Anda di halaman 1dari 5

B.

Konsep Keluarga
1. Definisi keluarga
keluarga adalah kumpulan anggota rumah tangga yang saling berhubungan melalui pertalian
darah,adopsi dan perkawinan.(WHO 1968),
(Sulistiyo Andarmoyo,2012)

Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya
hubungan darah,perkawinan dan adopsi. mereka saling berinteraksi satu dengan yang
lain,mempunyai peran masing masing, dan menciptakan serta mempertahankan suatu
budaya. ( Bailon dan maglaya,1978)
(Sulistiyo Andarmoyo,2012)

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa
orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dan dalam keadaan
saling ketergantungan. (Depkes RI , 1988)
(Sulistiyo Andarmoyo , 2012)

2. Tujuan Dasar Keluarga
Tujuan dasar pembentukan keluarga adalah :
a. Keluarga merupakan unit dasar yang memiliki pengaruh kuat terhadap
perkembangan individu.
b. Keluarga sebagai perantara bagi kebutuhan dan harapan anggota keluarga dengan
kebutuhan dantuntutan masyarakat.
c. Keluarga berfungsi memenuhi kebutuhan kebutuhan anggota keluarga dengan
menstabilkan kebutuhan kasih sayang,sosial,ekonomi dan kebutuhan seksual.
d. Keluarga memiliki pengaruh yang penting terhadap pembentukan identitas
seseorang individu dan perasaan harga diri.
Alsana mendasar mengapa keluarga menjadi fokus sentral dalam perawatan adalah :
a. Dalam sebuah unit keluarga,disfungsi apa saja ( Penyakit, Cidera, Perpisahan) yang
mempengaruhi satu atau lebih keluarga, dan dalam hal tertentu,sering akan
mempengaruhi anggota keluarga yang lain,dan unit ini secara keseluruhan
b. Ada hubungan yang kuat dan signifikan antara keluarga dan setatus para anggota
keluarganya
c. Melalui perawatan kesehatan keluarga yang berfokus pada peningkatan,perawatan
diri (self Care),Pendidikan kkesehatan,dan konseling keluarga, serta upaya-upaya
yang berarti dapat mengurangi resiko yang di ciptakan oleh pola hidup keluarga dan
budaya dari lingkungan
d. adanya masalah-masalah kesehatan pada salah satu anggota keluarga dapat
menyebabkan ditemukanya faktor-faktor resiko pada anggota keluarga yang lain
e. Tingkat pemahaman dan berfungsinya seseorang individu tidak lepas dari andil
sebuah keluarga
f. Keluarga merupakan sistem pendukung yang sangat vital bagi kebutuhan
kebutuhan individu
3. Tipe keluarga
Keluarga yang memerlukan layanan kesehatan berasal dari berbagai macam pola kehidupan
sesuai dengan perkembangan sosial maka tie keluarga berkembang mengikutinya,dan
mengkaji sebuah keluarga binaaan maka perawat diperlukan pemahaman tentang tipe atau
jenis keluarga yaitu : (Yohanes Dion & Yasinta Betan. 2013)
a. Keluarga inti (Nuclear famili )
Adalah keluarga yang terdiri dari ayah,ibu,dan anak-anak
b. Keluarga besar ( Extended famili)
Adalah keluarga inti dengan sanak saudara misalnya
nenek,kakek,keponakan,saudara,sepupu,paman,bibi,dan sebagainya
c. Keluarga berantai atau (serial famili)
Adalah keluarga yang terdiri dari pria dan wanita yang menikah lebih dari satu kali
dan merupakan satu keluarga inti
d. Keluarga duda atau janda (single famili)
Adalah keluarga yang terjadi karena perceraian atau kematian
e. Keluarga (cahabitation)
Adalah dua orangg menjadi satu tanpa pernikahan tetapi berbentuk satu keluarga

4. Struktur keluarga
Elemen struktur keluarga (Yohanes Dion & Yasinta Betan. 2013)
a. struktur peran keluarga
menggambarkan peran masing-masing anggota keluarga baik di dalam
keluarganya sendiri maupun peran di lingkungan masyarakat.
b. nilai dan norma keluarga
menggambarkan nilai dan norma yang dipelajari dan diyakini dalam
keluarga .
c. pola komunikasi keluarga
menggambarkan bagaimana cara dan pola komunikasi diantara orang tua
dan anak, diantara anggota keluarga ataupun datang keluarga besar.
d. struktur kekuatan keluarga
menggambarkan kemampuan anggota keluarga untuk mengendalikan atau
mempengaruhi orang lain dalam perubahan perilaku ke arah positif.

5. peran keluarga
berbagai peran yang terdapat di dalam keluarga adalah : (yohanes dion & yasinta
betan.2013)

a. peran ayah
ayah adalah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari
nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga,
sebagai anggota dan kelompok sosial serta sebagai anggota masyarakat dari
lingkungan
b. peran ibu
sebagai istri dan ibu dari anak-anak, mempunyai peran untuk mengurus rumah
tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan salah satu
peranan sosial serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. disamping itu
juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya
c. peran anak
anak-anak melaksanakan peran psikososial sesuai dengan tingkat perkembanganya
baik fisik, mental, sosisal, dan spiritual.
6. fungsi keluarga
fungsi keluarga
(yohanes dion & yasinta betan.2013)
a. fungsi afektif
fungsu afektif adalah internal keluarga sebagai dasar kekuatan keluarga. didalamnya
terkait saling mengasihi, saling mendukung saling menghargai antar anggota
keluarga
b. fungsi sosialisasi
fungsi sosial adalah fungsi yang mengembangkan fungsi interaksi dalam keluarga,
sosialisai dimulai sejak lahir dan keluarga merupakan tempat indifidu untuk belajar
c. fungsi reproduksi
fungsi reproduksi adalah fungsi keluarga untuk meneruskan kelangsungan
keturunan dan menambah sumber daya manusia
d. fungsi ekonomi
fungsi ekonomi aadalah fungsi keluarga memenuhi kebutuhan seluruh anggota
keluarga yaitu : sandang, pangan, dan papan
e. fungsi perawatan kesehatan
fungsi perawatan dan kesehatan adalah fungsi untuk mencegah terjadinya masalah
kesehatan dan merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan
7. tahapan dan tugas perkembangan keluarga
Tahapan dan tugas perkembangan keluarga ( Yohanes Dion & Yasinta Betan.2013)
a. Pasangan pemula dan pasangan baru nikah
Tahapan ini saat dua insan dewasa mengikat janji melalui pernikahan dengan
landasan cinta dan kasih sayang. tugas pada tahapan perkembangan keluarga
pemula anatara lain saling memuaskan antar pasangan,beradaptasi dengan
keluarga besar dari masing-masing pihak,merencanakan jumlah anak,memperjelas
peran masing-msing pasangan.
b. Keluarga dengan kelahiran anak pertama
Tahap ini dimulai saat ibu hamil sampai dengan kelahiran anak pertama dan
berlanjut samapai anak pertama berusia 30 bulan.
Tugas keluarga pada tahapan ini : mempersiapkan biaya persalinan,mempersiapkan
mental calon orang tua dan mempersiapkan berbagai kebutuhan anak,apabila anak
sudah lahir tugas keluarga antara lain :
Memberi ASI sebagai utama bayi (minimal 6 bulan),memberikan kasih
sayang,melalui mensosialisasi dengan lingkungan keluarga besar dan masing-masing
pasangan,pasangan kembali melakukan beradaptasi karena kehadiran anggota
keluarga termasuk siklus hubungan seks,mempertahankan hubungan dalam
rangkamemuaskan pasangan
c. Keluarga dengan anak Pra Sekolah
Dimulai saat anak usia 2,5 tahun dan berakhir saat anak usia 5 tahun.Tugas keluarga
pada anak pra sekolah di antaranya menanamkan nilai-nilai dan norma
kehidupan,mulai menanamkan keyakinan beragaman,mengenal kultur keluarga
,memenuhi kebutuhan bermain anak,membantu anak untuk bersosialisasi dengan
lingkungan sekitar,menanamkan tanggung jawab dan lingkup kecildan memberikan
setimulasi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia pra sekolah.
d. keluarga dan anak usia seolah
Tahap ini dimulai saat anak usia 6 tahun dan berakhir saat anak usia 12 tahun. tugas
yang di miliki keluarga pada anak usia sekolah antara lain :memenuhi kebutuhan
sekolah anak baik alat-alat sekolah anak maupun biaya sekolah,membiasakan
belajar teratur,memperhatikan anak saat menyelesaikan tugas-tugas
sekolahnya,memberikan pengertian pada anak bahwa pendidikn sangat pening
untuk masa depan anak,membantu anak untuk bersosialisasi lebih luas dengan
lingkungan sekitar.

C. Konsep Asuhan Keperawatan Keluarga
1. Pengkajian
Pengkajian merupakan tahapan terpenting dalam proses keperawatan.
mengingat pengkajian sebagai awal bagi keluarga untuk mengidentifikasi data data yang
ada pada keluarga. Pengkajian adalah proses sistematis darimpeng kumpulan,verivikasi dan
komunikasi data tenteng klien.
a. Pengkajian Keluarga Model Friedman
Asumsi yang mendasari pengkajian model friedman antara lain yaitu keluarga
sebagai sistem sosial yang merupakan kelompok kecil dari masyarakat. Friedman
memberi batasan enam kategori dalam memberkan pertnyaan-pertanyaan saat
melakukan pengkajian yaitu data pengenalan keluarga,riwayat dan tahap
perkembangan keluarga,data lingkungan,struktur keluarga,fungsi fungsi
keluarga,dan koping keluarga.
b. Tahpan-tahapan pengkajian
untuk mempermudah perawatn dan keluarga saart melakukan pengkajian,di
gunakan istilah penjajakan tahap pertama dan penjajakan tahap ke dua
1) pengkajian Pertama
Data data yang di kumpulkan pada penjajakan pertama antara lain adalah
data umum,riwayat dan tahapan perkembangan,lingkungan,struktur
keluarga,fungsi keluarga,stres dan koping keluarga,harapan keluarga,data
tambahan,dan pemeriksaan fisik
2) Penjajakan Kedua
pengkajian yang tergolong dalam penjajakan kedua di antaranya
pengumpulan data-datayang berkaitan dengan ketidak mampuan keluarga
dalam menghadapi masalah kesehatan sehingga dapat di tegakan diagnosa
keperawatan keluarga.Adapun ketidak mampuan keluraga dalam
menghadapi masalah di antaranya adalah ketidak mampuan keluarga
mengenai masalah kesehatan,ketidak mampuan keluarga mengambil
keputusan,ketidak mampua keluarga merawat anggota keluarga yang
sakit,ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan,dan ketidak
mampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan.

2. Diagnosa Keperawatan
Diagnosa keperawatan adalah pernyataan yang menguraikan respon aktual atau potensial
klien terhadap masalah kesehatan yang perawat mempunyai ijin dan berkompeten untuk
mengatasinya.

Diagnosa keperawatan merupakan pernyataan tentang faktor-faktoor yang
mempertahankan respon atau tanggapan yang tidak sehat dan menghalangi perubahan yang
di harapkan. diagnosa yang di gunakan mengacu pada kereteria diagnosa north american
nursing diagnosis association (NANDA). sedangkan untuk etiologi mengacu pada 5 tugas
keluarga yaitu mengenal masalah,mengambil keputusan yang tepat,merawat anggota
keluarga yang sakit,memelihara lingkungan atau memanfaatkan fasilitas pelayanan
kesehatan (friedman,1999).
Tipologi diagnosa keperawatan keluarga di bedakan menjadi tiga kelompok yaitu :