Anda di halaman 1dari 3

I.

ALAT DAN BAHAN


5. 1 Alat
a. Saringan e. Gelas Ukur
b. Wadah Takar Plastik f. Pipet Tetes
c. Botol Plastik Transparan g. Botol Kaca Transparan
d. Sendok h. Kertas Saring
5. 2 Bahan
a. Kelapa Parut 1 kg c. Kristal Enzim Papain
b. Air 3 liter d. Enzim Bromelin

II. PROSEDUR PERCOBAAN
1. Kelapa parut 1 kg dicampur air dengan perbandingan 1:3 (kelapa parut 1 kg: air 3
liter), kemudian diambil santan dengan cara diperas.
2. Santan yang dihasilkan kemudian didiamkan selama 2 jam.
3. Krim yang dihasilkan kemudian dibagi dua ke dalam botol plastik transparan (untuk
papain dan bromelin).
4. Papain dan bromelin ditambahkan ke dalam botol yang berisi krim pada dua botol
plastik yang berbeda kemudian diaduk selama 20 menit. Penambahan papain
sebanyak 0,065% sedangkan penambahan bromelin sebanyak 0,55%.
5. Setelah pengadukan campuran krim dan enzim kemudian diinkubasi selama 12 jam
sehingga terjadi pemisahan Virgin Coconut Oil (VCO).
6. Pengambilan Virgin Coconut Oil (VCO) kemudian disaring dengan kertas saring.
Hasil penyaringan disimpan dalam botol kaca tranparan.


III. HASIL PENGAMATAN
Prosedur Percobaan Hasil Pengamatan
Kelapa parut 1 kg dicampur air
3 liter kemudian diperas.
Santan yang dihasilkan 3200 ml berwarna putih.
Santan yang diperoleh
didiamkan selama 2 jam,
kemudian dilakukan pemisahan
antara krim dan skimnya.
Krim dan skim terpisah sehingga terbentuk dua
lapisan, yaitu krim berada di atas dan skim berada di
bawah.
Krim yang dihasilkan 660 ml berwarna putih.
Krim yang dihasilkan dibagi
dua dan dipindahkan ke wadah
yang berbeda.
Krim 330 ml untuk penambahan papain.
Krim 330 ml untuk penambahan bromelin.
Penambahan papain sebanyak
0,065% dan penambahan
bromelin sebanyak 0,55% ke
dalam yang telah dipisahkan
sebelumnya. Kemudian diaduk
selam 20 menit.
Kristal papain (putih) + krim santan (putih)
campuran berwarna putih
Kristal bromelin (kuning) + krim santan (putih)
campuran berwarna putih
Kedua campuran tersebut
diinokulasi selama 12 jam
Terbentuk empat lapisan pada kedua wadah campuran
(krim+enzim).
Lapisan atas adalah blondo (ampas), lapisan kedua
adalah Virgin Coconut Oil (VCO), lapisan ketiga
adalah blondo (ampas), dan lapisan keempat adalah
air.
Virgin Coconut Oil (VCO) yang
masih tercampur dengan blondo
(ampas) kemudian disaring
dengan kertas saring.
Hasil penyaringan disimpan
dalam botol kaca transparan.
Virgin Coconut Oil (VCO) yang dihasillan:

Percobaan 1 Percobaan 2
Papain Bromelin Papain Bromelin
Warna Tidak
Berwarna
Kuning
Bening
- Tidak
Berwarna
Bau Ada bau
khas
Ada bau
khas
- Ada bau
khas
Volume 33 ml 24 ml - 64 ml


Diketahui:
Kelapa Parut = 1Kg
Santan yang diperoleh = 3200 ml
Krim santan yang diperoeh = 660 ml
Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan penambahan enzim papain 0,065%
Krim santan 330 ml



Jadi, bromelin yang dibutuhkan sebanyak 0,2145 gram.
Percobaan ke-1
Virgin Coconut Oil (VCO) yang diperoleh = 33 ml

Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan penambahan enzim bromelin 0,55%
Krim santan 330 ml



Jadi, bromelin yang dibutuhkan sebanyak 1,815 gram.
Percobaan ke-1
Virgin Coconut Oil (VCO) yang diperoleh = 24 ml
Percobaan ke-2
Virgin Coconut Oil (VCO) yang diperoleh = 64 ml