Anda di halaman 1dari 5

PRAFORMULASI GEL NATRIUM DIKLOFENAK

A. Formula Utama 100 mg Gel


1. Natrium Diklofenak 1 % b/b sebagai zat aktif
2. Hidroksipropil Metilselulosa 4 % b/b sebagai gelling agent
3. Etanol 25 ml sebagai pelarut zat aktif
4. Metil Paraben 0,5 % b/b sebagai pengawet
5. Propilen Glikol 1 % b/v sebagai pengawet
6. Aquadest sebagai pelarut pengawet

B. Cara Kerja
Didispersikan HPMC 4% b/b ke dalam 70 ml air pada suhu 70
o
C hingga mengembang
dan diaduk dengan kecepatan 600 rpm hingga terbentuk basis gel

Didispersikan Natrium Diklofenak 1 gram dalam 25 ml etanol

Dilarutkan Metil Paraben 0,5 gram dalam 10 ml etanol

Ditambahkan Natrium Diklofenak dan larutan Metil Paraben ke dalam basis gel dan
diaduk hingga homogen

Ditambahkan sisa air hingga didapat 100 gram gel









C. Monografi
1. Natrium Diklofenak
Struktur Kimia:






Nama Kimia: Natrium [0-(2,6 dikloroanilino)fenil]asetat
Rumus Molekul: C14H10Cl2NNaO2
Kelarutan: Mudah larut dalam metanol, larut dalam etanol, agak sukar larut dalam air,
praktis larut dalam kloroform dan dalam eter
Pemerian: Serbuk hablur putih hingga hampir putih, higroskopik. Melebur pada suhu
248 C
Titik Lebur: 284 C
pH: pH larutan 7,0-8,5 dalam larutan 1:100
Bobot Jenis: 318,13 g/mol
Stabilitas: Gel 1% Na-diklofenak harus disimpan pada suhu 25 C dan terlindung dari
panas. Diklofenak harus disimpan pada suhu di bawah 30 C dan tidak tembus cahaya.
Stabil dalam larutan buffer pH 7,6. Larutan Na-diklofenak stabil tanpa adanya O2.
Koefisien partisi: Log P (oktanol/air)=4,5 (Instrumental Data for Drug Analysis,
hal.905). Log P (oktanol/air) pada 25 C=4 dan 4,17 untuk diklofenak yang dihitung dari
data kelarutan air.
Sifat khusus: Sedikit higroskopis.
Wadah dan Penyimpanan: Simpan dalam wadah kedap dan tertutup rapat.





2. Propilen Glikol
Struktur Kimia:

Nama Kimia: 1,2-Propanediol
Rumus Molekul: C3H8O2
Kelarutan: dapat bercampur dengan etanol, gliserin, dan air, serta tidak bercampur
dengan minyak mineral, tetapi bercampur dengan minyak esensial
Pemerian: jelas, tidak berwarna, kental, praktis cair tidak berbau , dengan manis, rasa
sedikit tajam menyerupai gliserin.
Titik Lebur: -59 C
Stabilitas: Pada suhu rendah, propilenglikol tetap stabil dalam wadah tertutup rapat,
tetapi pada suhu tinggi dan di tempat terbuka, propilenglikol akan teroksidasi.
Inkompatibilitas: inkompatibel dengan zat-zat pengoksidasi seperti kalium permanganat
dan bersifat lebih iritan terhadap kulit dari pada gliserin
Wadah dan Penyimpanan: bersifat higroskopis dan harus disimpan dalam wadah
tertutup rapat, terhindar dari cahaya, serta di tempat sejuk dan kering.
3. Hidroksipropil Metilselulosa
Nama Kimia: Hydroxyethylmethylcellulose
Kelarutan: larut dalam air dingin, praktis larut dalam air dingin, praktis tidak larut dalam
kloroform, etanol dan eter, tetapi larut dalam campuran etanol-diklormetan, metanol-
diklormetan dan air-alkohol, campuran diklormetan dan propanol-2.
Pemerian: serbuk berwarna putih-krem, tidak berbau, dan tidak berasa
pH: pH sebesar 5,5-8.
Stabilitas: merupakan serbuk yang stabil, meskipun bersifat higroskopis setelah
pengeringan
Sifat khusus: merupakan serbuk yang stabil, meskipun bersifat higroskopis setelah
pengeringan
Inkompatibilitas: -
Wadah dan Penyimpanan: dalam wadah tertutup rapat, tidak lembab, tempat kering

4. Metil Paraben
Struktur Kimia:

Nama Kimia: Methyl-4-hydroxybenzoate
Rumus Molekul: C8H8O3
Kelarutan: larut dalam 3 bagian etanol 90 %, 5 bagian propilenglikol, 60 bagian gliserin
dan 400 bagian air.
Pemerian: serbuk kristal tidak berwarna sampai putih dan tidak berbau dan digunakan
sebagai pengawet.
Titik Lebur: 125-128 C
pH dan Stabilitas: Aktivitas antimikroba efektif pada pH 4 - 8 dan aktivitas berkurang
dengan bertambahnya pH disertai pembentukan anion fenolat. Larutan metil paraben
dalam air dengan pH 3 - 6, stabil dalam penyimpanan selama 4 tahun pada suhu kamar,
sedangkan pada pH lebih dari 8 akan cepat terhidrolisis.
Inkompatibilitas: inkompatibel dengan surfaktan anionik, bentonit, magnesium
trisilikat, talk, tragakan, dan sorbitol.






SUMBER:
Rowe, R.C., Sheckey, P.J., and Quinn, M.E., 2009, Handbook of Pharmaceutical Excipients,
Sixth Edition, Pharmaceutical Press and American Pharmacists Association, London
Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Edisi IV, Departemen Kesehatan RI, Jakarta
The United States Pharmacopeia, The Nasional Formulari 23, Volume I, United States
Pharmacopeia Convention Inc.,Washington, D.C
Sukmawati, Anita., Efek Berbagai Peningkatan Penetrasi Terhadap Penetrasi Perkutan Gel
Natrium Diklofenak Secara In Vitro, Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Vol (II) No 2, 2010,
hal 117 125, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.