Anda di halaman 1dari 73

SUMBER

DAYA ALAM DI
INDONESIA
Sumber Daya Alam
di Indonesia
Sumber Daya Alam
yang dapat
diperbaharui
Sumber Daya Alam
Nabati dan Hewani
Sumber Daya
Tanah
Sumber Daya Air
Sumber Daya
Udara
Sumber Daya
Energi Non Fosil
Sumber Daya
Energi Air
Sumber Daya
Energi Angin
Sumber Daya
Energi Matahari
Sumber Daya Alam
yang tidak dapat
diperbaharui
Sumber Daya
Mineral
Logam
Non Logam
Sumber Daya
Energi Fosil
SDA yang
Dapat
Diperbaharui
Sumber Daya Alam Nabati dan Hewani
Pertanian
Perkebunan
Kehutanan
Peternakan
Perikanan

Pertanian
Pertanian adalah segala kegiatan yang berhubungan
dengan bercocok tanam atau kegiatan mengolah lahan
untuk tanam-menanam.
Pertanian alam arti luas mencakup mencakup pertanian
(tanaman pangan), perkebunan, kehutanan, peternakan
dan perikanan.
Dalam pembahasan ini pertanian yang dimaksud adalah
pertanian dalam arti sempit, yaitu pertanian tanaman
pangan di Indonesia, yaitu pertanian padi.
Pertanian Lahan Basah
Pertanian yang hanya dapat
dilakukan di daerah yang
memiliki cadangan air cukup
banyak
Biasanya terdapat di dataran
rendah.
Jenis sawah di Indonesia :
- Sawah Irigasi
- Sawah Tadah Hujan
- Sawah Lebak
- Sawah Pasang Surut
Pertanian Lahan Kering
Pertanian yang dilakukan di
daerah-daerah yang
persediaan airnya sangat
kurang
Biasanya terdapat didaerah
perbukitan.
Jenis tanaman yang
dibudidayakan adalah padi
Gogo dan palawija (ubi, jagung,
kacang tanah, kedelai)
Bentuk Pertanian di Indonesia
Perkebunan
Perkebunan Besar
Merupakan jenis perkebunan
yang diusahakan oleh
perusahaan swasta dan
pemerintah dalam skala besar
Arealnya luas dan modalnya
besar dengan peralatan yang
modern
Perkebunan Rakyat
Merupakan jenis perkebunan
yang diusahakan oleg
penduduk dalam skala kecil.
Arealnya sempit dan modalnya
kecil dengan peralatan yang
sederhana
Hasil Perkebunan di Indonesia antara lain :
Komoditas Daerah Penghasil
Kelapa Sawit Sumatera Utara, Riau, Jambi, Lampung,
Sumatera Selatan, dll
Karet Riau, Sumatera Sealatan, Bengkulu, Lampung,
jawa barat, Jawa Timur, kalimantan Selatan
Teh Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera
Utara, Sumatera Barat
Cengkeh Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa,
Manado, Maluku
Tembakau Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur
Kehutanan
Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa
hamparan lahan yang berisi sumber daya alam hayati
yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam
lingkungannya, yang satu dengan yang lainnya tidak
dapat dipisahkan (UU RI No.41 tahun 1999)
Fungsi Hutan Secara Umum
Fungsi Klimatologis
Fungsi yang berkaitan dengan iklim.
Fungsi Hidrologis
Fungsi hutan sebagai cadangan air.
Fungsi Ekonomis
Fungsi hutan sebagai penghasil komoditas perdagangan
(bernilai ekonomi)
Komoditi dari hutan antara lain :
Kayu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua.
Rotan Banyak dihasilkan di Kalimantan.
Damar Banyak terdapat di Sumatera dan Kalimantan
Peternakan
Peternakan hewan besar
Peternakan hewan besar
contohnya sapi, kerbau,
dan kuda.
Jenis ternak ini banyak di
usahakan di daerah Jawa
Barat, Jawa Timur, Bali,
NTB, dan NTT.
Peternakan hewan kecil
Peternakan hewan kecil
contohnya kambing, domba,
dan babi.
Untuk kambing dan domba
banyak diternakan di daerah
Jawa, Madura, Bali, NTT, dan
Sulawesi Selatan.
Ternak babi sendiri banyak
diusahakan di Bali, NTT,
Sumatera Utara, Sulawesi
Utara, dll.
Unggas
Ternak unggas seperti ayam,
itik, bebek, dan burung puyuh
banyak diusahakan di wilayah
pedesaan di seluruh Indonesia
Perikanan
Perikanan air tawar
Adalah perikanan yang
diusahakan di kolam dan
perairan umum (sungai, danau,
rawa).
Jenis ikan yang dihasilkan
gurame, mujair, lele, nila, ikan
mas,dll.
Untuk perikanan di kolam
banyak diusakan di Jawa Barat,
Tengah, Sumatera Selatan.
Untuk di perairan umum di
Danau Toba, Singkarak, Waduk
Jatiluhur,dll.
Perikanan air payau
Perikanan air payau adalah
perikanan yang diusahakan
dalam bentuk tambak di muara
sungai ataupun dekat dengan air
laut.
Jenis ikan yang dihasilkan antara
lain tongkol, tenggiri, udang,
bandeng.
Budidayanya banyak di Pantai
Utara Jawa, dan di daerah
Lampung.
Perikanan air asin
Adalah perikanan yang
diusahakan di wilayah perairan
laut.
Jenis ikan yang dihasilkan tuna,
cakalang, ikan teri, pari.
Usaha penangkapan ikan laut
banyak dilakukan di wilayah
Selat Malaka, Selat Karimata,
Laut Seram.
Sumber Daya Air
Manfaat sumber daya air di Indonesia :
Sumber air untuk kegiatan sehari-hari
Sumber air untuk irigasi pertanian sawah.
Sumber air untuk perikanan.
Jalur lalu lintas air
PLTA
Sumber Daya Air
Dibagi dua menjadi air permukaan dan air tanah.
Air Permukaan
Air permukaan terdiri atas sungai, laut, danau, waduk,
dan rawa.
Sungai-sungai yang biasanya dipakai untuk alat
transportasi adalah sungai yang lebar. Banyak terdapat di
Kalimantan dan Sumatera.
Waduk digunakan untuk menyimpan cadangan air dan
banyak yang berfungsi sebagai PLTA.
Air Tanah
Air tanah adalah air yang berada di bawah permukaan
tanah dalam lapisan akuifer.
Sumber Daya Tanah
Tanah merupakan bagian permukaan bumi yang
terbentuk karena proses pelapukan dan berfungsi
sebagai tempat hidup tumbuh-tumbuhan, hewan, dan
juga manusia.
Contoh Jenis Tanah di Indonesia
Tanah Vulkanik
Tanah yang merupakan hasil pelapukan lava ataupun
abu vulkanik.
Tanah Aluvial
Tanah hasil erosi yang terendapkan di dataran rendah
atupun daerah aliran sungai.

Sumber Daya Angin
Angin adalah udara yang bergerak dari daerah yang
mempunyai tekanan tinggi ke tekanan yang lebih rendah.
Angin darat dan angin laut.
Angin Muson barat dan Muson Timur

Sumber Daya Matahari
Energi matahari secara langsung maupun tidak langsung
sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia.
Peta Persebaran SDA Nabati di Indonesia
SDA yang Tidak
Dapat
Diperbaharui
Di Indonesia
Sumber Daya Mineral
Logam
Logam Besi
Logam Dasar
Logam Radioaktif
Logam Mulia
Logam Ringan
Non Logam
Bahan galian bangunan
Bahan galian industri
Bahan galian mineral keramik
Bahan galian batu permata
Logam Besi
Logam Besi merupakan logam yang mudah berkarat.
Biasa digunakan dalam industri besi dan campurannya

Contohnya :
Besi (Fe)
Kromium (Cr)
Mangan (Mn)
Nikel (Ni)
Besi (Fe)
Kegunaan :
sebagai keperluan
pembangunan (konstruksi
bangunan)
peralatan rumah tangga
peralatan otomotif

Wilayah Persebaran :
Pegunungan Verbeek
(Sulawesi Selatan)
Cilacap (Jawa tengah) Pasir
Besi
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Lampung


Contoh gambar besi
Mangan
Kegunaan :
untuk keperluan industri baja
bahan pembuat batu baterai

Wilayah Persebaran :
Kliripan (Jogjakarta)
Karang Nunggal (Tasik
Malaya, Jawa Barat)
Pulau Doi (Halmahera)
Kalimantan Selatan
NTT


Contoh gambar mangan
Nikel
Kegunaan :
campuran baja tahan
karat
alat-alat listrik
industri stainless steel

Wilayah Persebaran :
Sulawesi Selatan
Pomala (Sulawesi
Tenggara)



Contoh gambar nikel
Logam Dasar
Merupakan logam yang mudah teroksidasi, terkorosi, dan
bereaksi dengan HCl membentuk hidrogen.

Contoh :
Tembaga (Cu)
Timbal (Pb)
Air Raksa (Hg)
Timah (Sn)
Tembaga (Cu)
Kegunaan :
untuk industri peralatan listrik
radiator pada mobil
alat-alat pendingin (kulkas/AC)

Wilayah Persebaran :
Aceh
Sumatera Barat
Jawa Barat
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Gorontalo
Sulawesi Selatan


Contoh gambar tembaga
Timbal (Pb)
Kegunaan :
sebagai bahan pembuatan
pipa air yang tahan korosi,
bahan pembuat cat,
baterai, dan campuran
bahan bakar bensin

Wilayah Persebaran :
Lombok Timur (NTB)
Di Pulau Sumatera, Jawa,
Kalimantan, Sulawesi, dan
Papua
Contoh gambar timbal
Air Raksa (Hg)
Kegunaan :
sebagai bahan amalgam
gigi, termometer,
barometer, dan peralatan
ilmiah lain

Wilayah Persebaran :
Sumatera Barat
Jambi
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Jawa Barat
Contoh gambar air raksa
Timah Putih
Kegunaan :
sebagai bahan amalgam
gigi, termometer,
barometer, dan peralatan
ilmiah lain

Wilayah Persebaran :
Pulau Bangka Belitung
Pulau Lingga dan Singkep
(termasuk dalam wilayah
Kepulauan Riau)
Contoh gambar timah
Logam Radioaktif
Logam radioaktif merupakan bahan yang menunjukkan
gejala radioaktif. Logam radioaktif sangat langka dan
mahal.

Contohnya :
Uranium

Uranium (U)
Kegunaan :
biasa digunakan untuk
menghasilkan energi
dalam reaktor nuklir

Wilayah Persebaran :
Hanya terdapat di Papua

Contoh gambar uranium
Logam Mulia
Logam mulia adalah logam yang dalam keadaan tunggal
sudah dapat dipakai atau diproses menjadi barang jadi
atau setengah jadi. Logam mulia bersifat tahan terhadap
korosi maupun oksidasi.

Contohnya :
Emas (Au)
Perak (Ag)
Platina (Pt)
Emas (Au) dan Perak (Ag)
Kegunaan :
sebagai perhiasan
sebagai jaminan uang yang beredar
sebagi campuran medali dll
sebagai industri fotografi (perak)

Wilayah Persebaran :
Cikotok (Banten)
Jampang (Jawa Barat)
Meulaboh (Aceh)
Kutai dan Berau (KalTim)
Martapura (KalSel)
Sambas dan Sintang (KalBar)
Sumalata dan Bolaang Mongondow
(Sulawesi)
Contoh gambar emas
Contoh gambar perak
Platina (Pt)
Kegunaan :
Sebagai perhiasan

Wilayah Persebaran :
Hanya terdapat di Riau


Contoh gambar platina
Logam Ringan
Logam ringan relatif ditemukan dalam jumlah sedikit.
Bersifat tahan karat dan ringan dengan berat jenisnya
kurang dari 5 kg/dm
3
.

Contohnya :
Aluminium (Al)
Magnesium (Mg)
Aluminium (Al)
Kegunaan :
bahan pembuat pesawat
terbang, kereta api,
kendaraan bermotor
campuran uang logam,
peralatan rumah tangga

Wilayah Persebaran :
banyak ditemukan di
Kalimantan Tengah
P. Bintan dan P. Konya
(Riau)
Contoh gambar aluminium
Contoh gambar bauksit
Magnesium (Mg)
Kegunaan :
digunakan dalam
konstruksi mesin yang
faktor berat menjadi
pertimbangan utama

Wilayah Persebaran :
banyak ditemukan di
Lampung
Contoh gambar magnesium
Bahan Galian Bangunan
Bahan galian bangunan ini digunakan terutama sebagai
bahan mentah dalam industri bahan bangunan/konstruksi
dan ornamen.

Contoh :
Andesit, banyak ditemukan di Sumatera Barat, Jawa
Barat, dan Jawa Timur
Marmer, banyak ditemukan Trenggalek dan Tulungagung
(Jawa Timur), Banjarnegara (Jawa Tengah)
Batu Apung banyak ditemukan di kalimantan dan Pulau
Lombok
Pasir banyak ditemukan di Jawa Barat dan jawa Tengah

Contoh gambar andesit
Contoh gambar batu apung
Contoh gambar tambang pasir
Contoh gambar marmer
Bahan Galian Mineral Industri
Contoh :

Nama bahan galian Kegunaan Wilayah Penyebaran
Belerang Bahan baku industri kimia (industri
pupuk, obat-obatan)
Bhan baku korek api dan bahan peledak
Perbukitan Gunung
Seribu (Pantai Selatan
Jawa), Sulawesi
Selatan, Sulawesi
Tenggara
Batu Gamping Bahan bangunan dan bahan baku
semen
Bahan pembuat piring, gelas, dan kaca
Gunung Sorek Merapi
(Sumatera Utara),
Kawah Ijen
(Bondowoso),
Pegunungan Dieng
(Jawa Tengah)
Fosfat Untuk campuran industri besi baja,
korek api, obat-obatan, industri semen,
dan industri kembang api
Gunung Kromong
(Cirebon), Jawa
Tengah, Jawa Timur,
Pulau Selayar
(Sulawesi Tenggara)
Contoh gambar batu gamping
Contoh gambar belerang
Contoh gambar fosfat
Bahan Galian Mineral Keramik
Merupakan bahan anorganik bukan logam yang
berbentuk padat yang bersifat keramik.
Contoh
Nama Bahan Kegunaan Wilayah Persebaran
Kaolin Bahan mentah industri keramik,
genting dan batu merah
Godean (Jogjakarta), Priangan (Jawa
Barat), Rembang dan Banjarnegara
(Jawa Tengah), Sumatera Barat,
Bangka Belitung, Kalimantan Barat

Pasir Kuarsa Bahan industri keramik, semen,
gelas, kaca piring, dan ampelas
Pantai Utara Bojonegara dan Tuban,
Pantai Utara Madura, Pantai Timur
Sumatera

Perlit Sebagai bahan baku beton
ringan, isolasi bangunan, bahan
penggosok, saringan/filter, dan
campuran makanan ternak.
Pulau Sumbawa, Lampung
Contoh gambar pasir kuarsa
Contoh gambar kaolin Contoh gambar perlit
Bahan Galian Batu Permata
Contoh : Intan, Safir, Giok

Kegunaan :
dipakai terutama dalam industri perhiasan dan kerajinan,
Intan dapat digunakan juga sebagai untuk memotong kaca,
dan mengisi mata bor

Wilayah persebaran :
Intan : Martapura (Kalimantan selatan), Kabupaten Barito,
Sampit, dan Kapuas Tengah (Kalimantan Tengah)
Safir : Kalimantan Timur dan Kalimantan tengah
Giok : Aceh, Jawa tengah, Sulawesi Tenggara
Contoh gambar intan
Contoh gambar giok
Contoh gambar safir
Golongan Barang Tambang di
Indonesia
Golongan A (strategis)
Sangat berperan penting untuk
pertahanan dan keamanan
negara,serta menjamin
perekonomian negara.
Contoh : minyak bumi, batu bara,
gas bumi, uranium timah, nikel,
aluminium
Golongan B (vital)
Dapat menjamin hajat hidup
orang banyak.
Contoh : emas, perak, besi, intan
belerang, tembaga
Golongan C (nonstrategis dan non
vital)
Bahan galian yang dapat
digunakan untuk kepentingan
industri.
Contoh : fostat, pasir kuarsa, bati
apung, marmer, perlit, granit,
andesit
Sumber Daya Energi Fosil
Minyak Bumi
Gas Bumi
Batu Bara
BAGAIMANA PROSES
TEJADINYA MINYAK
BUMI?
Proses Pembentukan Minyak Bumi
Minyak bumi berasal dari mikroplankton yang
membentuk lapisan-lapisan tebal pada dasar laut yang
kaya akan putih telur dan lemak (sapropelium).
Mikroplankton yang mati mengendap di dasar laut dan
bercampur dengan lumpur. Kemudian membentuk
lapisan yang kaya akan zat organik dan proses ini terjadi
secara terus-menerus. Adanya tekanan dari lapisan-
lapisan endapan diatasnya, endapan tersebut mengalami
proses destilasi. Hingga akhirnya sapropelium secara
perlahan berubah menjadi minyak bumi.
Keberadaan Minyak Bumi
Minyak bumi yang sudah terbentuk bergerak ke batuan
atas menuju batuan yang memiliki pori-pori yang cukup
untuk dilewati dan terakumulasi. Bauan yang
mengandung minyak bumi ini disebut reservoir minyak.
Karena adanya pergerakan lempeng, minyak bumi juga
mengalami perpindahan. Sehingga minyak bumi dapat
ditemukan di laut maupun di darat.
Pengolahan Minyak Bumi
Di daerah sumber minyak bumi dipompa agar dapat
mengeluarkan minyak mentah.
Kemudian dilakukan penyulingan untuk mendapatkan
bahan-bahan yang dapat digunakan manusia.
Hasil
Penyulingan
Minyak
Bumi
Daerah Penghasil Minyak Bumi
Pulau Jawa
Cepu dan Wonokromo (dilepas pantai), di Laut Jawa
(sebelah utara Madura dan Kepulauan Seribu), dan
Jatibarang
Pulau Sumatera
Peureula (Aceh), Langkat Lirik, Rokan, dan Pekan Baru
(Riau), Palembang, dan Jambi
Pulau Kalimantan Kutai (Mahakam), Tarakan dan Bunyu
Kepulauan Maluku Pulau Seram
Papua Sorong, Kasim dan Klamono
Contoh gambar kilang minyak di Cepu
Gas Bumi
Associated Gas
Gas bumi yang
diperoleh dari
hasil penyulingan
minyak bumi
LPG (Liquified
Petroleum Gas)
Non Associated
Gas
Gas bumi yang
diperoleh
sendiri tanpa
minyak
LNG (Liquified
Natural Gas)
Persebaran Gas Bumi
LPG
Arun (Aceh)
Lapangan Badak (Kalimantan
Timur
Mundu, Arjuna, Balungan
(Jawa Barat)
Tanjung Santan (Kalimantan
Selatan)
LNG
Arun (Aceh)
Bontang (Kalimantan Timur)
Batu Bara
Batu bara terbentuk dari tumbuhan rawa yang telah mati
dan tertutup oleh lapisan batuan sedimen dalam waktu
yang sangat lama.

Teori
Pembentukan
Batu Bara
Teori In Situ
Teori Drift
Wilayah Persebaran Batu Bara
Umbilin (Sumatera Barat)
Bukit Asam (Sumatera Selatan)
Pengaron (Kalimantan Timur)
Sungai Durian (Sumatera Barat)
Contoh gambar brown coal
Contoh gambar sub bituminous
Contoh gambar antrasit
Contoh gambar tambang batubara di umbilin
Peta Persebaran Tambang di Indonesia
Apa saja Hasil Penyulingan Minyak Bumi?
Tebak Gambar
Tebak Gambar
TUGAS INDIVIDU
Buatlah uraian mengenai Pemanfaatan Sumber Daya
Alam berdasarkan Prinsip Ekoefisiensi!
Tulis tangan, di buku tulis.
Dikumpulkan hari rabu tanggal 27 November 2013

THANK YOU