Anda di halaman 1dari 24

1.

DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
SISTEM DESALINATION.
Gama! ". Sistem Desalination Plant PLTGU #ile$on.
". Istila% &istila% 'a(a MS).
Sebelum memahami sistem desal ada baiknya kita mengenal istilah istilah pada
MSF (Multi-Stage Flash).
Blowdown : Air laut yang meninggalkan sistem setelah menjadi
tinggi konsentrasinya akibat penguapan.
ondensate : Air kondensat dari uap pemanas yang disalurkan
ke Brine !eater
ondenser : Bagian tempat kondensasi pada setiap stage dari
e"aporator diatas #emister dan tray kondensasi$
dimana terjadi kondensasi.
ondu%ti"ity : #aya hantar listrik dari air laut$ brine$ distilate dll.
Ada hubungan khusus antara %ondu%ti"ity dan &#S
(&otal #issol"ed Solid). 'arenanya dengan
mengukur %ondu%ti"ity$ &#S dari %airan dapat
dimonitor sebagai pengganti analisa sample di
labor.
#emister : (eralatan untuk menjaga agar titik-titik air laut ti-
dak terbawa (arry o"er) bersama uap dalam
Udj/Unj/04-2006
1
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
)"aporator. Bahannya dibuat dari material tahan
korosi.
#esuperheater : Suatu spray no**le yang terpasang pada pipa uap
ke Brine !eater. Air pendingin dipan%arkan
kedalam uap melalui no**le untuk menurunkan
temperaturnya.
#istilate : Air distilat hasil kondensasi uap pada tiap-tiap
stage yang ditampung dalam tray
Flash : (enguapan seketika$ yang terjadi ketika li+uid diberi
pengurangan tekanan.
Flash %hamber : Bagian dari e"aporator tempat air terkondensasi$
dibawah distillate tray dan demister dimana air laut
mengalir dan menguap.
!eat input se%tion : Bagian dari penukar panas dalam sistem desalinasi$
ia adalah brine heater dimana panas dari luar
diberikan ke air laut.
!eat re%o"ery se%tion : Bagian dari penukar panas dalam sistem desalinasi$
ia adalah e"aporator dimana air laut dipanaskan
oleh sumber internal disebabkan uap yang
dihasilkan air lut.
Ma,imum brine tem- : lihat -&op brine temperature.
perature
(er/orman%e ratio : 0atio antara sejumlah air hasil (produ%t) terhadap
uap pemanas yang masuk brine heater dengan
beratnya$ atau ratio sejumlah air hasil terhadap
total uap yang di pakai pada unit desalinasi
S%ale : )ndapan garam dari air laut1brine yang menempel1
melekat pada pipa penukar panas. 'erak
mempengaruhi rate dari penukar panas dalam
brine heater atau e"aporator.
Shell side : 0uangan atau konstruksi diluar pipa pemindah
panas dari e"aporator atau stage.
Stage : Bagian dari e"eporator yang terdiri atar /lash %ham-
ber$ %ondenser$ distilate tray$ demister dll.
&#S (&otal #issol"ed : &otal *at padat yang terlarut dalam air laut$ brine$
Solid) air distilat$ air kondensat dll. (Bandingkan dengan
%ondu%ti"ity)
&op brine temperature : temperatur air laut pada outlet brine heater atau
inlet tingkat pertama. 2ni adalah temperatur air laut
tertinggi dalam sistem. #imana penguapan dimulai.
&ube side : Suatu ruang dibagian dalam pipa penukar panas
dari brine heater dan e"aporator$ atau sering
menunjuk kepada laluan air laut termasuk tubes$
water bo,es dan penghubung pipa kerja.
3apour : uap yang dihasilkan dari air laut yang menguap
dalam /lash %hamber. 4mumnya kata -"apour.
Udj/Unj/04-2006
2
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
menga%u pada apa yang dihasilkan dalam
e"aporator dan -steam. dipasok dari sumber luar.
*. Kom'onen Kom'onen Sistem Desalination.
Sebuah desalination unit terdiri dari satu /lash e"aporator$ satu brine heater$satu
"enting system$ satu %hemi%al inje%tion system$ pompa dan motor$ pipa dan /itting
instrumentation dan %ontrol dlsb.
Sebuah on-load sponge ball %leaning system dan o//-load a%id %leaning system
untuk membuang s%ale (kerak) yang berakumulasi dalam tube penukar kalor
diberikan.
#esalination plant digunakan untuk membuat air tawar (distilat) dari air laut.
#esalination (lant terdiri komponen5 berikut :
Sirkit air laut
Sirkit blowdown air laut
(engolahan air laut
Sirkit distilat
Sirkit "enting
Sirkit ball %leaning
Sistem a%id %leaning
(eralatan bantu.
("). Si!+it Ai! La,t
Air laut digunakan sebagai media pendingin ondenser dan alat bantu$ tetap ia
juga dapat dijadikan -/resh water. untuk keperluan penambahan air kedalam
sirkit (6&4.
Air laut dipompa oleh Seawater /eed pump di water intake dan memasok air
laut ke #esalination (lant. Air laut mengalir dalam ondenser tube e"aporator.
Sebagian ke%il dari air laut pada inlet e"aporator ini di%abangkan dan
digunakan sebagai air pendingin untuk )je%tor ondenser. Aliran air laut
dikendalikan oleh Flow ontrol 3al"e yang dipasang pada inlet )"aporator.
Air laut kemudian mengalir melalui tingkat demi tingkat sambil dipanasi oleh
3apour ondensing disetiap stage %ondenser. Selanjutnya dipanasi oleh brine
heater sampai men%apai temperatur yang ditetentukan. Air laut sekarang
memasuki Flash %hamber tingkat pertama$ tekanan dipertahankan sedikit lebih
rendah dari tekanan jenuhnya. 7leh karena itu$ air laut akan menguap ketika
memasuki /lash %hamber tingkat pertama.
&ingkat kedua mempunyai tekanan yang sedikit lebih rendah dari tingkat
pertama. Air laut (brine) memasuki setiap tingkat melalui ori/i%e sehingga ada
perbedaan tekanan diantara stage. Air laut akan menguap lagi sesuai dengan
pengurangan temperatur sesuai dengan tekanan jenuhnya. Air laut mengalir
melalui tingkat5 selanjutnya dan menguap sampai keluar tingkat terakhir.
Udj/Unj/04-2006
3
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
#esalination (lant dengan banyak /lash e"aporator ini disebut MSF (Multi-
Stage Flash)
Brine !eater adalah penukar kalor berbentuk %ylindi%al shell dengan tube tegak
lurus yang dipasang berdekatan dengan e"aporator tingkat pertama dalam
jalur air laut.
Brine !eater dipasok dengan uap pemanas$ dari au, steam power plant untuk
memanasi air laut yang melewatinya.
8umlah uap pemanasnya dikendalikan oleh temperature %ontrol "al"e sehingga
temperatur air laut meninggalkan brine heater dapat dipertahankan konstan
pada harga yang ditentukan.
(*). Si!+it -!ine -lo.(o.n
#ari tingkat terakhir air laut dikeluarkan oleh Brine Blowdown (ump dan
dibuang ke tempat keluar air laut. 8umlah dari blowdown ini se%ara otomatis
diatur oleh le"el air pada tingkat terakhir.
(/). Pen$ola%an Ai! La,t.
(ada #esalination plant ini dilengkapi dengan sistem injeksi kimia untuk
pengolahan air laut. Sistem pengolahan ini terdiri dari satu hemi%al tank
(tangki kimia) dengan sebuah mi,er$ %hemi%al inje%tion pump$ pemipaan$
instrumentasi dan kontrol. Merpakan sebuah skid.
'apasitas kerja tangki kimia lebih dari 9 hari$ dipasok dengan ser"i%e water
dihubungkan ke pun%ak bejana. Bahan kimia yang dipasok dalam drum
dimasukkan kedalam tangki lewat lubang diatas tangki. Mi,er yang digerakan
oleh listrik akan melarutkan bahan kimia kedalam air. 6arutan ini kemudian
ditarik dan diinjeksikan oleh #iaphragm displa%ement pump ke jalur air laut.
Besarnya aliran larutan se%ara otomatis dikontrol pada pompa dengan
menggunakan stroke %ontroller yang mana sinyal dari air laut yang ditrans/er
lewat 0atio setting Station.
#ua bahan kimia yang dipergunakan dan di%ampur serta dien%erkan didalam
tangki :
a. Anti S0ale #%emi0al (+imia anti +e!a+)

Bahan kimia anti kerak ini digunakan untuk menghalangi deposit kerak dalam
tube-tube pemindah kalor pada brine heater dan e"aporator. #iantara
pilihannya adalah : belgard )3:$ produk dari Biolab (4') 1 atau '-;;<$ satu
produk dari 'A7 (8epang) ditetapkan untuk digunakan dalam #esalination
(lant ini.
Udj/Unj/04-2006
4
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
. Anti )oam A$ent ( a%an anti ,sa)
Bahan anti busa ini digunakan untuk mengurangi pembusaan air laut ketika
berada dalam Flash )"aporator hamber.
(engendalian pembusaan ini menjamin tidak adanya brine %arry-o"er yang
dapat men%emari produk air distilat.
(emilihan $ Belite M=$ produk dari Biolab (4') ditertapkan untuk digunakan
dalam #esalination (lant ini.
(1). Si!+it Distilat
Sebagaimana disebutkan diatas$ air laut akan menguap (/lash) berulang-ulang
didalam stage dan melepaskan uapnya. 4ap dari setiap stage dimasukan
kedalam %ondenser se%tion$ didinginkan oleh air laut yang melewati %ondenser
tube$ dan mengembun membentuk air distilat. Air distilat pada setiap tingkat
dikumpulkan dalam #istillate &ray yang dipasang dibawah bundel tube
%ondenser. 'emudian mengalir kedalam #istillate &rough (palung) yang mana
adalah berupa re%tangular du%t (du%t berbentuk segiempat panjang)
sepanjang e"aporator dibawah distillate tray dan dikoneksi kesetiap stage
#istillate &ray melalui sebuah lubang. (ada akhir dari stage$ trough dikoneksi
ke sebuah kotak yang disebut #istillate 7utlet Bo,.
Air distilat yang dikumpulkan dalam #istillate 7utlet bo,$ ditarik1dikeluarkan
oleh #istillate (ump. Besarnya aliran air distilat se%ara otomatis dikontrol
sesuai dengan besarnya produk dengan jalan le"el %ontrol dalam #istillate
7utlet Bo,.
8alur keluar air distilat dan juga jalur per%abangannya dilengkapi dengan
pneumati% "al"e. #aya hantar dari air distilat se%ara kontinyu dimonitor dan
sinyal kondukti"ity yang tinggi akan menswit%h (merubah posisi saklar) dan
katup akan membuang produk tersebut. Air distilat didistribusikan ke raw water
storage tank.
(2) Sistem Kon(ensat (an ,a'
4ap dengan tekanan rendah dipasok ke desalination plant dari jalur uap bantu
(au, steam line) power plant. 4ap yang digunakan mempunyai dua tujuan yaitu
memanaskan iar laut dalam brine heater dan menggerakan eje%tor.
a. Ua' 'emanas +e !ine %eate!
Besarnya uap yang mengalir ke brine heater dikendalikan oleh temperatur
ontrol 3al"e untuk mempertahankan temperatur keluar brine heater pada nilai
yang ditentukan.
Udj/Unj/04-2006
5
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Selanjutnya$ pada inlet dari brine heater$ uap diturunkan temperaturnya
(desuperheated) dengan menginjeksikan air kondensat untuk men%egah
terbentuknya kerak dalam tube pemindah kalor. 'emudian uap dimasukan
kedalam Brine !eater Shell dimana ia akan memanasi air laut dan uap akan
mengembun.
. Si!+it +emali ai! +on(ensat
Air kondensat hasil pengembunan uap pemanas$ dikumpulkan didalam hotwell
yang ditempatkan dibawah !eater Shell$ dan dikeluarkan oleh ondensate
(ump. Besarnya aliran air kondensat dikendalikan se%ara otomatis sesuai
dengan besarnya jumlah aliran uap dan le"el kondensat didalam hotwell. 8alur
keluar dari ondensate pump dipasangi katup dan kondensat yang ter%emar $
ketika terdeteksi oleh alat ukur kondukti"ity$ se%ara otomatis akan di drain. Air
kondensat yang berkwalitas baik$ dikembalikan ke ondensate >ater &ank. Air
kondensat keluar ondensat pump didinginkan oleh air laut melalui #rain
ooler.
0. Ua' 'en$$e!a+ E3e0to!
4ap bantu juga digunakan untuk penggerak )je%tor. 4ap melalui )je%tor
:o**le dan keluar bersama gas yang dihisap (su%ked "apour) masuk kedalam
)je%tor ooler (inter 1 a/ter %ondenser) dan mengembun.
Air 'ondensat dari 2nter ondenser ditarik oleh perbedaan tekanan$ ke Flash
hamber dari )"aporator tingkat terakhir. Air kondensat dari A/ter ondenser$
dibuang ke sistem drain$
(4). Si!+it 5entin$
4ntuk sederetan %ondenser didalam )"aporator dan brine heater$ adalah
penting untuk membuang non-%ondensabel gas (:?) untuk mempertahankan
unjuk kerja perpindahan kalor yang baik. :? yang mun%ul didalam
)"aporator$ adalah udara dan 7,ygen (75) yang larut dan dilepaskan oleh air
laut. arbon dio,ide (75) yang dilepaskan oleh penguraian panas komposisi
air laut dan juga kebo%oran udara kedalam "essel. 4ntuk membuang gas-gas
ini$ sistem "enting se%ara kontinyu terbuka sewaktu plant beroperasi.
(a) alat 6entin$
Alat "enting terdiri dari dua tingkat )je%tor dan dikombinasikan dengan )je%tor
ondenser yang tersusun dari 2nter %ondenser dan a/ter %ondenser. #alam
satu shell. )je%tor-eje%tor dipasok dengan uap bantu.
?as dihisap dan ditekan oleh )je%tor tingkat pertama lalu dimasukan kedalam
2nter ondenser. 4ap yang menyertai gas mengembun dibawah kondisi
"a%uum. 3ent dari tingkat @$5 dan = se%ara langsung dimasukan kedalam
%ondenser.
Udj/Unj/04-2006
6
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
:? berkumpul didalam inter %ondenser dan kemudian dikeluarkan dan
ditekan oleh )je%tor tingkat kedua$ lalu dibuang ke atmos/ir melalui a/ter
%ondenser.
Air laut pendingin untuk )je%tor ondenser diambil dari per%abangan jalur air
laut pada inlet )"aporator.
() 5entin$ (a!i E6a'o!ato! (an -!ine Heate!
'etika air laut dipanasi dan menguap$ ia membebaskan sejumlah arbon
#io,ide karena penguraian oleh panas. 'arena itulah )"aporator tingkat @ dan
tingkat 5 se%ara langsung di "enting ke inter %ondenser.
&ingkat A sampai tingkat = di "enting se%ara kaskada melalui stage %ondenser
dan tingkat = di"enting ke inter %ondenser. &ingkat ke B sampai ke tingkat ke
@A juga di"enting se%ara kaskade dan tingkat ke @Anya di "enting ke tingkat 5<
(terakhir).
&ingkat ke @C sampai tingkat ke 5< juga di"enting se%ara kaskade sedang
tingkat terakhir di"enting ke )j%tor tingkat pertama.
Brine !eater juga di"enting melalui sistem "enting )"aporator.
(7). Si!+it -all #leanin$
Sistem pembersihan dengan menggunakan sponge ball (bola spons) diberikan
untuk membersihkan tube-tube pemindah kalor dari )"aporator dan Brine
!eater sementara plant dalam pelayanan.
Sistem ball %leaning dibahas tersendiri.
(8). Sistem A0i( #leanin$
#engan dosing s%ale inhibitor (penghambat kerak) dan operasi yang baik dari
ball %leaning dan a%id %leaning$ maka desalination plant dapat
mempertahankan unjuk kerja perpindahan kalornya.
Sistem A%id %leaning dibahas tersendiri.
("9). Alat:alat ant,
(a) Pe!a'at (sealin$) 'om'a (an ai! 'en(in$in
ser"i%e water dipasok ke See water Feed (ump$ #istillate (ump dan Brine
Blowdown (ump untuk perapat porosnya. 2a juga dipakai untuk ja%ket %ooling
dari ondensate (ump.4ntuk perapat poros ondensate (ump$ sebagian ke%il
dari air demineral dipasok kepadanya.perapat poros #istillate (ump dan
ondensate (ump dikerjakan oleh air keluaran pompa itu sendiri.
() Ai! 'enama% +e 0%emi0al tan+
Udj/Unj/04-2006
7
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Sewaktu desalination beroperasi$ air distilat di%abangkan dan dipasok kedalam
hemi%al tank untuk membuat larutan. 4ntuk membuat larutan awal$ ser"i%e
water di%abangkan dan dipasok kedalam %hemi%al tank.
(0) A0i( #leanin$ Unit
Air distilat dipasok ke A%id leaning &ank untuk mengen%erkan hydro%hlori%
a%id untuk digunakan sebagai pembersih.
(() Sa;et< S%o.e! (an E<e =as%e!
(otable water (air minum) dipasok ke Sa/ety Shower dan )ye >asher untuk
membersihkan *at kimia.
(e) Pen$a.etan E6a'o!ato! ,nt,+ s%,t(o.n <an$ lama
Sebelum shutdown yang lama$ gas nitrogen (:5) harus diisikan kedalam shell
)"porator sehingga dapat men%egah korosi.
*." Kom'onen Utama Desalination Plant.
E6a'o!ato!
- 0e%o"ery inlet temperature D AB.;
o

- last stage temperature D AB.;


o

- ooling seawater at heat reje%tion inlet D AA


o

- ooling seawater at heat reje%tion outlet D AB.;


o

-!ine Heate!
- Au,iliary steam D 5< kg1%m5.?
- B1! steam %ondensate D @<< o
- B1! shell steam D @<< o
-lo.(o.n P,m'
Distillate P,m'
- #istillate water D A9.= o
- #istillate water D @A@.5; mA1h
- ondu%ti"ity D A= ES1%m
#on(ensate P,m'
- brine heater %ondensate D @F.@C mA1h
-!ine Re0i!0,lation P,m'
- 0e%ir%ulation brine D @;9< mA1h
- 0e%ir%ulation brine at B1! outlet D B<
o

- 0e%ir%ulation brine at B1! inlet D =C


o

- 0e%ir%ulation brine at heat D AB.;


o

Udj/Unj/04-2006
8
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Sea.ate! S,''l< P,m'
- Seawater supply D @;=9 mA1h
- seawater supply D A.; kg1%m5.?
- make-up water D C<< mA1h
E3e0to! tin$+at " (an * > Ho$$in$ (Sta!tin$) E3e0to!
- )je%tor steam D =<< kg1h
E3e0to! #on(ense!
D!ain #oole!
Pol<'%os'%ate In3e0tion P,m'
Pol<'%os'%ate (anti:s0ale) Tan+
- anti-s%ale %hemi%al le"el D @A$B mm
Anti:;oam In3e0tion P,m'
Anti:;oam Tan+
- anti-/oam %hemi%al le"el D @<$F mm
Des,'e!%eate!
- !eating steam a/ter #esuperheater D @<< o
- Au,iliary steam D 5C; o
*.* Kom'onen -ant,.
A0i(:0leanin$ Installation (tan$+i? 'om'a? selan$).
-all:0leanin$ Installation ('om'a? all 0olle0to!? 5:Pie0e? all st!aine!)
Isolation 5al6e (an #ont!ol 5al6e
)ilte!
Udj/Unj/04-2006
9
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
/. Ma0am Jenis Sistem MS).
Ada dua ma%am Sistem #esalination (lant yaitu :
@. 7ne &hrough Multiple Stage Flash (MSF) )"aporator
5. Brine 0e%ir%ulation Multiple Stage Flash (MSF) )"aporator
/." One T%!o,$% M,lti'le Sta$e )las% ( MS) ) E6a'o!ato!.
Gama! *.
Air laut dipompakan 0e 4nit #esal masuk kedalam tube-tube kondensor e"aporator$
mengkondensasikan uap yang dihasilkan dalam tiap stage$ sementara air laut tersebut
dipanaskan oleh panas laten dari uap pemanas dalam Brine !eater.
Air laut kemudian masuk keruang penguap pertama (First stage /lash %hamber)$
sebagaian air laur menguap dan sebagian meneruskan ke ruang berikutnya sampai ke
ruang terakhir (6ast stage /lash %hamber)$ terus bloSutlown$ atau disirkulasikan lagi.
Sebagian air laut digunakan sebagai air pendingin untuk ejektor kondensor.
4ap air laut dalam /lash %hamber akan tersaring oleh demister dan terkondensasi$
kemudian tertampung dalam tray kondensasi$ mengalir ke destilat tank untuk dialirkan
ke ser"i%e water tank melalui distilate water pump.
Udj/Unj/04-2006
10
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Sistem "enting terdiri atas ejektor dan kondenser$ yang menjaga "akum dalam
e"eporator untuk menghilangkan non %ondensable gasses dan untuk menguapkan
brine$ serta mengurangi akumulasi uap dalam e"aporator.
4ap pemanas yang masuk
ke Brine !eater diambil dari
au,iliary steam atau dari
bleed steam. (anas yang
diberikan kedalam Brine
!eater dikontrol oleh spray
desuperheaterG air yang
terkondensasi dikembalikan
ke sistem$ bila kualitasnya
memenuhi syarat.
4ntuk meningkatkan e/isiensi
panas$ maka sistem one
through ditingkatkan menjadi
sistem brine %ir%ulation$ yaitu
mengalirkan kembali air brine
yang masih panas dengan
pompa sirkulasi ke tingkat
berikutnya$ sedangkan
kepekatannya brine
dien%erkan oleh air make up.
4njuk kerja dari #esal dapat
dilihat dari gain1ratio antara
air distilat dan air kondensat$
sedangkan kualitashya dapat
dilihat dari total disol"e solid
atau %ondu%ti"ity air distilat.
ontoh 7ne &hrough MSF
)"aporator adalah
#esalination (lant Muara
'arang dan ilegon
ombined y%le. 'eduanya
sangat mirip. ?ambar
menunjukan #esali-nation
(lant kepunyaan ilegon
ombined y%le.
Udj/Unj/04-2006
11
:
o
.
<
@
:
o
.
5
<
F
l
a
s
h

)
"
a
p
o
r
a
t
o
r
#
r
a
i
n

o
o
l
e
r

o
n
d
e
n
s
a
t
e
(
u
m
p
6
(

S
t
e
a
m
S
u
p
p
l
y
B
r
i
n
e
!
e
a
t
e
r
B
r
i
n
e
B
l
o
w
d
o
w
n
(
u
m
p
#
i
s
t
i
l
l
a
t
e
(
u
m
p
M
o
d
u
l

:
o
.
5
M
o
d
u
l

:
o
.
@
S
e
a
w
a
t
e
r
S
u
p
p
l
y
#
i
s
t
i
l
l
a
t
e
>
a
t
e
r
S
e
a
w
a
t
e
r
#
i
s
%
h
a
r
g
e
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
/.* -!ine Re0i!0,lation M,lti'le Sta$e )las% ( MS) ) E6a'o!ato!.
Gama! /.
ini terdiri dari dua seksi )"aporator$ yaitu !eat 0e%o"ery Se%tion dan heat
0eje%tion Se%tion. Air laut yang dipasok ke !eat 0eje%tion se%tion )"aporator
no. 5<$ diteruskan ke no. @B dann @=. 'emudian dikembalikan ke no. 5< melalui
sebuh /ilter sel/ %leaning atau dibuang ke #is%harge ul"ert.
Selanjutnya dipompa oleh Brine 0e%ir%ulation (ump ke !eat 0e%o"ery Se%tion
)"aporator mulai dari tingkat ke @9 dan seterusnya sampai men%api tingkat no.@.
'eluar menuju Brine !eater$ mendapat pemanasan dari uap bantu setelah
temperaturnya diturunkan oleh desuperheater$ keluar menuju Ball Strainer
masuk kembali ke )"aporator no.@. selanjutnya menuju ke no. 5<. Air #istillate
yang dihasilkan akan ditrans/er oleh pompa #istillate ke penampung dan demikin
Udj/Unj/04-2006
12
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
juga air kondensat yang dihasilkan akan dipompa oleh (ompa 'ondensate.
ontoh Brine re%ir%ulation MSF )"aporator seperti pada desalination 4nit
Suralaya dibawah ini :
1. Pement,+an Ke!a+ 'a(a MS) (an Pen0e$a%ann<a.
1." Pement,+an @te!3a(in<a Ke!a+.
'etika air laut dipanasi$ menguap dan terkonsentrasi$ beberapa komponen yang
larut %enderung mengendap dan membentuk s%ale (kerak). 'erak ini
diklasi/ikasikan menjadi dua group$ yaitu hard s%ale (kerak keras) dan so/t s%ale
(kerak lunak). 'erak keras adalah non-alkaline s%ale misalnya %al%ium sulphate
sedang kerak lunak adalah alkaline s%ale misalnya : %al%ium %arbonate dan
magnesium hydro,ide.
1."." Ha!( S0ale ( Al0aline S0ale).
al%ium sulphates adalah larutan yang perlu dipertimbangkan adanya dalam air
laut. Ada enam bentuk kristal dari %al%ium sulphate$ tetapi hnya A buah yang
terdapat dalam larutan air yaitu : anhydrite aS7CG dihydrate (gypsum)
aS7C.5!57 dan hemihydrate ((laster o/ (aris) aS7C-@15!57.
(embentukan anhydrite s%ale jarang terjadi dibawah kondisi non-boiling. 2ni
disebabkan oleh laju anhydrite nu%leation yang lambat dimana ia perlu waktu
yang banyak untuk terjadinya pengendapan. 'arena itu$ jika air laut yang
diumpankan itu dipanasi diatas anhydrite limit$ s%ale mungkin tidak terbentuk jika
waktu pemanasannya singkat.
Berbeda dengan anhydrite$ dihydrate dan hemihydrate mengendap sangat %epat
ketika melebihi batas pengendapan. 7leh karena itu$ adalah tidak mungkin
mengoperasikan proses desalinasi diatas batas tersebut.
:on-alkaline s%ale tidak dapat dibuang dengan metoda a%id %leaning yang biasa.
2a dibuang dengan menggunakan )thylene #iamin &etra A%eti% A%id ()#&A)
atau me%hani%al %leaning.
Bi%arbonat bila dipanaskan dalam desalinasi akan terurai seperti reaksi
berikut.
5 !7A
-
75 H 7A
--
H !57 (@)
Selanjutnya :
a
HH
H 7A
--
a7A (5)
Udj/Unj/04-2006
13
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
7A
--
H 5 !
H
75 H !57 (A)
Mg
HH H
5 !7
H
Mg(7h)5 (C)
#ari reaksi diatas$ terjadilah kerak a7A dan Mg(7!)5 serta p! air naik.

Gama! 1 A -atas Pen$en(a'an (a!i #al0i,m S,l'%ate (#aSO1)
1.".* So;t S0ale. ( Non Al0aline S0ale ).
Alkaline s%ale terdiri dari %al%ium %arbonate$ a7A$ dan Magnesium hydo,ide
Mg(7!)5. komponen %al%ium %arbonate berada dekat dengan batas
pengendapan didalam air laut dan karenanya pengendapan terjadi sangat %epat
ketika air laut dipanasi atau dikonsentrasikan. (engendapan Magnesium
hydro,ide tergantung pada p! air$ yaitu p! yang tinggi dari air laut dengan
mengurai bi%arbonate ion se%ara panas.
dipanasi
a(!7A)5 -- a7A H 75 H !57
dipanasi
Mg(!7A)5 ---- Mg(7!)5 H 575
Udj/Unj/04-2006
14
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Alkaline s%ale dapat dengan mudah dibuang dengan melarutkannya dalam air yg
diasamkan$ yaitu a%id %leaning.
'erak non alkalin adalah aS7C yang dapat timbul dalam proses desalinasi.
a
HH
H soC
--
aS7
C


'erak ini timbul pada daerah temperatur tinggi dan konsentrasi brine tinggi.
6ihat gambar solubility o/ al%ium and Magnesium %ompound in water.
Udj/Unj/04-2006
15
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Udj/Unj/04-2006
16
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Gama! 2.
Udj/Unj/04-2006
17
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
1.* Pen0e$a%an Ke!a+.
1.*." In3e+asi -a%an Kimia.
(ada sistem #esalination (lant$ untuk men%egah terjadinya kerak diinjeksikan
bahan kimia yaitu anti s%ale pada sisi masuk air laut ke tube-tube %ondenser.
(enginjeksian bahan kimia ini pada sisi air laut yang masih rendah tem-
peraturnya$ agar %alsium yang terkandung belum sempat menjadi kerak
karena panas. 6ihat titik peninjeksian bahan kimia pada /low diagram
desalination (lant.
Gama! 4.
(ada #esalination plant ini dilengkapi dengan sistem injeksi kimia untuk
pengolahan air laut. Sistem pengolahan ini terdiri dari satu hemi%al tank
(tangki kimia) dengan sebuah mi,er$ %hemi%al inje%tion pump$ pemipaan$
instrumentasi dan kontrol. Merupakan sebuah skid.
'apasitas kerja tangki kimia lebih dari 9 hari$ dipasok dengan ser"i%e water
dihubungkan ke pun%ak bejana. Bahan kimia yang dipasok dalam drum
dimasukkan kedalam tangki lewat lubang diatas tangki. Mi,er yang digerakan
oleh listrik akan melarutkan bahan kimia kedalam air. 6arutan ini kemudian
ditarik dan diinjeksikan oleh #iaphragm displa%ement pump ke jalur air laut.
Udj/Unj/04-2006
18
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Besarnya aliran larutan se%ara otomatis dikontrol pada pompa dengan
menggunakan stroke %ontroller yang mana sinyal dari air laut yang ditrans/er
lewat 0atio setting Station.
#ua bahan kimia yang dipergunakan dan di%ampur serta dien%erkan didalam
tangki :
1.*."." Anti S0ale #%emi0al ( Kimia Anti Ke!a+).
Bahan kimia anti kerak ini digunakan untuk menghalangi deposit kerak
dalam tube-tube pemindah kalor pada brine heater dan e"aporator.
#iantara pilihannya adalah : belgard )3:$ produk dari Biolab (4') 1 atau
'-;;<$ satu produk dari 'A7 (8epang) ditetapkan untuk digunakan dalam
#esalination (lant ini.
6aju 2njeksi : F ppm untuk make-up water
Aliran normal Make-up : C<B ton1hr
(enurunan le"el tangki normal : AAA mm1hari1unit
(@<I larutan)
atatan :
Figur-/igur ini tergantung pada type dan merek dari bahan kimia dan juga
mode operasi. #osis yang tidak %ukup akan menyebabkan bangkitnya
alkaline s%ale yang tidak normal didalam brine heater dan bagian
pemulihan panas$ yang mengakibatkan menurunnya per/orman%e ratio.
1.*.".* Anti )oam A$ent.
Bahan anti busa ini digunakan untuk mengurangi pembusaan air laut
ketika berada dalam Flash )"aporator hamber.
(engendalian pembusaan ini menjamin tidak adanya brine %arry-o"er yang
dapat men%emari produk air distilat. (emilihan Belite M=$ produk dari
Biolab (4') ditetapkan untuk digunakan dalam #esalination (lant ini.
6aju 2njeksi : <.@ ppm untuk make-up water
Aliran normal Make-up : C<B ton1hr
(enurunan le"el tangki normal : 5;; mm1hari1unit
(@.< I larutan)
#osis yang tidak %ukup akan menyebabkan pembusaan didalam /lash
%hamber dan produk air mungkin terkontaminasi (ter%emar).
atatan :
Figur-/igur ini tergantung pada type dan merek dari bahan kimia dan juga
mode operasi.
Udj/Unj/04-2006
19
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
1.*.* Sistem -all #leanin$.
Sistem sponge ball %leaning disediakan untuk membersihkan pipa-pipa
pemindahan panas pada e"aporator !eat 0e%o"ery Se%tion dan Brine !eater$
ketika dalam keadaan ser"i%e unit
Sejumlah air laut disalurkan pada inlet e"aporator dan ditekan oleh pompa
ball%leaning$ air laut tersebut kemudian membawa bola-bola spon yang
telahditaruh dalam ball %olle%tor$ lalu masuk kedalam aliran air laut pada
inlete"aporator
Bola-bola spon mengalir se%ara turbulen$ masuk dan membersihkan
permukaan sebeiah dalam pipa-pipa penukar panas dari kerak lunak dan lumpur.
Bola-boia tersebut mengalir dari stage satu ke lainnya$ kemudian ke Brine
!eater$ dan ditangkap oleh Ball Strainer pada brine heater outlet$ akhirnya
mengalir dan berkumpul kembali ke ball %olle%tor.
Sistem pengoperasian ball %leaning ini dijalankan dengan automati% mode.
Se%ara detail dapat dilihat pada gambar /low diagram #esalination (lant
sebagai berikut.
Gama! B.
1.*./ A0i( #leanin$.
Udj/Unj/04-2006
20
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Sistem A%id leaning pada Muara karang dan ilegon ombined y%le
Bila dengan inhibitor kerak dan pengoperasian ball %leaning tidak mampu
menghilangkan kerak$ atau e/isien termal turun terus dibawah desain$ maka
#esalination (lant disarankan untuk shut down dan melaksanakan a%id
%leaning.
4ntuk menentukan waktu a%id %leaning$ desain berikut perlu diteliti selama
operasi:
@. (er/orman%e ratio ............................F$< kg. destilate1kg heating steam
(Brine !eater inlet steam )
5. Brine !eater Shell pressure ............ @$< Bar ?.
A. ondensate temperature ............ @5<J

Gama! 7.
8ika per/orman%e unit turun terus menerus dibawah desain tersebut meskipun
ball %leaning$ kotoran tube-tube penukar panas akan terakumulasi dengan
kerak lunak$ dan unit perlu a%id %leaning.
'ondisi tersebut adalah :
@. (er/orman%e ratio turun dari harga batas dan Brine !eater
ondensate &emperature atau Brine !eater Shell (ressure lebih tinggi dari
harga batas$ maka a%id %leaning perlu dilaksanakan untuk
membersihkan e"aporator dan Brine !eater.
5. (er/orman%e ratio lebih tinggi dari harga batas dan Brine !eater
Udj/Unj/04-2006
21
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
ondensate &emperature atau Brine !eater Shell (ressure lebih tinggi dari
harga batas$ maka a%id %leaning perlu untuk Brine !eater.
Satu unit a%id %leaning terdiri atas satu a%id %leaning tank dan satu pompa
injeksi. larutan !l dalam a%id %leaning tank ditrans/er dengan pompa dan
dimasukkan kedalam pipa air laut melalui no**le pada Brine !eater outlet$ lalu
mengalir kedalam pipa-pipa penukar panas dalam Brine !eater$ e"aporator dan
melarutkan kerak-kerak$ kemudian keluar ke no**le lainnya kembali lagi ke
%leaning tank.
Sirkulasi %leaning diteruskan sambil diadakan penge%ekkan p! larutan kadar u
dan a.
(roses %leaning akan selesai bila p! larutan menunjukkan menurun lagi
sampai 5$ dan pada saat mun%ulnya u dalam larutan ( 6ihat gra/ik proses
%leaning )
Gama! 8.
A%id leaning pada ilegon ombined y%le seperti dibawah ini :
Udj/Unj/04-2006
22
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
Gama! "9.
1./ Kont!ol S0ale 'a(a -!ine Heate! (an -a$ian Pem,li%an Panas.
(lant didisain untuk melaksanakan kontrol s%ale dengan memberikan dosis kimia
anti-s%ale kepada make-up seawater.
Bahan kimia tersebut akan beraksi pada endapan alkaline s%ale sehingga laju
pengendapannya diperlambat. 2a juga beraksi pada s%ale yang mengendap
mempertahankannya dalam kondisi amorphous (non-%rystaline) sehingga ia tidak
akan tumbuh dan melekat pada permukaan tube pemindah panas. Akan tetapi$
tipe s%ale ini tidak dapat di%egah seluruhnya seperti dengan metode a%id dosing
(p! %ontrol). 7leh karena itu$ s%ale akan berakumulasi se%ara berangsur-angsur
pada permukaan tube pemindah panas bersama dengan jam operasinya.
Akumulasi sema%am ini akan menyebabkan berkurangnya unjuk kerja di heat
e,%hanger dan mengurangi thermal e//i%ien%y dari plant.
Sistem pembersihan dengan menggunakan bola spons pada kondisi berbeban
digunakan untuk men%egah tube-tube dari akumulasi yang berlebihan dari
alkaline s%ale.
(ada sisi lain$ untuk men%egah pembentukan non-alkaline s%ale$ konsentrasi air
laut akan dikontrol agar tidak melebihi batas pengendapan. Anhydride %al%ium
sulphate s%ale$ bagaimanapun mungkin mengendap didalam tube yang akan
diblokade oleh sampah (debris) atau material asing se%ara mendadak karena
waktu retensinya yang panjang dalam kondisi supersaturated.
Udj/Unj/04-2006
23
1. DASAR-DASAR PLTG
PT PLN (PERSERO) JASA DIKLAT
UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
SURALAYA
DESALINATION PLANT
Sistem Desalination
1.1 Pen$e!a+an Pa(a Heat Re3e0tion Se0tion.
(ada umumnya$ tube dari bagian pembuangan panas (!eat 0eje%tion)
)"aporator bebas dari s%ale karena temperaturnya %ukup rendah. &etapi disana
ada ke%enderungan untuk pengendapan alkaline s%ale ketika komponen s%ale
didalam air laut menjadi supersaturated oleh konsentrasi.
7leh karena itu$ ketika plant di-shutdown$ air laut didalam tube diseksi ini harus
didrain sempurna. Selanjutnya$ jika plant keluar dari operasi untuk waktu yang
lama$ bagian dalam dari tube harus dibersihkan dengan pembilasan (/lushing) air
tawar.
Udj/Unj/04-2006
24

Anda mungkin juga menyukai