Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH PLH

PENANAMAN CABAI

oleh :
Muhammad Rafi A
Muhammad Akmal S. N
Nur Fara Arizka
Immaniar Stefanie T

Kelas : XII Science 4

SMA NEGERI 17 BANDUNG
2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
karunianya sehingga makalah ini dapat di selesaikan. Dalam makalah ini kami pengambil contoh
tanaman cabai. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas-tugas pada mata pelajaran PLH tahun
pelajaran 2012/2013.


Tujuan
Dari judul makalah ini Saya mengambil tujuannya yakni untuk mendapatkan nilai
pelajaran PLH dari hasil makalah yang saya buat serta untuk memberitahukan kepada khalayak
ramai tentang tata cara menanam yang baik dan bagai mana langkah -langkah yang tepat untuk
menanam cabe

Manfaat
Tujuan makalah ini dibuat adalah sebagai informasi dari Saya untuk masyarakat ramai
tentang tanaman cabe rawit, juga sebagai bahan belajar bagi siswa/I yang ingin belajar tentang
tanaman cabe rawit. Saya sendiri juga menjadikan makalah ini sebagai bahan belajar Saya untuk
melakukan bercocok tanam dan lain sebagainya. Mungkin hanya itu yang menurut saya manfaat
dari makalah yang saya buat ini, terima kasih sudah membaca makalah ini.








Proses penanaman cabai selama 2 bulan :
1. Pemilihan bibit cabe :
Untuk memilih bibit cabe yang tepat, kelompok kami menentukan jenis cabe yang akan ditanam,
yaitu cabe rawit, kemudian dikupas untuk diambil bijinya. Biji cabe yang sudah dipilah dari
kulitnya kemudian di jemur dibawah terik sinar matahari hingga kering.











Hal tersebut dilakukan pada tanggal :
2. Penanaman cabe
Masa penanaman cabe yang tepat adalah ketika kadar curah hujan yang tidak terlalu tinggi,
namun bukan musim kemarau. Setelah itu pastikan pemilihan bibit dari semaian dan masukkan
kelubang yang telah diperiapkan sebelumnya. Lubang yang telah terisi bibit cabe kemudian
ditutup, bila hujan tidak datang, maka bibit cabe yang sudah ditanam sebaiknya disiram secara
rutin pada pagi atau sore hari.






3. Pemupukan tanaman cabe
Setelah tanaman cabe berumur 2 minggu, maka proses pemupukan sudah dapat dilakukan.
Adapun pupuk yang diberikan adalah campuran dari TPS dan Urea secukupnya pada setiap
batang cabe dengan cara pupuk yang diletakkan dari batang tanaman adalah sekitar 5-10 cm.
Selain itu pupuk juga bisa dicampur dengan kompos yang berasal dari kotoran ayam dan juga
dari kotoran hewan lainnya.







Tanaman cabai rawit berumur 2 minggu panjangnya sekitar 5 cm
4. Perawatan tanaman cabe
Perawatan tanaman cabe harus tetap diperhatikan, seperti penyiraman tanaman jika curah hujan
kurang, selain itu gulma pada lahan juga harus secara rutin dibersihkan. Hal lainnya yang harus
dilakukan adalah melakukan penyemprotan pestisida secara rutin sesuai dengan anjuran.






Tanaman cabai berumur 1 bulan panjangnya sekitar 20-30 cm
5. Pemanenan
Lakukan pemanenan buah cabe dengan cara memetik buah yang telah masak dan segar. Buah
cabe yang sudah dipetik sebaiknya dimasukkan didalam kemasan atau wadah yang memiliki
aliran sirkulasi udara yang sesuai. Hal ini dimaksudkan agar buah cabe yang dipetik tidka mudah
busuk.

















KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa cabe rawit memiliki peluang
untuk dikembangkan dengan membudidayakannya secara benar dan tepat sehingga diperoleh
hasil yang memuaskan.
Saran
Membudidayakan cabe rawit haruslah memperhatikan tahapan-tahapannya dengan benar
dan tepat.