Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH PRESENTASI KELAS

DASAR-DASAR FISIOLOGI TUMBUHAN


TAHUN 2014
PENGARUH SUHU TERHADAP LAJU FOTOSINTESIS
disusun o!"#
K!o$%o& # H'(id )indu A* +12040,
A-i T-i L!s.'-i +12/00,
A1di'" Nu-u Husn' +12243,
Ad! In.'n 4"-is.i'n +12562,
K!'s # F
Dos!n P!n7'$%u # D-* I-* End'n7 Suis.8'nin7si"9 M*S:*
D-* I-* Su8'di M;9 M*S:*
FAKULTAS PERTANIAN
UNI<ERSITAS GADJAH MADA
=OG=AKARTA
2014
PENGARUH SUHU TERHADAP LAJU FOTOSINTESIS
RINGKASAN
Fotosintesis adalah proses anabolisme yang terjadi pada semua organisme fotoautotrof.
Pada proses fotosintesis terjadi proses penangkapan energi radiasi matahari dan diubah menjadi
energi kimia dalam bentuk karbohidrat. Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
faktor lingkungan suhu terhadap laju fotosintesis. Metode yang digunakan yaitu metode
Ingenhousz dengan menggunakan Hydrilla verticillata. Perlakuan suhu 5C, 5C C, !5C,
"#C, $5C. %olume oksigen yang dihasilkan dihitung dengan rumus& perubahan 'olume (m)* +
berat Hydrilla (gram*+jam atau ,perubahan 'olume (ml* + berat Hydrilla (gram*- . $. /asil yang
diperoleh kemudian dianalisis menggunkan regresi. 0egresi kuadratik pengaruh suhu terhadap
laju fotosintesis menunjukan nilai regresi sebesar #.11!". 2ngka tersebut mendekati nilai ,
artinya suhu berpengaruh nyata terhadap laju fotosintesis atau peningkatan 'ariabel suhu akan
menyebabkan peningkatan pada 'ariabel laju fotosintesis.
PENDAHULUAN
Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan untuk memproduksi
energi terpakai dengan memanfaatkan energi 3ahaya. /ampir semua makhluk hidup bergantung
dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Fotosintesis berjasa menghasilkan sebagian besar
oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Proses fotosintesis dapat digambarkan sebagai berikut &
4/
!
5 6 4C5
!
6 3ahaya 7 C
4
/
!
5
4
6 45
!
Proses fotosintesis membutuhkan air, karbondioksida, dan klorofil selanjutnya dengan
energi 3ahaya maka dihasilkan glukosa dan oksigen. /asil fotosintesis tersebut digunakan dalam
proses pertumbuhan, perkembangan tanaman dan sebagai sumber energi untuk makhluk hidup
lainnya. Menurut Campbell et al. (!##!*, fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh
kehidupan di dunia baik se3ara langsung ataupun tidak langsung. 5ganisme mempeoleh senya8a
oganik yang digunakannya untuk enegi di angka kabon dengan satu atau dua 3aa utama & nutisi
autofik dan heteotofik.5leh karena itu dapat dikatakan bah8a fotosintesis menjadi sangat penting
bagi kehidupan di bumi, sehingga perlu untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan antara
lain& intensitas 3ahaya, 8arna 3ahaya, dan suhu terhadap laju fotosintesis.
Interaksi yang kuat antara asimilasi, 3ahaya, dan suhu itu dapat dibuktikan. Pada
intensitas 3ahaya yang tinggi tingkat asimilasi itu se3ara signifikan dipengaruhi oleh suhu, tetapi
tidak ada efek positif yang diamati pada tingkat 3ahaya rendah. Intensitas 3ahaya pada daun yang
diuji berkisar dari "# sampai "5# 9 mol m
:!
s
:
dengan mem'ariasikan jarak sampel lampu (;eri
et al., !##"*.
<uhu merupakan salah satu faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap proses
fisiologi tanaman, akti'itas fotosintesis menjadi sangat sensitif terhadap tekanan yang disebabkan
oleh suhu yang tidak menguntungkan. (=erry > =jorkman, ?eorgie'a cit. =randner, !##!*. Pada
tanaman C" dan C$, kisaran suhu untuk men3apai fotosintesis optimum termasuk lebar akan
tetapi ketika suhu mele8ati batas tertentu maka akan terjadi penurunan laju fotosintesis (@d8ards
dan Aalker cit. =randner, !##!*.
Menurut 0iberio et al. (!##5*, suhu merupakan salah satu faktor lingkungan penting
dalam fisiologi tumbuhan. 2kti'itas fotosintesis pun sensitif terhadap faktor suhu dan bahkan
dapat menyebabkan stress pada tingkat suhu yang ekstrim. Belah diketahui bah8a fotosintesis
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman dimana proses fotosintesis itu
merupakan proses mengubah karbon atmosferik (C5
!
* menjadi karbohidrat.Pengaruh faktor
lingkungan, dalam hal ini suhu sangat mempngaruhi akti'itas fotosintesis terkait dengan akti'itas
enzim. Fotosintesis merupakan reaksi yang memerlukan enzim, sedangkan kinerja enzim
dipengaruhi oleh suhu. 2kti'itas fotosintesis tidak berlangsung pada suhu di ba8ah 5
o
C dan
diatas 5#
o
C. <uhu optimum fotosintesis sekitar !C
#
C D "#
o
C. Bumbuhan yang hidup di daerah
tropis memiliki enzim yang bekerja se3ara optimum karena tumbuh di lingkungan yang memiliki
kisaran suhu optimum. <uhu yang rendah juga dapat menghambat proses fotosintesis karena
mempengaruhi aliran sitoplasma di dalam sel.
METODE PRAKTIKUM
Praktikum Pengaruh Faktor )ingkungan terhadap )aju Fotosintesis dilaksanakan di
)aboratorium Ilmu Banaman, Eurusan =udidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Fni'ersitas
?adjah Mada, Gogyakarta. Pada a3ara ini, peralatan yang digunakan berupa timbangan ,
erlenmeyer, pipet, termohidrometer, alat ukur intensitas 3ahaya matahari, pengukur 8aktu,
sungkup, plastik penutup (8arna bening, merah, kuning, hijau, dan ungu*, 5 termometer, " tripot,
" plat asbes, " lampu spiritus, 5 gelas piala 'olume liter. <edangkan bahan yang digunakan
adalah ganggang Hydrilla verticillata, es batu, dan air.
Pertama disiapkan alat:alat yang akan digunakan untuk praktikum pada a3ara ini. Pipet
yang sudah disiapkan diisi air sampai agak penuh, kemudian ditutup bagian pangkalnya dengan
tangan, dan bagian ujungnya dengan selang plastik yang sudah dibakar. Bangan pada bagian
pangkal dilepaskan sehingga air tidak dapat keluar lagi. Potongan ganggang Hidrylla verticillata
diambil dengan berat tertentu yang hampir sama utuk semua perlakuannya. =agian pangkal
Hydrilla verticillata dimasukkan ke dalam pangkal pipet. @rlenmeyer diisi air sampai batas leher,
kemudian pipet yang sudah berisi Hydrilla dimasukkan ke dalam @rlenmeyer dan dimasukkan ke
dalam gelas piala. Perlakuan suhu lebih kurang a.5C b.5C C 3.!5C d."#C e.$5C. Fntuk
perlakuan 2 dan =, gelas piala diisi dengan es, untuk H dan @ diisi dengan air dan dipanaskan
dengan lampu spiritus di atas tripot dan plat asbes. <edangkan untuk perlakuan C tergantung dari
suhu air di dalam erlenmeyer. Perubahan 'olume air dalam pipet di3atat tiap 5 menit sekali.
Pengamatan diulangi sebanyak " kali. %olume oksigen yang dihasilkan dihitung dengan rumus&
perubahan 'olume (m)* + berat Hydrilla (gram*+jam atau , perubahan 'olume (ml* + berat
Hydrilla (gram* - . $.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Fotosintesis merupakan suatu proses pengubahan zat:zat anorganik C5
!
dan /
!
5 oleh
klorofil menjadi zat organik karbohidrat dengan bantuan 3ahaya. Fotosintesis merupakan suatu
reaksi anabolisme yang mengubah senya8a:senya8a sederhana menjadi senya8a yang lebih
kompleks. Fotosintesis dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu
faktor yang datang dari tumbuhan itu sendiri misalnya adanya hormone dalam tumbuhan tersebut.
Faktor ekternal, proses fotosintesis dipengaruhi oleh fluktuasi intensitas 3ahaya, suhu daun, suhu
udara dan kelembaban (?ruia et.al., !#*. <uhu merupakan salah satu faktor lingkungan yang
paling penting, yang dapat mempengaruhi fotosintesis, karena akti'itas fotosintesis sensitif
terhadap tekanan yang disebabkan oleh suhu (0ibeiro et.al., !##4*. ;amun pada suhu tinggi C5!
kurang larut dalam air kloroplas sehingga menurunkan fotosintesis, terjadi 3ekaman kekeringan
dan penutupan stomata, sehingga menghambat masuknya C5! ke dalam daun (;asaruddin et.al.,
!##4*. )aju fotosintesis akan meningkat pada suhu optimum dan tinggi namun akan suatu saat
akan turun, artinya umumnya semua tanaman memiliki toleransi yang berbeda:beda terhadap
suhu yang mempengaruhi laju fotosintesisnya.
?ambar . ?rafik regresi kuadratik pengaruh suhu terhadap laju fotosintesis
?rafik regresi kuadratik pengaruh suhu terhadap laju fotosintesis menunjukan nilai regresi
sebesar #.11!". 2ngka tersebut mendekati nilai , yang artinya sehingga suhu berpengaruh nyata
terhadap laju fotosintesis atau peningkatan 'ariable suhu akan menyebabkan peningkatan pada
'ariabel laju fotosintesis. Banaman /ydrilla sebagai tanaman C" memiliki suhu optimum untuk
fotosintesis lebih rendah dari pada C$ dan lebih tinggi dari pada C2M. Iisaran suhu dimana
tumbuhan dapat melakukan fotosintesis 3ukup besar. =akteri dan ganggang biru hijau tertentu
dapat berfotosintesis pada suhu men3apai J#
#
C ()akitan, !#"*. Pada grafik di atas,
menunjukkan bah8a semakin tinggi suhu, maka laju fotosintesis akan meningkat, sebagaimana
diketahui bah8a tanaman /ydrilla yang merupakan ganggang dapat berfotosintesis hingga suhu
J#
#
C. )akitan (!#"* menyatakan bah8a peningkatan suhu pada kisaran yang normal hanya
sedikit berpengaruh pada hidrolisis air dan difusi C5! ke dalam daun, tetapi akan sangat
berpengaruh terhadap reaksi: reaksi biokimia fiksasi dan reduksi C5!. 5leh sebab itu,
peningkatan suhu akan meningkatkan laju fotosintesis sampai terjadinya denaturasi enzim dan
kerusakan pada fotosistem.
Pengaruh suhu terhadap laju fotosintesis pada hasil pengamaan memiliki ke3enderungan
kuadratik. Menurut <ut3liffe cit. Fitter and /ay (1C* menyebutkan bah8a hal ini terjadi
dikarenakan kenaikan temperatur sel tanaman aka mempengaruhi proses biokimia di dalam dua
3ara yang antagonistik mutualistis. Pertama kenaikan suhu menyebabkan pergerakan molekul:
molekul yang bereaksi semakin bertambah. 0eaksi tersebut pada hakekatnya diper3epat oleh
enzim. Hengan kenaikan suhu, peningkatan rangsangan molekul merusak akan merusak struktur
tersier yang diikuti dengan penurunan akti'itas enzim dan laju reaksi.
KESIMPULAN
=erdasarkan hasil pengamatan pengaruh sushu terhadap laju fotosintesis yang telah
dilakukan maka diperoleh nilai 0 sebesar #,11!" yang artinya suhu berkorelasi positif dengan
fotosintesis. Ienaikan suhu diikuti dengan kenaikan laju fotosintesis. ;amun hubungan ini
memiliki pola ke3enderungan kuadratik, laju fotosintesis tinggi pada suatu titik tertentu ketika
suhu optimum tetapisuatu saat akan kembali turun.
DAFTAR PUSTAKA
=erry, =jorkman., ?eorgie'a cit. =randner <. !##!. <ensiti'ity of photosynthesis in a C$ plant,
maize, to heat stress. Plant Physiol !1&:JJ".
Campbell, ;.2., E.=. 0ee3e, ).?. Mit3hell. !##!. =iology, 5th @dition (=iologi, @disi Ielima,
alih bahasa & 0. )estari, @llyzar dan ;. 2nita*. @rlangga, Eakarta.
@d8ards and Aalker cit. =randner <. !##!. <ensiti'ity of photosynthesis in a C$ plant, maize, to
heat stress. Plant Physiol !1&:JJ".
?ruia, M., =a3iu, 2., and C. <ina. !#. Bhe en'ironmental fa3tors and their influen3es on main
physiologi3al pro3esses on apple trees.Eournal of /orti3ulture, Foresty and =iote3hnology
5(!*&5!:54.
)akitan, =. !#". Hasar D dasar Fisiologi Bumbuhan. PB 0aja ?rafindo Persada, Eakarta.
;eri, H., 0oberto, =., ?ianni, 2. !##". @ffe3ts of lo8:light intensity and temperature on
photosynthesis and trans piration of Vigna sinensis ). Eournal of Fruit and 5rnamental
Plant 0esear3h &J:!$.
0ibeiro, %.0., @duardo C. M., and 0i3ardo F. 5.!##4. Bemperature response of photosynthesis
and its intera3tion 8ith light intensity in s8eet orange leaf dis3s under non:photorespiratory
3ondition. Eournal Cien3 2grote3 )a'ras "# ($* & 4J#:4JC.
<ut3liffe 3it. Fitterm 2. /. and /ay 0.I.M. 1C. @n'ironmental Physiology of Plants (Fisiologi
)ingkungan Banaman, alih bahasa & <ri 2ndani dan Purbayanti *. ?adjah Mada Fni'ersity
Press, Gogyakarta.