Anda di halaman 1dari 12

KANTOR PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KAB. SOLOK

 Kompos atau humus adalah sisa-sisa mahluk hidup yang telah mengalami pelapukan, bentuknya sudah berubah seperti
  • Kompos atau humus adalah sisa-sisa mahluk hidup yang telah mengalami pelapukan, bentuknya sudah berubah seperti tanah dan

tidak berbau. Kompos memiliki kandungan hara NPK yang lengkap meskipun

persentasenya kecil. Kompos juga

mengandung senyawa-senyawa lain yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

Daun-daunan, pangkasan rumput, ranting, dan sisa kayu dapat dikomposkan Ada bahan yang mudah dikomposkan, ada bahan
Daun-daunan, pangkasan rumput, ranting, dan sisa kayu dapat dikomposkan
Daun-daunan, pangkasan rumput, ranting, dan sisa kayu dapat
dikomposkan
Daun-daunan, pangkasan rumput, ranting, dan sisa kayu dapat dikomposkan Ada bahan yang mudah dikomposkan, ada bahan
Daun-daunan, pangkasan rumput, ranting, dan sisa kayu dapat dikomposkan Ada bahan yang mudah dikomposkan, ada bahan

Ada bahan yang mudah dikomposkan, ada bahan yang agak mudah, dan ada yang sulit dikomposkan.

Sebagian besar bahan organik mudah dikomposkan.



Tanaman tidak dapat menyerap hara dari bahan organik yang masih mentah, apapun bentuk dan asalnya.

Kotoran ternak yang masih segar tidak bisa diserap haranya oleh tanaman.

Apalagi sisa tanaman yang masih segar bugar juga tidak dapat diserap haranya oleh tanaman.

Kompos yang ‘setengah matangjuga tidak baik untuk tanaman.

Bahan organik harus dikomposkan sampai matangagar bisa diserap haranya oleh tanaman.

Prinsipnya adalah tanaman menyerap hara dari tanah, oleh karena itu harus dikembalikan menjadi tanah dan diberikan ke tanah lagi.

 Secara alami bahan organik akan mengalami pelapukan menjadi kompos, tetapi waktunya lama antara setengah sampai

Secara alami bahan organik akan mengalami

pelapukan menjadi kompos, tetapi waktunya

lama antara setengah sampai satu tahun tergantung bahan dan kondisinya.

Agar proses pengomposan dapat berlangsung

lebih cepat perlu perlakuan tambahan.

Pembuatan kompos dipercepat dengan menambahkan aktivator atau inokulum atau biang kompos. Aktivator ini adalah jasad renik

(mikroba) yang bekerja mempercepat pelapukan

bahan organik menjadi kompos.

 Bahan yang akan dibuat kompos juga harus cukup mengandung air  Bahan juga harus cukup
  • Bahan yang akan dibuat kompos juga harus cukup mengandung air

  • Bahan juga harus cukup mengandung udara. Seperti halnya air, udara dibutuhkan untuk kehidupan jasad renik aktivator kompos.

  • Untuk melindungi kompos dari lingkungan luar yang buruk, kompos perlu ditutup. Penutupan ini bertujuan untuk melindungi bahan/jasad renik dari air hujan, cahaya matahari, penguapan, dan perubahan suhu. Bahan didiamkan selama beberapa waktu hingga kompos matang.

Lanjutan Ciri kompos yang sudah matang adalah bentuknya sudah berubah menjadi lebih lunak, warnanya coklat kehitaman,
Lanjutan
Ciri kompos yang sudah matang adalah
bentuknya sudah berubah menjadi lebih
lunak, warnanya coklat kehitaman, tidak
berbau menyengat, dan mudah
dihancurkan/remah.

Bagaimana cara penggunaan

kompos?

  • Kompos yang sudah matang dapat langsung digunakan untuk tanaman. Tidak ada batasan baku berapa dosis kompos yang diberikan untuk tanaman.

  • Tetapi jika kompos akan digunakan untuk pembibitan atau untuk tanaman di dalam pot/polybag, kompos harus dicampur tanah dengan perbandingan satu bagian kompos

: tiga bagian tanah.

  • Kompos dapat diberikan ke tanaman apa saja, mulai dari tanaman pertanian, holtikultura, perkebunan, tanaman hias, buah-buahan, sayuran, dan kehutanan. Misalnya untuk tanaman: padi sawah, padi gogo, jagung, ketela pohon, kacang, kol, kentang, karet, kopi, sawit, kakao, tebu, aglonema, gelombang cinta, mangga, akasia, dan lain-lain.

 Kompos ibarat multivitamin bagi tanah dan tanaman. Kompos memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. 
  • Kompos ibarat multivitamin bagi tanah dan

tanaman. Kompos memperbaiki sifat fisik dan

kimia tanah.

  • Kompos akan mengembalikan kesuburan tanah.

  • Tanah keras akan menjadi lebih gembur.

  • Tanah miskin akan menjadi subur.

  • Tanah masam akan menjadi lebih netral.

  • Tanaman yang diberi kompos tumbuh lebih subur dan kualitas panennya lebih baik daripada tanaman tanpa kompos.

Skema Alur Produksi Kompos BAHAN ORGANIK : JERAMI , DAUN , RUMPUT,SISA MAKANAN ,KOHE ,DLL BAHAN
Skema Alur Produksi Kompos
BAHAN ORGANIK : JERAMI , DAUN , RUMPUT,SISA MAKANAN ,KOHE ,DLL
BAHAN
PAKAN TERNAK
LIMBAH ORGANIK
PETERNAKAN ORGANIK
PROSES PEMBUATAN PUPUK ORGANIK
PENGGUNAAN
PUPUK ORGANIK
TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK SECARA KOMERSIAL 1.TAHAP PERTAMA MEMBUAT PUPUK ORGANIK DENGAN APPO 2.TAHAP KEDUA MENGOLAH
TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK SECARA KOMERSIAL
1.TAHAP PERTAMA MEMBUAT PUPUK ORGANIK DENGAN APPO
2.TAHAP KEDUA MENGOLAH PUPUK ORGANIK MENJADI PUPUK HAYATI/ORGANIK PLUS
3.TAHAP KETIGA : MENGOLAH PUPUK ORGANIK / PLUS GRANULAR