Anda di halaman 1dari 14

TUGAS II

PENALARAN DALAM KARYA ILMIAH



OLEH
WADI OPSIMA
(O111 13 310)


FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN HEWAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2013
1. Buatlah penjelasan mengenai karangan ilmiah!
Karangan ilmiah merupakan suatu karangan atau tulisan yang diperoleh
sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan,
penelitian dalam bidang tertentu ,disusun menurut metode tertentu dengan
sistematika yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan
kebenarannya.
Tujuan dari pembuatan karangan ilmiah :
a. Memberi penjelasan;
b. Memberi komentar atau penilaian ;
c. Memberi saran;
d. Menyampaikan sanggahan;
e. Membuktikan hipotesa.
Hal-hal yang harus ada dalam karya ilmiah antara lain:
a. Karya tulis ilmiah memuat gagasan ilmiah lewat pikiran dan alur pikiran;
b. Keindahan karya tulis ilmiah terletak pada bangun pikir dengan unsur-unsur
yang menyangganya;
c. Alur pikir dituangkan dalam sistematika dan notasi;
d. Karya tulis ilmiah terdiri dari unsur-unsur: kata, angka, tabel, dan gambar
yang tersusun mendukung alur pikir yang teratur.;
e. Asas-asas yang terkandung dalam hakikat ilmu dengan mengindahkan
kaidah-kaidah kebahasaan;
f. Karya tulis ilmiah harus mampu mengekspresikan yang terdiri dari
serangkaian narasi (penceritaan), eksposisi (paparan), deskripsi (lukisan) dan
argumentasi (alasan).
Ciri-ciri karya ilmiah, yaitu:
a. Struktur Sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal
(pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian
awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian
gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau
subtopik. Bagian penutup merupakan kesimpulan pokok pembahasan serta
rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
b. Komponen dan Substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua
karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka.
Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
c. Sikap Penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan
menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk
pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
d. Penggunaan Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang
tercermin dari pilihan kata / istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan
struktur yang baku.
Contoh Karangan ilmiah, yaitu :
A. Karya Ilmiah Pendidikan
Karya ilmiah pendidikan digunakan tugas untuk meresume pelajaran, serta
sebagai persyaratan mencapai suatu gelar pendidikan. Karya ilmiah pendidikan
terdiri dari:
1. Paper (Karya Tulis).
Paper atau lebih populer dengan sebutan karya tulis, adalah karya ilmiah
berisi ringkasan atau resume dari suatu mata kuliah tertentu atau ringkasan
dari suatu ceramah yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswanya.
Tujuan pembuatan paper ini adalah melatih mahasiswa untuk mengambil
intisari dari mata kuliah atau ceramah yang diajarkan oleh dosen, penulisan
paper ini agak diperdalam dengan beberapa sub-bab antara lain, Bab I
Pendahuluan , Bab II Pemaparan Data, Bab III Pembahasan atau Analisis dan
Bab IV Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran.
2. Pra Skripsi
Pra Skripsi adalah karya tulis ilmiah pendidikan yang digunakan sebagai
persyaratan mendapatkan gelar sarjana muda. Karya ilmiah ini disyaratkan
bagi mahasiswa pada jenjang akademik atau setingkat diploma 3 ( D-3).
Format tulisannya terdiri dari Bab I Pendahuluan (latar belakang pemikiran,
permasalahan, tujuan penelitian atau manfaat penelitian dan metode
penelitian). Bab II gambaran umum (menceritakan keadaan di lokasi
penelitian yang dikaitkan dengan permasalahan penelitian), Bab III deskripsi
data (memaparkan data yang diperoleh dari lokasi penelitian). Bab IV analisis
(pembahasan data untuk menjawab masalah penelitian). Bab V penutup
(kesimpulan penelitian dan saran).

3. Skripsi
Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis
berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung
oleh data dan fakta-fakta empiris-objektif baik berdasarkan penelitian
langsung (observasi lapangan ) maupun penelitian tidak langsung (study
kepustakaan). Skripsi ditulis sebagai syarat mendapatkan gelar sarjana S1.
Pembahasan dalam skripsi harus dilakukan mengikuti alur pemikiran ilmiah
yaitu logis dan emperis.
4. Thesis
Thesis adalah suatu karya ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dari pada
skripsi, thesis merupakan syarat untuk mendapatkan gelar magister (S-2).
Penulisan thesis bertujuan mensinthesikan ilmu yng diperoleh dari perguruan
tinggi guna mempeluas khazanah ilmu yang telah didapatkan dari bangku
kuliah master, khazanah ini terutama berupa temuan-temuan baru dari hasil
suatu penelitian secara mendalam tentang suatu hal yang menjadi tema thesis
tersebut.
5. Disertasi
Disertasi adalah suatu karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil
yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta akurat dengan
analisis terinci. Dalil yang dikemukakan biasanya dipertahankan oleh
penulisnya dari sanggahan-sanggahan senat guru besar atau penguji pada
sutu perguruan tinggi, desertasi berisi tentang hasil penemuan-penemuan
penulis dengan menggunakan penelitian yang lebih mendalam terhadap suatu
hal yang dijadikan tema dari desertasi tersebut, penemuan tersebut bersifat
orisinil dari penulis sendiri, penulis desertasi berhak menyandang gelar
Doktor.
B. Karya ilmiah Penelitian.
1. Makalah seminar.
a. Naskah Seminar
Naskah Seminar adalah karya ilmiah yang barisi uraian dari topik yang
membahas suatu permasalahan yang akan disampaikan dalam forum
seminar. Naskah ini bisa berdasarkan hasil penelitian pemikiran murni dari
penulisan dalam membahas atau memecahkan permasalahan yang
dijadikan topik atau dibicarakan dalam seminar.
b. Naskah Bersambung
Naskah Bersambung sebatas masih berdasarkan ciri-ciri karya ilmiah,
bisa disebut karya tulis ilmiah. Bentuk tulisan bersambung ini juga
mempunyai judul atau title dengan pokok bahasan (topik) yang sama,
hanya penyajiannya saja yang dilakukan secara bersambung, atau bisa
juga pada saat pengumpulan data penelitian dalam waktu yang berbeda.
2. Laporan Hasil Penelitian
Laporan adalah bagian dari bentuk karya tulis ilmiah yang cara
penulisannya dilakukan secara relatif singkat. Laporan ini bisa dikelompokkan
sebagai karya tulis ilmiah karena berisikan hasil dari suatu kegiatan penelitian
meskipun masih dalam tahap awal.
3. Jurnal penelitian
Jurnal penelitian adalah buku yang terdiri karya ilmiah terdiri dari asal
penilitian dan resensi buku. Penelitian jurnal ini harus teratur continue dan
mendapatkan nomor dari perpustakaan nasional berupa ISSN
(International Standard Serial Number).

2. Jelaskan perebedaan antara karangan ilmiah dan non ilmiah !
Perbedaan antara karangan ilmiah dan ilmiah adalah:
Karya Ilmiah
1. Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian
(faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara
fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan
pengamatan atau observasi.
2. Karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam
pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu
dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses
pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi.
3. Dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa
ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik
penulisan karya ilmiah. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan
dasar para ahli bahasa dalam melakukan pengklasifikasian.
Contoh karya ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi, tesis, dan disertasi.
Karya Non Ilmiah
Karya non ilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi
isinya tidak didukung fakta umum. Karangan non ilmiah ditulis
berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifat subyektif. Bahasanya
bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer,
walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Karya non ilmiah
bersifat, antara lain :
1. Emotif , merupakan kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak
sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi;
2. Persuasif, merupakan penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk
meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan
cukup informatif;
3. Deskriptif , merupakan pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan
subjektif;
4. Jika kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.
Contoh karangan nonilmiah adalah anekdot, dongeng, hikayat, cerpen,
cerber, novel, roman, puisi, dan naskah drama.

Karangan ilmiah, yaitu :
a. Sistematis;
b. Objektif;
c. Cermat, tepat, dan benar;
d. Tidak persuasif;
e. Tidak argumentatif;
f. Tidak emotif;
g. Tidak mengejar keuntungan sendiri;
h. Tidak melebih-lebihkan sesuatu.


Karangan non ilmiah, yaitu :
a. Ditulis berdasarkan fakta pribadi;
b. Fakta yang disimpulkan subyektif;
c. Gaya bahasa konotatif dan popular;
d. Tidak memuat hipotesis;
e. Penyajian dibarengi dengan sejarah;
f. Bersifat imajinatif;
g. Situasi didramatisir;
h. Bersifat persuasif.
3. Buatlah contoh silogisme ! Minimal 30.
Contoh silogisme
Semua remaja desa memiliki rambut panjang.
Sebagian remaja desa memiliki mata indah.
Sebagian remaja desa berambut panjang dan memiliki mata tak indah.
Semua guru adalah pegai negeri.
Semua penghuni asrama B adalah guru.
Semua penghuni asrama B adalah pegawai negeri.
Logam 1 memuai kalau dipanaskan.
Logam 2 memuai kalau dipanaskan.
Semua logam memuai kalau dipanaskan.
Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari.
Pada malam hari tidak ada sinar matahari.
Pada malam hari tidak terjadi proses fotosintesis.

Semua makhluk hidup ciptaan tuhan.
Manusia adalah makhluk hidup.
Manusia ciptaan tuhan.
Semua pelaut adalah perenang.
Sebagian perenang bukan penyelam.
Sebagian pelaut bukan penyelam.
Tidak ada dua rumah rancangan X yang memiliki model yang sama.
Rumah A dan B adalah rncangan X.
Rumah A dan B tidak memiliki model yang sama.
Setiap mamalia punya sebuah jantung.
Semua kuda adalah mamalia.
Setiap kuda punya sebuah jantung.
Semua mamalia binatang yang melahirkan dan menyusui anaknya.
Kerbau termasuk binatang mamalia.
Kerbau binatang yang melahirkan dan menyusui anaknya.
Semua yang melanggar peraturan harus dihukum.
Kita tidak pernah melanggar peraturan.
Kita tidak dihukum.
Jika sudah malam maka kita tidur.
Jika kita tidur maka kita bermimpi.
Jika sudah malam maka kita bermimpi.
Semua pemain sepak bola adalah pelari.
Sebagian pelari adalah atlet.
Ada pemain sepak bola yang bukan atlet.
Semua korupsi tidak disenangi.
Sebagian pejabat adalah korupsi.
Sebagian pejabat tidak disenangi.
Jika hujan, saya naik becak.
Sekarang hujan.
Jadi, saya naik becak.
Kita membutuhkan makanan untuk beraktivitas.
Berjalan kaki adalah suatu kegiatan beraktivitas.
Untuk berjalan kaki membutuhkan makanan.
Semua anak kelas X suka pelajaran Matematika.
Budi anak kelas X.
Budi suka pelajaran Matematika.
Semua herbivora makan tumbuhan.
Sapi adalah herbivora.
Sapi makan tumbuhan.
Semua siswa SMA Bani Saleh lulus Ujian Nasional.
Rani adalah siswa SMA Bani Saleh.
Rani lulus Ujian Nasional.
Semua ibu sayang kepada anaknya.
Siti adalah seorang ibu.
Jadi, Siti sayang kepada anaknya.
Jika tidak ada udara, makhluk hidup akan mati.
Makhluk hidup itu mati.
Makhluk hidup itu tidak mendapat udara.
Semua vegetarian hanya makan sayur.
Lestari hanya makan sayur.
Lestari adalah vegetarian.
Semua orang yang berjasa terhadap negara adalah pahlawan.
Sukarno adalah pahlawan.
Jadi, Sukarno adalah orang yang berjasa terhadap negara.
Semua murid berbaju putih.
Sebagian murid bercelana hitam.
Sebagian murid bercelana hitam dan berbaju putih.
Semua manusia akan mati
Socrates adalah manusia.
Jadi, Socrates akan mati.
Semua influenza adalah penyakit.
Semua penyakit adalah menggannggu kesehatan.
Sebagian yang mengganggu kesehatan adalah influenza.
Setiap orang asing harus memiliki izin kerja, jika ingin bekerja di Indonesia.
Peter White itu orang asing.
Jadi, Peter White harus memiliki izin kerja jika ingin bekerja di Indonesia.
Semua siswa SMA memakai seragam putih abu-abu.
Toni tidak memakai seragam putih abu-abu.
Toni bukan siswa SMA.
Semua aktor Korea sangat tampan.
Song Jong Ki adalah aktor Korea.
Jadi, Song Jong Ki sangat tampan.
Sebagian pembalab adalah montir.
Semua montir pandai merakit motor.
Ada pembalap yang tidak pandai merakit motor.
Semua ponsel ada fasilitas SMS.
Sebagian ponsel ada fasilitas internet.
Sebagian ponsel ada fasilitas SMS dan internet.






DAFTAR PUSTAKA
Akbar, Zulfikar. Karya Ilmiah & Non-ilmiah.
http://fikarzone.wordpress.com/2011/02/15/karya-ilmiah-non-ilmiah/. (diakses pada
15 April 2011)

Ashari, Muhammad Hasyim, dkk. 2012. Erlangga Fokus SNMPTN IPA. Malang:
Erlangga.

Dwi, Fahrizal Bayang. Perbedaan Karya Ilmiah, Populer, Dan Non-Ilmiah.
http://bayangzone.blogspot.com/2013/04/perbedaan-karya-ilmiah-populer-dan-
non.html. (diakses tanggal 4 April 2013)

Permana, Acep Setia. Silogisme & Entimem.
http://acepgagan.blogspot.com/2013/01/silogisme-entimem.html. (diakses tanggal
18 Januari 2013)

Surya, Jaka. Hakikat Karangan ilmiah.
http://venomjazz.blogspot.com/2013/04/hakekat-karangan-ilmiah.html. (diakses
pada 27 april 2013)