Anda di halaman 1dari 20

Subkonjungtiva Hemoragik OS

e.c TRAUMA
KASUS MINI - CEX
Oleh :
Karina Puspita Sari, S.Ked

Penguji :
dr. Hj. Hasmeinah, Sp.M
IDENTITAS PASIEN
Nama Lengkap : An. EF
Umur : 10 tahun
Pekerjaan : pelajar
Alamat : 12 ulu
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pendidikan : SD
ANAMNESIS
Tanggal Pemeriksaan : 21 Januari 2014

Keluhan Utama :
Merah pada mata kiri

Keluhan Tambahan :
Mata kiri terasa gatal, nyeri dan silau.


ANAMNESIS
Riwayat Penyakit Sekarang

Sejak 5 hari yang lalu pasien merasa merah pada mata kiri
dikarenakan terjadi pukulan pada matanya, disertai bengkak pada
kelopak mata dan penglihatan pada mata kiri tidak menurun. Demam
(+), mual (+), muntah (-), pusing (+), nyeri pada mata kiri (+), mata
berair (-), sekret(-). Pasien berobat kebidan di beri salep mata tapi
pasien lupa nama salepnya, dan pasien juga diberi obat makan.
Namun mata pasien tidak mengalami perubahan.
3 hari SMRS, pasien merasa merah pada bertambah merah
tua dan tidak berkurang, pasien juga mengeluhkan rasa gatal (-),
sekret pada mata (-),mata berair (-), silau (+), penglihatan menurun (-),
nyeri (-), rasa menganjal pada mata kiri (-).Kemudian penderita berobat
ke poliklinik RSMP.
Pasien mengaku baru pertama kali mengalami keluhan seperti
ini.

ANAMNESIS
Riwayat Penyakit Dahulu
- Riwayat mata Kabur(-)
- Riwayat Trauma (+)
- Riwayat Mata Merah (-)
- Riwayat Batuk lama (-)

Riwayat Penyakit Keluarga
- Riwayat ada anggota yang memiliki keluhan yang sama
seperti yang pasien keluhkan disangkal
- Riwayat darah tinggi dalam keluarga disangkal
- Riwayat kencing manis dalam keluarga disangkal
PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
- Keadaan Umum : Baik
- Kesadaran : Compos mentis
Vital Sign :
- Tek. Darah : 100/80 mmHg
- Nadi : 78 kali/menit
- Laju Napas : 21 kali/ menit
- Suhu : 36,6 C

STATUS OFTALMOLOGIS
Visus : 20/20
TIO : tidak dilakukan
Kedudukan : ortoforia
Pergerakan : tidak ada hambatan
kesegala arah
Palpebra : tidak ada kelainan
Punctum
Lakrimalis : tidak ada kelainan
Konj. Tarsal
Superior : Tidak ada kelainan
Konj. Tarsal
Inferior : Tidak ada kelainan

20/20
Tidak dilakukan
ortoforia
Tidak ada hambatan kesegala
arah
Hematom (+)

Tidak ada kelainan

Tidak ada kelainan

Tidak ada kelainan
Konj. Bulbi : tidak ada kelainan
Kornea : Tidak ada
kelainan
Limbus : Tidak ada
kelainan
COA : cukup, jernih
Iris : cokelat, radier jelas
Pupil : bulat, 3 mm, reguler,
isokor, sentral
Lensa : jernih,
Funduskopi : tidak dinilai
Perdarahan
subkonjungtiva (+)
tenang
Tidak ada kelainan
cukup, jernih
cokelat, radier jelas
bulat, 3 mm, reguler,
isokor, sentral
Jernih.
tidak dinilai
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan Laboratorium Darah Rutin (Hb,
Leukosit, LED, CT,BT,Hitung Jenis)
DAFTAR MASALAH
1. Mata kiri merah
2. Palpebra : hematom os
3. Konjungtiva bulbi : subkonjungtiva bleeding os (+)

DIAGNOSIS
OS:Subkonjungtiva Hemoragik
PENATALAKSANAAN
Medikamentosa :
- Antibiotik dan kortikosteroid diberikan dalam bentuk eye
drop 4-6 kali sehari diberikan 1-2 tetes.
- Pemberian roborantia.
Edukasi :
- Hindari mengucek mata yang merah.
- Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya selama 1-3 minggu,
perdarahan subkonjungtiva dapat diserap dalam satu atau dua
minggu. Biasanya, pemulihan terjadi utuh, tanpa adanya masalah
jangka panjang
- Kontrol ke poli setelah 1 minggu atau segera kembali jika
perdarahan bertambah luas dan penglihatan menurun (mata
bertambah merah).



ANALISIS MASALAH
Berdasarkan Identitas
Usia pasien = 10 tahun Keluhan mata merah

Pekerjaan pasien = Pelajar






Subkonjungtiva Hemoragik





Pukulan keras dimata
Berdasarkan Anamnesis
Keluhan mata sebelah kiri merah, trauma (+)




Riwayat Trauma
Subkonjungtiva
Hemoragik

DD/ Subkonjungtiva
Hemoragik spontan
disingkirkan,
Episkleritis disingkirkan
Konjungtivitis disingkirkan


nyeri (-),rasa menganjal (-), riwayat batuk lama
(-) riwayat penyakit dahulu yang serupa (-).
Episkleritis dapat disingkirkan. Konjungtivitis
juga di singkirkan karena pada pasien tidak ada
keluhan mata berair, sekret(-), gatal (-),
Berdasarkan Pemeriksaan Fisik
Status Oftalmologis




Visus:
OD 20/20
OS 20/20




Tidak ada penurunan
penglihatan




Palpebra :hematom



Konjungtiva bulbi:
subkonjungtiva bleeding (+)
Subkonjungtiva Hemoragik
BERDASARKAN PEMERIKSAAN
PENUNJANG
Anjuran Pemeriksaan
Pemeriksaan darah lengkap (Hb, Leukosit, LED, CT, BT,
DC)










Melihat keadaan umum pasien, melihat
apakah adanya infeksi akut maupun
kronik, dan kondisi perdarahan pasien.
BERDASARKAN PENATALAKSANAAN
Medikamentosa :
- Antibiotik dan kortikosteroid diberikan dalam bentuk eye drop 4-6 kali sehari
diberikan 1-2 tetes.
- Pemberian roborantia


Edukasi :
- Hindari mengucek mata yang merah.
- Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya selama 1-3 minggu,
perdarahan subkonjungtiva dapat diserap dalam satu atau dua minggu.
Biasanya, pemulihan terjadi utuh, tanpa adanya masalah jangka panjang
- Kontrol ke poli setelah 1 minggu atau segera kembali jika perdarahan
bertambah luas dan penglihatan menurun (mata bertambah merah).




TERIMA KASIH