Anda di halaman 1dari 12

1

a

L La ab bo or ra at to or ri iu um m
O Ot to om ma as si i I In nd du us st tr ri i d da an n S Si is st te em m E Em mb be ed dd de ed d

Jurusan Teknik Elektro
Fakultas Teknik Universitas Surabaya



Laporan Resmi Kerja Laboratorium
Teknologi Digital


Lab 1
Karakteristik IC TTL dan Penyederhanaan Logika

Nama : Indah Kusumaningrum
Nrp. : 6131028

Semester 2
Tahun Akademik 2013- 2014

Laboratorium Otomasi Industri dan Sistem Embedded



2
PENDAHULUAN
Teknologi elektronika telah berkembang sangat cepat sehingga hampir semua
peralatan manusia sudah menggunakan piranti elektronik. Di bidang elektronika
digital dikenal bermacam-macam keluarga (family)/jenis IC digital ASIC
(Application Specific Integrated Circuit). Yang paling terkenal dan banyak
dipakai saat ini adalah dari keluarga CMOS (Complementary Metal-Oxide
Semiconductor). Jenis IC digital yang kita pakai/pelajari adalah dari keluarga
TTL (Transistor Transistor Logic). Jenis IC ini pertama kali diperkenalkan oleh
perusahaan elektronika Texas Instrument pada tahun 1964. Secara teori,
keluaran dari suatu gerbang logika dapat dihubungkan kepada gerbang logika
berikutnya dalam jumlah yang tak terbatas. Tetapi pada prakteknya, banyaknya
gerbang yang dapat dihubungkan dengan keluaran suatu gerbang logika
adalah terbatas jumlahnya karena setiap keluaran gerbang logika mempunyai
batasan kemampuan menyuplai arus listrik. Pada abad ke-19, seorang ahli
Matematika dari Cambridge bernama George Boole menciptakan sebuah aljabar
untuk merepresentasikan dan memanipulasi ekspresi yang hanya mempunyai 2
(dua) keadaan, yaitu benar (true) atau salah (false). Aljabar inilah yang dikenal
sebagai aljabar Boolean yang dipakai sampai saat ini.

TUJUAN
Setelah melakukan kerja labotaorium ini, mahasiswa diharapkan mampu:
1. Mengetahui/mengidentifikasi karakteristik/fungsi dari berbagai IC TTL
gerbang
logika.
2. Mengidentifikasi dan mengukur beberapa parameter penting IC TTL.
3. Mengaplikasikan metode penyederhanaan logika.
4. Mengimplementasikan metode penyederhanaan menggunakan IC TTL
(hardware)
PERALATAN
Peralatan pendukung dan komponen yang dipergunakan untuk melakukan kerja
laboratorium modul ini adalah:
1. Digital Trainer.
2. Digital Multimeter.
3. DC Power Supply.
4. Project Board.
5. IC TTL gerbang logika: 7400, 7402, 7404, 7408, 7432, dan 7486.
6. Kawat penghubung (jumper).
7. IC remover.





3
Hasil Percobaan
1. Mengidentifikasi karakteristik IC TTL gerbang logika: 7400, 7402, 7404,
7408, 7432, 7486.

7400(NAND) 7402(NOR) 7404(NOT)
A B Y A B Y A Y
0 0 1 0 0 1 0

1
0 1 1 0 1 0
1 0 1 1 0 0 1

0
1 1 0 1 1 0
Gerbang: Y= !(AB)

Gerbang: Y= !(A+B)

Gerbang: Y=!A

7408(AND) 7432(OR) 7486(X-OR)
A B Y A B Y A B Y
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 1 0 0 1 1 0 1 1
1 0 0 1 0 1 1 0 1
1 1 1 1 1 1 1 1 0
Gerbang: Y=AB


Gerbang: Y=A+B

Gerbang:
Y=A!B+!AB


















4
2Mengamati logika keluaran gerbang logika IC TTL saat masukannya
diambangkan (floating).
7400(NAND) 7402(NOR) 7404(NOT)
A B Y A B Y A Y
0 - 0 0 - 0 1

0
- 1 1 - 1 1
1 - 1 1 - 1 -

1
- 0 0 - 0 0
7408(AND) 7432(OR) 7486(X-OR)
A B Y A B Y A B Y
0 - 0 0 - 0 0 - 0
- 1 1 - 1 1 - 1 1
1 - 1 1 - 1 1 - 1
- 0 0 - 0 0 - 0 0
IC TTL LOGIKA
KELUARAN
7400 1
7402 1
7404 1
7408 1
7432 1
7486 1


3. Menggambarkan hubungan antara masukan dan keluaran suatu gerbang
logika.
Vin Vout Vin Vout Vin Vout
0.4 4.21 1.2 0.35 2.2 0.20
0.6 4.1 1.3 0.31 2.4 0.20
0.8 0.6 1.4 0.26 2.6 0.20
0.9 0.58 1.6 0.23 3.0 0.20
1.0 0.43 1.8 0.21 4.0 0.19
1.1 0.41 2.0 0.2 5.0 0.19

Saat V in di bawah 0.7 volt. Saat V in diatas 0.7 volt.

S
a
a
t

V

i

5
Saat V in 5 volt



4. Mengimplementasikan penyederhanaan fungsi logika SOP (Sum of
Product).
Fungsi Logika: F(P,Q,R) = _m(1,2,3,5,7).

K-Map





F=!AB+C

Rangkaian gerbang

SWITCH A SWITCH B SWITCH C LED
off off off Tidak menyala
off off on Menyala
off on off Menyala
off on on Menyala
on off off Tidak menyala
on off on Menyala
on on off Tidak menyala
on on on Menyala




AB
C
00 01 11 10
0 1
1 1 1 1 1
!AB
C

6
5. Mengimplementasikan rangkaian menggunakan gerbang universal NAND
atau NOR.










SWITCH
A
SWITCH
B
SWITCH C LED
off off off Tidak menyala
off off on Menyala
off on off Menyala
off on on Menyala
on off off Tidak menyala
on off on Menyala
on on off Tidak menyala
on on on Menyala









7
ANALISA DATA DAN KESIMPULAN

1. Mengidentifikasi karakteristik IC TTL gerbang logika: 7400, 7402, 7404,
7408, 7432, 7486

a. 7400 (Gerbang NAND)
Gerbang NAND akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan
pada logika 1. Sebaliknya jika ada sebuah logika 0 pada
sembarang masukan pada gerbang NAND, maka keluaran akan
bernilai 1.Gerbang NAND adalah suatu NOT-AND, atau suatu
fungsi AND yang dibalikkan.

KESIMPULAN:
Dengan kata lain bahwa gerbang NAND akan menghasilkan
sinyal keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai tinggi.

b. 7402(Gerbang NOR)
Gerbang NOR akan mempunyai keluaran 1 bila semua masukan
pada logika 0. Sebaliknya jika ada sebuah logika 1 pada
sembarang masukan untuk gerbang NOR, maka keluaran akan
bernilai 0.Gerbang NOR adalah suatu NOT-OR, atau suatu fungsi
OR yang dibalikkan.

KESIMPULAN:
Dengan kata lain bahwa gerbang NOR akan menghasilkan sinyal
keluaran tinggi jika semua sinyal masukan bernilai rendah.

c. 7404(Gerbang NOT)
Gerbang NOT merupakan gerbang satu masukan yang berfungsi
sebagai pembalik (inverter). Sebuah inverter (pembalik) adalah
gerbang dengan satu sinyal masukan dan satu sinyal keluaran
dimana keadaan keluarannya selalu berlawanan dengan keadaan
masukan. Bila input 1 maka outputnya adalah 0, begitu juga
sebaliknya.

KESIMPULAN:
Dengan kata lain bahwa gerbang NOT akan menghasilkan sinyal
keluaran tinggi jika sinyal masukan bernilai rendah, dan
sebaliknya.

d. 7408(Gerbang AND)
Gerbang AND akan mempunyai keluaran 1 bila semua masukan
pada logika 1. Sebaliknya jika ada sebuah logika 0 pada

8
sembarang masukan pada gerbang AND, maka keluaran akan
bernilai 0.

KESIMPULAN:
Dengan kata lain bahwa gerbang AND akan menghasilkan sinyal
keluaran tinggi jika semua sinyal masukan bernilai tinggi.

e. 7432(Gerbang OR)
Gerbang OR akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan
pada logika 0. Sebaliknya jika ada sebuah logika 1 pada
sembarang masukan pada gerbang OR, maka keluaran akan
bernilai 1.

KESIMPULAN:
Dengan kata lain bahwa gerbang OR akan menghasilkan sinyal
keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai rendah.

f. 7486(Gerbang X-OR)
Gerbang X-OR akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan
pada logika 1 atau 0. Sebaliknya jika ada logika 1 dan 0 pada
kedua masukan pada gerbang X-OR, maka keluaran akan
bernilai 1.

KESIMPULAN:
Dengan kata lain bahwa gerbang OR akan menghasilkan sinyal
keluaran rendah jika semua sinyal masukan bernilai rendah atau
tinggi.

2. Mengamati logika keluaran gerbang logika IC TTL saat masukannya
diambangkan (floating).
KESIMPULAN:
Saat salah satu inputnya di ambangkan semua IC TTL logika high saat
input yang lain di high kan.

3. Menggambarkan hubungan antara masukan dan keluaran suatu gerbang
logika.
Saat 0 sampai 0.6 Vout adalah 4
Saat 0.8 sampai 1.8 Vout adalah berubah-bah sekitar 0.58 sampai
0.21 volt.
Saat 2 sampai 5 Vout adalah konstan sekitar 0.2 volt.




9

Karena yang gunakan gerbang NAND maka logikanya adalah:
7400(NAND)
A B Y
L L H
L H H
H L H
H H L
Untuk Vih=2volt
Voh=4.1 volt
Vil= 0.6 volt
Vol=0.2 volt

KESIMPULAN:
Level logika pada IC TTL untuk Vinput adalah:
















4. Mengimplementasikan penyederhanaan fungsi logika SOP (Sum of
Product).
Fungsi Logika: F(P,Q,R) = (1,2,3,5,7).

Pada tabel K-Map penyederhanaannya menjadi 2 kelompok yaitu !AB dan
C. Maka jika dimplementasikan dengan fungsi SOP, rumus Fungsi
logikanya menjadi F= !AB+C.
Dan jika di ubah dalam bentuk rangkaian gerbang, pertama A di NOT
dahulu dan di AND dengan B maka outputnya adalah !AB. lalu output !AB
di OR dengan C dan outputnya menjadi !AB + C.
Saat di praktikkan dengan IC, maka IC yang di gunakan ada 3 yaitu IC
NOT, AND, dan OR.

HIGH
(binary/logika 1)
Tidak terdefinisi
LOW
(binary/logika 0)
Vh(max)
Vh(min)
Vl(max)
Vl(min)
Noise margin HIGH
Noise margin LOW

10
Pada K-map, kolom yang bertanda 1 berarti LED menyala.
Dan tabel binernya sebagai berikut:

NOT AND OR
A !A B !A.B C F=!AB+C
0 1 0 0 0 0
0 1 0 0 1 1
0 1 1 1 0 1
0 1 1 1 1 1
1 0 0 0 0 0
1 0 0 0 1 1
1 0 1 0 0 0
1 0 1 0 1 1
KESIMPULAN:
Dengan tabel K-Map fungsi SOP bisa disederhanakan dengan
mengelompokkan tetangga yang berdekatan. Pada SOP nilai A = 1 dan
!A=0. SOP berarti jumlah dari perkalian.
Fungsi F= !AB+C jika di praktikkan akan memerlukan 3 IC yaitu IC
NOT, AND, dan OR

5. Mengimplementasikan rangkaian menggunakan gerbang universal NAND
atau NOR.
Hasil output dari percobaan 5 sama dengan percobaan 4 dengan
hanya menggunakan 1 IC saja.
Pertama membuat !A dan !C dengan menggabungkan 2 input pada 1
gerbang NAND berate gerbang sudah terpakai 2. Dan !A di NAND
dengan B maka hasilnya A!B. lalu A!B di NAND lagi dengan !C maka di
peroleh !(A!B.!C). jika di urai maka menjadi OR yaitu !AB+C.
Dan tabel binernya sebagai berikut:




NAND NAND
A !A B A!B C !C F=!(A!B+!C)
0 1 0 1 0 1 0
0 1 0 1 1 0 1
0 1 1 0 0 1 1
0 1 1 0 1 0 1
1 0 0 1 0 1 0
1 0 0 1 1 0 1
1 0 1 1 0 1 0
1 0 1 1 1 0 1
NAND
NAND

11
KESIMPULAN:
Percobaan no 4 bisa desederhanakan lagi hanya dengan menggunakan
1 IC NAND saja, karena NAND merupakan gerbang universal yang
berarti gerbang AND, NOT dan OR bisa dibuat dengan gerbang NAND.
Hasilnya lebih efisien dan menghemat IC.

TUGAS DAN PERTANYAAN
1. Sifat / karakteristik gerbang logika apa yang didapatkan apabila kedua
masukan dari 2-masukan gerbang NAND dihubungkan menjadi satu?
Jawab: jika 2 inputan dihubungkan menjadi maka outputnya adalah
kebalikan/inverter dari input.

2. Gambarlah grafik hubungan tegangan masukan-keluaran dari percobaan
nomor 3 (tiga). Berdasarkan grafik tersebut, berapakah tegangan
masukan LOW (Vin LOW) maksimum dan tegangan masukan HIGH (Vin
HIGH) minimum. Hitunglah Noise margin LOW dan noise margin HIGH
yang anda dapatkan dari percobaan ini.
Jawab:


tegangan masukan LOW (Vin LOW) maksimum: 0.6.. (sekian) volt
tegangan masukan HIGH (Vin HIGH) minimum: 2 volt.

Noise Margin Output high = V
OH
- V
IH
= 4.1 2 = 2.1 volt

Noise Margin Output low = V
IL
- V
OL
= 0.6 0.2 = 0.4 volt

Dan dari tegangan input 0.8 sampai 1.8 pada percobaan saya tidak
dapat dipastikan input tersebut merupakan logic rendah atau logic tinggi
karena tegangan outputnya berubah-ubah. ( Daerah ini disebut daerah
forbidden / tidak diperbolehkan).
0
1
2
3
4
5
0 1 2 3 4 5 6
V out
V out

12

3. Diperlakukan sebagai logika apa kondisi mengambang (floating) pada
masukan IC TTL?
Jawab: diberlakukan sebagai logika 1 atau HIGH untuk semua IC TTL

4. Bandingkan hasil kerja laboratorium nomor 4 (empat) dan tugas
pendahuluan nomor 4 (empat), apa yang anda dapatkan? Buktikan hasil
kesimpulan anda dengan menggunakan Aljabar Boolean.
Jawab: Hasil Fungsi POS pada tugas pendahuluan adalah sebagai
Maxterm dari percobaan lab nomor 4. Hasil pada tabel Kebenarannya
sama.

dan persamaan SOP dan POS nya sama:
SOP = !AB+C
POS = (C+B)(!A+C)

POS=SOP
(C+B)(!A+C)=!AB+C
!AC+!AB+CC+CB=!AB+C
!AC+!AB+C(1+A)= !AB+C
!AC+!AB+C=!AB+C
C(1+!A)+!AB=!AB+C
!AB+C=!AB+C