Anda di halaman 1dari 8

1.

B (32)
2. B (24)
3. E (27)
4. B (80)
5. B (12,5)
6. C (256)
7. C (18)
8. A (13 V? dan 1/4 )
9. A (16)
10. E (9 dan 0)
11.E (6 dan 9)
12. C (81 dan 243)
13. C (T)
14. C (G13)
15. B (D, M)
16..A (S, T)
17. C (D)
18. C (G)
19. A (G)
20. C (X)
Kunci Jawaban
Tes Padanan Kata
1. A (upah)
2. C (anggapan)
3. C (tents menerus)
4. A (berita kematian)
5. A (Irama)
6. C (perijinan)
7. B (kawat)
8. C (kulminasi)
9. - (tidak ada jawaban)
10. A (percepatan)
Tes Lawan Kata
1. C (bergantung)
2. A (konveks)
3. E (seharusnya permisif)
4. D (constant)
5. A (keagamaan)
6. A (mutualisme)
7. C (labil)
8. C (membelcu)
9. A (asli)
10. A (eksplorasi)
11. A (Tidak mampu)
12. C (nisbi)
13. E (konstruktif)
14. E (kerdil)
Tes Analogi
1. A (Australia : Selandia Baru)
2. C (Sistem Sosial : Feodalisme)
3. E (Teller : Bank)
4. C (Lapar : Makanan)
5. D (Penyakit : Patologi)
6. C (Sutradara : Film)
7. B (Dana : Penggelapan)
8. B (Laut)
9. C (Eksodan)
10. B (Cuka : Ayu : Uang)
11. D (Tanak : Saji : Makan)
12. B (Kejahatan)
13. B (Respons)
14. C (Pernikahan)
Tes Kemampuan Kuantitatif
21. C
Un = a + (n- 1 )b
U6 = a + 5b = 24.000
U10 = a + 91) = 18.000 -
-4b = 6.000
b = -1.500
a + 5b = 24.000
a - 7.500 = 24.000
a = 31.500
Un = 0
a + (n-1) = 0
31.500 + (n - 1) (-1.500) = 0
n - 1 =21
n = 22
22. C
diketahui :
a = 200
b = 100
Sn = n/2 (2a + (n-1)b)
S50 = 50/2 (400 + 49 (100))
= 132.500
23. Lintasan bola membentuk deret geometri
10 + 10 (3/4) + 10 (3/4)2+ = Si
S1 = al
1 rl
= 10
1 3/4
= 10
= 40
Lintasan naik membentuk deret geometri
10 (3/4) + 10 (3/4)2 + 10 (3/4)3
S2 = a2
r2
a,= 10(3/4): r2 = 3/4
S2 = 10 (3/4)
1- 3/4
= 30/4
1/4
= 30
Jumlah lintasan bola = S1 + S2 = 40 + 30 = 70
24. B
25. D
26. C
27. D
Misalnya pecahan tersebut adalah x/y
Pembilang ditambah 2 dan penyebutnya ditambah,1 maka hasilnya ='/z
--> x + 2 1 atau 2x + 4 = y + 1 atau y = 2x + 3 .....(1)
y+l 2
Pembilang ditambah 1 dan penyebutnya dikurangi 2, maka hasilnya = 3/5
- x + 1 3 atau 5x + 5 = 3y - 6
y 2 5
Jika persamaan (1) didistribusikan ke persamaan (2) maka akan diperoleh
5x + 5 = 3 (2x + 3) 6
5x + 5 = 6x + 9 6
5x 6x = 9 6 5
-x = -2
x = 2
y = 2x + 3
= 2 (2) + 3
= 4 + 3
=7
Sehingga pecahannya adalah 2/7
= S2
28. B
Diketahui: f= '/2 R
1 1 1
+ =
S S' f

> f= 16

1 1 1
+=-
40 S' 16
1 1 1
S' 16 40
S'--
80
= 26,7 cm
3
29. C
S'
P=
S
S'
P=-=1
20
S'= 20
1 1 1
+ =
S S' f
1 1 1
f 20 20
1 2
f 20
f= 10 cm
Jadi, jarak fokusnya 10 cm
30. C
Jika cermin cembung maka f dan R = negatif
f = '//2 R > f 15 cm
1 1 1
= +
f S S'
1 I 1
= + -
15 45 S'
1 1 1 4
S' 15 45 45
S' -11,25 cm,
P
11,25 1
1S1
45 4
Jadi, P = 1 kali tinggi benda, maka tinggi bayangan = 1 x 8 = 2 cm
4
4
31. D
Diketahui:
(o) = 20 m/detik (kecepatan saat mengenai palu)
V (t) = 0 m/detik (kecepatan setelah menempuh jarak 5 cm)
St = 5 cm = 0,05 m
Massa = 2 kg
Vt = Vo at
0 = 20 at
at = 20/a
St = Vo.t at2
0,05 = 20 . 20/a - '/2 a (20/a)2
0,05 = 400 200
a a
0,05= 200
a
a = 200 = 4.000 m /det (perlambatan)
0,05
F = 'ma = (2) (4.000) = 8.000 N
32. D
Diketahui :
V2 = 40 m/detik
V1 = - 30 m/detik
Perubahan momentum yang terjadi
I = mV2 mV1 = 0,2 x 0,4 0,8 (-30)
I = 14 Newton
33. D
Diketahui :
awal = 72 km/jam----72000/3600 = 20 m/detik
akhir = 0
FAt = mvakhir Mvawai
F x 0,02 = 0 200 x 20
F = 4.000 = - 200.000 N
0,02
34. D
Diketahui :
Meriamm1 = 70 kg
V1 = 0 (dalam keadaan awal meriam diam)
V' = ?
Peluru m2 = 0,05 kg
V2 = 0 (pada keadaan awal peluru diam)
V2' = 250 m/detik
Menurut hokum kekekalan momentum :
m1 V1 + m2V2 = mi Vi ' + m2V2'
10 (0) + 0,5 (0) = 10V1 ' + 0,5 x 200
V1' = - 100
10
= - 10 rn/detik
35. C
36. C
R = 9/5 C + 32
= 10C
37. A
Skalanya setelah ditera menunjukkan angka (-20) pada titik beku air yang
normal dan titik didih air normal 90, maka hasil akhirnva adalah 110C
Sehingga 50C termometer ini
50= 110C-20
100
C = 50 + 20 . 110
100
= 70 x 10
11
= 64
38. B
x2 > 0
9 -
y2
untuk x 0; x2 > 0, maka pertidaksamaan dapat disederhanakan menjadi
9 x2 > 0
x2 - 9 < 0
(x-3) (x +3) < 0
- 3x < x < 3 dan x 0 atau dapat dituliskan 0 < 1 x < 3
39. C
2x2 + 5x 3
<0
4x2 + 2x 6
(2x 1) (x+3)
<0
(4x+6) (x-1)
2x 1= 0 ----> x i = '/2
x + 3 0 > x2 = -3
4x + 6 = 0 > = - 1/2
x 1 0 > = 1
Setelah itu, substitusikan x = 0 ke dalam pertidaksamaan di atas
(2.0 1) (0 + 3) (-) (+) = +
(4.0 + 6) (0 1) (+) (-)
Tanda pertidaksamaan adalah < 0, maka
-3 < x < -3/2 atau 1/2 < x < 1
40. D
a3 + 3ab2 > 3a2b + b3
a' + 3a1D2 3a2b b3 > 0
a3 -3a2b + 3ab2 1)3 > 0
(a b)3 > 0
(a b)2 (a-b) > 0
a b 0
a > b
41. D
a3
<
a3 < dengan a 7-, 0
a2
a<1dana#0
a<0atau0<a<1
42. E
(x-2)(x-3)(x-4)>0
= 2 ; x, = 3; x3 = 4
Nilai x yang memenuhi pertidaksamaan tersebut adalah 2 < x < 3 atau x >
4
43.B
2x + 7
< 1 dengan x 1
x - 1
2x + 7 (x 1) <
0
x 1
x + 8 <0
x 1
-8 < x < 1
E. Tes Kemampuan Penalaran
1.
E (Sebagian siswa yang terlibat tawuran bukan siswa SMAN V)
2. D (Guru tidak hadir dan ada beberapa murid tidak bersuka ria)
3.
D (Ada orang yang tidak berdiri ketika tamu agung memasuki ruangan)
4. C (Jika ia tidak berhasil, maka ia tidak berusaha)
5. C (Tidak semua manusia berjiwa lemah)
6. B (Rully bukan siswa)
7.
D (Sebagian bola berwarna putih dipakai beimain sepak bola)
8. A (Semua hewan bernapas)
9. E (Tidak dapat ditarik kesimpulan)
10. B (Maya bukan anak perempuan)
11.
B. (Mobil-mobilan koleksi Ahmad sebagian merupakan pemberian orang
lain)
12. D (Alvan adalah keajaiban ciptaan Tuhan)
13.
E (Presiden direktur PT Angin Ribut dan Syarif adalah pemimpin yang
baik)
14. B (ebagian laki-laki dan perempuan membutuhkan prostitusi, sementara
yang lain menganggapnya sebagai masalah peradaban manusia)
15. D (Produk Pupuk Medan dan Produk pupuk Sriwijaya lebih murah
daripada Produk Pupuk Kujang)
16. B (Peserta yang tidak ikut program intensif ada yang lulus UAN)
F. Tes Variasi Gambar
1.E
(T)
2. D
3. Pertanyaan tidak lengkap
4.A
5.B
6. E
7. E
O
8. E
9. B
10. D
K L
N M
11. A
12. E
13. E
co