Anda di halaman 1dari 5

Catatan kaka-es bag.

Radiologi RS jejaring Bireuen


Pembimbing dr. Darma Tapa Gayo, Sp.Rad
de_khaur. September 2010

DESKRIPSI FOTO X-Ray

Foto Schedel AP/Lateral
o Besar dan bentuk calvaria normal/tidak
o Tabula eksterna, diploe dan tabula interna ada fraktur ?,
kalsifikasi ?
o Vaskular marking (garis pembuluh darah) ada/tidak,
banyak/sedikit, melebar/terputus
o Convutional marking (bayangan girus dan sulkus) ada/tidak
o Sutura coronalis, sutura sagitalis, sutura lambdoidea
terlihat/tidak
o Sella tursica, Proc. clinoideus anterior et posterior
o Garis fraktur ada/tidak
o SOL (space occupaying lesion)

Foto Sinus Paranasal (SPN) Waters
o Sinus frontalis dextra et sinistra cerah/ada perselubungan ?
o Sinus maxillaris dextra et sinistra cerah/ada perselubungan ?
o Sinus ethmoidalis dextra et sinistra (sering tdk tampak)
cerah/ada perselubungan ?
o Septum nasi ditengah/deviasi ?
o Concha nasalis inferior hipertrofi/ normal

Foto Cervical AP/Lateral
o Soft tissue ada pembengkakan/normal
o Besar dan bentuk corpus Vt. Cervicalis normal/tidak
Catatan kaka-es bag. Radiologi RS jejaring Bireuen
Pembimbing dr. Darma Tapa Gayo, Sp.Rad
de_khaur. September 2010

o Pedicle dan Discus intervertebralis tdp osteofit ?, discus
normal/menyempit ?
o Curva normal kurva Vt. Cervicalis, lordotik.
o Alignment kedudukan corpus vertebra satu dg yg lain,
bergeser/tidak ?
o Foramen intervertebralis menyempit/ normal ?

Foto Thorax PA/AP
o Soft tissue ada pembengkakan/tidak
o Skeletal (os scapula, os clavicula, ossa costae) tdp
fraktur/destruksi/normal ?
o ICS melebar/menyempit/normal ?
o Trachea ? deviasi (tertarik/terdorong ?)/ di tengah ?
o Cor cardiomegali/ normal ? ( CTR ? diukur yo..)
o Aorta elongasi/dilatasi
Ukur jarak puncak aorta sampai ujung medial clavicula, jarak
normal > 1 cm, < 1 cm berarti elongasi
Ukur jarak dari midline tubuh sampai pinggir arcus aorta (ke
lateral sinistra), normal < 4 cm, > 4 cmm berarti dilatasi.
o Sinus costophrenicus dextra et sinistra tajam/tumpul
o Sinus cardiophrenicus dextra et sinistra tajam/tumpul
o Diafragma
normal hemidiafragma kanan lebih tinggi dari
hemidiafragma kiri (2,5 4 cm )
bentuk normal seperti kubahabnormal diafragma tenting,
scalloping atau bulging.
Cara mengukur perbedaan diafrgama kanan dan kiri tarik
garis tegak lurus dari sinus cardiophrenicus diaphragma
Catatan kaka-es bag. Radiologi RS jejaring Bireuen
Pembimbing dr. Darma Tapa Gayo, Sp.Rad
de_khaur. September 2010

sinistra sampai ke bawah diaphragma dextra. Ukur jarak dari
garis tersebut ke puncak diaphragma dextra secara tegak
lurus.
o Pulmo
Hylllus normal/ kasar/melebar ?
Corakan bronkovaskuler normal atau bertambah ( > 2/3
lapangan paru)
Infiltrat (bercak lunak) ada/tidak
Fibrotik tissue ada/tidak
Bayangan noduler opaque ada/tidak
Retraksi jaringan ada/tidak
o Note : pada foto thoraks AP cor dan aorta tidak bias dinilai.

Foto BNO (Buik Nier Oversich)
o Preperitoneal fat line dextra et sinistra tampak jelas/tidak ?
o Psoas line dextra et sinistra tampak jelas, tidak ?
o Skeletal (Vt. Lumbalis) Corpus vertebra dan Discus
intervertebralis
o Kontur ginjal jelas/tidak jelas, letak, ukuran dan stuktur
Normal, Ren dextra terletak setinggi Vt. Thoracalis XII Vt.
Lumbalis III dan Ren sinistra setinggi Vt.Thoracalis XI Vt.
Lumbalis II
o Distribusi udara colon normal bayangan lusen udara terlihat
pada fundus gaster, bulbus duodeni dan colon.
o Concermen opaque bayangan opaque (gambaran batu) di
sepanjang traktus urinarius.

Foto Lumbosacral AP/Lateral
Catatan kaka-es bag. Radiologi RS jejaring Bireuen
Pembimbing dr. Darma Tapa Gayo, Sp.Rad
de_khaur. September 2010

o Soft tissue ada pembengkakan/normal ??
o Besar dan bentuk corpus Vt. Lumbalis normal/tidak
o Pedicle dan Discus intervertebralis terdapat osteofit/tidak,
osteofit spondilosis, discus normal/menyempit.
o Curva normal kurva Vt. Lumbalis, lordotik, kalau kurva menjadi
lurus ada spasme otot
o Alignment bergeser berarti spondilolistesis
o Foramen intervertebralis normal/menyempit
o Titik berat badan normal di promontorium os sacrum, di depan
promontorium unstable pelvic.
Cara mengukur titik berat badan tarik dua garis diagonal
yang saling bersilangan dari sudut corpus Vt. Lumbalis III.
Dari titik persilangan dua garis diagonal tersebut, ditarik
garis vertikal ke arah promomtorium os sacrum. Normal,
garis vertical (titik berat badan) akan jatuh/melalui
promontorium os sacrum.
Foto Pelvis AP
o Soft tissue ada pembengkakan/normal ?
o Besar dan bentuk tulang pelvis
o Struktur tulang regular/irregular
o Celah sendi normal, menyempit, melebar ?
o Garis fraktur dan osteofit
o Caput femur, collum femur, acetabulum fraktur, osteofit,
permukaan rata/tidak
o Symphysis pubis normal < 1 cm, > 1 cm berarti symphysiolysis

Foto Genu AP/Lateral
o Soft tissue pembengkakan/normal ?
Catatan kaka-es bag. Radiologi RS jejaring Bireuen
Pembimbing dr. Darma Tapa Gayo, Sp.Rad
de_khaur. September 2010

o Besar dan bentuk tulang femur distal, tibia dan fibula proksimal
o Celah sendi normal, menyempit?
o Garis fraktur, osteofit
o Eminentia intercondylaris medial dan lateral terdapat perkapuran
?
o Patella fraktur, dislokasi, terdapat perkapuran ?

Foto Shoulder AP, Foto Humerus AP/Lateral, Foto Antebrachii
AP/Lateral, Foto Manus AP/Lateral, Foto Femur AP/Lateral, Foto
Cruris AP/Lateral, Foto Pedis AP/Lateral, Foto Ankle Joint AP/Lateral
o Soft tissue tdp pembengkakan/normal
o Besar dan bentuk tulang
o Celah sendi menyempit, melebar/normal
o Garis fraktur, dislokasi dan osteofit


semoga bermanfaat^^