Anda di halaman 1dari 9

MANAJEMEN STRATEGIS

PT.AQUA Golden Mississippi.Tbk



Visi dan Misi PT.AQUA Golden Mississippi.Tbk
Visi :
AQUA telah menjadi bagian dari keluarga sehat Indonesia lebih selama lebih dari 30 tahun.
Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak didirikan tahun 1973, kini AQUA menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia. Dulu dan kini, AQUA
tetap dan selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia. Volume penjualan AQUA
merupakan volume penjualan terbesar di dunia untuk kategori air mineral
Misi :
AQUA selalu ingin melakukan program untuk menyehatkan konsumen Indonesia,
diantaranya program AKSI (AQUA untuk Keluarga Sehat Indonesia) dan AuAI (AQUA untuk
Anak Indonesia

Sejarah PT.AQUA Golden Mississippi.Tbk
1973
PT AQUA Golden Mississippi didirikan sebagai pioner perusahaan air minum mineral
pertama di Indonesia. Pabrik pertama didirikan di Bekasi.
1974
Produksi pertama AQUA diluncurkan dalam bentuk kemasan botol kaca ukuran 950 ml dari
pabrik di Bekasi. Harga per botol adalah Rp.75,-
1984
Pabrik AQUA kedua didirikan di Pandaan di Jawa Timur, sebagai upaya agar lebih
mendekatkan diri pada konsumen yang berada di wilayah tersebut.
1985
Pengembangan produk AQUA dalam bentuk kemasan PET 220 ml. Pengembangan ini
membuat produk AQUA menjadi lebih berkualitas dan lebih aman untuk dikonsumsi.
1993
Menyelenggarakan program AQUA Peduli (AQUA Cares), sebagai langkah pendauran ulang
botol plastik AQUA menjadi materi plastik yang bisa dapat digunakan kembali.
1995
AQUA menjadi pabrik air mineral pertama yang menerapkan sistem produksi in line di
pabrik Mekarsari. Pemrosesan air dan pembuatan kemasan AQUA dilakukan bersamaan.
Hasil sistem in line ini adalah botol AQUA yang baru dibuat dapat segera diisi air bersih di
ujung proses produksi., sehingga proses produksi menjadi lebih higienis
1998
Penyatuan AQUA dan grup DANONE pada tanggal 4 September 1998. Langkah ini
berdampak pada peningkatan kualitas produk dan menempatkan AQUA sebagai produsen
air mineral dalam kemasan (AMDK) yang terbesar di Indonesia.
Pasca Akuisisi
Danone meningkatkan kepemilikan saham di PT Tirta Investama dari 40% menjadi 74%,
sehingga Danone kemudian menjadi pemegang saham mayoritas Aqua Group. Aqua
menghadirkan kemasan botol kaca baru 380 ml pada 1 November 2001.
2001
Banjir besar yang melanda Jakarta pada akhir tahun menggerakkan perusahaan untuk
membantu masyarakat dan juga para karyawan Aqua sendiri yang terkena musibah
tersebut. Aqua menang telak di ajang Indonesian Best Brand Award. Mulai diberlakukannya
Kesepakatan Kerja Bersama [KKB 2002 - 2004] pada 1 Juni 2002.
2003
Perluasan kegiatan produksi Aqua Group ditindaklanjuti melalui peresmian sebuah pabrik
baru di Klaten pada awal tahun. Upaya mengintegrasikan proses kerja perusahaan melalui
penerapan SAP (System Application and Products for Data Processing) dan HRIS (Human
Resources Information System).
2004
Peluncuran logo baru Aqua. Aqua menghadirkan kemurnian alam baik dari sisi isi maupun
penampilan luarnya. Aqua meluncurkan varian baru Aqua Splash of Fruit, jenis air dalam
kemasan yang diberi esens rasa buah strawberry dan orange-mango. Peluncuran produk ini
awalnya ingin memperkuat posisi Aqua sebagai produsen minuman. Sebenarnya AQUA
Splash Of Fruit bukanlah air mineral biasa, namun masuk dalam kategori beverages.
Sehingga di dalam penjualannya tidak boleh dijemur seperti produk air mineral, namun
harus dimasukkan ke dalam lemari pendingin atau cooling box. Sayangnya, hal ini tidak
terlalu diperhatikan oleh konsumen dikarenakan kurangnya sosialisasi oleh pihak Aqua. Di
tahun yang sama, Aqua melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) massal untuk seluruh
pabrik, depo dan termasuk kantor pusat.
2005
Danone membantu korban tsunami di Aceh. Pada tanggal 27 September, AQUA
memproduksi Mizone, minuman bernutrisi yang merupakan produk dari Danone. Mizone
hadir dengan dua rasa, yaitu orange lime dan passion fruit.
2006-2008
Danone berupaya untuk membuat pabrik di Serang, namun karena Danone didemo oleh
warga sekitar, Bupati, DPRD dan LSM, serta terlebih lagi kasus ini sudah sampai Gubernur
Banten yang bukan menjadi rahasia merupakan Putri dari 'penguasa' Banten maka Danone
dengan terpaksa 'kalah' atau membatalkan pembuatan Pabrik di Serang. Sebenarnya
Danone bisa berhasil membuat pabrik di Serang seandainya Danone mau membuatkan
fasilitas umum yaitu Air Bersih bagi warga sekitar, karena sebenarnya yang dibutuhkan
warga sekitar itu hanyalah Air Bersih bukannya hanya sekedar survey atau malah
penghijauan. Keadaan inilah yang sayangnya justru dimanfaatkan oleh segelintir orang
untuk mencari 'keuntungan' pribadi.
2009
Danone akan mulai membuat pabrik baru di Cianjur, ini merupakan pengalihan dari Pabrik
Serang yang pembangunannya sementara ditunda.
2010
Aqua Group mengalami perubahan signifikan pada struktur organisasi dan operasionalnya.
Perubahan tersebut adalah proses delisting PT Aqua Golden Mississippi dari Bursa Efek
Indonesia (BEI) sehingga status badan hukum PT AGM menjadi perusahaan tertutup. Aqua
juga memperkenalkan inovasi baru pada tutup galonnya untuk menjaga kemurnian alam.
2011-2012
Aqua menyelenggarakan kampanye It's in Me untuk sosialisasi hidup sehat kepada
konsumen.
2013
Aqua menyelenggarakan 40 tahun Aqua, program ulang tahun Aqua ke-40 dengan
tagline Bersama untuk Indonesia, dengan peluncuran logo baru.

Strategi Marketig Mix PT Danone Aqua terhadap Mizone

1) Produk (product)
Mizone yang diproduksi oleh Danone Aqua merupakan kategori minuman isotonik
bernutrisi. Diluncurkan pertama kali pada 27 September 2005 di Surabaya dengan rasa
orange lime yang menyegarkan, rasa passion fruit yang memanjakan selera, dan pada Juni
2008 meluncurkan varian baru dengan rasa lychee lemon yang sensasional. Mengandung
Hydromaxx yaitu : Vitamin B1, B3, B6, dan B12 untuk membantu metabolisme karbohidrat
menjadi energi, Vitamin C, sebagai antioksidan untuk menjaga kahidupan sel dalam tubuh,
dan elektrolit untuk menggantikan mineral yang hilang akibat pengeluaran keringat. Bahan
dasar Mizone menggunakan air mineral Aqua dan sari buah alami melalui proses kristalisasi.
Mizone sendiri merupakan produk yang sudah terkenal di Australia, New Zealand, dan Cina.
Pada November 2006 Mizone dilanda krisis karena tidak menantumkan salah satu bahan
pengawet (natrium benzoat) dalam kemasannya. BPOM memberikan tenggat waktu hingga
Desember 2006 agar Mizone menarik produknya dari pasaran dan memperbaiki label pada
kemasan. Pada saat itu, Mizone sudah beredar di 30 depo, 50 distributor dan 1 juta outlet di
seluruh Indonesia. Penjualan turun drastis sedikitnya Rp 35 miliar perhari. Untuk
mengembalikan kepercayaan konsumen, Mizone melakukan edukasi kepada konsumen
melalui promosi baik below the line maupun above the line.

2). Harga (Price)
Dari segi harga, Mizone sangat kompetitif sekitar Rp 2.500 untuk isi 500 mL, jika
dibandingkan dengan isotonik dalam kemasan kaleng yang yang harganya sekitar Rp 3.300
untuk isi 330 ml .

3). Distribusi (Place)
Distribusi Mizone berorientasi nasional menggunakan jalur distribusi Aqua yang sangat luas,
kuat di pasar tradisional (mudah dijumpai di warung dan toko-toko yang menjual produk
Aqua). Sampai ada suatu istilah di kalangan distributor di mana ada Aqua, disitu ada
Mizone.

4). Promosi (Promotion)
Target pasar Mizone adalah semua kalangan umur, namun dalam kampanyenya lebih
ditujukan kepada kalangan usia 18-35 tahun dengan aktivtas yang dinamis. Mizone
melakukan kampanye besar-besaran lewat placement iklan di televisi (TV), radio, media
cetak, dan media luar ruang. Belanja iklan Mizone sepanjang 2006 paling besar
dibandingkan kompetitornya, yaitu sebesar 46,1 milyar. Pada Agustus 2006, Mizone
mengadakan sampling road show di beberapa kota besar pada pusat keramaian. Mizone
memasuki sekolah dengan membuat iklan dan pembuatan logo Mizone pada lapangan
olahraga (lapangan basket) serta di white board SMA ternama di beberapa kota besar.

Beberapa strategi pemasaran Aqua yang sampai saat ini masih dijalankan:
Slogan
Aqua membuat suatu slogan yang mudah di ingat dan di kenal masyarakat, dengan slogan
air sehat setiap saat ini ternyata Aqua mampu mendongkrak penjualan yang luar biasa.
Inilah kekuatan sebuah slogan yang bisa memberikan efek bagi penjualan produk. Jika anda
menginginkan penjualan produk yang sama dengan Aqua maka anda bisa membuat slogan
yang bagus dan mudah di ingat oleh banyak orang seperti Aqua.
Promosi
Aqua melakukan berbagai promosi baik melalui media online, media cetak maupun saluran
komunikasi lainnya. Seperti kita ketahui bahwa banyak sekali iklan produk dengan merek
Aqua yang mengisi setiap iklan di televisi, radio maupun di media cetak. Inilah salah satu
strategi pemasaran Aqua yang dijalankan.
Aqua juga mensponsori beberapa bidang olahraga dan lainnya untuk mendongkrak
popularitas merek ini agar lebih dikenal masyarakat luas.
Pelayanan
Pelayanan sangat penting bagi suatu perusahaan kepada konsumennya sehingga Aqua juga
memberikan pelayanan yang baik bagi konsumennya di seluruh Indonesia. Melalui
distributor Aqua di seluruh Indonesia ini Aqua bisa memberikan pelayanan yang maksimal
kepada pelanggannya.
Packaging yang baik
Packaging juga memberikan dampak luar biasa bagi distribusi Aqua sehingga penjualan bisa
bertambah dari waktu ke waktu.
Saluran Distribusi
Aqua memiliki banyak saluran distribusi untuk menyuplai kebutuhan air minum dengan
merek Aqua baik di kota maupun di pelosok. Hampir semua wilayah di Indonesia sudah ada
distributor air minum ini.
ANALISA SWOT PERUSAHAAN
STRENGTH
1. Aqua telah memiliki brand yang sangat kuat dikalangan masyarakat, bahkan
umumnya dijadikan majas metafora untuk penyebutan sebuah air minum kemasan
walaupun bukan bermerek Aqua.
2. Kualitas sumber mata air selalu terjaga. Lokasi mata air Aqua senantiasa berada jauh
dari pemukiman penduduk. Faktor ini penting dilakukan demi mencegah rembesan
limbah pemukiman di sekitar sumber mata air. Kemurnian sumber air Aqua, dijaga
dan dilindungi untuk mencegah rembesan air tanah atau air hujan.
3. Dengan upaya penjagaan kualitas tersebut, Aqua mendapat pencitraan yang sangat
baik dikalangan masyarakat. Pencitraan yang baik ini membuat masyarakat memilih
Aqua sebagai kebutuhan pokok air minum. Hal ini menyebabkan Aqua menjadi
AMDK pertama dengan penghasilan yang sangat tinggi.
4. Kemudahan memasarkan produk karena selain masyarakat telah percaya akan
kualitas yang selalu terjaga, masyarakat dapat menemukan agen Aqua dimana-mana
karena jumlahnya yang sangat banyak.
5. Kemasan Aqua semakin beragam ( dari kemasan gelas, botol kecil, sedang hingga
galon ).
6. Kesuksesan Aqua sangat ditunjang oleh para karyawannya yang mempunyai loyalitas
dan dedikasi tinggi serta berpengetahuan luas dan mendalam, baik di bidang masing-
masing maupun secara umum.
7. Menjadi pelopor kemasan gelas plastik di dunia sehingga kini menjadi standar
industri. Aqua pula yang mempelopori peralihan dari PVC ke PET. dan Aqua pula
yang mempelopori konsep fully integrated manufacturing yang memungkinkan
produksi terpadu air minum dan botol kemasannya mulai dari tingkat biji plastik.
WEAKNESS
1. Harga produk Aqua ditentukan oleh kebijakan harga yang disebut kebijakan
harga wholesaler. Antara lain yaitugeographical price quotation dan price adjusted to
buyers position.
2. Saluran ditribusi terlalu panjang, dimana hasil produksi dari Aqua disalurkan ke
distributor-distributor, kemudian disalurkan ke retailer dan pada akhirnya sampai ke
tangan konsumen.
3. Dalam penarikan karyawan Aqua masih menggunakan spoil system karena
perusahaan pada awal berdiri merupakan perusahaan keluarga.
OPPORTUNITY
1. Jumlah penduduk yang terus meningkat secara signifikan merupakan peluang yang
sangat besar. Bertambahnya penduduk berarti bertmbah pula orang yang butuh air
minum. Jadi, permintaan konsumen akan produk yang dihasilkan dapat meningkat.
Sehingga perusahaan dapat meningkatkan produksi penjualannya.
2. Produk Aqua ditujukan untuk semua kalangan. Mulai dari anak-anak, dewasa, hingga
golongan tua. Mulai dari Pejabat hingga rakyat bisa. Mulai dari yang kaya, menengah
ataupun yang miskin. Hal ini dapat dikatakan karena air dibutuhkan oleh semua
manusia.
3. Banyak daerah plosok yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih khususnya untuk
minum.
4. Aqua menggunakan seluruh media untuk promosi iklannya. Seperti melalui brosur
sederhana, even-even olahraga, TV, radio, koran, majalah, dan internet.
5. Perkembangan teknologi yang sangat cepat mendorong kemajuan dunia bisnis.
Perusahaan yang mempunyai keunggulan dalam hal teknologi tentunya dapat
menunjang keadaan produksi yang dihasilkan, mulai dari efektifitas dan efisiensi
proses produksi yang dapat dihasilkan.



THREAT
1. Adanya produk palsu di pasaran yang menggunakan label Aqua.
2. Munculnya beragam merek air mineral dalam kemasan baru.
3. Sekarang ini banyak bermunculan depo-depo air minum isi ulang dikawasan padat
penduduk dimana harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding Aqua.
4. Adanya kenaikan bahan baku untuk kemasan, seperti plastik untuk label dan bahan
untuk pembuatan gallon.
5. Pemerintah memberi peraturan kepada setiap perusahaan AMDK untuk tidak
mengeksploitasi air sesuka hati.
6. Biaya pengiklanan yang mahal.
7. Tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.

Analisis Kompetitif : Model Lima Kekuatan Porter
Persaingan antar Perusahaan Saingan
Kebutuhan masyarakat akan air minum meningkat seiring dengan meningkatnya
pertumbuhan penduduk. Kesadaran masyarakat akan butuhnya air minum yang bersih dan
menyehatkan berpengaruh pada persepsi masyarakat akan konsumsi Air Minum Dalam
Kemasan. Atas dasar itulah, banyak pemain baru yang masuk dalam industri ini.
Menurut data Aspadin(Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia), tercatat
lebih dari 400 perusahaan AMDK dan lebih dari 600 merek yang ada di pasaran. Hal ini
menjelaskan bahwa beberapa perusahaan memiliki lebih dari satu merek untuk merespon
tuntutan pasar yang beragam mulai dari harga sampai dengan kualitas. Sebagai contoh, PT.
Golden Aqua Mississipi yang memproduksi Aqua juga memproduksi VIT.
Pemain dalam Industri butuh usaha ekstra keras untuk meningkatkan produk yang berbeda,
kualitas yang terjamin dan brand image. Kondisi persaingan sangat ketat karena banyak
pesaing menjual produk AMDK yang sama. Untuk itu diperlukan informasi pasar dan kondisi
pesaing terutama kelemahan dan kekuatan pesaing. Informasi itu penting berhubungan
dengan penggunaan kebijakan tentang produk, harga, promosi dan distribusi.
Potensi masuknya pesaing baru
Di Indonesia Dari tahun ke tahun konsumsi air kemasan terus meningkat, tercatat tahun
1973 kapasitas produksi hanya 6 juta liter per tahun. Tahun 2001 meningkat tajam menjadi
5,4 milyar liter. Setahun kemudian naik 31,5% menjadi 7,1 milyar liter. Lalu pada 2003
meningkat 14,1% mencapai 8,1 milyar liter. Tahun 2011 konsumsi air kemasan mencapai
17,3 milyar liter meningkat 23% di bandingkan tahun 2010. Tahun 2012 diperkirakan
konsumsi air kemasan meningkat menjadi 19,88 milyar liter per tahun.
Dengan data di atas maka terdapat potensi masuknya pesaing baru di indonesia, karena
permintaan akan AMDK semakin meningkat. Tetapi dengan banyaknya merk atau produk
yang sudah ada sekarang, maka pemerintah harus ekstra ketat mengawasi keberlangsungan
produk tersebut, karena banyak survey yang menyatakan terdapat produk AMDK yang
membahayakan untuk konsumen. Sehingga proses pengolahan dan pembuatan AMDK harus
mempunyai standart khusus yang sudah ditetapkan. Dan pendatang baru juga harus
memperhatikan skala ekonomi, perbedann produk yang eksklusif, identitas merek,
kebutuhan modal, akses ke dalam distribusi, keuntungan dari biaya absolute, akses yang
dibutuhkan, kebijakan pemerintah, dan balasan yang diharapkan. Dengan demikian tidak
semakin bertambah merek AMDK yang ada dalam pasaran, dan akan mengurangi
persaingan di industry.
Potensi pengembangan produk-produk pengganti
Salah satu ancaman dalam industri AMDK adalah air isi ulang. Meskipun merek-merek
tertentu telah memberi peringatan untuk tidak boleh mengisi dengan produk lain, tetapi hal
itu tidak berpengaruh karena pengawasan tidak ketat dalam aplikasinya. Terlebih harga air
mineral isi ulang yang lebih murah dan tetap praktis. Apalagi melihat harga kebutuhan
pokok semakin meningkat, tentu masyarakat menengah ke bawah lebih memilih alternative
tersebut karena kebutuhan akan air mineral tidak mungkin dikurangi.
Daya tawar pemasok
Dalam industri AMDK tentu pemasok mempunyai daya tawar yang tinggi, karena kebutuhan
akan bahan baku plastik untuk membuat kemasan (galon, botol, dan gelas) tidak ada
penggantinya. Dan tentu akan berpengaruh terhadap persangan dan juga biaya yang di
keluarkan perusahaan.
Daya tawar konsumen
Dalam industri AMDK daya tawar pembeli cukup tinggi, mengingat banyak alternative lain
yang tersedia di pasaran. Tetapi tidak terlalu mengancam dalam industri terutama merk
AQUA karena berorientasi terhadap kualitas. Jika konsumen sudah percaya dan loyal
terhadap air mineral yang di konsumsi pasti ia tidak akan mudah beralih. Apalagi produk
yang di konsumsi berkaitan dengan kesehatan, pasti tidak akan main-main dalam
menetukan pilihannya, meskipun banyak merek yang ada.
Kesimpulan
Berdasarkan model lima factor kekuatan porter di atas maka dapat disimpulkan bahwa,
industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tidak mempunyai ancaman yang cukup serius
dalam persaingan baik dalam industry maupun pendatang baru, karena orientasi konsumen
cenderung terhadap kualitas produk. Dan hanya sebagian kecil dari konsumen yang
orientasinya terhadap harga. Tetapi masalah yang menjadi ancaman bagi industri AMDK
adalah faktor lingkungan. Mengingat industri ini yang mengakibatkan limbah plastik semakin
meningkat dan hampir tidak bisa dimusnahkan. Meskipun berbagai alternative telah
dilakukan tetapi belum dapat dirasakan keberhasilannya.
Peluang dalam industri Air Mineral Dalam Kemasan sangat baik, yaitu dapat kita lihat
semakin bertambahnya penduduk Indonesia baik dilihat dalam tingkat kehamilan dan
kelahiran, maka memberi peluang yang cemerlang karena dapat meningkatkan penjualan
yang berdampak terhadap peningkatan produksi, peningkatan tenaga kerja, peningkatan
pendapatan dan peningkatan laba bagi perusahaan. Dan juga peran pemerintah untuk
mensosialisasikan cara hidup sehat untuk minum air 10-11 gelas per hari per orang juga
mendatangkan peluang bagi industri AMDK untuk meningkatkan produksinya.

SPACE MATRIX AQUA
Sumbu X (competitive advantage and industry strength)
= -2.2 + 5.0
= 2,8
Sumbu Y (financial strength and environmental stability)
= -2.4 + 3.8
= 1.4
Dengan demikian Aqua tergolong dalam kriteria Quadran yang Agresive pada strategi yang
di pilihnya, yaitu Market Development, Market Penetration, Product Development yang
dilakukan pihak Aqua. Berdasarkan SPACE Matriks ini maka Aqua mempunyai
kecenderungan untuk agresive dalam bergerak di pasaran. Hal ini dapat digambarkan dalam
strategi yang digunakan oleh pihak Aqua dibandingkan dengan quadran lain yang ada pada
gambar dibawah ini.