Anda di halaman 1dari 14

METODE KRIGING

Ordinary Kriging
Menurut David(1977) dalam Kumar dan Remadevi(2006) Kriging
adalah sebuah teknik untuk menoptimalisasi estimasi unbiased suatu titik
dengan menggunakan semi semivariogram dan sekumpulan data atual!
"edangkan menurut #ldeir$ dan %aria(2009) Kriging adalah suatu teknik
untuk memprediksi suatu lokasi dengan menggunakan nilai rata&rata bobot
sample data terdekat!
'rdinar$ Kriging adalah metode geostatistika $ang digunakan
untuk memprediksi data pada lokasi tertentu! Metode ini merupakan
interpolasi suatu nilai peubah pada suatu titik tertentu $ang dilakukan
dengan mengamati data se(enis dilokasi lainn$a (Rahma)ati* 2009)!
'rdinar$ Kriging menduga suatu variabel pada suatu titik tertentu
dilakukan dengan mengamati data $ang se(enis pada suatu daerah!
Metode 'rdinar$ Kriging merupakan metode Kriging $ang
menghasilkan estimator $ang bersi+at ,-.# (,est -inear .nbiased
#stimator)! /al tersebut berarti mempun$ai variansi terkeil dibanding
estimator lain! Data $ang digunakan pada metode 'rdinar$ Kriging
merupakan data spasial dengan rata&rata populasi tidak diketahui dan di
asumsi bersi+at stasioner (0l+ina* 2010)! Dalam menggunakan 'rdinar$
Kriging diperlukan langkah&langkah1
a! Menentukan semi variogram empiris
b! Menentukan semivariogram 2umerik
! Menghitung semi variane
d! Menghitung prediksi
#stimator 'rdinar$ Kriging bisa ditulis(3isher dan %etis* 2010* p445&
461)1
(2!1)
dimana
(2!2)
Keterangan1
7 2ilai 8rediksi pada variabel 9
7 8embobot $ang menentukan ukuran (arak antar titik
7 1*2** n* dimana n adalah ban$akn$a data $ang akan diolah
7 2ilai 0tual pada variabel 9 pada data ke i
:ara menari adalah sebagai berikut1
(2!4)
Dimana
(2!6)
(2!;)
Keterangan1
C 7 Matri< :ovariane antar pengamatan 0tual
D7 Matri< :ovariane antar pengamatan 0tual dan prediksi
Robust Kriging
Robust Kriging adalah pengembangan dari 'rdinar$ Kriging* dimana pada
Robust Kriging memperhitungkan outlier! "ehingga hal tersebut dapat dapat
diartikan bah)a Robust Kriging digunakan ketika mendapati data $ang ber
outlier! Model $ang mendasari Robust Kriging adalah(Researh :entre
3oulum*2004)1
(2!6)
Dimana
i
7 2ilai 8rediksi pada variabel 9
7 8embobot $ang menentukan ukuran (arak antar titik
)(=) 7 trans+ormasi dari bobot variogram $ang ber+ungsi mengurangi nilai
e<trim (outlier)!
Variogram dan Semivariogram
Menurut Munadi (200;) dalam (0l+ina*2010) pada geostatistika* terdapat
suatu perangkat dasar dari geostatistika untuk visualisasi* pemodelan dan
eksplorasi autokorelasi spasial dari variabel terorganisasi $ang biasa dikenal
sebagai semivariogram! "emivariogram adalah setengah dari variogram* dengan
simbol >! "esuai dengan naman$a* ?ariogram adalah ukuran dari variansi!
?ariogram digunakan untuk menentukan (arak dimana nilai&nilai data pengamatan
men(adi tidak saling tergantung atau tidak ada korelasin$a! "imbol dari variogram
adalah 2>! "emivariogram ini digunakan untuk mengukur korelasi spasial berupa
variansi eror pada lokasi u dan lokasi u @ h!
?ariogram eksperimental adalah variogram $ang diperoleh dari data $ang
diamati atau data hasil pengukuran! ?ariogram dide+inisikan sebagai
berikut1
(2!7)
2>(h) 7 nilai variogram dengan (arak h
>(h) 7 nilai semi variogram dengan (arak h
A( ) 7 nilai pengamatan dititik
A( @h) 7 nilai pengamatan dititik @h
2(h) 7 ban$akn$a pasangan titik $ang mempun$ai (arak h
Gambar 2.. Genera! Semivariogram
"umber 1 ("padavehia*2005)
?ariogram empiris mempun$ai bentuk kurva $ang paling mendekati
variogram eksperimental! "ehingga* untuk keperluan analisis lebih lan(ut
variogram eksperimental harus diganti dengan variogram empiris! ?ariogram
empiris terdiri dari 4 model* $aitu1
a. Mode! S"#eri$a!
(2!5)
Dimana1
h 7 (arak lokasi antar sampel
: 7 sill* $aitu nilai variogram untuk (arak pada saat besarn$a konstan
(tetap)! 2ilai ini sama dengan nilai variansi data!
a 7 range* $aitu (arak pada saat nilai variogram menapai sill!
b. Mode! E%s"onensia!
(2!9)
$. Mode! Gaussian
(2!10)
:ontoh gambar variogram empiris disediakan pada %ambar 2!1!
Covarian$e
:ovariane adalah ukuran untuk menentukan hubungan kesamaan antar
data! "etiap model variogram mempun$ai perhitungan ovariane $ang berbeda!
Baitu1
Rumus dari ovariane "pherial adalah sebagai berikut(Csaaks dan "rivastava*
1959* p292)1
(2!10)
Rumus dari ovariane #ksponensial adalah sebagai berukut1
(2!11)
Rumus dari ovariane %aussian adalah sebagai berukut1

(2!12)
Keterangan1
7 Matri< :ovariane
Mean S&uare Error'MSE(
M"# adalah metode untuk mendeteksi error antara data prediksi dengan
data 0tual
Rumus M"# sebagai berikut (Kumar dan Remadevi* 2006)1
M"# 7
(2!14)
Keterangan 1
7 2ilai 8rediksi
7 2ilai 0tual Data
)*S$ore
A&"ore atau biasa di sebut nilai standar* menentukan berapa ban$ak
standar deviasi sebuah elemen dari mean* A&"ore $ang kurang dari 2 atau lebih
dari 2* bearti data mempun$ai outlier(8reed$* 2012)! A&"ore bisa dihitung
dengan rumus ("tattrek* 2014) 1
A
i
7 (2!16)
Dimana D adalah D sore* 9 adalah nilai dari elemen* E adalah mean populasi* dan
F standar deviasi!
+ea% Ground ,$$e!eration '+G,(
8%0 adalah besaran $ang digunakan untuk mengukur keepatan pada
permukaan tanah! Cr)ans$ah dan Ginarko (2012) men$atakan bah)a Cn+ormasi
mengenai karakteristik 8%0 akibat gempa* dapat diperoleh melalui rekaman
ke(adian pada masa $ang lalu! 8erekaman %round 0eleration* dimungkinkan
untuk mengekstrasi karakteristik utama dari rekaman ground motion seperti peak
ground veloit$! 8erepatan gempa dapat dihitung sebagai perepatan dibatuan
dasar* maupun perepatan gempa dipermukaan tanah!
2ilai nilai 8%0 dapat ditentukan dengan +ungsi atenuasi! 3ungsi atenuasi
adalah suatu +ungsi $ang menggambarkan korelasi antara intensitas tanah
setempat* Magnitude gempa* serta (arak suatu titik dari pusat gempa! 8ara ahli
telah ban$ak merumuskan ban$ak +ungsi atenuitasi* dimana +ungsi atenuitasi $ang
berlaku di suatu tempat belum tentu berlaku ditempat lain! Karena +ungsi
atenuitasi sangat bergantung dari kondisi alam ditempat tersebut! Crs$am et
al*2010 dalam Cr)ans$ah dan Ginarko(2012)8emilihan +ungsi atenuitasi
berdasarkan kondisi geologi dan lapisan tektonik disuatu tempat! ,esarn$a
kekuatan 8%0 $ang ter(adi di Cndonesia bisa di(elaskan dari %ambar 2!2! Dari
gambar bisa diketahui besarn$a 8%0 kota 0eh 0*4&0*6g!
"umber1 Crs$am et al (2010)
Gambar +eta -a.ard Gem"a Indonesia Dibatuan Dasar "ada Kondisi
+G, 'T/ 0 Deti%( untu% 21 +E 20 Ta#un
+eran$angan ,"!i%asi +rogram
Heknologi in+ormasi adalah rangkaian kegiatan $ang di+asilitasi peralatan
elektronik $ang menakup pengolahan* transmisi* dan pen$a(ian in+ormasi! HCK
merupakan konvergensi dari tiga )ila$ah $aitu teknologi in+ormasi* data dan
in+ormasi* serta masalah&masalah sosiol ekonomin$a! 8erkembangan HCK dapat
diukur berdasarkan 6 dimensi $aitu keterhubungan* akses* kebi(akan dan
penggunaan (/ermana* 2007)!
3anguage
R adalah bahasa pemograman statistik dan gra+ik! R dikembangkan di ,ell
-aboratories oleh Rik ,eker* Iohn :hambers dan 0llan Gilks! R men$ediakan
berbagai teknik statistika dan teknik gra+ik $ang sangat bisa dipergunakan seara
luas! oleh Rik ,eker* Iohn :hambers dan 0llan Gilks! R dapat di(alankan
untuk .ni<* Gindo)s* dan Maintosh(0nonim* 2014)!
R* "elain mampu melakukan manipulasi data* perhitungan statistik dan
pemograman gra+ik! R (uga mempun$ai kelebihan kelebihan lain* seperti
8enanganan data dan +asilitas pen$impanan $ang e+ekti+
Rangkaian perhitungan dalam arra$* terutama matri<
Koleksi tools $ang besar* koheren dan berintegrasi untuk data analisis
Menggunakan bahasa programming " $ang simple dan e+ekti+ $ang
menggunakan s$arart* perulangan dan +ungsi rekursi+!
4ava +rogramming
,erbasis komputer $ang dimaksud dalam penelitian ini adalah membuat
inter+ae program untuk pengaplikasian metode Kriging! Bang bearti penelitian
ini merubah perhitungan $ang dilakukan seara manual men(adi otomatis dengan
komputer!
8emograman dengan bahasa (ava dikembangkan oleh "un Miros$stems
sebagai bahasa berorientasi ob(ek untuk tu(uan umum $aitu* aplikasi bisnis
interakti+* dan aplikasi internet berbasis )eb! Iava dapat di(alankan di berbagai
omputer karena tidak mengeksekusi instruksi pada komputer seara langsung!
"ebalikn$a* Iava ber(alan pada komputer hipotetis $ang dikenal sebagai Iava
?irtual Mahine! (3arrell* 2010* p5)!
Iava merupakan bahasa pemrograman $ang popular dikalangan para
programmer* dengan demikian sangat ideal untuk membuat suatu pro$ek! (Gild*
2011)!
Kelebihan menggunakan Iava menurut :ampione(2001*p) dan
,adle$(2002*p4)1
& Multiplat+orm! Iava dapat di(alankan dibeberapa beberapa s$stem operasi!
"istem 'perasi $ang mendukung (ava adalah Miroso+t Gindo)s* -inu<*
Ma '"!
& 'b(et 'riented 8rogramming! Iava merupakan salah satu bahasa
pemrograman berbasis ob(ek seara murni! "emua tipe data diturunkan
dari kelas dasar $ang disebut 'b(et! Kelebihan ini men(adikan Iava
sebagai salah satu bahasa pemograman termudah* bahkan untuk +ungsi
+ungsi $ang advane seperti komunikasi antara komputer sekalipun!
& -ibrar$ $ang ban$ak* sehingga memudahkan programmer
mengembangkan aplikasi!
& Mudah didekompilasi! Dekompilasi adalah proses membalikkan dari
kode (adi men(adi kode sumber! Cni dimungkinkan karena kode (adi
Iava merupakan b$teode $ang men$impan ban$ak atribut bahasa
tingkat tinggi* seperti nama&nama kelas* metode* dan tipe data!
Kekurangan menggunakan Iava1
& Masih ada beberapa hal $ang tidak kompatibel antara plat+orm satu
dengan plat+orm lain! .ntuk I2"#* misaln$a "GH&0GH bridge $ang
sampai sekarang tidak ber+ungsi pada Ma '" 9!
& 8enggunaan memori untuk program berbasis Iava (auh lebih besar
daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumn$a seperti :J:@@ dan
8asal (lebih spesi+ik lagi* Delphi dan 'b(et 8asal)!
Net5eans
2et,eans adalah sebuah open soure pro(et $ang merupakan developr kit
untuk membuat program berbasis Iava! Di Iuni 2000 2etbean dibuat men(adi
opensoure oleh "un Miros$stems* $ang men(adi sponsor sampai (anuari 2010!
Dua produk dari 2et,eans adalah 2et,eans CD# dan 2et,eans 8lat+orm!
2et,eans CD# (Cntegrated Development #nvironment ) adalah sebuah pro$ek
open&soure $ang memungkinkan pengguna mengembangkan Iava Desktop*
Mobile* aplikasi )eb* dan men$ediakan peralatan untuk para pengembang 8/8
dan :J:@@! 2et,eans ditulis dalam Iava dan dapat di(alankan dalam berbagai
maam s$stem operasi (0nonim* 2014)! 2et,ean dapat diunduh seara gratis di
netbeans!orgJdo)nloadsJinde<!html
3itur& 3itur 2et,eans adalah sebagai berikut(0nonim* 2014)1
& Module "$stem* "i+at modular 2et,eans memberikan developer
kekuatan untuk memenuhi pers$aratan $ang kompleks dengan
menggabungkan beberapa modul keil atau sederhana! 0pabila
developer menggunakan salah satu modul standar 2et,eans* maka
develope dapat mengintegrasikan modul pihak ketiga atau
mengembangkan sendiri!
& -i+e$le Management* "eperti server aplikasi lainn$a* 2et,eans
men$ediakan la$anan siklus hidup ke aplikasi (ava desktop!
0plikasi server mengerti bagaimana men$usun modul )eb* modul
#I,* dan arte+ak $ang terkait* ke dalam aplikasi )eb! dan modul
2et,eans melakukan hal $ang serupa dan men$usun aplikasi (ava
desktop! 2etbean (uga men$ediakan main method sehingga
developer tidak perlu membuat n$a lagi
& 8luggabilit$* "ervie Cn+rastruture* and 3ile "$stem* Cni adalah
salah satu +itur unggulan 2et,eans* user bisa langsung menginstal
modul $ang mereka inginkan di aplikasi $ang sedang mereka
(alankan! 2et,eans (uga men$ediakan in+rastruture untuk
menda+tarkan dan menarik servie* memungkinkan developer
menurunkan ketergantungan terhadap modul individual!
& Gindo) "$stem* "tandariDed .C Hoolkit* and 0dvane Data&
'riented :omponents* 2et,eans memungkinkan anda
memaksimalkan dok dan )indo) tanpa perlu melakukan oding
$ang rumit!")ing dan Iava39 adalah toolkit .C "tandar (ava dan
bisa digunakan pada 2et,eans
& Misellaneous 3eatures* Doumentation* and Hooling "upport*
2et,eans CD#* $ang merupakan pengembangan perangkat lunak
kit ("DK) dari 2et,eans 8lat+orm* men$ediakan ban$ak template
dan alat&alat* seperti memenangkan penghargaan Matisse %.C
,uilder $ang memungkinkan 0nda untuk dengan mudah
mendesain tata letak aplikasi 0nda!
Intera%si Manusia dan Kom"uter
"etiap manusia $ang men(adi pengguna komputer* berkomunikasi dan
berkolaborasi dengan komputer melalui antarmuka ("hneiderman* 2010)!
Herdapat delapan aturan (5 %olden Rules) $ang harus diperhatikan dalam
membuat desain antarmuka* $aitu 1
1! ,erusaha untuk konsisten
Hindakan&tindakan konsisten diperlukan seperti konsisten pada pemakaian
)arna* la$out* (enis tulisan* dan pembuatan menu!
2! Men$ediakan +ungsi $ang bersi+at umum
Ranangan perlu memiliki +ungsi&+ungsi $ang mudah dikenali pengguna
$ang beragam atau pen(elasan pemakaian aplikasi (uga memiliki +ungsi
tambahan $ang mendukung aplikasi tersebut untuk para ahli! 3ungsi $ang
bersi+at umum diperlukan karena (enis pengguna $ang beragam dari $ang
baru mengenal komputer hingga $ang sudah ahli dengan komputer!
4! Memberikan umpan balik $ang in+ormati+
"istem harus memberikan umpan balik dengan respon $ang berbeda di
setiap kondisi $ang ada untuk segala aksi $ang dilakukan pengguna!
6! Meranang dialog untuk menghasilkan penutupan
Dialog penutupan dibuat sebagai tanda bah)a langkah&langkah $ang
dilakukan sudah benar!
;! Memberikan penegahan terhadap kesalahan $ang sederhana
0plikasi harus dapat mendeteksi kesalahan $ang dilakukan oleh pengguna
dan langsung memberikan penanganan kesalahan dengan ara $ang mudah
dipahami dan instruksi $ang spesi+ik untuk penanganann$a!
6! Memungkinkan pengembalian aksi sebelumn$a
Diperlukan pengurangan keemasan dari pengguna karena kesalahan $ang
dilakukann$a! 8engurangan keemasan ini dapat dilakukan dengan
memungkinkan pengguna kembali ke keadaan sebelumn$a sehingga
pengguna dapat mengeksplorasi seara leluasa!
7! Mendukung pengendalian internal
8engguna dapat mengontrol sistemn$a sehingga dapat merespon
tindakann$a sendiri! 8engguna (uga tidak akan merasa dirin$a $ang
dikendalikan oleh sistem!
5! Mengurangi beban ingatan (angka pendek
8eranang harus menghindari antarmuka dimana pengguna harus
mengingat in+ormasi dari satu tampilan $ang akan dipakai di tampilan
lainn$a karena terbatasn$a kapasitas ingatan manusia dalam hal merespon
in+ormasi (angka pendek!
6ater7a!! Mode!
Menurut "ommervile (2011)* Gater+all Model adalah dasar dari aktivitas
proses $ang terdiri dari spesi+ikasi* pengembangan* validasi* evolusi! "emua
aktivitas direpresentasikan dalam tahapan proses $ang terpisah seperti spesi+ikasi
kebutuhan* peranangan perangkat lunak* implementasi* pengu(ian dan
sebagain$a!
Gambar 6ater7a!! Mode!
Hahapan dari Gater+all Model seperti pada %ambar 2!; mere+leksikan
pokok&pokok dari aktivitas pengembangan 1
1! ReKuirements De+inition
8ada tahap ini* dide+inisikan mengenai la$anan $ang diberikan oleh
sistem* batasan sistem* dan tu(uan ditetapkan setelah melakukan konsultasi
dengan pengguna sistem! De+inisi ini dilakukan seara rini dan dibuat
sebagai spesi+ikasi dari sistem
2! "$stem and "o+t)are Design
8eranangan sistem men$ediakan kebutuhan perangkat keras atau
perangkat lunak dengan men$ediakan arisitektur dari keseluruhan sistem!
8roses peranangan sistem melibatkan pengidenti+ikasian dan pen(elasan
abstraksi sistem dan hubungann$a!
4! Cmplementaion and .nit Hesting
8eranangan sistem direalisasikan men(adi sebuah program atau unit
program! 8engu(ian melibatkan veri+ikasi untuk memastikan apakah setiap
unit memenuhi spesi+ikasi sistem!
6! Cntegration and "$stem Hesting
"etiap program $ang sudah ada diintegrasikan dan di u(i sebagai salah satu
keutuhan sistem untuk memastikan apakah kebutuhan sistem sudah
terpenuhi! "etelah pengu(ian dilakukan* sistem baru disebarkan ke
pengguna!
;! 'peration and Maintenane
8ada tahap ini dilakukan instalasi terhadap sistem dan digunakan dalam
praktikn$a! 8erbaikan melibatkan koreksi terhadap kesalahan $ang tidak
ditemukan sebelumn$a* memperbaiki implementasi unit sistem* dan
meningkatkan kiner(a sistem!