Anda di halaman 1dari 28

1

BIMBINGAN TEKNIS
GURU KREATIF
SUMBER INSPIRASI DAN MOTIVASI
SISWA
Semarang, 24 Maret 2008
Jhonny Lorang
Kepala Seksi Kurikulum
Subdin Pembinaan Pendidikan Dasar
Dinas P dan K Provinsi Jawa Tengah
2
PENGANTAR
APAKAH PENDIDIKAN ITU ?

Pendidikan adlh usaha sadar & tercn unt
mwjudkan suasana beljr dan proses
pembelajaran agar peserta didik scr aktif
mkembangkan potensi dirinya
3
APAKAH POTENSI DIRI INI ?
4
SIAPA YANG MWUJDKN POTENSI INI ?
1. Peserta didik
2. Tenaga Pendidikan
3. Pendidik
5
BAGAIMANA PENDIDIKAN YANG KITA
SELENGGARAKAN ?
Berdasarkan Pancasila & UUD 1945
Berfungsi mengemb. kmampuan & bntuk
watak srt peradaban bangsa yg bmrtabat
unt mcdaskan khidupan bangsa
Bertujuan mngembangkan potensi
pserta didik agr mjadi mns yg biman &
btakwa kpd TYME, bakhlak mulia, sehat,
bilmu, cakap, kreatif, mandiri, & menjadi
warga negara yg demokratis serta
bertanggung jawab
6
BAGAIAMANA PRINSIP
PENYELENGGARAAN NYA ?

Demokratis, berkeadilan,tidak diskriminatif,
menjunjung tinggi HAM, nilai kagamaan,nilai
kultural, & kemajemukan, terbuka dan multi
makna, berlangsung sepanjang hayat,
memberi teladan, membangun kemauan,
mengembangkan kreativitas dlm proses
pembeljaran, misalnya mengembangkan
budaya calistung, serta memberdayakan
semua komponen masy. Melalui peran serta
dlm penyelenggaraan dan pengendalian
mutu layanan pendidikan.


7
BAGAIMANA TENTANG MUTU DAN
LAYANAN PENDIDIKAN KITA ?
Penyelenggaraan pendidikan harus
memenuhi SPM.
Pendidikan yg bermutu diatur dalam
PP No 19 TT SNP
Ditingkatkan menjadi SSN
Ditingkatkan lagi menjadi SSN Plus
Dimaksimalkan lagi menjadi SBI
8
UNDANG UNDANG NOMOR 14 TAHUN 2005
tentang
GURU DAN DOSEN
(Tantangan dan Harapan )
9
1. UNTUK SIAPA UNDANG-UNDANG INI ?
10
2. FILOSOFIS APA YANG MENDASARI
UNDANG-UNDANG INI ?
Mewujudkan Sosok Guru dan Dosen sebagai
Pemangku Jabatan Profesional yang
Sejahtera
11
3. Persyaratan Apa Yang Harus Dipenuhi oleh
Seorang Pendidik yang profesional?
Kualifikasi Pendidikan
S1/DIV
Sertifikasi Profesi/Pendidik
12
4. Siapa yang harus membiayai peningkatan
kualifikasi dan sertifikasi pendidik ?

- Menjadi tanggung jawab
bersama
Pemerintah Pusat (APBN)
Pemerintah Propinsi (APBD Prop.)
Pemerintah Kab/Kota ( APBD
Kab/Kota)


13
5. Ada anggapan bahwa kelahiran UU No 14
Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
merupakan UU kesejahteraan
Kesejahteraan Guru akan
meningkat dan akan dinikmati
semua guru negeri dan swasta
apabila persyaratan kualifikasi dan
sertifikasi terpenuhi.
14
ISI SUBSTANSI
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005
Tentang
GURU DAN DOSEN
15
Pemerintah menilai bahwa UU Guru dan Dosen sangat
penting dan strategis dalam mendukung keberhasilan
pembangunan pendidikan nasional
Substansi yang diatur dalam UU Guru dan dosen sangat
relevan dengan dinamika yang berkembang dalam
masyarakat, bahkan merupakan respon positif
terhadap aspirasi komunitas pendidikan di tanah air.
Dicanangkan oleh Presiden pada tanggal 2 Desember
2004 dan disahkan pada tanggal 6 Desember 2005.
LATAR BELAKANG
16
Keseimbangan antara kewajiban guru yang harus
dipenuhi dalam tugasnya dan hak yang harus
diperolehnya dalam pelaksanaan tugas
profesionalnya
Keseimbangan antara pengembangan profesionalitas
guru dan kesejahteraan serta penghargaan yang
layak.
Kesetaraan bagi guru yang bertugas di sekolah /
madrasah yang diselengggarakan pemerintah /
pemerintah daerah dan masyarakat.
PRINSIP UU GURU DAN DOSEN
17
1. KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI GURU
a. Guru wajib memiliki kualifikasi akademik dan
kompetensi profesional pendidik sebagai agen
pembelajaran.
b. Kualifikasi akademik diperoleh melalui
pendidikan tinggi program sarjana (S1) atau
program diploma empat (D-IV) yang sesuai
dengan tugasnya sebagai guru.
c. Kompetensi profesi pendidik meliputi
kompetensi pedagogik, kompetensi
kepribadian, kompetensi profesional, dan
kompetensi sosial
18
KOMPETENSI PEDAGOGIK
Kemampuan mengelola pembelajaran
peserta didik yang meliputi pemahaman
terhadap peserta didik, perancangan dan
pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil
belajar, dan pengembangan peserta didik
untuk mengaktualisasikan berbagai potensi
yang dimilikinya.

19
KOMPETENSI KEPRIBADIAN
Kepribadian pendidik yang
mantap, stabil, dewasa, arif,
dan berwibawa, menjadi
teladan bagi peserta didik, dan
berakhlak mulia.
20
KOMPETENSI PROFESIONAL
Kemampuan pendidik dalam
penguasaan materi pembelajaran
secara luas dan mendalam yang
memungkinkannya membimbing
peserta didik memperoleh kompe
tensi yang ditetapkan.
21
KOMPETENSI SOSIAL
Kemampuan pendidik berkomunikasi
dan berinteraksi secara efektif dengan
peserta didik, sesama pendidik,
tenaga kependidikan, orangtua/wali
peserta didik, dan masyarakat.

22
GURU KREATIF
1.Prihatin bila siswanya susah menerima
pelajaran
2.Belajar terus menerus
3.Cenderung kurang santun, malu krn merasa
tidak serba tahu
4.Memasyarakat dg siswa & siap menerima
kritik siswa
5.Tertib ttp kompromis dalam waktu
6.Panik menghadapi perubahan kebijakan,
bukan apatis

23
GURU TIDAK KREATIF
1.Hanya sekadar mengajar (metode yg
dipakai GOJIWAKRO)
2.Merasa pintar, malas belajar
3.Santun, bahkan amat santun
4.Memberi jarak, alergi kritik
5.Tidak kompromis, ketat dlm waktu
6.Kuat dlm pendirian, tdk mengenal
perubahan, cinta dalam hal yg stagnan

24
PEMBELAJARAN INSPIRATIF
1.Mengembangkan daya imajinasi siswa
2.Siswa dapat memberikan contoh yg seluas-
luasnya
3.Siswa dapat melakukanya sebagai peraga
4.Memberi pedoman untuk penerapan &
pengembangan selanjutnya

25
PEMBELAJARAN MOTIVATIF
1.Membangun suasana belajar yang kondusif
2.Siswa senang dan berani bertanya
3.Belajar tanpa rasa takut
4.Dengan sadar siswa mulai membentuk
kepribadiannya
26
BAGAIMANA
PELAKSANAANNYA ?
MULAILAH DARI YANG KECIL,
SEDERHANA DAN MUDAH

LALU KE YG BESAR & KOMPLEKS
27
BAGAIMANA
MELAKSANAKANNYA ?
MARI KITA
PRAKTIKKAN
28