Anda di halaman 1dari 17

PANDUAN KEMOTERAPI

RSUD KRATON
KABUPATEN PEKALONGAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Penderita kanker di Indonesia mulai mengalami peningkatan ang !ukup
ta"am# $al ini dapat dili$at dari data%data tentang kasus kanker ang dipu&likasikan
ole$ &er&agai lem&aga kanker dan ole$ pemerinta$ sendiri. 'H( memprediksi
&a$)a pada ta$un *+,+ akan ter"adi peningkatan $ingga men!apai tu"u$ kali lipat dari
kasus ang ada sekarang.
Dengan semakin meningkatna penderita kanker "uga akan meningkatkan kasus
kematian ang dise&a&kan ole$ kanker.
Kanker adala$ proses penakit ang &ermula ketika sel a&normal diu&a$ ole$
mutasi genetik dari DNA seluler# sel kanker mengin-iltrasi "aringan sekitar dan
memperole$ akses ke lim-e dan pem&ulu$ dara$# melalui pem&ulu$ dara$ terse&ut
sel%sel kanker mene&ar ke &agian tu&u$ ang lain .metastase/. Pengo&atan kanker
$arus dilakukan sedini mungkin untuk men!ega$ ter"adina metastase.
Pengo&atan kanker meliputi operasi# kemoterapi# radiasi dan "uga $ormonal terapi.
Pasien kanker &iasana enggan ketika di$adapkan pada pili$an pengo&atan dengan
kemoterapi karena e-ek samping o&at ang sangat tidak mengenakkan. 0edangkan
tindakan kemoterapi dinilai se&agai tindakan ang paling e-ekti- dan akan sangat
mem&antu kenamanan pasien &ila di&erikan dengan tepat .tepat indikasi# tepat o&at#
tepat dosis# tepat !ara pem&erian dan tepat pemantauan e-ek o&at/.
Penggunaan kemoterapi se!ara e-ekti- dan aman pada penderita kanker
pertama kali diterima setela$ melalui !lini!al trial di uni1ersitas 2ale pada ta$un
345*. Penelitian dilakukan pada penderita lmp$oma maligna dengan menggunakan
&a$an nitrogen mustard ang mengalami gangguan pada pertum&u$an &one marro)
dan adana $ipolasia sel lim-oid aki&at dampak dari e6posed nitrogen mustard pada
perang dunia II.
Kemoterapi merupakan sala$ satu pengo&atan kanker ang paling &anak
menun"ukkan kema"uan dalam pengo&atan kanker. Perkem&angan kemoterapi ang
pesat dalam dekadeini tidak lepas dari $asil pengamatan empirisdi klinik# ole$ karena
itu ke&anakan sitostatika ang digunakan di klinik mekanisme ker"ana &elum
diketa$ui dengan "elas. Ini tidak mengurangi kenataan untuk per&aikan
strategikemoterapi ke ara$ perkem&angan &aru. Pengeta$uan tentang mekanisme
ker"a o&at%o&at &aru dan o&at kon1ensional sangat penting untuk pemili$an kom&inasi
ang &aik# !ara pem&erian ang tepat dan meng$indari komplikasi toksik.
(&at kemoterapi merupakan o&at ang toksik untuk semua sel se$ingga selain
mem&unu$ sel kanker "uga menggaggu sel%sel ang normal. 7ani-estasi klinis dari
kerusakan sel%sel tu&u$ ang normal adala$ alopesia# mual dan munta$# diare#
stomatitis# peru&a$an status $ematologi dan &e&erapa e-ek samping lainna ang
dapat mempengaru$i kemampuan koping pasien. Asu$an kepera)atan pasien dengan
terapi sitostatika .kemoterapi/ merupakan suatu proses pera)atan ang men!akup
seluru$ ke$idupan ang komplek# se$ingga diperlukan pendekatan ang $olistik aitu
&iopsikososial spiritual. 0egala dampak men"adi tekanan pasien dan keluarga#
peru&a$an -isik# psikologis# serta pengeluaran ang tidak sedikit.
0e&agai pera)at pro-esional di R0UD Kraton $arus dapat mem&erikan asu$an
kepera)atan pada pasien se"ak se&elum# selama# dan setela$ mendapatkan
kemoterapi. Asu$an kepera)atan pada pasien kanker ang mendapat kemoterapi
$arus dapat men!ega$ dan mengenali setiap ge"ala ang tim&ul# serta melakukan
tindakan ang tepat untuk mengatasina.
7engingat peran pera)at dalam pem&erian kemoterapi sangat penting# maka pera)at
ang &eker"a di &angsal kanker $arus mendapat pendidikan k$usus tentang
kemoterapi.

B. TU8UAN
I. TU8UAN U7U7
0e&agai panduan9a!uan &agi pera)at dalam mem&erikan asu$an kepera)atan
pada pasien dengan tindakan kemoterapi ang &erkualitas sesuai standar ang
&erlaku di ruma$ sakit.
II. TU8UAN KHU0U0
Agar seluru$ petugas kese$atan memiliki pengeta$uan tentang sitostatika
karena penting untuk mema$ami potensial karsinogenik dan &a$aa ang
ditim&ulkan ole$ o&at terse&ut.Antara lain pengeta$uan tentang :
Pem&erian kemoterapi se!ara aman.
7en!ega$ dan mengatasi ekstra1asasi
Deteksi dini penakit aki&at ker"a di unit kemoterapi
Penanganan tumpa$an kemoterapi pada pasien atau petugas
Pengelolaan lim&a$ kemoterapi
Proteksi petugas kemoterapi
BAB II
KE7(TERAPI
A. PENGERTIAN
Kemoterapi adala$ pem&erian o&at anti kanker .sitostatika/ ang &ertu"uan untuk
mem&unu$ sel kanker.
0trategi pem&erian : dapat se&agai terapi a"u1an# konsolidasi# induksi# intensi-ikasi#
pemeli$araan# neoad"u1an maupun paliati-.
Tu"uan Pem&erian Kemoterapi:
a. Kurati- : se&agai pengo&atan
&. 7engurangi massa tumor selain dengan pem&eda$an atau radiasi.
!. 7eningkatkan kelangsungan $idup dan k)alitas $idup penderita.
d. 7engurangi komplikasi aki&at metastase.
;ara pem&erian :
a.Intra 1ena
Pem&erian intra1ena untuk terapi sistemik# dimana o&at setela$ melalui
"antung dan $ati &aru sampai ke tumor primer. ;ara intra1ena ini ang
paling &anak digunakan untuk k$emoterapi. Dalam pem&erian intra1ena
usa$akan "angan ada ekstra1asasi o&at.
&.Intra arterial
Pem&erian intra arteri adala$ terapi regional melalui arteri ang memasok dara$
ke daera$ tumor dengan !ara IN<U0I INTRA ARTERI menggunakan
!at$eter dan pompa arteri. In-us intra arteri digunakan untuk mem&erikan
o&at selama &e&erapa "am atau $ari.
!.Intra oral
d.Intra !a1itas9intra peritoneal
(&at disuntikkan atau di instalasi ke dalam rongga tu&u$# seperti intra: pleura#
peritoneum# peri!ardial# 1esikal atau tekal.
e.0u& kutan
-.Topikal.
B. RUANG LINGKUP
3. 7engeta$ui indikasi dan kontraindikasi pem&erian kemoterapi
*. 7enentukan tu"uan terapi.
,. 7ema$ami mekanisme dan !ara ker"a o&at kemoterapi.
5. 7ampu mempersiapkan pem&erian kemoterapi sesuai dengan sarat%
sarat ang &erlaku.
=. 7ampu mem&eri respon pem&erian kemoterapi.
>. 7ampu melakukan monitoring e-ek samping kemoterapi.
?. 7ampu menangani komplikasi9e-ek samping pem&erian kemoterapi.
;. INDIKA0I KE7(TERAPI
3. A"u1an : kanker stadium a)al atau stadium lan"ut lokal setela$ pem&eda$an.
*. Neo a"u1an .indu!tion !$emot$erap/ : kanker stadium lan"ut lokal.
,. Paliati- : kanker stadium lan"ut "au$.
5. 0ensitisi@er : kemoterapi ang dilakukan &ersama%sama radioterapi.
D. K(NTRA INDIKA0I
3. Kontra Indikasi a&solut
a. Penakit stadium terminal.
&. Hamil trimester pertama# ke!uali akan digugurkan.
!. 0eptokemia.
d. Koma.
*. Kontra Indikasi Relati-.
a. Usia lan"ut# terutama untuk tumor ang pertum&u$anna lam&at dan
sensiti1itasna renda$.
&. 0tatus per-orman!e ang "elek.
!. Gangguan -ungsi organ 1ital ang &erat# spt : $ati# gin"al# "antung# sumsum
tulang# dll.
d. Dementia.
e. Penderita tidak dapat datang ke klinik se!ara teratur.
-. Pasien tidak kooperati-.
g. Tumor resisten ter$adap o&at.
E. 02ARAT PA0IEN KE7(TERAPI PERTA7A
Pasien dengan keganasan memiliki kondisi dan kelema$an# ang apa&ila di&erikan
kemoterapi dapat ter"adi untolera&le side e--e!t. 0e&elum mem&erikan kemoterapi
perlu pertim&angan se&agai &erikut:
3. 7enggunakan kriteria Eastern ;ooperati1e (n!olog Group .E;(G/ aitu status
penampilan A * atau karno--sk B >+.
*. 8umla$ lekosit B 5+++9ml.
,. 8umla$ trom&osit B 3++.+++9ul.
5. ;adangan sumsum tulang masi$ adekuat# misal HB B 3+ml9dl.
5. ;reatinin ;learen!e diatas >+ml9menit .dalam *5 "am/ test -aal gin"al
>. Biliru&in C * mg9dl# 0G(T dan 0GPT dalam &atas normal .test -aal $epar/.
?. Elektrolit dalam &atas normal.
D. Tidak di&erikan pada usia diatas ?+ ta$un.
<. PE7ERIK0AAN PENUN8ANG
3. Diagnosa dan 0tadium
a. Diagnosa keganasan $arus suda$ !on-irmed .tripple diagnosti!/ ang terdiri
dari : pemeriksaan -isik# imaging dan patologi atau sitologi.
&. Penentuan stadium : -oto t$ora6# U0G a&domen# mamogra-i kontra lateral#
&one s!an dan lain%lain sesuai dengan "enis kankerna.
!. La&oratorium dasar : Dara$ Lengkap .DL/# 0G(T#0GPT# BUN.
d. Tinggi &adan dan &erat &adan : mengukur luas permukaan tu&u$ untuk
menentukan dosis o&at.
*. Pemeriksaan Tam&a$an
;reatinin ;learen!e# EKG ataupun E!$o!ardiogra-i# asam urat# serum
elektrolit# tumor marker.
G. 0TANDAR KETENAGAAN
3. 0arat petugas
a. 0ta- $arus suda$ mendapatkan pendidikan kemoterapi.
&. 0ta- $arus mengeta$ui !ara persiapan# pem&erian dan pen!ega$an resiko o&at.
!. 0ta- $arus mengikuti perkem&angan onkologi.
*. 0ta- ang tidak diper&ole$kan menangani o&at sitostatika
a. 'anita $amil
&. 'anita9i&u ang sedang menusui.
!. 'anita ang sedang meren!anakan ke$amilan.
d. 0ta- ang &elum terlati$.
e. 0ta- ang &elum de)asa.
-. 0is)a pera)at ang sedang praktek.
g. Pega)ai9sta- ang tidak memakai APD.
,. Hak petugas
a. Dilakukan pemeriksaan dara$ lengkap# urine lengkap dan -ungsi gin"al.
&. Ge"ala%ge"ala ang dirasakan sta- $arus diketa$ui ole$ KARU dan medis.
!. Rotasi petugas minimal dua ta$un sekali untuk meminimalkan resiko.
BAB III
PR(0EDUR PE7BERIAN
Prosedur pem&erian kemoterapi se&enarna sama dengan pem&erian o&at%o&at
ang lain# aitu terdiri dari : persiapan penderita# persiapan pem&erian o&at# penilaian
respon dan monitor e-ek samping.
Hal ang men"adikanna &er&eda adala$:
3. Kemoterapi di&erikan pada penderita kanker# dimana penderita sangat &er$arap
&isa sem&u$ dari kankerna.
*. Kemoterapi memiliki tata !ara k$usus dalam persiapan dan pem&erianna agar
tu"uan kemoterapi dapat ter!apai dan petugas kese$atan serta lingkungan ang
&er$u&ungan dengan penderita terlindungi dari toksisitas o&at terse&ut.
,. E-ek samping kemoterapi sering &a$kan $ampir selalu dapat diduga.
5. Harga o&atna ang ma$al.
A. PER0IAPAN PENDERITA
3. Aspek penderita dan keluarga# meliputi :
a. Pen"elasan tentang tu"uan dan perluna kemoterapi se$u&ungan dengan
penakitna.
&. Pen"elasan mengenai ma!am dan "enis o&atna# "ad)al pem&erian dan persiapan
setiap siklus o&at kemoterapi.
!. Pen"elasan mengenai e-ek samping ang mungkin ter"adi pada penderita.
d. Pe"elasan mengenai $arga o&at kemoterapi .kalau perlu/
e. In-ormed !onsent.
*. Aspek (nkologis# meliputi:
a. Diagnosa keganasan tela$ !on-irmed &aik se!ara klinis .&esarna tumor diukur
dengan kaliper atau penggaris/# radiologis dan patologis .triple diagnosti!/#
kalau memungkinkan diperiksa "uga tumor marker.
&. Tentukan stadium .klinis# imaging/ dengan sistem TN7.
!. Tentukan tu"uan terapi .neoa"u1an# a"u1an# terapeutik atau paliati-/.
d. Tentukan regimen kom&inasi terapi# dosis dan prosedur pem&eriana.
,. Aspek 7edis
a. Anamnesa ang !ermat mengenai adana komor&iditas ang mungkin ada ang
dapat mempengaru$i pem&erian kemoterapi seperti usia# penakit "antung#
$ipertensi# dia&etes# kelainan -ungsi gin"al atau $ati# ke$amilan dan lain%lain.
&. Pemeriksaan se!ara meneluru$ semua keadaan ang &er$u&ungan dengan
penakit terse&ut di atas . klinis# imaging dan la&oratorium /.
Pemeriksaan la&oratorium terdiri dari dara$ lengkap# -ungsi $ati# -ungsi gin"al#
gula dara$ puasa dan * "am pp .sesuai indikasi/# pemeriksaan "antung .EKG/
atau kalau perlu E!$o!ardiograp$ .E</.
Pada pem&erian kemoterapi siklus &erikutna &ila tidak ada kelainan pada
pemeriksaan -isik !ukup diperiksa dara$ lengkap sa"a .HB# lekosit# trom&osit#
netro-il/.
!. Penentuan status per-orman!e .karno--sk atau E;(G/.
B. PER0IAPAN PE7BERIAN (BAT .DRUG AD7INI0TRATI(N/
Keamanan penanganan o&at sitostatika merupakan $al ang penting ang $arus
diper$atikan ole$ dokter# pera)at# -armasi# penderita# gudang9distri&usi. (le$ karena
itu persiapanna $arus sesuai prosedur.
3. Persiapan (&at
a. Dosis : ditentukan dengan menggunakan luas permukaan tu&u$ .&od sur-a!e
area 9B0A/ ang diketa$iu dengan mengukur TB dan BB.
&. 0torage dan 0ta&ilit
Ba!a petun"uk mengenai storage dan sta&ilit masing%masing o&at se$ingga
tetap dalam keadaan &aik. (&at ang tidak mengandung preser1asi setela$
di&uka9dilarutkan .oplos/ $arus segera di&uang dalam )aktu D%*5 "am.
!. Preparasi .pelarutan/
Pelarut untuk masing%masing o&at &iasana dise&utkan dalam pen"elasan
pemakaian masing%masing o&at. Kadang ada pelarut ang in!ompati&le
ter$adap o&at%o&at tertentu.
0e!ara umum pelarut ang &iasa dipakai adala$ De6trose =E atau Na;l
-isiologis.
Pelarutan9 preparation dilakukan dalam tempat tertentu .B0;/ dan dilakukan
ole$ petugas atau p$arma!ist ang terlati$.
*. Persiapan pro1ider
a. 7emakai gaun ang k$usus atau s!$ort.
&. 7emakai masker ang dispossi&le.
!. 7emakai $ands!oon karet.
d. 7emakai topi pelindung kepala.
e. 7emakai ka!amata pelindung ter$adap per!ikan o&at# tanpa meng$alangi
lapangan pengli$atan .ka!a goggle/.
-. 'ell trained.
,. Persiapan peralatan dan !airan
a. 8arum suntik ang ke!il# a&o!at$ no *+ atau *5 .disesuaikan dengan ukuran
1ena/.
&. 0puit disposi&el ,!!# =!!# *+!!.
!. In-us set# pada o&at golongan ta6an tela$ disediakan in-us set k$usus.
d. Larutan Na;l +#4E 3++ !!# Na;l +#4E =++ !! dan aFuadest *= !!.
e. 0ringe pump9in-use pump kalau ada.
-. Alas penuntikan# untuk meng$indari kontak o&at dengan laken.
5. Penuntikan
a. Teliti protokol pem&erian o&at kemoterapi ang akan di&erikan.
&. ;ek apaka$ in-ormed !onsent suda$ ada.
!. Pili$ 1ena ang paling distal dan lurus .&iasana meta!arpal &agian distal/ dan
kontralateral dengan kankerna. Dipastikan tidak ter"adi ekstra1asasi aitu
dengan memasang in-us dan drip !epat.
d. 0etela$ penuntikan selesai# alat%alat atau &otol &ekas dan o&at sitostatika
dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diikat serta dimasukkan dalam )ada$
sampa$ medis k$usus.
e. Buat !atatan pada rekam medik penderita# !atat semua tindakan.
;. PENILAIAN RE0P(N .TREAT7EN (UT;(7E/
Pengertian respon disini adala$ peru&a$an ang ter"adi pada tumor menurut kepekaanna
ter$adap kemoterapi.
Respon kemoterapi dapat dide-inisikan se&agai :
3. Respon lengkap atau !omplete response
Adala$ tidak tampaknasemua &ukti adana penakit dan tidak tampaknapenakit
&aru untuk selang )aktu ang ditentukan .&iasana empat minggu/.
*. Respon se&agian atau parial response
Adala$ &erkurangna ukuran tumor paling sedikit =+E dari dua diameter terpan"ang
dari semua lesi dalam )aktu tidak kurang dari empat minggu dan tidak ditemukan
adana lesi &aru.
,. Respon minimal .no !$ange/
Ukuran tumor menge!il kurang dari =+E# &iasana tidak dilaporkan dalam u"i klinis.
5. Progression .progressi1e disease/
Didapatkan peningkatan ukuran tumor le&i$ dari *=E# dan adana pertum&u$an
penakit atau tampakna penakit &aru selama kemoterapi.
Pada pem&erian kemoterapi neoa"u1an# setela$ pem&erian siklus ke%,
dilakukan penilaian respon terapi dan resekti&ilitasna. Bila didapatkan respon
parsial dan men"adi resekta&el maka dilan"utkan dengan tindakan operasi. Bila
respon terapi menun"ukkan respon minimal atau tidak resekta&le# maka dilan"utkan
dengan radioterapi atau kom&inasi kemoterapina ditingkatkan men"adi se!ond line
!$emot$erap.
Penilaian respon kemoterapi meliputi:
3. Penilaian respon o&ekti-
a. Ukuran tumor.
&. Tumor marker.
!. (&ekti- Fualitati- : adala$ peru&a$an ge"ala klinis misal pada tumor otak dalam
$al ini ge"ala neurologis.
*. Penilaian respon su&ekti-.
Biasana ditentukan dengan adana peningkatan status per-orman!e dari pasien.
Ada dua skala status penampilan pasien aitu menurut karno--sk dan E;(G .Eastern
;ooperati1e (n!olog Group/.
0kala status penampilan menurut KARN(<<0K2
0kala Dera"at Akti-itas Kemampuan <ungsional
3++ Normal tanpa kelu$an
Tidak ada kelainan
7ampu melaksanakan akti-itas
normal
4+ Kelu$an ge"ala minimal Tidak perlu pera)atan k$usus
D+ Normal dengan &e&erapa kelu$an
ge"ala
?+ 7ampu mera)at diri
Tidak mampu melakukan akti-itas
normal atau &eker"a
Tidak mampu &eker"a
Bisa tinggal di ruma$
Perlu &antuan dalam &anak $al
>+ Kadang Gkadang perlu &antuan tetapi
umumna dapat melakukan untuk
keperluan sendiri
=+ Perlu &antuan dan umumna perlu
o&at%o&atan
5+ Perlu &antuan dan pera)atan k$usus Tidak mampu mera)at diri
Perlu pera)atan di ruma$ sakit
,+ Perlu pertim&angan%pertim&angan
masuk ruma$ sakit
*+ 0akit &erat# pera)atan ruma$ sakit#
pengo&atan akti- suporti- sangat
perlu
3+ 7endeteksi a"al
+ 7eninggal
0kala status penampilan menurut E;(G :

Grade ECOG
+ 7asi$ sepenu$na akti-# tanpa $am&atan untuk menger"akan tugas se$ari%
$ari
3 Ham&atan pada peker"aan &erat# namun masi$ mampu &eker"a kantor
ataupun peker"aan ruma$ ang ringan.
* Ham&atan melakukan &anak peker"aan# =+E )aktuna untuk tiduran dan
$ana &isa mengurus pera)atan dirina sendiri# tidak dapat melakukan
peker"aan lain.
, Hana mampu melakukan pera)atan diri tertentu# le&i$ dari =+E
)aktuna untuk tiduran.
5 0epenu$na tidak &isa melakukan akti-itas apapun# &etul%&etul $ana di
kursi atau tiduran terus.

,. 0ur1i1al
0e&agai pengo&atan palliati1e ang &ertu"uan untuk mengurangi penderitaan pasien#
memperpan"ang umurna# meningkatkan kualitas $idupna# "uga mem&erikan support kepada
keluargana. 7eski pada ak$irna pasien meninggal# ang terpenting se&elum meninggal dia
suda$ siap se!ara psikologis dan spiritual# tidak stres meng$adapi penakit ang dideritana.
D. 7(NIT(R E<EK 0A7PING (BAT .-ollo) up e-ek toksik/
Pemantauan e-ek9respon dan e-ek samping $arus se!ara &enar dilaksanakan dan
$arus dilakukan standardisasi. 7endapatkan e-ek ang maksimal dan e-ek samping ang
minimal adala$ keadaan ideal ang didam&akan. 0e&agaimana si-at dari o&at kemoterapi
maka semakin tinggi dosis akan semakin kuat daa toksisitasna namun akan semakin
merusak9 menim&ulkan e-ek samping ang tidak diinginkan. (le$ karena itu $arus di!ari
dosis tertinggi ang masi$ dapat ditolerir e-ek sampingna se$ingga akan didapatkan
e-ek ang optimal .7a6imal Tolerated Dose H 7TD/.
E-ek samping kemoterapi :
3. Immediate side e--e!ts
E-ek samping ang segera ter"adi.Tim&ul dalam *5 "am pertama# misalna mual dan
munta$# reaksi alergi o&at dan ekstra1asai .&iasana ter"adi selama kemoterapi
&erlangsung/.
*. Earl side e--e!ts
E-ek samping ang a)al ter"adi# tim&ul dalam &e&erapa $ari sampai minggu
kemudian# misalna : mual dan munta$# stomatitis# de$idrasi# $ematologi .anemi#
leukopeni# trom&ositopeni/.
,. Delaed side e--e!ts
E-ek samping ang tim&ul &e&erapa minggu sampai &ulan# misalna : ne-ropati#
!ardioto6i!it# neuroto6i!it# alope!ia.
5. Late side e--e!ts
E-ek samping ang tim&ul &e&erapa &ulan sampai ta$un. 7isalna : keganasan
sekunder.
Pemeriksaan Dara$ Lengkap satu minggu paska kemoterapi untuk mengeta$ui adana e-ek
samping $ematologi .neutropeni# leukopeni# anemia/ dan untuk mem&erikan terapi ang
sesuai agar saat kemoterapi &erikutna dapat sesuai "ad)al.
E. PENANGANAN E<EK 0A7PING
Prinsip penanganan e-ek samping :
3. Antisipasi dan pre1ensi
*. 7onitoring e-ek samping ang &er$u&ungan dengan dosis.
,. Earl treatment dari e-ek samping.
E-ek samping ang sering ter"adi dan penanganna :
3. Reaksi pada gastrointestinal
a. 0tomatitis dan dsp$agia
Kemoterapi akan mene&a&kan iritasi pada mukosa mulut dan dapat
mene&a&kan kesulitan menelan .dsp$agia/.
Penangananna :
% Buatla$ mulut agar "angan kering dengan menggunakan mout$)as$ ang
non alko$oli! atau dengan menguna$ permen karet.
% Hindari makanan dan minuman ang tinggi kadar asamna.
% Hindari makanan ang terlalu dingin atau panas.
&. Anoreksia dan peru&a$an penge!apan
;ara mengatasina :
% 8angan makan 3 "am se&elum pem&erian dan * G , "am setela$ pem&erian
o&at.
% Hindari makanan -aporit mendekati )aktu pem&erian.
% ;ega$ ter"adina stomatitis.
% Hindari mulut dari kekeringan.
!. Nausea dan 1omiting
;ara mengatasina :
% Gunakan !ara ang e-ekti- ang suda$ diker"akan pada )aktu ri)aat
ter"adina mual muta$ semasa $amil# per"alanan# sakit# atau )aktu stres.
% 7akanla$ makanan dalam temperatur &iasa.
% Hindari makanan ang terlalu manis# asin# &erlemak# dan &eraroma kuat.
% 7akanla$ dalam porsi ke!il tetapi sering.
% Berikan suasana ang menenangkan pada )aktu pem&erian kemoterapi.
% Berikan o&at anti emetik se&elum dan sesuda$ pem&erian o&at.
d. Diare dan konstipasi
Diare : dise&a&kan karena destruksi dari sel%sel mukosa gastrointestinal ang
akti- mem&ela$ se$ingga -ungsi pen!ernaan dan a&sorpsi terganggu.
;ara mengatasina :
% 7akan makanan ang lo) residu 9serat# tinggi kalori dan protein.
% $indari makanan ang mengiritasi mukosa.
% minum paling sedikit , liter.
% &ila diare le&i$ dari satu $ari# segera ke dokter.
Konstipasi : keluarna tin"a se!ara tidak enak# neri# le&i$ "arang dan keras.
;ara mengatasina :
% 7inum "ui!e atau makan &ua$ setiap kali makan.
% 7inum minuman ang $angat se&elum BAB.
% 7inum , liter setiap $ari# ke!uali ada kontra indikasi.
% 7akan tinggi serat.
*. Reaksi pada sel dara$
E-ek samping ang memerlukan inter1ensi adala$ e-ek samping $ematologi.
a. Anemia
;ara penanganan :
% !atat dan laporkan ge"ala%ge"ala anemia# periksa kadar $emoglo&in dan
$ematokrit penderita.
% per$atikan masala$ nutrisi# &ila perlu tam&a$kan suplemen @at &esi.
% &ila diperlukan terapi medikamentosa atau tran-usi PR;.
&. Leukopenia
Penderita kanker sering mengalami immunosupresed aki&at dari penakitna atau
karena pengo&atanna. Keadaan terse&ut sering ditandai dengan neutropenia.
Pada penderita ang mengalami neutropeni di&erikan G;0-.
!. Trom&ositopenia
;ara penanganan :
% Atur istira$at ang !ukup
% Usa$akan status gi@i ang optimal# terutama protein.
% Bila perlu tran-usi platelet.
,. Reaksi pada kulit dan "aringan lainna.
Reaksi pada kulit &iasana &erupa urti!aria# ertema# $iperpigmentasi# -oli!ulitis.
Untuk penanganan : pem&erian kemoterapi sementara di stop# &erikan o&at anti
alergi# &ila &erat stop seterusna.
Alope!ia : &iasana &ersi-at sementara dan &er1ariasi dari ang ringan sampai &otak
total.
5. Kedaruratan pada pem&erian kemoterapi
a. Reaksi $ipersensiti1itas
% Immediate $persensiti1it rea!tion
7ani-estasina : reaksi ana-ilaksis# reaksi sitolitik# reaksi art$us.
% Delaed $persensiti1it rea!tion
Ter"adi reaksi dengan T%lim-osit# mani-estasi klinis : dermatitis.
&. Ekstra1asasi
Adala$ ter"adina ke&o!oran o&at ang &ersi-at 1esikan dan iritan ke "aringan
su&kutan.7erupakan sala$ satu komplikasi ang memerlukan per$atian k$usus.
Parameter pengka"ian ekstra1asasi :
% Neri : neri sekali atau rasa ter&akar
% Kemera$an : di area penusukan# tidak selalu ter"adi pada a)al.
% Luka : ter"adi setela$ &e&erapa minggu.
% Bengkak : ter"adi segera.
% Blood return tidak ada.
% Peru&a$an k)alitas tetesan in-us.
<aktor resiko ter"adina ekstra1asasi :
% Pem&ulu$ dara$ ang rapu$ dengan diameter ke!il
% Integritas 1as!uler &erkurang
% Trauma penusukan !anul dan "enis kanul
% Pem&engkakan pada ekstrimitas aki&at pem&eda$an atau terapi peninaran.
% 8umla$ o&at terin-iltrasi
% Ketidak mampuan &erkomunikasi.
% Konsentrasi dari o&at.
Pen!ega$an :
% (plos o&at dengan "umla$ pelarut ang sesuai.
% Gunaka 1ena ang tepat.
% Hindari penusukan &erulang pada tempat ang sama.
% Gunakan penutup ang muda$ terli$at.
% ;ek kepatenan 1ena dengan !airan -isiologis.
% (&ser1asi daera$ ang diin-us.
% Komunikasi selama pem&erian terutama 1ia &olus.
% Lakukan pem&ilasan.
Penatalaksanaan :
% 0top in-us kanul "angan di!a&ut.
% Aspirasi dara$ dari kanul dan "aringan su& kutan se&anak%&anakna.
% Beri antidot sesuai "enis o&atna se!ara II.
% ;a&ut kanul# &eri antidot se!ara su&kutan dengan spuit 3!! seara$ "arum "am.
% Berikan korti!osteroid @al- di sekitar area ekstra1asasi.
% Hindari pera&aan pada area ekstra1asasi.
% Lakukan pemotretan
% Berikan kompres sesuai dengan "enis o&at.
% Istira$atkan ekstrimitas dan tinggikan selama 5D "am.
% (&ser1asi se!ara teratur ter$adap neri# &engkak# kemera$an# keras atau
nekrose.
% Berikan terapi neri.
% Lakukan dokumentasi : tanggal# )aktu# "enis 1ena# ukuran kateter# urutan
pem&erian o&at# "umla$ o&at ang masuk# kelu$an pasien# tindakan ang
dilakukan# keadaan area ekstra1asasi# segera lapor dokter.


BAB II
PEND(KU7ENTA0IAN
Dokumentasi kepera)atan adala$ suatu &ukti pen!a!atan dan pelaporan asu$an
kepera)atan ang dimiliki ole$ pera)at ang &erguna &agi kepentingan pasien dan pera)at#
serta memuda$kan dalam &erkola&orasi dengan tim kese$atan lain dalam rangka mem&erikan
pelaanan kese$atan.
Tu"uan pendokumentasian kepera)atan# antara lain se&agai &erikut:
3. 0e&agai media untuk mende-inisikan -okus kepera)atan &agi pasien dan kelompok.
*. Untuk mem&edakan tanggung gugat pera)at dengan anggota tim kese$atan lainna.
,. 0e&agai sarana untuk melakukan e1aluasi ter$adap tindakan ang tela$ di&erikan
kepada pasien.
5. 0e&agai data ang di&utu$kan se!ara administrati- dan legal -ormal.
=. 7emenu$i persaratan $ukum# akreditasi dan pro-essional.
>. Untuk mem&erikan data ang &erguna dalam &idang pendidikan dan penelitian.
Ada , komponen penting ang &erperan dalam pem&uatan dokumentasi asu$an kepera)atan
aitu :
3. 0arana komunikasi: Komunikasi ang &aik antara pera)at dengan pasien atau
keluargana akan diperola$ in-ormasi ang akurat se$ingga dokumentasi kepera)atan
akan dilaksanakan dengan optimal.Dengan komunikasi ang &aik akan memuda$kan
dalam proses pengumpulan data serta ter!ipta $u&ungan ang $armonis antara
pera)at dan pasien se$ingga akan mem&antu dalam meme!a$kan masala$ masala$
ang ang di$adapi ole$ pasien.
*. Dokumentasi proses kepera)atan: Proses kepera)atan merupakan inti darai praktak
kepera)atan dan "uga se&agai isi pokok dokumentasi kepera)atan.Be&erapa ta$ap
proses kepera)atan meliputi &e&erapa pengelompokan dokumentasi kepera)atan : a/
dokumentasi pengka"ian kepera)atan# &/ dokumentasi diagnose kepera)atan# !/
dokumentasi peren!anaan kepera)atan# d/ dokumentasi tindakan kepera)atan# e/
dokumentasi e1aluasi kepera)atan.
,. 0tandar kepera)atan: 0tandar kepera)atan merupakan gam&aran dari kualitas#
kakteristik# si-at# dan kompetensi ang di$arapkan dari &e&erapa aspek dalam
pem&uatan -ormat pen!atatan ang tepat.
Agar dokumentasi kepera)atan men"adi e-ekti- $arus mempunai !iri !iri se&agai &erikut:
3. 0edar$ana: Agar dokumentasi kepera)atan &etul &etul men"adi e-ekti-# maka
gunakanla$ kata kata seder$ana# umum# muda$ di&a!a dan dipa$ami ole$ pera)at
lainna. Hindari penggunaan istila$ istila$ ang tidak la@im.
*. Akurat: Kemudian data $arus ditulis sesegera mungkin sesaat setela$ ke"adian
se$ingga ang di dokumentasi &etul &etul data ang akurat.
,. Kesa&aran: 0etela$ mendokumentasikan data# luangkan sedikit )aktu lagi untuk
mem&a!a dan meneliti kem&ali data ang tela$ ditulis# per$atikan nama pasien pada
lem&ar dokumentasi apaka$ &etul lem&aran tempat kita menginput data adala$
lem&aran asu$an kepera)atan pasien ang &ersangkutan.Tu"uanna untuk men!ega$
agar "angan sampai tertukar .sala$ tempat menuliskan data/ antara pasien ang satu
dengan ang lainna.
5. Tepat: Pastikan "uga data ang didokumentasikan adala$ data ang diperole$ dari
pemeriksaan ang terukur# dengan mempergunakan alat ang terkali&rasi standar.
=. 8elas dan o&ekti-: Data $arus "elas dan o&ekti- dan &ukan merupakan data samaran.
.