Anda di halaman 1dari 13

Disusun oleh :

Nur Ratna Sari 25121119F


Amanda Arum Kusuma


Keselamatan kerja adalah keselamatan yang
berkaitan dengan penggunaan alat alat Laboratorium,
bahan & proses Praktikum, tempat Praktikun &
lingkungannya serta cara-cara melakukan Praktikum

Laboratorium adalah suatu tempat dimana
mahasiswa, dosen, dan peneliti melakukan
percobaan. Bekerja di laboratorium kimia tak akan
lepas dari kemungkinan bahaya dari berbagai jenis
bahan kimia dan peralatan yang ada di dalamnya

Keamanan kerja di laboratorium
Sumber Sumber Kecelakaan Kerja
Hal Hal Penyebab Kecelakaan
Larangan larangan saat berada di
Laboratorium
Penanggulangan keadaan darurat
Akibat kecelakaan
Penyuluhan Keselamatan Kerja di
Laboratorium
Keamanan kerja di laboratorium

1. Rencanakan percobaan yang akan dilakukan sebelum
memulai praktikum.
2. Gunakan perlatan kerja seperti kacamata pengaman untuk
melindungi mata, jas laboratorium untuk melindungi
pakaian dan sepatu tertutup untuk melindungi kaki.
3. Dilarang memakai sandal atau sepatu terbuka atau sepatu
berhak tinggi.
4. Wanita/pria yang berambut panjang harus diikat.
5. Dilarang makan, minum dan merokok di laboratorium.
6. Jagalah kebersihan meja praktikum, apabila meja praktiukm
basah segera keringkan dengan lap basah.
7. Hindari kontak langsung dengan bahan kimia.
8. Hindari mengisap langsung uap bahan kimia
Sumber Sumber Kecelakaan Kerja

Bahan Kimia.
Meliputi bahan mudah terbakar, bersifat racun, korosif, tidak stabil,
sangat reaktif, dan gas yang berbahaya
Aliran Listrik
Penggunaan peralatan dengan daya yang besar akan memberikan
kemungkinan-kemungkinan untuk terjadinya kecelakaan kerja
Radiasi
Radiasi dapat dikeluarkan dari peralatan semacam X -ray difraksi
atau radiasi internal yang digunakan oleh material radioaktif yang
dapat masuk ke dalam badan manusia melalui pernafasan, atau
serapan melalui kulit
Api.
Hampir semua laboratorium atau industri menggunakan bahan kimia
dalam berbagai variasi penggunaan termasuk proses pembuatan,
pemformulaan atau analisis
Suara (kebisingan).
Sumber kecelakaan kerja yang satu ini pada umumnya terjadi pada
hampir semua industri, baik industri kecil, menengah, maupun
industri besar
Hal Hal Penyebab Kecelakaan

Ada dua hal penyebab terjadinya kecelakaan kerja, yaitu:
Terjadi secara kebetulan.
Dianggap sebagai kecelakaan dalam arti asli (genuine accident)
sifatnya tidak dapat diramalkan dan berada di luar kendali
manejemen perusahaan. Misalnya, seorang karyawan tepat berada di
depan jendela kaca ketika tiba-tiba seseorang melempar jendela kaca
sehingga mengenainya.
Kondisi kerja yang tidak aman.
Kondisi kerja yang tidak aman merupakan salah satu penyebab utama
terjadinya kecelakaan.Kondisi ini meliputi faktor-faktor
sebagaiberikut:
Peralatan yang tidak terlindungi secara benar.
Peralatan yang rusak.
Prosedur yang berbahaya dalam, pada, atau di sekitar mesin atau
peralatan gudang yang tidak aman (terlalu penuh).
Cahaya tidak memadai, suram, dan kurang penerangan.
Ventilasi yang tidak sempurna, pergantian udara tidak cukup,
atau sumber udara tidak murni.

Larangan larangan saat berada di
Laboratorium


1. Dilarang bekerja sendirian di laboratorium, minimal
ada asisten yang mengawasi.
2. Dilarang bermain-main dengan peralatan laboratorium
dan bahan Kimia.
3. Persiapkanlah hal yang perlu sebelum masuk
laboratorium seperti buku kerja, jenis percobaan,
jenis bahan, jenis perlatan, dan cara membuang limbah
sisa percobaan.
4. Dilarang makan, minum dan merokok di laboratorium.
5. Jagalah kebersihan meja praktikum, apabila meja
praktiukm basah segera keringkan dengan lap basah.

6. Jangan membuat keteledoran antar sesama teman.

Penanggulangan keadaan
darurat

Terkena bahan kimia

Kebakaran

Terkena bahan kimia

1. Jangan panik.
2. Mintalah bantuan rekan anda yang berada didekat
anda.
3. Lihat data MSDS.
4. Bersihkan bagian yang mengalami kontak langsung
tersebut (cuci bagian yang mengalami kontak langsung
tersebut dengan air apabila memungkinkan).
5. Bila kulit terkena bahan Kimia, janganlah digaruk agar
tidak tersebar.
6. Bawa ketempat yang cukup oksigen.
7. Hubungi paramedik secepatnya(dokter, rumah sakit).


Kebakaran

1. Jangan panik.
2. Ambil tabung gas CO2 apabila api masih mungkin
dipadamkan.
3. Beritahu teman anda.
4. Hindari mengunakan lift.
5. Hindari mengirup asap secara langsung.
6. Tutup pintu untuk menghambat api membesar dengan
cepat (jangan dikunci).
7. Pada gedung tinggi gunakan tangga darurat.
8. Hubungi pemadam kebakaran.

Akibat kecelakaan

Kerusakan dan kerugian materi.
Kekacauan.
Keluhan dan kesedihan.
Kelainan dan cacat.
Kematian.

Penyuluhan Keselamatan Kerja
di Laboratorium

Prinsip dasar perlunya keselamatan
kerja di laboratorium
Tanda-tanda peringatan di laboratorium
Cara kerja yang aman dan hal-hal yang
harus dihindari
Cara penanganan dasar kecelakaan