Anda di halaman 1dari 30

Soal soal Termokimia

Pilihan Ganda
1. D Apabila 1 mol CuSO4 dilarutkan dalam air ,
terjadi perubahan entalpi sebesar H = -
57 kJ.Jika 40 g CuSO4 ( Mr = 160 ) dilarutkan
kedalam air , perubahan entalpinya
a. - 57 kJ
b. -28 kJ
c. - 14,25 kJ
d. - 2,208 kJ

2. Jika 1 mol Na-Nitrat dilarutkan dalam 250 ml
air dalam sebuah bejana (kapsitas panasnya
diabaikan ) maka terjadi penurunan suhu
..
o
C
a. 2,5
b. 5
c. 10
d. 20
e. 40

3. Jika rekasi P4 + 10 Cl2 4 PCl5 dilepaskan
energi sebesar 1528,8 kJ maka H
pembentukan PCl5 adalah ..kJ/mol.
a. - 1528,8
b. - 764,4
c. - 382,2
d. - 191,1
e. 185

4. Kalor yang diperlukan untuk memmanaskan
100 ml air dari 30 oC menjadi 100
o
C
(kapasitas panas air sebesar 4,2 J/ml
o
C)
adalah .kJ.
a. - 284
b. 14,2
c. 29,4
d. 56,8
e. 142

5. Jika 200 ml NaOH 2 M dicampur dengan 200
ml HCl 2 M dalam bejana plastic maka suhu
naik 14
o
C . Lalu pada 100 ml NaOH 1 M
ditambahkan 100 ml HCl 1 M dalam bejana yg
sama maka kenaikan suhunya sebesar

o
C
a. 28
b. 14
c. 10,5
d. 7
e. 3,5

6. Bila 0,126 g karbonmonoksida dibakar dan
panas yang dilepas sebesar 1.260 J maka
panas pembakaran gas CO sebesar
..kJ/mol
a. 10
b. 28
c. 100
d. 226,8
e. 280


7. Kalor pembakaran CH3OH sebesar
731,5kJ/mol. Bila 8g CH3OH dibakar
sempurna ternyata terjadi kenaikan suhu pada
1l air sebesar.....
o
C (C=12, O=16, kapasitas
panas air = 4,18 J/g
o
C )
a. 0,04375
b. 4.375
c. 21,8
d. 43,75
e. 700

8. Diketahui energi ikatan kJ/mol , rata-rata
untuk C-H = 416 , C=C = 348,C-C = 609 , H-H
= 438 PerubahanH:C2H2(g)+H2(g)C2H4(g)
.kJ
a. - 965
b. - 1930
c. 965
d. 1930
e. - 482,

9. Jika diketahui persamaan termokimia
N2(g) + O2(g) 2NO(g) H =181,4 kJ
maka kalor yang diserap untuk membakar
44,8 L N2 ( 0
o
C , 1 atm) adalah .kJ
a. 181,4
b. 90,7
c. 18,14
d. 907
e. 35,28

10. Untuk persamaan termokimia :
2CO(g) + O2 (g) 2CO2(g) + 573,72 kJ.
1. H reaksi= - 573,72 kJ
2. H pembakaran CO= - 286,86 kJ
3. H pembentukan CO2=+573,72 kJ
4. H peruraian CO2= - 573,72 kJ.
Maka yang benar pernyataan diatas adalah
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 2 dan 3
e. 3 dan 4

11. Diketahui :
H pembentukan H2O(g = -242 kJ/mol

H peruraian CO2(g) = -394kJ/mol
H pembakaran C2H2 = 52 kJ/mol
Jika 52 grm C2H2 dibakar sempurna sesuai
persamaan reaksi kimia ; 2C2H2(g)
+ 5O2 4CO2(g) + 2H2O(g) akan
dihasilkan kalor sebesar...
a. 391,2 kJ
b. 432 kJ
c. 1082 kJ
d. 2164 kJ
e. 4328 kJ

12. Diketahui :
H pembentukan CS2= 113,4 kJ/mol
H peruraian CO2 = 394,8 kJ/mol
H pembakaran CS2 = - 298,2 kJ/mol
Kalor yang dibebaskan jika 7,6 g CS2 (Ar C =
12 ,S = 32 ) dibakar sempurna sebesar ...kJ
a. 8,
b. 80,6482
c. 88,2
d. 110,46
e. 1104,6

13. Bila diketahui energi ikatan kJ/mol rata-rata
untuk C-H = 417,6 : C=C= 609 : C-C = 349,02
H-H = 437,64.Maka besarnya perubahan
entalpi reaksi adisi 1C4H8 oleh gas H2 adalah
kJ/mol
a. - 280,56
b. - 136,50
c. - 28,06
d. 136,50
e. 280,56

14. Perubahan entalpi pembentukan gas HCl = - a
kJ ; energi ikatan H2 dan Cl2 masing-masing b
dan c . Besarnya energi ikatan H-Cl pada
senyawa adalah .kJ.
a. ( a + b + c )
b. ( a + b+c )
c. ( a + b - c )
d. ( a + b - c )
e. ( a + b - c )

15. Jika kalor pembentukan kJ/mol
C3H8(g) = - 104 ; CO2 = - 394 ; CO = - 111 ;
H2O = - 286 ; maka perbandingan antara kalor
pembakaran sempurna gas propane denngan
kalor pembakaran tidak sempurna dalam
kJ/mol adalah
a. 2222 : 2764
b. 1111 : 2749
c. 2222 : 1373
d. 1111 : 1373
e. 2764 : 2222

16. Diketahui reaksi :
H2(g) +Br2 (g)2HBr(g) H = - 72 kJ,
Untuk menguraikan 11,2 L HBr (STP) menjadi
H2 dan Br2 diperlukan kalor sebanyak ..
a. 9 kJ
b. 18 kJ
c. 36 kJ
d. 72 kJ
e. 144 kJ

17. Entalpi pembentukan uap H2O , C2H5OH dan
gas CO2 masing-masing adalah 242
kJ/mol ; - 278 kJ/mol dan 393 kJ/mol .
Entalpi pembakaran etanol (C2H5OH) adalah
....

a. - 357 kJ
b. - 617 kJ
c. - 715 kJ
d. - 12324 kJ
e. - 1790 kJ

18. Diketahui energi ikatan kkal rata-rata :
C = C = 145 ; C C = 83,1 ; H H = 104,2 ;
C H = 98,8. H untuk reaksi
C2H4 + H2 C2H6
a. - 31`,5 kkal
b. 56,6 kkal
c. - 56,6 kkal
d. 166,1 kkal
e. - 166,1 kkal

19. Diketahui diagram dibawah ini.


Berdasarkan diagram tersebut pada
penguapan 2 mol air dari tubuh dibebaskan
energi sebesar .
a. 570 kJ
b. 242 kJ
c. 484 kJ
d. 86 kJ
e. 43 kJ

20. Diagram tahap reaksi pembentukan gas SO3

Berdasarkan diagram tersebut, H2 adalah....
a. 790,4 kJ
b. 593,8 kJ
c. 196,6 kJ
d. -196,6 kJ
e. -593,8 kJ









21.

Berdasarkan diagram tingkat energi tersebut,
untuk menguapkan 1 mol air dibutuhkan
energi....
a. 43 kJ
b. 86 kJ
c. 285 kJ
d. 494 kJ
e. 570 kJ
21. Perhatikan diagram siklus berikut






Dari diagram tersebut di atas, harga x adalah....
a. -197 kJ
b. +197 kJ
c. -1383 kJ
d. +1383 kJ
e. -1970 kJ
23.
.
Dari diagram tingkat energi di atas, pada
penguapan 2 mol air dari tubuh diperlukan
energi sebesar....
a. 570 kJ
b. 484 kJ
c. 242 kJ
d. 86 kJ
e. 43 kJ

24. Diagram entalpi tahap-tahap reaksi sebagai berikut :






Dari diagram perubahan entalpi di atas, maka
Hf untuk reaksi S (s) + O2 (g) SO2 (g) adalah....
a. 296,9 kJ mol
-1

b. -296,9 kJ mol
-1

c. 593,8 kJ mol
-1

d. -593,8 kJ mol
-1

e. 987,0 kJ mol
-1


22. Berdasarkan siklus:

Perubahan entalpi A2B CD2 adalah...
a. H1 + H2 + H3
b. -H1 - H2 - H3
c. -H1 + H2 + H3
d. H1 - H2 - H3
e. H1 + H2 - H3

26.

Berdasarkan diagram tersebut, hubungan
antara H1, H2 dan H3 yang benar adalah....
a. H2 = H1 - H3
b. H2 = H3 + H1
c. H3 = H1 H2
d. H3 = H1 + H3
e. H3 = H2 H2

27. Diketahui energi ikatan kkal / mol rata-rata :
C = C = 146 ; C H = 99 ; C C = 83 ;
C Cl = 79 ; H Cl = 103 ;
Maka perubahan entalpi pada adisi etana
dengan asam klorida menurut persamaan :
H2C=CH2 + HCl CH3-CH2-Cl adalah
a. 510 kkal
b. - 72,8 kkal
c. - 12 kkal
d. 12 kkal
e. 510 kkal






2S (s) + 3 O2 (g) 2SO3 (g) 2S (s) + 3 O2 (g)
2SO2 (s) + O2 (g)
28. Diketahui data energi ikatan kJ /mol rata-rata :
H H = 436 ; Cl Cl = 242 ; H Cl = 432 ;
Kalor yg diperlukan untuk menguraikan 146
gram HCl menjadi unsur-unsurnya sebesar

a. 494 k
b. 372 kJ
c. 247 kJ
d. 184 kJ
e. 93 kJ

29. Dalam suatu reaksi kimia dibebaskan 8,4 kJ
energi. Jika kalor ini digunakan memanaskan
100 cm
3
air , maka kenaikan suhunyaadalah..(
kapasitas air = 4,2 J/gr
o
C)
a. 4,2
o
C
b. 8,4
o
C
c. 16,8
o
C
d. 20
o
C
e. 30
o
C

30. Sebanyak 50 mL larutan HCl 1M direaksikan
dengan 50 mL larutan NaOH 1M. Setelah bereaksi
suhu larutan berubah dari 27
0
C menjadi 33,5
0
C.
Jika massa jenis larutan = 1gram / mL dan kalor
jenis larutan = 4,18J/g
0
C maka harga H reaksi
adalah ....
a. 1,36kJ / mol
b. 2,72kJ / mol
c. 5,43kJ / mol
d. 8,43kJ / mol
e. 54,34kJ / mol


























Essay

1. Suatu bahan bakar mempunyai massa molekul
relative . Sebanyak 6,4 g bahan baker tersebut
dibakar untuk memanaskan 500 mL air sehingga
air yang suhu awalnya 26
o
C mendidih.Tentukan
kalor bakar (entalpi pembakaran) bahan bakar
tersebut!

2. Diketahui H pembentukan Al2O3= - 1590 kJ/mol
dan H pembentukan Cr2O3 = - 1130 kJ/mol .
Hitung entalpi pada pembentukan 10,4 g logam Cr
menurut reaksi :
Al2O3 + Cr2O3 + Al Al2O3 + Cr

3. Diketahui persamaan termo kimia berikut :
MgO(s) + H2O(l) Mg(OH)2(s) , H = - 37 kJ
Mg(OH)2 (s) + 2HCl (aq) MgCl2(aq) + 2H2O
, H = - 109 kJ
Dengan menggunakan hokum Hess tentukan
a. H reaksi : MgO (s) +2 HCl (aq)
MgCl2 (aq) + H2O
b. Gambar diagram tingkat entalpi.

4. Hitung H reaksi berikut :
C2H2 + H2O CH3CHO.
H pembentukan C2H2 = + 227 kJ/mol dan
Hpembakaran H2 = - 285 kJ/mol
H pembakaran C = - 394 kJ/mol
H pembakaran CH3 CHO = - 1180 kJ/mol

5. Jika 1 L campuran gas CH4 dan C2H6 dibakar
sempurna dengan oksigen berlebih dihasilkan 1,5 L
gas CO2 . Hitung H reaksi pada pembakaran
22,4 L campuran gas tersebut ( 0
o
C , 1 atm )
H pembentukan CH4 = - 75 kJ/mol dan
H pembentukan C2 H6 = - 85 kJ/mol .
H pembentukan CO2 = - 393 kJ/mol dan
Hpembentukan H2O = - 286 kJ/mol






















Soal soal PH
Pilihan Ganda
1. Larutan CH3COOH 0,1 M (Ka =10
-5
) mempunyai
pH ........
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

2. Suatu basa lemah LOH mempunyai pH =
10 + log 5, Kb LOH = 2,5 x 10
-5
, maka
konsentrasi basa tersebut adalah ........
A. 0,01 M D. 0,04 M
B. 0,02 M E. 0,05 M
C. 0,03 M

3. Larutan asam asetat (Ka = 2 x 10
-5
) mempunyai
harga pH = 3 - log 2, maka konsentrasi larutan
asam itu adalah ........
A. 0,10 M D. 0,20 M
B. 0,15 M E. 0,40 M
C. 0,18 M

4. Sebanyak 3,16 gram (CH3COO)2Ca, Mr = 158
dilarutkan dalam air hingga volumenya
5 liter. Jika Ka CH3COOH = 2 x 10
-5
, pH larutannya
adalah ........
A. 5 - log 2
B. 6 - log 2
C. 8 + log 2
D. 9 + log 2
E. 8 + log 2

5. Berikut ini harga tetapan asam (Ka) dari beberapa
asam :







Urutan
kekuatan asam di atas adalah ........
A. HA > HD > HE D. HD > HA> HC
B. HA > HC > HB E.HC > HE > HD
C. HB > HA > HE

6. H2SO4 dalam air mengalami 2 tahap reaksi sebagai
berikut :
H2SO4 + H2O H3O
+
+ HSO4
-

HSO4
-
+ H2O H3O
+
+ SO4
2-

Pada reaksi di atas yang merupakan pasangan
asam basa konyugasi menurut Bronsted Lowry
adalah ........
A. H2SO4 - H3O
+
D. H2O - H3O
+

B. HSO4
-
- H2SO4 E. H2O - HSO4
-

C. HSO4
-
- SO4
2-


7. Pasangan asam-basa konjugasi dari reaksi :
HSO4
-
(aq) +H2O(l) H3O
-
(aq) + SO4
2-
(aq)
adalah ....
A. HSO4
-
(aq) dengan H2O(l)
B. H3O
+
(aq) dengan SO4
2-
(aq)
C. HSO4
-
(aq) dengan H3O
+
(aq)



D. H2O(l) dengan SO4
2-
(aq)
E. HSO4
-
(aq) dengan SO4
2-
(aq)

8. Larutan HCl yang belum diketahui konsentrasinya ,
dititrasi dengan larutan NaOH 0, 1 M
menggunakan indikator pp. Berdasarkan hasil
titrasi diperoleh data sebagai berikut :








Maka konsentrasi HC1 adalah ........
A. 0,05 M D. 1 M
B. 0,08 M E. 0,04 M
C. 0,1 M

9. Berikut ini data hasil titrasi 25 ml asam cuka
( CH3COOH ) dengan natrium hidroksida ( NaOH)
0,1 M menggunakan indikator fenolftalein :

Titrasi
ke
Volume
CH3COOH ( ml )
Volume
NaOH ( ml)
1 25 19
2 25 20
3 25 21

Berdasarkan data tersebut diatas, konsentrasi
asam cuka adalah...
A. 0,05 M D. 0,10 M
B. 0,06 M E. 0,12 M
C. 0,08 M

10. Larutan H2SO4 dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M
menggunakan indikator pp diperoleh data sebagai
berikut :

Titrasi ke
Volume
H2SO4
Volume NaOH
diperlukan
1 20 ml 41 ml
2 20 ml 40 ml
3 20 ml 39 ml
4 20 ml 40 ml
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa
konsentrasi H2SO4 sebesar....
A. 0,01 M D. 0,2 M
B. 0,02 M E. 0,4 M
C. 0,1 M

11. Untuk menentukan kadar asam cuka perdagangan,
siswa MAN Yogyakarta II melakukan percobaan
titrasi menggunakan larutan penitrir NaOH 0,1 M.
Data yang diperoleh sebagai berikut :

No
Sampel
Vol asam cuka
(ml)
Vol NaOH 0,1M
(ml)
1
2
3
20
20
20
15.5
16.0
16.5
Asam Ka
HA 7 x 10
-6

HB 6 x 10
-10

HC 6,5 x 10
-5

HD 8 x 10
-6

HE 1,8 x 10
-5

No.
Volume
Larutan (ml)
HCl ( X M )
Volume
Larutan (ml)
NaOH ( 0,1 M )
1. 25 10,3
2. 25 10,1
3. 25 10,2
Berdasarkan data tersebut kadar asam cuka
adalah...
A. 0,08 M D. 1,25 M
B. 0,125 M E. 1,4 M
C. 0,8 M

12. Diketahui trayek perubahan warna indikator
sebagai berikut :

Untuk menguji pH suatu limbah pabrik, dilakukan
dengan menambahkan beberapa indikator
terhadap empat sampel limbah , data yang
diperoleh adalah sebagai berikut.:

sampel indikator warna
1
2
3
4
MJ
MM
BTB
PP
kuning
kuning
biru
tak berwarna

Dari data diatas pH air limbah paling mendekati
adalah...
A. 4,4 < PH < 6 D. 8 > PH > 9,2
B. 6,2 < PH < 7,8 E. 7 < PH < 8
C. 6,2 < PH > 7

13. Berikut ini data hasil uji dua jenis air limbah
dengan beberapa indikator sebagai berikut :



Harga pH dari air limbah A dan B berturut turut
adalah....
A. 10 dan 4,2
B. 8,3 dan 4,5
C. 4,2 dan 10,0
D. 8,3 dan 4,3
E. 10 dan 4,2

14. Berdasarkan pengujian sampel air limbah diperoleh
data sebagai berikut :
Harga pH untuk sample A dan B berturut turut
adalah
A. 6,3 dan 7,6 pH 8,3
B. 7,6 pH 8,3 dan 10
C. 7,6 pH 8,3 dan 10
D. 10 dan 7,6 pH 8,3
E. 10 dan 7,6 pH 8,3

15. Diketahui Trayek perubahan warna indikator
sebagai berikut :

Hasil analisa air sungai disuatu wilayah
menunjukan :
- Terhadap indikator metil merah memberikan
warna kuning
- Terhadap indikator bromtimol biru memberikan
warna biru
- Terhadap indikator phenolptalein, tak
berwarna

Dari data diatas menunjukan bahwa pH air sungai
tersebut adalah .....
A. lebih kecil dari 3,1
B. terletak antara 4,4 dan 6,0
C. lebih kecil dari 7,6
D. terletak antara 7,6 8,0
E. lebih besar dari 10

16. Perhatikan tabel berikut ini :

Perubahan pH setelah
ditambahkan sedikit Larutan
pH
Awal
Air Asam Basa
1 2,00 2,50 1,75 3,50
2 4,75 4,75 4,74 4,76
3 2,25 2,35 1,50 4,25
4 8,00 9,26 6,00 11,00
5 4,00 4,75 3,25 6,25

Larutan penyangga ditunjukan oleh nomor :
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

17. Perhatikan tabel pH dari larutan dibawah ini yang
kedalamnya ditambahkan 0,01 ml HCl dan 0,01 ml
NaOH











Indikator
Trayek
Perubahan
warna PH
Warna larutan
MJ
MM
BTB
PP
3,5 4,4
4,2 6,2
6,0 - 7,8
8,0 9,2
merah kuning
merah kuning
kuning biru
tak berwarna - merah
Indikator
Trayek
pH
Perubahan
Warna
Air Limbah
A B
Lakmus 4,5-8,3 Merah Biru Biru Merah
MM 4,2-6,2
Merah
Kuning
Kuning Merah
BB 6,0-7,6 Kuning Biru Biru Kuning
PP 8,3-10,0
Tak berwarna
Merah
Merah
Tak
berwarna
Indikator
Sampel
Metil Merah
( pH 4,2 6,3 )
Merah -
Kuning
Bromtimol Biru
( pH 6,0 7,6 )
Kuning Biru
Phenolftalein
(pH 8,3 10)
Tidak berwarna -
Merah
A kuning biru merah
B kuning biru tidak berwarna
Warna dalam
lingkungan Indikator
Trayek
pH
Asam Basa
Metil
Merah
4,2 6,2 merah kuning
Bromtimol
Biru
6,0 7,6 kuning biru
Fenolftalein 8,2 - 10 tak
berwarna
merah
Harga pH
Larutan
Mula -
mula
Ditambah
0,01 HCl
Ditambah
0,01 ml
NaOH
1 5 1,9 9
2 5 2,0 8,9
3 5 1,5 9,3
4 5 4,9 5,1
5 5 2,3 8,8
Yang merupakan larutan penyangga adalah......
A. 1 B. 2 C. 2 D. 4 E. 5

18. Berikut ini adalah hasil uji sifat asam / basa dari
beberapa garam :

Uji lakmus
No Rumus Garam
Merah Biru
1 NaCl Merah Biru
2 CH3COOK Biru Biru
3 NH4Cl Merah Merah
4 Na2SO4 Biru Biru
5 NaCN Biru Biru

Garam yang mengalami hidrolisis dan sesuai
dengan hasil uji lakmusnya adalah
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 2 dan 4
C. 2, 3 dan 4
D. 2, 3 dan 5
E. 3, 4 dan 5

19. Perhatikan tabel berikut ini :
pH sesudah
penambahan Larutan pH
HCl NaOH H2O
A
B
C
4,76
2,32
9
4,75
2,32
8,82
4,78
11,68
8,88
4,77
7
8,91
Dari larutan larutan diatas yang merupakan
larutan buffer adalah
A. A dan C D. B dan C
B. A dan B E. B saja
C. A saja

20. Garam yang mengalami hidrolisis sebagian dan
bersifat asam adalah.
A. CH3COONa D. KCl
B. HCOOK E. CH3COONH4
C. NH4Cl

21. Diketahui garam-garam :
(1) Natrium asetat (3) Kalium sianida
(2) Ammonium sulfat (4) Ammonium sulfida
Pasangan garam yang larutannya dalam air
mengalami hidrolisis adalah ........
A. 1 dan 3 D. 2 dan 4
B. 1, 2, dan 3 E.1, 3, dan 4
C. 1, 2, 3, dan 4

22. Hidrolisis total yang terjadi pada larutan yang
mengandung garam-garam ........
A. NaNO3, SrCl2
B. NH4NO3, Ca(NO2)2
C. FeCN2, NH4F
D. (NH4)2S, KCH3COO
E. K2SO4, AlF3

23. Diketahui garam-garam :
1.(NH4)2SO4 4.FeCl3
2.(CH3COO)2Ca 5.Na2CO3
3.Ba(NO3)2
Pasangan garam yang larutannya dalam air dapat
mengubah lakmus biru menjadi merah adalah ........
A. 2 dan 5 D. 1 dan 4
B. 3 dan 4 E. 4 dan 5
C. 2 dan 3

24. Garam yang mengalami hidrolisis sebagian dan
bersifat asam adalah ........
A. CH3COONa D. KCl
B. HCOOK E. CH3COONH4
C. NH4Cl

25. Berdasarkan pasangan larutan berikut ini :
1. 50 mL CH3COOH 0,2 M
dan 50 mL NaOH 0,1 M
2. 50 mL CH3COOH 0,2 M
dan 100 mL NaOH 0,1 M
3. 50 mL H2CO3 0,2 M dan 100 mL NH3 (aq) 0,1 M
4. 50 mL HCl 0,1 M dan 50 mL NH3(aq) 0,2 M
5. 50 mL HCl 0,1 M dan 50 mL NaOH 0,2 M
Pasangan-pasangan yang pH-nya tidak akan
berubah apabila ditambah sedikit larutan basa
kuat atau asam kuat adalah ........
A. 1 dan 2 D. 1 dan 3
B. 1 dan 4 E. 2 dan 3
C. 1 dan 5

26. Pasangan larutan Berikut yang menghasilkan
larutan penyangga adalah ........
A. 100 ml NaOH 0,1 M + 100 ml HCl 0,1 M
B. 100 ml NH4OH 0,2M +100 ml HCl 0,1 M
C. 100 ml NaOH 0,1 M + 100 ml HC1 0,2 M
D. 100 ml NH4OH 0,1 M + 100 ml HCN 0,2 M
E. 100 ml NH4OH 0,1 M. + 100 ml HI 0,2 M

27. Campuran larutan dibawah ini yang menghasilkan
garam terhidrolisis dan bersifat basa adalah.
A. 100 ml NaOH 0,1 M + 100 ml H2SO4 0,05 M
B. 100 ml NaOH 0,1 M + 100 ml CH3COOH 0,2 M
C. 100 ml Ca(OH)2 0,2 M + 100 ml CH3COOH
0,2 M
D. 100 ml CH3COOH 0,1 M + 100 ml Ca(OH)2
0,05 M
E. 100 ml H2SO4 0,1 M + 100 ml NH4OH 0,1 M

28. Campuran yang dapat menghasilkan larutan buffer
adalah
A. 100 ml CH3COOH 0,1 M + 50 ml NaOH 0,2 M
B. 25 ml HCl 0,1 M + 10 ml NaOH 0,1 M
C. 100 ml CH3COOH 0,1 M + 100 ml KOH 0,1 M
D. 25 ml HCl 0,1 M + 25 ml NaOH 0,1 M
E. 100 ml NH4OH 0,1 M + 100 ml HCl 0,05 M

29. Campuran larutan dibawah ini yang menghasilkan
larutan penyangga dengan harga pH kurang dari 7
adalah
A. 100 ml CH3COOH 0,1 M + 50 ml NaOH 0,1 M
B. 25 ml CH3COOH 0,1 M + 50 ml NaOH 0,1 M
C. 100 ml NH4OH 0,1 M + 100 ml HCl 0,05 M
D. 25 ml HCl 0,1 M + 25 ml NaOH 0,1 M
E. 100 ml NH4OH 0,1 M + 100 ml HCl 0,1 M

30. PH campuran dari 200 ml NH4OH 0,1 M dengan
200 ml NH4Cl 0,1 M adalah ........
(Kb =10
-5
)
A. 5 B. 7 C. 9 D. 11 E. 13

31. Sebanyak 400 ml larutan CH3COOH 0,05 M
direaksikan dengan 100 ml larutan NaOH 0,2 M
menurut reakasi :
CH3COOH + NaOH CH3COOH + H2O
Jika Ka asam asetat = 1 x 10-5, maka pH larutan
yang terbentuk adalah......
A. 5,5 log 2 D. 8,5 log 4
B. 5,5 log 4 E. 8,5 + log 2
C. 8,5 + log 4

32. Ke dalam 60 ml larutan HA 0,1 M (Ka = 1,5 x
10
-4
) ditambahkan 40 ml larutan Ba (OH)2 0,075 M,
maka pH larutan yang terjadi adalah ........
A. 6 - 21og 2 D. . 8 + log 2
B. 6 - log 2 E. 8
C. 8 + 1og 2

33. 100 ml larutan Ca(OH)2 0,1 M dicampurkan ke
dalam larutan CH3COOH 0,1 M, ternyata pH
campurannya = 5. Jika harga Ka asam asetat 1 .
10
-5
, maka volum larutan CH3COOH 0,1 M adalah
........
A. 100 ml D. 300 ml
B. 150 ml E. 400 ml
C. 200 ml

34. Ke dalam 90 ml larutan NH4OH 0,1 M (Kb NH4OH =
10
-5
) dicampurkan dengan 15 ml larutan H2SO4H
0,1M. Maka pH larutan yang terjadi adalah ........
A. 5 - log 2 D. 9 + log 2
B. 5 - log 4 E. 9 + log 4
C. 8 + log 5

35. Konsentrasi ion H
+
yang terdapat dalam campuran
50 ml larutan H2SO4 0,2 M dengan 50 ml larutan
CH3COOH 0,4M (Ka CH3COOH = 10
-5
) adalah
........
A. 0,1 M D. 0,4 M
B. 0,2 M E. 0,5 M
C. 0,3 M

36. Jika dicampurkan 100 ml larutan NaOH 0,2 M
dengan 100 ml larutan CH3COOH 0,2 M, (Ka =
10
-5
, Kw = 10
-14
) maka pH larutan adalah.
A. 5
B. 7
C. 9
D. 9-log 2
E. 9 + log 2

37. Perbandingan volume CH3COOH 0,1 M ( Ka =10
-5
)
dan NaOH 0,1 M yang harus dicampurkan untuk
membuat larutan buffer dengan pH = 6 adalah
A. 1 : 10 B. 10 : 11
B. 2 : 1 E. 11 : 10
C.10 : 1

38. Untuk mendapatkan larutan penyangga dengan pH
= 9 , maka perbandingan volume NH4OH 0,2 M
(Kb = 2 x 10-5 ) dan (NH4)2SO4 0,1 M adalah...
A. 1 : 2 D. 2 : 3
B. 1 ; 4 E. 4 : 1
C. 2 : 1
39. Jika 400 ml larutan CH3COOH 0,5 M dicampur
dengan 100 ml larutan CH3COONa 0,5 M, Ka
CH3COOH = 10
-5
, pH larutan ...
A. 4 log 2 D. 5 log 4
B. 4 log 4 E. 6 log 2,5
C. 5 log 2

40. Untuk membuat larutan penyangga dengan pH = 9 ,
maka kedalam 400 ml larutan NH3 0,5 M
( Kb =10
-5
) harus ditambahkan larutan HCL 0,2 M
sebanyak....
A. 10 ml D. 40 ml
B. 20 ml E. 50 ml
C. 30 ml

Essai
1. Hitunglah pH larutan di bawah ini bila dicampurkan
a. 100 mL larutan NaOH 0,1 M + 50 mL larutan HCl
0,1 M
b. 50 mL larutan NaOH 0,1 M + 100 mL larutan HCl
0,1 M

2. Sebanyak 50 mL NaOH 0,1 M dicampur dengan 50
mL CH3COOH 0,1 M. Tentukan pH campuran ! (Ka
= 1 x 10
-5
)

3. Hitunglah volume asam sulfat 0,05 M yang harus
ditambahkan ke dalam 400 mL NH4OH 0,1 M agar
di dapat larutan penyangga dengan pH = 9 + log 2
(Kb NH4OH = 1 x 10
-5
)

4. Tentukanlah tetapan hidrolisis dan pH larutan
CH3COONH4 0,01 M! (Ka CH3COOH = 10
-5
dan Kb
NH3 = 1,8 x 10
-5
)

5. 100 mL asam asetat pH-nya = 3 (Ka = 1 x 10
-5
).
dicampur dengan 250 mL NaOH dengan pH = 12.
a. apakah campuran tersebut termasuk larutan
penyangga ?
b. Hitung pH campuran tersebut !

























Soal soal Ksp
Pilihan Ganda
1. Jika harga Ksp Ag2S adalah , kelarutan Ag2S
dalam air = mol/L
A. 4
3
D.
3

B.
3
E. ( a)
1/3

C. ( )
1/3


2. Diketahui : Ksp Ag2CO3 = 8 x 10
-12

Ksp AgCl = 2 x 10
-10

Ksp Ag3PO4 = 1 x 10
-16

Ksp AgI = 8,5 x 10
-17

Ksp AgCN =1,2 x 10
-16

Berdasarkan data tersebut, garam yang paling
besar kelarutannya dalam air adalah ......
A. AgCl D. Ag2CO3
B. Ag3PO4 E. AgCN
C. AgI

3. Diketahui: Ksp BaCrO4 = 1,2 x 10
10

Ksp Ag2CrO4 = 1,1 x 10
12

Ksp CaF2 = 3,4 x 10
11

Ksp CaSO4 = 2,4 x 10
10

Ksp PbSO4 = 1,7 x 10
8

Di antara garam-garam tersebut yang paling kecil
kelarutannya dalam air adalah
A. BaCrO4 D. Ag2CrO4
B. CaF2 E. CaSO4
C. PbSO4

4. Garam yang memiliki kelarutan paling besar adalah

A. AgCl, Ksp = 10
10

B. AgI, Ksp = 10
16

C. Ag2CrO4, Ksp = 3,2 x 10
12

D. Ag2S, Ksp = 1,6 x 10
11

E. Ag2C2O4, Ksp = 1,1 x 10
11


5. Kelarutan garam AgCl (Ksp =10
-10
) yang terkecil
terdapat pada larutan ........
A. CaCl2 0,1 M D. AlCl3 0,1 M
B. NaBr 0,1 M E. AgNO3 0,1 M
C. NaCl 0,2 M

6. Kelarutan CaCO3 dalam air pada suhu tertentu =
10
-3
mol/liter. Pada suhu yang sama kelarutan
CaCO3 dalam larutan Ca(NO3)2 0,05 M, adalah
........
A. 2 x 10
-4
D. 2 x 10
-9

B. 2 x 10
-6
E. 5 x 10
-9

C. 2 x 10
-8


7. Jika Ksp Ag2CO3 = 1 x 10
-14
, maka kelarutan Ag2CO3
dalam AgCl 0,1 M adalah.
A. 5 x 10
-13
mol/L D. 5 x 10
-9
mol/L
B. 1 x 10
-12
mol/L E. 1 x 10
-8
mol/L
C. 2 x 10
-12
mol/L

8. Dalam 200 ml larutan terdapat 2 x 10
-5
mol Mg(OH)2
jenuh, maka kelarutan Mg (OH)2 dalam larutan pH
= 12 + log 2 adalah ........
A. 1,0 x 10
-2
M D. 2,0 x 10
-8
M
B. 0,5 x 10
-3
M E. 4,0 x 10
-8
M
C. 1,0 x 10
-8
M

9. Kelarutan Ag3PO4 dalam air adalah a mol/L. Hasil
kali kelarutannya adalah
A. 27 a
4
D. 3 a
3

B. a
4
E. 9 a
3

C. 32 a
4


10. Dalam 1000 ml air dapat larut 1,4 x 10
12
mol
Ag2CrO4. Hasil kali kelarutan Ag2CrO4 adalah
A. 1,4 x 10
36
D. 1,1 x 10
35

B. 1,9 x 10
24
E. 2,7 x 10
18

C. 1,4 x 10
12

11. Jika pH larutan L(OH)2 jenuh = 11, Ksp L(OH)2
adalah
A. 5 x 10
10
D. 10
9

B. 5 x 10
9
E. 10
8

C. 5 x 10
8


12. Kelarutan senyawa PbCrO4 = 1,5 x 10
7
mol/L.
Tetapan hasil kali kelarutan PbCrO4 adalah
A. 1,5 x 10
12
D.1,5 x 10
14

B. 2,25 x 10
12
E. 2,25 x 10
14

C. 3,25 x 10
14


13. Jika konsentrasi Ca
2+
dalam larutan jenuh CaF2
sebesar 2 x 10
4
mol/L maka hasil kali kelarutan
CaF2 adalah
A. 8 x 10
8
D. 2 x 10
12

B. 3,2 x 10
11
E. 4 x 10
12

C. 1,6 x 10
11

14. Kelarutan Mg(OH)2 dalam air pada 25 C adalah
1,16 mg per 100 cm (Mr = 58). Harga Ksp dari
Mg(OH)2 adalah ........
A. 16 . 10
-2
D. 8. 10
-10

B. 8 . 10
-11
E. 3,2 . 10
-13

C. 3,2 . 10
-11


15. Kelarutan Ca(OH)2 (Mr = 74) dalam 100 ml air
adalah 0,161 g. Hasil kali kelarutannya adalah
A. 9 x 10
-4
D. 4 x 10
7

B. 10
5
E. 10
4

C. 8 x 10
6


16. Larutan jenuh X(OH)2 memiliki pH = 9. Hasil kali
kelarutan X(OH)2 adalah
A. 10
10
D. 5 x 10
15

B. 5 x 10
11
E. 10
15

C. 10
15


17. Dalam 100 cm
3
air dapat larut 1,16 mg Mg(OH)2
(Mr = 58). Harga Ksp dari Mg(OH)2 adalah
A. 16,0 x 10
12
D. 4,0 x 10
10

B. 3,2 x 10
11
E. 8,0 x 10
8

C. 8,0 x 10
11


18. Larutan senyawa hidroksida M(OH)3 jenuh memiliki
pH 9. Harga Ksp senyawa tersebut adalah
A. 3,3 x 10
21
D. 3,0 x 10
36

B. 3,0 x 10
20
E. 3,3 x 10
37

C. 1,1 x 10
10


19. Pada suhu tertentu, kelarutan PbI2 dalam air
adalah 1,5 x 103 mol/L. Berdasarkan data
tersebut harga Ksp PbI2 adalah
A. 4,50 x 10
9
D. 4,50 x 10
8

B. 3,37 x 10
9
E. 1,35 x 10
8

C. 6,75 x 10
8


20. Pada suhu tertentu 0,350 g BaF2 (Mr = 175) larut
dalam air murni membentuk 1 L larutan jenuh.
Hasil kali kelarutan BaF2 pada suhu ini adalah
A. . 1,75 x 10
2
D. 3,25 x 10
9

B. . 3,2 x 10
6
E. 4,0 x 10
9
C. 32 x 10
8


21. Berikut nilai Ksp beberapa senyawa :
Ksp CaSO4 = 2,4 x 10
-6

Ksp PbSO4 = 1,7 x 10
-8

Ksp SrSO4 = 2,5 x 10
-7

Ksp BaSO4 = 1,1 x 10
-10

Kedalam 4 tabung berisi masing masing 100 ml
larutan yang mengandung ion Ca
2+
, Sr
2+
, Ba
2+
dan
Pb
2+
dengan konsentrasi yaitu 1 x 10
-4
M
kemudian dicampur dengan 100 ml larutan
Na2SO4 0,001 M. Maka campuran yang
menghasilkan garam sulfat berupa endapan
adalah......
A. CaSO4 dan SrSO4
B. SrSO4 dan BaSO4
C. BaSO4 dan PbSO4
D. CaSO4 dan BaSO4
E. SrSO4 dan PbSO4

22. Bila 200 ml larutan NaCl 1.10
-3
M direaksikan
dengan 300 ml larutan Pb(NO3)2 2.10
-3
M ( Ksp
PbCl2 = 1.10
-8
) maka pernyataan yang benar
adalah...
A. Terjadai endapan NaCl
B. Tidak terjadi endapan
C. Terjadi endapan Pb(NO3)2
D. Terjadi endapan PbCl2
E. Terjadai endapan NaNO3

23. Suatu larutan yang mengandung kation : Ba
2+
,
Pb
2+
, Sr
2+
, Mg
2+
, dan Ca
2+
ditambahkan larutan
Na2SO4. Garam yang mengendap paling awal
adalah...
A. PbSO4 Ksp = 2 x 10
-8

B. BaSO4 Ksp = 1 x10
-1
0
C. MgSO4 Ksp = 1 x 10
-5

D. SrSO4 Ksp = 3 x 10
-7
E. CaSO4 Ksp = 3 x 10
-5


24. Jika Ksp Ca(OH)2 = 4 x 106, kelarutan Ca(OH)2
(Mr = 74) dalam 250 ml larutan adalah
A. 7,400 g D. 0,370 g
B. 3,700 g E. 0,185 g
C. 0,740 g

25. Hasil kali kelarutan Ag2SO4 = 3,2 x 10
5
maka
kelarutannya dalam 1 L air adalah
A. 2 x 10
5
D.1 x 10
2

B. 2 x 10
3
E. 4 x 10
2

C. 1 x 10
2,5


26. Pada suhu tertentu Ksp Cr(OH)2 = 1,08 x 10
19
.
Kelarutan senyawa Cr(OH)2 adalah ...
A. 3,0 x 10
7
mo/L D. 3,22 x 10
9
mo/L
B. 3,28 x 10
9
mo/L E. 6,56 x 10
10
mo/L
C. 16,4 x 10
10
mo/L

27. Jika pH larutan M(OH)3 jenuh adalah 9, kelarutan
M(OH)3 dalam air adalah
A. 10
5
mol/L D. 10
9
mol/L
B. 3 x 10
5
mol/L E. 3,3 x 10
10
mol/L
C. 3,3 x 10
6
mol/L

28. Kelarutan L(OH)2 dalam air sebesar 5 x 10
4
mol/L
sehingga larutan jenuh L(OH)2 dalam air memiliki
pH
A. 10,3 D. 11,0
B. 9,7 C. 3,7
C. 12,0

29. Diketahui :
Ksp PbCl2 = 1,7 x 10
-5

Ksp PbCrO4 = 2 x 10
-14

Ksp PbSO4 = 2 x 10
-8
Jika 100 mL larutan KCl, K2CrO4 dan K2SO4
masing-masing 0,001 mol ditambah 100 mL
Pb(NO3)2 0,002 mol, endapan yang terjadi adalah

A. PbSO4 D. PbCl2 dan PbCrO4
B. PbCl2 E. PbCrO4 dan PbSO4
C. PbCrO4

30. Jika 50 ml Pb(NO3) 2 0,1 M dicampurkan dengan 20
ml NaCl 0,04 M. diketahui Ksp PbCl2 = 2,4 . 10
-4

M
3
, maka..
A. Terbentuk endapan PbCl2
B. Tidak terbentuk endapan PbCl2
C. Terbentuk endapan NaNO3
D. Terbentuk endapan Pb(NO3) 2
E. Terbentuk endapan NaCl

Essai
1. Suatu larutan mengandung Pb(NO3)2, Mn(NO3)2,
dan Zn(NO3)2 masing-masing 0,01 M. Pada larutan
ini ditambahkan NaOH sehingga pH menjadi 8.
Berdasarkan data Ksp Pb(OH)2 = 3 x 10
-13
; Ksp
Mn(OH)2 = 5 x 10
-14
; Ksp Zn(OH)2 = 5 x 10
-16
.
Tentukan hidroksida-hidroksida yang mengendap!

2. Jika larutan MgCl2 2 x 10
-3
M dinaikkan pHnya,
maka pada pH berapakah endapan Mg(OH)2 mulai
terbentuk? (Ksp Mg(OH)2 = 2 x 10
-11
).

3. Berapa gram Na2SO4 (Mr = 142) yang dapat
ditambahkan ke dalam 400 mL larutan BaCl2 3 x
10
-3
M tanpa menghasilkan endapan BaSO4 (Ksp
=1,5 x 10
-9
)
4. Sebanyak 100 mL larutan Pb(NO3)2 2,5 x 10
-3

dicampurkan dengan 150 mL larutan AlCl3 5 x 10
-3

M. Jika Ksp PbCl2 = 6 x 10
-5
, mengendapkah PbCl2?

5. Berapa gram Zn(OH)2 (Mr = 100) yang dapat
terlarut dalam 10 liter larutan dengan pH = 9? (Ksp
Zn(OH)2 = 5 x 10
-16
).

Soal soal Laju Reaksi
Pilihan Ganda
1. Dari reaksi A + B zat hasil
N0 Massa A
[A]
Mol/L
Waktu
(detik)
Suhu
(
o
C)
1. 5 gr serbuk 0,1 2 25
2. 5 gr larutan 0,1 3 25
3. 5 gr padat 0,1 5 25
4. 5 gr larutan 0,2 1,5 25
5. 5 gr larutan 0,1 1,5 25

Dari percobaan 1 dan 3 laju reaksi dipengaruhi oleh
........
A. konsentrasi D. sifat zat
B. suhu E. luas permukaan
E. katalis

2. Dari data suatu reaksi N2(g) + 3 H2(g) 2 NH3(g)
Rumus laju reaksi adalah ........
A. v = k [N2] [H2]
3
D. v = k [N2] [H2]
2

B. v = k [N2] [H2] E. v = k [N2]
2
[2H2]
C. v = k [N2]
2
[2H2]
2


3. Dalam suatu percobaan penentuan laju reaksi
P + Q hasil, diperoleh data sebagai berikut:

No [P] M [Q] M Laju reaksi (MS
-1
)
1. 0,4 0,2 0,096
2. 0,3 0,1 0,004
3. 0,2 0,2 0,048
4. 0,1 0,1 0,006
5. 0,05 0,5 0,001

Dari percobaan di atas dapat disimpulkan bahwa
orde reaksi totalnya adalah ........
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

4. Di antara data kondisi reaksi berikut :

No Seng [HCl] M Suhu (
o
C)
1. Serbuk 0,1 35
2. Serbuk 0,1 45
3. Lempeng 0,2 25
4. Serbuk 0,2 45
5. Lempeng 0,2 45

Manakah laju reaksinya paling rendah ........
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

5. Pada reaksi : A(g) + B(g) C(g)
diperoleh data percobaan :

Konsentrasi mula mula
(M) No
[A] [B]
Laju Reaksi
(m/det)
1. 0,1 0,2 0,02
2. 0,2 0,2 0,08
3. 0,3 0,2 0,18
4. 0,3 0,4 0,36

Persamaan laju reaksi total untuk reaksi di atas adalah
........
A. V = k [A][B]
0
D. V = k [A] [B]
B. V = k [A][B] E. V = k [A] [B]
C. V = k [B]

6. Perhatikan data eksperimen sebagai berikut :

No [H
2
]M [SO
2
]M Waktu (detik)
1. 0,1 0,4 36
2. 0,2 0,4 18
3. 0,4 0,4 9
4. 0,4 0,2 18
5. 0,4 0,1 36

Berdasarkan data tersebut, pernyataan yang benar
adalah ........
A. Orde reaksi terhadap H2 adalah 2
B. Orde reaksi terhadap SO2 adalah 2
C. Orde reaksi total adalah 4
D. Persamaan laju reaksi : v = k [H2]
2
[SO2]
2

E. Laju reaksi menjadi 4x jika
[H2] dan [SO2] diperbesar 2x.

7. Pada percobaan logam magnesium yang
direaksikan dengan larutan asam klorida :
Mg(s) + 2 HCl(aq) MgCl2(aq) + H2(g)
Diperoleh data sebagai berikut :

Suhu (
o
C) Volume H2 Waktu (detik)
25 25 ml 5
25 50 ml 10
45 75 ml 10
Laju reaksi pada pembentuka gas H2
adalahml/detik
A. 25/10 D. 50/5
B. 50/25 E. 25/5
C. 75/10

8. Pads reaksi : 2A(g) + B(g) A2B(g)
Diketahui bahwa reaksi berorde 1 terhadap zat B.
Hubungan- laju reaksi awal zat B itu diperlihatkan
oleh Grafik ........

A.
V




[B]
B.
V




[B]




[ N2] M [H2] M Laju Reaksi (m/detik)
0,01 0,02 0,4
0,02 0,04 0,8
0,02 0,04 1,6
C.
V




[B]

D. V




[B]

E.
V





[B]

9. Dari reaksi A + B C diperoleh data sebagai
berikut:

KONSENTRASI AWAL
[A] M [B] M
LAJU REAKSI
AWAL
Mdet
-1

0,1 0,1 4
0,2 0,1 8
0,1 0,4 64

Pernyataan berikut benar, kecuali .
A. tingkat reaksi terhadap A adalah 1
B. tingkat reaksi terhadap B adalah 2
C. tingkat reaksi total adalah 3
D. tetapan reaksinya adalah 4 x 10
-3

E. tetapan reaksinya adalah 4 x 10
3


10. Diketahui data percobaan reaksi A + B AB
sebagai berikut :

No
[A]
mol/L
[B]
mol/L
Laju reaksi
M/s
1 0,1 0,1 x
2 0,2 0,2 8x
3 0,3 0,1 9x

Orde reaksi terhadap B adalah
A. 5 D. 2
B. 4 E. 1
C. 3

11. Setiap kenaikan suhu 20
0
C, laju reaksi menjadi 3
kali lebih cepat dari semula. Jika pada suhu 20
0
C laju reaksi berlangsung 9 menit, maka laju
reaksi pada suhu 80
0
C adalah
A.
3
/6 menit D.
1
/6 menit
B.
2
/3 menit E.
1
/9 menit
C.
1
/3 menit


12. Reaksi : 2 NO (g) + Cl2 (g) 2 NOCl (g)
mempunyai persamaan laju v = k [NO]
2
[Cl2].
Apabila pada suhu tetap konsentrasi NO diperkecil
2 kali, sedangkan konsentrasi Cl2 tetap, maka laju
reaksinya
A. lebih besar 4 kali D. lebih kecil 2 kali
B. lebih kecil 4 kali E. lebih besar 2 kali
C. sama seperti semula

13. Reaksi antara M + N O + P memberi data
sebagai berikut :
No
[M]
(mol/L)
[N]
(mol/ L)
Waktu
(detik)
1 0,4 0,1 152
2 0,8 0,1 76
3 1,2 0,1 52
4 0,4 0,2 152
5 0,4 0,4 152

Orde reaksi total adalah
A. 3 D.
1
/2
B. 2 E. 0
C. 1

14. Data percobaan pengukuran laju reaksi diperoleh
data sebagai berikut :

No [A] M [B] M Waktu (s)
1 0,1 0,1 36
2 0,1 0,3 4
3 0,2 0,3 4
Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa orde
reaksi total adalah .
A. 0 D. 3
B. 1 E. -2
C. 2

15. Dalam suatu eksperimen untuk menyelidiki laju
reaksi : X + Y Z

Data hasil percobaan adalah :
No [X] M [Y] M Laju
1 0,2 0,2 2,2 x 10
-4
2 0,2 0,6 19,8 x 10
-4

3 0,4 0,6 19,8 x 10
-4


Grafik yang menggambarkan tingkat reaksi
terhadap Y adalah .

A. D.



B. E.



C.





[Y]
v
[Y]
[Y]
[Y]
[Y]
v
v
v
v
16. Suatu reaksi ditulis dengan persamaan
v = k [X]
2
[Y]. Jika masing-masing konsentrasi
pereaksi diperbesar 3 kali, maka laju reaksi menjadi

A. 6 kali D. 9 kali
B. 3 kali E. 18 kali
C. 27 kali

17. Setiap kenaikan suhu 20
0
C laju reaksi menjadi 3
kali lebih cepat dari semula. Jika pada suhu 20
0
C
laju reaksi berlangsung 9 menit, maka laju reaksi
pada suhu 80
0
C

adalah .
A. 10 detik D. 27 menit
B. 20 detik E. 243 menit
C. 30 detik

18. Pada persamaan reaksi berikut :
P + Q R + S. Laju reaksi dinyatakan
sebagai......
A. bertambahnya konsentrasi P dan Q tiap
satuan waktu.
B. berkurangnya konsentrasi R dan S tiap satuan
waktu.
C. bertambahnya konsentrasi P dan
berkurangnya konsentrasi S tiap satuan waktu.
D. berkurangnya konsentrasi S dan
bertambahnya konsentrasi Q tiap satuan
waktu.
E. berkurangnya konsentrasi P dan Q atau
bertambahnya konsentrasi R dan S tiap satuan
waktu.

19. Kenaikan suhu umumnya akan menaikkan laju
reaksi. Hal ini disebabkan oleh karena .....
A. meningkatkan energi aktivasi
B. energi kinetik dari moleku-lmolekul
meningkat
C. katalis semakin mudah bereaksi
D. tahapan reaksi semakin bertambah

E. ukuran molekul semakin kecil sehingga mudah
bereaksi

20. Diketahui data hasil sebagai berikut:
No.
Logam
Zn
Larutan
HCl
Suhu
1 Keping 0,2 M 50
0
C
2 Keping 0,2 M 50
0
C
3 Keping 0,3 M 50
0
C
4 Serbuk 0,3 M 50
0
C
5 Serbuk 0,4 M 50
0
C

Reaksi antara logam Zn dan larutan HCl yang
berlangsung paling cepat adalah.....
A. 1 D. 4
B. 2 E. 5
C. 3

21. Dari grafik berikut :






Dapat dinyatakan bahwa.......
(i) A merupakan energi aktivasi
(ii) B merupakan perubahan entalpi
(iii) reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm
(iv) C merupakan sisa energi yang tidak ikut
bereaksi
Pernyataan yang benar adalah..
A. (i) dan (ii)
B. (i) dan (iii)
C. (ii) dan (iii)
D. (ii) dan (iv)
E (iii) dan (iv)

22. Setiap naik 10
0
C laju reaksi menjadi 2 kali lebih
cepat. Jika suatu reaksi berlangsung pada suhu 30
0
C, maka pada suhu 70
0
C reaksi akan
berlangsung......
A. 2 kali lebih cepat
B. 4 kali lebih cepat
C. 8 kali lebih cepat
D. 16 kali lebih cepat
E 32 kali lebih cepat

23. Jika tingkatan reaksi terhadap P=2 dan Q=1, maka
rumus laju reaksi dari 2P + 3Q 4T + S
adalah.....
A. v = k [P]
2
[Q] D. v = k [P]
3
[Q]
2
B. v = k [P] [Q]
2
E. v = k [P]
3
[Q]
4
C. v = k [P]
2
[Q]
3


24. Pada reaksi : 2H2O + SO2 (g) 2H2O (g) + S (g) Laju
reaksi berkurangnya adalah.....SO2= 2,4 x 10
-2

M/dtk, maka laju reaksi terbentuknya H2O adalah....
A. 1,2 x 10
-2
M/dtk D. 4,8 x 10
-2
M/dtk
B. 2,4 x 10
-2
M/dtk E. 6,0 x 10
-2
M/dtk
C. 3,6 x 10
-2
M/dtk

25. Pada suhu 50
0
C suatu reaksi berlangsung selama
6 detik. Jika setiap suhu naik 15
0
C laj reaksi
menjadi 3 kali lebih cepat, maka pada suhu 20
0
C
reaksi akan berlangsung selama.....
A. 12 detik
B. 24 detik
C. 36 detik
D. 48 detik
E 54 detik

26. A + 2B AB2 diperoleh data sebagai berikut :

Perc.
Ke-
[ [[ [A] ]] ]
Mol/liter
[ [[ [B] ]] ]
Mol/liter
Laju reaksi
M/dt
1
2
3
4
0,1
0,2
0,2
0,3
0,1
0,1
0,2
0,3
2
8
16
54
berdasarkan data di atas tingkat reaksinya
adalah.....
A. 1 D. 4
B. 2 E 5
C. 3




Produk
energi
reaktan
A B
C
Koordinat reaksi
27. Data pada suhu 273
0
C untuk laju reaksi :
2NO (g) + Br2 (g) 2NOBr (g)

Perc.
Ke-
[ [[ [A] ]] ]
Mol/liter
[ [[ [B] ]] ]
Mol/liter
Laju reaksi
M/dt
1
2
3
4
5
0,1
0,1
0,1
0,2
0,3
0,1
0,2
0,3
0,1
0,1
12
24
36
48
108

persamaan laju reaksinya adalah......
A. v = k [NO][Br2] D. v = k [NO]
2
[ Br2]
3
B. v = k [NO] [ Br2]
2
E. v = k [NO]
3
[ Br2]
3
C. v = k [No]
2
[ Br2]

28. Pada reaksi : P + 2Q R
Jika konsentrasi P diperkecil kali semula dan
konsentrasi Q tetap, maka laju reaksinya menjadi
kali semula. Orde reaksi terhadap P adalah..
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

29. Jika konsentrasi X tetap dan Y diperbesar 2 kali
semula, laju reaksinya menjadi 4 kali lebih cepat.
Jika konsentrasi Y tetap dan konsentrasi X
diperbesar 3 kali semula laju reaksinya menjadi 9
kali lebih cepat, maka persamaan :
A. v = k [X] [Y] D. v = k [X]
2
[Y]
2
B. v = k [X]
2
[Y] E. v = k [X] [Y]
3
C. v = k [X] [Y]
2


30. Diketahui data percobaan :
Perc.
Ke-
[ [[ [A] ]] ]
Mol/liter
[ [[ [B] ]] ]
Mol/liter
Laju reaksi
M/dt
1
2
3
4
0,1
0,2
0,2
0,3
0,1
0,1
0,2
0,3
2
8
16
54
Tetapan laju reaksinya adalah..
A. 5 x 10
-4
D. 5 x 10
2

B. 5 x 10
-3
E. 5 x 10
3

C. 5 x 10
-1























Essai
1. Dari hasil percobaan, laju reaksi A + B, diperoleh
data sebagai berikut.

Konsentrasi
Awal Percobaan
A (M) B (M)
Laju
Reaksi
(M /det)
1 0,05 0,02 2 x 10
-6

2 0,05 0,04 4 x 10
-6

3 0,1 0,02 8 x 10
-6

Tentukan:
a. orde reaksi A dan B
b. persamaan laju reaksi
c. harga k
d. laju reaksi bila [A] = 0,1M dan [B] =
0,05M!

2. Dari reaksi C + D CD, diperoleh data sebagai
berikut:
Konsentrasi Awal
(M) Reaksi
C D
Laju Reaksi
M/det x 10
5

1. 0,02 0,05 16
2. 0,04 0,05 64
3. 0,04 0,10 128
a. Hitung tingkat reaksi total dan susun
persamaan laju reaksinya!
b. Hitung besarnya tetapan laju reaksi!

3. Reaksi A(g) + B(g) C(g) + D(g) berorde satu
terhadap A dan berorde dua terhadap B. Nilai k =
3 x 10
-2
M
-2
det
-1
. Jika konsentrasi A dan B masing-
masing 0,03 M, maka harga laju reaksi adalah ....

4. Diketahui data percobaan laju reaksi :
2 NO (g) + 2 H2 (g) N2 (g) + 2 H2O (g)
Adalah sebagai berikut







a. Tentukan orde masing-masing pereaksi !
b. Tentukan orde total reaksi !
c. Tentukan persamaan laju reaksi !
d. Tentukan harga k !
e. Tentukan harga v bila [NO] dan [H2] = 0,1 M !

5. Diketahui suatu reaksi akan mengalami kecepatan 3
kali lebih cepat dari semula tiap kenaikan 20
o
C. Jika
pada suhu 40
o
C suatu reaksi berlangsung selama
20 menit, berlangsung berapa menit ketika suhu
80
o
C?









No [NO] M [H2] M Laju reaksi (M/s)
1 0,5 0,4 2 x 10
-2

2 0,5 0,8 8 x 10
-2

3 0,25 0,4 1 x 10
-2

Soal soal Kesetimbangan

Pilihan Ganda
1. Dalam ruangan tertutup terdapat kesetimbangan
gas SO3 , gas SO2 dan gas O2. Bila pada suhu
tetap ruangan dimampatkan maka jumlah mol
gas..
a. SO3 bertambah
b. SO3, SO2 dan O2 tetap
c. SO2 bertambah
d. O2 bertambah
e. SO2 dan O2 bertambah

2. Dalam ruang terturup pada suaru suhu tertentu
dimasukkan zat A dan zat B masing-masing 0,5
mol terjadi kesetimbangan 2A + B 3C.Saat
kesetimbangan zat A 0,2 mol , maka jumlah zat C
sebanyak ..
a. 0,2 mol d. 0,5 mol
b. 0,3 mol e. 0,75 mol
c. 0,45 mol

3. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi :
X2 (g) + Y2(g) 2XY (g) adalah 16 pada
suhu tertentu . Jika X2 , Y2 dan XY masing-masing
sebanyak 1 mol dicampurkan dalam ruangn
tertutup pada suhu ini , maka jumlah mol XY
dalam kesetimbangan adalah
a. d. 2
b. 1 e. 2
2
/3
c. 1
1
/2

4. Pada reaksi kesetimbangan suhu
CO(g) + H2O(g) CO2 (g)+ H2(g) harga K =
0,80. Untuk menghasilkan 4 mol H2 per liter dari 6
mol H2O per liter , jumlah gas CO yang harus
ditambahkan adalah ..
a. 20 mol.L
-1
d. 12 mol.L
-1

b. 16 mol.L
-1
e. 10 mol.L
-1

c. 14 mol.L
-1


5. 10 mol.L
-1
Sebanyak 20mL oksigen dan 40mL
belerang oksida membentuk belerang trioksida
menurut reaksi setimbang :
2 SO2 (g) + O2 (g) 2 SO3 (g)
Bila volum akhir sistim adalah 45mL maka
belerang trioksida terbentuk sebesar ..
a. 15 mL d. 30 ml
b. 20 mL e. 45 ml
c. 25 mL

6. CO(g) + H2O(g) CO2 (g) + H2 (g).
Bila 1 mol CO dan 1 mol H2O direaksikan sampai
terjadi keseimbangan , dan pada saat tersebut
terbentuk 0,2 mol CO2 , maka harga tetapan
kesetimbangan K = ..
a.
1
/16 d. 8
b.
1
/8 e. 16
c. 4




7. Diantara persamaan reaksi kesetimbangan dibawah
ini ,kesetimbangan yang bergeser kekanan jika
tekanan diperbesar adalah ..
a. S (s) + O2(g) SO2(g)
b. 2 NO(g) + O2(g) 2 NO2(g)
c. CaCO3(s) CaO (s) + CO2(g)
d. N2O4(g) 2 NO2(g).
e. 2HI(g) H2(g) + I2(g)

8. Pada persamaan reaksi :
N2 (g) + 3H2 ( g) 2NH3 (g) , H= - 46 kJ
Kesetimbangan tercapai pada suhu tetap.Jika
volum diperkecil , maka kesetimbangan bergeser
..
a. ke kiri karena NH3 cenderung terurai
b. ke kiri karena jumlah molekulnya banyak
c. ke kanan karena jumlah molekulnya
sedikit
d. ke kanan karena harga H negative
e. tidak terpengaruh karena temperature
sistim tetap.

9. Pada kesetimbangan reaksi :
Fe2O3 (s) 2Fe(s) + 3CO2(g) H = +50kJ
agar diperoleh Fe lebih banyak dilakukan ..
a. Penambahan gas CO2
b. menaikkan suhu
c. memperbesar tekanan
d. memperkecil tekanan
e. menambah katalis

10. Dalam ruang 10L dicampur gas N2 dan H2 dengan
perbandingan jumlah mol 2; 8.Setelah reaksi
terjadi 0,2 mol gas NH3 dan terdapat 0,5 mol H2.
Jumlah mol gas N2 dan H2 dalam keadaan
setimbang adalah
a. 0,1 mol N2 ; 0,3 mol H2
b. 0,1 mol N2 ; 0,5 mol H2
c. 0,2 mol N2 ; 0,8 mol H2
d. 0,3 mol N2 ; 0,8 mol H2
e. 0,3 mol N2 ; 1,1 mol H2

11. CO(g) + H2O(g) CO2 (g) + H2 (g).
Bila 1 mol CO dan 1 mol H2O direaksikan sampai
terjadi keseimbangan , dan pada saat tersebut
terbentuk 0,2 mol CO2 , maka harga tetapan
kesetimbangan K = ..
a.
1
/16 d. 8
b.
1
/8 e. 16
c. 4

12. SbCl5(g) SbCl3(g) + Cl2(g)
Pada suhu 227
o
C mempunyai harga Kc = 0,5
Harga Kp pada suhu tersebut adalah ..
a. 9,5 d. 23
b. 17,0 e. 25,5
c. 20,5




13. Pada 100
o
K tetapan kesetimbangan Kp bagi
reaksi :
SO2( g) + O2 (g) SO(g) adalah 1,85.Bila
tekanan parsial pada kesetimbangan adalah
0,16 atm maka perbandingan nya adalah .
a. 0,30
b. 0,74
c. 2,31
d. 4,63
e. 11,56

14. Dalam suatu tempat gas N2O4 terdisosiasi 50 %
menjadi gas NO2 sehingga campuran gas
menimbulkan tekanan total 6 atm.Harga Kp
adalah
a. 1 d. 16
b. 2 e. 20
c. 8

15. 1 Untuk rekasi keseimbangan :
C (s) + CO2 (g) 2CO(g) , maka rumus
tetapan keseimbangan Kp adalah ..
a. Kp = Pco2 / Pc
b. Kp = Pco / Pc
c. Kp = (Pco)
2
/ Pco2
d. Kp = Pco
e. Kp = Pco2 Pc

16. Perhatikan reaksi berikut ini :
CO(g) + H2O(g) CO2 (g) + H2 (g). Bila mula-
mula [CO] = 0,1 mol. L-1 dan [H2O] = 0,1 mol. L-1
serta Kc = 9, maka CO yang berekasi adalah ..
a. 0,0075 mol. L
-1

b. 0.0175 mol. L
-1

c. 0,0275 mol. L
-1

d. 0,0350 mol. L
-1

e. 0,0750 mol. L
-1


17. Dalam ruang 1L dimasukkan 0,2 mol gas HI yang
terurai menurut reaksi
2HI(g) H2(g) + I2(g). Jika pada saat
setimbang terdapat 75% HI, maka harga Kc reaksi
tersebut adalah..
a.
1
/3
b.
1
/6
c.
1
/12
d.
1
/24
e.
1
/36

18. HI sebanyak 0,1 mol dimasukkan dalam wadah
bervolum 1L dan dipanaskan sampai T
0
C sesuai
reaksi 2HI(g) H2(g) + I2(g) ,jika terbentuk
0.02 mol gas I2 maka besarnya harga Kc adalah
a.
2
/3 d
. 1
/15
b.
1
/3 e.
1
/16
c.

1
/9


19. Sebanyak 4 mol HI dipanaskan dalam sitem
bejana 2L pada suhu 120
0
C , sehingga terurai :
2HI(g) H2(g) + I2(g) Jika derajat disosiasi
dari HI sebesar 0,5 maka harga Kc untuk
kesetimbangan diatas adalah..

a. 0.12 d. 4,00
b. 0,25 e. 8,00
c. 2,00

20. Jika tetapan kesetimbangan Kc untuk reaksi
:A + B C dan untuk reaksi
2A + D C ,berturut-turut adalah 2 dan 8
maka tetapan kesetimbangan Kc, untuk reaksi
C+ D 2B adalah...
a.
1
/2 d. 12
b. 2 e. 24
c. 8


Essay
1. Diketahui persamaan reaksi kesetimbangan
berikut : 2CO(g) + O2(g) 2CO2 = -566kj
Tentukan arah pergeseran reaksinya :
a. dalam larutan ditambah O2
b. dalam larutan ditambah CO2
c. volum diperkecil
d. tekanan diturunkan
e. suhu dinaikkan.

2. Diketahui reaksi : A + B C + D
Jika dalam wadah 1 liter satu mol A dicampur
denngan 1 mol B dan pada kesetimbangan
terdapat 0,2 mol A , hitung tetapan kesetimbangan
reaksi diatas .

3. Jika dalam reaksi kesetimbangan PCl5 :
PCl5 (g) PCl3 (g) + Cl2 (g) , banyaknya mol
PCl5 dan PCl3 pada kesetimbangan sama
hitunglah derajad disosiasi PCl5 .

4. Pada suhu 30
0
C gas N2 bereaksi dengan gas H2
Membentuk gas NH3. Pada keadaan setimbang
tekanan Parsial gas H2 = atm dan gas NH3 =
atm. Jika Kp pada 30
0
C = 48 tentukan tekanan
parsial gas N2 dalam Atm.

5. CO(g) + H2O(g) CO2 (g) + H2 (g) bila 1 mol
CO
Dan 1 mol H2O direaksikan sampai terjadi
kesetimbang dan masih tersisa 0,2 mol CO.
Tentukan harga tetapan kesetimbangan Kc.


















Soal soal Sifat Koligatif Larutan
Pilihan Ganda
1. 28 gram zat organik dilarutkan dalam 250 gram
benzene (Kf = 5,0). Ternyata larutan itu membeku
pada suhu -3C. Jika titik beku benzene 5C. Maka
rumus molekul zat organik tersebut adalah.
a. 60 d. 210
b. 70 e. 240
c. 140

2. Rumus ini tf = kf .m tepat untuk menghitung
penurunan titik beku larutan adalah.
a. gula
b. NaCl
c. CaCl
2

d. KOH
e. Mg(OH)
2


3. Besarnya titik didih larutan yang mengandung 2
gram urea (Mr = 60 ) dalam 100 gram air pada
tekanan 1 atmosfer adalah.
a. 0,174 d. 100,174
b. 1,74 e. 101,04
c. 100

4. 2,12 gram CaCl
2
dilarutkan dalam 300 ml air,
pada suhu 27C, tekanan 1 atmosfer. Bila harga R
= 0,082 dan Mr CaCl
2
= 111, maka besarnya
osmosis larutan tersebut adalah.
a. 0,45 d. 20,17
b. 4,95 e. 345
c. 14,76

5. Larutan 0,1m suatu elektrolit biner membeku pada
suhu -0,27. Jika harga Kf = 1,8 maka derajat
ionisasi elektrolit tersebut adalah.
a. 0,20 d. 0,50
b. 0,25 e. 0,75
c. 0,40

6. Jika 6 gram urea CO(NH
2
)
2
(Mr = 60) dilarutka
dalam 90 gram air (Mr = 18) dan tekanan uap air
murni pada suhu 20C = 17,6mmhg, maka tekanan
uap jenuh larutan pada suhu itu adalah.
a. 13,20 mmHg
b. 14,75 mmHg
c. 15,80 mmHg
d. 16,28 mmHg
e. 17,25 mmHg

7. Suatu zat non elektrolit massanya 17,1 g dilarutkan
dalam 250 gram air mendidih pada suhu 100,1C
pada tekanan 1 atm (Kb = 0,50) massa molekul
relatif zat itu adalah.
a. 130 d. 310
b. 180 e. 342
c. 270





8. Zat non elektrolit (Mr = 180) dilarutkan kedalam
200 g air (Kf air = 1,8) membeku pada suhu -
0,45C, massa zat yang terlarut adalah....
a. 4 g
b. 6 g
c. 9 g
d. 12 g
e. 18 g

9. Kalsium klorida CaCl
2
(Mr = 111) massanya
22,2 g ilarutkan dalam 200 ml air pada 27C. Jika
derajat ionisasi 0,95 dan R = 0,082 maka tekanan
osmotic larutan tersebut adalah
a. 7,13 atm
b. 9,52 atm
c. 10,12 atm
d. 12, 64 atm
e. 14, 24 atm

10. Data percobaan pengukuran titik beku larutan
sebagai berikut :
Larutan Molalitas Penurunan titik beku
A 1 m 1,8C
A 2 m 3,6C
B 1 m 3,6C
B 2 m 7,2C

a. larutan A dan B non elektrolit
b. larutan A dan B elektrolit kuat
c. larutan A non elektrolit dan larutan B elektrolit
kuat
d. larutan A elektrolit kuat dan larutan B non
elektrolit
e. larutan A elektrolit lemah dan larutan B
elektrolit kuat

11. Sebanyak 9,5 gram suatu senyawa elektrolit kuat
XCl
2
, dilarutkan dalam air hingga volumenya
500ml, ternyata tekanan osmotiknya 14,76 atm.
Jika tetapan R = 0,082 L atm mol
1
, dan suhu
27C maka massa atom relative x adalah.
a. 95
b. 71
c. 32
d. 24
e. 16

12. larutan-larutan di bawah ini masing-masing
mempunyai konsentrasi 0,5M, maka larutan yang
mempunyai sifat kolagatif paling besar adalah.
a. CO(NH
2
)
2

b. C
6
H
12
O
6

c. CaCl
2

d. NaCl
e. C
12
H
22
O
11





13. Kedalam 250 gram air dilarutkan 9 gram
C
6
H
12
O
6
(Ar C = 12 ; H = 1 ; O = 16). Jika
diketahui Kb air = 0,52C, maka kenaikan titik didih
larutan adalah.
a. 0,006 d. 2,600
b. 0,104 e. 41,600
c. 0,190

14. Sejumlah Ca(OH)
2
(Mr = 74) dilarutka kedalam
100 gram air, ternyata terionisasi 80% dan
membeku pada suhu -2,42C, jika Kf air =
1,86C , maka banyaknya Ca(OH)
2
yang
dilarutkan tersebut adalah.
a. 0,14 gram
b. 0,17 gram
c. 5,97 gram
d. 6,89 gram
e. 17,92 gram

15. Suatu larutan non elektrolit mendidih pada suhu
100,6C. Bila perbandingan tetapan titik beku
molal air dengan tetapan titik didih larutan
tersebut adalah.
a. -0,133C
b. -0,369C
c. -2,712C
d. -5,120C
e. -7,533C

16. Pada suhu 30C 1,8 gram urea ( Mr = 60 )
dilarutkan dalam air sampai volumenya 500 mL,
massa garam KCL (Mr = 74,5) yang harus
dilarutkan dalam air hingga volume 250 mL
supaya isotonis dengan larutan urea tersebut
adalah.
a. 0,559 gram
b. 1,117 gram
c. 1,789 gram
d. 2,235 gram
e. 4,477 gram

17. Dengan konsentrasi yang sama larutan berikut
mempunyai titik didih paling tinggi adalah.
a. KCl
b. CO(NH
2
)
2

c. NaCl
d. C
6
H
12
O
6

e. Ba Cl
2


18. Suatu zat non elektrolit (Mr = 60) sebanyak 30
gram dilarutkan kedalam 100 gram air (Mr = 18),
pada suhu 25. Bila tekanan uap air jenuh pada
suhu tersebut 23,76 mmHg, maka penurunan
tekanan uap larutan tersebut adalah.
a. 1,96 mmHg
b. 5,88 mmHg
c. 9,80 mmHg
d. 15,68 mmHg
e. 21,79 mmHg



19. Diketahui data :

Larutan
non elektrolit
Massa
(gram)
Mr
K 10 32
L 10 46
M 10 60
N 10 180
O 10 342

Jika masing-masing zat non elektrolit tersebut
dilarutkan dalam 250 gram air, maka larutan non
elektrolit yang mempunyai titk didih paling tinggi
adalah.
a. larutan K
b. larutan L
c. larutan M
d. larutan N
e. larutan O

20. Diketahui grafik PT :



Berdasarkan grafik tersebut jika tekanan
diturunkan kurang dari 1 atmosfer maka titik
beku pelarut (Tf
p
) menjadi.
a. sama dengan 0C
b. kurang dari 0C
c. lebih dari 0C
d. tergantung suhu lingkungan
e. tergantung jumlah pelarut

21. Suatu larutan 3 gram zat non elektrolit dalam 100
gram air (Kf = 1,86) membeku pada suhu -
0,279C. Masa molekul zat tersebut adalah..
a. 100
b. 150
c. 175
d. 200
e. 225

22. Agar 1 ton air tidak membeku pada suhu -5C
(Kf air = 1,86), kedalamnya dilarutkan NaCl (Mr=
58,5) yang tidak kurang dari.
a. 26,9 kg
b. 39,3 kg
c. 58,5 kg
d. 78,6 kg
e. 157,3 kg

23. Suatu zat organic tersusun dari 40% karbon, 6,6%
hydrogen, dan sisanya oksigen (C=12; H= 1;
O=16). Jika 15gram zat itu dilarutkan dalam 25
gram air (Kf=1,86), larutan membeku pada suhu -
6,2C. Rumus molekul zat moleku itu adalah.
a. C
3
H
6
O
2

b. C
3
3H
6
O
3

c. C
4
H
10
O
2

d. C
5
H
10
O
5

e. C
6
H
12
O
6


24. Jika Kf air = 1,86 maka larutan NaOH 4% (Mr=40)
membeku pada suhu.
a. -1,86C
b. -1,94C
c. -3,72C
d. -3,88C
e. -7,44C

25. Jika 10 gram masing-masing zat dibawah ini
dilarutkan dalam 1 kg air, maka zat yang
memberikan larutan dengan titik beku paling
rendah adalah.
a. etanol
b. glukosa
c. gliserin C
3
H
8
O
3

d. methanol
e. semua zat memberika efek yang sama

26. Untuk menaikkan titik didih 250 ml air menjadi
100,1C pada tekanan 1atm (Kb=0,5) maka jumlah
jumlah gula (Mr= 342) yang dilarutkan adalah.
a. 17 gram d. 342 gram
b. 85 gram e. 684 gram
c. 171 gram

27. Pada industri sirup kekentalan yang ideal diperiksa
dengan mengukur titik didihnya. Suatu sirup yang
menggunakan gula pentosa (Mr=150) mendidih
pada suhu 105C (Kb air=0,5) Kadar gula dalam
sirup itu adalah
a. 25% d. 60%
b. 40% e. 75%
c. 50%

28. Suatu larutan elektrolit biner jika dihitung dengan
hukum Raoult dharapkan memiliki kenaikan titk
didih 2C. Ternyata larutan itu mendidih pada suhu
102,8C. Derajat ionisasi elektrolit itu adalah.
a. 0,2 d. 0,8
b. 0,4 e. 1,0
c. 0,6

29. Larutan 1 mol suatu elektrolit kuat dalam 100 gram
air (Kb = 0,5 ) mendidih pada suhu 102C zat yang
terlarut adalah.
a. asam sulfat
b. asam pospat
c. alumunium klorida
d. barium klorida
e. kuprisulfat

30. Suatu larutan urea dalam air mempunyai titik beku
0,372C. Jika Kf air = 1,86 dan Kf urea = 0,52
maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut
adalah.
a. 0,026C
b. 0,104C
c. 0,892C
d. 1,04C
e. 2,6C

31. Tekanan osmotic larutan CdSO
4
0,1M ( = 0,75 )
pada suhu 27C (R= 0,082 ) adalah.
a. 24 atm
b. 4,2 atm
c. 6,0 atm
d. 7,2 atm
e. 8,4 atm

32. Zat-zat berikut dengan masa yang sama masing-
masing dilarutkan dalam air hingga volume
sebanyak 1 liter. Tekanan osmotik terbesar
diberika oleh larutan.
a. sukrosa
b. etil asetat
c. glukosa
d. etilen glikor ,C
2
H
6
O
2

e. gliserol, C
3
H
8
O
3


33. Diantara larutan 0,01 M dibawah ini, yang
mempunyai tekanan osmotik paling rendah
adalah.
a. Na Cl
b. (NH
2
)
2
CO
c. Ba Cl
2

d. K
3
PO
4

e. (Cr(NH
3
)4Cl
2
)Cl

34. Larutan yang isotonic dengan larutan NaCl 0,3 M
adalah.
a. natrium sulfat 0,3M
b. alumunium sulfat 0,1M
c. glukosa 0,5M
d. feriklorida 0,25M
e. kalium kromat 0,2M

35. Diantara larutan dibawah ini yang memiliki titik
beku paling tinggi adalah.
a. natrium karbonat 0,3 M
b. kalium klorida 0,5 M
c. sukrosa 0,8M
d. magnesium nitrat 0,4 M
e. kuprisulfat 0,2 M

36. Jika larutan 1 molar dari zat-zat berikut dipanaskan
bersama-sama makayang mendidih terlebih dahulu
adalah.
a. kalsium klorida
b. alumunium klorida
c. posporpentaklorida
d. natrium klorida
e. titanium klorida

37. Titik beku larutan glukosa 0,1 M adalah -0,18C.
Maka titik beku larutan CaCl
2
0,05 M adalah.
a. -0,09C
b. -0,18C
c. -0,27C
d. -0,36C
e. -0,45C

38. Sebanyak 4,9 gram asam sulfat dilarutkan dalam
500 gram air maka titik didih larutan , jika Kb
air = 0,5 adalah.
a. 100,15C
b. 100,20C
c. 100,25C
d. 100,30C
e. 100,35C

39. Suatu larutan yang dibuat dari glukosa (Mr= 180)
dalam 2 kg air mendidih pada suhu 100,65C maka
banyak glukosa adalah.
a. 180 gram
b. 360 gram
c. 400 gram
d. 450 gram
e. 500 gram

40. Suatu alkena sebanyak 28 gram dilarutkan dalam
250 gram benzene (Kf=5) ternyata larutan itu
membeku pada suhu -3C. Jika titik beku benzene
= 5C maka rumus molekul alkena tersebut
adalah.
a. C
3
H
6
d. C
6
H
12

b. C
4
H
8
e. C
7
H
14

c. C
5
H
10


41. Peryataan di bawah ini yang benar adalah ....
A. titik didih pelarut murni lebih tinggi dari titik didih
larutan
B. titik beku pelarut murni lebih rendah dari titik
beku larutan
C. titik didih pelarut murni lebih rendah dari titik
didih larutan
D. titik beku larutan makin besar dengan makin
banyaknya zat terlarut
E. titik didih larutan makin kecil dengan
bertambahnya zat terlarut

42. Adanya zat terlarut dapat mengakibatkan ....
A. kenaikan titik beku
B. penurunan titik beku
C. kenaikan tekana uap
D. penurunan titik didih
E. kenaikan tekanan osmotik

43. Di antara kelima larutan berikut ini yang mempunyai
titik didih paling tinggi adalah ....
A. C6H12O6 yang 0,03 M
B. Mg(NO3)2 yang 0,02 M
C. NaC1 yang 0,02 M
D. Al2(SO4)3 yang 0,01 M
E. KAI(SO4)2 0,03 M


44. Larutan yang mempunyai titik beku paling rendah
adalah larutan ....
A. 6 gram urea (Mr = 60) dalam 100 gram air
B. 0,1 gram Natrium Klorida (Mr = 58,5) dalam
1000 gram air
C. 0,2 gram glukosa (Mr = 180 dalam 5000 gram air
D. 0,09 mol metanol dalam 500 gram air
E. 1 gram sukrosa (Mr = 342) dalam 1000 gram air

45. Tekanan uap jenuh air pada suhu tertentu adalah
70 cm Hg. Maka tekanan uap jenuh larutan uap
10% berat adalah ...... cm Hg. (Ar C = 12; H = 1; O
= 16; N = 14)
A. 2,26
B. 4,28
C. 28,56
D. 50,2
E. 67,74

46. Tiga gram zat x (non elektrolit) dilarutkan ke dalam
100 gram benzena menghasilkan larutan dengan
titik didihnya 80,54C. Bila diketahui titik didih
benzena 80C dan tetapan kenaikan titik didih
molal benzena adalah 2,7C, maka massa molekul
relatif zat x adalah ....
A. 15 D. 120
B. 30 E. 150
C. 60

47. Suatu zat non-elektrolit (Mr = 40) sebanyak 30 gram
dilarutkan ke dalam 900 gram air, penurunan titik
beku larutan ini ialah 1,55C. Berapa gram dari zat
tersebut dilarutkan ke dalam 1,2 kg air agar
diperoleh penurunan titik beku yang setengahnya
dari penurunan titik beku di atas?
A. 10 gram D. 45 gram
B. 15 gram E. 80 gram
C. 20 gram

48. Suatu larutan urea dalam air mempunyai penurunan
titik beku 0,372C. Bila molal air = 1,86C dan Kb
molal air = 0,52C, maka kenaikan titik didih larutan
urea tersebut ialah ....
A. 2,60 C D. 0,104 C
B. 1,04 C E. 0,026 C
C. 0,892 C

49. Larutan non elektrolit -mendidih pada suhu
101,04C. Untuk suatu larutan garam dapur
(terionisasi 80%) agar mendidih pada temperatur
yang sama maka dalam 1000 gram air dilarutkan
garam dapur sebanyak .... gram
(Ar Na = 23; CI = 35,5; Kb air 0,52)
A. 30 D. 140
B. 65 E. 160
C. 117

50. Sebanyak 6,84 gram sukrosa (Mr = 342) dilarutkan
dalam air sampai volume larutan 100 ml pada suhu
27C. Jika R = 0,082 L atm moll K', tekanan
osmotik larutan di atas adalah .
A. 0,92 D. 20,41
B. 4,92 E. 98,42
C . 6,15

51. Larutan 0,05 mol suatu garam MA dalam 100 gr air
membeku pada -1,55C. Bila tetapan penurunan
titik beku molal dad air adalah 1,86 maka derajat
dissosiasi garam MA dalam larutan tersebut
adalah .
A.
2
/3 D.
2
/5
B. E.
3
/4
C.
1
/4

52. Dengan konsentrasi yang sama besarnya kenaikan
titik didih larutan NaCI 0,1 m adalah dua kali dari
larutan urea 0,1 m sebab .
A. Sifat koligatif larutan jenis zat terlarut
B. Urea merupakan larutan elektrolit NaCI elektrolit
C. Jumlah partikel dalam larutan NaCI dua kali
lebih banyak
D. Kb pada larutan NaCL lebih besar
E. Konsentrasi NaCI lebih besar

53. Zat x adalah asam organik non elektrolit bervalensi
dua. Bila 2,36 gr zat x dilarutkan dalam 200 gr
aseton, maka larutan in akan mendidih pada
temperatur 56,67C. Titik didih aseton murni =
56,50C, Kb = 1,70, H = 1, C = 12, 0 = 16 zat x
mempunyai rumus :
A. HO2C - CO2H
B. HO2C - CH2- CO2H
C. HO2C - (CH2)2 - CO2H
D. HO2C - (CH2)3 - CO2H
E. HO2C - (CH2)4 - CO2H

54. Suatu larutan dari 5,94 gram Refinosa berkristal
C181-132016. xH2O dalam 100 gram air, ternyata
titik beku larutan 0,186C di bawah titik beku air.
Jika (Ar C = 12; H = 1; 0 = 16) tetapan penurunan
titik beku molal air = 1,86C maka harga x adalah
.
A. 8 D. 5
B. 7 E. 4
C. 6

55. Pada temperatur yang sama x gram C12H22O11
(Mr = 342) dalam 750 ml larutan isotonik dengan
10,4 gram BaCl2 (Mr = 208) dalam 250 ml larutan.
Harga x adalah .... gram
A. 153,9 D. 4,04
B. 57,8 E. 3,37
C. 28,9 .

56. Larutan (dalam air) yang mempunyai titik beku yang
paling rendah adalah larutan .
A. Glukosa 0,3 M
B. Ferri Klorida 0,3 M
C. Natrium sulfat 0,3 M
D. Magnesium hidroksida 0,3M
E. Alumunium sulfat 0,3 M

57. Sebanyak 11,7 gram NaCI dan 34,2 gram suatu zat
non elektrolit dilarutkan dalam 500 gram air.
Larutan yang terjadi membeku pada suhu -1,86C.
Bila faktor Van Hoff untuk NaCI dianggap 2, maka
massa molekul relatif zat non elektrolit adalah .
(Ar Na = 23; CI = Kf air = 1,86)


A. 60
B. 85,5
C. 171
D. 300
E. 342

56. Larutan di bawah ini yang mempunyai titik didih
sama dengan titik didih larutan NaCI 0,2 M
adalah .
A. CaCl2 0,1 M
B. C6H12O6 0,3 M
C. CaSO4 0,2 M
D. CO(NH2)2 0,2 M
E. FeCI3 0,2 M

59. Kelarutan CaCl2 dalam air pada 0C adalah sekitar
5,4 molal. Jika Kf = 1,86, maka penurunan titik
beku larutan CaCl2 0,54 molal adalah .
A. 1,0C
B. 5,0C
C. 3,0C
D. 2,7C
E. 2,0C

60. Kenaikan titik didih larutan elektrolit biner adalah
2,4C. Larutan tersebut mempunyai konsentrasi
3,85 molal. Maka derajat ionisasi zat elektrolit
tersebut adalah (Kb = 0,52) ....
A. 0,1
B. 0,2
C. 0,4
D. 0,6
E. 0,8


Essay
1. Berapa gram tembaga(II) sulfat (Mr = 160) yang
harus terlarut dalam 3 liter larutan, agar
menimbulkan tekanan osmotic 5 atm pada suhu
27C. (R= 0,082)

2. Larutan 100 gram asam oksalat (H
2
C
2
O
4
),
dalam 500 ml air (Kf= 1,86) membeku pada suhu -
7,44C. Tentukan harga derajat ionisasi asam
oksalat.

3. Disuatu daerah pegunungan, air murni mendidih
pada suhu 97,4C Berapa gram NaOH (Mr=40)
yang harus dilarutkan dalam 1kg air, agar titik didih
tetap 100C (Kb air= 0,52).

4. Hitunglah tekanan uap larutan 10 gram urea dalam
27 gram air pada suhu 30C Jika tekanan uap air
pada suhu itu adalah 50 mmHg.

5. Suatu senyawa organik tersusun dari 75% karbon,
3,125% hydrogen dan sisanya nitrogen. Larutan
19,2 gram senyawa ini dalam 500 gram benzene
(kf=5) menunjukkan titik beku sebesar 1,5 C.
tentukanlah rumus molekul senyawa organik
tersebut.


Redoks dan Elektrokimia

1. Suatu reaksi redoks :
a Br2 (aq) + b OH (aq) c BrO3 (aq) + d Br (aq)
+ e H2O (I)
Harga a,b, c, d dan e berturut-turut agar eaksi di
atas setara adalah .
A. 3, 6, 1, 5, dan 3
B. 3, 6, 5, 1, dan 3
C. 6, 1, 5, 3, dan 3
D. 6, 1, 3, 5, dan 3
E. 1, 5, 3, 6, dan 3

2. Pada reaksi redoks :
MnO4
-
+ SO3
2-
Mn
2+
+ SO4
2-
berlangsung dalam
suasana asam. Pada reaksi tersebut 1 mol MnO4
dapat mengoksidasi SO3
2-
sebanyak .
A. 2, 0 mol
B. 2, 5 mol
C. 3, 0 mol
D. 5, 0 mol
E. 7, 5 mol

3. Reaksi redoks :
H2O + ICI4
-
I2 + IO3
-
+ H
+ -
.
Koefisien ICI4
-
dan H2O adalah .
A. 4 dan 2
B. 2 dan 4
C. 9 dan 5
D. 3 dan 6
E. 5 dan 9

4. Perhatikan reaksi-reaksi berikut :
i. Br2 O Br


ii. Br2 + I 2 2 I Br
iii. O Br
-
Br O3


iv. O Br
-
Br
-

Persamaan reaksi yang menunjukkan bromin
dioksidasi adalah
A. ii dan iv
B. iv
C. i, ii, iii
D. I, iii
E. iii dan iv

5. Diketahui potensial elektroda dari :
Al
3+
+ 3e Al E = - 1,66 volt
Fe
2+
+ 2e Fe E = - 0,44 volt
Reaksi redoks : 2 Al ( aq ) + Fe
2+
(aq ) 2 Al
3+
(aq)
+ 3 Fe (s), menghasilkan potensial sel sebesar .
A. +2,10 volt
B. +2,00 volt
C. +1,22 volt
D. -1,22 volt
E. -2,10 volt

6. Sel volta mengubah energi . menjadi energi .
A. listrik, kimia
B. listrik, potensial
C. listrik, kinetik
D. kimia, listrik
E. kimia, kinetik




7. Pada perlindungan katodik besi dengan logam lain,
pernyataan yang benar di bawah ini adalah .
A. besi dan logam pelindung samasama bertindak
sebagai anoda
B. besi dan logam pelindung samasama bertindak
sebagai katode
C. besi bertindak sebagai anoda dan logam
pelindung bertindak sebagai katode
D. besi bertindak sebagai katode dan logam
pelindung bertindak sebagai anoda
E. besi sebagai pelindung dan logam lain yang
dilindungi

8. Hasil elektrolisis lelehan kalsium iodida adalah .
A. Ca dan I2
B. Ca dan O2
C. Ca dan H2
D. H2 dan I2
E. H2 dan O2

9. Elektrolisis yang dapat menghasilkan endapan
adalah . .
A. larutan Na2SO4 elekrode C
B. larutan KCI elektrode Pt
C. larutan H2SO4 elektrode C
D. lelehan NiCI2 elektrode C
E. larutan Mg(NO3)2 elektrode C

10. Diketahui 25 ml larutan 0,1 M suatu ion logam tepat
bereaksi dengan 25 ml larutan 0,1 M senyawa
arsenik, menurut reaksi berikut :
AsO4
1-
+ H2O AsO3
3-
+2H
+
+ 2e
Jika bilangan oksidasi logam mula-mula adalah +4
bilangan oksidasi logam setelah reaksi selesai
adalah .
A. 0
B. +1
C. +2
D. +3
E. +4

11. Jika elektrolisis lelehan NaCI menghasilkan 11,5
gram Na selama 10 menit, maka arus listrik yang
dibutuhkan sebesar .
A. 80417 A
B. 8041,7 A
C. 804,17 A
D. 80,417 A
E. 8,0417 A

12. Sejumlah 1930 C arus listrik dipergunakan dalam
suatu proses elektrolisis untuk menghasilkan 1, 50
gram unsur X. Jika Ar X = 150 dan tetapan Faraday
adalah 96.500 C, maka ion dan unsur tersebut
adalah .
A. X
B. X
+

C. X
2+

D. X
3+

E. X
4+




13. Waktu yang diperlukan untuk memperoleh 5 gram
logam Al dari leburan Al2O3 dengan 1.000 Ampere
adalah .
A. 53,61 detik
B. 55,63 detik
C. 56,63 detik
D. 60,61 detik
E. 64,61 detik

14. Sejumlah arus yang sama dialirkan pada dua sel,
yaitu sel yang mengandung XSO4 dan Y2SO4. Jika
perbandingan massa atom relatif X dan Y sebesar
1 : 2, perbandingan massa X dan Y yang
terendapkan di katode adalah .
A. 1 : 1
B. 1 : 2
C. 1 : 4
D. 2 : 1
E. 4 : 1

15. Banyaknya jumiah listrik yang dialirkan pada
elektrolisis larutan CuSO4 yang bersifat asam jika di
katode terdapat x mol tembaga dan y liter gas
hidrogen (STP) adalah .
A. x +
4 22,
y

B. x +
2 , 11
y

C. x +
6 , 5
y

D. 2x +
2 , 11
y

E. 2x +
4 , 22
y


16. Elektrolisis 1 liter lelehan klorida dan suatu logam
dengan konsentrasi 0,1 M menghasilkan gas klorin
sebanyak 3,36 liter (STP). Logam dari lelehan
tersebut adalah .
A. Na
B. Mg
C. Al
D. Ni
E. Cu

17. Suatu elektrolisis larutan AgNO3 selama 2 jam
menghasilkan 40 gram perak. Banyaknya logam
emas yang dapat dihasilkan pada elektrolisis larutan
AuCI3 jika digunakan arus dan waktu yang sama
adalah . (Ar Ay = 108, Au = 197)
A.
108
197
x 40 gram
B.
197
108
x 40 gram





C.
3
197
x 108 x 40
D.
108
197
x
3
40

E.
108
197
x
4
3


18. Pada elektrolisis larutan PbSO4 dihasilkan gas
oksigen di anode. Jika gas oksigen yang dihasilkan
2,24 L (STP), maka jumlah arus yang dialirkan
adalah .
A. 2 F
B. 4 F
C. 0,4 F
D. 0,2 F
E. 0,5 F

19. Untuk menetralkan larutan yang terbentuk di katode
pada elektrolisis larutan Na2SO4, diperlukan 50 ml
larutan HCI 0,2. Jumlah muatan, listrik yang
digunakan adalah .
A. 0,005 F
B. 0,01 F
C. 0,02 F
D. 0,05 F
E. 0,1 F

20. Di katode dalam elektrolisis BaCI2 1,0 M terbentuk
suatu larutan. Banyaknya larutan HCI 0,2 M yang
diperlukan larutan itu dengan arus listrik sebesar
0,965 Ampere selama 50 menit adalah .
A. 150 ml
B. 120 ml
C. 100 ml
D. 60 ml
E. 36 ml



























Kimia Karbon


1. Nama kimia untuk senyawa
CH3
|
H - C - CH2 - C - CH3 adalah
| ||
CH3 O
A. 1,1-dimetil-3-butanon
B. 2-metil-pentanon
C. dimetil-2-butanon
D. isopropil metil keton
E. 4-metil-2-pentanon

2. Senyawa:
CH2 CH 2
| CH CH 3 disebut :
CH2 - CH2
A. sikloheksana
B. n heksana
C. 3 etil butana
D. 2 metil pentana
E. metil siklo pentana

3. Nama senyawa CH3CH(CH3)C(CH3)3 adalah .
A. 2, 2 dimetil pentane
B. 2, 2, 3 trimetil butana
C. 2, 3, 3 trimetil butana
D. 1, 1, 1, 2 tetrametil propana
E. Isoheptana

4. Yang termasuk golongan reaksi substitusi
adalah perubahan .
A. etil bromide etena
B. etena etil bromida
C. etil bromida etanol
D. etanol etena
E. etena etanol

5. Campuran manakah di bawah ini, jika bereaksi
menghasilkan ester?
A. propanol dengan natrium
B. gliserol trioleat dengan natrium hidroksida
C. asam oleat dengan natrium hidroksida
D. propanol dengan fosfor trioksida
E. etanol dengan asam asetat

6. Reaksi-reaksi berikut yang termasuk reaksi adisi
adalah .
1. CH2 = CH2 dengan HCI
O
//
2. CH3 - C - H dengan O2
3. CH3 - C - CH3 dengan H2
||
4. C2H5OH dengan Na

7. Reaksi pembuatan propena isopropanol
merupakan reaksi eliminasi
S E B A B
Pada reaksi pembuatan propena dari
isopropanol dilepaskan molekul air.



8. Oksidasi isobutanol akan menghasilkag butanon.
S E B A B
Isobutanol termasuk alkohol sekunder.

9. Suatu senyawa organik (X) mempunyai massa
molekul relatif Mr = 60 dan mengandung 60% berat
C. Zat X bila dioksidasi akan menghasilkan asam
karboksilat. Zat X adalah .
A. asam etanoat
B. propanal
C. propanon
D. 1 propanol
E. 2 propanol

10. Dikloro propana (C3H6Cl2) mempunyai isomer
struktur sebanyak .
A. satu
B. tiga
C. empat
D. lima
E. enam

11. 1-propanol merupakan fungsi dengan
A. 2 propanol
B. metil etil eter
C. propanon
D. propanal
E. asam propionat

12. Senyawa-senyawa alkohol di bawah ini yang
bersifat optis aktif ialah .
1. 2 propanol
2. 2 metil 2 butanol
3. 3 pentanol
4. 2 butanol

13. Rumus molekul berikut yang tidak dapat
menyatakan Iebih dari satu senyawa adalah .
A. C2H6O
B. C2H4O2
C. C3H8O
D. C2H3Br
E. C3H7Br

14. Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder
adalah .
A. 2 pentanol
B. 3 pentanol
C. 2 metil 3 pentanol
D. 3 metil 2 pentanol
E. 3 metil 3 pentanol

H 2 H H OH H O
| | | | | //
15. Glukosa C C C C C C
| | | | | \
OH OH OH H OH H

mengandung gugus fungsional
A. alkohol dan aldehida
B. aldehida dan asam karbosilat
C. alkohol dan asam karbosilat
D. alkohol dan keton
E. aldehida dan ester

16. Anilin merupakan turunan dari benzena. Rumus
kimia anilina adalah .

A. CH3


B. OH


C. NO2


D. NH2


O
//
E. C
\
H

17. Sebanyak X molekul asam amino glisina(H2N
CH2 COOH) berpolimerisasi kondensasi
membentuk senyawa polipetida. Mr (glisina) =
75 dan Mr (Polipetida) itu = 930. Maka besarnya
X adalah .
A. 10
B. 12
C. 14
D. 16
E. 18

18. Suatu senyawa organik dengan rumus C4H10O
mempunyai sifat sebagai berikut :
1. Tidak mereduksi larutan Fehling
2. Teroksidasi oleh KMnO4 dalam asam
menghasilkan alkanon
3. Bersifat optis aktif
Senyawa tersebut adalah .
A. n-butanol
B. s-butanol
C. t-butanol
D. butanal
E. dietil eter

19. Hidrokarbon yang tidak mempunyai isomer
adalah .
1. C2H4
2. C2H5CI
3. C2H6
4. C2H2Cl2

20. Asam propanoat dapat dibuat dengan Cara
mengoksidasi
A. CH3COCH3
B. CH3CH(OH)CH3
C. CH3CH2CHO
D. CH3CH2CH2CHO
E. CH2(OH)CH2CH2OH



21. Jumlah isomer posisi senyawa heksanon ada
sebanyak .
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6

22. Isomer gugus fungsi senyawa alkohol adalah .
A. ester
B. asam alkonat
C. aikonan
D. eter
E. alkanal

23. Pasangan berikut yang merupakan isomer
adalah .
A. proponan dengan asetaldehid
B. butilalkohol dengan dietil eter
C. etil asetat dengan asam asetat
D. 2-pentanon dengan 2-metilbutanol
E. dimetil eter dengan asam butirat

24. Senyawa di bawah ini memiliki isomer cis-trans,
kecuali .
A. 2-pentana
B. 1,2-dikloroetena
C. asam butenadioat
D. 1,2 dibromoetena
E. Kloroetena

25. Senyawa alkohol yang memiliki isomer optik
adalah .
A. glikol
B. glisero!
C. 2 metil-2-butanol
D. isobutanol
E. 2-pentanol

26. Reaksi antara etena dengan bromin menghasilkan
1, 2 dibromoetana termasuk jenis reaksi .
A. substitusi
B. adisi
C. eliminasi
D. hidrogenasi
E. dehidrasi

27. Diberikan dua senyawa karbon sbb :
1. CH3CH2OH CH2 = CH2 + H2O
2. CH3CH2OH + HBr CH3CH2Br + H2O
Kedua reaksi di atas secara berurutan tergolong
reaksi .
A. substitusi dan adisi
B. adisi dan eliminasi
C. adisi dan substitusi
D. hidrasi dan substitusi
E. eliminasi dan substitusi

28. Hasil adisi HBr pada senyawa 2-metil-2 butena
adalah .
A. 2-bromo-3-metil butana
B. 2-bromo-2-metil butana
C. 1-bromo-2-metil butana
D. 1-bromo-3-metil butana
E. 2,3-dibromo-2-metil butana

29. Reaksi substitusi propanol dengan logam natrium,
terjadi penggantian .
A. OH oleh Na
B. hidrogen pada O oleh Na
C. hidrogen pada atom C oleh Na
D. ikatan antara C dan C
E. oksigen oleh Na

O
||
30. Formaldehida H C H dengan gas H2
dihasilkan .
A. asam metanoat
B. etil metanoat
C. metanol
D. metanal
E. metana

31. Hasil reaksi antara CH3 C OH
||
O
dengan CH3 CH2 OH adalah .
A. metil etil eter
B. propanon
C. etil metanoat
D. etil etanoat
E. dimetil keton

32. Senyawa dengan rumus:
CH3 CHCI CHCI CH2 CH3
menurut IUPAC diberi nama .
A. amil diklorida
B. diamil diklorida
C. 3,4-dikloropentana
D. 2,3 dikloropentana
E. 2-kloro-3-kloropentana

33. Di bawah ini beberapa cara pembuatan
senyawa klorobutana, kecuali .
A. butana + Cl2
B. butanol + HCI pekat
C. butanol + PCI3
D. butena + CI2
E. butena HCI

34. Nama lain gas freonadalah .
A. triklorometana
B. triiodometana
C. tetraklorodiiodometana
D. monoiodometana
E. dikloroditluorometana

35. Haloalkana yang dapat digunakan sebagai
bahan baku pembuatan pipa pralon adalah .
A. CHCI3
B. CHI3
C. C2H5CI
D. CCI4
E. C2H3CI

36. Senyawa dengan rumus berikut dikenal dengan
nama .
CH3


A. fenol
B. nitrobenzena
C. anilin
A. toluena
D. asam benzoat

CH3

37. NO2



NO2

Gambar di atas tertera rumus bangun senyawa
turunan benzena namanya adalah .
A. 1-hidroksi-2,4-dinitrafenol
B. 1,3-dinitro fenol
C. 2,4-dinitro benzena
D. 2,4-dinitro fenol
E. 2,4-dinitro toluena

38. Rumus dari orto nitro toluen adalah .
A. CH2NO2



B. CH3
NO2

C. CH3



NO2

D. NH2

O2N

E. CH3

O2N NO2

39. Manakah satu di antara yang berikut ini bukan.
polimer ?
A. plastik
B. karet
C. nilon
D. sutera
E. lemak

40. Diberikan lima macam hasil polimer
1. polivinil klorida
2. poliisoprena
3. polietena
4. bakelit
5. polivinil asetat
Yang termasuk polimer alam adalah .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

41. Senyawa di bawah ini terjadinya Melalui
polirnerisasi adisi, kecuali .
A. teflon
B. PVC
C. poliisoprena
D. dakron
E. polietena

42. Monomer berikut yang dapat berpolimerisasi
kondensasi adalah .
A. etilena
B. isoprena
C. asam amino
D. vinil klorida
E. 1,3-butadiena

43. Monomer karet alam adalah .
A. benzena
B. tolunena
C. isoprena
D. kumena
E. anilina

44. Senyawa di bawah ini termasuk polimer jenis
termoplas, kecuali .
A. melamin
B. polipropana
C. polietana
D. polistirena
E. PVC

45. Polimer berikut yang tersusun dari kopolimer
adalah .
A. bakelit
B. PVC
C. poliester
D. pati
E. polistirena

46. Nama senyawa
CH3C(CH3)2CH2CH2CH3 adalah .
A. 2,2-dimetil pentana
B. 2,2,3-trimetilbutana
C. 2,3,3-trimetilbutana
D. 1,1,1,2-tetrametilpropana
E. isoheptana

47. Nama kimia untuk senyawa
CH3 - CH - C - CH3
| |
CH3 O
A. 1,1 - dimetil - 3 - butanon
B. 2 - metil - 4 - pentanon
C. 4,4 - dimetil - 2 - butanon
D. Isopropil metil keton
E. 4 - metil - 2 - pentanon

48. Atom karbon sekunder tidak terdapat dalam
senyawa alkana .
A. CH3CH2CH3
B. (CH3)2CHCH2CH3
C. (CH3)2CHCH2CH(CH3)2
D. (CH3)3CCH2CH3
E. (CH3)3CCH(CH3)2

49. Senyawa organik dengan rumus
O
//
CH3 C
\
CH2 CH3
CH3 CH2 O CH2 CH3
O
//
CH3 C O CH2 CH3
berturut-turut termasuk .
A. eter, keton, ester
B. eter, ester, keton
C. keton, ester, eter
D. keton, eter, ester
E. ester, eter, keton

50. Produk dari reaksi adisi HBr pada propena yang
mengikuti aturan Markoffnikov adalah .
A. CH2 = CH CH3
B. CH2Br CH2 CH3
C. CH3 CHBr CH3
D. CH3 CH2 CH3
E. CH2Br CHBr CH3

51. Hasil reaksi antara larutan asam propionat dengan
etanol adalah .
A. CH3COOCH3
B. C2H5COOC2H5
C. C3H7COOC2H5
D. C2H5COOHC3H7
E. C3H7COOCH3

52. Ketiga reaksi berikut
1. CH CH2 CH2Br + C2H5ONa CH3 CH2
CH2 O CH2 CH3 + NaBr
2. CH3 CH CH3 + NaOH
|
Br
CH3 CH = CH2 NaBr + H2O
3. CH3 CH = CH2 + HBr CH3 CHBr CH3
berturut-turut merupakan reaksi .
A. adisi - substitusi - eliminasi
B. adisi - eliminasi - substitusi
C. substitusi - adisi - eliminasi
D. substitusi - eliminasi - adisi
E. eliminasi - adisi substitusi

53. Senyawa alkohol berikut ini yang bersifat optic aktif
adalah .
1. 2-propanal
2. 2-metil-2-butanol
3. 3- pentanol
4. 2-butanol

54. Senyawa dengan rumus molekul C5H10O
mempunyai isomer aldehida dan keton masing-
masing sebanyak .
A. 4 dan 3
B. 3 dan 4
C. 5 dan 4
D. 4 dan 5
E. 4 dan 4

54. H3C C OH + C2H5OH
||
O
O
//
H3C C
\
OC2H5 + H2O
Pernyataan yang benar adalah .
1. reaksinya disebut reaksi esterifikasi
2. nama ester yang dihasilkan adalah etil asetat
3. ester yang dihasilkan adalah isomer dari
asam butanoat
4. bila 30 gram asam tersebut di atas
direaksikan dengan etanol berlebihan, maka
berat ester yang dihasilkan adalah 44 g (Ar C
= 12, O = 16, H = 1)

55. 100 ml larutan KBr 1 M dialiri gas fluor sampai
reaksinya sempurna dan larutan berubah
menjadi merah coklat. Ke dalam larutan
tersebut selanjutnya dialiri gas etilena sampai
warna merah coklat berubah kembali menjadi
jernih. Dapat dikatakan bahwa :
1. reaksi antara KBr dengan CI2 merupakan
reaksi redoks
2. reaksi antara gas etilena dengan larutan
hasil reaksi merupakan reaksi substitusi
3. gas yang fluor yang diperlukan adalah 1,12 L
pada STP
4. gas etilena yang diperlukan adalah 2, 24 L
pada STP

56. Pereaksi Biuret digunakan untuk analisis adanya
.
A. ikatan peptida dalam protein
B. gugus S S dan S H dalam protein
C. gugus fenil dalam protein
D. gugus OH dalam protein
E. gugus aldehida dalam protein

57. Suatu zat memberikan reaksi positif dengan
pereaksi yodoform (timbul bau khas yodoform)
tetapi memberikan reaksi negatif dengan
pereaksi Fehling (tidak menunjukkan
terjadinya endapan Cu2O). Zat tersebut ialah
.
1. propanon
2. propanal
3. etanol
4. etanal

58. Nama senyawa di bawah ini adalah .
OH
|
CH3CH2CH2CH2 C CH3
|
CH2
|
CH3
A. 3-metil-3-heptanol
B. 3-metil-2-heptanol
C. 2-etil-2-heksanol
D. 5-etil-5-heksanol
E. 2-etil-2-heptanol
59. Di antara senyawa berikut yang tergolong
senyawa aromatis adalah .
1. toluena
2. naftalena
3. andina
4. sikloheksadiena

60. Senyawa karbon yang mengandung gugus fungsi
alkena dan eter dalam tiap molekulnya adalah .
A. HC = C CH2 O CH3
O
//
B. H2C = CH C
\
H
C. HC = C C CH3
||
O
D. H2C = CH C CH2 CH3
||
O
E. CH3 CH CH CH2 CH3

61. Ketiga reaksi berikut:
1. CH3 CH2 CH2 Br + C2H5Ona
CH3 CH2 CH2 CH2 CH3 + NaBr
2. CH3 CH = CH2 + HCI CH3 CHCI CH3
3. CH3 CH2 CH2CI + KOH
CH3 CH = CH2 + KCI + H2O
berturut-turut merupakan reaksi
A. adisi - substitusi - eliminasi
B. adisi - eliminasi - substitusi
C. substitusi - adisi eliminasi
D. substitusi - eliminasi - adisi
E. eliminasi - adisi substitusi

62. Hidrokarbon yang mempunyai Isomer adalah .
1. C2H4
2. C2H5CI
3. C2H5
4. C2H2CI2

63. Jumlah Isomer dikloro yang dapat dihasilkan bila n-
butana diklorinasikan adalah .
A. 2
B. 4
C. 5
D. 6
E. 7

64. Untuk menentukan adanya ikatan rangkap
digunakan pereaksi brom. Reaksi yang terjadi pada
penentuan ini adalah reaksi .
A. substitusi
B. eliminasi
C. adisi
D. oksidasi
E. reduksi







Karbohidrat, Protein


1. Senyawa di bawah ini terjadinya melalui
polimerisasi adisi, kecuali .
A. teflon
B. PVC
C. Poliisoprena
D. dakron
E. polietena

2. Di bawah ini merupakan polimer clam, kecuali .
A. amilum
B. selulosa
C. protein
D. asam nukleat
E. nilon

3. Berdasarkan jenis monomernya, teflon merupakan
polimer .
A. kopolimer
B. kopolimer blok
C. kopolimer berseling
D. kopolimer tidak beraturan
E. homopolimer

4. Komponen utama penyusun protein adalah .
A. asam -amino
B. asam -amino
C. asam -amino
D. asam -hidroksi
E. asam -hidroksi

5. Asam amino bersifat .
A. netral
B. asam
C. basa
D. amfoter
E. amfiprotik

6. Asam amino essensial adalah asam amino yang ....
A. memiliki gugus prostetik belerang
B. memiliki gugus prostetik fosforus
C. tidak diproduksi oleh tubuh
D. diproduksi oleh tubuh
E. paling asam

7. Hasil dari hidrolisis protein adalah .
A. akroelin
B. asam amino
C. asam karboksilat
D. asam anhidida
E. asam askorbat

8. Jika protein memiliki n buah ikatan peptida, maka
jumlah asam aminonya adalah .
A. n 1
B. n + 1
C. 2n + 1
D. 2n 1
E. n(n + 1)

9. Biomolekul di bawah ini terbentuk dalam tubuh,
kecuali .


A. asam nukleat
B. enzim
C. koenzim
D. mineral
E. hormon

10. Dan senyawa di bawah ini :
1. glukosa
2. galaktosa
3. fruktosa
4. sukrosa
Yang termasuk monosakarida adalah .
A. 1, 2, dan 3
B. 1, dan 3
C. 2, dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3, dan 4

11. Glukosa dapat mereduksi larutan Fehling, sebab
glukosa mengandung .
A. atom
B. gugus OH
C. gugus CHOH
D. gugus C = O
O
//
E. gugus C H

12. Polisakarida yang merupakan penyusun dinding sel
tumbuh-tumbuhan adalah .
A. sakarosa
B. laktosa
C. selulosa
D. fruktosa
E. glukosa

13. Senyawa monosakarida berikut yang tergolong aldo
heksosa adalah .
A. maltosa
B. glukosa
C. sukrosa
D. fruktosa
E. laktosa

14. Suatu zat tidak memberikan Cu2O dengan larutan
Fehling, dengan H2O tidak mengalami hidrolisis. Zat
itu adalah .
A. laktosa
B. sukrosa
C. maltosa
D. fruktosa
E. glukosa

15. Jika zat ditambah dengan larutan iodin menjadi
ungu, maka zat itu adalah .
A. fruktosa
B. galaktosa
C. amilum
D. selulosa
E. sukrosa


16. Sumber glukosa utama dalam tubuh kita adalah .
A. laktosa
B. maltosa
C. sukrosa
D. selulosa
E. amilum

17. Hidrolisis gula pasir dalam tubuh kita
menghasilkan .
A. fruktosa dan galaktosa
B. fruktosa
C. glukosa
D. glukosa dan fruktosa
E. glukosa dan galaktosa

18. Pernyataan yang tidak benar tentang glukosa
adalah .
A. dengan Fehling mengendap merah
B. berisomer dengan fruktosa
C. manis dan larut dalam air
D. mengandung 6 atom C asimetris
E. dihasilkan dari hidrolisis amilum

19. Pada identifikasi gula pereduksi dengan reagen
Tollens diperoleh .
A. endapan Cu 2 0
B. cermin tembaga
C. endapan Ag 2 O
D. cermin perak
E. larutan CuO

20. Jumtah C asimetrik dalam molekul glukosa
adalah .
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5