Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan


petunjuknya sehingga makalah ini dapat

-
DAFTAR ISI

-
LEMBAR PENGESAHAN

Wali Kelas Guru pembimbing

Dra. Sukmana Dewi Supratno S.Pd

Kepala Sekolah

Drs. H. Sawali MM.MBA

-
Seperti yang telah kita pelajari pada bab sebelumnya unsure-unsur kimia
terdapat melimpah di alam. Unsur kimia tersebut mempunyai kegunaan dan
dampak negative. Berikut ini kita akan membahas kegunaan dan dampak
negatif unsure dan senyawa kimia.

A. Kegunaan Unsur dan Senyawa

-
B. Dampak negative unsure dan senyawa.

Kita akan membahas dampk negative unsure-unsur yang sering kita temui dalam
kehidupan sehari-hari.

1. dampak negative logam besi.


a. Unsure besi
- logam besi cukup reaktif sehingga medah terkorosi dalam
udara lembab.
- Logam besi termasuk bahan yang beracun.
- Dalam bentuk partikel debu , bila tersuspensi diudara akan
mudah terbakar dan dapat terjadi ledakan.
b. senyawa besi.
- senyawa kompleks (K3Fe(CN)6), kalium heksasianoferrat
(III) warnany merah darah dan sulit terdeteksi padahal
senyawa ini beracun.
- Ferri oksalat (Fe2(C2O4)3) beracun bila tertelan dan terhisap.

2. Dampak negative logam Alumunium (Al)


a. unsure alumunium
- dalam bentuk powder (bubuk) mudah terbakar
- dapat merusak kulit bila terkena panasnya
b. senyawa alumunium
- alumunium oksida (AL2O3) beracun dan dapat masuk ke
dalam tubuh melalui pernapasan dalam bentuk debu
- alumunium klorida (Al(ClO)3menyebabkan iritasi pada
jarungan dan beracun bila tertelan

3. Dampak negative logam tembaga (Cu)


a. unsure tembaga
- mudah terbakar dalam bentuk serbuk halus.

-
b. senyawa tembaga
- tembaga klorida (CuCl2)dapat menyebabkan keracunan
melalui pernapasan
- tembaga kromat (CuCrO4.2CuO.2H2O)dapat menyebabkan
terjadinya kanker

4. Dampak negative logam kromium (Cr)


a. kromin asetat (Cr(C2H3O2)3.H2O)beracun saat masuk melalui mulut
atau alat pencernaan.
b. Kromium acid (CrO3) mudah terbakar bila kontak dengan bahan
organic , beracun dan dapat menjadi pemicu kanker
5. Dampak negative Oksigen (O2)
a. unsure oksigen (O2)
- dapat menyebabkan bahaya kebakaran (wujud gas )
- dapat menyebabkan iritasi pada kulit (wujud cair)
oksigen berlebihan dapat membuat buah-buahan dan sayuran
menjadi cepat busuk
- alat-alat yang terbuat dari logam mudah mengalami korosi jika
terkena oksigen .
b. senyawa oksigen
- oksigen difluorida (OF2) mudah meledak bila terkontaminasi
dengan air atau udara
- oksimetilena difluorida (HCHO) dapat menyebabkan risiko
kebakaran, keracunan melalui pernapasan, iritasi dan pemicu
kanker.
6. Dampak negative Nitrogen (N2)
a. unsure nitrogen
- mudah terbakar
- dapat mengakibatkan hujan asam yang dapat merusak
bangunan dan hutan

-
b. senyawa nitrogen.
- nitrogen dioksida (NO2) bereaksi kuat dengan bahan
pereduksi serta dapat menyebabkan keracunan melalui
pernapasan.
- Nitrogen trioksida (NO3)dapat menyebabkan keracunan
melalui pernapasan dan dapat menyebabkakn iritasi.
- Campuran NO dan NO2 yang disebut NOx dapat bereaksi
dengan zat-zat pencemar lainnya yang dapat mengakibatkan
mate kering, sesak napas serta menyebabkan tanaman cepat
layu

7. Dampak negative silicon (Si)


a. unsure silicon
- mudah terbakar dalam bentuk bubuk
b. senyawa silicon
- silicon tetraklorida (SiCl4) dapat menyebabkan keracunan
melalui mulut dan pernapasan.
- Sililon tetrahidrat (SiH4)dapat menyebabkan resiko terjadinya
kebakaran karena mudah terbakaar secara spontan di udara
8. Dampak negative Belerang (S)
a. unsure belerang
- uapnya racun bagi organisme rendah misalnya jamur, tapi
tidak mempunyai akibat psikologis bagi manusia
- mudah terbakar dan meledak dalam bentuk serbuk mesiu.

b. senyawa belerang
- hydrogen sulfide (H2S)berbau telur busuk, bercun bahkan
dapat mengakibatkan kematian
- asam sulfat (H2SO4)dapat menyebabkan korosi, dapat
merusak kulit dan jarinigan tubuh serta luka baker yang serius
dan bersifat hidroskopis
- sulfur diklorida, SCl2 beracun bila terhisap atau tertelan serta
menyebabkan iritasi jaringan

-
9. Dampak Negatif Karbon (C)
a. unsure karbon
- mudah terbakar serta beracun bila terhisap dalam bentuk debu
b. senyawa karbon
- karbon disulfide (CS2)beracun bila terserap kulit serta mudah
terbakar dan meledak terutama bila mengalami gesekan
- karbon tetraklorida (CCl4)beracun bila tertelan, terhisap dan
terserap kulit. Selain itu pemicu terjadinya kanker.

-
KATA PENUTUP

Alhamdulillah akhirnya penulis dapat menyelesaikan makalah ini


dengan semaksimal mungkin. Penulis mengucapkan banyak terimakasih
kepada guru pembimbing, teman-teman, orang tea dan semua pihak
yang terlibat dalam pembuatan makalah ini yang tidak bisa di sebutkan
satu-persatu.
Untuk itu penulis mohon saran dan kritik atas segala kekurangan
yang terdapat dalam penulisan makalah ini. Terima kasih .
Wassalamualaikum wr. Wb.

Anyer, 14 November
2009

Penulis

-
DAFTAR PUSTAKA

Parning, et all.Kimia SMA Kelas XII Semester pertama.


www.google.com