Anda di halaman 1dari 5

BAB IV

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN


IV.1. Hasil Pengamatan
Pengujian dilakukan oleh 1 operator pada sampel Campuran Pelumas Penztar 2T 80%
dan biodiesel 20% 80% dan biodiesel 20% sebanyak 2 kali pengamatan (Repeat Ability) dan
pengujian dilakukan oleh 2 operator yang berbeda pada sampel sebanyak 2 kali pengamatan
(Reproduce Ability) dengan kondisi operasi yang sama. Pengambilan data percobaan pada
sampel Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% dilakukan setiap penurunan
suhu 2
o
C. asil pengamatan sampel Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20%
dapat dilihat Tabel IV.1.1 dan Tabel IV.1.2
Tabel IV.1.1 asil Pengamatan Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% 80%
dan biodiesel 20% !Repeatability" pada t
0
#$0%C
Suhu
(!
Pengamatan 1 Pengamatan 2
"a#tu (s! $ete%angan "a#tu (s! $ete%angan
$0 0 &engalir 0 &engalir
28 20 &engalir 1' &engalir
2( 28 &engalir 2' &engalir
2' $1 &engalir 28 &engalir
22 ') &engalir '$ &engalir
20 )1 &engalir '8 &engalir
18 *1 &engalir (2 &engalir
1( 11* &engalir ($ &engalir
1' 12$ &engalir 10) &engalir
12 1*( &engalir 110 &engalir
10 21$ &engalir 112 &engalir
8 2(1 &engalir 1*$ &engalir
( $$) &engalir $08 &engalir
' )(1 Cloud $*' &asih &engalir
2 811 &asih &engalir )0' Cloud
0 11+8 Pour (18 &asih &engalir
,2 1201 -reeze ($( Pour
,$ +'$ -reeze
./,1
BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
Tabel IV.I.2. asil Pengamatan Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% 2T
80% dan biodiesel 20% (Reproduce) pada t
0
#$0%C
Suhu
(!
Pengamatan 1 Pengamatan 2
"a#tu (s! $ete%angan "a#tu (s! $ete%angan
$0 0 &engalir 0 &engalir
28 2$ &engalir 18 &engalir
2( '1 &engalir 2$ &engalir
2' )2 &engalir $0 &engalir
22 )' &engalir $2 &engalir
20 (8 &engalir $) &engalir
18 10' &engalir $8 &engalir
1( 12$ &engalir '( &engalir
1' 1(2 &engalir )1 &engalir
12 21$ &engalir )+ &engalir
10 228 &engalir () &engalir
8 $01 &engalir *) &engalir
( $*( &engalir 8+ &engalir
' '20 &asih &engalir 10( &asih &engalir
2 '(' Cluod 1$1 Cloud
0 )(8 Pour 221 Cloud
,2 (*) &ulai &embeku 2(' Pour
,$ *20 -reeze $1) &ulai &embeku
,' $+' -reeze
0ari hasil pengamatan pour point dengan menggunakan sampel Campuran Pelumas
Penztar 2T 80% dan biodiesel 20%1 dapat dilihat pada pengamatan repeatability bah2a
sampel tidak mengalir (freeze point) yaitu pada temperatur ,2%C pada pengamatan .
sedangkan pada pengamatan .. yaitu ,$%C dengan nilai pour point pada pengamatan . yaitu
0%C dan pada pengamatan .. yaitu ,2%C. 3edangkan pada pengamatan reproducibility, sampel
tidak mengalir (freeze point) yaitu pada temperatur ,,$%C pengamatan . dan pengamatan ..
yaitu ,'%C dengan nilai pour point pada pengamatan . yaitu 0%C dan pada pengamatan .. yaitu
,2%C. Percobaan repeatability dan reproducibility ini berdasarkan 43T& 0+*,0( untuk
pengujian pour point secara manual (IP, 1997).
5erdasarkan spesi6ikasi yang dikeluarkan oleh Penzstar menurut 43T& 0,+* untuk
uji nilai pour point secara manual1 nilai pour point Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan
biodiesel 20% adalah ,+7C. 3edangkan nilai pour point percobaan ini adalah 0%C sampai ,2%C.
LABORATORIUM TEKNIK PEMBAKARAN
PROGRAM STUDI DIII TEKNIK KIMIA
FTI-ITS SURABAYA
./,2


BAB IV HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN
al ini tidak sesuai dengan spesi6ikasi yang dikeluarkan oleh Penzstar. 8etidaksesuaian ini
dapat terjadi sampel yang digunakan merupakan campuran dari pelumas Penztar dengan
biodiesel sehingga untuk mencapai pour point sebesar ,+7C tidak dapat tercapai.
IV.2. Hasil Pe%hitungan
9ntuk mendapatkan nilai pour point dari sampel Campuran Pelumas Penztar 2T 80%
dan biodiesel 20%1 yaitu dengan cara menghitung selisih nilai pour point pengamatan . dan ..
pada Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% sehingga didapatkan nilai
repeatability dan reproducibility hasilnya dapat dilihat pada Tabel IV.2.1 dan IV.2.2 berikut.
Tabel IV.2.1 :ilai Pour Point pada Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20%
(Repeatability)
3ampel
Pour Point
3elisih 8eterangan
Pengamatan
.
Pengamatan
..
Campuran
Pelumas
Penztar 2T
80% dan
biodiesel
20%
0%C ,2%C ,2%C 3esuai
0ari Tabel IV.2.1 di atas menunjukkan pengamatan repeatability nilai pour point
sampel Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% pada pengamatan . sebesar
0
%
C dan pada pengamatan .. sebesar ,2%C. asil tersebut sesuai dengan literatur standar
43T& 0+*;0( yang menyebutkan selisih antara nilai pour point tidak melebihi $
%
C (IP, 1997).
Tabel IV.2.2 :ilai Pour Point pada 3ampel Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan
biodiesel 20% (Reproduce)
3ampel
Pour Point
3elisih 8eterangan
Pengamatan
.
Pengamatan
..
Campuran
Pelumas
Penztar 2T
80% dan
biodiesel
20%
0%C ,2%C ,2%C 3esuai
LABORATORIUM TEKNIK PEMBAKARAN
PROGRAM STUDI DIII TEKNIK KIMIA
FTI-ITS SURABAYA
./,$
BAB IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
0ari Tabel IV.2.2 di atas menunjukkan pengamatan reproducibility nilai pour point
sampel Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% pada pengamatan . sebesar
0
%
C dan pada pengamatan .. sebesar ,2%C. asil tersebut sesuai dengan literatur standar
43T& 0+*;0( yang menyebutkan selisih antara nilai pour point tidak melebihi $
o
C (IP, 1997).
IV.& G%a'i# (an Pembahasan
Tujuan percobaan dari praktikum pour point adalah untuk mengukur dan menetapkan
pour point dari Campuran Pelumas Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% dengan menggunakan
metode 43T& 0+*,0( secara manual.
G%a'i# IV.&.1 ubungan antara Penurunan 3uhu dengan <aktu Pada Campuran Pelumas
Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% !Repeatability" pada t
0
#$0%C
LABORATORIUM TEKNIK PEMBAKARAN
PROGRAM STUDI DIII TEKNIK KIMIA
FTI-ITS SURABAYA
./,'


BAB IV HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN
G%a'i# IV.&.2 ubungan antara Penurunan 3uhu dengan <aktu Pada Campuran Pelumas
Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% !Reproduceatability" pada t
0
#$0%C
3emakin lama 2aktu pendinginan maka temperatur sampel Campuran Pelumas
Penztar 2T 80% dan biodiesel 20% akan semakin menurun. 9ntuk mengetahui kecepatan
pendinginan1 pour point dan freeze point dalam sampel dapat dilihat pada gra6ik hubungan
antara suhu dan lama 2aktu pendinginan yaitu pada g%a'i# IV.&.1 dan IV.&.2.
LABORATORIUM TEKNIK PEMBAKARAN
PROGRAM STUDI DIII TEKNIK KIMIA
FTI-ITS SURABAYA
./,)