

20

18,498

15,909

86.00

14,991

81.04

19 KAB. MADIUN

15

26

12,645

9,423

74.52

9,072

71.74

20 KAB. MAGETAN

18

22

10,372

8,024

77.36

7,705

74.28

21 KAB. NGAWI

19

24

13,634

12,957

95.03

12,579

92.26

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

20,080

19,892

99.07

17,866

88.98

23 KAB. TUBAN

20

33

19,167

17,311

90.32

16,854

87.93

24 KAB. LAMONGAN

27

33

20,061

17,423

86.85

17,028

84.88

25 KAB. GRESIK

18

32

22,918

20,335

88.73

19,049

83.12

26 KAB. BANGKALAN

18

22

18,934

15,209

80.32

13,794

72.85

27 KAB. SAMPANG

14

21

18,052

14,419

79.87

11,801

65.37

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

14,516

12,714

87.59

11,888

81.90

29 KAB. SUMENEP

27

30

17,080

13,681

80.10

12,090

70.78

30 KOTA KEDIRI

5,371

3,635

67.68

3,572

66.51

31 KOTA BLITAR

2,629

2,062

78.43

1,921

73.07

32 KOTA MALANG

15

15,186

16,312

107.42

16,163

106.44

33 KOTA PROBOLINGGO

4,401

3,832

87.06

3,384

76.89

34 KOTA PASURUAN

3,937

3,274

83.16

2,697

68.50

35 KOTA MOJOKERTO

2,378

2,035

85.57

1,825

76.74

36 KOTA MADIUN

3,052

2,911

95.39

2,814

92.21

31

62

49,415

42,183

85.36

41,289

83.55

3,595

2,917

81.14

2,705

75.24

662

960

685,988

601,658

87.71

560,951

81.77

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010,
BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- LB3 Tahun 2012 Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 31
JUMLAH DAN PERSENTASE KOMPLIKASI KEBIDANAN DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI
MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

20%
JUMLAH IBU
JUMLAH IBU
HAMIL
HAMIL
5

6 = 20% * 5

KOMPLIKASI KEBIDANAN
DITANGANI

SASARAN BAYI

15% SASARAN BAYI

L+P

L+P

L+P

8 = (7/6) *
100

10

11 = 9+10

12 = 15% *
9

13 = 15% *
10

14 = 15% *
11

15

16 = (15/12)
* 100

17

18 = (17/13)
* 100

19

20 = (19/14)
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

8,338

1,668

1,601

96.01

3,847

3,592

7,439

577

539

1,116

893

80.03

2 KAB. PONOROGO

21

31

15,717

3,143

2,658

84.56

6,565

5,964

12,528

985

895

1,879

1,600

85.14

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

10,926

2,185

2,036

93.18

5,004

4,743

9,747

751

711

1,462

999

68.33

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

17,720

3,544

2,152

60.72

8,127

7,727

15,854

1,219

1,159

2,378

1,140

47.94

5 KAB. BLITAR

22

24

20,266

4,053

3,767

92.94

9,346

8,711

18,057

1,402

1,307

2,709

2,235

82.52

6 KAB. KEDIRI

26

37

28,858

5,772

5,193

89.98

13,090

12,545

25,635

1,964

1,882

3,845

3,440

89.46

7 KAB. MALANG

33

39

45,703

9,141

7,176

78.51

20,641

19,660

40,300

3,096

2,949

6,045

4,583

75.81

8 KAB. LUMAJANG

21

25

17,058

3,412

4,008

117.48

7,692

7,295

14,987

1,154

1,094

2,248

2,439

108.49

9 KAB. JEMBER

31

49

44,126

8,825

5,998

67.96

19,361

18,712

38,073

2,904

2,807

5,711

2,908

50.92

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

27,210

5,442

3,942

72.44

12,304

11,603

23,907

1,846

1,740

3,586

1,765

49.22

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

11,845

2,369

2,134

90.08

5,225

4,971

10,196

784

746

1,529

1,403

91.74

12 KAB. SITUBONDO

17

17

11,280

2,256

1,921

85.15

4,928

4,805

9,733

739

721

1,460

1,004

68.77

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

21,478

4,296

4,190

97.54

9,334

9,033

18,367

1,400

1,355

2,755

2,110

76.59

14 KAB. PASURUAN

24

33

28,859

5,772

4,746

82.23

12,684

12,216

24,900

1,903

1,832

3,735

3,509

93.95

15 KAB. SIDOARJO

18

26

37,358

7,472

4,843

64.82

17,037

16,155

33,193

2,556

2,423

4,979

4,469

89.76

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

19,676

3,935

3,219

81.80

8,967

8,511

17,479

1,345

1,277

2,622

1,106

42.18

17 KAB. JOMBANG

21

34

23,649

4,730

4,456

94.21

10,820

10,192

21,012

1,623

1,529

3,152

2,786

88.40

18 KAB. NGANJUK

20

20

18,498

3,700

3,503

94.68

8,460

7,973

16,433

1,269

1,196

2,465

2,151

87.26

19 KAB. MADIUN

15

26

12,645

2,529

1,570

62.08

5,235

4,872

10,106

785

731

1,516

1,050

69.26

20 KAB. MAGETAN

18

22

10,372

2,074

1,671

80.55

4,778

4,464

9,242

717

670

1,386

932

67.23

21 KAB. NGAWI

19

24

13,634

2,727

2,617

95.97

6,215

5,864

12,079

932

880

1,812

1,498

82.68

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

20,080

4,016

4,916

122.41

9,154

8,548

17,702

1,373

1,282

2,655

2,499

94.11

23 KAB. TUBAN

20

33

19,167

3,833

3,256

84.94

8,751

8,148

16,898

1,313

1,222

2,535

1,806

71.25

24 KAB. LAMONGAN

27

33

20,061

4,012

3,577

89.15

9,166

8,655

17,821

1,375

1,298

2,673

2,451

91.69

25 KAB. GRESIK

18

32

22,918

4,584

5,768

125.84

10,470

9,947

20,417

1,571

1,492

3,063

1,795

58.61

26 KAB. BANGKALAN

18

22

18,934

3,787

2,423

63.98

8,211

8,126

16,337

1,232

1,219

2,451

1,360

55.50

27 KAB. SAMPANG

14

21

18,052

3,610

3,337

92.43

7,828

7,609

15,437

1,174

1,141

2,316

2,097

90.56

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

14,516

2,903

1,958

67.44

6,443

6,081

12,524

966

912

1,879

1,293

68.83

29 KAB. SUMENEP

27

30

17,080

3,416

1,696

49.65

7,497

7,305

14,802

1,125

1,096

2,220

801

36.08

30 KOTA KEDIRI

5,371

1,074

802

74.66

2,398

2,374

4,772

360

356

716

552

77.12

31 KOTA BLITAR

2,629

526

417

79.31

1,196

1,156

2,352

179

173

353

307

87.01

32 KOTA MALANG

15

15,186

3,037

1,915

63.05

6,768

6,722

13,490

1,015

1,008

2,023

699

34.54

33 KOTA PROBOLINGGO

4,401

880

606

68.84

1,923

1,889

3,812

288

283

572

361

63.13

34 KOTA PASURUAN

3,937

787

704

89.41

1,730

1,729

3,459

260

259

519

489

94.24

35 KOTA MOJOKERTO

2,378

476

345

72.54

1,065

1,062

2,128

160

159

319

223

69.87

36 KOTA MADIUN

3,052

610

521

85.36

1,345

1,374

2,719

202

206

408

369

90.47

31

62

49,415

9,883

7,962

80.56

22,263

21,760

44,022

3,339

3,264

6,603

4,630

70.12

3,595

719

481

66.90

1,616

1,569

3,185

242

235

478

395

82.67

662

960

685,988

137,198

114,085

83.15

307,484

293,662

601,146

46,123

44,049

90,172

66,147

73.36

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- PWS KIA Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 32
CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BAYI
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
JUMLAH
KECAMATAN PUSKESMAS

ANAK BALITA (1-4 TAHUN)

BAYI 6-11 BULAN MENDAPAT VIT A

JUMLAH

L+P

IBU NIFAS

MENDAPAT VIT A 2X

JUMLAH

MENDAPAT

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6) *
100

12 =8+10

13 = (12/7) *
100

14

15

16 =14+15

17

18 = (17/14)
* 100

19

20 = (19/15)
* 100

21 =17+19

22 = (21/16)
* 100

23

VIT A
S

24

25 = (24/23)
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

3,847

3,592

7,439

6,590

88.59

15,917

15,341

31,258

20,810

66.57

7,959

4,250

53.40

2 KAB. PONOROGO

21

31

6,565

5,964

12,528

12,948

103.35

25,312

24,160

49,473

31,571

63.82

15,003

10,706

71.36

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

5,004

4,743

9,747

9,872

101.28

20,579

19,830

40,409

33,637

83.24

10,429

9,949

95.40

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

8,127

7,727

15,854

14,922

94.12

34,162

32,878

67,040

47,099

70.25

16,914

13,842

81.84

5 KAB. BLITAR

22

24

9,346

8,711

18,057

19,877

110.08

38,414

36,737

75,151

54,926

73.09

19,344

13,137

67.91

6 KAB. KEDIRI

26

37

13,090

12,545

25,635

25,714

100.31

54,019

52,555

106,574

86,653

81.31

27,546

23,324

84.67

7 KAB. MALANG

33

39

20,641

19,660

40,300

43,717

108.48

86,022

82,789

168,812

141,824

84.01

43,625

39,912

91.49

8 KAB. LUMAJANG

21

25

7,692

7,295

14,987

16,006

106.80

33,032

31,681

64,714

53,406

82.53

16,283

15,450

94.89

9 KAB. JEMBER

31

49

19,361

18,712

38,073

38,484

101.08

82,011

78,854

160,865

114,071

70.91

42,121

35,376

83.99

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

12,304

11,603

23,907

22,247

93.06

52,189

49,877

102,066

76,640

75.09

25,973

22,994

88.53

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

5,225

4,971

10,196

10,033

98.41

23,144

22,499

45,642

35,818

78.48

11,307

11,145

98.57

12 KAB. SITUBONDO

17

17

4,928

4,805

9,733

9,585

98.48

20,385

19,436

39,821

29,739

74.68

10,768

7,754

72.01

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

9,334

9,033

18,367

18,082

98.45

38,927

37,535

76,462

66,339

86.76

20,502

17,834

86.99

14 KAB. PASURUAN

24

33

12,684

12,216

24,900

24,981

100.33

52,777

50,538

103,315

91,058

88.14

27,547

22,803

82.78

15 KAB. SIDOARJO

18

26

17,037

16,155

33,193

29,577

89.11

73,144

69,122

142,265

106,192

74.64

35,660

26,916

75.48

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

8,967

8,511

17,479

17,265

98.78

36,747

35,010

71,757

59,197

82.50

18,781

12,651

67.36

17 KAB. JOMBANG

21

34

10,820

10,192

21,012

20,731

98.66

43,675

41,487

85,162

76,986

90.40

22,574

18,228

80.75

18 KAB. NGANJUK

20

20

8,460

7,973

16,433

17,096

104.04

34,728

33,391

68,119

48,553

71.28

17,657

14,397

81.53

19 KAB. MADIUN

15

26

5,235

4,872

10,106

9,778

96.75

21,058

20,030

41,089

30,950

75.32

12,070

8,706

72.13

20 KAB. MAGETAN

18

22

4,778

4,464

9,242

9,347

101.14

18,719

17,946

36,665

34,060

92.89

9,901

7,611

76.87

21 KAB. NGAWI

19

24

6,215

5,864

12,079

12,245

101.37

25,323

23,956

49,280

37,370

75.83

13,014

12,223

93.92

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

9,154

8,548

17,702

19,645

110.97

38,073

36,413

74,486

62,765

84.26

19,167

17,320

90.36

23 KAB. TUBAN

20

33

8,751

8,148

16,898

16,620

98.35

36,167

34,418

70,585

61,231

86.75

18,296

16,944

92.61

24 KAB. LAMONGAN

27

33

9,166

8,655

17,821

19,081

107.07

37,545

35,689

73,234

47,359

64.67

19,149

17,199

89.82

25 KAB. GRESIK

18

32

10,470

9,947

20,417

21,855

107.04

44,501

42,094

86,595

71,030

82.03

21,876

18,798

85.93

26 KAB. BANGKALAN

18

22

8,211

8,126

16,337

16,065

98.34

35,147

34,234

69,380

41,346

59.59

18,074

12,056

66.70

27 KAB. SAMPANG

14

21

7,828

7,609

15,437

11,347

73.50

34,036

33,472

67,508

23,011

34.09

17,232

12,450

72.25

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

6,443

6,081

12,524

14,083

112.45

28,178

27,443

55,622

36,055

64.82

13,856

10,892

78.61

29 KAB. SUMENEP

27

30

7,497

7,305

14,802

12,821

86.62

31,520

30,678

62,198

48,810

78.48

16,304

12,564

77.06

30 KOTA KEDIRI

2,398

2,374

4,772

3,421

71.69

9,531

9,112

18,643

8,612

46.19

5,127

2,585

50.42

31 KOTA BLITAR

1,196

1,156

2,352

1,999

84.99

4,871

4,481

9,352

7,769

83.07

2,509

1,922

76.59

32 KOTA MALANG

15

6,768

6,722

13,490

11,914

88.32

27,841

26,154

53,995

53,384

98.87

14,495

17,622

121.57

33 KOTA PROBOLINGGO

1,923

1,889

3,812

2,314

60.70

8,053

7,802

15,856

14,511

91.52

4,201

3,071

73.10

34 KOTA PASURUAN

1,730

1,729

3,459

3,685

106.53

7,262

6,922

14,184

10,906

76.89

3,758

3,064

81.53

35 KOTA MOJOKERTO

1,065

1,062

2,128

2,174

102.18

4,424

4,238

8,662

6,820

78.73

2,270

1,964

86.52

36 KOTA MADIUN

1,345

1,374

2,719

2,692

99.01

5,558

5,352

10,910

10,310

94.50

2,913

2,695

92.52

31

62

22,263

21,760

44,022

36,199

82.23

95,236

89,931

185,167

147,588

79.71

47,169

37,719

79.97

1,616

1,569

3,185

3,087

96.92

6,814

6,587

13,401

10,481

78.21

3,432

2,372

69.12

662

960

307,484

293,662

601,146

588,099

97.83

1,285,041

1,230,674

2,515,715

1,938,887

77.07

654,807

540,445

82.54

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- LB3 Tahun 2012, Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 33
PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
PESERTA KB AKTIF
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

NON MKJP

MKJP
IUD

MOP

MOW

IM PLAN

JUMLAH

SUNTIK

PIL

KON DOM

OBAT
VAGINA

LAIN
NYA

6 = (5/27)
* 100

8 = (7/27)
* 100

10 = (9/27)
* 100

11

12 = (11/27)
* 100

13 =
5+7+9+11

14 =
(13/27) *
100

15

16 = (15/27)
* 100

17

18 = (17/27)
* 100

19

20 = (19/27)
* 100

21

22 = (21/27)
* 100

23

JUMLAH

25 =
24 = (23/27)
26 = (25/27)
15+17+19+21
* 100
* 100
+23

MKJP + NON
MKJP

% MKJP +
NON MKJP

27 = 13+25

28 = 14+26

1 KAB. PACITAN

12

24

45,671

33.60

314

0.23

5,243

3.86

7,935

5.84

59,163

43.53

62,520

46.00

12,620

9.28

1,617

1.19

0.00

0.00

76,757

56.47

135,920

100.0

2 KAB. PONOROGO

21

31

44,685

29.66

344

0.23

6,726

4.46

11,275

7.48

63,030

41.84

68,435

45.42

14,970

9.94

4,220

2.80

0.00

0.00

87,625

58.16

150,655

100.0

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

6,440

6.41

425

0.42

5,221

5.20

11,162

11.12

23,248

23.16

55,258

55.04

20,406

20.33

1,481

1.48

0.00

0.00

77,145

76.84

100,393

100.0

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

13,129

11.67

406

0.36

5,538

4.92

9,056

8.05

28,129

25.01

54,520

48.48

27,165

24.15

2,650

2.36

0.00

0.00

84,335

74.99

112,464

100.0

5 KAB. BLITAR

22

24

41,178

25.99

597

0.38

5,832

3.68

5,490

3.47

53,097

33.52

68,204

43.05

35,066

22.13

2,057

1.30

0.00

0.00

105,327

66.48

158,424

100.0

6 KAB. KEDIRI

26

37

20,160

9.29

605

0.28

10,402

4.79

9,801

4.52

40,968

18.88

147,719

68.07

26,412

12.17

1,897

0.87

0.00

0.00

176,028

81.12

216,996

100.0

7 KAB. MALANG

33

39

48,396

13.70

773

0.22

15,565

4.41

38,655

10.94

103,389

29.27

188,709

53.42

56,087

15.88

5,099

1.44

0.00

0.00

249,895

70.73

353,284

100.0

8 KAB. LUMAJANG

21

25

24,016

12.75

758

0.40

8,311

4.41

39,683

21.06

72,768

38.62

69,129

36.69

43,265

22.96

3,251

1.73

0.00

0.00

115,645

61.38

188,413

100.0

9 KAB. JEMBER

31

49

39,010

11.04

474

0.13

3,997

1.13

17,318

4.90

60,799

17.21

178,018

50.38

112,409

31.81

2,107

0.60

0.00

0.00

292,534

82.79

353,333

100.0

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

28,626

11.01

440

0.17

8,498

3.27

25,522

9.82

63,086

24.27

125,919

48.44

68,281

26.27

2,640

1.02

0.00

0.00

196,840

75.73

259,926

100.0

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

26,371

19.65

1,691

1.26

1,827

1.36

10,539

7.85

40,428

30.12

57,422

42.78

33,489

24.95

2,880

2.15

0.00

0.00

93,791

69.88

134,219

100.0

12 KAB. SITUBONDO

17

17

1,260

1.31

1,841

1.92

2,168

2.26

10,860

11.32

16,129

16.82

52,140

54.37

26,611

27.75

1,021

1.06

0.00

0.00

79,772

83.18

95,901

100.0

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

4,775

2.60

1,422

0.78

11,383

6.21

22,499

12.27

40,079

21.85

106,433

58.02

35,732

19.48

1,184

0.65

0.00

0.00

143,349

78.15

183,428

100.0

14 KAB. PASURUAN

24

33

6,977

2.62

1,792

0.67

6,584

2.47

19,722

7.39

35,075

13.15

158,584

59.44

69,663

26.11

3,463

1.30

0.00

0.00

231,710

86.85

266,785

100.0

15 KAB. SIDOARJO

18

26

27,726

9.12

848

0.28

16,492

5.43

17,605

5.79

62,671

20.62

177,495

58.39

58,734

19.32

5,075

1.67

0.00

0.00

241,304

79.38

303,975

100.0

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

13,073

7.24

310

0.17

12,054

6.68

9,820

5.44

35,257

19.53

116,923

64.75

26,856

14.87

1,528

0.85

0.00

0.00

145,307

80.47

180,564

100.0

17 KAB. JOMBANG

21

34

11,831

6.47

1,193

0.65

9,901

5.42

12,413

6.79

35,338

19.34

113,538

62.13

31,579

17.28

2,297

1.26

0.00

0.00

147,414

80.66

182,752

100.0

18 KAB. NGANJUK

20

20

29,995

16.89

1,261

0.71

10,689

6.02

15,827

8.91

57,772

32.53

88,001

49.55

29,887

16.83

1,940

1.09

0.00

0.00

119,828

67.47

177,600

100.0

19 KAB. MADIUN

15

26

25,451

21.03

65

0.05

5,019

4.15

7,636

6.31

38,171

31.54

64,605

53.39

17,204

14.22

1,032

0.85

0.00

0.00

82,841

68.46

121,012

100.0

20 KAB. MAGETAN

18

22

26,404

26.67

296

0.30

7,357

7.43

5,792

5.85

39,849

40.25

52,477

53.01

5,133

5.19

1,536

1.55

0.00

0.00

59,146

59.75

98,995

100.0

21 KAB. NGAWI

19

24

24,730

17.81

287

0.21

5,199

3.74

11,197

8.06

41,413

29.83

80,025

57.64

16,082

11.58

1,320

0.95

0.00

0.00

97,427

70.17

138,840

100.0

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

20,531

9.28

648

0.29

4,865

2.20

18,996

8.58

45,040

20.35

132,714

59.96

41,260

18.64

2,308

1.04

0.00

0.00

176,282

79.65

221,322

100.0

23 KAB. TUBAN

20

33

11,385

5.74

253

0.13

3,536

1.78

8,378

4.22

23,552

11.87

150,425

75.84

22,538

11.36

1,839

0.93

0.00

0.00

174,802

88.13

198,354

100.0

24 KAB. LAMONGAN

27

33

18,821

7.47

489

0.19

6,043

2.40

24,200

9.61

49,553

19.67

138,875

55.13

61,938

24.59

1,536

0.61

0.00

0.00

202,349

80.33

251,902

100.0

25 KAB. GRESIK

18

32

9,242

5.36

580

0.34

5,651

3.28

13,384

7.76

28,857

16.73

107,737

62.45

34,530

20.02

1,388

0.80

0.00

0.00

143,655

83.27

172,512

100.0

26 KAB. BANGKALAN

18

22

2,092

1.52

263

0.19

1,600

1.16

8,212

5.96

12,167

8.84

80,286

58.30

43,823

31.82

1,428

1.04

0.00

0.00

125,537

91.16

137,704

100.0

27 KAB. SAMPANG

14

21

1,069

0.71

180

0.12

754

0.50

7,550

4.98

9,553

6.30

102,453

67.59

37,139

24.50

2,436

1.61

0.00

0.00

142,028

93.70

151,581

100.0

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

741

0.80

290

0.31

774

0.83

6,748

7.27

8,553

9.22

60,596

65.30

21,679

23.36

1,966

2.12

0.00

0.00

84,241

90.78

92,794

100.0

29 KAB. SUMENEP

27

30

2,725

1.55

76

0.04

9,988

5.67

13,893

7.88

26,682

15.14

106,394

60.35

41,514

23.55

1,693

0.96

0.00

0.00

149,601

84.86

176,283

100.0

30 KOTA KEDIRI

3,531

10.43

166

0.49

3,129

9.24

2,525

7.46

9,351

27.62

16,815

49.67

6,265

18.51

1,423

4.20

0.00

0.00

24,503

72.38

33,854

100.0

31 KOTA BLITAR

5,330

27.31

56

0.29

551

2.82

1,720

8.81

7,657

39.23

7,380

37.81

3,789

19.41

691

3.54

0.00

0.00

11,860

60.77

19,517

100.0

32 KOTA MALANG

15

9,483

8.76

26

0.02

311

0.29

4,458

4.12

14,278

13.18

70,646

65.23

21,536

19.88

1,850

1.71

0.00

0.00

94,032

86.82

108,310

100.0

33 KOTA PROBOLINGGO

6,141

12.40

78

0.16

2,123

4.29

6,711

13.55

15,053

30.40

19,293

38.96

14,072

28.42

1,100

2.22

0.00

0.00

34,465

69.60

49,518

100.0

34 KOTA PASURUAN

2,609

8.86

234

0.79

1,578

5.36

2,840

9.65

7,261

24.67

15,705

53.35

5,910

20.08

562

1.91

0.00

0.00

22,177

75.33

29,438

100.0

35 KOTA MOJOKERTO

2,223

15.82

54

0.38

1,238

8.81

654

4.65

4,169

29.67

7,247

51.57

2,005

14.27

631

4.49

0.00

0.00

9,883

70.33

14,052

100.0

36 KOTA MADIUN

4,897

20.83

138

0.59

2,638

11.22

996

4.24

8,669

36.88

11,049

47.01

2,462

10.47

1,326

5.64

0.00

0.00

14,837

63.12

23,506

100.0

31

62

29,812

8.49

578

0.16

19,175

5.46

14,029

3.99

63,594

18.11

211,476

60.22

66,623

18.97

9,484

2.70

0.00

0.00

287,583

81.89

351,177

100.0

1,930

8.27

54

0.23

426

1.83

2,399

10.28

4,809

20.61

14,792

63.39

3,309

14.18

425

1.82

0.00

0.00

18,526

79.39

23,335

100.0

662

960

642,466

10.76

20,305

0.34

228,386

3.83

457,500

7.66

1,348,657

22.59

3,339,957

55.95

1,198,043

20.07

82,381

1.38

0.00

0.00

4,620,381

77.41

5,969,038

100.0

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

LAMPIRAN 34
PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
PESERTA KB BARU
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

NON MKJP

MKJP
IUD

MOP

MOW

IMPLAN

JUMLAH

SUNTIK

PIL

KONDOM

OBAT
VAGINA

LAIN
NYA

6 = (5/27)
* 100

8 = (7/27)
* 100

10 = (9/27)
* 100

11

12 = (11/27)
* 100

13 =
5+7+9+11

14 = (13/27) *
100

15

16 =
(15/27) *
100

17

18 = (17/27)
* 100

19

20 = (19/27)
* 100

21

22 = (21/27)
* 100

23

JUMLAH

25 =
24 = (23/27)
15+17+19+21
* 100
+23

%
26 =
(25/27) *
100

MKJP + NON
MKJP

% MKJP +
NON MKJP

27 = 13+25

28 = 14+26

1 KAB. PACITAN

12

24

1,317

15.07

39

0.45

94

1.08

1,323

15.14

2,773

31.74

5,057

57.88

835

9.56

72

0.82

0.00

0.00

5,964

68.26

8,737

100.00

2 KAB. PONOROGO

21

31

2,745

16.81

55

0.34

216

1.32

3,180

19.48

6,196

37.95

7,502

45.95

1,814

11.11

816

5.00

0.00

0.00

10,132

62.05

16,328

100.00

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

612

5.31

18

0.16

206

1.79

1,534

13.30

2,370

20.54

7,469

64.75

1,386

12.01

311

2.70

0.00

0.00

9,166

79.46

11,536

100.00

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

1,734

7.63

133

0.58

211

0.93

2,490

10.95

4,568

20.09

13,677

60.15

3,515

15.46

977

4.30

0.00

0.00

18,169

79.91

22,737

100.00

5 KAB. BLITAR

22

24

2,739

15.81

69

0.40

149

0.86

1,450

8.37

4,407

25.44

9,319

53.79

2,877

16.61

723

4.17

0.00

0.00

12,919

74.56

17,326

100.00

6 KAB. KEDIRI

26

37

3,700

12.57

140

0.48

623

2.12

3,581

12.16

8,044

27.33

17,537

59.57

3,511

11.93

345

1.17

0.00

0.00

21,393

72.67

29,437

100.00

7 KAB. MALANG

33

39

4,565

9.57

81

0.17

233

0.49

5,983

12.54

10,862

22.77

29,488

61.82

6,334

13.28

1,017

2.13

0.00

0.00

36,839

77.23

47,701

100.00

8 KAB. LUMAJANG

21

25

2,321

6.98

32

0.10

248

0.75

4,370

13.14

6,971

20.97

16,997

51.12

7,848

23.60

1,433

4.31

0.00

0.00

26,278

79.03

33,249

100.00

9 KAB. JEMBER

31

49

5,539

14.39

49

0.13

707

1.84

6,721

17.46

13,016

33.80

6,721

17.46

18,129

47.08

638

1.66

0.00

0.00

25,488

66.20

38,504

100.00

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

3,646

7.44

74

0.15

343

0.70

5,478

11.18

9,541

19.48

25,750

52.57

11,512

23.50

2,180

4.45

0.00

0.00

39,442

80.52

48,983

100.00

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

1,248

7.47

76

0.45

191

1.14

2,590

15.50

4,105

24.57

9,240

55.30

3,094

18.52

269

1.61

0.00

0.00

12,603

75.43

16,708

100.00

12 KAB. SITUBONDO

17

17

104

0.77

144

1.06

205

1.51

1,027

7.55

1,480

10.89

8,390

61.72

3,516

25.86

208

1.53

0.00

0.00

12,114

89.11

13,594

100.00

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

487

2.41

64

0.32

539

2.67

2,785

13.80

3,875

19.21

13,896

68.87

2,210

10.95

195

0.97

0.00

0.00

16,301

80.79

20,176

100.00

14 KAB. PASURUAN

24

33

1,004

2.84

56

0.16

531

1.50

3,564

10.08

5,155

14.58

19,803

56.02

7,322

20.71

3,072

8.69

0.00

0.00

30,197

85.42

35,352

100.00

15 KAB. SIDOARJO

18

26

2,840

6.91

19

0.05

262

0.64

2,423

5.89

5,544

13.49

26,934

65.53

7,640

18.59

986

2.40

0.00

0.00

35,560

86.51

41,104

100.00

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

2,158

13.34

36

0.22

531

3.28

1,530

9.46

4,255

26.31

10,037

62.06

1,362

8.42

520

3.22

0.00

0.00

11,919

73.69

16,174

100.00

17 KAB. JOMBANG

21

34

1,317

5.11

20

0.08

682

2.65

2,591

10.05

4,610

17.89

17,980

69.76

2,736

10.62

447

1.73

0.00

0.00

21,163

82.11

25,773

100.00

18 KAB. NGANJUK

20

20

4,144

17.86

130

0.56

563

2.43

3,310

14.27

8,147

35.11

11,288

48.65

2,925

12.61

843

3.63

0.00

0.00

15,056

64.89

23,203

100.00

19 KAB. MADIUN

15

26

919

8.39

11

0.10

132

1.20

1,123

10.25

2,185

19.94

7,052

64.36

1,578

14.40

142

1.30

0.00

0.00

8,772

80.06

10,957

100.00

20 KAB. MAGETAN

18

22

1,985

24.30

0.00

65

0.80

939

11.50

2,989

36.59

4,359

53.37

594

7.27

226

2.77

0.00

0.00

5,179

63.41

8,168

100.00

21 KAB. NGAWI

19

24

3,485

20.30

0.03

222

1.29

2,484

14.47

6,197

36.10

9,105

53.04

1,530

8.91

334

1.95

0.00

0.00

10,969

63.90

17,166

100.00

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

1,592

4.76

35

0.10

296

0.89

3,551

10.62

5,474

16.38

19,447

58.18

7,571

22.65

935

2.80

0.00

0.00

27,953

83.62

33,427

100.00

23 KAB. TUBAN

20

33

1,331

5.12

39

0.15

466

1.79

2,225

8.56

4,061

15.63

17,764

68.37

3,348

12.89

810

3.12

0.00

0.00

21,922

84.37

25,983

100.00

24 KAB. LAMONGAN

27

33

1,471

4.68

33

0.11

276

0.88

3,207

10.21

4,987

15.88

18,045

57.44

7,406

23.58

975

3.10

0.00

0.00

26,426

84.12

31,413

100.00

25 KAB. GRESIK

18

32

1,245

5.85

57

0.27

369

1.73

2,193

10.30

3,864

18.15

13,248

62.24

3,976

18.68

198

0.93

0.00

0.00

17,422

81.85

21,286

100.00

26 KAB. BANGKALAN

18

22

548

1.57

28

0.08

146

0.42

2,185

6.28

2,907

8.35

20,470

58.79

10,871

31.22

570

1.64

0.00

0.00

31,911

91.65

34,818

100.00

27 KAB. SAMPANG

14

21

180

1.21

12

0.08

68

0.46

1,349

9.05

1,609

10.79

10,022

67.22

3,037

20.37

242

1.62

0.00

0.00

13,301

89.21

14,910

100.00

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

328

1.91

0.00

71

0.41

897

5.23

1,296

7.55

11,726

68.34

3,764

21.94

373

2.17

0.00

0.00

15,863

92.45

17,159

100.00

29 KAB. SUMENEP

27

30

618

2.37

26

0.10

106

0.41

1,351

5.17

2,101

8.05

19,327

74.01

4,428

16.96

258

0.99

0.00

0.00

24,013

91.95

26,114

100.00

30 KOTA KEDIRI

411

9.50

0.00

220

5.08

456

10.54

1,087

25.12

2,481

57.34

542

12.53

217

5.02

0.00

0.00

3,240

74.88

4,327

100.00

31 KOTA BLITAR

655

28.55

0.22

25

1.09

307

13.38

992

43.24

665

28.99

491

21.40

146

6.36

0.00

0.00

1,302

56.76

2,294

100.00

32 KOTA MALANG

15

1,887

17.77

25

0.24

207

1.95

562

5.29

2,681

25.25

6,683

62.93

1,079

10.16

176

1.66

0.00

0.00

7,938

74.75

10,619

100.00

33 KOTA PROBOLINGGO

781

11.90

0.02

28

0.43

1,094

16.67

1,904

29.01

2,641

40.24

1,692

25.78

326

4.97

0.00

0.00

4,659

70.99

6,563

100.00

34 KOTA PASURUAN

253

9.93

0.31

64

2.51

501

19.67

826

32.43

1,270

49.86

330

12.96

121

4.75

0.00

0.00

1,721

67.57

2,547

100.00

35 KOTA MOJOKERTO

384

23.39

0.55

69

4.20

213

12.97

675

41.11

797

48.54

110

6.70

60

3.65

0.00

0.00

967

58.89

1,642

100.00

36 KOTA MADIUN

660

19.65

73

2.17

113

3.37

354

10.54

1,200

35.74

1,792

53.37

151

4.50

215

6.40

0.00

0.00

2,158

64.26

3,358

100.00

31

62

3,135

6.13

143

0.28

1,393

2.72

1,714

3.35

6,385

12.48

37,785

73.87

5,956

11.64

1,024

2.00

0.00

0.00

44,765

87.52

51,150

100.00

255

7.46

0.00

55

1.61

232

6.79

542

15.86

2,331

68.20

481

14.07

64

1.87

0.00

0.00

2,876

84.14

3,418

100.00

662

960

64,343

8.10

1,746

0.22

10,925

1.38

82,867

10.44

159,881

20.14

464,095

58.45

147,501

18.58

22,464

2.83

0.00

0.00

634,060

79.86

793,941

100.00

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

LAMPIRAN 35
JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH PUS

PESERTA KB AKTIF

PESERTA KB BARU
JUMLAH

JUMLAH

7 = (6/5) * 100

9 = (8/5) * 100

1 KAB. PACITAN

12

24

280,377

8,737

3.12

135,920

48.48

2 KAB. PONOROGO

21

31

181,222

16,328

9.01

150,655

83.13

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

143,894

11,536

8.02

100,393

69.77

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

167,016

22,737

13.61

112,464

67.34

5 KAB. BLITAR

22

24

227,687

17,326

7.61

158,424

69.58

6 KAB. KEDIRI

26

37

304,258

29,437

9.68

216,996

71.32

7 KAB. MALANG

33

39

469,528

47,701

10.16

353,284

75.24

8 KAB. LUMAJANG

21

25

234,576

33,249

14.17

188,413

80.32

9 KAB. JEMBER

31

49

513,814

38,504

7.49

353,333

68.77

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

341,321

48,983

14.35

259,926

76.15

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

187,394

16,708

8.92

134,219

71.62

12 KAB. SITUBONDO

17

17

121,846

13,594

11.16

95,901

78.71

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

247,429

20,176

8.15

183,428

74.13

14 KAB. PASURUAN

24

33

301,859

35,352

11.71

266,785

88.38

15 KAB. SIDOARJO

18

26

360,964

41,104

11.39

303,975

84.21

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

244,692

16,174

6.61

180,564

73.79

17 KAB. JOMBANG

21

34

259,820

25,773

9.92

182,752

70.34

18 KAB. NGANJUK

20

20

251,082

23,203

9.24

177,600

70.73

19 KAB. MADIUN

15

26

146,687

10,957

7.47

121,012

82.50

20 KAB. MAGETAN

18

22

138,608

8,168

5.89

98,995

71.42

21 KAB. NGAWI

19

24

186,319

17,166

9.21

138,840

74.52

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

282,551

33,427

11.83

221,322

78.33

23 KAB. TUBAN

20

33

314,290

25,983

8.27

198,354

63.11

24 KAB. LAMONGAN

27

33

357,274

31,413

8.79

251,902

70.51

25 KAB. GRESIK

18

32

234,187

21,286

9.09

172,512

73.66

26 KAB. BANGKALAN

18

22

198,276

34,818

17.56

137,704

69.45

27 KAB. SAMPANG

14

21

153,733

14,910

9.70

151,581

98.60

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

462,420

17,159

3.71

92,794

20.07

29 KAB. SUMENEP

27

30

243,972

26,114

10.70

176,283

72.26

30 KOTA KEDIRI

44,959

4,327

9.62

33,854

75.30

31 KOTA BLITAR

24,058

2,294

9.54

19,517

81.12

32 KOTA MALANG

15

128,335

10,619

8.27

108,310

84.40

33 KOTA PROBOLINGGO

61,161

6,563

10.73

49,518

80.96

34 KOTA PASURUAN

33,360

2,547

7.63

29,438

88.24

35 KOTA MOJOKERTO

20,834

1,642

7.88

14,052

67.45

36 KOTA MADIUN

29,270

3,358

11.47

23,506

80.31

31

62

467,852

51,150

10.93

351,177

75.06

37,228

3,418

9.18

23,335

62.68

662

960

8,404,153

793,941

9.45

5,969,038

71.02

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 36
CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

KUNJUNGAN NEONATUS 1 KALI (KN1)

JUMLAH BAYI

KUNJUNGAN NEONATUS 3 KALI (KN LENGKAP)


L+P

L+P

JUMLAH BAYI

L +P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6)
* 100

12

13 = (12/7)
* 100

14

15 = (14/5)
* 100

16

17 = (16/6)
* 100

18

19 = (18/7)
* 100

KAB. PACITAN

12

24

3,847

3,592

7,439

7,431

99.89

7,194

96.71

#REF!

KAB. PONOROGO

21

31

6,565

5,964

12,528

12,122

96.76

12,013

95.89

#REF!

KAB. TRENGGALEK

14

22

5,004

4,743

9,747

10,188

104.52

10,130

103.93

#REF!

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

8,127

7,727

15,854

15,089

95.18

14,641

92.35

#REF!

KAB. BLITAR

22

24

9,346

8,711

18,057

17,193

95.22

17,031

94.32

#REF!

KAB. KEDIRI

26

37

13,090

12,545

25,635

25,376

98.99

24,736

96.49

#REF!

KAB. MALANG

33

39

20,641

19,660

40,300

40,843

101.35

39,563

98.17

#REF!

KAB. LUMAJANG

21

25

7,692

7,295

14,987

16,385

109.33

15,880

105.96

#REF!

KAB. JEMBER

31

49

19,361

18,712

38,073

36,106

94.83

35,355

92.86

#REF!

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

12,304

11,603

23,907

22,846

95.56

22,372

93.58

#REF!

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

5,225

4,971

10,196

10,915

107.06

10,576

103.73

#REF!

12 KAB. SITUBONDO

17

17

4,928

4,805

9,733

9,066

93.15

8,811

90.53

#REF!

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

9,334

9,033

18,367

18,223

99.22

17,921

97.57

#REF!

14 KAB. PASURUAN

24

33

12,684

12,216

24,900

23,740

95.34

22,852

91.78

#REF!

15 KAB. SIDOARJO

18

26

17,037

16,155

33,193

29,875

90.01

27,275

82.17

#REF!

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

8,967

8,511

17,479

16,215

92.77

15,922

91.09

#REF!

17 KAB. JOMBANG

21

34

10,820

10,192

21,012

20,266

96.45

20,156

95.93

#REF!

18 KAB. NGANJUK

20

20

8,460

7,973

16,433

15,958

97.11

15,605

94.96

#REF!

19 KAB. MADIUN

15

26

5,235

4,872

10,106

9,045

89.50

8,893

87.99

#REF!

20 KAB. MAGETAN

18

22

4,778

4,464

9,242

8,434

91.26

8,304

89.85

#REF!

21 KAB. NGAWI

19

24

6,215

5,864

12,079

12,275

101.62

11,967

99.07

#REF!

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

9,154

8,548

17,702

18,792

106.15

18,162

102.60

#REF!

23 KAB. TUBAN

20

33

8,751

8,148

16,898

17,169

101.60

16,685

98.74

#REF!

24 KAB. LAMONGAN

27

33

9,166

8,655

17,821

18,818

105.60

19,411

108.92

#REF!

25 KAB. GRESIK

18

32

10,470

9,947

20,417

19,470

95.36

19,209

94.08

#REF!

26 KAB. BANGKALAN

18

22

8,211

8,126

16,337

18,281

111.90

17,733

108.55

#REF!

27 KAB. SAMPANG

14

21

7,828

7,609

15,437

17,532

113.57

17,170

111.22

#REF!

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

6,443

6,081

12,524

12,575

100.41

12,319

98.36

#REF!

29 KAB. SUMENEP

27

30

7,497

7,305

14,802

13,543

91.49

13,541

91.48

#REF!

30 KOTA KEDIRI

2,398

2,374

4,772

3,739

78.35

3,655

76.59

#REF!

31 KOTA BLITAR

1,196

1,156

2,352

2,038

86.65

1,839

78.18

#REF!

32 KOTA MALANG

15

6,768

6,722

13,490

11,322

83.93

10,714

79.42

#REF!

33 KOTA PROBOLINGGO

1,923

1,889

3,812

3,649

95.72

3,440

90.23

#REF!

34 KOTA PASURUAN

1,730

1,729

3,459

3,433

99.24

3,404

98.41

#REF!

35 KOTA MOJOKERTO

1,065

1,062

2,128

1,827

85.87

1,733

81.45

#REF!

36 KOTA MADIUN

1,345

1,374

2,719

2,655

97.64

2,617

96.25

#REF!

31

62

22,263

21,760

44,022

39,122

88.87

37,440

85.05

#REF!

1,616

1,569

3,185

2,832

88.91

2,759

86.62

#REF!

662

960

307,484

293,662

601,146

584,388

97.21

569,028

94.66

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- PWS KIA Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

#REF!

LAMPIRAN 37
CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI)

JUMLAH BAYI

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) * 100

10

11 = (10/6) * 100

12

13 = (12/7) * 100

KAB. PACITAN

12

24

3,847

3,592

7,439

0.00

0.00

7,550

101.49

KAB. PONOROGO

21

31

6,565

5,964

12,528

0.00

0.00

12,001

95.79

KAB. TRENGGALEK

14

22

5,004

4,743

9,747

0.00

0.00

9,617

98.66

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

8,127

7,727

15,854

0.00

0.00

15,028

94.79

KAB. BLITAR

22

24

9,346

8,711

18,057

0.00

0.00

16,875

93.45

KAB. KEDIRI

26

37

13,090

12,545

25,635

0.00

0.00

24,285

94.73

KAB. MALANG

33

39

20,641

19,660

40,300

0.00

0.00

38,083

94.50

KAB. LUMAJANG

21

25

7,692

7,295

14,987

0.00

0.00

15,614

104.18

KAB. JEMBER

83.88

31

49

19,361

18,712

38,073

0.00

0.00

31,934

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

12,304

11,603

23,907

0.00

0.00

22,968

96.07

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

5,225

4,971

10,196

0.00

0.00

10,617

104.13

12 KAB. SITUBONDO

17

17

4,928

4,805

9,733

0.00

0.00

8,561

87.96

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

9,334

9,033

18,367

0.00

0.00

17,774

96.77

14 KAB. PASURUAN

24

33

12,684

12,216

24,900

0.00

0.00

23,140

92.93

15 KAB. SIDOARJO

18

26

17,037

16,155

33,193

0.00

0.00

29,152

87.83

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

8,967

8,511

17,479

0.00

0.00

16,627

95.13

17 KAB. JOMBANG

21

34

10,820

10,192

21,012

0.00

0.00

21,191

100.85

18 KAB. NGANJUK

20

20

8,460

7,973

16,433

0.00

0.00

14,967

91.08

19 KAB. MADIUN

15

26

5,235

4,872

10,106

0.00

0.00

8,706

86.14

20 KAB. MAGETAN

18

22

4,778

4,464

9,242

0.00

0.00

8,270

89.48

21 KAB. NGAWI

19

24

6,215

5,864

12,079

0.00

0.00

12,181

100.84

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

9,154

8,548

17,702

0.00

0.00

19,165

108.26

23 KAB. TUBAN

20

33

8,751

8,148

16,898

0.00

0.00

17,683

104.64

24 KAB. LAMONGAN

27

33

9,166

8,655

17,821

0.00

0.00

19,578

109.86

25 KAB. GRESIK

18

32

10,470

9,947

20,417

0.00

0.00

19,218

94.13

26 KAB. BANGKALAN

18

22

8,211

8,126

16,337

0.00

0.00

17,759

108.70

27 KAB. SAMPANG

14

21

7,828

7,609

15,437

0.00

0.00

17,696

114.63

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

6,443

6,081

12,524

0.00

0.00

12,649

101.00

29 KAB. SUMENEP

27

30

7,497

7,305

14,802

0.00

0.00

12,928

87.34

30 KOTA KEDIRI

2,398

2,374

4,772

0.00

0.00

3,449

72.28

31 KOTA BLITAR

1,196

1,156

2,352

0.00

0.00

1,654

70.32

32 KOTA MALANG

15

6,768

6,722

13,490

0.00

0.00

10,527

78.04

33 KOTA PROBOLINGGO

1,923

1,889

3,812

0.00

0.00

3,348

87.82

34 KOTA PASURUAN

1,730

1,729

3,459

0.00

0.00

3,235

93.52

35 KOTA MOJOKERTO

1,065

1,062

2,128

0.00

0.00

1,652

77.64

36 KOTA MADIUN

1,345

1,374

2,719

0.00

0.00

2,531

93.08

31

62

22,263

21,760

44,022

0.00

0.00

34,674

78.76

1,616

1,569

3,185

0.00

0.00

2,786

87.47

662

960

307,484

293,662

601,146

0.00

565,673

94.10

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

Sumber:
- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- PWS KIA Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

0.00

LAMPIRAN 38
CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH DESA/KEL

DESA/KEL UCI

% DESA/KEL UCI
7 = (6/5) * 100

1 KAB. PACITAN

12

24

171

92

53.80

2 KAB. PONOROGO

21

31

307

139

45.28

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

157

106

67.52

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

271

201

74.17

5 KAB. BLITAR

22

24

248

135

54.44

6 KAB. KEDIRI

26

37

344

332

96.51

7 KAB. MALANG

33

39

390

342

87.69

8 KAB. LUMAJANG

21

25

205

133

64.88

9 KAB. JEMBER

31

49

248

151

60.89

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

217

155

71.43

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

219

192

87.67

12 KAB. SITUBONDO

17

17

136

116

85.29

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

330

326

98.79

14 KAB. PASURUAN

24

33

365

254

69.59

15 KAB. SIDOARJO

18

26

353

350

99.15

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

304

125

41.12

17 KAB. JOMBANG

21

34

306

173

56.54

18 KAB. NGANJUK

20

20

284

101

35.56

19 KAB. MADIUN

15

26

206

193

93.69

20 KAB. MAGETAN

18

22

235

166

70.64

21 KAB. NGAWI

19

24

217

81

37.33

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

430

429

99.77

23 KAB. TUBAN

20

33

328

251

76.52

24 KAB. LAMONGAN

27

33

474

463

97.68

25 KAB. GRESIK

18

32

356

315

88.48

26 KAB. BANGKALAN

18

22

281

168

59.79

27 KAB. SAMPANG

14

21

186

120

64.52

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

189

116

61.38

29 KAB. SUMENEP

27

30

332

192

57.83

30 KOTA KEDIRI

46

45

97.83

31 KOTA BLITAR

21

20

95.24

32 KOTA MALANG

15

57

42

73.68

33 KOTA PROBOLINGGO

29

26

89.66

34 KOTA PASURUAN

34

34

100.00

35 KOTA MOJOKERTO

18

18

100.00

36 KOTA MADIUN

27

26

96.30

31

62

160

59

36.88

24

23

95.83

662

960

8,505

6,210

73.02

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Seksi P3PMK, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 39
CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAK PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BAYI DIIMUNISASI
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH BAYI

JUMLAH
PUSKESMAS

L
L

DPT1+HB1

P
6

L+P

JUMLAH

9 = (8/5) *
100

7 = 5+6

DPT3+HB3

L+P

JUMLAH

10

11 = (10/6) *
100

JUMLAH

12 = 8+10

13 = (12/7) *
100

JUMLAH

14

15 = (14/5) *
100

L+P
%

JUMLAH

JUMLAH

L
%

17 = (16/6) *
19 = (18/7) *
18 = 14+16
100
100

16

DO RATE (%)

CAMPAK

JUMLAH

20

21 = (20/5) *
100

L+P
%

JUMLAH

JUMLAH

23 = (22/6) *
25 = (24/7) * 26 = (8-20) / 8
24 = 20+22
100
100
* 100

22

L+P

27 = (10-22) /
10 * 100

28 = 26+27

1 KAB. PACITAN

12

24

3,847

3,592

7,439

0.00

0.00

7,485

100.62

0.00

0.00

7,733

103.95

0.00

0.00

7,315

98.34

#DIV/0!

#DIV/0!

2.27

2 KAB. PONOROGO

21

31

6,565

5,964

12,528

0.00

0.00

12,789

102.08

0.00

0.00

12,985

103.64

0.00

0.00

12,635

100.85

#DIV/0!

#DIV/0!

1.20

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

5,004

4,743

9,747

0.00

0.00

10,969

112.53

0.00

0.00

10,790

110.70

0.00

0.00

10,378

106.47

#DIV/0!

#DIV/0!

5.39

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

8,127

7,727

15,854

0.00

0.00

16,784

105.87

0.00

0.00

16,558

104.44

0.00

0.00

15,820

99.79

#DIV/0!

#DIV/0!

5.74

5 KAB. BLITAR

22

24

9,346

8,711

18,057

0.00

0.00

18,099

100.23

0.00

0.00

18,406

101.93

0.00

0.00

18,127

100.39

#DIV/0!

#DIV/0!

-0.15

6 KAB. KEDIRI

26

37

13,090

12,545

25,635

0.00

0.00

27,030

105.44

0.00

0.00

27,001

105.33

0.00

0.00

26,757

104.37

#DIV/0!

#DIV/0!

1.01

7 KAB. MALANG

33

39

20,641

19,660

40,300

0.00

0.00

43,597

108.18

0.00

0.00

43,023

106.76

0.00

0.00

42,797

106.19

#DIV/0!

#DIV/0!

1.83

8 KAB. LUMAJANG

21

25

7,692

7,295

14,987

0.00

0.00

16,474

109.92

0.00

0.00

16,538

110.35

0.00

0.00

16,170

107.89

#DIV/0!

#DIV/0!

1.85

9 KAB. JEMBER

31

49

19,361

18,712

38,073

0.00

0.00

36,728

96.47

0.00

0.00

37,412

98.26

0.00

0.00

31,860

83.68

#DIV/0!

#DIV/0!

13.25

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

12,304

11,603

23,907

0.00

0.00

24,559

102.73

0.00

0.00

24,376

101.96

0.00

0.00

24,536

102.63

#DIV/0!

#DIV/0!

0.09

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

5,225

4,971

10,196

0.00

0.00

10,914

107.05

0.00

0.00

11,009

107.98

0.00

0.00

11,144

109.30

#DIV/0!

#DIV/0!

-2.11

12 KAB. SITUBONDO

17

17

4,928

4,805

9,733

0.00

0.00

9,118

93.68

0.00

0.00

9,005

92.52

0.00

0.00

8,820

90.62

#DIV/0!

#DIV/0!

3.27

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

9,334

9,033

18,367

0.00

0.00

19,636

106.91

0.00

0.00

18,998

103.44

0.00

0.00

18,895

102.87

#DIV/0!

#DIV/0!

3.77

14 KAB. PASURUAN

24

33

12,684

12,216

24,900

0.00

0.00

23,827

95.69

0.00

0.00

23,462

94.22

0.00

0.00

23,198

93.16

#DIV/0!

#DIV/0!

2.64

15 KAB. SIDOARJO

18

26

17,037

16,155

33,193

0.00

0.00

30,799

92.79

0.00

0.00

30,428

91.67

0.00

0.00

30,878

93.03

#DIV/0!

#DIV/0!

-0.26

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

8,967

8,511

17,479

0.00

0.00

16,927

96.84

0.00

0.00

18,462

105.63

0.00

0.00

17,434

99.74

#DIV/0!

#DIV/0!

-3.00

17 KAB. JOMBANG

21

34

10,820

10,192

21,012

0.00

0.00

21,977

104.59

0.00

0.00

22,320

106.23

0.00

0.00

22,021

104.80

#DIV/0!

#DIV/0!

-0.20

18 KAB. NGANJUK

20

20

8,460

7,973

16,433

0.00

0.00

17,592

107.05

0.00

0.00

17,877

108.79

0.00

0.00

17,768

108.13

#DIV/0!

#DIV/0!

-1.00

19 KAB. MADIUN

15

26

5,235

4,872

10,106

0.00

0.00

9,830

97.27

0.00

0.00

9,734

96.32

0.00

0.00

9,786

96.83

#DIV/0!

#DIV/0!

0.45

20 KAB. MAGETAN

18

22

4,778

4,464

9,242

0.00

0.00

9,236

99.94

0.00

0.00

9,161

99.12

0.00

0.00

8,985

97.22

#DIV/0!

#DIV/0!

2.72

21 KAB. NGAWI

19

24

6,215

5,864

12,079

0.00

0.00

12,536

103.78

0.00

0.00

12,533

103.76

0.00

0.00

12,624

104.51

#DIV/0!

#DIV/0!

-0.70

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

9,154

8,548

17,702

0.00

0.00

19,548

110.43

0.00

0.00

19,538

110.37

0.00

0.00

19,056

107.65

#DIV/0!

#DIV/0!

2.52

23 KAB. TUBAN

20

33

8,751

8,148

16,898

0.00

0.00

16,382

96.95

0.00

0.00

16,860

99.77

0.00

0.00

16,553

97.96

#DIV/0!

#DIV/0!

-1.04

24 KAB. LAMONGAN

27

33

9,166

8,655

17,821

0.00

0.00

20,039

112.45

0.00

0.00

20,139

113.01

0.00

0.00

20,008

112.27

#DIV/0!

#DIV/0!

0.15

25 KAB. GRESIK

18

32

10,470

9,947

20,417

0.00

0.00

21,369

104.66

0.00

0.00

21,670

106.14

0.00

0.00

21,524

105.42

#DIV/0!

#DIV/0!

-0.73

26 KAB. BANGKALAN

18

22

8,211

8,126

16,337

0.00

0.00

18,337

112.24

0.00

0.00

17,838

109.19

0.00

0.00

17,911

109.64

#DIV/0!

#DIV/0!

2.32

27 KAB. SAMPANG

14

21

7,828

7,609

15,437

0.00

0.00

19,796

128.24

0.00

0.00

19,350

125.35

0.00

0.00

18,893

122.39

#DIV/0!

#DIV/0!

4.56

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

6,443

6,081

12,524

0.00

0.00

12,893

102.94

0.00

0.00

12,494

99.76

0.00

0.00

12,420

99.17

#DIV/0!

#DIV/0!

3.67

29 KAB. SUMENEP

27

30

7,497

7,305

14,802

0.00

0.00

13,936

94.15

0.00

0.00

13,576

91.72

0.00

0.00

13,559

91.60

#DIV/0!

#DIV/0!

2.71

30 KOTA KEDIRI

2,398

2,374

4,772

0.00

0.00

3,811

79.86

0.00

0.00

3,769

78.98

0.00

0.00

3,754

78.67

#DIV/0!

#DIV/0!

1.50

31 KOTA BLITAR

1,196

1,156

2,352

0.00

0.00

2,580

109.69

0.00

0.00

2,437

103.61

0.00

0.00

2,233

94.94

#DIV/0!

#DIV/0!

13.45

32 KOTA MALANG

15

6,768

6,722

13,490

0.00

0.00

12,582

93.27

0.00

0.00

12,473

92.46

0.00

0.00

12,323

91.35

#DIV/0!

#DIV/0!

2.06

33 KOTA PROBOLINGGO

1,923

1,889

3,812

0.00

0.00

3,982

104.45

0.00

0.00

3,807

99.86

0.00

0.00

3,831

100.49

#DIV/0!

#DIV/0!

3.79

34 KOTA PASURUAN

1,730

1,729

3,459

0.00

0.00

3,543

102.42

0.00

0.00

3,499

101.15

0.00

0.00

3,402

98.35

#DIV/0!

#DIV/0!

3.98

35 KOTA MOJOKERTO

1,065

1,062

2,128

0.00

0.00

1,973

92.73

0.00

0.00

2,035

95.64

0.00

0.00

2,083

97.90

#DIV/0!

#DIV/0!

-5.58

36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

1,345

1,374

2,719

0.00

0.00

2,693

99.04

0.00

0.00

2,639

97.06

0.00

0.00

2,588

95.18

#DIV/0!

#DIV/0!

3.90

31

62

22,263

21,760

44,022

0.00

0.00

40,838

92.77

0.00

0.00

39,392

89.48

0.00

0.00

37,141

84.37

#DIV/0!

#DIV/0!

9.05

1,616

1,569

3,185

0.00

0.00

3,133

98.36

0.00

0.00

3,148

98.83

0.00

0.00

3,077

96.60

#DIV/0!

#DIV/0!

1.79

662

960

307,484

293,662

601,146

0.00

614,341

102.19

0.00

612,475

101.88

0.00

598,304

99.53

#DIV/0!

#DIV/0!

2.61

Sumber:
- Laporan Imunisasi Bayi Tahun 2012, Web Imunisasi Seksi P3PMK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

0.00

0.00

0.00

LAMPIRAN 40
CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BAYI DIIMUNISASI
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH BAYI

JUMLAH
PUSKESMAS

BCG
L

POLIO3

L+P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6)
* 100

12 = 8+10

13 = (12/7)
* 100

14

15 = (14/5)
* 100

16

17 = (16/6)
* 100

18 = 14+16

19 = (18/7)
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

3,847

3,592

7,439

0.00

0.00

7,324

98.46

0.00

0.00

7,821

105.14

2 KAB. PONOROGO

21

31

6,565

5,964

12,528

0.00

0.00

12,420

99.13

0.00

0.00

12,942

103.30

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

5,004

4,743

9,747

0.00

0.00

10,735

110.13

0.00

0.00

11,085

113.72

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

8,127

7,727

15,854

0.00

0.00

16,730

105.53

0.00

0.00

16,998

107.22

5 KAB. BLITAR

22

24

9,346

8,711

18,057

0.00

0.00

17,279

95.69

0.00

0.00

18,882

104.57

6 KAB. KEDIRI

26

37

13,090

12,545

25,635

0.00

0.00

26,582

103.69

0.00

0.00

27,176

106.01

7 KAB. MALANG

33

39

20,641

19,660

40,300

0.00

0.00

43,218

107.24

0.00

0.00

43,554

108.07

8 KAB. LUMAJANG

21

25

7,692

7,295

14,987

0.00

0.00

16,169

107.88

0.00

0.00

16,514

110.19

9 KAB. JEMBER

31

49

19,361

18,712

38,073

0.00

0.00

37,895

99.53

0.00

0.00

37,576

98.70

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

12,304

11,603

23,907

0.00

0.00

24,469

102.35

0.00

0.00

24,485

102.42

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

5,225

4,971

10,196

0.00

0.00

10,959

107.49

0.00

0.00

10,845

106.37

12 KAB. SITUBONDO

17

17

4,928

4,805

9,733

0.00

0.00

9,072

93.21

0.00

0.00

9,138

93.89

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

9,334

9,033

18,367

0.00

0.00

19,242

104.76

0.00

0.00

19,395

105.60

14 KAB. PASURUAN

24

33

12,684

12,216

24,900

0.00

0.00

23,355

93.80

0.00

0.00

23,625

94.88

15 KAB. SIDOARJO

18

26

17,037

16,155

33,193

0.00

0.00

30,398

91.58

0.00

0.00

30,735

92.60

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

8,967

8,511

17,479

0.00

0.00

16,850

96.40

0.00

0.00

17,269

98.80

17 KAB. JOMBANG

21

34

10,820

10,192

21,012

0.00

0.00

21,620

102.90

0.00

0.00

22,387

106.55

18 KAB. NGANJUK

20

20

8,460

7,973

16,433

0.00

0.00

18,029

109.71

0.00

0.00

17,904

108.95

19 KAB. MADIUN

15

26

5,235

4,872

10,106

0.00

0.00

10,011

99.06

0.00

0.00

9,918

98.14

20 KAB. MAGETAN

18

22

4,778

4,464

9,242

0.00

0.00

9,312

100.76

0.00

0.00

9,634

104.24

21 KAB. NGAWI

19

24

6,215

5,864

12,079

0.00

0.00

12,479

103.31

0.00

0.00

12,881

106.64

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

9,154

8,548

17,702

0.00

0.00

19,769

111.67

0.00

0.00

19,531

110.33

23 KAB. TUBAN

20

33

8,751

8,148

16,898

0.00

0.00

15,944

94.35

0.00

0.00

16,675

98.68

24 KAB. LAMONGAN

27

33

9,166

8,655

17,821

0.00

0.00

19,780

110.99

0.00

0.00

19,903

111.68

25 KAB. GRESIK

18

32

10,470

9,947

20,417

0.00

0.00

21,044

103.07

0.00

0.00

21,720

106.38

26 KAB. BANGKALAN

18

22

8,211

8,126

16,337

0.00

0.00

18,566

113.64

0.00

0.00

18,403

112.65

27 KAB. SAMPANG

14

21

7,828

7,609

15,437

0.00

0.00

19,528

126.50

0.00

0.00

19,146

124.02

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

6,443

6,081

12,524

0.00

0.00

12,945

103.36

0.00

0.00

12,558

100.27

29 KAB. SUMENEP

27

30

7,497

7,305

14,802

0.00

0.00

13,778

93.08

0.00

0.00

13,705

92.59

30 KOTA KEDIRI

2,398

2,374

4,772

0.00

0.00

3,794

79.51

0.00

0.00

3,782

79.26

31 KOTA BLITAR

1,196

1,156

2,352

0.00

0.00

2,655

112.88

0.00

0.00

2,506

106.54

32 KOTA MALANG

15

6,768

6,722

13,490

0.00

0.00

12,705

94.18

0.00

0.00

12,455

92.33

33 KOTA PROBOLINGGO

1,923

1,889

3,812

0.00

0.00

3,884

101.88

0.00

0.00

3,850

100.99

34 KOTA PASURUAN

1,730

1,729

3,459

0.00

0.00

3,515

101.61

0.00

0.00

3,435

99.30

35 KOTA MOJOKERTO

1,065

1,062

2,128

0.00

0.00

1,952

91.74

0.00

0.00

2,010

94.47

36 KOTA MADIUN

1,345

1,374

2,719

0.00

0.00

2,716

99.89

0.00

0.00

2,740

100.77

31

62

22,263

21,760

44,022

0.00

0.00

40,218

91.36

0.00

0.00

38,829

88.20

1,616

1,569

3,185

0.00

0.00

3,110

97.64

0.00

0.00

3,166

99.40

662

960

307,484

293,662

601,146

0.00

610,051

101.48

0.00

615,178

102.33

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Laporan Imunisasi Bayi Tahun 2012, Web Imunisasi Seksi P3PMK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

0.00

0.00

LAMPIRAN 41
JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF

JUMLAH BAYI (YANG DIPERIKSA)

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6)
* 100

12

13 = (12/7)
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

7,595

4,772

62.83

2 KAB. PONOROGO

21

31

9,760

6,792

69.59

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

7,830

3,763

48.06

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

10,933

7,298

66.75

5 KAB. BLITAR

22

24

10,271

8,345

81.25

6 KAB. KEDIRI

26

37

22,252

14,519

65.25

7 KAB. MALANG

33

39

44,367

25,689

57.90

8 KAB. LUMAJANG

21

25

13,181

10,201

77.39

9 KAB. JEMBER

31

49

40,299

26,745

66.37

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

21,367

12,905

60.40

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

10,874

6,692

61.54

12 KAB. SITUBONDO

17

17

7,603

5,122

67.37

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

15,391

10,181

66.15

14 KAB. PASURUAN

24

33

21,655

13,682

63.18

15 KAB. SIDOARJO

18

26

23,399

11,970

51.16

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

9,027

5,060

56.05

17 KAB. JOMBANG

21

34

14,748

10,600

71.87

18 KAB. NGANJUK

20

20

14,755

11,211

75.98

19 KAB. MADIUN

15

26

7,944

5,741

72.27

20 KAB. MAGETAN

18

22

7,895

5,612

71.08

21 KAB. NGAWI

19

24

1,772

1,084

61.17

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

11,399

9,593

84.16

23 KAB. TUBAN

20

33

13,919

11,679

83.91

24 KAB. LAMONGAN

27

33

19,690

7,447

37.82

25 KAB. GRESIK

18

32

18,202

10,878

59.76

26 KAB. BANGKALAN

18

22

6,927

6,032

87.08

27 KAB. SAMPANG

14

21

7,002

4,127

58.94

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

7,722

4,079

52.82

29 KAB. SUMENEP

27

30

6,969

4,444

63.77

30 KOTA KEDIRI

2,709

1,939

71.58

31 KOTA BLITAR

1,885

1,397

74.11

32 KOTA MALANG

15

7,673

5,458

71.13

33 KOTA PROBOLINGGO

2,870

1,472

51.29

34 KOTA PASURUAN

2,332

1,318

56.52

35 KOTA MOJOKERTO

955

719

75.29

36 KOTA MADIUN

1,835

1,120

61.04

31

62

21,780

13,182

60.52

2,234

1,257

56.27

662

960

459,021

294,125

64.08

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- LB3 Tahun 2012 Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 42
PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN
MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

ANAK 6-23 BULAN (YANG BGM)


DARI KELUARGA MISKIN

L
5

P
6

MENDAPAT MP-ASI

L+P

7 = 5+6

P
9

L+P

10 = 8+9

11 = (8/5)
* 100

L+P

12 = (9/6) 13 = (10/7)
* 100
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

263

242

2 KAB. PONOROGO

21

31

18

14

78.80

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

825

825

100.00

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

18

17

92.66

5 KAB. BLITAR

22

24

849

61

7.13

6 KAB. KEDIRI

26

37

191

95

50.00

7 KAB. MALANG

33

39

242

35

14.46

8 KAB. LUMAJANG

21

25

45

36

79.70

9 KAB. JEMBER

31

49

112

112

100.00

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

141

91

64.42

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

7,979

0.05

12 KAB. SITUBONDO

17

17

87

38

43.61

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

495

137

27.62

14 KAB. PASURUAN

24

33

134

54

40.14

15 KAB. SIDOARJO

18

26

80

80

100.00

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

19

11

58.30

17 KAB. JOMBANG

21

34

43

43

100.00

18 KAB. NGANJUK

20

20

158

158

100.00

19 KAB. MADIUN

15

26

184

132

71.67

20 KAB. MAGETAN

18

22

16

34.01

21 KAB. NGAWI

19

24

17

16

91.39

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

1,172

1,172

100.00

23 KAB. TUBAN

20

33

422

34

7.96

24 KAB. LAMONGAN

27

33

1,535

1,319

85.95

25 KAB. GRESIK

18

32

113

28

24.94

26 KAB. BANGKALAN

18

22

63

43

68.07

27 KAB. SAMPANG

14

21

#DIV/0!

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

1,581

38

2.40

29 KAB. SUMENEP

27

30

55

37

67.22

30 KOTA KEDIRI

30

13

43.22

31 KOTA BLITAR

55

49

89.21

32 KOTA MALANG

15

891

891

100.00

33 KOTA PROBOLINGGO

33

23.25

34 KOTA PASURUAN

16

16

100.00

35 KOTA MOJOKERTO

117

114

97.43

36 KOTA MADIUN

31.13

31

62

#DIV/0!

84

84

100.00

662

960

18,091

6,053

33.46

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- LB3 Tahun 2012, Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

92.07

LAMPIRAN 43
CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
ANAK BALITA (12-59 BULAN)
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN
3

JUMLAH
PUSKESMAS
4

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN

JUMLAH

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) * 100

10

11 = (10/6) * 100

12 = 8+10

13 = (12/7) * 100

KAB. PACITAN

12

24

15,917

15,341

31,258

0.00

0.00

25,103

80.31

KAB. PONOROGO

21

31

25,312

24,160

49,473

0.00

0.00

38,608

78.04

KAB. TRENGGALEK

14

22

20,579

19,830

40,409

0.00

0.00

27,718

68.59

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

34,162

32,878

67,040

0.00

0.00

41,945

62.57

KAB. BLITAR

22

24

38,414

36,737

75,151

0.00

0.00

41,331

55.00

KAB. KEDIRI

26

37

54,019

52,555

106,574

0.00

0.00

74,667

70.06

KAB. MALANG

33

39

86,022

82,789

168,812

0.00

0.00

142,152

84.21

KAB. LUMAJANG

21

25

33,032

31,681

64,714

0.00

0.00

53,759

83.07

KAB. JEMBER

31

49

82,011

78,854

160,865

0.00

0.00

103,274

64.20

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

52,189

49,877

102,066

0.00

0.00

59,389

58.19

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

23,144

22,499

45,642

0.00

0.00

33,223

72.79

12 KAB. SITUBONDO

17

17

20,385

19,436

39,821

0.00

0.00

25,216

63.32

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

38,927

37,535

76,462

0.00

0.00

58,887

77.01

14 KAB. PASURUAN

24

33

52,777

50,538

103,315

0.00

0.00

69,129

66.91

15 KAB. SIDOARJO

18

26

73,144

69,122

142,265

0.00

0.00

91,066

64.01

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

36,747

35,010

71,757

0.00

0.00

56,686

79.00

17 KAB. JOMBANG

21

34

43,675

41,487

85,162

0.00

0.00

62,125

72.95

18 KAB. NGANJUK

20

20

34,728

33,391

68,119

0.00

0.00

30,104

44.19

19 KAB. MADIUN

15

26

21,058

20,030

41,089

0.00

0.00

27,656

67.31

20 KAB. MAGETAN

18

22

18,719

17,946

36,665

0.00

0.00

28,125

76.71

21 KAB. NGAWI

19

24

25,323

23,956

49,280

0.00

0.00

34,603

70.22

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

38,073

36,413

74,486

0.00

0.00

64,098

86.05

23 KAB. TUBAN

20

33

36,167

34,418

70,585

0.00

0.00

60,752

86.07

24 KAB. LAMONGAN

27

33

37,545

35,689

73,234

0.00

0.00

67,275

91.86

25 KAB. GRESIK

18

32

44,501

42,094

86,595

0.00

0.00

56,756

65.54

26 KAB. BANGKALAN

18

22

35,147

34,234

69,380

0.00

0.00

56,710

81.74

27 KAB. SAMPANG

14

21

34,036

33,472

67,508

0.00

0.00

47,076

69.73

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

28,178

27,443

55,622

0.00

0.00

44,389

79.81

29 KAB. SUMENEP

27

30

31,520

30,678

62,198

0.00

0.00

37,191

59.79

30 KOTA KEDIRI

9,531

9,112

18,643

0.00

0.00

12,601

67.59

31 KOTA BLITAR

4,871

4,481

9,352

0.00

0.00

4,617

49.37

32 KOTA MALANG

15

27,841

26,154

53,995

0.00

0.00

31,200

57.78

33 KOTA PROBOLINGGO

8,053

7,802

15,856

0.00

0.00

11,804

74.45

34 KOTA PASURUAN

7,262

6,922

14,184

0.00

0.00

12,193

85.96

35 KOTA MOJOKERTO

4,424

4,238

8,662

0.00

0.00

6,817

78.70

36 KOTA MADIUN

5,558

5,352

10,910

0.00

0.00

8,189

75.06

31

62

95,236

89,931

185,167

0.00

0.00

112,745

60.89

6,814

6,587

13,401

0.00

0.00

10,459

78.05

662

960

1,285,041

1,230,674

2,515,715

0.00

1,769,638

70.34

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

Sumber:
- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- PWS KIA Tahun 2012, Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

0.00

LAMPIRAN 44
JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BALITA
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
JUMLAH
KECAMATAN PUSKESMAS

BB NAIK

DITIMBANG ( N + T + O + B )

BALITA YANG ADA

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6)
* 100

12 = 8+10

13 = (12/7)
* 100

14

15 = (14/8)
* 100

16

BGM
L+P

%
17 =
(16/10) *
100

JUMLAH

L
%

18 = 14+16

19 =
(18/12) *
100

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

20

21 = (20/8)
* 100

22

23 = (22/10)
* 100

24 =
20+22

25 = (24/12)
* 100

KAB. PACITAN

12

24

19,763

18,934

38,697

27,068

69.95

0.00

223

0.82

KAB. PONOROGO

21

31

31,877

30,124

62,001

44,647

72.01

0.00

239

0.54

KAB. TRENGGALEK

14

22

25,583

24,573

50,156

37,225

74.22

0.00

205

0.55

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

42,289

40,605

82,894

59,767

72.10

0.00

243

0.41

KAB. BLITAR

22

24

47,760

45,448

93,208

69,714

74.79

0.00

633

0.91

KAB. KEDIRI

26

37

67,109

65,100

132,209

89,924

68.02

0.00

1,060

1.18

KAB. MALANG

33

39

106,663

102,449

209,112

149,970

71.72

0.00

1,221

0.81

KAB. LUMAJANG

21

25

40,724

38,977

79,701

63,901

80.18

0.00

435

0.68

KAB. JEMBER

31

49

101,371

97,567

198,938

149,441

75.12

0.00

298

0.20

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

64,493

61,480

125,973

90,536

71.87

0.00

787

0.87

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

28,369

27,469

55,838

44,667

79.99

0.00

776

1.74

12 KAB. SITUBONDO

17

17

25,313

24,241

49,554

32,174

64.93

0.00

560

1.74

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

48,261

46,568

94,829

71,924

75.85

0.00

2,444

3.40

14 KAB. PASURUAN

24

33

65,461

62,754

128,215

93,544

72.96

0.00

1,867

2.00

15 KAB. SIDOARJO

18

26

90,181

85,277

175,458

104,527

59.57

0.00

1,297

1.24

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

45,714

43,522

89,236

69,151

77.49

0.00

1,049

1.52

17 KAB. JOMBANG

21

34

54,495

51,679

106,174

79,965

75.32

0.00

466

0.58

18 KAB. NGANJUK

20

20

43,188

41,364

84,552

63,231

74.78

0.00

828

1.31

19 KAB. MADIUN

15

26

26,293

24,902

51,195

35,929

70.18

0.00

486

1.35

20 KAB. MAGETAN

18

22

23,497

22,410

45,907

35,037

76.32

0.00

194

0.55

21 KAB. NGAWI

19

24

31,538

29,821

61,359

38,627

62.95

0.00

693

1.79

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

47,227

44,961

92,188

73,731

79.98

0.00

830

1.13

23 KAB. TUBAN

20

33

44,918

42,565

87,483

70,482

80.57

0.00

674

0.96

24 KAB. LAMONGAN

27

33

46,711

44,344

91,055

68,980

75.76

0.00

449

0.65

25 KAB. GRESIK

18

32

54,971

52,041

107,012

78,619

73.47

0.00

969

1.23

26 KAB. BANGKALAN

18

22

43,357

42,360

85,717

64,999

75.83

0.00

224

0.34

27 KAB. SAMPANG

14

21

41,864

41,081

82,945

52,664

63.49

0.00

1,045

1.98

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

34,621

33,525

68,146

41,449

60.82

0.00

790

1.91

29 KAB. SUMENEP

27

30

39,017

37,983

77,000

57,235

74.33

0.00

765

1.34

30 KOTA KEDIRI

11,929

11,486

23,415

14,558

62.18

0.00

140

0.96

31 KOTA BLITAR

6,067

5,637

11,704

7,380

63.06

0.00

46

0.63

32 KOTA MALANG

15

34,609

32,876

67,485

59,888

88.74

0.00

300

0.50

33 KOTA PROBOLINGGO

9,976

9,692

19,668

11,298

57.44

0.00

121

1.07

34 KOTA PASURUAN

8,992

8,651

17,643

14,606

82.79

0.00

234

1.60

35 KOTA MOJOKERTO

5,489

5,301

10,790

6,314

58.51

0.00

95

1.51

36 KOTA MADIUN

6,903

6,726

13,629

9,625

70.62

0.00

58

0.60

31

62

117,498

111,691

229,189

161,998

70.68

0.00

2,357

1.46

8,430

8,156

16,586

10,658

64.26

0.00

83

0.78

662

960

1,592,526

1,524,335

3,116,861

2,255,451

72.36

0.00

25,182

1.12

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- LB3 Tahun 2012, Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 44A
JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BALITA
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
JUMLAH
KECAMATAN PUSKESMAS

BB NAIK

DITIMBANG ( N + T )

BALITA YANG ADA

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6)
* 100

12 = 8+10

13 = (12/7)
* 100

14

15 = (14/8)
* 100

16

BGM
L+P

%
17 =
(16/10) *
100

JUMLAH
18 = 14+16

L
%
19 =
(18/12) *
100

KAB. PACITAN

12

24

19,763

18,934

38,697

23,197

59.95

KAB. PONOROGO

21

31

31,877

30,124

62,001

38,937

62.80

30,432

78.16

KAB. TRENGGALEK

14

22

25,583

24,573

50,156

32,777

65.35

22,994

70.15

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

42,289

40,605

82,894

53,469

64.50

42,485

79.46

KAB. BLITAR

22

24

47,760

45,448

93,208

63,436

68.06

55,920

88.15

KAB. KEDIRI

26

37

67,109

65,100

132,209

78,378

59.28

60,090

76.67

KAB. MALANG

33

39

106,663

102,449

209,112

134,543

64.34

112,003

83.25

KAB. LUMAJANG

21

25

40,724

38,977

79,701

57,796

72.52

50,604

87.56

KAB. JEMBER

31

49

101,371

97,567

198,938

144,962

72.87

104,756

72.26

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

64,493

61,480

125,973

79,014

62.72

70,378

89.07

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

28,369

27,469

55,838

40,680

72.85

35,672

87.69

12 KAB. SITUBONDO

17

17

25,313

24,241

49,554

29,895

60.33

23,478

78.54

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

48,261

46,568

94,829

62,190

65.58

50,610

81.38

14 KAB. PASURUAN

24

33

65,461

62,754

128,215

81,626

63.66

64,741

79.31

15 KAB. SIDOARJO

18

26

90,181

85,277

175,458

85,874

48.94

64,780

75.44

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

45,714

43,522

89,236

62,177

69.68

47,980

77.17

17 KAB. JOMBANG

21

34

54,495

51,679

106,174

70,103

66.03

52,604

75.04

18 KAB. NGANJUK

20

20

43,188

41,364

84,552

55,458

65.59

39,381

71.01

19 KAB. MADIUN

15

26

26,293

24,902

51,195

31,167

60.88

23,966

76.90

20 KAB. MAGETAN

18

22

23,497

22,410

45,907

29,560

64.39

23,253

78.66

21 KAB. NGAWI

19

24

31,538

29,821

61,359

32,020

52.18

20,265

63.29

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

47,227

44,961

92,188

69,135

74.99

58,081

84.01

23 KAB. TUBAN

20

33

44,918

42,565

87,483

64,592

73.83

52,853

81.83

24 KAB. LAMONGAN

27

33

46,711

44,344

91,055

63,974

70.26

52,436

81.96

25 KAB. GRESIK

18

32

54,971

52,041

107,012

70,382

65.77

58,288

82.82

26 KAB. BANGKALAN

18

22

43,357

42,360

85,717

65,124

75.98

47,195

72.47

27 KAB. SAMPANG

14

21

41,864

41,081

82,945

45,911

55.35

35,988

78.39

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

34,621

33,525

68,146

35,186

51.63

29,400

83.56

29 KAB. SUMENEP

27

30

39,017

37,983

77,000

53,198

69.09

46,430

87.28

30 KOTA KEDIRI

11,929

11,486

23,415

11,968

51.11

9,714

81.17

31 KOTA BLITAR

6,067

5,637

11,704

6,415

54.81

5,028

78.38

32 KOTA MALANG

15

34,609

32,876

67,485

56,447

83.64

46,932

83.14

33 KOTA PROBOLINGGO

9,976

9,692

19,668

9,708

49.36

7,850

80.86

34 KOTA PASURUAN

8,992

8,651

17,643

12,192

69.10

9,186

75.34

35 KOTA MOJOKERTO

5,489

5,301

10,790

5,464

50.64

4,255

77.88

36 KOTA MADIUN

6,903

6,726

13,629

8,674

63.64

6,603

76.13

31

62

117,498

111,691

229,189

147,054

64.16

105,954

72.05

8,430

8,156

16,586

9,034

54.47

7,124

78.86

662

960

1,592,526

1,524,335

3,116,861

2,021,716

64.86

1,597,644

79.02

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- LB3 Tahun 2012, Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

17,936

77.32

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

20

21 = (20/8)
* 100

22

23 = (22/10)
* 100

24 =
20+22

25 = (24/12)
* 100

LAMPIRAN 45
CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BALITA GIZI BURUK
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS
L

MENDAPAT PERAWATAN

JUMLAH (KASUS)

P
6

L
L+P

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

S
10

L+P
%

11 = (10/6)
13 = (12/7)
12 = 8+10
* 100
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

25

25

100.00

2 KAB. PONOROGO

21

31

279

279

100.00

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

435

435

100.00

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

109

109

100.00

5 KAB. BLITAR

22

24

100

100

100.00

6 KAB. KEDIRI

26

37

345

345

100.00

7 KAB. MALANG

33

39

151

151

100.00

8 KAB. LUMAJANG

21

25

184

184

100.00

9 KAB. JEMBER

31

49

292

292

100.00

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

991

991

100.00

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

269

269

100.00

12 KAB. SITUBONDO

17

17

1,453

1,453

100.00

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

919

919

100.00

14 KAB. PASURUAN

24

33

85

85

100.00

15 KAB. SIDOARJO

18

26

32

32

100.00

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

81

81

100.00

17 KAB. JOMBANG

21

34

34

34

100.00

18 KAB. NGANJUK

20

20

203

203

100.00

19 KAB. MADIUN

15

26

247

247

100.00

20 KAB. MAGETAN

18

22

106

106

100.00

21 KAB. NGAWI

19

24

1,219

1,219

100.00

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

300

300

100.00

23 KAB. TUBAN

20

33

328

328

100.00

24 KAB. LAMONGAN

27

33

503

503

100.00

25 KAB. GRESIK

18

32

242

242

100.00

26 KAB. BANGKALAN

18

22

382

382

100.00

27 KAB. SAMPANG

14

21

148

148

100.00

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

112

112

100.00

29 KAB. SUMENEP

27

30

13

13

100.00

30 KOTA KEDIRI

13

13

100.00

31 KOTA BLITAR

17

17

100.00

32 KOTA MALANG

15

136

136

100.00

33 KOTA PROBOLINGGO

251

251

100.00

34 KOTA PASURUAN

65

65

100.00

35 KOTA MOJOKERTO

88

88

100.00

36 KOTA MADIUN

58

58

100.00

31

62

824

824

100.00

17

17

100.00

662

960

11,056

11,056

100.00

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- LB3 Tahun 2012, Seksi Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 46
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN
3

JUMLAH
PUSKESMAS
4

MENDAPAT PENJARINGAN KESEHATAN

JUMLAH

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) * 100

10

11 = (10/6) * 100

12 = 8+10

13 = (12/7) * 100

KAB. PACITAN

12

24

7,130

7,862

110.26

KAB. PONOROGO

21

31

11,123

12,847

115.50

KAB. TRENGGALEK

14

22

9,371

10,023

106.96

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

15,195

15,195

100.00

KAB. BLITAR

22

24

16,738

17,991

107.49

KAB. KEDIRI

26

37

23,699

25,464

107.45

KAB. MALANG

33

39

38,016

40,988

107.82

KAB. LUMAJANG

21

25

15,167

17,252

113.75

KAB. JEMBER

31

49

37,211

35,882

96.43

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

24,009

27,092

112.84

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

10,976

12,338

112.41

12 KAB. SITUBONDO

17

17

9,240

9,727

105.27

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

17,225

20,858

121.09

14 KAB. PASURUAN

24

33

23,877

27,694

115.99

15 KAB. SIDOARJO

18

26

32,805

30,319

92.42

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

16,173

16,247

100.46

17 KAB. JOMBANG

21

34

19,199

20,241

105.43

18 KAB. NGANJUK

20

20

15,199

14,745

97.01

19 KAB. MADIUN

15

26

9,165

9,312

101.60

20 KAB. MAGETAN

18

22

8,201

7,692

93.79

21 KAB. NGAWI

19

24

11,027

12,292

111.47

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

17,113

18,616

108.78

23 KAB. TUBAN

20

33

16,189

17,950

110.88

24 KAB. LAMONGAN

27

33

12,239

16,598

135.61

25 KAB. GRESIK

18

32

20,007

21,216

106.04

26 KAB. BANGKALAN

18

22

17,083

14,956

87.55

27 KAB. SAMPANG

14

21

17,009

19,614

115.31

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

13,141

12,493

95.07

29 KAB. SUMENEP

27

30

14,535

13,487

92.79

30 KOTA KEDIRI

4,190

5,507

131.43

31 KOTA BLITAR

2,080

2,959

142.23

32 KOTA MALANG

15

12,288

14,277

116.19

33 KOTA PROBOLINGGO

3,625

4,036

111.33

34 KOTA PASURUAN

3,212

3,578

111.41

35 KOTA MOJOKERTO

1,929

2,677

138.80

36 KOTA MADIUN

2,521

3,610

143.19

31

62

42,490

49,938

117.53

3,045

2,847

93.50

662

960

573,442

616,420

107.49

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT


Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

107.49

LAMPIRAN 47
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
MURID SD DAN SETINGKAT
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) * 100

10

11 = (10/6) * 100

12

13 = (12/7) * 100

KAB. PACITAN

12

24

46,237

65,418

141.48

KAB. PONOROGO

21

31

72,062

126,975

176.20

KAB. TRENGGALEK

14

22

58,525

10,023

17.13

KAB. TULUNGAGUNG

19

31

92,592

66,438

71.75

KAB. BLITAR

22

24

103,331

30,562

29.58

KAB. KEDIRI

26

37

143,290

103,528

72.25

KAB. MALANG

33

39

232,847

171,820

73.79

KAB. LUMAJANG

21

25

93,461

22,382

23.95

KAB. JEMBER

31

49

227,196

35,882

15.79

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

146,824

30,833

21.00

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

66,643

12,338

18.51

12 KAB. SITUBONDO

17

17

55,439

9,727

17.55

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

106,010

37,713

35.57

14 KAB. PASURUAN

24

33

147,130

58,278

39.61

15 KAB. SIDOARJO

18

26

192,281

77,730

40.43

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

97,460

79,817

81.90

17 KAB. JOMBANG

21

34

116,821

28,112

24.06

18 KAB. NGANJUK

20

20

94,972

14,745

15.53

19 KAB. MADIUN

15

26

58,352

37,476

64.22

20 KAB. MAGETAN

18

22

51,438

13,879

26.98

21 KAB. NGAWI

19

24

70,873

76,379

107.77

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

107,951

35,844

33.20

23 KAB. TUBAN

20

33

101,120

64,130

63.42

24 KAB. LAMONGAN

27

33

108,487

16,598

15.30

25 KAB. GRESIK

18

32

118,653

90,090

75.93

26 KAB. BANGKALAN

18

22

104,321

14,956

14.34

27 KAB. SAMPANG

14

21

104,941

19,614

18.69

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

85,070

40,760

47.91

29 KAB. SUMENEP

27

30

89,785

53,474

59.56

30 KOTA KEDIRI

24,004

13,092

54.54

31 KOTA BLITAR

12,420

11,717

94.34

32 KOTA MALANG

15

69,326

11,168

16.11

33 KOTA PROBOLINGGO

22,059

15,041

68.18

34 KOTA PASURUAN

19,020

13,843

72.78

35 KOTA MOJOKERTO

11,244

12,288

109.28

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN

JUMLAH

36 KOTA MADIUN

JUMLAH
PUSKESMAS

14,672

10,445

71.19

31

62

240,723

171,529

71.26

17,925

3,736

20.84

662

960

3,525,504

1,708,380

48.46

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 48
CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN PRA LANSIA DAN LANSIA MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

PRA LANSIA DAN LANSIA (60TAHUN+)

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH
L

1 KAB. PACITAN

12

24

2 KAB. PONOROGO

21

31

147,215

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

5 KAB. BLITAR

P
6

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN


L+P
7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6)
* 100

L+P

12

13 = (12/7)
* 100

201,696

8,491

#DIV/0!

14,415

#DIV/0!

22,906

11.36

163,207

310,422

58,263

39.58

69,514

42.59

127,777

41.16

111,260

118,978

230,238

39,711

35.69

48,407

40.69

88,118

38.27

31

118,262

124,985

316,904

12,112

10.24

19,246

15.40

31,358

9.90

22

24

59,771

64,716

372,995

30,742

51.43

37,979

58.69

68,721

18.42

6 KAB. KEDIRI

26

37

451,888

90,374

#DIV/0!

170,597

#DIV/0!

260,971

57.75

7 KAB. MALANG

33

39

178,604

211,021

728,888

122,561

68.62

171,525

81.28

294,086

40.35

8 KAB. LUMAJANG

21

25

58,044

60,322

317,263

29,404

50.66

31,259

51.82

60,663

19.12

9 KAB. JEMBER

31

49

90,948

13.20

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

229,420

243,514

490,975

117,758

51.33

143,351

58.87

261,109

53.18

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

108,909

108,313

240,497

44,753

41.09

53,422

49.32

98,175

40.82

12 KAB. SITUBONDO

17

17

99,467

104,879

204,346

31,388

31.56

42,834

40.84

74,222

36.32

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

145,919

165,651

314,558

48,048

32.93

70,307

42.44

118,355

37.63

14 KAB. PASURUAN

24

33

90,866

117,837

387,796

50,829

55.94

73,298

62.20

124,127

32.01

15 KAB. SIDOARJO

18

26

162,782

161,954

469,606

59,101

36.31

86,594

53.47

145,695

31.02

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

40,803

46,157

285,583

14,722

36.08

17,379

37.65

32,101

11.24

17 KAB. JOMBANG

21

34

163,563

179,077

342,668

26,297

16.08

46,116

25.75

72,413

21.13

18 KAB. NGANJUK

20

20

38,805

48,492

316,997

7,246

18.67

12,986

26.78

20,232

6.38

19 KAB. MADIUN

15

26

111,236

124,971

238,117

65,315

58.72

67,981

54.40

133,296

55.98

20 KAB. MAGETAN

18

22

71,154

77,092

233,029

30,817

43.31

45,563

59.10

76,380

32.78

21 KAB. NGAWI

19

24

134,582

149,137

288,754

47,636

35.40

55,868

37.46

103,504

35.85

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

49,214

52,149

385,879

49,214

100.00

52,149

100.00

101,363

26.27

23 KAB. TUBAN

20

33

105,924

124,969

335,188

54,937

51.86

60,720

48.59

115,657

34.51

24 KAB. LAMONGAN

27

33

86,950

86,955

380,177

59,550

68.49

51,388

59.10

110,938

29.18

25 KAB. GRESIK

18

32

97,860

108,895

297,905

65,553

66.99

81,618

74.95

147,171

49.40

26 KAB. BANGKALAN

18

22

95,811

139,405

235,216

41,685

43.51

56,906

40.82

98,591

41.92

27 KAB. SAMPANG

14

21

94,448

111,152

205,600

24,073

25.49

26,286

23.65

50,359

24.49

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

44,152

48,875

199,521

20,547

46.54

18,678

38.22

39,225

19.66

29 KAB. SUMENEP

27

30

80,585

98,328

330,974

40,835

50.67

59,330

60.34

100,165

30.26

30 KOTA KEDIRI

32,442

37,112

73,362

5,935

18.29

13,710

36.94

19,645

26.78

31 KOTA BLITAR

11,960

13,261

38,984

6,704

56.05

9,051

68.25

15,755

40.41

32 KOTA MALANG

15

153,285

169,731

211,567

64,594

42.14

90,280

53.19

154,874

73.20

33 KOTA PROBOLINGGO

57,012

12,522

#DIV/0!

13,976

#DIV/0!

26,498

46.48

34 KOTA PASURUAN

21,812

24,366

46,178

7,661

35.12

13,827

56.75

21,488

46.53

35 KOTA MOJOKERTO

15,491

17,761

33,251

10,932

70.57

15,332

86.32

26,264

78.99

36 KOTA MADIUN

23,499

31,137

54,636

10,834

46.10

19,989

64.20

30,823

56.42

31

62

241,486

357,134

674,051

151,592

62.77

250,872

70.25

402,464

59.71

20,600

22,564

54,011

9,366

45.47

22,060

97.77

31,426

58.18

662

960

3,246,182

3,714,097

48.43 2,134,813

57.48

3,797,863

34.38

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

688,818

11,045,550 1,572,102

Sumber:
- Sasaran Program Provinsi Jawa Timur Tahun 2012 berdasarkan Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 49
PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR)
LEVEL I
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

SARANA KESEHATAN

JUMLAH SARANA

1 RUMAH SAKIT UMUM

MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR


LEVEL I
JUMLAH

5 = (4/3) * 100

236

212

89.83

3 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA

108

51

47.22

4 PUSKESMAS PERAWATAN

513

469

91.42

5 SARANA YANKES.LAINNYA

224

19

8.48

1,081

751

69.47

2 RUMAH SAKIT JIWA

JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Laporan Data Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus Tahun 2012, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 49.1
JUMLAH SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR)
DI PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH SARANA
NO

KABUPATEN/KOTA

RSU

RSK

PELAYANAN GADAR

PUSPER

SARANA
LAIN

RSU

RSK

PUSPER

SARANA
LAIN

1 KAB. PACITAN
2 KAB. PONOROGO
3 KAB. TRENGGALEK

19

19

18

18

4 KAB. TULUNGAGUNG
5 KAB. BLITAR
6 KAB. KEDIRI

14

14

13

13

15

27

15

27

21

21

38

47

38

10 KAB. BANYUWANGI
11 KAB. BONDOWOSO
12 KAB. SITUBONDO

16

16

25

25

12

12

13 KAB. PROBOLINGGO
14 KAB. PASURUAN
15 KAB. SIDOARJO

19

14

17

18

18

16

13

16

13

15

42

10

17

17

11

12

11

19 KAB. MADIUN
20 KAB. MAGETAN
21 KAB. NGAWI

17

17

22 KAB. BOJONEGORO
23 KAB. TUBAN
24 KAB. LAMONGAN

12

11

12

14

33

32

25 KAB. GRESIK
26 KAB. BANGKALAN
27 KAB. SAMPANG

12

12

22

22

15

28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP
30 KOTA KEDIRI

15

15

30

30

32

31 KOTA BLITAR
32 KOTA MALANG
33 KOTA PROBOLINGGO

14

34 KOTA PASURUAN
35 KOTA MOJOKERTO
36 KOTA MADIUN

14

38

21

16

17

32

10

16

236

108

513

224

212

51

469

19

7 KAB. MALANG
8 KAB. LUMAJANG
9 KAB. JEMBER

16 KAB. MOJOKERTO
17 KAB. JOMBANG
18 KAB. NGANJUK

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH (KAB/KOTA)
Sumber:

- Laporan Data Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus Tahun 2012, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 50
JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KLB
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

JENIS KEJADIAN LUAR


BIASA

YANG TERSERANG
JUMLAH
KAB/KOTA
3

JUMLAH PENDUDUK
TERANCAM

ATTACK RATE (%)

JUMLAH PENDERITA

JUMLAH KEMATIAN

CFR (%)

JUMLAH KEC

JUMLAH
DESA/KEL

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Campak

14

196 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

Chikungunya

38 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

0.00

DBD

19 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

9 #DIV/0! #DIV/0!

47.37

Diare

10

131 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

6 #DIV/0! #DIV/0!

4.58

Flu Singapore

15 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

0.00

Hepatitis

38 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

0.00

Keracunan Makanan

28

46

1,106 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

3 #DIV/0! #DIV/0!

0.27

Leptospirosis

10 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

2 #DIV/0! #DIV/0!

20.00

Malaria

0.00

24 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

0.00

10 Meningitis

1 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

0.00

11 Pertusis

4 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

0.00

12 S. Cholera

6 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

2 #DIV/0! #DIV/0!

33.33

13 S. H5N1

5 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

0.00

14 Susp. Flu Singapore

15 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

0 #DIV/0! #DIV/0!

0.00

15 TN

25

30 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

12 #DIV/0! #DIV/0!

40.00

Sumber:
- Laporan W1 Tahun 2012, Seksi P3PMK Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 51
DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB


NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH
DESA/KELURAHAN

JUMLAH

RATA2 KEJADIAN
DESA/KELURAHAN
KLB PER JUMLAH
DESA/KELURAHAN

DITANGANI <24
JAM

7 = 6/5

9 = (8/6) * 100

1 KAB. PACITAN

12

24

171

23

0.13

23

100.00

2 KAB. PONOROGO

21

31

307

32

0.10

32

100.00

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

157

13

0.08

13

100.00

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

271

29

0.11

29

100.00

5 KAB. BLITAR

22

24

248

29

0.12

29

100.00

6 KAB. KEDIRI

26

37

344

12

0.03

12

100.00

7 KAB. MALANG

33

39

390

41

0.11

41

100.00

8 KAB. LUMAJANG

21

25

205

23

0.11

21

91.30

9 KAB. JEMBER

31

49

248

76

0.31

76

100.00

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

217

28

0.13

28

100.00

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

219

20

0.09

20

100.00

12 KAB. SITUBONDO

17

17

136

52

0.38

52

100.00

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

330

68

0.21

68

100.00

14 KAB. PASURUAN

24

33

365

54

0.15

54

100.00

15 KAB. SIDOARJO

18

26

353

29

0.08

29

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

304

17 KAB. JOMBANG

21

34

306

76

0.25

76

100.00

18 KAB. NGANJUK

20

20

284

0.01

100.00

19 KAB. MADIUN

15

26

206

12

0.06

12

100.00

20 KAB. MAGETAN

18

22

235

37

0.16

37

100.00

21 KAB. NGAWI

19

24

217

16

0.07

16

100.00

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

430

20

0.05

20

100.00

23 KAB. TUBAN

20

33

328

19

0.06

19

100.00

24 KAB. LAMONGAN

27

33

474

17

0.04

17

100.00

25 KAB. GRESIK

18

32

356

40

0.11

40

100.00

26 KAB. BANGKALAN

18

22

281

51

0.18

51

100.00

27 KAB. SAMPANG

14

21

186

56

0.30

56

100.00

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

189

28

0.15

28

100.00

29 KAB. SUMENEP

27

30

332

35

0.11

35

100.00

30 KOTA KEDIRI

46

0.02

100.00

31 KOTA BLITAR

21

12

0.57

12

100.00

32 KOTA MALANG

15

57

26

0.46

26

100.00

33 KOTA PROBOLINGGO

29

0.24

100.00

34 KOTA PASURUAN

34

0.15

100.00

35 KOTA MOJOKERTO

18

25

1.39

25

100.00

36 KOTA MADIUN

27

15

0.56

15

100.00

31

62

160

134

0.84

134

100.00

24

14

0.58

14

100.00

662

960

8,505

1,177

0.14

1,175

99.83

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

0.00

100.00
#DIV/0!

LAMPIRAN 52
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS
4

TUMPATAN GIGI TETAP

RASIO TUMPATAN/
PENCABUTAN

PENCABUTAN GIGI TETAP

L+P

L+P

L+P

7 = 5+6

10 = 8+9

11 = 5/8

12 = 6/9

13 = 7/10

1 KAB. PACITAN

12

24

1,581

#DIV/0!

#DIV/0!

1.11

2 KAB. PONOROGO

21

31

420

424

844

1,236

1,431

2,667

0.34

0.30

0.32

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

2,602

2,602

3,337

3,337

0.78

#DIV/0!

0.78

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

6,675

20,435

#DIV/0!

#DIV/0!

0.33

5 KAB. BLITAR

22

24

1,060

3,429

#DIV/0!

#DIV/0!

0.31

6 KAB. KEDIRI

26

37

4,142

0.49

0.73

0.64

7 KAB. MALANG

33

39

12,268

#DIV/0!

#DIV/0!

0.22

8 KAB. LUMAJANG

21

25

3,611

0.94

1.38

1.19

9 KAB. JEMBER

31

49

9,397

#DIV/0!

#DIV/0!

0.96

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

2,134

3,267

5,401

5,552

5,686

11,238

0.38

0.57

0.48

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

872

1,616

2,488

1,552

2,183

3,735

0.56

0.74

0.67

12 KAB. SITUBONDO

17

17

352

616

968

1,279

1,668

2,947

0.28

0.37

0.33

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

634

897

1,531

1,456

1,606

3,062

0.44

0.56

0.50

14 KAB. PASURUAN

24

33

2,524

3,068

5,592

4,366

5,358

9,724

0.58

0.57

0.58

15 KAB. SIDOARJO

18

26

4,283

6,453

10,736

3,752

5,433

9,185

1.14

1.19

1.17

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

1,544

1,309

2,853

1,422

1,225

2,647

1.09

1.07

1.08

17 KAB. JOMBANG

21

34

1,020

2,044

3,064

1,998

2,918

4,916

0.51

0.70

0.62

18 KAB. NGANJUK

20

20

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

19 KAB. MADIUN

15

26

3,236

#DIV/0!

#DIV/0!

0.97

20 KAB. MAGETAN

18

22

1,296

1,770

3,066

1,804

2,374

4,178

0.72

0.75

0.73

21 KAB. NGAWI

19

24

858

631

1,489

2,150

1,789

3,939

0.40

0.35

0.38

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

1,554

1,482

3,036

2,164

2,195

4,359

0.72

0.68

0.70

23 KAB. TUBAN

20

33

1,067

1,231

2,298

1,373

1,581

2,954

0.78

0.78

0.78

24 KAB. LAMONGAN

27

33

3,325

3,562

6,888

5,547

6,077

11,624

0.60

0.59

0.59

25 KAB. GRESIK

18

32

1,341

2,704

4,045

2,513

3,871

6,384

0.53

0.70

0.63

26 KAB. BANGKALAN

18

22

3,874

8,905

#DIV/0!

#DIV/0!

0.44

27 KAB. SAMPANG

14

21

754

6,203

#DIV/0!

#DIV/0!

0.12

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

985

7,867

#DIV/0!

#DIV/0!

0.13

29 KAB. SUMENEP

27

30

2,521

0.03

0.03

0.03

30 KOTA KEDIRI

3,788

#DIV/0!

#DIV/0!

1.31

31 KOTA BLITAR

1,252

1,046

2,298

844

830

1,674

1.48

1.26

1.37

32 KOTA MALANG

15

2,187

3,313

5,500

2,034

2,308

4,342

1.08

1.44

1.27

33 KOTA PROBOLINGGO

1,151

1,566

2,717

694

1,037

1,731

1.66

1.51

1.57

34 KOTA PASURUAN

1,117

1,988

3,105

909

1,331

2,240

1.23

1.49

1.39

35 KOTA MOJOKERTO

272

410

682

286

428

714

0.95

0.96

0.96

36 KOTA MADIUN

1,579

2,752

4,331

744

1,231

1,975

2.12

2.24

2.19

31

62

14,251

23,303

37,554

10,668

16,358

27,026

1.34

1.42

1.39

558

1,047

1,605

549

1,018

1,567

1.02

1.03

1.02

662

960

50,508

71,197

121,706

62,614

75,825

138,439

0.81

0.94

0.88

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

1,762

815

1,818

2,633

1,653

2,489

2,658
1,469

2,834

4,303

1,558

2,053

9,047

0
3,133

31

46

77

1,174

1,347

4,951

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 53
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF)
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH SD/MI

JUMLAH SD/MI
DGN SIKAT GIGI
MASSAL
6

JUMLAH SD/MI
MENDAPAT YAN.
GIGI

7 = (6/5) * 100

JUMLAH MURID SD/MI


%

9 = (8/5) * 100

10

MURID SD/MI DIPERIKSA


L+P

11

12 = 10+11

13

14 = (13/10) *
100

15

16 = (15/11) *
100

17 = 13+15

18 = (17/12) *
100

1 KAB. PACITAN

12

24

281

0.00

168

59.79

2 KAB. PONOROGO

21

31

687

0.00

663

96.51

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

520

520

100.00

520

100.00

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

729

290

39.78

313

42.94

5 KAB. BLITAR

22

24

930

172

18.49

0.00

6 KAB. KEDIRI

26

37

875

0.00

543

62.06

13,481

12,200

25,681

7 KAB. MALANG

33

39

1,450

1,406

96.97

0.00

120,851

113,702

234,553

8 KAB. LUMAJANG

21

25

745

324

43.49

333

44.70

55,621

51,964

107,585

9 KAB. JEMBER

31

49

2,598

2,017

77.64

2,017

77.64

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

1,054

767

72.77

888

84.25

87,961

91,551

179,512

25,326

28.79

24,348

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

609

466

76.52

432

70.94

38,163

36,300

74,463

13,370

35.03

13,397

12 KAB. SITUBONDO

17

17

485

455

93.81

421

86.80

29,476

29,538

59,014

7,779

26.39

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

928

517

55.71

772

83.19

108,951

30,213

14 KAB. PASURUAN

24

33

973

973

100.00

973

100.00

79,909

76,120

156,029

15 KAB. SIDOARJO

18

26

762

762

100.00

762

100.00

96,386

95,895

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

689

0.00

0.00

52,931

49,691

17 KAB. JOMBANG

21

34

815

399

48.96

709

86.99

60,742

57,546

18 KAB. NGANJUK

20

20

19 KAB. MADIUN

15

26

511

376

73.58

405

79.26

20 KAB. MAGETAN

18

22

390

87

22.31

723

185.38

43,859

30,492

21 KAB. NGAWI

19

24

672

672

100.00

672

100.00

39,910

36,469

76,379

4,380

10.97

4,483

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

1,023

669

65.40

758

74.10

56,410

59,145

115,555

26,619

47.19

23 KAB. TUBAN

20

33

787

0.00

709

90.09

96,405

90,429

186,834

27,410

28.43

24 KAB. LAMONGAN

27

33

1,344

0.00

24,588

1,829.46

11,422

10,976

22,398

19,638

25 KAB. GRESIK

18

32

801

776

96.88

726

90.64

9,841

13,290

23,131

9,460

26 KAB. BANGKALAN

18

22

439

0.00

0.00

64,043

22,859

35.69

27 KAB. SAMPANG

14

21

167

#DIV/0!

131

#DIV/0!

1,026

#DIV/0!

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

528

428

81.06

428

81.06

12,253

18.45

29 KAB. SUMENEP

27

30

226

#DIV/0!

226

#DIV/0!

38,498

35,534

74,032

1,384

3.59

648

1.82

2,032

2.74

30 KOTA KEDIRI

156

156

100.00

156

100.00

15,462

15,413

30,875

7,536

48.74

8,068

52.35

15,604

50.54

31 KOTA BLITAR

71

68

95.77

71

100.00

7,939

8,567

16,506

3,273

41.23

5,162

60.25

8,435

51.10

32 KOTA MALANG

15

313

313

100.00

313

100.00

43,177

43,212

86,389

4,466

10.34

4,762

11.02

9,228

10.68

33 KOTA PROBOLINGGO

141

113

80.14

0.00

13,060

11,778

24,838

7,924

60.67

9,763

82.89

17,687

71.21

34 KOTA PASURUAN

82

82

100.00

82

100.00

10,971

9,907

20,878

7,555

68.86

7,431

75.01

14,986

71.78

35 KOTA MOJOKERTO

69

44

63.77

69

100.00

5,788

5,456

11,244

1,059

18.30

1,155

21.17

2,214

19.69

36 KOTA MADIUN

91

89

97.80

89

97.80

11,300

10,651

21,951

4,383

38.79

4,476

42.02

8,859

40.36

31

62

944

656

69.49

961

101.80

212,835

81.90

87

87

100.00

87

100.00

10,314

9,609

19,923

3,286

31.86

3,950

41.11

7,236

36.32

23,579

14,077

59.70

40,708

172.64

1,141,096

1,090,885

3,112,127

513,143

44.97

472,165

43.28

1,479,525

47.54

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

24,159

L+P

39,532
51,688

36,958
48,492

9,673

40.04

76,490

6,656

16.84

5,875

15.90

12,531

16.38

51,387

35,533

#DIV/0!

#DIV/0!

35,533

69.15

100,180

22,799

44.11

22,273

45.93

45,072

44.99

13,111

15.86

25,448

99.09

32,659

13.92

82,667
13,331
6,886

98.89
12.38

12,117
7,411

99.32
14.26

14,297

13.29

168,668

100.00

26.59

49,674

27.67

36.91

26,767

35.95

8,762

29.66

16,541

28.03

#DIV/0!

29,641

#DIV/0!

59,854

54.94

79,909

100.00

76,120

100.00

156,029

100.00

192,281

96,386

100.00

95,895

100.00

192,281

100.00

102,622

29,828

56.35

27,190

54.72

57,018

55.56

118,288

16,754

27.58

16,182

28.12

32,936

27.84

53,982

14,155

26.22

74,351

6,978

9.39

12.29

8,863

11.60

29,653

50.14

56,272

48.70

25,312

27.99

52,722

28.22

171.93

18,405

167.68

38,043

169.85

96.13

9,686

72.88

19,146

82.77

168,668

66,408

259,880

LAMPIRAN 53 (LANJUTAN)
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA

UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF)


NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

PERLU PERAWATAN

MENDAPAT PERAWATAN

L+P

L+P

19

20

21 = 19+20

22

23 = (22/19) *
100

24

25 = (24/20) *
100

26 = 22+24

27 = (26/21) *
100

1 KAB. PACITAN

12

24

2 KAB. PONOROGO

21

31

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

5 KAB. BLITAR

22

24

6 KAB. KEDIRI

26

37

7 KAB. MALANG

33

39

8 KAB. LUMAJANG

21

25

9 KAB. JEMBER

31

49

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

5,217

5,028

10,245

5,346

102.47

5,352

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

12,224

12,393

24,617

5,713

46.74

6,853

12 KAB. SITUBONDO

17

17

4,383

5,099

9,482

2,463

56.19

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

5,832

5,610

11,442

2,979

14 KAB. PASURUAN

24

33

12,816

12,902

25,718

15 KAB. SIDOARJO

18

26

20,817

18,329

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

26,494

25,094

17 KAB. JOMBANG

21

34

5,804

5,895

18 KAB. NGANJUK

20

20

19 KAB. MADIUN

15

26

20 KAB. MAGETAN

18

22

21 KAB. NGAWI

19

24

810

955

1,765

676

83.43

744

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

5,450

5,886

11,336

3,109

57.05

23 KAB. TUBAN

20

33

785

660

1,445

785

24 KAB. LAMONGAN

27

33

18,103

24,759

42,862

25 KAB. GRESIK

18

32

4,063

4,291

8,354

3,538

26 KAB. BANGKALAN

18

22

27 KAB. SAMPANG

14

21

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

29 KAB. SUMENEP

27

30

1,384

648

2,032

1,384

100.00

648

30 KOTA KEDIRI

2,969

3,419

6,388

1,941

65.38

31 KOTA BLITAR

1,687

1,789

3,476

1,026

60.82

32 KOTA MALANG

15

11,281

11,134

22,415

7,195

33 KOTA PROBOLINGGO

3,446

4,458

7,904

34 KOTA PASURUAN

3,294

3,331

35 KOTA MOJOKERTO

589

36 KOTA MADIUN

31

62

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

5,145
11,680
6,049

4,739
10,480
7,131

9,884

9,884

100.00

1,107

502

45.35

22,160

3,926

17.72

13,217

11,521

87.17

13,180

5,145

5,905

100.00

97.62

4,739

6,896

100.00

96.70

12,801

97.12

86,096

100.00

106.44

10,698

104.42

55.30

12,566

51.05

2,912

57.11

5,375

56.69

51.08

3,116

55.54

6,095

53.27

12,816

100.00

12,902

100.00

25,718

100.00

39,146

18,644

89.56

17,070

93.13

35,714

91.23

51,588

22,681

85.61

22,046

87.85

44,727

86.70

11,699

3,213

55.36

3,055

51.82

6,268

53.58

8,258

4,567

55.30

6,978

3,830

54.89

77.92

1,420

80.45

3,553

60.36

6,662

58.77

100.00

660

100.00

1,445

100.00

0.00

87.08

3,987

92.92

7,525

90.08

6,043

6,043

100.00

110

46

41.75

11,910

3,890

32.66

100.00

2,032

100.00

2,056

60.13

3,997

62.57

927

51.82

1,953

56.19

63.78

6,887

61.86

14,082

62.82

2,349

68.17

3,398

76.22

5,747

72.71

6,625

924

28.05

1,278

38.37

2,202

33.24

567

1,156

422

71.65

406

71.60

828

71.63

2,331

2,404

4,735

2,331

100.00

2,404

100.00

4,735

100.00

47,702

72.24

2,443

3,069

5,512

1,763

72.17

2,227

72.56

3,990

72.39

175,096

180,070

554,917

112,348

64.16

114,116

63.37

394,587

71.11

86,096

66,032

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 54.1
JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN DI PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
PENYULUHAN KESEHATAN
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH SELURUH
KEGIATAN
PENYULUHAN
KELOMPOK

JUMLAH KEGIATAN
PENYULUHAN MASSA

1 KAB. PACITAN

1,892

2 KAB. PONOROGO

5,359

3 KAB. TRENGGALEK

4,312

10

4 KAB. TULUNGAGUNG

5,034

14,320

102

5 KAB. BLITAR

5,770

6 KAB. KEDIRI

5,032

7 KAB. MALANG

15,680

526

8 KAB. LUMAJANG

2,206

9 KAB. JEMBER

4,713

10 KAB. BANYUWANGI

12,004

238

11 KAB. BONDOWOSO

2,991

12 KAB. SITUBONDO

4,666

456

13 KAB. PROBOLINGGO

13,121

14 KAB. PASURUAN

7,384

36

15 KAB. SIDOARJO

13,935

16 KAB. MOJOKERTO

9,433

17 KAB. JOMBANG

14,725

18 KAB. NGANJUK

7,326

19 KAB. MADIUN

10,846

10,929

20 KAB. MAGETAN

4,028

7,502

21 KAB. NGAWI

9,412

115

22 KAB. BOJONEGORO
23 KAB. TUBAN
24 KAB. LAMONGAN
25 KAB. GRESIK
26 KAB. BANGKALAN
27 KAB. SAMPANG

15,517

9,640

93

16,177

247

786

7,882

145

26,997

291

28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP
30 KOTA KEDIRI

25,454

3,299

1,377

31 KOTA BLITAR
32 KOTA MALANG

3,731

33 KOTA PROBOLINGGO

3,194

48

34 KOTA PASURUAN

6,444

1,220

35 KOTA MOJOKERTO

3,898

36 KOTA MADIUN

5,988

112

21,390

1,964

490

319,503

31,006

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
SUB JUMLAH PUSKESMAS
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 54.2
JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN DI DINAS KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
PENYULUHAN KESEHATAN
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH SELURUH
KEGIATAN PENYULUHAN
KELOMPOK

JUMLAH KEGIATAN
PENYULUHAN
MASSA

1 KAB. PACITAN

32

2 KAB. PONOROGO

21

100

190

3 KAB. TRENGGALEK
4 KAB. TULUNGAGUNG

43

79

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

126

7 KAB. MALANG

21

340

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

113

380

10 KAB. BANYUWANGI
11 KAB. BONDOWOSO
12 KAB. SITUBONDO
13 KAB. PROBOLINGGO

93

603

44

12

14 KAB. PASURUAN

148

15 KAB. SIDOARJO

21

27

16 KAB. MOJOKERTO
17 KAB. JOMBANG
18 KAB. NGANJUK
19 KAB. MADIUN

26

20 KAB. MAGETAN

120

139

21 KAB. NGAWI

149

151

28

58

22 KAB. BOJONEGORO
23 KAB. TUBAN
24 KAB. LAMONGAN
25 KAB. GRESIK
26 KAB. BANGKALAN
27 KAB. SAMPANG

11

44

329

269

28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP
30 KOTA KEDIRI
31 KOTA BLITAR
32 KOTA MALANG
33 KOTA PROBOLINGGO
34 KOTA PASURUAN
35 KOTA MOJOKERTO
36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
SUB JUMLAH I

103

21

12

141

18

95

45

320

77

2,173

2,385

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 54.3
JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
PENYULUHAN KESEHATAN
NO

KABUPATEN/KOTA

RS

JUMLAH SELURUH
KEGIATAN PENYULUHAN
KELOMPOK

JUMLAH KEGIATAN
PENYULUHAN
MASSA

1 KAB. PACITAN

32

19

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

11

5 KAB. BLITAR

10

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

21

11,851

197

8 KAB. LUMAJANG

12

10 KAB. BANYUWANGI

12

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

25

16 KAB. MOJOKERTO

12

17 KAB. JOMBANG

13

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

129

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

10

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

9 KAB. JEMBER

22 KAB. BOJONEGORO

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

13

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

23

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

643

44

59

344

12,659

264

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
SUB JUMLAH I
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 55
CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR

JUMLAH PENDUDUK

ASKES

JAMSOSTEK

ASKESKIN/JAMKESMAS

JAMKESDA

LAINNYA

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

L+P

7 = 5+6

10 = 8+9

11

12

13 = 11+12

14

15

16 = 14+15

17

18

19 = 17+18

20

21

22 = 20+21

12

24

264,580

278,811

543,391

33,115

2,952

187,192

2,712

2 KAB. PONOROGO

21

31

427,597

430,026

857,623

40,503

340,056

10,005

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

336,428

342,448

678,876

485,722

135,785

116,921

252,706

8,877

8,744

17,621

144,662

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

487,205

514,908

1,002,113

102,428

115,227

217,655

16,472

17,831

34,303

5 KAB. BLITAR

22

24

562,791

563,765

1,126,556

1,402

121,125

123,544

244,669

6,156

6,293

12,449

1,003

1,031

2,034

6 KAB. KEDIRI

26

37

759,995

758,126

1,518,121

28,259

33,287

357,829

61,929

7 KAB. MALANG

33

39

1,247,168

1,239,952

2,487,120

71,539

563,173

68,380

8 KAB. LUMAJANG

21

25

494,235

520,340

1,014,575

24,386

709

277,807

5,105

9 KAB. JEMBER

31

49

1,158,520

1,203,659

2,362,179

62,467

3,442

695,360

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

778,897

790,001

1,568,898

25,779

25,531

51,310

224,245

238,965

463,210

32,567

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

362,543

383,405

745,948

13,474

16,471

29,945

206,296

219,951

426,247

12 KAB. SITUBONDO

17

17

319,659

337,032

656,691

32,058

123,133

143,246

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

542,974

572,293

1,115,267

30,753

203,120

218,675

14 KAB. PASURUAN

24

33

762,657

780,180

1,542,837

40,392

58,776

15 KAB. SIDOARJO

18

26

1,014,923

1,009,755

2,024,678

53,145

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

523,322

526,645

1,049,967

17 KAB. JOMBANG

21

34

604,259

613,301

1,217,560

67,177

18 KAB. NGANJUK

20

20

508,558

516,957

1,025,515

61,778

19 KAB. MADIUN

15

26

328,032

338,341

666,373

32,760

20 KAB. MAGETAN

18

22

301,777

319,496

621,273

21 KAB. NGAWI

19

24

397,811

421,060

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

600,932

23 KAB. TUBAN

20

33

24 KAB. LAMONGAN

27

25 KAB. GRESIK

2,214

27,207
19,705

30,753

19,741

39,446

701

701

L+P

23 =
24 =
25 =
26 = (23/5)
8+11+14+17+2 9+12+15+18+2 10+13+16+19+2
* 100
0
1
2

1 KAB. PACITAN

738

738

2,214

L+P

27 = (24/6)
* 100

28 = (25/7)
* 100

225,971

0.28

0.79

390,564

0.00

0.00

41.59
45.54

125,665

756,049

43.00

36.70

111.37

118,900

133,058

279,165

24.40

25.84

27.86

148,690

151,310

300,000

26.42

26.84

26.63

3,330

484,634

0.00

0.00

31.92

703,092

0.00

0.00

28.27

308,007

0.00

0.00

30.36

13,061

774,330

0.00

0.00

32.78

34,344

66,911

282,591

298,840

581,431

36.28

37.83

37.06

19,272

19,866

39,138

159

123

282

239,201

256,411

495,612

65.98

66.88

66.44

266,379

28,778

33,174

61,952

151,911

176,420

360,389

47.52

52.35

54.88

421,795

23,706

25,693

49,399

257,579

244,368

501,947

47.44

42.70

45.01

411,061

99,585

609,814

0.00

0.00

39.53

401,819

51,286

506,250

0.00

0.00

25.00

0.00

0.00

0.00

16,235

13,971

30,206

122,462

132,668

255,130

26,687

30,604

57,291

3,892

4,054

7,946

169,276

181,297

417,750

28.01

29.56

34.31

148,818

161,421

310,239

128,599

151,599

280,198

277,417

313,020

652,215

54.55

60.55

63.60

2,634

2,007

4,641

184,902

7,653

2,634

2,007

229,956

0.80

0.59

34.51

47,408

123,727

108,412

279,547

0.00

0.00

45.00

818,871

51,199

157,410

169,073

326,483

39.57

40.15

39.87

617,525

1,218,457

41,224

3,002

2,669

5,671

20,226

13,230

3,002

2,669

657,278

0.50

0.43

53.94

557,800

574,092

1,131,892

17,056

17,548

34,604

49,387

41,076

90,463

163,911

181,008

344,919

18,224

18,164

36,388 31,091 31,837

62,928

279,669

289,633

569,302

50.14

50.45

50.30

33

578,484

615,241

1,193,725

19,414

29,122

48,536

173,862

260,797

434,659

8,024

12,041

20,065

201,300

301,960

503,260

34.80

49.08

42.16

18

32

600,278

613,171

1,213,449

44,408

336,936

110,222

113,329

223,551

23,557

24,139

47,696

4,468

133,779

137,468

657,059

22.29

22.42

54.15

26 KAB. BANGKALAN

18

22

441,876

485,557

927,433

365,953

4,411

370,364

0.00

0.00

39.93

27 KAB. SAMPANG

14

21

439,707

464,607

904,314

23,242

529,969

4,567

557,778

0.00

0.00

61.68

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

396,986

421,676

818,662

0.00

0.00

0.00

29 KAB. SUMENEP

27

30

500,065

553,575

1,053,640

37,904

510,439

5,107

553,450

0.00

0.00

52.53

30 KOTA KEDIRI

136,124

137,555

273,679

31 KOTA BLITAR

66,536

68,018

134,554

32 KOTA MALANG

15

410,908

424,174

835,082

33 KOTA PROBOLINGGO

109,271

113,142

34 KOTA PASURUAN

93,987

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

142,123

275,284

24,249

26,950

576,927

31,460

94,724

0.00

0.00

34.61

8,635

16,633

1,368

1,619

2,987

22,634

24,464

47,098

34.02

35.97

35.00

70,380

32,405

35,547

59,108

94,655

12,491

19,484

31,975

7,033

48,038

78,592

236,448

11.69

18.53

28.31

222,413

22,068

28,986

15,390

68

55

123

68

55

66,567

0.06

0.05

29.93

96,058

190,045

22,429

4,199

27,892

10,213

64,733

0.00

0.00

34.06

60,122

62,428

122,550

13,267

17,912

24,100

55,279

11.06

10.60

45.11

83,196

89,225

172,421

32,346

3,811

20,861

35,000

95,143

0.00

0.00

55.18

31

62

1,382,031

1,419,378

2,801,409

192,646

798,884

17.59

18.01

28.52

97,764

97,029

194,793

6,412

44

32,253

0.00

0.00

16.56

662

960

18,740,003

19,312,947

38,052,950

15.42

16.31

38.22

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

6,648

144,694

12,568

6,619

127,600

24,433

1,899,317
4.99

1,403

74,100

1,642

64,280

611,989
1.61

37,216

7,998

11,865

3,045

PERSENTASE PROVINSI

26,048

133,161

221,248

237,374

458,622

21,786

18,214

19,797
2,233,361

2,472,992

10,385,231
27.29

400,813

448,759

107,616
0

1,434,174 36,213 37,100

212,115

75.51

6,619

3,125

40,000
6,000

6,648

0.56

243,034

2,889,181

255,588

3,150,731

14,542,826
38.22

LAMPIRAN 56
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN)
MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
JUMLAH
KECAMATAN PUSKESMAS

DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS

JUMLAH YANG ADA


L

PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

L+P

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN


STRATA 3)

L+P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 = (10/6) *
100

12 = 8+10

13 = (12/7) *
100

14

15 = (14/5) *
100

16

17 = (16/6) *
100

18 = 14+16

19 = (18/7) *
100

20

21 = (20/5) *
100

22

23 = (22/6) *
100

24 = 20+22

25 = (24/7) *
100

1 KAB. PACITAN

12

24

189,904

187,192

98.57

66,298

34.91

0.00

2 KAB. PONOROGO

21

31

350,061

340,056

97.14

140,625

40.17

11,280

#DIV/0!

12,261

#DIV/0!

23,541

6.72

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

144,662

125,665

270,327

135,785

93.86

116,921

93.04

252,706

93.48

135,785

93.86

116,921

93.04

252,706

93.48

0.00

0.00

0.00

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

118,900

133,058

251,958

102,428

86.15

115,227

86.60

217,655

86.39

44,197

37.17

72,701

54.64

116,898

46.40

#VALUE!

5 KAB. BLITAR

22

24

128,284

130,868

259,152

121,125

94.42

123,544

94.40

244,669

94.41

58,092

45.28

60,449

46.19

118,541

45.74

9,614

3.71

6 KAB. KEDIRI

26

37

423,088

357,829

84.58

30,687

#DIV/0!

53,558

#DIV/0!

84,245

19.91

8,164

1.93

7 KAB. MALANG

33

39

703,092

563,173

80.10

191,858

27.29

947

0.13

8 KAB. LUMAJANG

21

25

282,954

277,807

98.18

62,454

22.07

8,403

2.97

9 KAB. JEMBER

31

49

695,360

695,360

100.00

109,688

15.77

0.00

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

256,812

273,309

530,121

224,245

87.32

238,965

87.43

463,210

87.38

38,440

14.97

65,750

24.06

104,190

19.65

3,796

0.72

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

225,568

239,817

465,385

206,296

91.46

219,951

91.72

426,247

91.59

58,824

26.08

71,923

29.99

130,747

28.09

19,952

4.29

12 KAB. SITUBONDO

17

17

151,911

176,420

328,331

123,133

81.06

143,246

81.20

266,379

81.13

107,599

70.83

182,739

103.58

290,338

88.43

9,667

2.94

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

226,826

244,368

471,194

203,120

89.55

218,675

89.49

421,795

89.52

95,080

41.92

122,339

50.06

217,419

46.14

11,490

2.44

14 KAB. PASURUAN

24

33

510,646

411,061

80.50

222,172

43.51

7,805

1.53

15 KAB. SIDOARJO

18

26

372,539

401,819

107.86

56,135

#DIV/0!

95,635

#DIV/0!

151,770

40.74

15,012

4.03

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

17 KAB. JOMBANG

21

34

153,041

167,326

320,367

122,443

80.01

134,805

80.56

257,248

80.30

53,563

35.00

119,186

71.23

172,749

53.92

771

0.24

18 KAB. NGANJUK

20

20

148,818

161,421

310,239

148,818

100.00

161,421

100.00

310,239

100.00

1,834

0.59

0.00

19 KAB. MADIUN

15

26

192,555

184,902

96.03

107,821

55.99

5,561

#DIV/0!

6,218

#DIV/0!

11,779

6.12

20 KAB. MAGETAN

18

22

232,139

123,727

53.30

76,333

32.88

10,543

#DIV/0!

12,679

#DIV/0!

23,222

10.00

21 KAB. NGAWI

19

24

275,284

100.00

19,511

14.65

39,502

27.79

59,013

21.44

149

0.11

180

0.13

329

0.12

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

576,927

100.00

56,315

#DIV/0!

93,900

#DIV/0!

150,215

26.04

4,171

#DIV/0!

4,897

#DIV/0!

9,068

1.57

23 KAB. TUBAN

20

33

182,135

199,172

381,307

163,911

89.99

181,008

90.88

344,919

90.46

58,354

32.04

61,053

30.65

119,407

31.32

9,407

5.16

8,684

4.36

18,091

4.74

24 KAB. LAMONGAN

27

33

219,988

329,982

549,970

173,862

79.03

260,797

79.03

434,659

79.03

111,591

50.73

170,900

51.79

282,491

51.36

0.00

25 KAB. GRESIK

18

32

133,777

137,470

271,247

110,222

82.39

113,329

82.44

223,551

82.42

49,710

37.16

54,221

39.44

103,931

38.32

1,134

0.42

26 KAB. BANGKALAN

18

22

474,282

365,953

77.16

313,057

66.01

4,649

0.98

27 KAB. SAMPANG

14

21

534,536

529,969

99.15

435,196

81.42

0.00

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

373,518

0.00

0.00

0.00

29 KAB. SUMENEP

27

30

567,885

510,439

89.88

45,711

8.05

0.00

30 KOTA KEDIRI

37,216

37,216

100.00

14,974

#DIV/0!

28,829

#DIV/0!

43,803

117.70

31 KOTA BLITAR

9,760

10,722

20,482

7,998

81.95

8,635

80.54

16,633

81.21

1,687

17.28

3,196

29.81

9,855

48.12

32 KOTA MALANG

15

48,039

78,591

126,630

35,547

74.00

59,108

75.21

94,655

74.75

21,601

44.97

34,059

43.34

55,660

43.95

33 KOTA PROBOLINGGO

44,376

28,986

65.32

6,576

#DIV/0!

15,896

#DIV/0!

22,472

50.64

34 KOTA PASURUAN

27,892

27,892

100.00

11,109

#DIV/0!

25,297

#DIV/0!

36,406

130.52

775

#DIV/0!

1,128

#DIV/0!

1,903

6.82

35 KOTA MOJOKERTO

42,012

17,912

42.64

9,321

#DIV/0!

14,585

#DIV/0!

23,906

56.90

521

#DIV/0!

800

#DIV/0!

10,358

24.65

5,954

10.66

19,318

8.73

33,133

13.96

182,625

39.82

7,294

28.27

449,589

3.75

36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

31

62

662

133,161

142,123

275,284

133,161

100.00

142,123

100.00

576,927

55,861
221,248

237,374

458,622

221,248

100.00

237,374

100.00

25,797

960 2,502,930 2,787,686 12,003,256 2,233,342

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

89.23

2,475,129

88.79

20,861

37.34

962

#DIV/0!

2,420

#DIV/0!

3,381

6.05

458,622

100.00

106,445

48.11

275,500

116.06

381,945

83.28

19,797

76.74

1,616

#DIV/0!

2,418

#DIV/0!

4,034

15.64

63.96 4,709,169

39.23

10,387,349

86.54 1,148,174

45.87 1,782,977

4,807

3,511
1,392

4,442

342

562

1,426
2,376

80,585

3.75

#DIV/0!
0.54

1.96

0.22

0.42

#DIV/0!
4.95

3.22

4,807

3,301
2,404

7,048

429

572

2,104
3,945

104,592

3.67

#DIV/0!
0.88

2.88

0.26

0.42

#DIV/0!
5.02

3.75

3,530

9.49

8,832

43.12

40,713

32.15

942

2.12

LAMPIRAN 56 A
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
YANG DICAKUP MELALUI PROGRAM JAMKESDA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN)
MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

DICAKUP JAMKESDA

JUMLAH YANG ADA


L

PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5)
* 100

10

11 = (10/6) *
100

12 = 8+10

13 = (12/7)
* 100

14

15 = (14/5)
* 100

16

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES


STRATA 2 DAN STRATA 3)

L+P
%

L
%

JUMLAH

17 = (16/6)
19 = (18/7)
18 = 14+16
* 100
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

189,904

0.00

0.00

2 KAB. PONOROGO

21

31

350,061

10,005

2.86

638,626

182.43

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

144,662

125,665

270,327

8,877

6.14

8,744

6.96

17,621

6.52

3,773

2.61

5,805

4.62

9,578

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

118,900

133,058

251,958

16,472

13.85

17,831

13.40

34,303

13.61

3,232

2.72

5,960

4.48

5 KAB. BLITAR

22

24

128,284

130,868

259,152

6,156

4.80

6,293

4.81

12,449

4.80

11,570

9.02

11,809

6 KAB. KEDIRI

26

37

423,088

61,929

14.64

6,212

#DIV/0!

8,670

7 KAB. MALANG

33

39

703,092

68,380

8 KAB. LUMAJANG

21

25

282,954

9 KAB. JEMBER

31

49

695,360

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

256,812

273,309

530,121

32,567

12.68

34,344

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

225,568

239,817

465,385

19,272

8.54

12 KAB. SITUBONDO

17

17

151,911

176,420

328,331

28,778

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

226,826

244,368

471,194

23,706

14 KAB. PASURUAN

24

33

15 KAB. SIDOARJO

18

26

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

17 KAB. JOMBANG

21

34

153,041

167,326

320,367

18 KAB. NGANJUK

20

20

148,818

161,421

310,239 148,818

19 KAB. MADIUN

15

26

20 KAB. MAGETAN

18

22

21 KAB. NGAWI

19

24

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

23 KAB. TUBAN

20

33

182,135

199,172

381,307

18,224

10.01

18,164

24 KAB. LAMONGAN

27

33

219,988

329,982

549,970

8,024

3.65

25 KAB. GRESIK

18

32

133,777

137,470

271,247

23,557

17.61

26 KAB. BANGKALAN

18

22

27 KAB. SAMPANG

14

28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP

JUMLAH

JUMLAH

20

21 = (20/5)
* 100

22

L+P
%

JUMLAH

23 = (22/6)
25 = (24/7)
24 = 20+22
* 100
* 100

0.00

3,490

1.00

3.54

0.00

9,192

3.65

0.00

9.02

23,379

9.02

11,353

4.38

#DIV/0!

14,882

3.52

3,068

0.73

9.73

14,304

2.03

12,967

1.84

5,105

1.80

4,084

1.44

559

0.20

13,061

1.88

0.00

0.00

12.57

66,911

12.62

0.00

1,803

0.34

19,866

8.28

39,138

8.41

2,655

1.18

3,244

1.35

5,899

1.27

0.00

18.94

33,174

18.80

61,952

18.87

12,337

8.12

16,068

9.11

28,405

8.65

0.00

10.45

25,693

10.51

49,399

10.48

9,060

3.99

10,839

4.44

19,899

4.22

2,177

0.46

510,646

99,585

19.50

37,542

7.35

2,095

0.41

372,539

51,283

13.77

11,065

2.97

15,012

4.03

640

0.20

0.00

339
940

#DIV/0!
0.37

220
863

#DIV/0!
0.32

57,291

17.88

26,236

17.14

26,217

15.67

52,453

16.37

310,239

100.00

27,870

18.73

70,093

43.42

97,963

31.58

192,555

7,653

3.97

5,001

2.60

3,267

#DIV/0!

4,201

#DIV/0!

7,468

3.88

232,139

108,412

46.70

7,580

#DIV/0!

11,526

#DIV/0!

19,106

8.23

7,997

#DIV/0!

9,187

#DIV/0!

17,184

7.40

51,199

18.60

296

0.22

418

0.29

714

0.26

0.00

20,226

3.51

1,988

#DIV/0!

3,003

#DIV/0!

4,991

0.87

9.12

36,388

9.54

6,602

3.62

7,551

3.79

14,153

12,041

3.65

20,065

3.65 333,891

151.78 500,837

151.78

834,728

151.78

24,139

17.56

47,696

17.58

1.85

4,923

1.81

474,282

4,411

0.93

15,300

21

534,536

4,567

0.85

13

20

373,518

9,110

27

30

567,885

30 KOTA KEDIRI

37,216

31 KOTA BLITAR

9,760

10,722

20,482

1,368

14.02

1,619

32 KOTA MALANG

15

48,039

78,591

126,630

12,491

26.00

19,484

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

18.21

26,950

18.96

#DIV/0!

1,234

0.21

6.22 12,265

6.16

23,586

6.19

0.00

876

0.32

3.23

6,866

1.45

9,951

1.86

0.00

2.44

313,339

83.89

0.00

5,107

0.90

526,670

92.74

0.00

31,460

84.53

9,511

#DIV/0!

15,214

#DIV/0!

24,725

66.44

2,960

7.95

15.10

2,987

14.58

271

2.78

413

3.85

684

3.34

0.00

24.79

31,975

25.25

14,161

29.48

23,181

29.50

37,342

29.49

1,583

3.30

2,327

2.96

7,568

5.98

44,376

15,390

34.68

3,828

#DIV/0!

7,371

#DIV/0!

11,199

25.24

682

#DIV/0!

841

#DIV/0!

1,523

3.43

27,892

10,213

36.62

2,665

#DIV/0!

5,472

#DIV/0!

8,137

29.17

149

#DIV/0!

252

#DIV/0!

401

1.44

42,012

24,100

57.36

7,438

#DIV/0!

13,305

#DIV/0!

20,743

49.37

8,316

19.79

6
62

662

960

55,861
221,248

237,374

458,622

21,786

9.85

18,214

7.67

25,797
2,502,930

2,787,686

12,003,256 421,032

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

16.82 458,581

16.45

2,376

1.78

2,547

35,000

62.66

1,404

#DIV/0!

2,763

#DIV/0!

4,851

147,616

32.19

41,792

18.89

52,939

22.30

94,731

6,000

23.26

1,189

#DIV/0!

1,560

#DIV/0!

2,749

21.49 806,805

28.94

2,921,308

1,578,226

13.15 537,937

612

3.71 11,321
456

1,303

#DIV/0!

0.20

622

31

576,927

327

4.34

18.29

24,249

0.20

5,676

#DIV/0!

100.00

275,284

313

4.43

1,750

30,604

142,123

17.44

5,677

#DIV/0!

100.00 161,421

133,161

26,687

1,740

0.34

#DIV/0!

420

1,657

0.31

#DIV/0!

8.68
20.66 24,060

10.87 27,227

11.47

10.66
24.34 60,439

2.41 67,835

2.43

114

0.20

137,832

30.05

5,005

19.40

274,101

2.28

LAMPIRAN 57
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN
MENDAPAT YANKES RAWAT INAP
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH YANG ADA

L
1

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2


DAN STRATA 3)

PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 =
(10/6) *

12 = 8+10

13 = (12/7)
* 100

14

15 = (14/5)
* 100

16

1 KAB. PACITAN

12

24

189,904

6,192

3.26

2 KAB. PONOROGO

21

31

350,061

2,615

0.75

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

144,662

125,665

270,327

2,083

1.44

4,750

3.78

6,833

2.53

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

118,900

133,058

251,958

1,020

0.86

1,901

1.43

2,921

1.16

5 KAB. BLITAR

22

24

128,284

130,868

259,152

329

0.26

439

0.34

768

0.30

6 KAB. KEDIRI

26

37

423,088

3,033

#DIV/0!

495

#DIV/0!

3,528

0.83

7 KAB. MALANG

33

39

703,092

3,812

0.54

8 KAB. LUMAJANG

21

25

282,954

3,654

1.29

9 KAB. JEMBER

31

49

695,360

5,290

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

256,812

273,309

530,121

681

0.27

1,083

0.40

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

225,568

239,817

465,385

3,005

1.33

3,728

12 KAB. SITUBONDO

17

17

151,911

176,420

328,331

700

0.46

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

226,826

244,368

471,194

2,141

0.94

14 KAB. PASURUAN

24

33

15 KAB. SIDOARJO

18

26

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

17 KAB. JOMBANG

21

34

153,041

167,326

320,367

2,339

1.53

3,178

1.90

5,517

1.72

18 KAB. NGANJUK

20

20

148,818

161,421

310,239

27,870

18.73

70,093

43.42

97,963

31.58

19 KAB. MADIUN

15

26

192,555

1,003

0.52

1,721 #DIV/0!

20 KAB. MAGETAN

18

22

232,139

1,091

0.47

3,213 #DIV/0!

21 KAB. NGAWI

19

24

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

23 KAB. TUBAN

20

33

182,135

24 KAB. LAMONGAN

27

33

25 KAB. GRESIK

18

32

26 KAB. BANGKALAN

18

22

27 KAB. SAMPANG

14

28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP

17 = (17/6)
19 = (18/7)
18 = 14+16
* 100
* 100

0.00

4,953 #DIV/0!

9,557

2.73

1,380

1,985

0.73

#VALUE!

7,378

2.85

25

0.01

0.00

6,467

2.29

0.76

890

0.13

1,764

0.33

0.00

1.55

6,733

1.45

8,341

1.79

1,062

0.60

1,762

0.54

4,965

1.51

3,119

1.28

5,260

1.12

10,422

2.21

510,646

7,234

1.42

0.00

372,539

1,826

0.49

15,012

4.03

771

0.24

0.00

1,821 #DIV/0!

3,542

1.84

2,645 #DIV/0!

5,858

2.52

782

0.28

213

0.04

5,699

1.49

4,604 #DIV/0!
605
3,689

0.42
2.88

928 #DIV/0!

3,612

342

0.22

864 #DIV/0!

6,810

429

0.26

1.95

5,001

1.82

576,927

1,059

#DIV/0!

1,297

#DIV/0!

2,356

0.41

199,172

381,307

448

0.25

437

0.22

885

0.23

219,988

329,982

549,970

3,382

1.54

5,074

1.54

8,456

1.54

0.00

133,777

137,470

271,247

2,348

1.76

2,674

1.95

5,022

1.85

0.00

474,282

11,874

2.50

5,240

1.10

21

534,536

5,213

0.98

0.00

13

20

373,518

0.00

0.00

27

30

567,885

6,429

1.13

1,163

0.20

30 KOTA KEDIRI

37,216

167

#DIV/0!

194 #DIV/0!

361

0.97

246

0.66

31 KOTA BLITAR

9,760

10,722

20,482

85

0.87

109

1.02

194

0.95

404

1.97

32 KOTA MALANG

15

48,039

78,591

126,630

22

0.05

35

0.04

57

0.05

9,401

7.42

33 KOTA PROBOLINGGO

44,376

102

#DIV/0!

138

#DIV/0!

240

0.54

0.00

34 KOTA PASURUAN

27,892

0.00

0.00

35 KOTA MOJOKERTO

42,012

188

0.45

2,631

6.26

36 KOTA MADIUN

55,861

111

0.20

573

1.03

31

62

662

960

38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

2,502,930

237,374

2,787,686

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

123

#DIV/0!

82 #DIV/0!
2,564

1.41

93 #DIV/0!

10 #DIV/0!

419

2.79

2,775

#DIV/0!

0.27

2.82

1.67

65

363

1.59

3,689

1.10

2,226

221,248

142,123

JUMLAH

275,284

37 KOTA SURABAYA

133,161

L+P
%

0.29

131 #DIV/0!
3,135

1.57

153 #DIV/0!

19 #DIV/0!

458,622

0.00

4,708

1.98

4,716

1.03

28,968

6.32

25,797

16

#DIV/0!

24

#DIV/0!

40

0.16

1,216

4.71

12,003,256

53,129

2.12

107,436

3.85

216,909

1.81

131,749

1.10

21,826

0.87

26,448

0.95

LAMPIRAN 57 A
CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA
YANG DICAKUP MELALUI PROGRAM JAMKESDA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN
MENDAPAT YANKES RAWAT INAP
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH YANG ADA

PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

L
1

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES


STRATA 2 DAN STRATA 3)

L+P

L+P

L+P

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

7 = 5+6

9 = (8/5) *
100

10

11 =
(10/6) *

12 = 8+10

13 = (12/7)
* 100

14

15 = (14/5)
* 100

16

17 = (17/6)
* 100

18 =
14+16

19 = (18/7)
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

189,904

0.00

0.00

2 KAB. PONOROGO

21

31

350,061

118

0.03

332

#DIV/0!

261

#DIV/0!

593

0.17

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

144,662

125,665

270,327

1,958

0.72

417

0.29

433

0.34

850

0.31

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

118,900

133,058

251,958

731

0.29

#VALUE!

5 KAB. BLITAR

22

24

128,284

130,868

259,152

239

0.19

212

0.16

451

0.17

2,954

1.14

6 KAB. KEDIRI

26

37

423,088

457

#DIV/0!

64

#DIV/0!

521

0.12

340

0.08

7 KAB. MALANG

33

39

703,092

43

0.01

0.00

8 KAB. LUMAJANG

21

25

282,954

480

0.17

385

0.14

9 KAB. JEMBER

31

49

695,360

31

0.00

3,205

0.46

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

256,812

273,309

530,121

0.00

49

0.01

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

225,568

239,817

465,385

198

0.09

243

0.10

441

0.09

0.00

12 KAB. SITUBONDO

17

17

151,911

176,420

328,331

278

0.18

342

0.19

620

0.19

4,965

1.51

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

226,826

244,368

471,194

106

0.05

110

0.05

216

0.05

1,242

0.26

14 KAB. PASURUAN

24

33

510,646

1,605

0.31

0.00

15 KAB. SIDOARJO

18

26

372,539

2,324

0.62

15,012

4.03

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

#DIV/0!

#DIV/0!

17 KAB. JOMBANG

21

34

153,041

167,326

320,367

1,097

0.34

0.00

18 KAB. NGANJUK

20

20

148,818

161,421

310,239

0.00

0.00

19 KAB. MADIUN

15

26

192,555

463

0.24

943

#DIV/0!

1,186

#DIV/0!

2,129

1.11

20 KAB. MAGETAN

18

22

232,139

368

#DIV/0!

401

#DIV/0!

769

0.33

1,985

#DIV/0!

1,686

#DIV/0!

3,671

1.58

21 KAB. NGAWI

19

24

275,284

57

0.04

55

0.04

112

0.04

0.00

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

576,927

74

#DIV/0!

74

#DIV/0!

148

0.03

#DIV/0!

#DIV/0!

12

0.00

23 KAB. TUBAN

20

33

182,135

199,172

381,307

95

0.05

83

0.04

178

0.05

2,196

1.21

2,381

1.20

4,577

1.20

24 KAB. LAMONGAN

27

33

219,988

329,982

549,970

0.00

0.00

25 KAB. GRESIK

18

32

133,777

137,470

271,247

5,471

2.02

81

0.03

26 KAB. BANGKALAN

18

22

474,282

7,500

1.58

2,682

0.57

27 KAB. SAMPANG

14

21

534,536

428

0.08

0.00

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

373,518

10,208

2.73

415

0.11

29 KAB. SUMENEP

27

30

567,885

8,048

1.42

142

0.03

30 KOTA KEDIRI

37,216

59

#DIV/0!

84

#DIV/0!

143

0.38

50

0.13

31 KOTA BLITAR

9,760

10,722

20,482

52

0.53

78

0.73

130

0.63

0.00

32 KOTA MALANG

15

48,039

78,591

126,630

56

0.12

81

0.10

137

0.11

160

0.13

33 KOTA PROBOLINGGO

44,376

102

#DIV/0!

138

#DIV/0!

240

0.54

0.00

34 KOTA PASURUAN

27,892

0.00

0.00

35 KOTA MOJOKERTO

42,012

228

0.54

954

2.27

36 KOTA MADIUN

55,861

0.00

13

0.02

31

62

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

133,161

221,248

2,502,930

142,123

237,374

2,787,686

995

552

2,412

105

0.69

0.36

1.80

#DIV/0!

963

545

3,059

123

0.77

0.33

2.23

#DIV/0!

1,477

95
37

36

17

1.15

#DIV/0!
0.01

0.03

#DIV/0!

1,477

61
12

45

33

1.13

#DIV/0!
0.00

0.03

#DIV/0!

458,622

0.00

26

0.01

30

0.01

11,322

2.47

25,797

11

#DIV/0!

#DIV/0!

16

0.06

447

1.73

12,003,256

6,220

0.25

6,686

0.24

44,885

0.37

56,250

0.47

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

7,543

0.30

7,579

0.27

JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KUNJUNGAN
NO
1

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA

RAWAT JALAN

SARANA PELAYANAN KESEHATAN

RAWAT INAP

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

10

11 = 9+10

SUB JUMLAH I - PUSKESMAS

6,293,320

9,085,656

22,140,143

129,078

144,062

422,510

148,000

154,805

368,994

SUB JUMLAH II - RUMAH SAKIT

1,199,855

1,509,029

7,282,582

338,961

335,649

1,128,886

16,108

14,686

242,176

199,446

478,201

677,647

13,192

12,999

26,191

20,473

12,792

33,265

7,692,621

11,072,886

30,100,372

481,231

492,710

1,577,587

184,581

182,283

644,435

18,836,304

19,190,246

38,026,550

18,836,304

19,190,246

38,026,550

40.84

57.70

79.16

2.55

2.57

4.15

SUB JUMLAH III - SARKES LAINNYA


JUMLAH PROVINSI
JUMLAH PENDUDUK PROVINSI
CAKUPAN KUNJUNGAN (%)
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 58.1
JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KUNJUNGAN
NO
1

KAB. PACITAN

KAB. PONOROGO

KAB. TRENGGALEK

KAB. TULUNGAGUNG

KAB. BLITAR

KAB. KEDIRI

KAB. MALANG

8
9

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA

RAWAT JALAN

KABUPATEN/KOTA

RAWAT INAP

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

10

11

285,321
326,891

483,332

810,223

2,381

2,632

360,114
69,485

111,167

180,652

8,303

4,638

5,013

7,018

18,887
1,832

2,699

9,798
2,148

2,004

2,079

895

830

1,725

1,254,048

11,122

9,656

9,730

25,617

KAB. LUMAJANG

557,764

15,056

KAB. JEMBER

442,420

35,814

631,717
349,375

561,333

910,708

4,531
6,180

869

1,210

4,152
2,631

2,483
0

10 KAB. BANYUWANGI

520,915

647,592

1,168,507

6,853

7,424

14,277

2,868

3,543

6,411

11 KAB. BONDOWOSO

293,543

358,775

652,318

50,291

61,466

111,757

43,975

41,785

85,760

12 KAB. SITUBONDO

364,767

541,964

906,731

1,144

1,707

2,851

6,471

7,412

13,883

13 KAB. PROBOLINGGO

156,723

193,893

352,552

11,197

4,062

15,259

2,893

2,668

5,561

14 KAB. PASURUAN

509,864

816,526

1,326,390

10,115

10,866

20,981

15,006

31

15 KAB. SIDOARJO

1,397,317

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

334,868

417,470

862,054

18 KAB. NGANJUK

367,864

788,574

1,156,438

19 KAB. MADIUN

223,641

389,123

20 KAB. MAGETAN

103,147
74,940

22 KAB. BOJONEGORO

0
12,532

16,322

612,764

1,089

1,071

133,485

236,632

3,353

117,278

192,218

8,321

313,259

316,822

630,081

23 KAB. TUBAN

262,361

266,233

528,594

4,290

24 KAB. LAMONGAN

467,200

700,806

1,168,006

3,839

25 KAB. GRESIK

358,885

621,149

980,034

2,768

3,385

21 KAB. NGAWI

28,854

0
5,037

4,558

10,374

2,160

6,662

8,889

15,551

4,513

7,866

9,074

12,297

21,371

9,292

17,613

233

292

525

15,993

16,252

32,245

4,319

8,609

3,649

3,753

7,402

5,633

9,472

8,508

6,221

14,729

6,153

8,075

10,290

18,365

3,364

26 KAB. BANGKALAN

545,137

14,243

27 KAB. SAMPANG

662,334

6,648

3,590

28 KAB. PAMEKASAN

449,058

9,216

28,990

29 KAB. SUMENEP

171,459

144,263

315,722

6,463

4,887

11,350

164

85

249

30 KOTA KEDIRI

141,257

204,915

346,172

391

529

920

859

695

1,554

64,285

644

499

1,143

32 KOTA MALANG

334,874

539,563

874,437

3,933

4,523

8,456

33 KOTA PROBOLINGGO

138,365

148,644

287,009

1,268

402

303

705

34 KOTA PASURUAN

26,026

31,588

57,614

1,179

1,203

2,382

35 KOTA MOJOKERTO

93,977

140,966

234,943

590

885

1,475

2,407

3,608

6,015

36 KOTA MADIUN

67,715

108,498

176,213

183

183

155

113

268

163,485

235,763

399,248

5,531

11,022

11,468

22,490

58,434

65,934

124,368

211

258

469

1,098

1,784

2,882

6,293,320

9,085,656

22,140,143

129,078

144,062

422,510

148,000

154,805

368,994

31 KOTA BLITAR

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
SUB JUMLAH I
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

549

719

LAMPIRAN 58.2
JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KUNJUNGAN
NO
1

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA

RAWAT JALAN

SARANA PELAYANAN KESEHATAN

RAWAT INAP

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

10

11

KAB. PACITAN

31,728

26,706

80

KAB. PONOROGO

54,071

13,854

KAB. TRENGGALEK

23,094

33,709

64,673

6,805

11,297

18,102

KAB. TULUNGAGUNG

20,471

18,613

39,084

3,705

4,190

7,895

KAB. BLITAR

KAB. KEDIRI

KAB. MALANG

KAB. LUMAJANG

KAB. JEMBER

0
129

2,114

2,243

554

1,882

2,436

126,577

169,593

308,275

28,829

39,116

81,655

10,225

6,453

16,678

38,332

57,075

95,407

16,646

19,834

36,480

28

29

57

1,150

8,892

35,704

594

1,929

9,843

10 KAB. BANYUWANGI

43,509

49,024

233,265

14,325

17,495

50,957

11 KAB. BONDOWOSO

9,609

16,364

25,973

7,274

9,418

16,692

115,024

18,031

133,055

32,479

38,672

71,151

12 KAB. SITUBONDO
13 KAB. PROBOLINGGO

10,697

13,102

23,799

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

100,751

119,579

220,330

83,266

36,018

119,284

843

631

1,474

18 KAB. NGANJUK

22,768

34,654

161,255

16,995

21,213

38,208

2,669

1,576

4,245

19 KAB. MADIUN

33,159

32,674

77,435

8,820

6,247

18,486

24

11

35

20 KAB. MAGETAN

25,986

32,421

58,407

5,815

8,240

14,055

21 KAB. NGAWI

22,859

55,499

78,358

5,926

10,149

16,075

376

3,760

4,136

22 KAB. BOJONEGORO

13,821

22,226

36,047

2,046

2,806

4,852

23 KAB. TUBAN

49,425

60,235

109,660

16,308

17,628

33,936

24 KAB. LAMONGAN

91,636

103,887

229,912

13,942

14,875

32,637

878

933

1,811

25 KAB. GRESIK

92,693

177,638

270,331

6,382

7,091

13,473

3,608

5,127

66,780

439

642

11,902

10,606

22,121

32,727

4,660

6,358

11,018

26 KAB. BANGKALAN
27 KAB. SAMPANG
28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP

0
0

2,440

2,375

4,815

4,692

5,011

9,703

30 KOTA KEDIRI

72,307

96,621

344,910

13,729

18,324

51,166

10,329

31 KOTA BLITAR

12,809

17,050

209,795

2,551

5,268

29,719

32 KOTA MALANG
33 KOTA PROBOLINGGO

0
113,501

15,185

34 KOTA PASURUAN

22,760

35 KOTA MOJOKERTO

42,979
126,830

165,520

36 KOTA MADIUN

128,686

8,235

10,442

18,677

30,859

53,619

4,754

7,856

12,610

60,333

103,312

4,348

5,392

292,350

23,887

27,107

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
SUB JUMLAH II

3,622,719

0
256

136

392

9,740

16

23

50,994

420

627

296,445

1,047
67,918

43,567

60,969

104,536

22,737

6,719

29,456

367

520

887

1,199,855

1,509,029

7,282,582

338,961

335,649

1,128,886

16,108

14,686

242,176

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 58.3
JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA KESEHATAN LAINNYA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
JUMLAH KUNJUNGAN
NO
1

KAB. PACITAN

KAB. PONOROGO

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA

RAWAT JALAN

SARANA PELAYANAN KESEHATAN

RAWAT INAP

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

10

11

12,243

KAB. TRENGGALEK

KAB. TULUNGAGUNG

KAB. BLITAR

KAB. KEDIRI

KAB. MALANG

KAB. LUMAJANG

KAB. JEMBER

19,237

208

10 KAB. BANYUWANGI

9,614

9,623

11 KAB. BONDOWOSO
12 KAB. SITUBONDO

33,011

2,565

4,972

23,186

32,095

55,281

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

14,634

25,608

49,359

54

106

12,703

2,407

13 KAB. PROBOLINGGO

102

0
20,308

51

510

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

0
53,348

44,243

97,591

349

496

845

24 KAB. LAMONGAN

65,872

95,782

161,654

1,455

2,095

3,550

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

30 KOTA KEDIRI

23 KAB. TUBAN

29 KAB. SUMENEP

0
1

2,648

148,508

325,055

11,155

9,898

21,053

164

85

249

24,067

114,588

139,679

77

353

430

31 KOTA BLITAR
32 KOTA MALANG

8,859

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

239,587

183,776

37,102

33 KOTA PROBOLINGGO

3,670

5,189

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
SUB JUMLAH III

199,446

478,201

677,647

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

13,192

12,999

26,191

20,473

12,792

33,265

LAMPIRAN 61
PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

RUMAH TANGGA
JUMLAH

JUMLAH
DIPANTAU

% DIPANTAU

BER PHBS

7 = (6/5) * 100

9 = (8/6) * 100

1 KAB. PACITAN

12

24

169,584

28,699

16.92

15,730

54.81

2 KAB. PONOROGO

21

31

307,557

60,211

19.58

21,131

35.09

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

200,153

13,216

6.60

4,540

34.35

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

325,869

33,855

10.39

11,958

35.32

5 KAB. BLITAR

22

24

324,244

37,971

11.71

18,845

49.63

6 KAB. KEDIRI

26

37

467,888

35,579

7.60

23,088

64.89

7 KAB. MALANG

33

39

702,677

24,692

3.51

14,135

57.25

8 KAB. LUMAJANG

21

25

306,925

5,040

1.64

2,042

40.52

9 KAB. JEMBER

31

49

711,771

142,354

20.00

90,821

63.80

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

484,246

156,049

32.23

60,278

38.63

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

249,761

47,738

19.11

6,947

14.55

12 KAB. SITUBONDO

17

17

220,324

22,259

10.10

4,199

18.86

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

318,663

63,945

20.07

12,820

20.05

14 KAB. PASURUAN

24

33

229,717

66,507

28.95

25,668

38.59

15 KAB. SIDOARJO

18

26

503,689

103,857

20.62

59,124

56.93

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

183,444

63,422

34.57

23,815

37.55

17 KAB. JOMBANG

21

34

278,030

48,419

17.42

21,937

45.31

18 KAB. NGANJUK

20

20

166,155

25,579

15.39

7,906

30.91

19 KAB. MADIUN

15

26

198,061

11,480

5.80

5,386

46.92

20 KAB. MAGETAN

18

22

173,783

26,473

15.23

17,093

64.57

21 KAB. NGAWI

19

24

235,392

26,565

11.29

16,554

62.32

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

298,230

191,447

64.19

83,254

43.49

23 KAB. TUBAN

20

33

312,938

34,236

10.94

18,373

53.67

24 KAB. LAMONGAN

27

33

324,468

84,182

25.94

38,337

45.54

25 KAB. GRESIK

18

32

277,792

77,517

27.90

42,514

54.84

26 KAB. BANGKALAN

18

22

257,720

25,772

10.00

10,230

39.69

27 KAB. SAMPANG

14

21

216,737

4,410

2.03

1,283

29.09

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

211,460

42,292

20.00

3,595

8.50

29 KAB. SUMENEP

27

30

316,708

95,010

30.00

57,000

59.99

30 KOTA KEDIRI

89,359

17,890

20.02

11,760

65.74

31 KOTA BLITAR

41,332

9,176

22.20

2,793

30.44

32 KOTA MALANG

15

198,201

22,447

11.33

8,096

36.07

33 KOTA PROBOLINGGO

81,131

76,688

94.52

40,027

52.19

34 KOTA PASURUAN

47,895

5,132

10.72

1,977

38.52

35 KOTA MOJOKERTO

35,479

15,924

44.88

8,583

53.90

36 KOTA MADIUN

46,318

46,318

100.00

20,593

44.46

31

62

909,387

87,002

9.57

54,784

62.97

51,446

3,786

7.36

1,192

31.48

662

960

10,474,534

1,883,139

17.98

868,408

46.11

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Laporan Program PHBS Tahun 2012, Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 62
PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

RUMAH
JUMLAH YANG
ADA

JUMLAH YANG
DIBINA/DIPERIKSA

%
DIBINA/DIPERIKSA

JUMLAH YANG
SEHAT

% RUMAH
SEHAT

7 = (6/5) * 100

9 = (8/6) * 100

1 KAB. PACITAN

12

24

143,985

117,244

81.43

58,494

49.89

2 KAB. PONOROGO

21

31

227,436

229,057

100.71

140,119

61.17

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

185,520

54,986

29.64

33,290

60.54

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

285,936

129,512

45.29

74,860

57.80

5 KAB. BLITAR

22

24

309,773

30,863

9.96

20,116

65.18

6 KAB. KEDIRI

26

37

376,724

28,055

7.45

15,839

56.46

7 KAB. MALANG

33

39

702,677

183,673

26.14

129,575

70.55

8 KAB. LUMAJANG

21

25

269,622

78,221

29.01

59,878

76.55

9 KAB. JEMBER

31

49

695,004

231,342

33.29

185,113

80.02

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

438,785

314,451

71.66

231,953

73.76

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

229,158

88,850

38.77

34,591

38.93

12 KAB. SITUBONDO

17

17

247,930

76,773

30.97

40,746

53.07

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

291,788

97,006

33.25

37,141

38.29

14 KAB. PASURUAN

24

33

381,043

64,454

16.92

41,280

64.05

15 KAB. SIDOARJO

18

26

436,006

308,836

70.83

211,947

68.63

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

260,171

7,666

2.95

5,548

72.37

17 KAB. JOMBANG

21

34

310,917

285,757

91.91

222,011

77.69

18 KAB. NGANJUK

20

20

271,517

150,001

55.25

75,801

50.53

19 KAB. MADIUN

15

26

198,061

98,642

49.80

68,327

69.27

20 KAB. MAGETAN

18

22

165,867

165,867

100.00

122,622

73.93

21 KAB. NGAWI

19

24

230,293

20,907

9.08

13,109

62.70

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

330,709

293,510

88.75

227,096

77.37

23 KAB. TUBAN

20

33

319,219

169,756

53.18

110,269

64.96

24 KAB. LAMONGAN

27

33

301,057

216,998

72.08

183,268

84.46

25 KAB. GRESIK

18

32

260,988

199,531

76.45

173,931

87.17

26 KAB. BANGKALAN

18

22

242,534

109,491

45.14

88,888

81.18

27 KAB. SAMPANG

14

21

173,706

44,111

25.39

22,903

51.92

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

174,367

103,910

59.59

53,241

51.24

29 KAB. SUMENEP

27

30

298,912

72,124

24.13

40,600

56.29

30 KOTA KEDIRI

59,370

37,782

63.64

31,474

83.30

31 KOTA BLITAR

34,868

6,967

19.98

5,708

81.93

32 KOTA MALANG

15

183,899

66,834

36.34

58,041

86.84

33 KOTA PROBOLINGGO

51,261

19,835

38.69

15,594

78.62

34 KOTA PASURUAN

41,634

37,326

89.65

25,677

68.79

35 KOTA MOJOKERTO

32,567

32,567

100.00

26,418

81.12

36 KOTA MADIUN

43,808

35,211

80.38

25,495

72.41

31

62

622,775

409,953

65.83

332,031

80.99

43,870

37,248

84.91

25,255

67.80

662

960

9,873,757

4,655,317

47.15

3,268,249

70.20

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 63
PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH
RUMAH/BANGUNAN
YANG ADA

RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK

RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA
JUMLAH

JUMLAH

7 = (6/5) * 100

9 = (8/6) * 100

1 KAB. PACITAN

12

24

169,584

12,315

7.26

9,910

80.47

2 KAB. PONOROGO

21

31

227,436

60,446

26.58

49,437

81.79

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

185,520

72,987

39.34

65,915

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

5 KAB. BLITAR

22

24

309,773

101,200

32.67

79,999

79.05

6 KAB. KEDIRI

26

37

376,724

18,680

4.96

14,277

76.43

7 KAB. MALANG

33

39

702,677

109,443

15.58

97,125

88.74

8 KAB. LUMAJANG

21

25

269,622

249,279

92.45

230,399

92.43

9 KAB. JEMBER

31

49

695,004

169,853

24.44

120,152

70.74

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

425,995

102,998

24.18

92,265

89.58

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

240,839

157,761

65.50

149,403

94.70

12 KAB. SITUBONDO

17

17

191,678

51,729

26.99

43,924

84.91

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

291,788

51,230

17.56

49,449

96.52

14 KAB. PASURUAN

24

33

173,812

173,812

100.00

158,069

90.94

15 KAB. SIDOARJO

18

26

436,006

308,836

70.83

211,947

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

17 KAB. JOMBANG

21

34

310,814

262,502

84.46

230,181

87.69

18 KAB. NGANJUK

20

20

77,466

31,494

40.66

28,915

91.81

19 KAB. MADIUN

15

26

164,410

31,970

19.45

27,645

86.47

20 KAB. MAGETAN

18

22

165,867

44,600

26.89

38,840

87.09

21 KAB. NGAWI

19

24

36,178

36,178

100.00

29,776

82.30

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

141,336

72,883

51.57

65,437

89.78

23 KAB. TUBAN

20

33

320,039

32,800

10.25

23,116

70.48

24 KAB. LAMONGAN

27

33

301,057

263,261

87.45

220,242

83.66

25 KAB. GRESIK

18

32

237,765

37,421

15.74

36,898

26 KAB. BANGKALAN

18

22

27 KAB. SAMPANG

14

21

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

29 KAB. SUMENEP

#DIV/0!

#DIV/0!

3,540

2.04

68.63
#DIV/0!

#DIV/0!
173,706

90.31
#DIV/0!

98.60
#DIV/0!

1,627

#DIV/0!

45.96
#DIV/0!

27

30

30 KOTA KEDIRI

59,370

18,000

30.32

16,742

93.01

31 KOTA BLITAR

35,138

1,958

5.57

1,371

70.02

32 KOTA MALANG

15

183,899

72,051

39.18

63,057

87.52

33 KOTA PROBOLINGGO

6,876

6,876

100.00

5,755

83.70

34 KOTA PASURUAN

41,634

11,093

26.64

9,076

81.82

35 KOTA MOJOKERTO

32,567

21,796

66.93

21,552

98.88

36 KOTA MADIUN

42,791

38,688

90.41

36,256

93.71

31

62

622,775

1,777,860

285.47

1,524,844

85.77

43,870

27,942

63.69

27,015

96.68

7,694,016

4,433,482

57.62

3,780,616

85.27

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

#DIV/0!

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

#DIV/0!

LAMPIRAN 64
PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANA AIR BERSIH YANG DIGUNAKAN PER KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH
KELUARGA
YANG ADA

JUMLAH
KELUARGA
DIPERIKSA
SUMBER AIR
BERSIHNYA

%
KELUARGA
DIPERIKSA

7 = (6/5) *
100

JENIS SARANA AIR BERSIH


KEMASAN

LEDENG

SPT

SGL

MATA AIR

PAH

LAINNYA

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

9 = (8/6) *
100

10

11 = (10/6) *
100

12

13 = (12/6) *
100

14

15 = (14/6) *
100

16

17 = (16/6) *
100

18

19 = (18/6) *
100

20

JUMLAH
%

JUMLAH

21 = (20/6) *
22 =
23 = (22/6) *
100
8+10+12+14+16+18+20
100

1 KAB. PACITAN

12

24

135,139

83,419

61.73

15

0.01

6,477

4.79

505

0.37

13,810

10.22

5,953

4.41

5,277

3.90

3,106

2.30

35,143

2 KAB. PONOROGO

21

31

242,266

289,425

119.47

0.00

62,570

25.83

35,805

14.78

118,098

48.75

10,810

4.46

1,544

0.64

0.00

228,827

79.06

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

209,287

63,015

30.11

0.00

0.00

4,114

1.97

19,834

9.48

39,067

18.67

0.00

0.00

63,015

100.00

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

300,798

300,798

100.00

0.00

38,012

12.64

4,809

1.60

190,452

63.32

0.00

288

0.10

0.00

233,561

77.65

5 KAB. BLITAR

22

24

346,626

346,626

100.00

0.00

0.00

0.00

153,006

44.14

0.00

0.00

61,680

17.79

214,686

61.94

6 KAB. KEDIRI

26

37

376,724

376,724

100.00

0.00

114,889

30.50

30,952

8.22

160,216

42.53

0.00

319

0.08

79

0.02

306,455

81.35

7 KAB. MALANG

33

39

702,677

183,673

26.14

0.00

43,068

6.13

281

0.04

52,684

7.50

0.00

126

0.02

27,452

3.91

123,611

67.30

8 KAB. LUMAJANG

21

25

281,639

209,068

74.23

0.00

23,630

8.39

2,581

0.92

120,775

42.88

1,082

0.38

1,580

0.56

59,420

21.10

209,068

100.00

9 KAB. JEMBER

42.13

31

49

711,771

135,571

19.05

0.00

26,711

3.75

23,676

3.33

81,437

11.44

1,600

0.22

0.00

2,147

0.30

135,571

100.00

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

487,197

419,704

86.15

13

0.00

75,661

15.53

78

0.02

241,297

49.53

1,752

0.36

784

0.16

15,618

3.21

335,203

79.87

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

249,761

88,793

35.55

272

0.11

18,803

7.53

2,099

0.84

44,250

17.72

5,625

2.25

0.00

8,318

3.33

79,367

89.38

12 KAB. SITUBONDO

17

17

227,680

195,768

85.98

0.00

22,085

9.70

23,327

10.25

49,861

21.90

0.00

1,001

0.44

23,062

10.13

119,336

60.96

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

329,586

165,524

50.22

0.00

22,644

6.87

48,934

14.85

35,602

10.80

1,830

0.56

1,846

0.56

54,668

16.59

165,524

100.00

14 KAB. PASURUAN

24

33

433,331

64,454

14.87

43

0.01

23,237

5.36

1,973

0.46

25,235

5.82

852

0.20

0.00

1,838

0.42

53,178

82.51

15 KAB. SIDOARJO

18

26

609,790

318,297

52.20

260

0.04

50,486

8.28

35,322

5.79

175,409

28.77

0.00

0.00

0.00

261,477

82.15

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

293,742

7,736

2.63

0.00

95

0.03

583

0.20

966

0.33

0.00

0.00

10

0.00

1,654

21.38

17 KAB. JOMBANG

21

34

362,844

341,023

93.99

1,158

0.32

17,573

4.84

61,450

16.94

155,172

42.77

0.00

11

0.00

0.00

235,373

69.02

18 KAB. NGANJUK

20

20

302,667

193,228

63.84

110

0.04

16,080

5.31

119,506

39.48

47,215

15.60

880

0.29

204

0.07

4,164

1.38

188,159

97.38

19 KAB. MADIUN

15

26

198,061

100,619

50.80

591

0.30

20,608

10.40

38,010

19.19

28,402

14.34

5,202

2.63

26

0.01

4,376

2.21

97,215

96.62

20 KAB. MAGETAN

18

22

179,909

179,909

100.00

0.00

76,106

42.30

4,172

2.32

68,772

38.23

0.00

0.00

0.00

149,050

82.85

21 KAB. NGAWI

19

24

230,293

24,751

10.75

24

0.01

4,946

2.15

5,095

2.21

9,811

4.26

51

0.02

21

0.01

1,625

0.71

21,573

87.16

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

342,273

257,205

75.15

1,353

0.40

41,754

12.20

144,796

42.30

18,246

5.33

4,126

1.21

12

0.00

3,278

0.96

213,565

83.03

23 KAB. TUBAN

20

33

312,938

105,747

33.79

0.00

41,244

13.18

21,060

6.73

34,657

11.07

562

0.18

2,141

0.68

4,867

1.56

104,531

98.85

24 KAB. LAMONGAN

27

33

318,036

178,121

56.01

0.00

89,656

28.19

14,354

4.51

49,138

15.45

0.00

1,939

0.61

23,034

7.24

178,121

100.00

25 KAB. GRESIK

18

32

313,099

199,531

63.73

293

0.09

66,618

21.28

43,360

13.85

57,663

18.42

2,171

0.69

16,234

5.18

5,622

1.80

191,961

96.21

26 KAB. BANGKALAN

18

22

243,314

107,867

44.33

5,277

2.17

22,733

9.34

3,154

1.30

56,706

23.31

0.00

11,971

4.92

6,983

2.87

106,824

99.03

27 KAB. SAMPANG

14

21

197,761

110,878

56.07

0.00

30,539

15.44

4,512

2.28

49,110

24.83

3,751

1.90

16,672

8.43

4,207

2.13

108,791

98.12

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

207,385

142,767

68.84

512

0.25

19,405

9.36

8,408

4.05

73,314

35.35

255

0.12

172

0.08

26,036

12.55

128,102

89.73

29 KAB. SUMENEP

27

30

348,292

348,292

100.00

0.00

26,309

7.55

2,166

0.62

157,529

45.23

324

0.09

4,435

1.27

157,529

45.23

348,292

100.00

30 KOTA KEDIRI

73,570

60,626

82.41

0.00

23,645

32.14

13,281

18.05

3,935

5.35

0.00

0.00

17,310

23.53

58,171

95.95

31 KOTA BLITAR

45,697

1,958

4.28

0.00

145

0.32

76

0.17

1,737

3.80

0.00

0.00

0.00

1,958

100.00

32 KOTA MALANG

15

220,432

76,848

34.86

0.00

67,255

30.51

950

0.43

8,525

3.87

0.00

59

0.03

0.00

76,796

99.93

33 KOTA PROBOLINGGO

64,890

43,276

66.69

49

0.08

14,897

22.96

25,396

39.14

2,934

4.52

0.00

0.00

0.00

43,276

100.00

34 KOTA PASURUAN

47,268

36,474

77.16

0.00

16,132

34.13

10,970

23.21

7,314

15.47

0.00

0.00

0.00

34,416

94.36

35 KOTA MOJOKERTO

39,661

37,694

95.04

0.00

4,906

12.37

24,992

63.01

1,160

2.92

0.00

0.00

0.00

31,058

82.40

36 KOTA MADIUN

43,808

33,390

76.22

228

0.52

23,521

53.69

2,129

4.86

739

1.69

0.00

2,094

4.78

3,042

6.94

31,753

95.10

31

62

909,387

281,718

30.98

0.00

254,525

27.99

4,150

0.46

19,988

2.20

0.00

0.00

0.00

278,663

98.92

51,446

33,250

64.63

0.00

5,791

11.26

0.00

626

1.22

26,831

52.15

0.00

0.00

33,250

100.00

662

960

10,991,045

6,143,767

55.90

10,198

0.09

1,412,756

12.85

767,028

6.98

2,335,625

21.25

112,740

1.03

68,756

0.63

519,471

4.73

5,226,574

85.07

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 65
PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN PER KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

SUMBER AIR MINUM KELUARGA

JUMLAH KELUARGA

JUMLAH
DIPERIKSA SUMBER AIR
PUSKESMAS
MINUMNYA
4

AIR KEMASAN

AIR ISI ULANG

JUMLAH

7 = (6/5) *
100

JUMLAH

9 = (8/5) *
100

LEDING METERAN
JUMLAH

10

11 = (10/5)
* 100

LEDING ECERAN
JUMLAH

12

13 = (12/5)
* 100

POMPA

SUMUR TERLINDUNG

JUMLAH

14

15 = (14/5)
* 100

JUMLAH

16

17 = (16/5)
* 100

MATA AIR
TERLINDUNG
JUMLAH

18

19 = (18/5)
* 100

1 KAB. PACITAN

12

24

83,419

0.00

15

0.02

0.00

0.00

123

0.15

2,922

3.50

2,794

2 KAB. PONOROGO

21

31

289,425

0.00

106

0.04

46,364

16.02

0.00

15,469

5.34

63,122

21.81

223

0.08

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

63,015

0.00

0.00

0.00

0.00

4,114

6.53

12,761

20.25

22,664

35.97

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

300,798

0.00

0.00

38,012

12.64

0.00

4,809

1.60

128,166

42.61

0.00

5 KAB. BLITAR

22

24

346,626

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

153,006

44.14

0.00

6 KAB. KEDIRI

26

37

376,724

0.00

206

0.05

103,020

27.35

0.00

0.00

0.00

0.00

7 KAB. MALANG

33

39

183,673

0.00

0.00

43,068

23.45

0.00

281

0.15

126

0.07

0.00

8 KAB. LUMAJANG

21

25

209,068

0.00

83

0.04

23,630

11.30

0.00

2,581

1.23

120,775

57.77

1,082

0.52

9 KAB. JEMBER

31

49

135,571

0.00

62

0.05

13,572

10.01

17,576

12.96

19,217

14.17

83,544

61.62

1,600

1.18

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

419,704

21,899

5.22

9,254

2.20

12,198

2.91

0.00

1,278

0.30

61,605

14.68

11,158

2.66

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

88,793

0.00

371

0.42

15,579

17.55

6,808

7.67

2,066

2.33

30,935

34.84

5,623

6.33

12 KAB. SITUBONDO

17

17

195,768

0.00

19

0.01

4,021

2.05

0.00

6,202

3.17

9,241

4.72

824

0.42

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

165,524

207

0.13

0.00

21,571

13.03

0.00

49,427

29.86

36,028

21.77

1,830

1.11

14 KAB. PASURUAN

24

33

64,454

43

0.07

146

0.23

23,516

36.48

0.00

0.00

0.00

111

0.17

15 KAB. SIDOARJO

18

26

318,297

260

0.08

260

0.08

50,486

15.86

279

0.09

35,322

11.10

0.00

0.00

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

7,736

17 KAB. JOMBANG

21

34

341,023

5,738

1.68

185

0.05

17,241

5.06

17

0.00

61,495

18.03

155,112

45.48

0.00

18 KAB. NGANJUK

20

20

193,228

28

0.01

652

0.34

15,660

8.10

299

0.15

121,898

63.08

39,344

20.36

2,032

1.05

19 KAB. MADIUN

15

26

100,619

6,949

6.91

3,418

3.40

13,929

13.84

3,381

3.36

28,148

27.97

22,090

21.95

1,160

1.15

20 KAB. MAGETAN

18

22

179,909

0.00

1,375

0.76

88,142

48.99

0.00

4,383

2.44

81,560

45.33

0.00

21 KAB. NGAWI

19

24

24,751

14

0.06

247

1.00

3,435

13.88

1,061

4.29

4,202

16.98

6,520

26.34

2,077

8.39

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

257,205

2,163

0.84

16,174

6.29

60,182

23.40

3,495

1.36

141,196

54.90

31,112

12.10

2,568

1.00

23 KAB. TUBAN

20

33

105,747

0.00

0.00

37,964

35.90

0.00

21,060

19.92

34,657

32.77

562

0.53

24 KAB. LAMONGAN

27

33

178,121

0.00

232

0.13

77,528

43.53

18,168

10.20

9,247

5.19

26,363

14.80

10,947

6.15

25 KAB. GRESIK

18

32

199,531

293

0.15

540

0.27

66,618

33.39

0.00

43,360

21.73

57,663

28.90

2,171

1.09

26 KAB. BANGKALAN

18

22

107,867

7,265

6.74

10,686

9.91

22,733

21.08

80

0.07

3,154

2.92

0.00

0.00

27 KAB. SAMPANG

14

21

110,878

2,356

2.12

252

0.23

6,000

5.41

0.00

956

0.86

6,715

6.06

0.01

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

142,767

630

0.44

318

0.22

4,287

3.00

84

0.06

66

0.05

18,246

12.78

10

0.01

29 KAB. SUMENEP

27

30

348,292

2,512

0.72

1,532

0.44

7,632

2.19

0.00

18,467

5.30

55,889

16.05

0.00

30 KOTA KEDIRI

60,626

0.00

0.00

21,645

35.70

0.00

6,720

11.08

3,935

6.49

0.00

31 KOTA BLITAR

1,958

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

1,540

78.65

0.00

32 KOTA MALANG

15

76,848

0.00

0.00

67,255

87.52

0.00

937

1.22

8,378

10.90

0.01

33 KOTA PROBOLINGGO

43,276

0.00

0.00

14,897

34.42

0.00

25,396

58.68

2,934

6.78

0.00

34 KOTA PASURUAN

36,474

0.00

0.00

16,132

44.23

0.00

10,972

30.08

7,314

20.05

0.00

35 KOTA MOJOKERTO

37,694

0.00

0.00

4,906

13.02

0.00

24,992

66.30

1,160

3.08

0.00

36 KOTA MADIUN

33,390

2,995

8.97

2,792

8.36

17,502

52.42

0.00

4,878

14.61

1,476

4.42

0.00

31

62

281,718

0.00

998

0.35

253,463

89.97

0.00

0.00

13,571

4.82

0.00

33,250

0.00

0.00

5,791

17.42

0.00

0.01

626

1.88

26,831

80.69

662

960

6,143,767

53,352

0.87

49,923

0.81

1,217,979

19.82

51,249

0.83

672,418

10.94

1,278,436

20.81

96,288

1.57

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

0.00

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

3.35

0.00

LAMPIRAN 65 (LANJUTAN)
PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN PER KABUPATEN/KOTA

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

SUMBER AIR MINUM KELUARGA

JUMLAH KELUARGA

JUMLAH
DIPERIKSA SUMBER AIR
PUSKESMAS
MINUMNYA
4

SUMUR TAK
TERLINDUNG

AIR HUJAN
JUMLAH

20

21 = (20/5)
* 100

MATA AIR TAK


TERLINDUNG

JUMLAH

22

23 = (22/5)
* 100

JUMLAH

24

25 = (24/5)
* 100

AIR SUNGAI
JUMLAH

26

27 = (26/5)
* 100

KELUARGA DENGAN SUMBER


AIR MINUM TERLINDUNG

LAIN-LAIN
JUMLAH

28

JUMLAH

30 =
29 = (28/5)
31 = (30/5)
6+8+10+12+1
* 100
* 100
4+16+18

1 KAB. PACITAN

12

24

83,419

1,252

1.50

476

0.57

188

0.23

0.01

50

0.06

5,854

7.02

2 KAB. PONOROGO

21

31

289,425

0.00

21,804

7.53

0.00

0.00

0.00

125,284

43.29

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

63,015

0.00

5,873

9.32

9,574

15.19

0.00

0.00

39,539

62.75

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

300,798

288

0.10

62,286

20.71

0.00

0.00

0.00

170,987

56.84

5 KAB. BLITAR

22

24

346,626

0.00

0.00

0.00

0.00

70,180

20.25

153,006

44.14

6 KAB. KEDIRI

26

37

376,724

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

103,226

27.40

7 KAB. MALANG

33

39

183,673

0.00

0.00

0.00

0.00

27,452

14.95

43,475

23.67

8 KAB. LUMAJANG

21

25

209,068

1,580

0.76

0.00

0.00

0.00

59,420

28.42

148,151

70.86

9 KAB. JEMBER

31

49

135,571

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

135,571

100.00

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

419,704

0.00

1,611

0.38

0.00

0.00

8,103

1.93

117,392

27.97

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

88,793

0.00

336

0.38

606

0.68

3,790

4.27

14,511

16.34

61,382

69.13

12 KAB. SITUBONDO

17

17

195,768

0.00

4,797

2.45

440

0.22

0.00

0.00

20,307

10.37

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

165,524

0.00

1,470

0.89

0.00

0.00

51,076

30.86

109,063

65.89

14 KAB. PASURUAN

24

33

64,454

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

23,816

36.95

15 KAB. SIDOARJO

18

26

318,297

1,550

0.49

0.00

0.00

0.00

0.00

86,607

27.21

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

7,736

0.00

0.00

17 KAB. JOMBANG

21

34

341,023

0.00

239,793

70.32

18 KAB. NGANJUK

20

20

19 KAB. MADIUN

15

26

20 KAB. MAGETAN

18

21 KAB. NGAWI

0.00

0.00

0.00

11

0.00

69

0.02

0.00

193,228

21

0.01

3,899

2.02

100,619

1,271

1.26

20

0.02

22

179,909

0.00

0.00

19

24

24,751

148

0.60

3,132

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

257,205

516

0.20

23 KAB. TUBAN

20

33

105,747

2,141

24 KAB. LAMONGAN

27

33

178,121

25 KAB. GRESIK

18

32

26 KAB. BANGKALAN

18

27 KAB. SAMPANG

0.00
0

0.00

0.00

0.00

735

0.38

179,913

93.11

0.00

140

0.14

7,311

7.27

79,075

78.59

0.00

0.00

0.00

175,460

97.53

12.65

77

0.31

506

2.04

2,623

10.60

17,556

70.93

3,557

1.38

327

0.13

0.00

4,536

1.76

256,890

99.88

2.02

0.00

0.00

4,867

4.60

0.00

94,243

89.12

1,644

0.92

0.00

0.00

0.00

0.00

142,485

79.99

199,531

16,234

8.14

0.00

0.00

0.00

5,622

2.82

170,646

85.52

22

107,867

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

43,918

40.71

14

21

110,878

1,437

1.30

0.00

0.01

51

0.05

395

0.36

16,288

14.69

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

142,767

116

0.08

1,334

0.93

342

0.24

0.00

11,642

8.15

23,641

16.56

29 KAB. SUMENEP

27

30

348,292

0.00

0.00

324

0.09

0.00

157,741

45.29

86,032

24.70

30 KOTA KEDIRI

60,626

0.00

6,564

10.83

0.00

0.00

3,744

6.18

32,300

53.28

31 KOTA BLITAR

1,958

0.00

418

21.35

0.00

0.00

0.00

1,540

78.65

32 KOTA MALANG

15

76,848

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

76,577

99.65

33 KOTA PROBOLINGGO

43,276

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

43,227

99.89

34 KOTA PASURUAN

36,474

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

34,418

94.36

35 KOTA MOJOKERTO

37,694

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

31,058

82.40

36 KOTA MADIUN

33,390

0.00

255

0.76

0.00

0.00

1,168

3.50

29,643

88.78

31

62

281,718

0.00

16,706

5.93

0.00

0.00

0.00

268,032

95.14

33,250

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

33,250

100.00

662

960

6,143,767

28,214

0.46

134,608

2.19

11,887

0.19

9,360

0.15

426,309

6.94

3,419,645

55.66

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 66
PERSENTASE KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

JAMBAN SEHAT BERDASARKAN KK DIPERIKSA


NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
JUMLAH
KECAMATAN PUSKESMAS

JUMLAH
KELUARGA

KELUARGA DIPERIKSA

KELUARGA MEMILIKI

SEHAT BERDASARKAN KK
MEMILIKI

TEMPAT SAMPAH
SEHAT BERDASARKAN KK
DIPERIKSA

KELUARGA DIPERIKSA

PENGELOLAAN AIR LIMBAH

KELUARGA MEMILIKI

SEHAT

KELUARGA DIPERIKSA

KELUARGA MEMILIKI

SEHAT

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

1 KAB. PACITAN

12

24

135,139

135,139

100.00

125,135

92.60

61,062

48.80

61,062

45.18

84,554

62.57

53,416

63.17

32,684

61.19

84,554

62.57

44,647

52.80

21,388

47.90

2 KAB. PONOROGO

21

31

289,425

184,649

63.80

179,188

97.04

137,071

76.50

137,071

74.23

126,152

43.59

126,152

100.00

93,856

74.40

48,830

16.87

48,830

100.00

24,469

50.11

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

209,287

145,888

69.71

92,898

63.68

51,550

55.49

51,550

35.34

34,188

16.34

24,709

72.27

14,281

57.80

34,188

16.34

26,517

77.56

16,271

61.36

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

300,798

300,798

100.00

272,794

90.69

180,745

66.26

180,745

60.09

277,751

92.34

277,751

100.00

228,021

82.10

235,244

78.21

170,638

72.54

104,655

61.33

5 KAB. BLITAR

22

24

346,626

255,743

73.78

222,980

87.19

137,729

61.77

137,729

53.85

239,911

69.21

239,911

100.00

3,146

1.31

157,754

45.51

143,347

90.87

3,146

2.19

6 KAB. KEDIRI

26

37

376,724

338,846

89.95

308,175

90.95

202,011

65.55

202,011

59.62

218,564

58.02

218,564

100.00

7,483

3.42

200,940

53.34

200,940

100.00

8,344

4.15

7 KAB. MALANG

33

39

702,677

477,936

68.02

475,394

99.47

418,193

87.97

418,193

87.50

183,673

26.14

127,014

69.15

103,062

81.14

183,673

26.14

111,383

60.64

87,206

78.29

8 KAB. LUMAJANG

21

25

281,639

187,342

66.52

167,522

89.42

133,439

79.65

133,439

71.23

209,068

74.23

177,793

85.04

21,454

12.07

209,068

74.23

69,083

33.04

52,755

76.36

9 KAB. JEMBER

31

49

711,771

338,444

47.55

312,450

92.32

229,483

73.45

229,483

67.81

328,295

46.12

57,356

17.47

46,864

81.71

333,252

46.82

67,730

20.32

40,459

59.74

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

487,197

248,775

51.06

241,470

97.06

218,680

90.56

218,680

87.90

334,260

68.61

334,260

100.00

232,193

69.46

314,451

64.54

295,625

94.01

232,813

78.75

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

249,761

22,899

9.17

19,627

85.71

16,167

82.37

16,167

70.60

97,748

39.14

79,264

81.09

45,275

57.12

94,122

37.68

63,843

67.83

28,675

44.91

12 KAB. SITUBONDO

17

17

227,680

45,556

20.01

40,350

88.57

34,346

85.12

34,346

75.39

76,773

33.72

60,800

79.19

40,746

67.02

76,773

33.72

32,686

42.57

21,526

65.86

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

329,586

183,442

55.66

146,639

79.94

87,737

59.83

87,737

47.83

138,655

42.07

66,907

48.25

33,303

49.78

132,224

40.12

54,824

41.46

30,333

55.33

14 KAB. PASURUAN

24

33

433,331

91,047

21.01

89,170

97.94

78,106

87.59

78,106

85.79

64,171

14.81

64,171

100.00

15,314

23.86

236,774

54.64

236,774

100.00

35,029

14.79

15 KAB. SIDOARJO

18

26

609,790

24,633

4.04

23,632

95.94

22,812

96.53

22,812

92.61

333,135

54.63

324,037

97.27

198,656

61.31

333,135

54.63

95,676

28.72

95,676

100.00

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

293,742

126,794

43.17

118,683

93.60

97,921

82.51

97,921

77.23

17 KAB. JOMBANG

21

34

362,844

244,713

67.44

212,460

86.82

189,027

88.97

189,027

77.24

351,303

96.82

174,658

49.72

54,458

31.18

347,182

95.68

147,338

42.44

44,614

30.28

18 KAB. NGANJUK

20

20

302,667

238,191

78.70

209,489

87.95

123,899

59.14

123,899

52.02

188,051

62.13

147,186

78.27

74,992

50.95

164,521

54.36

122,509

74.46

67,908

55.43

19 KAB. MADIUN

15

26

198,061

172,837

87.26

153,889

89.04

109,394

71.09

109,394

63.29

75,626

38.18

67,080

88.70

54,316

80.97

78,885

39.83

69,836

88.53

48,902

70.02

20 KAB. MAGETAN

18

22

179,909

111,428

61.94

108,436

97.31

97,195

89.63

97,195

87.23

165,845

92.18

115,001

69.34

61,185

53.20

166,009

92.27

63,582

38.30

43,950

69.12

21 KAB. NGAWI

19

24

230,293

97,644

42.40

82,471

84.46

51,815

62.83

51,815

53.07

20,907

9.08

16,152

77.26

10,415

64.48

20,907

9.08

16,392

78.41

10,055

61.34

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

342,273

226,900

66.29

202,496

89.24

144,505

71.36

144,505

63.69

227,188

66.38

185,300

81.56

126,134

68.07

239,746

70.05

158,649

66.17

108,468

68.37

23 KAB. TUBAN

20

33

312,938

156,934

50.15

142,671

90.91

99,661

69.85

99,661

63.51

160,534

51.30

83,329

51.91

51,248

61.50

160,534

51.30

54,540

33.97

30,420

55.78

24 KAB. LAMONGAN

27

33

318,036

159,955

50.29

146,491

91.58

104,731

71.49

104,731

65.48

192,987

60.68

192,987

100.00

143,794

74.51

84,435

26.55

84,435

100.00

66,273

78.49

25 KAB. GRESIK

18

32

313,099

276,385

88.27

261,601

94.65

213,219

81.51

213,219

77.15

199,531

63.73

173,931

87.17

128,695

73.99

199,531

63.73

173,931

87.17

123,667

71.10

26 KAB. BANGKALAN

18

22

243,314

33,197

13.64

31,649

95.34

8,013

25.32

8,013

24.14

88,359

36.31

54,943

62.18

33,812

61.54

92,343

37.95

60,154

65.14

40,284

66.97

27 KAB. SAMPANG

14

21

197,761

18,163

9.18

16,127

88.79

13,182

81.74

13,182

72.58

54,785

27.70

53,277

97.25

12,640

23.73

54,785

27.70

49,941

91.16

11,219

22.46

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

207,385

150,361

72.50

119,293

79.34

62,450

52.35

62,450

41.53

126,479

60.99

86,635

68.50

38,724

44.70

133,191

64.22

82,213

61.73

31,740

38.61

29 KAB. SUMENEP

27

30

348,292

11,851

3.40

8,112

68.45

6,899

85.05

6,899

58.21

17,750

5.10

12,448

70.13

9,950

79.93

105,541

30.30

105,541

100.00

22,133

20.97

30 KOTA KEDIRI

73,570

73,061

99.31

68,861

94.25

61,066

88.68

61,066

83.58

46,426

63.10

46,426

100.00

33,436

72.02

44,408

60.36

44,089

99.28

35,193

79.82

31 KOTA BLITAR

45,697

33,704

73.76

21,632

64.18

19,478

90.04

19,478

57.79

1,958

4.28

1,958

100.00

1,591

81.26

1,958

4.28

1,958

100.00

1,514

77.32

32 KOTA MALANG

15

220,432

49,737

22.56

49,680

99.89

40,845

82.22

40,845

82.12

75,153

34.09

75,153

100.00

66,107

87.96

73,474

33.33

57,152

77.79

49,263

86.20

33 KOTA PROBOLINGGO

64,890

37,410

57.65

36,078

96.44

35,114

97.33

35,114

93.86

53,045

81.75

53,045

100.00

35,726

67.35

52,924

81.56

29,053

54.90

16,230

55.86

34 KOTA PASURUAN

47,268

21,167

44.78

20,586

97.26

20,063

97.46

20,063

94.78

33,348

70.55

22,089

66.24

19,204

86.94

33,202

70.24

22,112

66.60

17,669

79.91

35 KOTA MOJOKERTO

39,661

18,455

46.53

17,777

96.33

16,924

95.20

16,924

91.70

38,414

96.86

30,174

78.55

26,739

88.62

38,414

96.86

32,519

84.65

27,170

83.55

36 KOTA MADIUN

43,808

43,808

100.00

40,920

93.41

39,436

96.37

39,436

90.02

35,052

80.01

34,359

98.02

27,893

81.18

35,052

80.01

34,053

97.15

31,793

93.36

31

62

909,387

513,532

56.47

497,634

96.90

451,765

90.78

451,765

87.97

462,284

50.83

450,395

97.43

397,191

88.19

462,284

50.83

454,690

98.36

402,434

88.51

51,446

41,596

80.85

38,485

92.52

34,068

88.52

34,068

81.90

25,122

48.83

24,555

97.74

20,233

82.40

33,758

65.62

33,758

100.00

29,192

86.47

662

960

11,038,204

5,838,960

52.90

5,322,945

91.16

4,049,801

76.08

4,049,801

69.36

5,387,045

48.80

4,333,187

80.44

2,544,821

58.73

5,298,066

48.00

3,560,989

67.21

2,062,836

57.93

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

0.00

#DIV/0!

#DIV/0!

LAMPIRAN 67
PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
HOTEL
NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
JUMLAH
KECAMATAN PUSKESMAS

RESTORAN/R-MAKAN

PASAR

TUPM LAINNYA

JUMLAH
YG ADA

JUMLAH
DIPERIKSA

JUMLAH
SEHAT

% SEHAT

JUMLAH
YG ADA

JUMLAH
DIPERIKSA

JUMLAH
SEHAT

% SEHAT

JUMLAH
YG ADA

JUMLAH
DIPERIKSA

JUMLAH
SEHAT

10

11

12

13

14

15

JUMLAH TUPM

%
SEHAT

JUMLAH
YG ADA

JUMLAH
DIPERIKSA

JUMLAH
SEHAT

% SEHAT

JUMLAH
YG ADA

JUMLAH
DIPERIKSA

JUMLAH
SEHAT

% SEHAT

16

17

18

19

20

21

22

23

24

1 KAB. PACITAN

12

24

16

11

25.00

413

227

142

34.38

45

36

22

48.89

406

157

114

28.08

880

431

282

32.05

2 KAB. PONOROGO

21

31

27

17

13

48.15

151

119

119

78.81

57

46

34

59.65

401

252

215

53.62

636

434

381

59.91

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

10

80.00

45

45

34

75.56

67

64

24

35.82

1,266

1,062

590

46.60

1,388

1,180

656

47.26

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

30

29

26

86.67

63

41

38

60.32

64

64

45

70.31

27

27

21

77.78

184

161

130

70.65

5 KAB. BLITAR

22

24

28.57

177

22

16

9.04

48

18

10

20.83

16

25.00

248

47

32

12.90

6 KAB. KEDIRI

26

37

17

17

17

100.00

19

23

12

63.16

205

99

98

47.80

5,414

2,490

1,382

25.53

5,655

2,629

1,509

26.68

7 KAB. MALANG

33

39

43

13

13

30.23

339

146

141

41.59

102

83

36

35.29

49

20

20

40.82

1,226

372

275

22.43

8 KAB. LUMAJANG

21

25

12

58.33

137

134

105

76.64

52

48

39

75.00

1,238

988

807

65.19

1,439

1,177

958

66.57

9 KAB. JEMBER

31

49

18

0.00

30

23

22

73.33

44

13

20.45

2,498

1,084

596

23.86

2,590

1,120

627

24.21

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

52

32

29

55.77

325

196

138

42.46

113

62

33

29.20

1,395

843

601

43.08

1,885

1,133

801

42.49

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

66.67

214

175

132

61.68

29

28

12

41.38

682

662

335

49.12

832

756

419

50.36

12 KAB. SITUBONDO

17

17

27

24

22

81.48

483

171

103

21.33

27

18

12

44.44

769

237

136

17.69

1,306

450

273

20.90

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

26

25

25

96.15

541

379

190

35.12

50

43

12

24.00

358

240

124

34.64

975

687

351

36.00

14 KAB. PASURUAN

24

33

35

37

14

40.00

311

150

118

37.94

36

34

36

100.00

2,804

1,551

1,017

36.27

3,186

1,692

1,127

35.37

15 KAB. SIDOARJO

18

26

18

18

18

100.00

25

25

25

100.00

17

17

17

100.00

159

159

159

100.00

219

219

219

100.00

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

#DIV/0!

#DIV/0!

17 KAB. JOMBANG

21

34

11

11

81.82

119

93

81

68.07

39

38

23

58.97

751

604

477

63.52

920

746

590

64.13

18 KAB. NGANJUK

20

20

13

13

13

100.00

39

37

34

87.18

35

31

17

48.57

643

515

305

47.43

730

596

369

50.55

19 KAB. MADIUN

15

26

75.00

53

50

43

81.13

41

41

37

90.24

624

525

343

54.97

722

619

426

59.00

20 KAB. MAGETAN

18

22

0.00

129

122

88

68.22

48

44

21

43.75

1,216

941

551

45.31

1,399

1,107

660

47.18

21 KAB. NGAWI

19

24

10

10

10

100.00

84

77

70

83.33

80

71

42

52.50

#DIV/0!

174

158

122

70.11

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

12

12

12

100.00

100.00

100.00

100.00

871

806

696

79.91

23 KAB. TUBAN

20

33

17

15

15

88.24

90

60

44

48.89

61

42

35

57.38

1,609

1,368

1,046

65.01

1,777

1,485

1,140

64.15

24 KAB. LAMONGAN

27

33

100.00

262

184

119

45.42

63

63

38

60.32

#DIV/0!

333

255

165

49.55

25 KAB. GRESIK

18

32

10

80.00

270

247

208

77.04

54

47

27

50.00

1,938

1,424

1,206

62.23

2,272

1,726

1,449

63.78

26 KAB. BANGKALAN

18

22

100.00

415

348

278

66.99

89

78

59

66.29

753

590

350

46.48

1,260

1,019

690

54.76

27 KAB. SAMPANG

14

21

71.43

313

107

67

21.41

74

36

17

22.97

421

295

185

43.94

815

444

274

33.62

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

13

30.77

131

101

83

63.36

44

40

20.45

1,236

1,007

615

49.76

1,424

1,152

711

49.93

29 KAB. SUMENEP

27

30

12

12

10

83.33

155

118

97

62.58

29

29

3.45

#DIV/0!

196

159

108

55.10

30 KOTA KEDIRI

25

12.00

31

16

16

51.61

16

12

50.00

627

403

314

50.08

699

434

341

48.78

31 KOTA BLITAR

16

13

10

62.50

57

41

35

61.40

83.33

552

515

468

84.78

631

575

518

82.09

32 KOTA MALANG

15

60

46

45

75.00

123

111

77

62.60

26

15

26.92

1,198

1,017

664

55.43

1,407

1,189

793

56.36

33 KOTA PROBOLINGGO

12

10

58.33

57

49

40

70.18

10

10

70.00

298

260

181

60.74

377

329

235

62.33

34 KOTA PASURUAN

40.00

122

31

26

21.31

14.29

170

144

108

63.53

304

180

137

45.07

35 KOTA MOJOKERTO

100.00

56

53

52

92.86

66.67

#DIV/0!

70

65

64

91.43

36 KOTA MADIUN

30

31

29

96.67

63

71

63

100.00

19

23

19

100.00

543

577

525

96.69

655

702

640

97.71

31

62

117

68

58

49.57

397

133

118

29.72

127

94

71

55.91

11,281

4,357

3,513

31.14

11,922

4,652

3,760

31.54

60

46

42

70.00

70

42

40

57.14

0.00

389

191

162

41.65

520

279

244

46.92

662

960

806

582

508

63.03

6,312

3,970

3,017

47.80

1,837

1,406

893

48.61

41,740

24,518

17,143

41.07

52,127

31,165

22,172

42.53

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

#DIV/0!

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

#DIV/0!

#DIV/0!

LAMPIRAN 68
PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

SARANA PELAYANAN
KESEHATAN
JUMLAH DIBINA
5

INSTALASI PENGOLAHAN
AIR MINUM

SARANA PENDIDIKAN

SARANA IBADAH

PERKANTORAN

JUMLAH

DIBINA

JUMLAH

DIBINA

JUMLAH

DIBINA

10

11

12

13

14

15

16

JUMLAH DIBINA
17

18

SARANA LAIN
%
19

JUMLAH DIBINA
20

21

JUMLAH
%

JUMLAH

DIBINA

22

23

24

25

1 KAB. PACITAN

12

24

1,033

695

67.28

15

12

80.00

662

406

61.33

1,039

634

61.02

267

171

64.04

288

177

61.46

3,304

2,095

63.4

2 KAB. PONOROGO

21

31

37

37

100.00

0.00

878

624

71.07

2,072

1,621

78.23

370

305

82.43

177

61

34.46

3,541

2,648

74.8

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

201

168

83.58

#DIV/0!

690

549

79.57

1,026

881

85.87

292

227

77.74

97

11

11.34

2,306

1,836

79.6

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

38

38

100.00

100.00

901

811

90.01

988

780

78.95

121

0.00

0 #DIV/0!

2,056

1,637

79.6

5 KAB. BLITAR

22

24

30

24

80.00

#DIV/0!

969

154

15.89

1,909

204

10.69

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

2,908

382

13.1

6 KAB. KEDIRI

26

37

0 #DIV/0!

#DIV/0!

19,375

1,982

10.23

54,108

7,338

13.56

3,780

418

11.06

0 #DIV/0!

77,263

9,738

12.6

7 KAB. MALANG

33

39

400

2.25

184

136

73.91

1,981

1,105

55.78

1,837

1,110

60.42

701

446

63.62

1,765

372

21.08

6,868

3,178

46.3

8 KAB. LUMAJANG

21

25

244

244

100.00

#DIV/0!

1,123

1,123

100.00

826

826

100.00

475

475

100.00

154

154

100.00

2,822

2,822

100.0

9 KAB. JEMBER

31

49

330

301

91.21

11

11

100.00

1,885

1,129

59.89

1,705

1,012

59.35

4,464

2,861

64.09

243

123

50.62

8,638

5,437

62.9

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

41

32

78.05

162

109

67.28

1,375

1,042

75.78

834

568

68.11

88

63

71.59

221

145

65.61

2,721

1,959

72.0

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

265

249

93.96

100.00

885

656

74.12

820

538

65.61

369

317

85.91

33

32

96.97

2,380

1,800

75.6

12 KAB. SITUBONDO

17

17

211

120

56.87

#DIV/0!

709

373

52.61

661

317

47.96

381

191

50.13

524

286

54.58

2,486

1,287

51.8

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

331

117

35.35

11

72.73

1,217

1,027

84.39

814

643

78.99

527

441

83.68

417

291

69.78

3,317

2,527

76.2

14 KAB. PASURUAN

24

33

499

388

77.76

153

72

47.06

1,234

1,074

87.03

1,113

898

80.68

631

458

72.58

1,192

698

58.56

4,822

3,588

74.4

15 KAB. SIDOARJO

18

26

45

45

100.00

100.00

923

923

100.00

159

159

100.00

923

923

100.00

41

41

100.00

2,097

2,097

100.0

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

#DIV/0!

17 KAB. JOMBANG

21

34

149

141

94.63

100.00

1,117

947

84.78

973

872

89.62

421

384

91.21

210

200

95.24

2,877

2,551

88.7

18 KAB. NGANJUK

20

20

307

281

91.53

94

91

97.18

920

794

86.30

1,010

803

79.50

392

280

71.43

100.00

2,724

2,250

82.6

19 KAB. MADIUN

15

26

237

228

96.20

25

22

88.00

576

558

96.88

1,021

876

85.80

305

271

88.85

44

44

100.00

2,208

1,999

90.5

20 KAB. MAGETAN

18

22

97

97

100.00

81

71

87.65

707

550

77.79

792

528

66.67

451

332

73.61

39

23

58.97

2,167

1,601

73.9

21 KAB. NGAWI

19

24

157

155

98.73

223

207

92.83

820

730

89.02

1,066

795

74.58

436

295

67.66

0 #DIV/0!

2,702

2,182

80.8

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

404

324

80.20

149

82

55.03

1,146

1,074

93.72

837

745

89.01

316

271

85.76

194

191

98.45

3,046

2,687

88.2

23 KAB. TUBAN

20

33

87

87

100.00

#DIV/0!

997

997

100.00

656

296

45.12

0 #DIV/0!

101

94

93.07

1,841

1,474

80.1

24 KAB. LAMONGAN

27

33

39

39

100.00

79

79

100.00

886

886

100.00

202

141

69.80

213

213

100.00

0 #DIV/0!

1,419

1,358

95.7

25 KAB. GRESIK

18

32

210

130

61.90

440

400

90.91

1,020

744

72.94

880

597

67.84

287

151

52.61

186

129

69.35

3,023

2,151

71.2

26 KAB. BANGKALAN

18

22

25

25

100.00

54

18

33.33

672

672

100.00

53

53

100.00

56

24

42.86

97

97

100.00

957

889

92.9

27 KAB. SAMPANG

14

21

345

262

75.94

11

81.82

1,074

745

69.37

786

421

53.56

132

100

75.76

28.57

2,355

1,539

65.4

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

172

153

88.95

100.00

649

626

96.46

586

531

90.61

89

58

65.17

82

64

78.05

1,587

1,441

90.8

29 KAB. SUMENEP

27

30

72

72

100.00

#DIV/0!

1,256

702

55.89

1,502

860

57.26

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

2,830

1,634

57.7

30 KOTA KEDIRI

13

13

100.00

60

59

98.33

241

241

100.00

308

250

81.17

0 #DIV/0!

0 #DIV/0!

622

563

90.5

31 KOTA BLITAR

100.00

100.00

117

117

100.00

127

111

87.40

83

58

69.88

0 #DIV/0!

336

295

87.8

32 KOTA MALANG

15

107

93

86.92

100.00

501

480

95.81

468

382

81.62

127

111

87.40

445

321

72.13

1,649

1,388

84.2

33 KOTA PROBOLINGGO

26

26

100.00

49

44

89.80

209

172

82.30

83

71

85.54

0 #DIV/0!

49

49

100.00

416

362

87.0

34 KOTA PASURUAN

82

46

56.10

43

43

100.00

131

118

90.08

172

94

54.65

109

57

52.29

88

62

70.45

625

420

67.2

35 KOTA MOJOKERTO

27

27

100.00

66

66

100.00

108

108

100.00

64

64

100.00

119

55

46.22

0 #DIV/0!

384

320

83.3

36 KOTA MADIUN

116

91

78.45

69

69

100.00

262

254

96.95

209

179

85.65

85

71

83.53

77

71

92.21

818

735

89.9

31

62

657

433

65.91

100.00

1,592

1,094

68.72

2,195

1,122

51.12

359

222

61.84

834

351

42.09

5,643

3,228

57.2

13

46.15

100.00

139

104

74.82

154

89

57.79

57

24

42.11

0 #DIV/0!

364

224

61.5

662

960

7,055

5,204

73.76

2,033

1,655

81.42

49,947

25,691

51.44

84,055

27,409

32.61 17,426 10,273

58.95

7,606

168,122

74,322

44.2

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI

#DIV/0!

#DIV/0!

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

4,090

53.77

0 #DIV/0!

LAMPIRAN 69
KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

NAMA OBAT

SATUAN

STOCK OBAT

PEMAKAIAN RATA- TINGKAT KECUKUPAN PERSENTASE TINGKAT


RATA/ BULAN
(BULAN)
KECUKUPAN
5

Amoksisilin sirup kering 125 mg/ml

Btl 60 ml

Amoksisilin kapsul 500 mg

Ktk @ 120 kap

97.37

Antasida DOEN tablet

Btl @ 1000 tab

100.00

Antalgin tablet 500 mg

Btl @ 1000 tab

94.74

Deksametason inj 5 mg/ml 2ml

Ktk @ 100 ampul

97.37

Dekstrometorfan Sirup 10 mg/5ml

Btl 60 ml

94.74

Dekstrometorfan Tab 15 mg

Btl @ 1000 tab

94.74

Difenhidramin HCl inj 10 mg/ml-1ml

Ktk @ 100 ampul

Gliserin Guaiakolat tab 100 mg

Btl @ 1000 tab

10

Glukosa Larutan Infus 5 % steril

Btl 500 ml

94.74

11

Ibuprofen tablet 200 mg

Btl @ 100 tab

97.37

12

Kloramfenikol kapsul 250 mg

Btl @ 250 Kapsul

97.37

13

Kotrimoksazol tablet 480 mg

Btl @ 100 tab

97.37

14

Kotrimoksazol tablet 120 mg

Btl @ 100 tab

100.00

15

Kotrimoksazol Sirup

Btl 60 ml

100.00

16

Klorfeniramini Maleat tab 4 mg

Tablet

17

Kloroquin tablet

Tablet

18

Natrium Klorida Infus 0,9 % steril

Btl 500 ml

19

Parasetamol Tablet 500 mg

Btl @ 1000 tab

20

Ringer Laktat Infus steril

Btl 500 ml

21

Vitamin B Kompleks Kapsul

Btl @ 1000 Kapsul

94.74

22

Retinol 200.000 IU

Btl @ 30 Kapsul

81.58

23

Tablet Tambah darah

Ktk @ 30 Tablet

89.47

24

Multivitamin Sirup

Botol

97.37

25

Garam Oralit

Bungkus

92.11

26

OAT Kat 1

Pkt

78.95

27

OAT Kat 2

Pkt

81.58

28

OAT Kat 3

Pkt

100.00

29

OAT Kat Sisipan

Pkt

97.37

30

OAT Kat Anak

Pkt

84.21

31

Pyrantel Pamoat 125 mg tablet

Btl @ 1000 Tablet

32

Salep 2-4

Pot

33

Infus set dewasa

Kantong

94.74

34

Infus set anak

Kantong

97.37

Sumber:
- Laporan Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2012

97.37

92.11
100.00

97.37
97.37
100.00
97.37
100.00

86.84
100.00

LAMPIRAN 70
JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

FASILITAS KESEHATAN

PEMILIKAN/PENGELOLA
PEM.PUSAT

PEM.PROV

PEM.KAB/KOTA

TNI/POLRI

BUMN

SWASTA

JUMLAH

9 = SUM(3:8)

RUMAH SAKIT UMUM

RUMAH SAKIT JIWA

RUMAH SAKIT BERSALIN

RUMAH SAKIT KHUSUS

PUSKESMAS PERAWATAN

501

PUSKESMAS NON PERAWATAN

459

459

PUSKESMAS KELILING

1,135

1,135

PUSKESMAS PEMBANTU

2,267

RUMAH BERSALIN

10 BALAI PENGOBATAN/KLINIK

51

26

13

236

97

108
501

2,267

0
0

142

369

369

836

836

11 PRAKTIK DOKTER BERSAMA


12 PRAKTIK DOKTER PERORANGAN
13 PRAKTIK PENGOBATAN TRADISIONAL
14 POSKESDES

8,497

15 POSYANDU

45,927

16 APOTEK

3,085

17 TOKO OBAT
18 GFK
19 INDUSTRI RUMAH TANGGA MAKANAN (PM-IRT)

374
38

38
23,964

20 PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF)

348

21 PENYALUR ALAT KESEHATAN (PAK)

167

22 CABANG PENYALUR ALAT KESEHATAN (CABANG PAK)

63

23 INDUSTRI FARMASI

46

24 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL (IOT)


25 INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL (IKOT)

15
229

26 INDUSTRI ALAT KESEHATAN

28

INDUSTRI PERBEKALAN KESEHATAN RUMAH TANGGA


27
(PKRT)

95

28 INDUSTRI KOSMETIKA
Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Seksi Kesehatan Dasar dan Penunjang, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
KETERANGAN :
- Rumah Sakit Jiwa dan Rumah Sakit Bersalin dimasukkan Rumah Sakit Khusus
Variabel Baru

125

PERSENTASE SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABORATORIUM DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

SARANA KESEHATAN

JUMLAH

1 RUMAH SAKIT UMUM

LABORATORIUM KESEHATAN

4 (EMPAT) SPESIALIS DASAR

JUMLAH

JUMLAH

5 = (4/3) * 100

7 = (6/3) * 100

236

224

94.92

187

79.24

3 RUMAH SAKIT KHUSUS

108

83

76.85

2.78

4 PUSKESMAS

960

835

86.98

1304

1142

87.58

2 RUMAH SAKIT JIWA

JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Laporan Data Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus Tahun 2012, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 71.1
SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABORATORIUM DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

RSU

RSK (* termasuk RSJ)

PUSKESMAS

Jumlah

Labkes

4 Spesialis Dasar

Jumlah

Labkes

4 Spesialis Dasar

Jumlah

Labkes
10

KAB. PACITAN

24

24

KAB. PONOROGO

31

26

KAB. TRENGGALEK

22

22

KAB. TULUNGAGUNG

31

31

KAB. BLITAR

24

24

KAB. KEDIRI

37

37

KAB. MALANG

15

15

15

39

27

KAB. LUMAJANG

25

KAB. JEMBER

49

49

10 KAB. BANYUWANGI

45

16

11 KAB. BONDOWOSO

25

25

12 KAB. SITUBONDO

17

13 KAB. PROBOLINGGO

33

17

14 KAB. PASURUAN

33

31

15 KAB. SIDOARJO

16

16

16

26

26

27

27

17 KAB. JOMBANG

10

34

34

18 KAB. NGANJUK

20

20

19 KAB. MADIUN

26

26

20 KAB. MAGETAN

0
0

22

3
0

22

2
2

21 KAB. NGAWI

2
2

24

16

22 KAB. BOJONEGORO

36

36

23 KAB. TUBAN

0
0

27

1
2

33

2
6

24 KAB. LAMONGAN

3
6

33

33

25 KAB. GRESIK

32

32

26 KAB. BANGKALAN

0
0

21

1
0

22

1
1

27 KAB. SAMPANG

1
0

21

15

28 KAB. PAMEKASAN

20

29 KAB. SUMENEP

30

30

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

0
6

0
0

4
9

32 KOTA MALANG

4
9

15

15

33 KOTA PROBOLINGGO

2
1

0
0

0
0

2
1

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

0
1

38

38

6
38

0
0

0
1

36 KOTA MADIUN

7
6

21

21

62

62

236

224

187

108

83

960

835

16 KAB. MOJOKERTO

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
SUB JUMLAH
Sumber:

- Laporan Data Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus Tahun 2012, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

14
0

LAMPIRAN 72
JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA PER KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

POSYANDU
PRATAMA

MADYA

PURNAMA

MANDIRI

POSYANDU PURI

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

JUMLAH

6 = (5/13) *
100

8 = (7/13) *
100

10 = (9/13)
* 100

11

12 =
(11/13) *
100

JUMLAH

13 =
14 =
5+7+9+11 6+8+10+12

JUMLAH

15 = 9+11

16 =
(15/13) *
100

1 KAB. PACITAN

12

24

59

7.34

200

24.88

506

62.94

39

4.85

804

100.00

545

2 KAB. PONOROGO

21

31

55

4.87

320

28.32

720

63.72

35

3.10

1,130

100.00

755

66.81

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

30

3.51

268

31.38

502

58.78

54

6.32

854

100.00

556

65.11

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

0.00

211

17.07

1,008

81.55

17

1.38

1,236

100.00

1025

82.93

5 KAB. BLITAR

22

24

25

1.71

513

35.16

886

60.73

35

2.40

1,459

100.00

921

63.13

6 KAB. KEDIRI

26

37

62

3.61

1,001

58.33

580

33.80

73

4.25

1,716

100.00

653

38.05

7 KAB. MALANG

33

39

327

11.75

1,097

39.42

1,217

43.73

142

5.10

2,783

100.00

1359

48.83

8 KAB. LUMAJANG

21

25

89

6.93

409

31.83

570

44.36

217

16.89

1,285

100.00

787

61.25

9 KAB. JEMBER

31

49

0.25

179

6.35

2,278

80.81

355

12.59

2,819

100.00

2633

93.40

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

0.00

271

12.04

1,849

82.18

130

5.78

2,250

100.00

1979

87.96

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

135

12.88

485

46.28

383

36.55

45

4.29

1,048

100.00

428

40.84

12 KAB. SITUBONDO

17

17

75

8.17

490

53.38

325

35.40

28

3.05

918

100.00

353

38.45

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

94

7.16

571

43.52

614

46.80

33

2.52

1,312

100.00

647

49.31

14 KAB. PASURUAN

24

33

84

4.50

795

42.58

957

51.26

31

1.66

1,867

100.00

988

52.92

15 KAB. SIDOARJO

18

26

118

6.81

517

29.83

1,051

60.65

47

2.71

1,733

100.00

1098

63.36

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

52

4.10

430

33.91

741

58.44

45

3.55

1,268

100.00

786

61.99

17 KAB. JOMBANG

21

34

82

5.27

503

32.35

895

57.56

75

4.82

1,555

100.00

970

62.38

18 KAB. NGANJUK

20

20

0.00

767

58.95

529

40.66

0.38

1,301

100.00

534

41.05

19 KAB. MADIUN

15

26

10

1.15

298

34.25

530

60.92

32

3.68

870

100.00

562

64.60

20 KAB. MAGETAN

18

22

32

3.48

280

30.43

575

62.50

33

3.59

920

100.00

608

66.09

21 KAB. NGAWI

19

24

40

3.40

392

33.31

702

59.64

43

3.65

1,177

100.00

745

63.30

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

0.38

472

29.56

1,053

65.94

66

4.13

1,597

100.00

1119

70.07

23 KAB. TUBAN

20

33

41

2.89

711

50.04

653

45.95

16

1.13

1,421

100.00

669

47.08

24 KAB. LAMONGAN

27

33

148

8.53

582

33.54

915

52.74

90

5.19

1,735

100.00

1005

57.93

25 KAB. GRESIK

18

32

15

1.03

310

21.28

1,000

68.63

132

9.06

1,457

100.00

1132

77.69

26 KAB. BANGKALAN

18

22

250

23.00

486

44.71

325

29.90

26

2.39

1,087

100.00

351

32.29

27 KAB. SAMPANG

14

21

42

4.28

345

35.17

562

57.29

32

3.26

981

100.00

594

60.55

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

163

18.84

475

54.91

200

23.12

27

3.12

865

100.00

227

26.24

29 KAB. SUMENEP

27

30

241

17.19

668

47.65

446

31.81

47

3.35

1,402

100.00

493

35.16

30 KOTA KEDIRI

0.00

45

13.43

253

75.52

37

11.04

335

100.00

290

86.57

31 KOTA BLITAR

0.00

23

14.11

122

74.85

18

11.04

163

100.00

140

85.89

32 KOTA MALANG

15

1.37

113

17.25

498

76.03

35

5.34

655

100.00

533

81.37

33 KOTA PROBOLINGGO

21

9.68

83

38.25

76

35.02

37

17.05

217

100.00

113

52.07

34 KOTA PASURUAN

0.00

26

9.42

209

75.72

41

14.86

276

100.00

250

90.58

35 KOTA MOJOKERTO

1.23

14

8.64

108

66.67

38

23.46

162

100.00

146

90.12

36 KOTA MADIUN

2.21

47

17.28

185

68.01

34

12.50

272

100.00

219

80.51

31

62

150

5.34

1,292

46.01

1,319

46.97

47

1.67

2,808

100.00

1366

48.65

10

5.29

75

39.68

96

50.79

4.23

189

100.00

104

55.03

662

960

2,480

5.40

15,764

34.32

25,438

55.39

2,245

4.89

45,927

100.00

27,683

60.28

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
RASIO POSYANDU PER 100 BALITA
Sumber:

- Jumlah Balita berdasarkan Proyeksi Penduduk Tahun 2012 Hasil Sensus Penduduk Tahun 2010, BPS Provinsi Jawa Timur Tahun 2013
- Profil Promosi Kesehatan Tahun 2012, Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

1.47

67.79

LAMPIRAN 73
UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PUSKESMAS

JUMLAH
DESA SIAGA

DESA/
KELURAHAN

JUMLAH

DESA SIAGA AKTIF


%

JUMLAH

7 = (6/5) * 100

9 = (8/6) * 100

POSKESDES

POSYANDU

10

11

1 KAB. PACITAN

12

24

171

171

100.00

171

100.00

171

804

2 KAB. PONOROGO

21

31

307

305

99.35

305

100.00

305

1,130

3 KAB. TRENGGALEK

14

22

157

157

100.00

157

100.00

157

854

4 KAB. TULUNGAGUNG

19

31

271

271

100.00

271

100.00

271

1,236

5 KAB. BLITAR

22

24

248

248

100.00

225

90.73

248

1,459

6 KAB. KEDIRI

26

37

344

344

100.00

344

100.00

344

1,716

7 KAB. MALANG

33

39

390

390

100.00

388

99.49

390

2,783

8 KAB. LUMAJANG

21

25

205

205

100.00

195

95.12

205

1,285

9 KAB. JEMBER

31

49

248

248

100.00

243

97.98

248

2,819

10 KAB. BANYUWANGI

24

45

217

217

100.00

208

95.85

217

2,250

11 KAB. BONDOWOSO

23

25

219

219

100.00

219

100.00

219

1,048

12 KAB. SITUBONDO

17

17

136

136

100.00

56

41.18

136

918

13 KAB. PROBOLINGGO

24

33

330

330

100.00

256

77.58

330

1,312

14 KAB. PASURUAN

24

33

365

365

100.00

328

89.86

365

1,867

15 KAB. SIDOARJO

18

26

353

347

98.30

347

100.00

347

1,733

16 KAB. MOJOKERTO

18

27

304

304

100.00

285

93.75

304

1,268

17 KAB. JOMBANG

21

34

306

306

100.00

306

100.00

306

1,555

18 KAB. NGANJUK

20

20

284

284

100.00

284

100.00

284

1,301

19 KAB. MADIUN

15

26

206

206

100.00

206

100.00

206

870

20 KAB. MAGETAN

18

22

235

235

100.00

235

100.00

235

920

21 KAB. NGAWI

19

24

217

217

100.00

213

98.16

217

1,177

22 KAB. BOJONEGORO

27

36

430

430

100.00

305

70.93

430

1,597

23 KAB. TUBAN

20

33

328

328

100.00

328

100.00

328

1,421

24 KAB. LAMONGAN

27

33

474

474

100.00

428

90.30

474

1,735

25 KAB. GRESIK

18

32

356

356

100.00

302

84.83

356

1,457

26 KAB. BANGKALAN

18

22

281

281

100.00

261

92.88

281

1,087

27 KAB. SAMPANG

14

21

186

186

100.00

166

89.25

186

981

28 KAB. PAMEKASAN

13

20

189

189

100.00

188

99.47

189

865

29 KAB. SUMENEP

27

30

332

332

100.00

332

100.00

332

1,402

30 KOTA KEDIRI

46

46

100.00

46

100.00

46

335

31 KOTA BLITAR

21

21

100.00

21

100.00

21

163

32 KOTA MALANG

15

57

57

100.00

56

98.25

57

655

33 KOTA PROBOLINGGO

29

29

100.00

29

100.00

29

217

34 KOTA PASURUAN

34

34

100.00

34

100.00

34

276

35 KOTA MOJOKERTO

18

18

100.00

18

100.00

18

162

36 KOTA MADIUN

27

27

100.00

27

100.00

27

272

31

62

160

160

100.00

160

100.00

160

2,808

24

24

100.00

24

100.00

24

189

662

960

8,505

8,497

99.91

7,967

93.76

8,497

45,927

37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH PROVINSI
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
- Profil Promosi Kesehatan Tahun 2012, Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

LAMPIRAN 74
JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

UNIT KERJA

DR SPESIALIS

DOKTER GIGI b

JUMLAH

DOKTER UMUM

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

12 = 3+6

13 = 4+7

14 = 5+8

10

11 = 9+10

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

11

19

585

950

1,694

577

935

1,611

180

736

1,017

1,379

450

3,662

799

793

2,452

2,182

1,245

5,968

341

303

1,043

37

14

200

109

127

400

130

130

571

23

24

115

7.61

2.44

10.20

7.97

9.68

11.95

15.42

11.96

21.42

2.90

5.50

5.72

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

27

26

55

35

27

64

30

26

56

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

53

47

39

162

47

43

96

33

55

1,435

474

3,943

1,567

1,935

4,763

2,971

2,380

8,310

580

1,122

2,286

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN
RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

DINAS KESEHATAN PROVINSI


JUMLAH PROVINSI
Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan :

termasuk S3
b

termasuk Dokter Gigi Spesialis

LAMPIRAN 74.1
JUMLAH TENAGA MEDIS DI PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

DR SPESIALIS

JUMLAH

DOKTER UMUM

DOKTER GIGI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

12 = 3+6

13 = 4+7

14 = 5+8

10

11 = 9+10

1 KAB. PACITAN

18

15

33

18

15

33

2 KAB. PONOROGO

18

23

41

18

23

41

17

17

3 KAB. TRENGGALEK

19

29

48

19

29

48

14

4 KAB. TULUNGAGUNG

20

22

42

20

22

42

20

27

5 KAB. BLITAR

19

12

31

19

12

31

19

19

6 KAB. KEDIRI

60

39

7 KAB. MALANG

16

33

49

16

33

49

11

25

36

8 KAB. LUMAJANG

20

33

53

21

33

54

22

29

9 KAB. JEMBER

25

34

59

11

17

34

78

112

10 KAB. BANYUWANGI

34

24

58

34

24

58

10

31

41

11 KAB. BONDOWOSO

21

27

48

21

27

48

26

35

12 KAB. SITUBONDO

12

21

12

21

13

15

13 KAB. PROBOLINGGO

16

22

38

16

22

38

18

22

14 KAB. PASURUAN

27

35

64

27

35

64

12

18

31

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

28

37

65

29

38

67

26

33

18 KAB. NGANJUK

29

18

47

29

18

47

13

28

19 KAB. MADIUN

14

27

41

14

27

41

17

23

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

23

26

49

23

26

49

13

14

22 KAB. BOJONEGORO

25

30

55

25

30

55

14

22

23 KAB. TUBAN

16

21

37

16

21

37

18

20

24 KAB. LAMONGAN

21

23

44

22

23

45

24

29

25 KAB. GRESIK

19

33

52

19

35

54

12

29

41

26 KAB. BANGKALAN

11

21

32

12

21

33

11

14

27 KAB. SAMPANG

10

22

32

10

22

32

13

14

28 KAB. PAMEKASAN

14

14

29 KAB. SUMENEP

16

19

35

16

19

35

19

22

30 KOTA KEDIRI

24

31

24

31

15

17

31 KOTA BLITAR

17

23

17

23

12

14

32 KOTA MALANG

12

28

40

13

29

42

27

33

33 KOTA PROBOLINGGO

16

20

16

20

12

14

34 KOTA PASURUAN

22

28

22

28

13

15

35 KOTA MOJOKERTO

13

16

14

17

36 KOTA MADIUN

21

25

21

25

12

37 KOTA SURABAYA

53

193

246

58

196

254

11

128

139

38 KOTA BATU

12

20

12

21

11

19

585

950

1,694

577

935

1,611

180

736

1,017

JUMLAH PUSKESMAS

97

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan :

termasuk S3
b

termasuk Dokter Gigi Spesialis

97

48

LAMPIRAN 74.2
JUMLAH TENAGA MEDIS DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

1 KAB. PACITAN

DR SPESIALIS

JUMLAH

DOKTER UMUM

DOKTER GIGI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

12 = 3+6

13 = 4+7

14 = 5+8

10

11 = 9+10

11

14

15

29

23

17

40

2 KAB. PONOROGO

31

35

27

11

38

58

15

73

3 KAB. TRENGGALEK

15

18

13

17

30

28

20

48

71

53

49

102

12

4 KAB. TULUNGAGUNG
5 KAB. BLITAR
6 KAB. KEDIRI

0
22

31

31

40

95

58

153

15

150

69

222

77

82

161

216

140

366

10

26

37

19

22

24

17

41

43

20

63

120

13

133

51

37

88

171

50

221

221

97

318

10 KAB. BANYUWANGI

20

17

37

16

22

38

36

39

75

11 KAB. BONDOWOSO

14

14

11

25

39

29

68

12 KAB. SITUBONDO

14

16

14

23

28

11

39

13 KAB. PROBOLINGGO

14

19

14

16

30

28

21

49

14 KAB. PASURUAN

18

26

18

26

15 KAB. SIDOARJO

304

120

424

76

87

163

380

207

587

20

34

54

34

13

47

52

29

81

86

42

128

13

18

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

19

24

17

21

38

36

26

62

20 KAB. MAGETAN

15

20

13

14

27

28

19

47

21 KAB. NGAWI

16

18

15

22

31

40

22 KAB. BOJONEGORO

34

37

28

33

61

62

36

98

10

23 KAB. TUBAN

39

42

16

18

34

55

21

76

24 KAB. LAMONGAN

25

34

39

31

70

64

40

104

52

67

15

22

25

15

12

27

37

15

52

14

12

10

22

18

21

21

18

21

95

28

134

32

44

82

127

72

216

13

16

7 KAB. MALANG
8 KAB. LUMAJANG
9 KAB. JEMBER

16 KAB. MOJOKERTO
17 KAB. JOMBANG

25 KAB. GRESIK
26 KAB. BANGKALAN
27 KAB. SAMPANG
28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP
30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

21

24

38

30

68

59

33

92

32 KOTA MALANG

127

58

202

52

58

123

179

116

308

23

29

56

13

17

21

26

18

25

43

15

16

16

15

31

19

28

22

12

34

41

21

62

105

25

130

39

37

76

144

62

206

10

33 KOTA PROBOLINGGO
34 KOTA PASURUAN
35 KOTA MOJOKERTO
36 KOTA MADIUN
37 KOTA SURABAYA
38 KOTA BATU
JUMLAH RUMAH SAKIT

1,655

693

2,348

364

31

17

48

13

32

45

44

49

93

1,379

450

3,662

799

793

2,452

2,182

1,245

5,968

341

303

1,043

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan :

termasuk S3
b

termasuk Dokter Gigi Spesialis

LAMPIRAN 74.3
JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN LAIN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

DR SPESIALIS

JUMLAH

DOKTER UMUM

DOKTER GIGI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

12 = 3+6

13 = 4+7

14 = 5+8

10

11 = 9+10

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

11

13

11

15

13

15

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

16

18

34

18

18

36

15 KAB. SIDOARJO

12

27

39

19

28

47

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

10

13

20 KAB. MAGETAN

0
0

21 KAB. NGAWI
22 KAB. BOJONEGORO

0
1

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

21

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

13

22

35

16

23

39

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

12

21

12

21

10

16

17

22

39

27

28

55

37 KOTA SURABAYA

155

157

312

69

38 KOTA BATU

13

13

18

37

14

200

109

127

400

130

130

571

23

24

115

36 KOTA MADIUN

JUMLAH SARKES LAIN


Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan :

termasuk S3
b

termasuk Dokter Gigi Spesialis

LAMPIRAN 74.4
JUMLAH TENAGA MEDIS DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

KABUPATEN/KOTA

DR SPESIALIS

JUMLAH

DOKTER UMUM

DOKTER GIGI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

12 = 3+6

13 = 4+7

14 = 5+8

10

11 = 9+10

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

22

24

46

30

25

55

30

26

56

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

38 KOTA BATU

JUMLAH DIKNAKES

27

26

55

35

27

64

30

26

56

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan :

termasuk S3
b

termasuk Dokter Gigi Spesialis

LAMPIRAN 74.5
JUMLAH TENAGA MEDIS DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

DINKES KAB/KOTA

DR SPESIALIS

JUMLAH

DOKTER UMUM

DOKTER GIGI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

12 = 3+6

13 = 4+7

14 = 5+8

10

11 = 9+10

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

52

67

15

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

38 KOTA BATU

JUMLAH DINKES

53

47

39

162

47

43

96

33

55

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan :

termasuk S3
b

termasuk Dokter Gigi Spesialis

LAMPIRAN 75
JUMLAH TENAGA BIDAN/ KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BIDAN
NO

UNIT KERJA

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

PERAWAT

BIDAN

DIII BIDAN

JUMLAH

5 = 3+4

SARJANA KEPERAWATAN

PERAWAT

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

8 = 6+7

10

11 = 9+10

12 = 6+9

13 = 7+10

14 = 8+11

2,628

7,174

10,211

181

163

456

3,127

4,380

8,153

3,292

4,526

8,606

401

2,846

3,481

567

854

1,519

4,539

7,582

17,278

5,074

8,511

18,931

27

106

225

12

35

101

202

448

110

190

483

45.23

68.49

73.63

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

70

104

206

42

39

123

23

12

39

65

51

162

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

42

116

165

22

23

47

69

67

138

91

90

185

3,168

10,346

14,288

824

1,087

2,180

7,859

12,243

26,056

8,632

13,368

28,367

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)


SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN
RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

36.57

DINAS KESEHATAN PROVINSI


JUMLAH PROVINSI
Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3
b

termasuk SLTA, D-I, dan D-III

LAMPIRAN 75.1
JUMLAH TENAGA BIDAN/ KEPERAWATAN DI PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BIDAN
NO

KABUPATEN/KOTA

PERAWAT

BIDAN

DIII BIDAN

JUMLAH

5 = 3+4

1 KAB. PACITAN

SARJANA KEPERAWATAN

PERAWAT

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

8 = 6+7

10

11 = 9+10

12 = 6+9

13 = 7+10

14 = 8+11

29

200

229

10

66

84

150

73

87

160

161

247

408

136

264

400

136

265

401

80

93

173

10

88

121

209

91

128

219

296

296

51

148

199

52

152

204

5 KAB. BLITAR

63

197

260

13

73

71

144

82

75

157

6 KAB. KEDIRI

416

52

129

181

7 KAB. MALANG

307

256

563 0

204

364

568

204

364

568

8 KAB. LUMAJANG

161

131

292

103

131

234

104

132

236

9 KAB. JEMBER

114

672

786

15

10

25

255

379

634

270

389

659

10 KAB. BANYUWANGI

82

379

461

13

19

137

76

213

150

82

232

11 KAB. BONDOWOSO

278

278

12

15

27

126

210

336

138

225

363

12 KAB. SITUBONDO

134

137

47

49

96

51

51

102

27

349

376

11

15

169

178

347

173

189

362

14 KAB. PASURUAN

131

164

295

67

72

138

67

77

144

15 KAB. SIDOARJO

294

121

415

394

394

215

333

130

220

350

2 KAB. PONOROGO
3 KAB. TRENGGALEK
4 KAB. TULUNGAGUNG

13 KAB. PROBOLINGGO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

62

433

495

12

17

118

18 KAB. NGANJUK

117

164

281

82

69

151

86

71

157

19 KAB. MADIUN

73

205

278

77

168

245

78

172

250

20 KAB. MAGETAN

85

139

224

58

121

179

62

124

186

21 KAB. NGAWI

97

149

246

13

21

135

171

306

148

179

327

22 KAB. BOJONEGORO

24

495

519

169

132

301

177

132

309

23 KAB. TUBAN

151

156

307

15

24

85

42

127

100

51

151

24 KAB. LAMONGAN

251

300

551

222

145

367

226

148

374

25 KAB. GRESIK

107

155

262

47

180

227

47

180

227

167

167

12

17

79

98

177

91

103

194

14

158

172

74

143

213

94

99

41

30

71

42

30

72

84

165

249

19

28

171

116

287

190

125

315

30 KOTA KEDIRI

130

133

13

49

93

142

55

100

155

31 KOTA BLITAR

40

40

19

38

57

19

40

59

32 KOTA MALANG

28

81

102

11

36

121

138

29

115

144

33 KOTA PROBOLINGGO

51

58

34

49

83

36

50

86

34 KOTA PASURUAN

73

81

29

57

86

29

59

88

35 KOTA MOJOKERTO

48

52

18

47

65

18

48

66

36 KOTA MADIUN

14

29

43

10

29

39

10

31

41

37 KOTA SURABAYA

39

382

421

10

105

279

384

106

288

394

43

46

11

12

21

33

54

22

44

66

2,628

7,174

10,211

181

163

456

3,127

4,380

8,153

3,292

4,526

8,606

26 KAB. BANGKALAN
27 KAB. SAMPANG
28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP

38 KOTA BATU
JUMLAH PUSKESMAS
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3
b

termasuk SLTA, D-I, dan D-III

LAMPIRAN 75.2
JUMLAH TENAGA BIDAN/ KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BIDAN
NO

KABUPATEN/KOTA

PERAWAT

BIDAN

DIII BIDAN

JUMLAH

5 = 3+4

1 KAB. PACITAN

SARJANA KEPERAWATAN

PERAWAT

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

8 = 6+7

10

11 = 9+10

12 = 6+9

13 = 7+10

14 = 8+11

26

28

65

67

132

66

75

141

22

68

90

13

20

195

283

478

202

296

498

3 KAB. TRENGGALEK

25

34

79

143

222

82

147

229

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

72

75

16

107

177

284

116

184

300

2 KAB. PONOROGO

6 KAB. KEDIRI
7 KAB. MALANG
8 KAB. LUMAJANG

91

10

451

461

23

141

164

67

72

139

371

589

979

444

758

1,224

60

62

36

50

86

96

182

278

132

232

364

12

134

146

26

10

36

631

130

761

657

140

797

10 KAB. BANYUWANGI

10

92

102

15

12

27

168

255

423

183

267

450

11 KAB. BONDOWOSO

35

35

11

22

33

58

108

166

69

130

199

12 KAB. SITUBONDO

29

32

61

44

106

150

73

138

211

13 KAB. PROBOLINGGO

51

52

16

25

69

136

205

78

152

230

14 KAB. PASURUAN

11

11

38

70

108

38

70

108

15 KAB. SIDOARJO

19

324

343

20

85

102

329

873

1,202

329

955

1,284

17 KAB. JOMBANG

11

156

167

18

31

49

192

378

570

210

409

619

18 KAB. NGANJUK

14

83

97

13

20

33

117

231

348

130

251

381

19 KAB. MADIUN

15

24

39

22

26

48

68

138

206

90

164

254

20 KAB. MAGETAN

53

55

13

16

29

36

103

139

49

119

168

21 KAB. NGAWI

22

31

50

114

164

50

137

187

13

94

107

32

18

50

164

206

370

196

224

420

23 KAB. TUBAN

67

71

89

128

217

65

117

182

154

245

399

24 KAB. LAMONGAN

89

93

252

237

489

254

242

496

25 KAB. GRESIK

26

28

233

233

26 KAB. BANGKALAN

34

38

10

31

41

33

78

111

43

109

152

27 KAB. SAMPANG

25

28

21

18

39

10

19

30

28

58

17

16

33

16

76

91

167

83

100

183

9 KAB. JEMBER

16 KAB. MOJOKERTO

22 KAB. BOJONEGORO

28 KAB. PAMEKASAN
29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

154

161

24

76

100

238

517

755

262

593

883

31 KOTA BLITAR

58

58

11

202

145

347

211

147

358

32 KOTA MALANG

56

161

217

37

58

107

273

1,027

1,433

310

1,085

1,540

33 KOTA PROBOLINGGO

67

76

94

190

284

96

197

293

34 KOTA PASURUAN

30

30

10

18

40

65

105

50

73

123

35 KOTA MOJOKERTO

48

48

18

16

97

269

319

87

248

335

36 KOTA MADIUN

22

135

157

13

36

49

232

437

669

245

473

718

37 KOTA SURABAYA

94

432

676

89

4,368

4,457

26

31

13

17

51

110

161

55

123

178

401

2,846

3,481

567

854

1,519

4,539

7,582

17,278

5,074

8,511

18,931

38 KOTA BATU
JUMLAH RUMAH SAKIT
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3
b

termasuk SLTA, D-I, dan D-III

LAMPIRAN 75.3
JUMLAH TENAGA BIDAN/ KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN LAIN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BIDAN
NO

KABUPATEN/KOTA

PERAWAT

BIDAN

DIII BIDAN

JUMLAH

5 = 3+4

SARJANA KEPERAWATAN

PERAWAT

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

8 = 6+7

10

11 = 9+10

12 = 6+9

13 = 7+10

14 = 8+11

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

92

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

15

140

155

10

11

21

26

34

30

38

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

10

14 KAB. PASURUAN

13

13

15 KAB. SIDOARJO

28

28

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

11

11

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

10

13

10

28

38

12

30

42

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

12

13

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

13

15

16

38

54

19

40

59

31 KOTA BLITAR

12

13

32 KOTA MALANG

11

14

15

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

20

35 KOTA MOJOKERTO

18

22

19

23

36 KOTA MADIUN

40

43

40

43

37 KOTA SURABAYA

28

37

38 KOTA BATU

12

12

12

17

14

19

27

106

225

12

35

101

202

448

110

190

483

9 KAB. JEMBER

JUMLAH SARKES LAIN


Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3
b

termasuk SLTA, D-I, dan D-III

LAMPIRAN 75.4
JUMLAH TENAGA BIDAN/ KEPERAWATAN DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BIDAN
NO

KABUPATEN/KOTA

PERAWAT

BIDAN

DIII BIDAN

JUMLAH

5 = 3+4

SARJANA KEPERAWATAN

PERAWAT

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

8 = 6+7

10

11 = 9+10

12 = 6+9

13 = 7+10

14 = 8+11

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

32

42

46

7 KAB. MALANG

11

14

11

14

8 KAB. LUMAJANG

42

68

110

20

20

28

28

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

14

21

13

13

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

10

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

11

10

18

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

13

22

12

17

12

17

37 KOTA SURABAYA

38 KOTA BATU

JUMLAH DIKNAKES

70

104

206

42

39

123

23

12

39

65

51

162

9 KAB. JEMBER

36 KOTA MADIUN

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3
b

termasuk SLTA, D-I, dan D-III

LAMPIRAN 75.5
JUMLAH TENAGA BIDAN/ KEPERAWATAN DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
BIDAN
NO

KABUPATEN/KOTA

PERAWAT

BIDAN

DIII BIDAN

JUMLAH

5 = 3+4

SARJANA KEPERAWATAN

PERAWAT

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

8 = 6+7

10

11 = 9+10

12 = 6+9

13 = 7+10

14 = 8+11

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

12

10

10

10

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

8 KAB. LUMAJANG
9 KAB. JEMBER

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

10

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

11

11

11

11

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

10

10

11

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

17

11

20

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

12

16

12

16

38 KOTA BATU

10

JUMLAH DINKES

42

116

165

23

47

69

67

138

91

90

185

22

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3
b

termasuk SLTA, D-I, dan D-III

LAMPIRAN 76
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KEFARMASIAN
NO

UNIT KERJA

APOTEKER DAN
SARJANA FARMASI

TENAGA GIZI

D-III FARMASI DAN


ASS APOTEKER

JUMLAH

D-IV/SARJANA GIZI

JUMLAH

DI DAN D-III GIZI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

15

16

L+P

L+P

17 = 15+16 18 = 12+15 19 = 13+16 20 = 14+17

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

34

131

172

121

606

779

151

749

951

21

44

45

209

538

773

203

554

817

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

68

231

998

289

1,071

2,029

357

1,289

3,026

18

89

120

84

383

568

102

476

692

SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN

30

98

691

70

421

1,525

99

520

2,242

15

30

14

29

3.24

13.25

16.34

1.67

5.41

4.04

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK


INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

10

27

38

10

35

48

17

10

21

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

12

57

79

19

62

88

29

114

157

14

23

24

60

87

36

66

110

154

544

1,978

499

2,168

4,429

646

2,707

6,424

59

151

210

326

999

1,462

354

1,120

1,669

DINAS KESEHATAN PROVINSI


JUMLAH PROVINSI
Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
a

Keterangan : termasuk S2 dan S3

LAMPIRAN 76.1
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KEFARMASIAN
NO

KABUPATEN/KOTA

APOTEKER DAN
SARJANA FARMASI

TENAGA GIZI

D-III FARMASI DAN


ASS APOTEKER

JUMLAH

D-IV/SARJANA GIZI

JUMLAH

DI DAN D-III GIZI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

15

16

L+P

L+P

17 = 15+16 18 = 12+15 19 = 13+16 20 = 14+17

1 KAB. PACITAN

18

23

20

25

15

24

17

26

2 KAB. PONOROGO

18

23

21

26

17

26

17

26

3 KAB. TRENGGALEK

27

34

27

35

22

31

24

33

4 KAB. TULUNGAGUNG

10

18

20

27

30

18

21

20

25

5 KAB. BLITAR

14

15

15

16

13

18

14

20

6 KAB. KEDIRI

13

31

44

31

34

7 KAB. MALANG

25

27

31

34 0

28

36

28

36

8 KAB. LUMAJANG

17

18

20

22

13

20

13

20

9 KAB. JEMBER

26

32

26

32

10

13

15

10 KAB. BANYUWANGI

16

19

16

19

11

16

12

17

11 KAB. BONDOWOSO

18

23

19

24

16

21

18

23

12 KAB. SITUBONDO

10

10

13

14

13 KAB. PROBOLINGGO

17

20

22

27

21

27

24

30

14 KAB. PASURUAN

17

23

20

29

18

19

18

19

15 KAB. SIDOARJO

35

36

35

36

32

39

32

39

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

32

41

11

37

48

19

26

19

26

18 KAB. NGANJUK

17

20

17

21

10

15

10

15

19 KAB. MADIUN

20

28

20

28

26

30

26

31

20 KAB. MAGETAN

16

18

17

20

13

21

13

21

21 KAB. NGAWI

26

32

33

41

25

34

25

34

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

28

22

28

22

25

24

27

24 KAB. LAMONGAN

13

21

14

22

25 KAB. GRESIK

12

17

17

24

14

10

15

26 KAB. BANGKALAN

10

13

10

14

27 KAB. SAMPANG

26

26

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

23

28

24

29

17

19

36

17

19

36

30 KOTA KEDIRI

23

24

31

32

16

18

17

19

31 KOTA BLITAR

11

32 KOTA MALANG

10

29

26

24

30

13

18

15

34

18

23

24

33 KOTA PROBOLINGGO

10

34 KOTA PASURUAN

11

11

13

11

12

35 KOTA MOJOKERTO

10

12

36 KOTA MADIUN

26

26

28

29

10

37 KOTA SURABAYA

55

64

52

56

13

107

120

20

49

69

20

49

69

38 KOTA BATU

34

131

172

121

606

779

151

749

951

21

44

45

209

538

773

203

554

817

JUMLAH PUSKESMAS
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
a

Keterangan : termasuk S2 dan S3

LAMPIRAN 76.2
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KEFARMASIAN
NO

KABUPATEN/KOTA

APOTEKER DAN
SARJANA FARMASI

TENAGA GIZI

D-III FARMASI DAN


ASS APOTEKER

JUMLAH

D-IV/SARJANA GIZI

JUMLAH

DI DAN D-III GIZI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

15

16

L+P

L+P

17 = 15+16 18 = 12+15 19 = 13+16 20 = 14+17

1 KAB. PACITAN

10

15

25

10

24

34

12

14

12

15

2 KAB. PONOROGO

12

14

37

45

10

49

59

13

13

3 KAB. TRENGGALEK

10

15

14

19

12

13

13

14

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

11

49

60

21

24

7 KAB. MALANG

22

29

84

92

17

102

120

12

13

28

34

47

53

8 KAB. LUMAJANG

15

11

26

53

47

100

68

58

126

20

28

11

26

37

10 KAB. BANYUWANGI

17

18

35

53

26

44

70

14

16

14

16

11 KAB. BONDOWOSO

10

17

14

22

11

12 KAB. SITUBONDO

17

22

39

18

25

43

13 KAB. PROBOLINGGO

15

16

10

13

14 KAB. PASURUAN

11

11

14

15 KAB. SIDOARJO

320

17

200

217

17

200

537

12

42

54

12

49

61

16 KAB. MOJOKERTO

14

14

17 KAB. JOMBANG

13

15

54

63

11

67

78

20

20

24

24

18 KAB. NGANJUK

11

33

36

42

47

12

12

19 KAB. MADIUN

23

25

29

32

20 KAB. MAGETAN

22

23

29

31

11

14

11

14

21 KAB. NGAWI

21

25

27

31

22 KAB. BOJONEGORO

10

12

12

42

54

14

52

66

13

14

23 KAB. TUBAN

10

24

26

32

36

11

11

24 KAB. LAMONGAN

15

24

39

16

30

46

10

12

13

15

25 KAB. GRESIK

29

29

29

29

26 KAB. BANGKALAN

14

15

27 KAB. SAMPANG

12

28 KAB. PAMEKASAN

13

13

15

16

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

13

19

16

81

98

22

94

117

16

20

20

23

31 KOTA BLITAR

15

17

32

15

23

38

17

17

17

17

32 KOTA MALANG

14

23

14

87

112

21

101

135

24

28

28

35

52

63

33 KOTA PROBOLINGGO

19

19

24

24

10

34 KOTA PASURUAN

12

10

10

10

10

35 KOTA MOJOKERTO

23

16

21

23

13

11

12

12

36 KOTA MADIUN

10

15

11

79

90

16

89

105

27

33

32

39

37 KOTA SURABAYA

367

618

985

67

75

38 KOTA BATU

19

20

26

28

68

231

998

289

1,071

2,029

357

1,289

3,026

18

89

120

84

383

568

102

476

692

9 KAB. JEMBER

JUMLAH RUMAH SAKIT


Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3

LAMPIRAN 76.3
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN LAIN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KEFARMASIAN
NO

APOTEKER DAN
SARJANA FARMASI

KABUPATEN/KOTA

TENAGA GIZI

D-III FARMASI DAN


ASS APOTEKER

JUMLAH

D-IV/SARJANA GIZI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

15

16

1 KAB. PACITAN

JUMLAH

DI DAN D-III GIZI

2 KAB. PONOROGO

12

14

37

45

10

49

59

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

26

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

L+P

L+P

17 = 15+16 18 = 12+15 19 = 13+16 20 = 14+17

13

13

23

148

171

23

148

171

19 KAB. MADIUN

10

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

10

11

31 KOTA BLITAR

10

14

36

42

10

46

56

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

17

23

58

64

12

75

87

12

48

60

11

120

131

23

168

191

37 KOTA SURABAYA

565

1,037

1,602

38 KOTA BATU

30

98

691

70

421

1,525

99

520

2,242

15

30

14

29

10

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

36 KOTA MADIUN

JUMLAH SARKES LAIN


Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3

LAMPIRAN 76.4
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KEFARMASIAN
NO

KABUPATEN/KOTA

APOTEKER DAN
SARJANA FARMASI

TENAGA GIZI

D-III FARMASI DAN


ASS APOTEKER

JUMLAH

D-IV/SARJANA GIZI

JUMLAH

DI DAN D-III GIZI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

15

16

L+P

L+P

17 = 15+16 18 = 12+15 19 = 13+16 20 = 14+17

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

10

10

10

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

10

12

10

12

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

11

15

15

19

3 KAB. TRENGGALEK

37 KOTA SURABAYA

38 KOTA BATU

10

35

48

10

21

JUMLAH DIKNAKES

10

27

38

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3

17

LAMPIRAN 76.5
JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KEFARMASIAN
NO

APOTEKER DAN
SARJANA FARMASI

KABUPATEN/KOTA

JUMLAH

D-IV/SARJANA GIZI

L+P

L+P

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

15

16

3 KAB. TRENGGALEK

JUMLAH

DI DAN D-III GIZI

L
1 KAB. PACITAN
2 KAB. PONOROGO

TENAGA GIZI

D-III FARMASI DAN


ASS APOTEKER

L+P

L+P

17 = 15+16 18 = 12+15 19 = 13+16 20 = 14+17

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

10

11

12

13

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

11

11

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

1
2

10

37 KOTA SURABAYA

10

10

13

15

38 KOTA BATU

JUMLAH DINKES

12

57

79

19

62

88

29

114

157

14

23

24

60

87

36

66

110

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan : a termasuk S2 dan S3

LAMPIRAN 77
JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KESMAS
NO

UNIT KERJA

SARJANA KESMAS

D-III KESMAS

TENAGA SANITASI

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

L+P

5 =3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

77

215

299

21

38

46

89

242

345

318

352

695

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

75

180

334

22

47

71

96

225

404

90

107

239

19

19

20

1.00

2.43

2.02

2.18

2.38

2.51

SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN


RASIO TERHADAP 100.000 PDDK
INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

25

42

67

25

42

67

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

107

285

413

110

287

418

89

72

166

287

724

1,132

46

87

122

323

798

1,253

497

533

1,121

DINAS KESEHATAN PROVINSI


JUMLAH PROVINSI
Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan: a termasuk S2 dan S3
b

termasuk D-I

LAMPIRAN 77.1
JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KESMAS
NO

KABUPATEN/KOTA

SARJANA KESMAS

D-III KESMAS

TENAGA SANITASI

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

L+P

5 =3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

1 KAB. PACITAN

21

28

21

28

12

10

22

2 KAB. PONOROGO

11

25

36

3 KAB. TRENGGALEK

16

18

16

18

12

16

28

4 KAB. TULUNGAGUNG

10

16

26

5 KAB. BLITAR

17

6 KAB. KEDIRI

39

7 KAB. MALANG

21

28

8 KAB. LUMAJANG

10

15

10

15

12

21

9 KAB. JEMBER

15

10 KAB. BANYUWANGI

12

19

11 KAB. BONDOWOSO

17

11

28

12 KAB. SITUBONDO

11

13

20

12

13 KAB. PROBOLINGGO

11

11

12

21

14 KAB. PASURUAN

12

12

15

15 KAB. SIDOARJO

13

13

20

15

22

31

16 KAB. MOJOKERTO

0
7

15

18 KAB. NGANJUK

14

14

28

19 KAB. MADIUN

10

14

11

18

16

25

20 KAB. MAGETAN

14

23

21 KAB. NGAWI

12

15

12

15

31

14

45

22 KAB. BOJONEGORO

13

17

23 KAB. TUBAN

11

10

21

24 KAB. LAMONGAN

12

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

11

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

11

15

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

17

26

18

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

54

62

56

64

22

39

61

38 KOTA BATU

77

215

299

21

38

46

89

242

345

318

352

695

JUMLAH PUSKESMAS
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan: a termasuk S2 dan S3
b

termasuk D-I

17 KAB. JOMBANG

LAMPIRAN 77.2
JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KESMAS
NO

KABUPATEN/KOTA

SARJANA KESMAS

D-III KESMAS

TENAGA SANITASI

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

L+P

5 =3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

10

10

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

11

11

14

7 KAB. MALANG
8 KAB. LUMAJANG

11

17

17

25

13

27

41

13

18

15

10

25

13

19

21

23

44

10

17

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

42

46

42

46

9 KAB. JEMBER

16 KAB. MOJOKERTO

9
1

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

11

12

13

15

19 KAB. MADIUN

10

10

11

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

10

12

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

14

14

13

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

18

23

24

31

10

16

37 KOTA SURABAYA

68

70

27

38 KOTA BATU

75

180

334

22

47

71

96

225

404

90

107

239

JUMLAH RUMAH SAKIT


Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan: a termasuk S2 dan S3
b

termasuk D-I

LAMPIRAN 77.3
JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN LAIN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KESMAS
NO

KABUPATEN/KOTA

SARJANA KESMAS

D-III KESMAS

TENAGA SANITASI

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

L+P

5 =3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

11

11

19

38 KOTA BATU

19

19

20

JUMLAH SARKES LAIN


Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan: a termasuk S2 dan S3
b

termasuk D-I

LAMPIRAN 77.4
JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KESMAS
NO

KABUPATEN/KOTA

SARJANA KESMAS

D-III KESMAS

TENAGA SANITASI

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

L+P

5 =3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

12

22

34

12

22

34

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

9 KAB. JEMBER

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

11

11

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

38 KOTA BATU

JUMLAH DIKNAKES

25

42

67

25

42

67

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan: a termasuk S2 dan S3
b

termasuk D-I

LAMPIRAN 77.5
JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA KESMAS
NO

KABUPATEN/KOTA

SARJANA KESMAS

D-III KESMAS

TENAGA SANITASI

JUMLAH

L+P

L+P

L+P

L+P

5 =3+4

8 = 6+7

9 = 3+6

10 = 4+7

11 = 5+8

12

13

14 = 12+13

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

12

16

12

16

10

18

3 KAB. TRENGGALEK

12

12

13

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

21

21

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

10

13

10

13

9 KAB. JEMBER

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

16

19

16

19

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

11

11

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

17

20

17

20

16 KAB. MOJOKERTO
17 KAB. JOMBANG

10

10

18 KAB. NGANJUK

14

18

14

18

19 KAB. MADIUN

11

19

13

22

20 KAB. MAGETAN

10

13

10

13

21 KAB. NGAWI

13

13

12

22 KAB. BOJONEGORO

13

13

23 KAB. TUBAN

10

10

10

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

11

11

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

10

10

30 KOTA KEDIRI

11

11

31 KOTA BLITAR

11

13

32 KOTA MALANG

10

10

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

72

77

72

77

13

38 KOTA BATU

JUMLAH DINKES

107

285

413

110

287

418

89

72

166

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013
Keterangan: a termasuk S2 dan S3
b

termasuk D-I

LAMPIRAN 78
JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA TEKNISI MEDIS
NO

UNIT KERJA

ANALIS LAB.

TEM & P.RONTG

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

10

FISIOTERAPIS

JUMLAH

P.ANESTESI
L+P

L+P

11 = 9+10 12 = 3+6+9 13 = 4+7+10 14 = 5+8+11

L+P

15

16

17 = 15+16

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

139

527

692

31

29

47

11

10

163

543

735

30

36

36

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

224

680

1,144

256

170

591

90

30

123

560

871

1,833

117

143

438

31

105

289

14

SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN


RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

39

112

304

19

4.07

7.90

7.55

0.81

0.93

1.30

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

10

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA

10

28

41

12

32

50

405

1,347

2,175

297

210

661

102

40

126

776

1,565

2,932

151

181

494

DINAS KESEHATAN PROVINSI


JUMLAH PROVINSI
Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 78.1
JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI PUSKESMAS
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA TEKNISI MEDIS
NO

KABUPATEN/KOTA

ANALIS LAB.

TEM & P.RONTG

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

10

FISIOTERAPIS

JUMLAH

P.ANESTESI
L+P

L+P

11 = 9+10 12 = 3+6+9 13 = 4+7+10 14 = 5+8+11

L+P

15

16

17 = 15+16

1 KAB. PACITAN

21

21

16

29

37

2 KAB. PONOROGO

12

17

13

19

10

28

38

11

29

40

4 KAB. TULUNGAGUNG

22

28

22

28

5 KAB. BLITAR

17

18

17

18

6 KAB. KEDIRI

30

30

7 KAB. MALANG

20

29

20

29

8 KAB. LUMAJANG

10

9 KAB. JEMBER

13

13

10 KAB. BANYUWANGI

12

15

12

15

11 KAB. BONDOWOSO

13

13

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

20

25

20

25

14 KAB. PASURUAN

19

22

18

20

15 KAB. SIDOARJO

38

43

38

43

3 KAB. TRENGGALEK

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

37

46

10

40

50

18 KAB. NGANJUK

19

21

19

21

19 KAB. MADIUN

14

19

14

21

20 KAB. MAGETAN

14

17

14

17

21 KAB. NGAWI

17

21

17

21

22 KAB. BOJONEGORO

10

12

10

12

23 KAB. TUBAN

16

20

16

21

24 KAB. LAMONGAN

15

15

25 KAB. GRESIK

11

20

11

20

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

12

16

13

18

30 KOTA KEDIRI

12

15

13

16

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

21

20

10

19

22

15

16

33 KOTA PROBOLINGGO

16

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

11

36 KOTA MADIUN

13

15

13

15

37 KOTA SURABAYA

57

65

57

65

38 KOTA BATU

139

527

692

31

29

47

11

10

163

543

735

30

36

36

JUMLAH PUSKESMAS
Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 78.2
JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI RUMAH SAKIT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA TEKNISI MEDIS
NO

KABUPATEN/KOTA

ANALIS LAB.

TEM & P.RONTG

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

10

FISIOTERAPIS

JUMLAH

P.ANESTESI
L+P

L+P

11 = 9+10 12 = 3+6+9 13 = 4+7+10 14 = 5+8+11

L+P

15

16

17 = 15+16

1 KAB. PACITAN

13

15

10

19

26

2 KAB. PONOROGO

26

29

14

13

33

46

10

3 KAB. TRENGGALEK

17

22

14

15

23

38

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

29

37

34

43

6 KAB. KEDIRI

30

38

15

13

40

52

20

14

34

10

11

39

53

90

13

21

15

19

17

21

31

18

49

11

13

42

20

62

19

22

10 KAB. BANYUWANGI

12

15

12

15

11 KAB. BONDOWOSO

11

12

12 KAB. SITUBONDO

11

13 KAB. PROBOLINGGO

11

13

14 KAB. PASURUAN

10

11

16

20

15 KAB. SIDOARJO

19

85

104

35

15

50

54

100

154

18

27

17 KAB. JOMBANG

14

37

51

17

23

35

44

79

11

18 KAB. NGANJUK

16

21

11

18

20

23

43

19 KAB. MADIUN

12

15

10

18

20

21

41

20 KAB. MAGETAN

15

18

21

29

21 KAB. NGAWI

11

15

10

17

15

32

22 KAB. BOJONEGORO

19

26

14

19

23

24

47

23 KAB. TUBAN

22

28

12

16

29

45

14

29

43

16

27

39

66

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

12

15

11

17

15

21

36

27 KAB. SAMPANG

11

10

19

28 KAB. PAMEKASAN

12

10

15

24

0
5

12

18

7 KAB. MALANG
8 KAB. LUMAJANG
9 KAB. JEMBER

16 KAB. MOJOKERTO

24 KAB. LAMONGAN

29 KAB. SUMENEP
30 KOTA KEDIRI

13

59

75

31 KOTA BLITAR

19

24

32 KOTA MALANG

17

43

73

12

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

19

18

36 KOTA MADIUN

13

18

31

68

102

10

22

32

12

24

29

55

84

16

17

33

10

14

17

10

16

14

24

38

11

14

46

60

23

13

36

41

61

102

15

17

37 KOTA SURABAYA

200

163

363

146

38 KOTA BATU

12

17

12

14

17

31

224

680

1,144

256

170

591

90

30

123

560

871

1,833

117

143

438

JUMLAH RUMAH SAKIT


Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 78.3
JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN LAIN
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA TEKNISI MEDIS
NO

KABUPATEN/KOTA

ANALIS LAB.

TEM & P.RONTG

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

10

FISIOTERAPIS

JUMLAH

P.ANESTESI
L+P

L+P

11 = 9+10 12 = 3+6+9 13 = 4+7+10 14 = 5+8+11

L+P

15

16

17 = 15+16

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

20

20

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

49

55

52

61

16 KAB. MOJOKERTO
17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

10

11

23

34

11

23

34

37 KOTA SURABAYA

134

134

11

38 KOTA BATU

31

105

289

14

39

112

304

19

36 KOTA MADIUN

JUMLAH SARKES LAIN


Sumber:

- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 78.4
JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA TEKNISI MEDIS
NO

KABUPATEN/KOTA

ANALIS LAB.

TEM & P.RONTG

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

10

FISIOTERAPIS

JUMLAH

P.ANESTESI
L+P

L+P

11 = 9+10 12 = 3+6+9 13 = 4+7+10 14 = 5+8+11

L+P

15

16

17 = 15+16

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO

17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

38 KOTA BATU

JUMLAH DIKNAKES

10

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 78.5
JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012
TENAGA TEKNISI MEDIS
NO

KABUPATEN/KOTA

ANALIS LAB.

TEM & P.RONTG

L+P

L+P

5 = 3+4

8 = 6+7

10

FISIOTERAPIS

JUMLAH

P.ANESTESI
L+P

L+P

11 = 9+10 12 = 3+6+9 13 = 4+7+10 14 = 5+8+11

L+P

16

17 = 15+16

1 KAB. PACITAN

2 KAB. PONOROGO

3 KAB. TRENGGALEK

4 KAB. TULUNGAGUNG

5 KAB. BLITAR

6 KAB. KEDIRI

L
15

7 KAB. MALANG

8 KAB. LUMAJANG

9 KAB. JEMBER

10 KAB. BANYUWANGI

11 KAB. BONDOWOSO

12 KAB. SITUBONDO

13 KAB. PROBOLINGGO

14 KAB. PASURUAN

15 KAB. SIDOARJO

16 KAB. MOJOKERTO
17 KAB. JOMBANG

18 KAB. NGANJUK

19 KAB. MADIUN

20 KAB. MAGETAN

21 KAB. NGAWI

22 KAB. BOJONEGORO

23 KAB. TUBAN

24 KAB. LAMONGAN

25 KAB. GRESIK

26 KAB. BANGKALAN

27 KAB. SAMPANG

28 KAB. PAMEKASAN

29 KAB. SUMENEP

30 KOTA KEDIRI

31 KOTA BLITAR

32 KOTA MALANG

33 KOTA PROBOLINGGO

34 KOTA PASURUAN

35 KOTA MOJOKERTO

36 KOTA MADIUN

37 KOTA SURABAYA

38 KOTA BATU

JUMLAH DINKES

10

28

41

12

32

50

Sumber:
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

LAMPIRAN 79
ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
PROVINSI JAWA TIMUR
TAHUN 2012

NO

SUMBER BIAYA

ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN


Rupiah

ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER:


1

APBD KAB/KOTA
A. RUMAH SAKIT

2,831,785,134,377

a. Belanja Langsung
b. Belanja Tidak Langsung

705,230,455,377

B. DINAS KESEHATAN

2,940,052,161,016

a. Belanja Langsung

1,497,984,557,993

b. Belanja Tidak Langsung

1,442,067,603,023

APBD PROVINSI (Dinas Kesehatan Provinsi, 5 RS Provinsi dan 9


UPT BLUD)
a. Belanja Langsung

22.13

398,330,734,701

APBN

1,593,132,487,000

a. Dana Dekonsentrasi

16.78

34,268,484,000

b. Tugas Pembantuan (TP)

448,900,000,000

c. Jamkesmas Dasar

146,942,033,000

d. Jamkesmas Rujukan / PPK Lanjutan

687,314,533,000

e. Jaminan Persalinan (Jampersal)

191,912,362,000

f. Bantuan Operasional Kesehatan (BOK)


4

2,101,655,604,311

30.96

1,703,324,869,610

b. Belanja Tidak Langsung


3

29.82

2,126,554,679,000

83,795,075,000

BANTUAN LUAR NEGERI (BLN)

28,650,993,074

0.30

TOTAL ANGGARAN KESEHATAN

9,495,276,379,778

100.00

APBD KESEHATAN KAB/KOTA & PROVINSI

7,873,492,899,704

82.92

TOTAL APBD KAB/KOTA

53,344,626,102,853

APBD KESEHATAN KAB/KOTA

5,771,837,295,393

TOTAL APBD PROVINSI

16,007,745,522,749

APBD KESEHATAN PROVINSI

2,101,655,604,311

ANGGARAN KESEHATAN KAB/KOTA PERKAPITA

249,528.00

Sumber:
- Laporan Sub Bagian Penyusunan Program Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2012
- Profil Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2012, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Tahun 2013

10.82

13.13