Anda di halaman 1dari 3

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUSUMA HUSADA

PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN


Jl Jaya Wijaya No 11 Kadipiro, Surakarta Tlp (0271) 857742 Fax (0271) 857742

STANDARD OPERASIONAL PROSEDUR
INSTITUSI
STIKES
KUSUMA HUSADA
PRODI DIII
KEBIDANAN
PERTOLONGAN PERSALINAN SUNGSANG SPONTAN
DENGAN METODE BRACHT
NOMOR DOKUMEN
...........................
TANGGAL
DITETAPKAN
...............................



DITETAPKAN OLEH

..

()
Pengertian Pertolongan persalinan spontan (janin dilahirkan dengan kekuatan
dan tenaga ibu sendiri) pada janin letak sungsang dengan prinsip
membantu agar sumbu janin sesuai dengan sumbu panggul ibu
sehingga kekuatan his dan pengejanan ibu menjadi efektif
Indikasi Pembukaan lengkap
Kulit ketuban sudah pecah
His adekuat
Perkiraan BB janin sedang 2500-3500 gr
Tujuan
Untuk membantu pasien selama proses persalinan sungsang spontan
dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi
Petugas Mahasiswa bidan
Persiapan alat Tutup Kepala
Masker
Celemek
Alas kaki
Handscoon Steril
Partus Set
Duk Steril
Larutan chlorin 0.5%
Persiapan klien 1. Menyambut dengan sopan dan ramah serta memperkenalkan
diri kepada klien
2. Menjelaskan maksud dan tujuan
3. Melakukan informed consent
4. Merespon terhadap reaksi klien
Prosedur 1. Menggunakan APD
2. Cuci tangan 6 langkah
3. Menggunakan sarung tangan
4. Memberitahu ibu pembukaan sudah lengkap, selaput ketuban
sudah pecah, ada penyulit/ tidak, dan membantu ibu posisi
litotomi serta memimpin meneran pada saat his
5. Memasang duk steril untuk mencengkram bokong bayi
6. Segera setelah bokong lahir, bokong dicengkram denggan kedua
ibu jari penolong sejajar paha, jari-jari yang lain memegang
daerah panggul.
7. Paha dicengkram, bokong jagan ditarik, tidak melakukan
intervensi dan ikuti proses keluarnya janin sesuai krve jalan
lahir
8. Longgarkan tali pusat setelah lahirna perut dan sebagian dada
(segera memposisikan kembali kedua tangan penolong
mencengkram bokong janin)
9. Lakukan hiperlordosis janin pada saat angulus scapula inferior
tampak dibawah simfisis disesuaikan dengan lahirnya badan
janin.
10. Gerakkan tangan ke atas hingga lahir dagu, mulut, hidung, dahi
dan kepala janin lahir.
11. Meletakkan bayi diatas perut ibu, keringkan dan bungkus bayi
dengan handuk hangat.
12. Membereskan alat, merendam alat dan mencuci sarung tangan
dalam larutan klorin 0.5%
13. Melepas celemek dan sarung tangan lalu merendamnya dalam
larutan klorin 0.5 %
14. Mencuci tangan 6 langkah
15. Melepas APD
16. Memberitahukan hasil tindakan pada klien
Referensi Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas
Padjajaran Bandung. 1984. Obstetri Patologi. Elstar Offset
: Bandung
Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 2007. Buku Acuan
Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Nasional dan
Neonatal. YBP.SP : Jakarta
Mochtar, Rustam. 1998. Sinobsis Obstetri Jilid 2. EGC : Jakarta