Anda di halaman 1dari 4

Perbedaan Konstipasi dan Obstipasi

Robby aji aryadillah


2010730095
1. Definisi Konstipasi

Definisi kontipasi bersifat relatif, tergantung pada
konsistensi tinja, frekuensi buang air besar dan
kesulitan keluarnya tinja. Pada anak normal yang
hanya berak setiap 2-3 hari dengan tinja yang
lunak tanpa kesulitan, bukan disebut konstipasi.
Konstipasi adalah persepsi gangguan buang air
besar berupa berkurangnya frekuensi buang air
besar, sensasi tidak puasnya buang air besar,
terdapat rasa sakit, harus mengejan atau feses
keras.

Pada tahun 1999 Komite Konsensus Internasional telah
membuat suatu pedoman untuk membuat diagnosis
konstipasi. Diagnosis dibuat berdasar adanya keluhan
paling sedikit 2 dari beberapa keluhan berikut, minimal
dalam waktu 1 tahun tanpa pemakaian laksans (kriteria
Roma II), yaitu (Whitehead 1999):
Defekasi kurang dari 3x/minggu
Mengejan berlebihan minimal 25 % selama defekasi
Perasaan tidak puas berdefekasi minimal 25 % selama
defekasi
Tinja yang keras minmal 25 %
Perasaan defekasi yang terhalang, dan
Penggunaan jari untuk usaha evakuasi tinja

Definisi Obstipasi
Gejala antara obstipasi dan konstipasi sangat mirip dimana
terdapat kesukaran mengeluarkan feses (defekasi). Namun
obstipasi dibedakan dari konstipasi berdasarkan
penyebabnya. konstipasi disebabkan selain dari obstruksi
intestinal sedangkan obstipasi karena adanya obstruksi
intestinal. Gejala obstipasi berupa pengeluaran feses yang
keras dalam jangka waktu tiap 3-5 hari, kadang disertai
adanya perasaan perut penuh akibat adanya feses atau gas
dalam perut. Sebab dari obstipasi ada 2 yaitu:
Obstipasi akibat obstruksi dari intralumen usus meliputi
akibat adanya kanker dalam dinding usus
Obstipasi akibat obstruksi dari ekstralumen usus, biasanya
akibat penekanan usus oleh massa intraabdomen misalnya
adanya tumor dalam abdomen yang menekan rectum.