Anda di halaman 1dari 13

DAFTAR ISI

Daftar Isi
Kata Pengantar
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Maksud Dan Tujuan (pengambilan judul)
C. Rumusan Masalah
BAB II PEMBAHASAN
BAB III PENUTUP
D. Kesimpulan Dan Saran
Daftar Pustaka













KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT. Sehingga Makalah ini dapat tersusun walaupun dalam
bentuk yang sangat sederhana. Makalah ini dibuat dengan maksud untuk memudahkan para
pembaca dalam proes pemberian informasi.
Mengingat Negara Indonesia adalah Negeri dengan ribuan pulau dan memiliki beraneka
ragam budaya yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan citra positif di dunia Internasional.
Materi makalah ini disusun secara sederhana sehingga memudahkan pembaca untuk memahami
bahwa Negara Indonesia adalah kaya akan sumber daya alam khususnya di sector pariwisata. Oleh
karena itu mari kita lestarikan negeri kita ini dan marilah menjadi sumber daya manusia yang bisa
memanfaatkan sumber daya alam ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih terdapat kekurangan kekurangan didalamnya,
oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritikan yang membangun untuk menyempurnakan
program, isi maupun materi makalah ini dalam penyusunan di masa masa akan datang.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu
terwujudnya makalah ini. Mudah mudahan Makalah ini dapat bermanfaat dan memberikan
konstruksi nyata dalam menyelenggarakan pendidikan yang berbasis kompetensi.






Penyusun




BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari banyak pulau dan memiliki
berbagai macam suku bangsa , bahasa dan adat istiadat yang bisa kita sebut dengan kebudayaan.
Keanekaragaman budaya di Indonesia merupakan sebuah bukti bahwa Indonesia merupakan Negara
yang kaya akan budaya. Dan faktanya, Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia.
Fakta itu tidak terbantahkan. Indonesia memiliki 13.487 pulau. Makanya Indonesia bisa kita sebut
negeri seribu pulau. Tapi sebenarnya itu kurang tepat sih.. karena seribu itu artinya jumlahnya pas
seribu. Sedangkan jumlah pulau di Indonesia kan lebih dari seribu. Menurut kita sih cocoknya pake
sebutanNegeriribuanpulau.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). Jumlah suku bangsa yang ada di Indonesia
sekitar 1128 suku bangsa. Setiap suku bangsa ini memiliki bahasa, adat istiadat, dan budaya yang
berbeda. Nah, bisa kita bayangkan, betapa besarnya potensi wisata budaya yang dimiliki di
Indonesia. Oleh karena itu kita sebagai SDM manusianya. Kita harus bisa memanfaatkan
SDA(Sumber Daya Alam) yang ada di negeri kita ini. Perencanaan pariwisata perlu dilakukan
karena adanya banyak perubahan dalam industri pariwisata saat ini. Pariwisata mencakup banyak
hal yang melibatkan banyak pihak, maka dibutuhkan strategi tertentu dalam perencanaan kegiatan
pariwisata sehingga dapat berlangsung dengan baik. Merencanakan sesuatu dalam hal ini
perencanaan pariwisata bila dilakukan dengan baik tentu akan memberikan manfaat dan dapat
memperkecil semua efek yang tidak menguntungkan. Karena itu pentingnya perencanaan dalam
pengembangan pariwisata sebagai suatu industri agar perkembangan industri pariwisata sesuai
dengan apa yang telah dirumuskan dan berhasil mencapai sasaran yang dikehendaki, baik itu
ditinjau dari segi ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan.
Pengembangan pariwisata yang tidak direncanakan, akan dapat menimbulkan masalah-
masalah sosial dan budaya, terutama di daerah atau tempat di mana terdapat perbedaan tingkat
sosialnya antara pendatang dan penduduk setempat. Sebagai akibat tingkah laku penduduk yang
suka meniru seperti apa yang dilakukan wisatawan asing tanpa mengetahui latar belakang
kebudayaan wisatawan asing yang ditirunya. Suatu perencanaan dan pertumbuhan pembangunan
yang tidak direncanakan akan mengakibatkan degradasi atau penurunan daya tarik suatu atraksi
wisata, bahkan dapat menjurus kepada kerusakan lingkungan. Disini kita akan menjelaskan alasan
tentang pengambilan sebuah Tema atau Judul yang kita ambil nanti untuk memberikan
gambaran tentang keanekaragaman di Negara Indonesia. Dan Makalah ini memberikan penjelasan
mengapa perencanaan pariwisata perlu dilakukan di lingkup destinasi. Makalah ini menggunakan
metode deskriptif dan studi literatur. Hasil dari makalah ini adalah memberikan gambaran umum
kepada para pemangku kepentingan pariwisata (pemerintah, swasta, dan masyarakat) dan perencana
pariwisata dalam melakukan pengembangan atau pembangunan destinasi wisata harus melakukan
perencanaan pariwisata yang baik terlebih dahulu karena perencanaan dalam kepariwisataan sangat
penting. Judul yang kita ambil adalah Mempromosikan Pariwisata Indonesia Di Dunia. Dengan
mempromosikan semua destinasi yang dimiliki oleh Indonesia maka tidak menutup kemungkinan
akan memberiakn citra positif untuk Indonesia di kancah Internasional dari sektor pengembangan
destinasi pariwisata. Sebenarnya banyak sekali upaya yang dilakukan oleh Negara ini untuk
meningkatkan citra positif di dunia Internasional selain pengembangan sector kepariwisataan.

B. Maksud Dan Tujuan
Maksud dan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk menghimbau kepada kita
semua bahwa di Negara Indonesia ini memiliki potensi besar di sektor pariwisata dalam
meningkatkan citra positif bagi negeri kita ini, memberikan pengetahuan tentang destinasi
pariwisata yang dimiliki Negara Indonesia serta memberikan informasi bahwasanya destinasi
pariwisata yang dimiliki Indonseia dari sabang sampai merauke di setiap daerah sudah menjadi
nominasi destinasi yang sekarang sudah terkenal, bahkan sudah mendunia di kancah internasional
dan dipandang oleh negara lain, diakui yang kaya akan SDA khususnya di kepariwisataannya. Oleh
karena itu mari kita jaga tanah air kita dan lesatarikan negeri kita ini, Indonesia.

C. Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara mempromosikan pariwisata Indonesia dalam meningkatkan citra Indonesia
di kancah internasional ?
2. Bagaimana menyeimbangkan antara SDA dengan SDM nya?



BAB II
PEMBAHASAN

Sebelumnya definisi tentang Pariwisata sendiri adalah suatu perjalanan yang dilakukan
bertujuan untuk rekreasi atau liburan, dan refresing. Seorang wisatawan atau turis adalah seseorang
yang melakukan perjalanan paling tidak sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan
rekreasi, definisi yang lebih lengkap, turisme adalah industri jasa. Mereka menangani jasa mulai
dari transportasi, jasa keramahan, tempat tinggal, makanan, minuman, dan jasa bersangkutan
lainnya seperti bank, asuransi, keamanan, dll. Dan juga menawarkan tempat istrihat, budaya,
pelarian, petualangan, dan pengalaman baru dan berbeda lainnya.
Banyak negara, bergantung banyak dari industri pariwisata ini sebagai sumber pajak dan
pendapatan untuk perusahaan yang menjual jasa kepada wisatawan. Oleh karena itu pengembangan
industri pariwisata ini adalah salah satu strategi yang dipakai oleh Organisasi Non-Pemerintah
untuk mempromosikan wilayah tertentu sebagai daerah wisata untuk meningkatkan perdagangan
melalui penjualan barang dan jasa kepada orang non-lokal.
Sudah seharusnya semua masyarakat Indonesia mengenal potensi alam di negaranya.
Namun sayangnya, banyak dari kita yang tidak tahu mutiara tersembunyi di bumi pertiwi.
Seringnya, titik pariwisata jadi lebih terkenal setelah didatangi wisatawan luar negeri. Pemerintah
pun sudah menggalakkan promosi pariwisata kepada wisatawan dalam dan luar negeri. Terpacu dari
giatnya promosi yang dilakukan pemerintah, beberapa instansi pun ikut menawarkan keindahan
Indonesia kepada dunia.
Pariwisata di Indonesia merupakan sektor ekonomi penting di Indonesia. Pada tahun 2009,
pariwisata menempati urutan ketiga dalam hal penerimaan devisa setelah komoditi minyak dan gas
bumi serta minyak kelapa sawit. Kekayaan alam dan budaya merupakan komponen penting dalam
pariwisata di Indonesia. Alam Indonesia memiliki kombinasi iklim tropis, 17.508 pulau yang 6.000
di antaranya tidak dihuni, serta garis pantai terpanjang ketiga di dunia setelah Kanada dan Uni
Eropa Indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar dan berpenduduk terbanyak di
dunia.Pantai-pantai di Bali, tempat menyelam di Bunaken, Gunung Rinjani di Lombok, dan
berbagai taman nasional di Sumatera merupakan contoh tujuan wisata alam di Indonesia. Tempat-
tempat wisata itu didukung dengan warisan budaya yang kaya yang mencerminkan sejarah dan
keberagaman etnis Indonesia yang dinamis dengan 719 bahasa daerah yang dituturkan di seluruh
kepulauan tersebut. Candi Prambanan dan Borobudur, Toraja, Yogyakarta, Minangkabau, dan Bali
merupakan contoh tujuan wisata budaya di Indonesia. Hingga 2010, terdapat 7 lokasi di Indonesia
yang telah ditetapkan oleh UNESCO yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.
Sementara itu, empat wakil lain juga ditetapkan UNESCO dalam Daftar Representatif
Budaya Takbenda Warisan Manusia yaitu wayang, keris, batik dan angklung. Berdasarkan data dari
Badan Pusat Statistik, sebelas provinsi yang paling sering dikunjungi oleh para turis adalah Bali,
Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi Selatan,
Sumatera Selatan, Banten dan Sumatera Barat.Sekitar 59% turis berkunjung ke Indonesia untuk
tujuan liburan, sementara 38% untuk tujuan bisnis. Singapura dan Malaysia adalah dua negara
dengan catatan jumlah wisatawan terbanyak yang datang ke Indonesia dari wilayah
ASEAN.Sementara dari kawasan Asia (tidak termasuk ASEAN) wisatawan Jepang berada di urutan
pertama disusul RRC, Korea Selatan, Taiwan dan India.Jumlah pendatang terbanyak dari kawasan
Eropa berasal dari negara Britania Raya disusul oleh Perancis, Belanda dan Jerman.
Pengelolaan kepariwisataan, kebijakan nasional, urusan pemerintahan di bidang kebudayaan
dan kepariwisataan di Indonesia diatur oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia.
Kerja sama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan semakin kuat secara ekonomi dan politik
sejak terjalinnya hubungan diplomatik keduanya pada tahun 1966. Saat ini, Indonesia merupakan
lokasi investasi terbesar bagi Korea Selatan, dan tercatat sekitar 35.000 warga Korea tinggal dan
bekerja di Indonesia, serta merupakan komunitas ekspatriat terbesar di Indonesia. Sebaliknya,
30.000 warga Indonesia tinggal dan bekerja di Korea Selatan, 15.000 di antaranya di kawasan
Busan. Di tahun ke-40 hubungan diplomatisnya, Indonesia dan Korea Selatan menandatangani
Strategic Partnership (kemitraan strategis) peningkatan investasi, ekonomi, dan hubungan bisnis-
bisnis (business to business relationship).Kemitraan ini juga diharapkan akan meluas pada sektor
pariwisata dan ekonomi kreatif. Korea Selatan adalah salah satu negara target Indonesia yang
menunjukkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2012
Indonesia menerima 296.060 wisatawan dari Korea Selatan dan pada tahun berikutnya jumlah ini
meningkat sebanyak 7,24 persen. Korea adalah penyumbang wisman ke Indonesia terbesar ketujuh.
Untuk tahun 2012, Indonesia menetapkan target 320.000 wisatawan dari Korea Selatan. Sebagai
kota terbesar kedua di negara tersebut, Busan dengan populasi sebanyak 15 juta menjadi lokasi
yang penting untuk promosi Indonesia. Hal ini didukung dengan adanya Busan Indonesia Center
yang terletak di Busan Utara yang meliputi Visit Indonesia Tourism Office, Garuda Office, dan
Counsellor Office di satu kawasan terpadu. Sebagian besar wisatawan Korea Selatan memilih Bali,
Jakarta, Batam, Surabaya, dan Medan sebagai tujuan wisata.Dalam rangkaian kunjungannya ke
Jepang, Shanghai, dan Korea, Menparekraf Mari Elka Pangestu menyempatkan berkunjung ke
Busan Indonesia Center (BIC) untuk bertemu para pengusaha, pendidik, pemerintah daerah, dan
perwakilan VITO Indonesia di Busan. Dalam kunjungannya ke BIC, Menparekraf mempromosikan
16 destinasi pariwisata Indonesia yang menjadi prioritas pengembangan:

1. Danau Toba di Sumatera Utara
2. Kota Tua di jantung Kota Jakarta
3. Candi Borobudur
4. Bromo, Tengger, dan Semeru, Jawa Timur
5. Danau Batur di Kintamani
6. Pulau Menjangan, dengan candi yang terletak di bawah Laut Pemuteran
7. Kuta, Sanur, dan Nusa Dua
8. Gunung Rinjani
9. Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur
10. Ende Kelimutu yang terletak di Nusa Tenggara Timur
11. Kepulauan Seribu yang terletak di DKI Jakarta, gugusan 76 kepulauan karang
12. Suku Toraja di Sulawesi Selatan
13. Bunaken yang terletak di Sulawesi Utara
14. Wakatobi di Sulawesi Selatan
15. Raja Ampat di Papua Barat yang terkenal dengan keanekaragaman lautnya
16. Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah
Pariwisata adalah perjalanan untuk rekreasi , liburan atau bisnis tujuan. The World Tourism
Organization (UNWTO) mendefinisikan wisatawan sebagai orang yang "melakukan perjalanan ke
dan tinggal di tempat-tempat di luar lingkungan yang biasa mereka selama lebih dari dua puluh
empat (24) jam dan tidak lebih dari satu tahun berturut-turut untuk liburan, bisnis dan tujuan lain
yang tidak terkait dengan pelaksanaan sebuah pekerjaan yang dibayar dari dalam tempat yang
dikunjungi. Pariwisata pula lah sebagai agent of development bagi daerah / Negara yang
mengembangkannya dan memberikan investasi maupun pengembangan yang sustainable atau
berkelanjutan dalam hal memlihara pariwisata itu sendiri, yang dimaksud dengan pembangunan
berkelanjutan berdasar pada The United Nations Environment Programme (UNEP) mengadopsi
batasan sperti ini Sustainable development is improving the quality of human life while living
withinthe carrying capacity of supporting ecosystems. If an activity is sustaible, for all practical
purposes it can continue forever (WTO, 1995: 30).
Dikatakan pembangunan yang berkelanjutan adalah usaha memperbaiki kualitas hidup manusia
untuk jangka panjang dengan memanfaatkan daya dukung ekosistem yang ada, dan untuk
pariwisata berkelanjutan. Adapun yang dimaksud pariwisata berkelanjutan adalah mempertremukan
kebutuhan wisatawan dan daerah tujuan wisata dalam usaha menyelamatkan dan memberi peluang
untuk menjadi lebih menarik lagi di waktu yang akan dating. Berdasar dari itu maka banyak negara
yang mengembangkan pariwisata dan juga menggantungkan cukup besar ekonomi mereka pada
sektor ini, melihat fenomena ini sangatlah menarik untuk dikaji seperti apa perkembangan
pariwisata internasional atau dunia kini, karakteristik para wisatawan dan juga negara mana yang
benar-benar mengembangkan pariwisata berbasis pada Generating Countries atau negara bangkitan
atas wisatawan yang berkunjung ke Indonesia misal Australia, Singapura, Jepang, dan lain- lain.
Berikut kami akan menjelaskan tentang banyaknya destinasi pariwisata di Indonesia ini yang sudah
masuk di kancah Internasional dan di akui oleh Negara-negara lain.
Tempat Wisata Di Indonesia yang Menarik - Indonesia merupakan sebuah negara yang terdiri
dari banyak pulau dari ujung sabang sampai merauke. Banyak tempat wisata di indoensia yang
menarik untuk di kunjungi, terutama tempat wisata yang menawarkan panorama alam yang indah.
Daftar-daftar tempat pariwisata di Indonesia sudah saya publikasikan di artikel sebelumnya yang
meliputi beberapa pulau besar yang ada di indonesia, dan sebagian juga sudah saya publikasikan
tempat wisata Indonesia berdasarkan Propinsi yang ada di Indonesia dan seperti berikut di bawah
ini adalah tempat wisata berdasarkan pulau besar yang ada di indonesia :
1. Tempat Wisata di Pulau Sumatera
2. Tempat Wisata di Pulau Jawa
3. Tempat Wisata di Pulau Kalimantan
4. Tempat Wisata di Pulau Sulawesi
5. Tempat Wisata di Pulau Maluku
6. Tempat Wisata di Pulau Bali
Untuk mewakili tempat wisata Indonesia dari pulau-pulau di atas, banyak tempat wisata yang
menarik untuk anda kunjungi berdasarkan wilayahnya.

Pulau Umang. Tahukah Anda bahwa ujung barat Banten punya tempat liburan
keren selain Carita? Bila di pesisir selatan ada pantai Sawarna, di ujung banten ada Pulau Umang.
Hanya 5 menit dari pulau Jawa. Oleh karenanya, layak untuk jadi daftar tujuan liburan tahun ini.
Pulau Umang yang menawarkan berjuta pesona keindahan, seperti panorama pantai yang indah,
pasir putih, olahraga pantai, penginapan yang nyaman, dan santapan yang lezat. Indonesia adalah
negara dengan begitu banyak kekayaan alam. Tak sedikit pula, lokasi yang menjadi favorit sebagai
objek pariwisata karena keindahan alamnya. Dari banyaknya objek wisata di Indonesia, manakah
yang paling banyak diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara pada tahun lalu?
Untuk itu, TripAdvisor mengumumkan tempat-tempat wisata di Indonesia yang mendapatkan
peringkat tinggi sehingga menjadi tempat wisata yang paling sering dikunjungi. Objek Wisata Di
Indonesia yang paling terkenal di dunia. Negeri kita ini memang kaya akan objek wisata dengan
keindahan alam yang menakjubkan. Letaknya yang diapit oleh dua samudera dan dua benua
membuat Indonesia berada di lokasi yang sangat strategis.

Tidak hanya wisata alamnya yang menarik animo wisatawan luar negeri untuk mengunjungi
Indonesia, namun wisata sejarah dan budayanya juga tak kalah uniknya. Berikut ini adalah 7 objek
wisata di Indonesia yang paling terkenal di dunia menurut Wisata Indonesia Backpacker :

1. Raja Ampat


Kepulauan Raja Ampat
Raja Ampat merupakan sebuah kepulauan yang berada di Provinsi Papua Barat. Raja Ampat juga
diakui oleh dunia internasional akan keindahan bawah lautnya dan merupakan salah satu spot
terbaik untuk menyelam karena laut Raja Ampat memiliki keberagaman flora dan fauna terlengkap
di dunia.

2. Pulau Bali


Pantai Kuta
Siapa yang tidak kenal Bali? Bahkan orang luar negeri lebih mengenal Bali daripada Indonesia itu
sendiri. Di Pulau Dewata ini terdapat banyak sekali objek wisata yang sangat terkenal antara lain
Pantai Kuta, Tanjung Benoa, Tanah Lot, Pantai Dreamland, Ubud, dan masih banyak lainnya.

Selain keindahan alamnya, hal lain yang menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bali adalah
budaya dan keramahan penduduknya. Sampai saat ini, adat istiadat di Bali masih dipegang teguh
oleh penduduk Bali meskipun tiap tahunnya jutaan wisatawan mancanegara berkunjung kesana
dengan budaya barat yang dibawa tak melunturkan budaya Bali sedikitpun.

3. Candi Borobudur

Candi Borobudur
Candi Borobudur merupakan candi Budha terbesar di Dunia. Candi ini terletak di kota Magelang,
Jawa Tengah. Candi yang dibangun pada tahun 800-an masehi ini selalu ramai dikunjungi oleh
wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Candi Borobudur sempat menjadi salah satu 7 keajaiban
dunia.

4. Taman Nasional Bunaken
Bawah Laut Bunaken
Selain Raja Ampat, Indonesia juga
memiliki spot menyelam terbaik
lainnya yaitu di Taman Nasional
Bunaken.


5. Pulau Lombok

Pantai Gili Trawangan
Selain Pulau Bali, Indonesia juga memiliki sebuah pulau yang penuh dengan objek wisata menarik
yaitu Pulau Lombok. Pulau yang terletak di sebelah timur pulau Bali ini memang memiliki
keindahan alam yang tak kalah dengan pulau tetangganya tersebut.
6. Danau Toba

Danau Toba dan Pulau Samosir
Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan juga di Asia. Dengan panjang 100
kilometer dan lebar 30 kilometer, danau ini menjadi danau terbesar kedua di dunia setelah Danau
Victoria di Afrika. Danau Toba terletak di Provinsi Sumatera Utara tepatnya 176 km dari kota
Medan. Selain besar, yang unik dan menarik pada danau bertipe vulkanik ini adalah adanya pulau
yang berada di tengah-tengah danau yang bernama Pulau Samosir. Pemandangan alam yang hijau
dipadu dengan air danau yang jernih membuat Danau Toba selalu menarik untuk dikunjungi.

7. Pulau Komodo

Pulau Komodo
Pulau Komodo merupakan sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau
Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan Komodo yang bentuknya mirip hewan pra sejarah
Dinosaurus. Di Pulau Komodo terdapat Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah
Pusat. Di pulau ini hidup dan berkembang biak sekitar 1300 ekor Komodo (per Agustus 2009).
Komodo merupakan satwa asli Indonesia dan hanya ada di Pulau Komodo, kalau pun ada di tempat
atau negara lain, itu merupakan kiriman dari Pulau Komodo. Pulau Komodo juga merupakan Situs
Warisan Dunia UNESCO. Demikian 7 objek wisata di Indonesia yang paling terkenal di dunia
versi Wisata Indonesia Backpacker.
BAB III
PENUTUP

D. Kesimpulan Dan Saran
Bahwa pariwisata itu adalah salah satu asset dari sekian banyaknya upaya negara dalam
meningkatkan citra Indonesia di dunia Internasional. Oleh karena itu mari kita lestarikan negeri
tercinta ini. Dan tidak menutup kemungkinan dengan mengembangkan sektor destinasi
kepariwisataan Indonesia. Negara ini akan dipandang dunia di kancah Internasional ini. Seiring
Dinamika Globalisasi terus berkembang. Kepariwisataan Indonesia adalah potensi besar yang
memiliki kontribusi lebih dalam meningkatkan citra positif di kancah internasional dan mendunia.
Oleh karena itu marilah kita menjadi SDM yang bisa memanfaatkan kekayan alam ini dan
melestarikan serta turut mengembangkan dan menjaga negri kita Indonesia ini.