Anda di halaman 1dari 3

Unsur – unsur globalisai yang mudah diterima masyarakat :

➢ Teknologi tepat guna, yakni unsur – unsur teknologi yang secara langsung dapat dinikmati fungsinya
oleh masyarakat pemakainya.
➢ Pendidikan formal yanmg dikembangkan di sekolah – sekolah, mulai dari pendidikan dasar sampai
pendidikan tinggi.
➢ Unsur – unsur globalisasi yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.
Unsur – unsur globalisasi yang sukar diterima masyarakat adalah :
➢ Teknologi yang rumit dan mahal harganya, contohnya komputer
➢ Unsur – unsur budaya luar yang menyangkut paham ideologi politik dan keagamaan
➢ Unsur – unsur budaya yang sukar disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat

E. Tantangan Masa Depan Bangsa


Dampak Globalisasi yang terjadi dalam masyarakat, tentu saja juga akan berpengaruh pada kita
sebagai anggota masyarakat yang lebih luas sebagai bangsa Indonesia. Globalisasi merupakan tantangan bagi
masa depan bangasa kita. Ada berbagai macam reaksi masyarakat sebagai respon mereka terhadap arus
globalisasi. Secara umum berbagai reaksi tersebut dapat kita simpulkan seperti berikut :

1. Robertson mencatat bahwa sebenarnya apa yang kita pilih hal – hal yang bersifat global hanyalah apa –
apa yang menyenagkan kita dan kemudian mengubahnya sehingga hal tersebut beradaptasi dan sesuai
dengan budaya dan kebutuhan lokal.
2. Kita dapat mencampur unsur – unsur global untuk menghasilkan penemuan baru dari hasil
penggabungan itu misalnya, beberapa musik dunia mencampurkan beat tarian Barat dengan gaya
tradisional dari Afrika Utara dan Asia. Cohen dan Kennedy menyebutkan ini sebagai “Kreolisasi”.
3. Komunikasi global berarti bahwa sekarang sulit bagi orang untuk tidak memikirkan dengan sungguh –
sungguh kejadian – kejadian di dunia atau mengakui bahwa kita hidup di tengah – tengah dunia yang
bercirikan “risiko”.
4. Pengetahuan kita tentang hal – hal global dapat meninggikan kesadaran dan kesetiaan kita terhadap hal –
hal lokal, sebagai contoh semakin menguatnya rasa keIndonesiaan kita.
5. Beberapa kelompok religious dan etnik berusaha mencegah terjadinya globalisasi karena mereka
mengartikan hal tersebut sebagai sebuah bentuk penjajahan barat dan sebagai suatu serangan terhadap
kemurnian budaya dan agama kepercayaan mereka.
Berkaitan dengan pendapat beberapa kalangan tentang globalisasi sebagai sebuah bentuk penjajahan
budaya, para Transformasionalis memberikan kritik mereka dengan 3 pandangan berikut :
• Mereka ( kalangan yang mengkritik globalisasi ) membuat kesalahan dengan menganggap bahwa aliran
budaya hanya satu dan berasal dari satu daerah, dari dunia barat menuju Negara – negara berkembang.
• Seolah – seolah ada anggapn bahwa masyarakat di negara berkembang adalah konsumen yang bodoh.
• Pendapat tersebut merendahkan kekuatan budaya lokal.
BAB III
KESIMPULAN

A. KESIMPULAN
Dari makalah yang kami buat dapat kita simpulkan bahwa, globalisasi merupakan tantangan besar bagi
setiap bangsa. Disatu sisi, setiap bangsa tidak ingin tergilas oloeh arus globalisasi yang akan melunturkan
identitas jati dirinya. Namun disisi lain tidak mungkin baginya untuk menutup diri ditengah
ketergantungannya kepada bangsa lain.
Yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana negara menjalin kerja samadengan negara – negara lain
terutama sesama negara berkembang, untuk mengendalikan arus globalisasi ini.
DAFTAR PUSTAKA

Kun Maryati, Juju Suryawati.2006. Sosiologi : untuk SMA dan MA kelas


XII. Jakarta: ESIS

Mulyadi, Yad.2000. ANTROPOLOGI. Jakarta : Pt. Pratasejati Mandiri