Anda di halaman 1dari 7

1.

Pengertian Etsa

Etsa adalah proses dengan menggunakan asam kuat untuk mengikis bagian permukaan
logam yang tak terlindungi untuk menciptakan desain pada logam atau bisa juga proses
pembuatan gambar atau ukiran pada pelat tembaga yang dilapisi lilin dengan benda tajam,
kemudian membiarkan garis-garis yang diperoleh itu terkena korosi cairan asam.

2. Jenis jenis Etsa
Bahan larutan yang digunakan untuk etsa makro adalah:
1. Hidrochoric, komposisinya 50% asam hydrochloric dalam air dengan suhu antara
70
o
-80
o
C dan waktu yang dibutuhkan 1 jam. Pemakaiannya untuk bahan baja dan
besi.
2. Sulphuric, komposisinya 20% asam sulphuric dalam air dengan suhu 80
o
C dan waktu
yang diperlukan antara 10 hingga 20 detik. Pemakaiannya untuk bahan besi dan baja.
3. Nitric, komposisinya 20% asam nitric dalam air, hanya saja nitric boleh dingin jika
cocok. Pemakaiannya untuk bahan besi dan baja.
4. Alcoholic feric chloride, komposisinya 96 cm
3
ethyl alcohol, 59 gram feric chloride,
dan 2 cm
3
asam hydrochloric.
5. Bahan etsa, komposisinya copper ammonium chloride 9 gram dan air 91
ml, specimen untuk baja. Waktu etsa lebih lama daripada etsa mikro struktur.
6. Untuk mengetsa baja agar didapat hasil etsa yang dalam dan tebal lapisannya
digunakan bahan etsa yang baik, yaitu hydrochloric acid (HCl) 140 ml, sulphuric
acid (H
2
SO
4
) 3 ml, dan air 50 ml dengan waktu etsa antara 15 hingga 20 menit.
7. Specimen alumunium atau campuran alumunium bahan etsa
adalah hydroflorideacid (HF) 10 ml, nitrid acid (HNO
3
) 1 ml, dan air 200 ml, waktu
pengetsannya sangat singkat dan karena itu, jika terjadi lapisan hitam yang tebal dapat
dihilangkan dengan cara merendam pada asam nitrat (HNO
3
). Waktu pengetsaan ini
lebih lama daripada etsa untuk mikro struktur.
Setelah melakukan pengetsaan, dapat dilihat bagian mana yang bengkok atau mengambang
dari serat (alur) benda kerja tersebut. Macro test ini biasanya dilakukan pada benda yang
pembuatannya ditempa, dituang dan hasil pengerolan.Bahan larutan yang digunakan untuk
etsa mikro adalah:
1. Asam nitrat, komposisinya asam nitrat 2 ml dan alkohol 95% atau 98 ml.
Pemakaiannya untuk bahan karbon, baja paduan rendah, dan baja paduan sedang.
Waktu yang diperlukan beberapa detik sampai menit.
2. Asam pikrat, komposisinya pikrat 4 gram, alkohol 95% atau 98 ml. Pemakaiannya
untuk baja karbon dalam keadaan normal, dilunakan, dikeraskan (hardening) dan
ditemper (tempering). Waktu pengetsannya sampai sampai beberapa detik sampai 1
menit.
3. NH
4
OH H
2
O
2
, komposisinya NH
4
OH sebagai dasar dan H
2
O
2
beberapa tetes.
Pemakaiannya untuk bahan tembaga dan paduannya. Waktu pengetsannya sampai
sampai bahan uji berwarna biru.
4. Bahan etsa adalah natal 2%, yaitu 2 ml asam nitrat (HNO
3
) dan 98 ml methyl alkohol
dalam waktu 10-30 detik.
2
5. Bahan etsa menggunakan asam yang terdiri dari 10% ammonium ferisulfat,
25% ammonium acrocide NH
4
(OH), dan 65% larutan asam chroom dalam waktui 10-
30 detik. Pemakaiannya untuk tembaga dan campurannya.

3. Macam-macam alat dan bahan

Pembuatan Negatif
Bahan-bahan yang harus disiapkan adalah:
1. Pelat tembaga, seng
2. Lilin (malam) atau kertas stiker untuk menutup pelat
3. Cutter atau besi runcing untuk menggores
4. Asam Nitrin (H2O2)
5. Asam Clorida (HCL)
6. Air
Proses membuat negatif:
1. Tutup pelat tembaga atau seng menggunakan lilin atau kertas stiker
2. Goreslah permukaan tembaga atau seng yang telah ditutup dengan lilin atau kertas
stiker menggunakan cutter atau besi runcing sehingga desain yang diinginkan terbuka
atau tidak tertutup lagi. Campurkan cairan H2O2, HCL, dan air dengan perbandingan
H2O2 5%, HCL 20%, dan air 75%.
3. Masukkan pelat logam yang telah digores ke dalam cairan tadi. Tunggu sekitar 15
menit, kemudian angkat pelat logam dari cairan.
C. Proses Cetak
1. Oleskan dan ratakan tinta cetak ke dalam bagian negatif yang sudah direndahkan.
2. Tinta yang diperlukan hanyalah tinta yang ada di bagian yang rendah, maka dari itu
bersihkan tinta yang ada di permukaan/bagian yang tinggi pada negatif.
3. Oleskah sedikit air pada kertas yang akan dicetak sehingga kertas menjadi agak
lembab (bukan basah).
4. Letakkan kertas tadi pada permukaan negatif dengan dilandasi kertas lain yang kering
dengan tujuan kertas yang akan dicetak tidak rusak saat digosok atau dipress.
5. Gosok dengan tangan atau masukkan kertas dan negatif yang telah disusun tadi ke
dalam mesin press khusus cetak.
6. Pisahkan kertas dari negatif, dan selesailah proses pencetakan.
4.Fungsi atau tujuan Etsa

- Untuk mengikis bagian permukaan logam yang tak terlindungi untuk menciptakan desain pada
logam


3
5 . Prosedur Etsa

Caranya tidak sulit, hanya membutuhkan ketekunan dan ketelitian, langkah-langkahnya
sebagai berikut:

Pengetsaan;
Untuk proses pengetsaan, kita siapkan wadah plastik yang lebarnya kurang lebih dua kali
lebar logam. Sebelumnya kita siapkan dulu larutan Etsa:
Ferichlorit 2 bagian
Air Hangat (bukan panas) 10 bagian
Kita aduk sampai rata, masukkan logamnya, goyangkan perlahan terus, sampai kedalaman
yang kita inginkan. Tidak ada ketentuan berapa lama waktu pengetsaan, karena tergantung
seberapa dalam yang kita inginkan, dan seberapa pekat larutan yang kita buat. Semakin pekat
semakin cepat, tetapi hasil etsa kurang halus. Setelah selesai, kita bersihkan permukaan dan
bagian belakang bisa menggunakan amplas, bensin atau thinner.

































4

TUGAS SENI RUPA
ETSA




Disusun oleh :
Nabila Amalia Dewi





Jln.Raya Cipayung Jakrta Timur , TLP .0218444750 Fax . 02184449362
Email : sman64jkt@yahoo.co.id / Website : www.sman64-jkt.sch.id



KATA PENGANTAR




Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang selalu melimpah rahmat dan
hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan proposal ini yang berjudul ETSA dengan
baik sesuai dengan apa yang saya harapkan.
Dalam kesempatan ini, kami megucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada
semua pihak yang memberikan dukungan dan bantuan secara moral maupun material dalam
proses penyelesaian proposal ini .

Semoga Allah SWT memberi rahmat dan hidayah-Nya kepada semua pihak yang
berpartisipasi .







Jakarta, 22 September 2013




Penulis













1
Daftar Isi

Kata Pengantar................................................1
Pengertian Etsa ..............................................2
Jenis Etsa.........................................................2
Macam-macan alat dan bahan........................3
Fungsi atau tujuan Etsa...................................3
Prosedure Etsa................................................4
Penutup dan lembar pengesahan...................5














PENUTUP

Demikian makalah ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi Bapak/Ibu.
Semoga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan. Atas perhatian dan
kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terimakasih.




LEMBAR PENGESAHAN



Ketua Pelaksana Sekretaris
............................................... ............................
Menyetujui,
...................................................................................................................


............................................................






5