Anda di halaman 1dari 9

BARITURAT LONG ACTING

AYU AGITA GINTING


1202101010031
FENOBARBITAL
Fenobarbital merupakan long acting
barbiturate yang memiliki khasiat hipnotik,
sedatif, anti konvulsi serta sebagai pelemas
otot rangka (muscle reclaxan). Dalam
propilenglikol 90% obat ini dapat larut
sempurna dan stabil, sehingga tepat sebagai
sediaan injeksi.

Fenobarbital asam 5,5 fenil etil barbiturat
merupakan senyawa organik pertama yang
digunakan dalam pengobatan antikonvulsi,
kerjanya membatasi perjalanan aktivitas
bangkitan dan menaikkan ambang rangsang.
Fenobarbital masih merupakan obat antikonvulsi
pilihan karena masih efektif dapat diatasi dengan
pemberian stimulasi sentral tanpa mengurangi
efek antikonvulsinya. (Sulistia G. G., 2009)

Dosis efektif relatif rendah dengan magin of
safety cukup luas sehingga banyak
dipertimbangkan untuk dipakai sebagai
antikonvulsi. (Fardin AB, 1992)
Farmakokinetik dari fenobarbital adalah
fenobarbital diabsorbsi dengan cepat dan
sempurna bila diberikan secara oral. Fenobarbital
direabsorbsi diusus dengan baik (70 90%) dan
diekskresikan lewat urin dan hanya 10 30%
dalam keadaan utuh. (Tan Hoan Tjay, 2007)

Efek utama fenobarbital adalah depresi pada
sistem saraf pusat. Efek ini dicapai dengan
cara berikatan dengan komponen-komponen
molekuler reseptor GABAA pada membran
neuron sistem saraf pusat. Ikatan ini akan
meningkatkan lama pembukaan kanal ion
klorida yang diaktivasi oleh GABA

Pada konsentrasi tinggi, fenobarbital juga
bersifat sebagai GABA-mimetik dimana akan
mengaktifkan kanal klorida secara langsung.
Peristiwa ini menyebabkan masuknya ion
klorida pada badan neuron sehingga potensial
intramembran neuron menjadi lebih negatif.
INDIKASI DAN KONTRAINDIKASI
Fenobarbital digunakan pada terapi darurat
kejang, seperti tetanus, eklamsia, status epilepsi,
keracunan konvulsan. Fenobarbital juga
digunakan sebagai obat sedasi pada siang hari.
Fenobarbital digunakan untuk hiperbilirubinemia
dan kern ikterus pada neonatus karena dapat
meningkatkan glukoroniltransferase dan ikatan
bilirubin Y protein. Fenobarbital tidak boleh pada
pasien yang alergi pada fenobarbital, penyakit
hati atau ginjal, dan penyakit Parkinson
DAFTAR PUSTAKA
Nisa, Nurun. 2009. Efek Hipnotik Ekstrak
Valerian Pada Mencit Balb/C. Laporan Akhir
Karya Tulis Ilmiah.Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro.
Wahid. 2013. Analisi Kuantitatif Golongan
Obat Barbiturat (Fenobarbital) Dengan
Metode Spektrofotometri Uv Vis. Jurnal KFL.

Terima Kasih