Anda di halaman 1dari 1

DAFTAR PUSTAKA

Alamsyah, A. (2007). Analisis Farmasi Secara Titrimetri. Medan: Universitas


Sumatera Utara. Hal. 2, 5.
Anief, M. (1994). Farmasetika. Yogyakarta: UGM-Press. Hal. 107-109.
Anonim. (2011). Apakah Obat Antiinflamasi Non Steroid itu?. Available from:
http://www.apoteker.info/topik20khusus/nsaid.html. Tgl: 14 Maret 2012.
Ansel, C.H. (1989). Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi Edisi IV. J akarta: UI
Press. Hal. 50, 255-259.
Asperheim, K.M. (1987). Pharmacology An Introductory text. Philadelphia:
W.B Saunders Company. Hal. 170.
Ditjen POM. (1995). Farmakope Indonesia Edisi IV. J akarta: Departemen
Kesehatan RI. Hal. 4, 43.
Ditjen POM. (2009). Suplemen I - Farmakope Indonesia Edisi IV. J akarta:
Departemen Kesehatan RI. Hal. 1318.
Khopkar, S.M. (1990). Konsep Dasar Kimia Analitik. J akarta: UI Press. Hal. 43.
Lachman, L., Lieberman, H., dan Kaning, J . (1994). Teori dan Praktek Farmasi
Edisi III. J akarta: UI Press. Hal. 657-660.
Munaf, S. (1994). Catatan Kuliah Farmakologi Bagian II. J akarta: Penerbit Buku
Kedokteran EGC. Hal. 186-190.
Rohman, A. (2007). Kimia Farmasi Analisis. J akarta: Pustaka Pelajar. Hal. 120,
136.
Siregar, C. (2008). Teknologi Farmasi Sediaan Tablet Dasar-dasar Praktis.
J akarta: Penerbit Buku Kedoteran EGC. Hal. 1, 5-10, 601-605.
Tjay, T., dan Rahardja, K. (2007). Obat-Obat Penting Edisi VI. J akarta: PT Elex
Media Komputindo. Hal. 312, 327, 331.
Wilson, O.C., dan Gisvold, O. (1982). Buku Teks Wilson dan Gisvold Kimia
Farmasi dan Medisinal Organik Edisi VIII. Semarang: IKIP Semarang
Press. Hal. 662.