Anda di halaman 1dari 6

a.

GENERAL MEDICAL CHECK UP


Definisi General Medical Check Up
General Medical Check Up adalah adalah pemeriksaan minimal lengkap yang harus dilakukan
untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan atau penyakit, yang bergantung pada umur, jenis
kelamin dan kesehatan orang tersebut.
Waktu untuk melakukan General Medical Check Up
a) Sesuai dengan saran dokter
b) Bila ada dugaan penyakit yang diturunkan (sakit menahun,contoh Diabetes
Melitus,Hiperlipidemia, Hipertensi, dll)
c) Bila ada dugaan penyakit potensial menular (Hepatitis B, Hepatitis C, dll)
d) Bila Anda sudah berusia 40 tahun, sesuai kebutuhan
Tujuan melakukan General Medical Check Up
a) Mencegah perkembangan penyakit
b) Mealkukan pengobatan segera
c) Mencegah atau menunda komplikasi
d) Memperpanjang usia produktif
e) Meningkatkan kualitas hidup
f) Memperpanjang usia harapan hidup
g) Menghemat biaya pengobatan
Tahapan General Medical Check Up
Wawancara / anamnesa
Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan laboratorium
Pemeriksaan penunjang ( foto rontgen, elektrokardiografi, dll)

Syarat sebelum melakukan general medical check up:
1. Puasa mulai pukul 22.00 sehari sebelum pemeriksaan
2. Selama puasa hanya diperbolehkan minum air putih saja
3. Bawa sedikit sample feses (tinja) pagi hari dalam wadah yang bersih
4. Obat yang rutin diminum harap dibawa.
5. Membawa rekam medis untuk evaluasi
6. Pada wanita yang sedang menstruasi tidak disarankan untuk melakukan medical check
up, diperbolehkanya 3 hari setelah menstruasi

Keuntungan dan kerugian melakukan GeneralMedical Check Up
Keuntungan Melakukan GMC, yaitu :
a. Bila hasilnya normal : hati senang, pikiran tenang, tubuh semakin bugar dan produktivitas
meningkat.
b. Bila ada kelainan dan diagnosis sudah ditegakkan, pengobatan dapat dilakukan dengan cepat
dan tepat, sehingga penyakit dapat segera diatasi.
c. Bila ditemukan kelainan terapi diagnosis belum tegak, maka diperlukan pemeriksaan
laboratorium tambahan untuk diagnosis yang lebih pasti.

Kerugian Bila Tidak Melakukan GMC, yaitu :
a. Kelainan yang ada tidak dapat diketahui secara dini
b. Saat muncul keluhan, penyakit telah mencapai tahap lanjut pengobatan sulit dan biaya lebih
tinggi
b. PROFIL LIPID DARAH
Definisi Lipid
Lipid adalah sekelompok senyawa heterogen, meliputi lemak, minyak, steroid, malam (wax), dan
senyawa yang terkait, yang berkaitan lebih karena sifat fisiknya daripada sifat kimianya. Lipid
memiliki sifat umum seperti; relatif tidak larut dalam air, larut dalam pelarut non-polar seperti
eter dan kloroform. Dalam lipid terdapat energi yang tinggi dan juga terdapat vitamin larut
lemak dan asam lemak esensial yang terkandung didalam lemak.
Kombinasi lipid dan protein (lipoprotein) adalah konstituen sel yang penting yang terdapat baik
di membran sel maupun di mitokondria, dan juga sebagai alat pengangkut lipid dalam darah.
Lipid diklasifikasikan menjadi lipid sederhana dan kompleks:
1) Lipis sederhana: ester asam lemak dengan berbagai alkohol.
a. Lemak (fat): ester asam lemak dengan gliserol. Minyak (oil) adalah lemak
dengan keadaan cair.
b. Wax (malam): ester asam lemak dengan alkohol monohidrat berberat molekul
tinggi.
2) Lipid kompleks: ester asam lemak yang mengandung gugus-gugus selain alkohol dan
asam lemak.
a. Fosfolipid: lipid yang mengandung suatu residu asam fosfor selain asam lemak
dan alkohol.
b. Glikolipid: lipid yang mengandung asam lemak, sfingosin, dan karbohidrat.
c. Lipid kompleks lain: lipid seperti sulfolipid dan aminolipid. Lipiprotein juga
dimasukkan kedalam kelompok ini.
3) Prekursor dan lipid turunan: kelompok ini mencakup asam lemak, gliserol, steroid,
alkohol lain, aldehida, lemak dan badan keton, hidrokarbon vitamin larut lemak dan
hormon.

Lipid diangkut di dalam plasma sebagai lipoprotein dan dalam lipoprotein terdapat 4 kelas
utama; triasilgliserol (16%), fosfolipid (30%), kolesterol (14%), dan ester kolesteril (36%). Dan
sedikit asam lemak tidak teresterifikasi (asam lemak bebas/FFA (4%)). FFA secara metabolik
adalah yang paling aktif.
Lipoprotein plasma dibagi menjadi 4 kelompok utama:
1) Kilomikron, berasal dari penyerapan triasilgliserol dan lipid lain di usus.
2) VLDL/ pra beta-lipoprotein, yang berasal dari hati untuk di ekspor triasilgliserol.
3) LDL/ beta-lipoprotein, merupakan tahap akhir VLDL.

HDL/ alfa-lipoprotein, yang berperan dalam transport kolesterol dan pada metabolism
VLDL dan kilomikron.

Fungsi Lipid
Trigliserida dan lipid-lipid lain memiliki jauh lebih banyak energi yang disebabkan ikatannya,
daripada karbohidrat dan protein lemak sebagai media penyimpanan, karena kabohidrat
menginkorperasi air selama penyimpanannya, sementara lemak tidak memerlukan air untuk
bentuk penyimpanan akhirnya.
Selain berperan sebagai media penyimpanan energi, beberapa jenis lemak tertentu melapisi dan
melindungi organ-organ internal tubuh, sementara jenis lainnya dalam bentuk lapisan lemak
tepat dibawah kulit pada banyak mamalia menyediakan isolasi panas untuk melawan
temperatur lingkungan yang rendah. Di antara kelompok-kelompok utama lipid berfungsi dalam
organisme hidup adalah lemak netral (trigliserida), fosfolipid, dan steroid.

Lipid darah normal
Nilai kolesterol dalam darah untuk dewasa sampai dengan 200 mg/dl (200 240 mg/dl masuk dalam resiko
sedang, lebih dari 240 mg/dl resiko tinggi jantung koroner), sedangkan untuk bayi 90 130 mg/dl dan anak 130-
170 mg/dl . (lebih dari 185 mg/dl resiko tinggi)

Lipid darah abnormal
Lemak adalah zat yang kaya energi yang berfungsi sebagai sumber energi utama untuk proses metabolisme tubuh.
Hiperlipidemia adalah tingginya kadar lemak. Kadar lemak yang abnormaldalam sirkulasi darah biasanya
menyebabkan resiko terjadinya aterosklerosis dan penyakit arterikoroner atau penyakit arteri karotis. Penyakit ini
meningkat pada seseorang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi.Adanya kadar kolesterol yang berlebih dalam
pembuluh darah akan membuatendapan/lempengan yang akan mempersempit atau menyumbat pembuluh
darah. Peningkatan kolesterol juga dapat menyebabkan aterosklerosis. Untuk nilai kolesterol untuk dewasa
melebihi240 mg/dl maka akan terkena resiko tinggi penyakit jantung koroner, begitupun dengan nilai HDL jika
perempuan dan laki-laki kurang dari 35 mg/dl maka akan terkena resiko tinggi penyakit jantung
koroner,Dislipidemia yaitu kadar lemak yang abnormal, yang ditandai dengan, peningkatan kadar kolesterol total,
trigliserida, kolesterol LDL, penurunan kadar kolesterol HDL merupakan awal terjadinya plak aterosklerosis. LDL
merupakan kolesterol jahat karena dapat menyusup kedinding pembuluh darah yang menyebabkan terjadinya
plak. Guguran plak aterosklerosis meninggalkan luka pada dinding pembuluh darah, sehingga untuk menutup luka
itu, fibrinogenharus diubah menjadi benang-benang fibrin. Peningkatan kadar fibrinogen merupakan salah satu
faktor resiko stroke dan penyakit jantung koroner.Kadar trigliserida yang sangat tinggi sampai 800 mg/dl atau lebih
bisa menyebabkan pembesaran hati dan limpa.Faktor lain yang menyebabkan tingginya kadar lemak :
Riwayat keluarga dengan hiperlipidemia
Diet kaya lemak
Kurang melakukan olahraga
Mengkonsumsi alcohol
Merokok
Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik

Metabolisme lipid darah
Lipid itu tersimpan dalam bentuk TAG (trasilgliserol), bersifat hidrophobik, penyusun struktur
dalam tubuh (membrane sel), sebagian besar tersusun dari asam lemak.

1. Metabolisme lipid diawali dari:
Lipid -> dibawa ke usus -> menjadi trasilgliserol (TAG) -> asam lemak dan gliserol lalu kedua
ini diesterifikasi di mukosa sel menjadi TAG dan diyambah protein menjadi kilomikron
(Lipoprotein) -> pembuluh limfe -> pembuluh darah -> Hati -> dihati terdapat HDL, IDL, VLDL,
LDL.
VLDL = mengangkut asam lemak+KH dari hati ke jaringan
IDL = menyumbang fosfolipid ke jaringan
HDL = kolesterol dari jaringan ke hati lalu keluar tubuh
LDL = membawa kolesterol ke jaringan

2. Lipogenesis
Lipogenesis adalah bahan baku dari asetil coa, asam palmitat disini akan diperpanjang.
Pemnjang palmitat pada reticulum endoplasma. Kofaktornya adalah NADPH, Biotin, Mg=2,
ATP, dan bikarbonat. Senyawa lemak bias dibentuk pada hati, otak, kelenjar mamae, ginjal,
dan jaringan adipose. Yang menstimulasi insulin, sehingga secara tidak langsung
menghambat dari lipolisis.
Jadi jika lipolisis menurun maka insulin meningkat dan lipogenesis meningkat, dan jika
lipogenesis menurun maka FFA akan meningkat.

Regulasi lipogenesis dibagi menjadi 2 yaitu:
a. Lipogenesis short term
Pengaturan kerja enzim, jadi ada allosterik dab ada kovalennya, dan ketika ada
substrat langsung terjadi lipogenesis

b. Lipogenesis long term
Menggunakan ekspresi gen, jadi adanya pengaturan gen

FFA diikat oleh albuin masuk ke plasma darah dibawa ke jaringan otot lalu diikat ke KOASH -
> membentuk Acyl KoA (digunakan sebagai sinyal untuk degradasi asam lemak di
mitokondria).

1. Ketogenesis
Ketogenesis terjadi dikarenakan kelebihan acetyl KoA.Badan keton tersebut terdiri dari
aseton, aseto asetat, b hidroksi butirat.Ketogenesis ini meningkat dalam keadaan kelaparan,
diet rendah KH, dan diabetes mellitus. Ketogenesis ini akan terjadinya oksidasi di hati.
Acetyl CoA + oxaloasetat menghasilkan atrate.
Apabila acetyl CoA berlebihan maka sebagian yang tersisa akan diubah menjadi asam lemak,
kolesterol, yang paling banyak dibuat adalah asetat.
Di dalam ketogenesis terdapat dimana konsentarasi dari abnormalnya kelebihan keton
disebut dengan ketosis.
Ini terjadi pada orang yang kelaparan, low carbohydrate, diabetes mellitus.
Ketoacidosis = kelebihan keton
Ketoagenosis = mulut bau keton

2. Lipoprotein Darah
Profil Lipid
Ukuran Satuan Nilai Rujukan
Kolesterol total mg/dL 150 200
HDL
LDL
mg/dL
mg/dL
45 65 (P)
35 55 (L)
< 100 (Direk)
Trigliserid mg/dL 120 190
Kolesterol Total, Konsensus lipid ( < 200 mg/dl =Yang diinginkan, 200-239 mg/dl= batas tinggi, >
240 mg/dl=Tinggi)
Kolesterol Alfa (HDL), Konsensus lipid ( < 40 mg/dl =rendah, > = 60 mg/dl =Tinggi)
Kolesterol LDL (Direk), Konsensus lipid ( < 100 mg/dl =Optimal, 100-129 mg/dl= mendekati
optimal, 130-159 mg/dl= Batas tinggi, 160-189 mg/dl=Tinggi)
Trigliserida, Konsensus lipid ( < 150 mg/dl =Normal, 150-199 mg/dl= Batas tinggi, 200-499
mg/dl= Tinggi, >=500 mg/dl=Sangat Tinggi)
Rasio Kolesterol Total/C.HDL, Berdasarkan Cardio risk index ratio (CRI) (<3 = Low Risk, 3-6 =
Normal, >6 = High Risk)

Hubungan olah raga dan mengatur pola makanan dalam lipid darah
Olahraga merupakan aktifitas tubuh yang menyebabkan pemakaian energy berlebih. Olahraga
dapat membantu pembakaran lipid dalam tubuh, karena saat glukosa darah yang menjadi
sumber energy utama telah habis, tubuh akan medegradasi lemak yang berfungsi sebagai
energy cadangan untuk di proses menjadi glukosa dengan proses yang disebut gluconeogenesis.
Keadaan ini akan menyebabkan lemak pada tubuh semakin sedikit karena telah dilakukan
pembakaran sebagai penghasil energy.
Lemak didalam tubuh hanya bisa dibuang kalau tenaga dari makanan yang kita makan sudah
habis. Lemak ditubuh akan diangkut masuk kedalam otot-otot untuk diajdikan tenaga. Waktu
terbaik untuk berolahraga adalah pagi hari setelah abngun tidur disaat perut dalam keadaan
kosong karena kita akan membakar lemak bukan membakar makanan yang telah kita makan.
Lakukan olahraga selama kurang lebih 45-60 menit, olahraga apapun selain angkat beban.


c. MAKANAN YANG HALAL DAN THOYIBAH MENURUT PANDANGAN ISLAM

Yang dimaksud makanan halal ialah : halal disini dalam subtansinya, cara mendapatkannya ,cara
mengolahnya ,kualitasnya dan kuantitasnya, yang penafsirannya diuraikan dalam beberapa
hadist nabi Saw.
Adapun yang dimaksud Thoyib/Baik adalah yang apabila dimakan akan meyehatkan dan tidak
menimbulkan mudharat .

Hadist tentang makanan halal dan thoyibah


Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi. (QS. Al-
Baqarah: 168)
Dan Allah mensifatkan Nabi Muhammad dalam firman-Nya:


Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang
buruk. (QS. Al-Araf: 157)
Allah melarang melakukan apa saja -termasuk memakan makanan- yang bisa memudhorotkan
diri, dalam firman-Nya:


Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. (QS. Al-Baqarah: 195)
Juga sabda Nabi -Shallallahu alaihi wasallam-:


Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain.
Karenanya diharamkan mengkonsumsi semua makanan dan minuman yang bisa
memudharatkan diri -apalagi kalau sampai membunuh diri- baik dengan segera maupun dengan
cara perlahan. Misalnya: racun, narkoba dengan semua jenis dan macamnya, rokok, dan yang
sejenisnya.


Mereka menanyakan kepadamu: Apakah yang dihalalkan bagi mereka? Katakanlah:
Dihalalkan bagimu yang baik-baik.. (QS. Al-Maidah: 4)