Anda di halaman 1dari 3

Jenis Stem Cells

Apa saja jenis-jenis stem cells?



Stem cells ditemukan di embrio muda, janin, plasenta, tali pusat, dan berbagai jaringan tubuh.
Hingga baru-baru ini, para ilmuwan telah menemukan dua jenis stem cells baik dari hewan maupun
manusia: embryonic stem cells dan non-embryonic stem cells atau yang lebih dikenal dengan adult
atau somatic stem cells. Pada tahun 2006, penelitian membuat terobosan baru lagi dimana
beberapa jenis sel dewasa yang terspesialisasi dapat diprogram ulang secara genetik untuk kembali
ke kondisi seperti stem cells.



Stem cells embrionik / Embryonic stem cells (ESC)

Embryonic stem cells manusia didapat dari embrio berusia 5-6 hari. Pada tahap ini, embrio disebut
blastocyst dan ukurannya tidak lebih besar dari sebutir pasir. Embryonic stem cells memiliki sifat
pluripotent yang artinya mereka dapat membentuk semua jenis sel di dalam tubuh.

Kebanyakan embryonic stem cells didapat dari sel telur yang dibuahi di luar tubuh di laboratorium
pembuahan in vitro yang kemudian disumbangkan seizin donor. Embryonic stem cells tidak berasal
dari sel telur yang dibuahi dalam tubuh seorang wanita.




Perkembangan lebih lanjut pada embrio akan mengalami diferensiasi menjadi tiga lapisan germinal:

1. Endoderm (lapisan terdalam)
akan menjadi sebagian besar sistem pencernaan termasuk hati dan pankreas, termasuk hati dan
pancreas; trakea, bronkus, dan alveolus paru; epitel saluran pendengaran dan kavum timpani;
kandung kemih dan sebagian uretra.

2. Mesoderm (lapisan tengah)
akan menjadi jaringan penyambung, system sirkulasi (termasuk jantung dan limpa), sel-sel darah,
otot rangka, otot polos, ginjal, dan organ reproduksi.

3. Ektoderm (lapisan terluar)
akan menjadi epidermis kulit, lensa mata, kornea, email gigi, tulang rawan wajah, susunan saraf tepi,
susunan saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), dan medula adrenal.

Stem cells dewasa / Adult stem cells (ASC)

Adult stem cells, atau yang kadang disebut stem cells somatik atau jaringan, berasal dari jaringan
janin atau orang dewasa. Adult stem cells biasanya menghasilkan jenis sel yang sama dengan
jaringan asalnya. Contohnya, stem cell pembentuk sel darah di sumsum tulang dapat menghasilkan
berbagai jenis sel darah. Namun, sel pembentuk darah di sumsum tulang yang disebut stem cell
hematopoietik ini tidak dapat membentuk sel dari jaringan lain seperti sel saraf di otak.

Adult stem cells ditemukan di banyak jaringan dan organ seperti di otak, sumsum tulang, darah tepi,
pembuluh darah, otot rangka, kulit, gigi, jantung, usus, hati, epitel indung telur, dan testis. Fungsi
utama adult stem cells di organisme adalah untuk mempertahankan dan memperbaiki jaringan
dimana mereka berada. Akan tetapi, hanya ada sedikit adult stem cells di tiap jaringan dan setelah
dipisahkan dari tubuh, kemampuan membelah mereka terbatas.





Induced pluripotent stem cells (iPSC)

Baru-baru ini, ditemukan tipe stem cell baru yang memiliki sifat mirip dengan embryonic stem cells.
Induced pluripotent stem cells adalah sel dewasa yang telah diprogram ulang secara genetik untuk
kembali ke kondisi seperti embryonic stem cells dengan mengekspresikan gen dan faktor-faktor
penting yang mempertahankan sifat-sifat utama embryonic stem cells.




Persamaan dan perbedaan embryonic dan adult stem cells?

Baik embryonic stem cells dan adult stem cells manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-
masing berkaitan dengan potensi kegunaan mereka untuk terapi sel regeneratif. Perbedaan utama
antara embryonic stem cells dan adult stem cells adalah dalam jumlah dan jenis sel yang dapat
mereka hasilkan. Embryonic stem cells dapat membentuk semua jenis sel dalam tubuh karena
mereka bersifat pluripotent. Adult stem cells memiliki kemampuan lebih terbatas untuk
berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel karena mereka cenderung berdiferensiasi menjadi jaringan
yang sama dengan asalnya.

Embryonic stem cells dapat tumbuh dengan mudah dalam kultur. Adult stem cells langka di jaringan
matur sehingga sulit untuk mengisolasi sel-sel ini dari jaringan dewasa dan metode untuk
memperbanyak jumlah mereka dalam kultur belum sepenuhnya dimengerti.