Anda di halaman 1dari 4

VITAMIN B

1
(TIAMIN)
Oleh :
Drh. Imbang Dwi Rahayu, MKe.
!"a# $enga%ar &uruan $e"erna'an
(a'ul"a $er"anian $e"erna'an
)ni*eri"a Muhamma+iyah Malang

Tiamin, dikenal juga dengan B
1
atau aneurin, sangat penting dalam metabolisme
karbohidrat. Peran utama tiamin adalah sebagai bagian dari koenzim dalam
dekarboksilasi oksidatif asam alfa-keto. Gejala defisiensi akan muncul secara spontan
berupa beri-beri pada manusia. Penyakit tersebut ditandai dengan penimbunan asam
piruat dan asam laktat, terutama dalam darah dan otak serta kerusakan daru sistem
kardioaskuler, syaraf dan alat pencernaan.
!"ru'"ur Kimia Tiamin
!truktur kimia "iamin, merupakan gabungan dari molekul basa pirimidin dan
tiazol yang dirangkai jembatan metilen. "okarboksilase adalah pirofosfat dari tiamin
yang disintesis oleh tubuh dari kombinasi tiamin dengan #TP $#denosisn Trifosfat%
$Gambar 1.%.
!i#a",i#a" Tiamin
Tiamin larut dalam alkohol &' ( dan air, dapat rusak oleh panas, terutama dengan
adanya alkali. Pada kondisi kering, tiamin stabil pada suhu1''
o
) selama beberapa jam.
"elembaban akan mempercepat kerusakannya. *al ini menunjukkan bah+a pada
Gambar 1. !truktur kimia tiamin pirofosfat $TPP%
makanan segar, tiamin kurang stabil terhadap panas jika dibandingkan dengan makanan
kering.
(ungi Tiamin
Tiamin diperlukan dalam metabolisme semua spesies he+an dan tumbuh-
tumbuhan. Pada tumbuh-tumbuhan tingkat tinggi, tiamin dapat dibuat sendiri, begitu pula
halnya pada beberapa tumbuhan tingkat rendah. Pada semua he+an, tiamin diperoleh dari
makanannya, kecuali bila zat tersebut disintesis oleh mikroorganisme di dalam traktus
digestivus $saluran pencernaan% he+an ruminansia.
,ungsi metabolik tiamin antara lain pada reaksi oksidasi piruat - #setil- "o#,
rekasi oksidasi -- keto glutarat dan reaksi transketolasi . */P $*eksosa /onofosfat%.
0i dalam otak dan hati, segera diubah menjadi T$$ ("hiamin -yr.h.-ha") oleh enzim
thiamin difosfotransferase, dimana reaksinya membutuhkan #TP. Berperan penting
sebagai koensim dekarboksilasi senya+a asam-keto. Beberapa enzim yang menggunakan
TPP sbg koensim adalah pyruvate decarboxylase, pyruvate dehydrogenase, dan
transketolase.
Tiamin penting sebagai koensim pyruate dan --ketoglutarate dehydrogenase,
sehingga jika terjadi defisiensi, maka kapasitas sel dalam menghasilkan energi menjadi
sangat berkurang 1uga diperlukan untuk reaksi fermentasi glukosa menjadi etanol, di
dalam yeast.
!umber Tiamin
Tiamin disintesis oleh bakteri di dalam alat pencernaan he+an ruminansia.
Bakteri mensintesis tiamin dalam caecum kuda, tetapi ternyata tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari. !umber- sumber tiamin antara lain tumbuhan biji-
bijian, kacang-kacangan, daging, ikan dan susu.
Me"ab.lime Tiamin
Tiamin dari makanan setelah dicerna, diserap langsung oleh usus dan masuk ke
dalam saluran darah. Penyerapan maksimum terjadi pada konsumsi 2,3 . 3 mg tiamin per
hari. Pada jumlah kecil, tiamin diserap melalui proses yang memerlukan energi dan
bantuan natrium, sedangkan dalam jumlah besar, tiamin diserap secara difusi pasif.
"elebihan tiamin dfikeluarkan le+at urine. /etabolit tiamin adalah 2-metil-4-amino-3-
pirimidin dan asam 4-metil-tiazol-3-asetat.
Tubuh manusia de+asa mampu menyimpan tiamin sekitar 5' -&' mg, dan sekitar
6'(-nya terdapat sebagai TPP $tiamin pirofosfat%. !eparuh dari tiamin yang terdapat
dalam tubuh terkonsentrasi di otot. /eskipun tiamin tidak disimpan di dalam tubuh, leel
normal di dalam otot jantung, otak, hati, ginjal dan otot lurik meningkat dua kali lipat
setelah terapi tiamin dan segera menurun hingga setengahnya ketika asupan tiamin
berkurang.
De#iieni Tiamin
0efisiensi tiamin akan menyebabkan gangguan saraf pusat, antara lain memori
berkurang atau hilang, nistagmus, optalmoplegia, dan ataksia. Gangguan juga terjadi pada
saraf tepi, berupa neropati perifer. Gangguan yang lain berupa kelemahan simetrik $badan
sangat lemah%, kehilangan fungsi sensorik, motorik dan reflek kaki. Timbul beri-beri
jantung, dengan gejala jantung membesar, aritma, hipertensi, odema, dan kegagalan
jantung.
7ormal asupan tiamin untuk orang de+asa adalah antara 1,' . 1,3 mg8hari. 1ika
makanan terlalu banyak mengandung karbohidrat, maka dibutuhkan lebih banyak tiamin.
Tanda-tanda defisiensi tiamin antara lain menurunnya nafsu makan, depresi mental
$Peripheral neurophaty% dan lemah. Pada defisiensi kronis, maka muncul gejala
kelainan neurologist, seperti kebingungan $mental%, dan kehilangan koordinasi mata.
Penyakit karena defisiensi tiamin, yaitu beri-beri. Penyakit ini disebabkan akibat
makanan yang kaya akan karbohidrat tetapi rendah tiamin.
An"i*i"amin a"au An"ime"ab.li" "erha+a- Tiamin
Pada keadaan tertentu bahan pangan dapat mengandung suatu zat yang bisa
menghalangi aktiitas suatu itamin dan bahkan merusaknya. 9at yang demikian disebut
antiitamin atau antimetabolit untuk itamin tersebut. !uatu contoh adalah gejala
paralisis pada tikus yang diberi ikan mentah.. Paralisis tersebut disebabkan oleh suatu
antiitamin yang terkandung pada ikan mentah tertentu yang merusak tiamin.
#ntiitamin tersebut berupa enzim tiaminase, yang memecah molekul tiamin menjadi
dua bagian komponen penyusunnya, sehingga tidak berfungsi lagi. Pada ransum untuk
tikus putih dengan kadar tiamin cukup, penambahan antiitamin berupa piritiamin, yang
merupakan formula dengan struktur kimia hampir mirip dengan tiamin, hanya saja
piritiamin mengandung kelebihan dua sulfur, gejala defisiensi tiamin terjadi. Gejala yang
timbul tersebut dapat diatasi dengan penambahan leel tiamin yang lebih tinggi. :on-ion
bisulfit dari piritiamin bersifat sangat merusak tiamin dengan cara memecah molekul
tiamin menjadi pirimidin dan tiazol.