Anda di halaman 1dari 2

LI 3.

3 HASIL DARI METABOLISME AEROB



A . MENGHASILKAN ATP
Aerob adalah perkembangan atau hdup dalam lingkungan yang mengandung udara segar atau
udara yang bersih dan biasanya udara segar ini ada pada waktu pagi hari karena saat pagi
hari udara belum bercampur dengan berbagai jenis udara kotor yng biasa ditimbulkan oleh
polusi udara dari kendaraan maupun dari pabrik pabrik.
Drs. Ahmad A.K. Muda:Kamus Saku biologi. Sidoardjo: Gitamedia Press; 2009 .p. 13
Energi dalam bentuk ATP berasal terutama dari ADP. Produksi ATP dapa terjadi jika sel
melakukan metabolisme senyawa yang mempunyai energi potensial yang terikat didalam
senyawa tersebut. Contoh senyawa potensial itu adalah karbohidrat, asam lemak, dan asam
amino, jika karbohidrat misalnya glukosa didegredasi melalui serangkaian reaksi glikolisis
maka akan dihasilkan ATP yang dapat digunakan untuk reaksi metabolik yang lain. Dalam
reaksi glikolisis, glukosa akan diubah menjadi piruvat yang diikuti dengan produksi ATP.
Pada jasad aerob glikolisis akan dilanjutkan dengan siklus asam sitrat (siklus krebs) dan
proses fosforilasi oksidatif. Dalam keadaan aerob piruvat akan masuk ke dalam mitokondria
dan dioksidasi secara lengkap menjadi CO
2
DAN H
2
O.
Walaupun terdapat banyak reaksi kimia dalam rangkaian proses glikolisis, hanya sebagian
energi bebas dalam molekul glukosa yang dibebaskan disebagian besar langkah. Akan tetapi,
diantara tahap 1,3-asam difosfogliserat dan 3-asam fosfogliserat dan sekali lagi diantara tahap
asam fosfoenolpiruvat dan asam piruvat, jumlah energi yang dibebaskan lebih dari 12.000
kalori per mol, yaitu jumlh yang dibutuhkan untuk membentuk ATP, dan reaksi digandakan
sedemikian rupa hingga terbentuk ATP.
Guyton and Hall: Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC; 2007.p. 875

Pembentukan ATP Selama Pemecahan Glukosa
Kita sekarang dapat menentukan jumlah total molekul ATP yang, dalam kondisi optimal
dapat dibentuk oleh energi dari satu molekul glukosa:
a. Selama glikolisis, dibentuk empt molekul ATP, dan dua molekul dikeluarkan untuk
menimbulkan fosforilasi awal glukosa untuk memulai proses. Keadaan ini
memberikan hasil akhir dua molekul ATP.
b. Selama putaran siklus asam sitrat, dibentuk satu molekul ATP. Akan tetapi, karena
disetiap molekul glukosa dipecah menjadi 2 molekul asam piruvat, terdapat dua
putaran siklus untuk masing-masing molekul glukosa yang dimetabolisme,
memberikan hasil akhir dua molekul ATP lagi.
c. Selama keseluruhan proses pemecahan glukosa, total 24 atom hidrogen dilepaskan
selama glikolisis dan selama siklus asam sitrat. Dua puluh dari atom ni dioksidasi
dalam hubungannya dengan mekanisme kemiosmotik yang melepaskan tiga molekul
ATP per dua atom hidrogen yang dimetabolisme. Keadaan ini menghasilkan
tambahan 30 molekul ATP.

d. Sisa empat atom hidrogen dilepaskan oleh dehidrogenase atom hidrogen ke dalam
proses oksidatif kemosmotik didalam mitokondria diluar tahap pertama. Du molekul
ATP biasanya dilepaskan untuk setap dua atom hidrogen yang dioksidasi, sehingga
memberikan total empat molekul ATP atau lebih.
Guyton and Hall: Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC; 2007.p. 878

Laktat Dehidrogenase
Enzim laktat dehidrogenase digunakan pada tahap akhir glikolisis yaitu pembenttukan asam
laktat dengan cara reduksi asam piruvat. Dalam reaksi ini digunakan NADH sebagai
koenzim. Jika tak tersedia oksigen (anaerob), tak terjadi reoksidasi NADH melalui
pemindahan unsur ekuivalen pereduksi.
Piruvat + NADH + H+ L(+)-Laktat + NAD+
Dalam keadaan aerob, piruvat masuk mitokondria, lalu dikonversi menjadi asetil-KoA,
selanjutnya dioksidasi dalam siklus asam sitrat menjadi CO2.

Kesimpulan:
Pada glikolisis aerob, energi yang dihasilkan terinci sebagai berikut:
- hasil tingkat substrat :+ 4P
- hasil oksidasi respirasi :+ 6P
- jumlah :+10P
- dikurangi untuk aktifasi glukosa dan fruktosa 6P : - 2P
+ 8P
Pada glikolisis anaerob, energi yang dihasilkan terinci sebagai berikut:
- hasil tingkat substrat :+ 4P
- hasil oksidasi respirasi :+ 0P
- jumlah :+ 4P
- dikurangi untuk aktifasi glukosa dan fruktosa 6P : - 2P
+ 2P
F.Ross lynne and p.shaffer gary: .Fermentation of carbohydrate under aerobic and
anaerobic condition by intestinal microflora from infants.journal of clinical microbiologi;
1989