Anda di halaman 1dari 32

PROJECT MANAGEMENT

MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 1 of 20
ESTIMASI
PROYEK
Materi 9
Manajemen Proyek TI
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 2 of 20
Estimasi Proyek Sistem :
(1) Teknik pemecahan masalah dalam banyak kasus
kompleks yang dipertimbangkan satu bagian.

(2) Estimasi biaya dan usaha proyek sistem tidak pernah
menjadi scientific dikarenakan :
variasi :
(a) Manusia
(b) Teknik
(c) Lingkungan
(d) Politik
Dapat bepengaruh Biaya dan Usaha-akhir aplikasi
pengembangan.
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 3 of 20
Beberapa Pilihan Capaian Estimasi Biaya dan Pertanggung-
jawaban Usaha proyek sistem :

(1) Menunda estimasi sampai akhir proyek.

(2) Estimasi proyek berdasarkan proyek yang sudah ada.

(3) Menggunakan teknik dekomposisi relatif sederhana
estimasi biaya dan usaha proyek sistem.

(4) Menggunakan model empiris : estimasi biaya dan usaha
proyek sistem.
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 4 of 20
Teknik Dekomposisi :
(1) Dekomposisi Masalah / Partitioning :
Suatu aktivitas ysng memfokuskan pada inti analisis
kebutuhan P/L.
Implementasinya : Penyampaian fungsional dan proses.

(1) Dekomposisi Proses :
Membagi proses beberapa fungsi hingga mencapai
fungsi primitif;

Estimasi Ukuran Proyek Sistem :
(1) Software Sizing;
- Fuzzy-logic sizing;
- Function point sizing;
- Standard component sizing;
- Change sizing.
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 5 of 20
Estimasi Ukuran Proyek Sistem :
(1) Software Sizing;
- Fuzzy-logic sizing :
Menggunakan teknik reasoning aproximasi fuzzy
logic(logika kabur/bias).

- Function point sizing :
Mengembangkan estimasi karakteristik domain informasi.

- Standard component sizing :
Membangun S/W dengan komponen standard yang
berlainan.

- Change sizing :
Modifikasi sebuah proyek S/W dengan beragam cara.
Contoh : reuse, penambahan, perubahan, dan
penghapusan kode.
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 6 of 20
Estimasi Ukuran Proyek Sistem
(2) Estimasi Berbasis Masalah :
- Baris kode(LOC) dan titik fungsi (FP) fungsi dasar
untuk menghitung metrik produktivitas.
- LOC dan FP : variabel estimasi dan metrik baseline.
- Variabel estimasi : mengukur setiap elemen S/W.
- Metrik baseline : dikumpulkan dari proyek lalu &
digunakan untuk hub. antar variabel estimasi.

(3) Estimasi Berbasis LOC (Line-of-Code) :
EV = ( S
opt
+ S
m
+ S
pess
)/6
dimana :
EV : expected value;
S
opt
: estimasi optimis;
S
pess
: estimasi pesimis;
S
m
: estimasi paling sering.


PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 7 of 20
Estimasi Ukuran Proyek Sistem

EV (Expected Value) :
Variabel estimasi untuk produktivitas LOC dan FP harus
dicrosscheck dengan Pendekatan Lain, Kaidah Umum, dan
Pengalaman Membuat Estimasi.

Contoh, Hasil identifikasi fungsi S/W :
(a) User interface dan fasilitas kontrol (UICF)
(b) Analisis geometri 2 dimensi (2DGA)
(c) Analisis geometri 3 dimensi (3DGA)
(d) Manajemen database(DBM)
(e) Fasilitas tampilan grafis komputer(CGDF)
(f) Kontrol Periferal (PC)
(g) Modul analisis desain (DAM)


PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 8 of 20
Estimasi Ukuran Proyek Sistem
Pendekatan teknik perhitungan three-point pada CAD
System LOC setiap fungsi :
FUNGSI LOC Terestimasi
1. User interface dan fasilitas kontrol (UICF) 2.300
2. Analisis geometri 2 dimensi (2DGA) 5.300
3. Analisis geometri 3 dimensi (3DGA) 6.800
4. Manajemen database(DBM) 3.350
5. Fasilitas tampilan grafis komputer(CGDF) 4.950
6. Kontrol Periferal (PC) 2.100
7. Modul analisis desain (DAM) 8.400
Jumlah Baris Kode Terestimasi 33.200
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 9 of 20
Estimasi Ukuran Proyek Sistem
Berdasarkan kajian data historis :
- Produktivitas Rata-rata Organisasi untuk Tipe Sistem ini
adalah 620 LOC/per-month;
- Harga Tenaga Ahli Rp. 3 Juta setiap bulan;
- Biaya LOC US$ 13.00 (Rp. 123.500 u/ 1US$=Rp.9500)
- Jadi Total Biaya Proyek : 33.200 X Rp. 123.500 =
Rp. 4.100.200.000,-
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 10 of 20
Proyek LOC Man-month
Biaya
($ 1000)
Dokumen
(page)

Error
Cacat
(defect)
Person
Alpha 12.100 24 168 365

134 29 3
Beta 27.200 62 440
1224

321 86 5
Gamma 20.200 43 314 1050

256 64 6
Metrik Size-Oriented
Tahun ke: 1 - Operasi
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 11 of 20
Estimasi Ukuran Proyek Sistem

(4) Estimasi Berbasis FP (Function Of Point) :
Fokus harga domain informasibukan S/W.

Contoh :
Estimasi perencanaan proyek :
- input, output, inquiry, file, dan interface eksternal S/W
CAD.
(Lihat Estimasi Bobot Harga Berikut )
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 12 of 20
FAKTOR BOBOT
HARGA
1. Backup and Recovery 4
2. Data Communication 2
3. Distributed Processing 0
4. Crithical Performance 4
5. Existing Operation Environment 3
6. Data Entry On-line 4
7. Input Transaction On Double Screen 5
Estimasi Bobot Harga
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 13 of 20
FAKTOR BOBOT
HARGA
8. Updating Master File On-line 3
9. Complex Value of Information Domain 5
10. Internal Processing complexcity 5
11. Design Code for reuseable 4
12. Installation/Conversion in design 3
13. Double Installation 5
14. Application for design and change 5
15. Adjustable Factor complexity 1.17
Estimasi Bobot Harga
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 14 of 20
-Jlh. input user

-Jlh. output

-jlh. penyelidikan user

-Jlh.file

-Jlh.interface internal

-Total ...............

X 3 4 6 =

X 4 5 7 =

X 3 4 6 =

X 7 10 15 =

X 6 7 10 =
Parameter Jumlah simple avg complex
pengukuran
Penghitungan Matriks Function Point
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 15 of 20
Maka Function Point :

FP
terestimasi
= Total X (0,65 + 0,1 X F
i
)

Dimana :
Total : Jumlah penghitungan matriks function point
Fi : Jumlah harga penyesuaian kompleksitas matriks
berdasarkan tabel nilai konstanta dan faktor
pembobotan skala di bawah ini
0=tidak berpengaruh;
1=insidentil;
2=moderat;
3=avg;
4=signifikan;
5=esensial
dari 15 fungsi di atas.
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 16 of 20
Maka Function Point :

FP
terestimasi
= Total X (0,65 + 0,1 X F
i
)

FP
terestimasi
= 372

Dimana :
- Produktivitas Rata-rata Organisasi untuk Tipe Sistem ini adalah
6,5 FP/per-month;
- Harga Tenaga Ahli Rp. 3 Juta setiap bulan;
- Biaya setiap FP US$ 1230 (Rp. 11.685.000 u/ 1US$=Rp.9500)
-Jadi Total Biaya Proyek : 372 X Rp. 11.685.000 =
Rp3.436.820.000,-

PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 17 of 20
-Strutur data extern

-Data extern

-Jlh. input user

-Jlh. output

-jlh. penyelidikan user

-Jlh.file

-Jlh.interface internal
Parameter simple avg complex
pengukuran
Penghitungan Index Function Point 3D
X 7 +

X 5 +

X 3 +

X 4 +

X 3 +

X 7 +

Xn/a+
X 10 +

X 7 +

X 4 +

X 5 +

X 4 +

X 10 +

Xn/a+
X 15 +

X 10 +

X 6 +

X 7 +

X 6 +

X 15 +

Xn/a+
-Index function point 3D
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 18 of 20
Estimasi Kasar Rata LOC Setiap Fungsi

Programming LOC/FP
Language (avg)

1. Assembly .. 320
2. C ..128
3. Cobol ..105
4. Fortran.105
5. Pascal. 90
6. Ada 70
6. Bhs. Orientasi ke obyek 30
7. Fourth GL . 20
8. Generator Code .. 15
9. Spreadsheet 6
10.Bhs. Grafis(icon) ... 4
Ref:
Jones, Applied S/W Measurement, Mc.GrawHill, 1991
Albrecht,A.J., dan JE.Gaffney, S/W function, sorce Line Code and Development Effort Production; A
S/W Science Valid, Nov 1983
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 19 of 20
Estimasi Ukuran Proyek Sistem

(5) Estimasi Berbasis Proses.
PROJECT MANAGEMENT
MANPRO-M5 : PERENCANAAN
PROYEK LANJUT
am/page : 20 of 20
Model Estimasi Empiris :
(1) Struktur model estimasi;
(2) Model COCOMO;
(3) Persamaan S/W.

PROJECT MANAGEMENT
Lanjutan Materi 9 Manajemen
Protek TI
Estimasi Biaya
Proyek
Matakuliah : Manajemen Proyek
Tahun : 2006


PROJECT MANAGEMENT
PENGERTIAN PERKIRAAN BIAYA
SUATU PROSES DALAM MENENTUKAN
PERHITUNGAN HARGA SATUAN
& JUMLAH PEKERJAAN
UNTUK MEMPERKIRAKAN BIAYA PROYEK,
BAIK SECARA KESELURUHAN ATAU
PERBAGIAN.

SUMBER : Hardie, Glenn M., Construction Estimating Techniques, Prentice
Hall, Inc., New Jersey, 1987, halaman 138
PROJECT MANAGEMENT
FUNGSI PERKIRAAN BIAYA
MENGHASILKAN KONSISTENSI,
KETEPATAN PERKIRAAN,
PENGHEMATAN WAKTU,
KETERSEDIAAN DATA,
SUMBER YANG DAPAT DIPERCAYA
DAN DUKUNGAN MORIL

SUMBER : Clark Forrest D. dan Lorenzoni, A.B., Applied Cost Engineering
2 nd. Edition, Marcel Dekker,Inc., New York, 1985, halaman 38
PROJECT MANAGEMENT
JENIS - JENIS BIAYA
BIAYA LANGSUNG
PRODUKSI
PENGIRIMAN
PENERIMAAN
PEMASANGAN
BIAYA TAK LANGSUNG
IJIN, JAMINAN, PAJAK, ASURANSI, BUNGA
PUBLIKASI, PROMOSI





SUMBER : Hardie, Glenn, Construction Estimating Techniques, Prentice Hall, New
Jersey, 1987, halaman 13, 102-3.
PROJECT MANAGEMENT
KOMPONEN BIAYA

MATERIAL
DAFTAR HARGA & PENAWARAN
POTONGAN TERHADAP JENIS PEMBAYARAN, VOLUME
TENAGA KERJA
SISTEM PEMBAYARAN UPAH
BANYAKNYA PEKERJAAN
PERALATAN
BIAYA KEPEMILIKAN, DEPRESIASI
BIAYA OPERASIONAL
OPERASIONAL KANTOR
BIAYA LANGSUNG ADMINISTRASI
BIAYA TAK LANGSUNG
KEUNTUNGAN
KEUNTUNGAN KOTOR & BERSIH
SUMBER : Hardie, Glenn, Construction Estimating Techniques, Prentice Hall, New
Jersey, 1987, halaman 13-118-9
PROJECT MANAGEMENT
BERDASARKAN TAHAP PERHITUNGAN
PRELIMINARY COST ESTIMATE
BUDGET ESTIMATE
DETAIL / DEFINITE ESTIMATE
BERDASARKAN SATUAN
PERHITUNGAN
UNIT OF USE METHOD
AREA METHOD
VOLUME METHOD
ENCLOSURED METHOD
TIPE PERKIRAAN BIAYA
PROJECT MANAGEMENT
PERHITUNGAN HARGA SATUAN
PERTIMBANGAN :
HAMBATAN DI LAPANGAN
FAKTOR NILAI TANAH
SARANA TRANSPORTASI KE LOKASI TERSEBUT
UTILITAS YANG TERSEDIA DI LOKASI
KONDISI LINGKUNGAN & MASYARAKAT SEKITAR
KEJELASAN BATASAN TAPAK
KONDISI DI BAWAH PERMUKAAN TANAH
SUMBER : OBrien, James J., Preconstruction Estimating - Budget Through Bid,
John Wiley & Sons, Inc., New York, 1994, halaman 15-16
PROJECT MANAGEMENT
ESTIMASI PROYEK KONSTRUKSI
TEKNIK PENAWARAN
METODE KONTRAK KONSTRUKSI
BIAYA
AKUTANSI BIAYA
PENGETAHUAN MEMBACA GAMBAR
PENGETAHUAN MATERIAL
METODE PENGERJAAN
PRODUKTIFITAS
PERATURAN
SUMBER : Hardie, Glenn, Construction Estimating Techniques,
Prentice Hall, New Jersey, 1987, halaman 13-14
PROJECT MANAGEMENT
HUBUNGAN PENAMBAHAN NILAI & PERUBAHAN BIAYA
TOTAL PROJECT LIFE CYCLE
PLAN ACCOMPLISH
PHASE 1 PHASE 2 PHASE 3 PHASE 4
CONCEPT DEVELOPMENT IMPLEMENTATION TERMINATION
CONCEIVE DEVELOP EXECUTE FINISH
D (C) (D) (E) (F)
E
C
R
E
A
S
I
N
G

TIME

SUMBER : Wideman, Max, A Framework For Project & Program Management
Integration, The PMBOK Handbook Series Vol.1, 1994,
halaman III-7
PROJECT MANAGEMENT

METODE PERKIRAAN BIAYA YANG BURUK
KESAMAAN KENAIKAN TERHADAP SEMUA JENIS PEKERJAAN.
MISKINNYA INFORMASI YANG DIPERLUKAN.
KURANGNYA PENGETAHUAN METODE PERKIRAAN.
ALOKASI PENDANAAN YANG TIDAK DAPAT DIPASTIKAN.
TIDAK ADANYA METODE KONTROL PEKERJAAN.
KURANGNYA GAMBARAN TENTANG PELAKSANAAN.
KURANGNYA KEAHLIAN MENGOLAH DATA.
ORANG YANG MENILAI KURANG AKRAB DENGAN LAPANGAN.

PROJECT MANAGEMENT
SURVEY UPAH TUKANG
1. Upah Pembersihan (m2)
2. Upah Galian Tanah (m3)
3. Upah Pembuatan Pondasi Batu Kali (m3)
4. Upah Pembuatan Pondasi Tapak (m3)
5. Upah Pembuatan Sloof (m3/m)
6. Upah Pasangan Dinding Bata (m2)
7. Upah Plesteran & Acian (m2)
8. Upah Instalasi Air Bersih (m)
9. Upah Instalasi Air Kotor (m)
10. Upah Instalasi Air Kotoran (m)
11. Upah Instalasi Listrik (per titik)
12. Upah Pekerjaan Kolom & Balok (m3/m)
PROJECT MANAGEMENT
SURVEY UPAH TUKANG
13. Upah Pekerjaan Plat Beton (m2)
14. Upah Pasang Kusen Pintu - Jendela (per tipe)
15. Upah Pembuatan Kuda-kuda (m3)
16. Upah Pasang Kaso & Reng (m2)
17. Upah Pasang Triplex & Alumnium Voil (m2)
18. Upah Pasang Plafond & Rangka (m2)
19. Upah Pasang List Plafond (m)
20. Upah Pasang Lantai (m2)
21. Upah Pasang Plint Lantai (m)
22. Upah Cat Dinding (m2)
23. Upah Cat List Plafond (m)
24. Upah Cat Kusen Pintu Jendela (per tipe)