Anda di halaman 1dari 17

Deklarasi Ahad-9

Disampaikan di Bank Mandiri


Iskandarsyah Jakarta
Kamis 27 Mei 2004 jam 4.30
7 Rabiul Akhir 1425

KH.FAHMI BASYA
Fenomena ini diawali dengan dua Gerhana Total
Gerhana Bulan TOTAL
Pada 14 Ramadhan 1424
Dan Gerhana Matahari TOTAL
Pada 28 Ramadhan 1424
Peristiwa yang jarang terjadi dua gerhana pada
satu bulan Ramadhan yang sebelumnya belum
pernah terjadi.
Bukankah kami telah menjadikan Bumi
tempat yang terbuai ?
(Al-Quran, surat An-Naba’, ke 78 ayat 6) Matahari

Gerak
Bumi t
erbuai

Gerhana Matahari
Bulan 23 Nov 2003
(28 Ramadhan 1424)
Hari AHAD
Bumi
14 hari kemudian

Gerhana Bulan
9 Nov 2003 Gerak
Bu
(14 Ramadhan 1424) mataha mi mengelilin
ri gi
Hari AHAD
Fenomena itu dilanjutkan oleh:

‘Iedul Adha (10 DZul Hijjah 1424) pada hari Ahad


1 Muharram 1425………………… pada hari Ahad
12 Rabiul Awwal 1425 (Maulid Nabi) pada hari Ahad
27 Rajjab 1425 (Isra’ Mi’raj) pada hari Ahad
17 Ramadhan 1425 (Nuzulul Qur’an) pada hari Ahad
1 Syawwal 1425 (‘Iedul Fithri ) pada hari Ahad

Satu fenomena yang jarang terjadi


‘iedul
8 hari Ahad Fithri
Ahad
Dz-qoidah
‘iedul Dz-hijjah Ahad
Adha Dua gerhanan total
Ahad 10 1 Syawal
Awal
Ahad
Tahun Muharram Hijir isma’il
14,28
Ahad 1 17 Ramadhan
Nuzulul Qur’an
Ahad
Shofar Ka’ba Sya’ban
h Arah gerak
Thawaf = arah
R.awal
12 27 gerak bumi
Rajjab
Ahad
Hari lahir Isra’
R.Akhir
Nabi Mi’raj
J.Akhir
J.awal Ahad
Dan kata Ahad di dalam Al-Qur’an ada 8 buah
(1)(003,084).”Laa nufarriqu baina-ahadim-
minhum wanahnu lahu muslimuun”. Kami tidak
membedakan antara satu dari mereka dan
kepada-Nya kami berserah diri.
(2)(006,061).”Hattaa idzaa jaa-a ahada-kumul
maut”
Hingga datang maut kepada satu darimaa
(3)(007,080).”Ata’-tuunal-faahisyata kamu
sabaqokum bihhaa min ahadim
minal-’aalamiin ?” Patutkah kamu kerjakan
kejahatan yang belum pernah dikerjakan oleh
satu (makhluk pun) dari Alam Semesta ?
(4)(072,002).”wa lan nusyrika birabbinaa ahada”
Dan tidak kami menyekutukan Tuhan kami
dengan satu pun (makhluk)
Dan kata Ahad di dalam Al-Qur’an ada 8 buah
(5)(072,026).”’Aalimul-ghaibi falaa yuzh-hhiru
‘alaa ghaibi-hhii ahada”Yang mengetahui perkara
ghaib, maka Dia tidak jelaskan perkara ghaib-Nya
kepada satu pun (Makhluk)
(6)(089,025).” Fayauwma-idzil-laa-yu’adz-dzibu
‘adzaabahhuu ahad” Maka pada hari itu, tidak
ada satu pun yang dapat mengazab seperti azab-
Nya
(7)(089,026).” Wala yuu-tsiqu watsaaqo-hhuu
ahad”
Dan tidak ada satu pun yang bisa mengingat
seperti ikatan-Nya
(8)(090,007).” Ayahsabu al-lam yaro-hhuu ahad”
Adakah ia sangka, bahwa tidak ada satu pun
yang melihat dia ?
(9)

Katakan !
Dia Allah yang Ahad

(Al-Qur’an, surat Al-Ikhlash, ke 112 ayat 1)


(9x bersyahadat dalam sehari semalam)
(1)
(003,084).

Katakanlah: “Kami telah beriman kepada Allah


dan apa yang telah diturunkan kepada kami dan
apa yang telah diturunkan kepada Ibrahim dan
Ismail dan Ishaq dan Ya’qub dan anak cucunya
dan kepada apa yang telah diberikan kepada
Musa dan ‘Isa dan kepada nabi-nabi dari Tuhan
mereka. Kami tidak membedakan antara seorang
dari mereka dan kepada Nya kami berserah diri”
(Al-Qur’an, surat Ali-’Imran, ke 3 ayat 84)
(2)
(006,061).

Dan Dia Yang sangat Berkuasa atas hamba-


hamba-Nya dan Dia kirim kepada kamu
pengawal-pengawal, hingga apabila datang maut
kepada salah seorang daripada kamu, diambil dia
oleh utusan-utusan kami, dan tidak mereka itu
teledor.

(Al-Quran, surat Al-An’am, ke 6 ayat 61)


(3)
(007,080).

Dan Luth ketika berkata kepada kaumnya:


“Patutkah kamu kerjakan kejahatan yang belum
pernah dikerjakan oleh seorangpun dari Alam
Semesta ?”

(Al-Qur’an, surat Al-A’raf, ke 7 ayat 80)


(4)
(072,002).

Kabarkanlah: “Diwahyukan kepada ku bahwa


segolongan dari Jin mendengarkan lalu mereka
berkata: “Sesungguhnya kami telah dengar
Bacaan yang Ajaib”
(072,001)

“Yang memimpin ke jalan lurus, lalu kami


beriman kepadanya, dan tidak akan kami
menyekutukan sesuatu dengan Tuhan kami”
(072,002)

(Al-Qur’an, surat Jin, ke 72 ayat 1-2)


(5)
(072,026).

Dia Yang mengetahui perkara ghaib, Maka Dia


tidak jelaskan atas seorangpun perkara ghaib-
Nya

(Al-Qur’an, surat Jin, ke 72 ayat 26)


(6)
(089,025).

” Fayauwma-idzil-laa-yu’adz-dzibu ‘adzaabahhuu
ahad”

Maka pada hari itu, tidak ada satu pun yang


dapat mengazab seperti azab-Nya
(7)
(089,026).

” Wala yuu-tsiqu watsaaqo-hhuu ahad”


Dan tidak ada satu pun yang bisa mengingat
seperti ikatan-Nya
(8)
(090,007).

” Ayahsabu al-lam yaro-hhuu ahad”

Adakah ia sangka, bahwa tidak ada satu pun


yang melihat dia ?

(Al-Qur’an, Surat Al-Balad, ke 90 ayat 7)


(9)
(112,001).

Katakan: “Dia Allah Yang Satu”

“Qul hhuwallaahhu ahad”

fahmibasya@biznas.com
www.fahmibasya.biznas.com
www.12mb.com/fahmi
Kh.Fahmi Basya www.flyingbook.net