Anda di halaman 1dari 11

ALAT PENGAMAN ELCB (EARTH LEAKAGE CIRCUIT BREAKER)

Instalasi suatu bangunan biasanya telah dilengkapi dengan pengaman arus


hubung singkat dan pembatas arus.
Apabila terjadi hubungan singkat maka pengaman sekering akan putus dan
bila pada rangkaian terjadi beban lebih maka pembatas arus (MCB) akan
terbuka rangkaian sehingga aliran arus kerangkaian bagian dalam
bangunan jadi terputus.
Kalau dalam suatu instalasi listrik terjadi arus bocor maka pengaman
sekering dan pembatas arus tidak dapat memberikan pengaman sehingga
akan terjadi kehilangan daya listrik secara terus menerus. Selain dari pada
itu, kalau ada pemakai tenaga listrik mendapat arus bocor dan tersentuh
oleh manusia maka pengaman tersebut tidak akan memutuskan rangkaian
listriknya sehungga cukup berbahaya hal ini akan menjadi aman kalau pada
instalasi tersebut sudah dipasang pentanahan.
Tetapi apabila manusia pengguna listrik terkena tegangan listrik maka
semua alat pengaman tersebut tidak dapat mengamankannya. Untuk itu
dipasang suatu alat pengaman khusus yang disebut Earth Leakage Circuit
Breaker atau ELCB.
Dalam hal ini, sebagai contoh ELCB buatan ABB dengan data
F.302.a.40/0.03.
Alat ini mampu memutuskan hubungan rangkain bila terjadi araus bocor
sebesar 30 MA dalam waktu 0,1 detik. Arus bocor yang dimaksutkan dapat
melalui komponen listrik yang pada keadaan normal tidak bertegangan atau
pun penghantar fasa tersentuh langsung oleh manusia.
Cara Kerja Rangkain ELCB
Rangkain ELCB terdiri dari kumparan magnet dan sakelar. Sakelar ini
dapat dikendalikan secara manual dan magnet listrik. Apabila
kedudukan sakelar penghubung ELCB dalam keadaan tertutup, maka
sumber tegangan listrik akan mengalir kebagian beban. Kumparan
magnet yang akan membuka rangkaian bekerja apabila ada arus listrik
yang mengalir, pada kumparannya. Kumparan magnet yang akan
membuka rangkaian, bekerja apabila ada arus listrik yang mengalir,
pada kumparannya. Kumparan magnet ELCB disebut juga z. Travo,
yang dalam keadaan normal tidak mendapatkan tegangan. Apabila ada
arus bocor maka z. Travo akan bekerja membuka rangkaian dengan
menarik sakelar rangkain utama harus diset terlebih dahulu untuk
digunakan kembali demikain seterusnya.





Listrik merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita. Setiap orang, baik dari
lapisan masyarakat tingkat bawah sampai masyarakat tingkat atas pasti akan memerlukan listrik,
baik untuk kebutuhan rumah tangga, perkantoran maupun untuk kebutuhan industri. Namun akan
lebih arif dan bijaksana apabila kita juga harus perlu mengetahui dan mewaspadai bahaya dari
arus listrik tersebut sehingga kita akan lebih berhati hati dalam menggunakan listrik dalam
kehidupan sehari hari. Efek dari sengatan listrik sangat bervariasi, mulai dari cacat fisik dan
psikis sampai pada membawa korban jiwa. Telah banyak kasus yang terjadi di sekitar kita
meninggalnya seseorang karena tersengat arus listrik, ataupun banyak juga kita mendengar
kebakaran kebakaran di gedung atau perumahan akibat dari arus hubung singkat listrik. Oleh
sebab itu, kita perlu adanya sistem pengaman / proteksi terhadap bahaya arus listrik.

Untuk mengatasi beberapa masalah masalah / gangguan listrik tersebut di atas, maka
diperlukan sebuah alat / komponen yang berfungsi untuk mendeteksi sekaligus pengaman adanya
sebuah gangguan listrik seperti arus bocor sehingga dapat meminimalisir adanya suatu akibat
dari bahaya arus listrik. Alat / komponen tersebut adalah ELCB ( Earth Leakage Circuit Breaker
) yang dipasang pada panel panel distribusi instalasi listrik.

Pengertian ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker)
ELCB adalah sebuah alat pemutus ketika terjadi kontak antara arus positif, arus negatif dan
grounding pada instalasi listrik. Dan yang lebih penting lagi ELCB bisa memutuskan arus listrik
ketika terjadi kontak antara listrik dan tubuh manusia.

Komponen ELCB tidak dilengkapi dengan pengaman thermal dan magnetis, sehingga ELCB
harus diamankan terhadap hubung singkat oleh MCB sisi atasnya. Biasanya ELCB dapat
dipadukan dengan alat Bantu ( auxiliary ) seperti OFS, MX, MN yang menyediakan fasilitas
signaling jarak jauh dan trip jarak jauh. ELCB mempunyai mekanisme trip tersendiri dan juga
dapat dioperasikan secara manual seperti saklar. Alat ini digunakan jika pengaman arus bocor
dibutuhkan pada sekelompok sirkit yang maksimum terdiri dari 4 sirkit.

Cara Kerja ELCB
Cara kerja ELCB secara sederhana diuraikan sebagai berikut : Pada umumnya, bila peralatan
listrik bekerja normal, maka total arus yang mengalir pada kawat plus dan netral adalah
sama sehingga tidak ada perbedaan arus. Namun bila seseorang tersengat listrik, maka kawat
plus akan mengalirkan arus tambahan melewati tubuh orang yang tersengat ke tanah.

Ilustrasi di atas menggambarkan bahwa pada kawat plus atau fasa akan mengalir tambahan
arus sebesar I bila ada seseorang yang tersengat aliran listrik. Bila ELCB terpasang, maka
tambahan arus tersebut akan dideteksi oleh rangkaian khusus. Bila ada tambahan arus maka
berarti ada perbedaan arus yang mengalir antara kawat plus dan netral. Perbedaan arus
sebesar 30 mA sudah cukup untuk mengaktifkan relay untuk memutus MCB sisi atasnya.
Dengan demikian, ELCB dapat melindungi orang dari bahaya tersengat aliran listrik.


ELCB Sebagai Pengaman Manusia Dari Listrik
Sebelum lanjut menjelaskan manfaat dari alat tersebut, ada baiknya kita ketahui dulu informasi
dari alat ELCB tersebut. ELCB itu sendiri singkatan dari ( Earth Leakage Circuit Breaker ).
Prinsip kerjanya adalah mendeteksi adanya arus bocor baik pada gangguan tanah maupun
gangguan terhadap ground, dengan cara membandingkan nilai antara fasa dan netral dari suatu
sistem. Dimana arus yang keluar melalui titik fasa dan netral pada suatu sistem instalasi selalu
berbanding lurus (seimbang). Apabila ada perbedaan nilai pada titik fasa dan netral yang
diakibatkan oleh adanya gangguan tidak seimbang antara titik fasa terhadap tanah atau ground
maka ELCB tersebut akan memutuskan aliran listrik pada suatu sistem.
ELCB Sebagai Pengaman Manusia Dari Listrik: Nah dengan menggunakan ELCB pada sistem
instalasi listrik diharapkan bahaya yang diakibatkan oleh adanya gangguan tegangan sentuh
terhadap manusia dari jaringan instalasi dapat dinetralisir sehingga aman bagi manusia. Namun
untuk memasang ELCB pada suatu sistem instalasi yang harus diperhatikan adalah Instalasi
listrik yang ada hendaknya diperiksa dulu agar tidak ada gangguan tanah atau ground, karena
dengan gangguan tersebut arus listrik yang mengalir pada titik fasa melebihi 30 mA sesuai
ketentuan sensitivitas ELCB sebesar 30 mA mengakibatkan ELCB yang di pasang akan Trip
(jatuh) walaupun tidak ada gangguna tenganan sentuh.
Dari informasi diatas bahwa pemasangan ELCB pada instalasi listrik sangat bermanfaat bagi
keamanan manusia dari tengangan sentuh, dengan cara mendeteksi aliran arus yang melewati
tubuh manusia. Selanjutnya bagaimana cara pemasangan ELCB tersebut ? untuk ilustrasi
pemasangannya dapat dilihat gambar berikut ini. Jika sobat tidak tau atau takut untuk
memasangnya silakan panggil aja instalatir listrik biar aman.

Dari gambar diatas memperlihatkan dua sistem jaringan yang dilayani oleh ELCB yaitu jaringan
untuk 1 fasa dan jaringan untuk 3 fasa sesuai dengan merek ELCB yang di tampilkan lebih dulu
pada gambar diatas. Jika sistem jaringan yang tersedia adalah 3 fasa maka sobat bisa
menggunakan jenis ini, namun yang diamankan oleh ELCB tetap antara fasa dan Netral bukan
antar Fasa-fasa, maaf menurut pengalaman saya begitu. Gimana sudah ada yang paham
barangkali ? mudah mudahan pembahasan tentang ELCB Sebagai Pengaman Manusia Dari
Listrik dapat menambah informasi bagi sobat, ntar kalo belum paham silakan kirim pertanyaan
atau saran pada kolom komentar untuk melengkapi posting ini.
ELCB Sebagai Pengaman Manusia Dari Listrik: Nah dengan menggunakan ELCB pada sistem
instalasi listrik diharapkan bahaya yang diakibatkan oleh adanya gangguan tegangan sentuh
terhadap manusia dari jaringan instalasi dapat dinetralisir sehingga aman bagi manusia. Namun
untuk memasang ELCB pada suatu sistem instalasi yang harus diperhatikan adalah Instalasi
listrik yang ada hendaknya diperiksa dulu agar tidak ada gangguan tanah atau ground, karena
dengan gangguan tersebut arus listrik yang mengalir pada titik fasa melebihi 30 mA sesuai
ketentuan sensitivitas ELCB sebesar 30 mA mengakibatkan ELCB yang di pasang akan Trip
(jatuh) walaupun tidak ada gangguna tenganan sentuh.
Dari informasi diatas bahwa pemasangan ELCB pada instalasi listrik sangat bermanfaat bagi
keamanan manusia dari tengangan sentuh, dengan cara mendeteksi aliran arus yang melewati
tubuh manusia. Selanjutnya bagaimana cara pemasangan ELCB tersebut ? untuk ilustrasi
pemasangannya dapat dilihat gambar berikut ini. Jika sobat tidak tau atau takut untuk
memasangnya silakan panggil aja instalatir listrik biar aman.

Dari gambar diatas memperlihatkan dua sistem jaringan yang dilayani oleh ELCB yaitu jaringan
untuk 1 fasa dan jaringan untuk 3 fasa sesuai dengan merek ELCB yang di tampilkan lebih dulu
pada gambar diatas. Jika sistem jaringan yang tersedia adalah 3 fasa maka sobat bisa
menggunakan jenis ini, namun yang diamankan oleh ELCB tetap antara fasa dan Netral bukan
antar Fasa-fasa, maaf menurut pengalaman saya begitu. Gimana sudah ada yang paham
barangkali ? mudah mudahan pembahasan tentang ELCB Sebagai Pengaman Manusia Dari
Listrik dapat menambah informasi bagi sobat, ntar kalo belum paham silakan kirim pertanyaan
atau saran pada kolom komentar untuk melengkapi posting ini.
KATA PENGANTAR

Asalamualaikum wr,wb,
Selamat datang di blog saya,
Pertama-tama kami pnjatkan puji sukur atas ke hadiran Allah Swt, karna atas
ke hendak Allah swt saya biasa mnyelesaikan blog ini dengan baik dan tepat waktu.
Dalam blog ini saya akan memberi taukan atau menjelaskan cara kerja Listrik, agar di
bidang lingkungan masarakat tau dan biasa mngenal ke gunaan alat yang satu ini.alat
ini banyak di gunakan pekerja industri. semoga di blog saya ini msayarakat tau di
bidang kelistrikan. Alat ini banyak di gunakan di bidang kelistrikan kita biasa
mnjumpai atau mlihat yang di gunakan PLN atau toko-toko kelistrikan.
Maka dari ini saya akan langsung menjelaskan cara kerja atau ke gunaan
ELCB :
Mudah mudahan blog saya bisa bermanfaat bagi semua lingkungan masyarakat.
Bila sala kata saya mohon maaf sebesar besarya. Demikian terima kasih atas
perhatian masyarakat.

(Agung Tri Subekti)


Apa itu ELCB dan bagaimana cara kerjanya dalam perlindungan bahaya
tegangan sentuh.
ELCB
Earth Leakaque Circuit Breaker atau alat pengaman arus bocor tanah atau juga disebut saklar
pengaman arus sisa (SPAS) bekerja dengan sistim differential, saklar ini memiliki sebuah
transformator arus dengan inti berbentuk gelang, inti ini melingkari semua hantaran suplay ke
mesin atau peralatan yang diamankan, termasuk hantaran netral, ini berlaku untuk semua
sambungan satu-phasa, sambungan tiga-phasa tanpa netral maupun sambungan tiga-phasa
dengan netral.
Dalam keadaan normal, jumlah arus yang dilingkari oleh inti trafo adalah sama dengan nol, kalau
terjadi arus bocor ketanah, misalkan 0,5 ampere, maka keadaan setimbang ini akan terganggu,
karena itu dalam inti trafo akan timbul medan magnet yang membangkitkan suatu tegangan
dalam kumparan sekunder, Arus defferntial terkecil yang masih menyebabkan saklar ini bekerja
disebut arus jatuh nominal (I
f
) dari saklar. Saklar ini direncanakan untuk suatu arus jatuh
nominal tertentu. Prinsip kerja ELCB :



Pada saat terjadi gangguan arus yang mengalir dipenghantar phasa tidak sama lagi dengan arus
yang mengalir pada netral ( I
L
= I
N
+ I
f
) atau sistim dikatatakan dalam keadaan tidak seimbang,
arus differensial ini dibandingkan dalam sebuat sistim trafo toroida. Ketidak seimbangan antara
arus phasa dengan arus netral menandakan adanya arus bocor ketanah akibat kegagalan isolasi,
ketidak seimbangan arus ini akan menyebabkan fluks magnet pada toroida sehingga pada bilitan
sekunder toroida akan dibangkitkan suatu tegangan yang berfungsi untuk menggerakan relai
pemutus mekanisme kontak, kemudian kontak utama ELCB akan memutuskan hubungan dengan
peralatan.
Untuk instalasi rumah kita dapat memilih ELCB dengan kepekaan yang lebih tinggi yakni ELCB
dengan ratting arus sisa 10 mA atau 30 mA. Perlindungan yang idial untuk instalasi listrik
apapun seharusnya memiliki perangkat pengaman terhadap beban lebih, hubung singkat dan arus
bocor. Untuk mengamanka sistim dan peralatan yang kita gunakan sebaiknya sistim kita memilki
pentanahan yang baik dalam arti nilai impedansi pentanahan harus sekecil mungkin agar
pengaliran arus gangguan ketanah berlangsung dengan sempurna.
Bagaimanapun juga kenaikan nilai impedansi beberapa ohm saja bisa mempengaruhi pengaliran
arus gangguan ketanah menjadi tidak sempurna, sehingga pada kondisi ini terjadi penambahan
waktu pemutusan rangkaian dalam beberapa menit untuk ELCB tersebut bekerja, atau ada
kemungkinan sama sekali ELCB tersebut tidak bisa bekerja.
Banyak contoh yang terkait dengan pentanahan peralatan yang mengalami gangguan, sehingga
satu-satunya cara perlindungan yang dapat diberikan adalah melalui pemakaian ELCB dengan
kepekaan tinggi. Perlu dicatat bahwa tidak tertutup kemungkinan terjadinya gangguan yang
dapat membahayakan manusia atau mahluk hidup akibat dari pentanahan yang tidak baik, yang
mana nilai impedansi pentanahan yang bisa berubah. Kalau tegangan pada badan peralatan yang
ditanahkan tidak boleh melebihi 50 Volt, maka syarat untuk tahanan dari lingkaran arus
pentanahannya adalah : R
ka
< 50/I, Saklar ini dapat dicoba dengan sebuah tombol tekan
percobaan yang terdapat pada saklar, tahanan dari lingkaran arus percobaan dipilih sedemikian
hingga saklar kutub dua untuk tegangan AC 220 Volt, bisa juga digunakan pada tegangan 127
Volt. Saklar ini memiliki magnet hilang, karena itu pemutusannya tidak bergantung pada
tegangan jaringan.
Suatu arus bocor akan menyebabkan suatu medan magnet kedua dalam magnet halang (medan
halang), karena medan halang ini jalan ke angker bagi garis-garis gaya dari magnet permanent
akan tertutup. Sebuah magnet permanent menimbulkan garis-garis gaya megnetik dalam dua
paket besi trasformator dengan permiabilitas yang rendah. Sebagian besar dari garis-garis gaya
megnet tersebut melewati sebuah angker, sehingga angker ini akan ditarik. Gaya tarik maknet ini
mengalahkan gaya tarik sebuah pegas.
Pemutusan dari saklar berlangsung sebagai berikut : kalau dalam lingkaran arus utama terjadi
hubung tanah, maka dalam kumparan sekunder dari transformator akan timbul suatu tegangan,
karena itu dalam kumparan dari magnet halang yang dihubungkan dengan magnet sekunder akan
mengalir arus. Arus ini akan membangkitkan suatu medan magnet, garis-garis gaya dari medan
tersebut harus juga melalui tempat-tempat sempit E, karena itu ditempat ini garis-garis gaya itu
akan tertutup, oleh karena itu magnet tersebut diberi nama magnet halang.
Dengan demikian seluruh garis gaya dari magnet permanent sekarang terpaksa harus
melaluishunt magnet tersebut. Garis gaya yang semula melalui angker, sekarang tertarik ke shunt
magnet, karena itu angker tersebut akan terlepas dan ditarik oleh pegasnya gerakan ini akan
menyebabkan saklar arus bocor tanah akan mebuka secara mekanis.

Pengaman Gawai Proteksi Arus Sisa (ELCB)
Posted by Duitercom Duiter on 07.34 | 0 komentar
GPAS3 atau ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) adalah pemutus yang peka terhadap arus
sisa, yang dapat memutuskan sirkit termasuk penghantar netralnya secara otomatis dalam waktu
tertentu gambar-11.26. Apabila arus sisa yang timbul karena terjadi kegagalan isolasi melebihi
nilai tertentu, sehingga tercegahlah bertahannya tegangan sentuh yang terlalu tinggi. ELCB
sangat dianjurkan pada sistem TT. Untuk sistem TN-S dan TN-C berikut sistem IT tidak boleh
dipasang ELCB.

Gambar 11.26 : Prinsip kerja ELCB

Desain fisik ELCB dengan satu phasa, dengan kawat phasa dan netral diputus bersamaan dengan
arus bocor 50mA gambar-11.27. Dilengkapi dengan tombol reset, jika ditekan tombol reset maka
ELCB akan bekerja memutus rangkaian OFF. ELCB harus di ON kan kembali dengan
menaikkan tombol ON ke atas. Untuk pemakaian daya besar dipilih arus sisa dengan rating lebih
besar dari 30 mA, misalkan 300 mA atau 500 mA.


Pemasangan ELCB pada sistem TT dilakukan dengan cara penghantar protektif PE memiliki rel
atau terminal tersendiri, terminal PE dibumikan tersendiri RA gambar-11.28. Suplay tiga phasa
L1-L2-L3 dan N disambungkan langsung ke terminal ELCB.

Gambar 11.27 : Fisik ELCB

Cara ini bisa melayani beban satu phasa, beban motor tiga phasa dan tersedia melayani stop
kontak. Jika salah satu beban terjadi kegagalan isolasi, maka pada kawat netral mengalir arus
bocor. Jika besarnya arus bocor memenuhi syarat maka akan mengaktifkan sistem mekanik
elektromagnetik, dan ELCB akan OFF secara otomatis.

Gambar 11.28 : Pemasangan ELCB untuk pengamanan kelompok beban


Tabel 11.7. Kemampuan ELCB pada tegangan 230V

Kini tersedia ELCB dalam bentuk portabel yang dipasangkan pada stop kontak, dan diujung
lainnya terhubung ke stop kontak menuju beban gambar-11.29. Persyaratan bisa bekerja dengan
baik penghantar PE tersambung dengan baik ke bumi. Bebannya satu phasa berupa peralatan
kerja yang
mudah dipindah-pindahkan seperti mesin bor tangan, mesin gergaji listrik. Perhatikan daya
beban harus sesuai dengan rating ELCB.

Gambar 11.29 : ELCB portabel

Sistem TN yang dilengkapi dengan ELCB dapat dilakukan dengan penghantar netral (N) dan
penghantar protektif (PE) terpisah. Badan alat dihubungkan dengan penghantar PE. Penghantar
netral dan protektif disatukan pada titik sumber dihubungkan ke bumi di RB gambar-11.30.
Ketika terjadi kegagalan isolasi, arus bocor akan mengaktifkan ELCB dan tegangan sentuh yang
besar tidak akan terjadi.

Gambar 11.30 : ELCB pada pembumian TN