Anda di halaman 1dari 23

Latar Belakang Sosio-Ekonomi-

Demografi dan Lingkungan


Keluarga :

Status perkawinan : Sudah menikah
Jumlah anak : 5
Status ekonomi keluarga : Cukup

Anamnesa :
Keluhan utama :Sesak nafas sejak Seminggu
sebelum ke puskesmas
Keluhan tambahan :(-)
Pasien mengatakan sudah sering sesak nafas
dan juga batuk sejak sekitar dua tahun yang lalu,
dan kambuh kambuhan. Pasien mengatakan
sesak dan batuk terutama saat cuaca dingin


Riwayat penyakit dahulu/penyakit keluarga :
Riwayat mengalami keluhan yang sama 2 tahun
yang lalu.
Riwayat TBC / pengobatan OAT : Disangkal
Riwayat batuk lama : Disangkal
Riwayat batuk darah : Disangkal
Riwayat hipertensi : Disangkal
Riwayat DM : Disangkal
Riwayat asma : Disangkal
Riwayat sakit maag : Disangkal

Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum :
Keadaan umum : Tampak sakit ringan
Kesadaran : Compos mentis
TD : 120/80 mmhg
Nadi : 80 x/menit
RR : 22 x/menit
Suhu : 36 C

Kepala
Bentuk : Normocephal
Mata : Conjunctiva anemis (-/-), Sklera
ikterik (-/-), pupil isokhor, refleks cahaya (+/+)
THT :
Hidung: Dalam batas normal
Telinga: Dalam batas normal
Tenggorokan: Tonsil: T1-T1, faring tidak
hiperemis


Leher : Pembesaran KGB (-)
Thorak :
Paru :
Inspeksi : Simetris kiri dan kanan
Palpasi : Fremitus kiri dan kanan normal
Perkusi : Sonor
Auskultasi : Suara nafas vesikuler, Rhonki +/+, wheezing +/+
Jantung :
Inspeksi : Iktus kordis tidak terlihat
Palpasi : Iktus kordis teraba 1 jari medial di
midklavikula sinistra ICS V
Perkusi : Batas jantung dalam batas normal
Auskultasi :BJ I-II regular, gallop (-), murmur (-)

Abdomen:
Inspeksi : Perut tidak tampak membuncit
Auskultasi : BU (+) normal
Perkusi : Timpani
Palpasi : Nyeri tekan epigastrium (+), hepar
dan lien tidak teraba.

Ektremitas:
Superior: Edema (-/-), akral hangat, nyeri tekan (-/-
)tanda peradangan (-/-),
Inferior : Edema (-/-), nyeri tekan (-/-), kemerahan (-/-
).

Pemeriksaan anjuran
Pemeriksaan Sputum
Darah Lengkap
Rontgen

Diagnosa
Bronkitis Kronis

Diagnosa Banding
TB paru
Asma
Manajemen
Promotif :
Menjelaskan kepada pasien bahwa penyakit yang
diderita adalah penyakit bronkitis.
Menjelaskan kepada pasien tentang pencegahan
dan cara menghindar dari faktor pencetusnya
terutama menghindari asap rokok menggunakan
masker atau penutup hidung

Preventif
Menghindari aktivitas yang berlebihan seperti
mencuci yang terlalu banyak dan tidak ada
istirahatnya
Mengkonsumsi makanan bergizi

Kuratif
Non Farmakologi
Istirahat di rumah
Menggunakan masker

F armakologi
OBH syirup 3x1
Amosisilin 3 x 500 mg
Paracetamol 3 x 500 mg

Rehabilitatif
Menjelaskan kepada pasien untuk tidak bekerja
terlalu berat
Menjelaskan kepada pasien cara pencegahan
kekambuhan

DEFINISI
Bronkhitis kronis adalah suatu bentuk penyakit obstruksi paru
kronik, pada keadaan ini terjadi iritasi bronkhial dengan sekresi
yang bertambah dan batuk produktif selama sedikitnya tiga
bulan atau bahkan dua tahun berturut-turut, biasanya keadaan
ini disertai emfisema paru

INSIDENSI
Bronkitis kronis dapat dialami oleh semua ras tanpa ada
perbedaan. Frekuensi angka kejadian lebih sering pada pria
disbanding wanita, usia penderita bronchitis krinis lebih sering
dijumpai di atas 50 tahun.
ETIOLOGI
Faktor penyebab tersering pada bronchitis kronis
adalah asap rokok, debu dan asap industri, polusi
udara
Gambaran Klinis
Sesak nafas. Sesak bersifat progresif, maikin
memberat saat beraktifitas
Pada pemeriksaan auskultasi kadang dapat
didapatkan whizzing juga ronkhi
Batuk dengan dahak atau batuk produktif dalam
jumlah banyak. Dahak makin banyak dan
berwarna kuning (purulen), pada serangan akut
kadang dapat dijumpai batuk darah

Faktor etiologi utama adalah merokok dan polusi udara
lain yang biasa terdapat pada daerah industri. Polusi
tersebut dapat memperlambat aktivitas silia dan
pagositosis, sehingga timbunan mukus meningkat
sedangkan mekanisme pertahanannya sendiri melemah.

ANALISA KASUS
Disini Tidak ada hubungan penyakit pasien
dengan keadaan rumah pasien.
Adapun faktor pencetus atau etiologi yang
menimbulkan Bronkitis kronis adalah terpapar
dengan asap rokot dan debu.
Kausal penyebab dari masalah timbulnya suatu
penyakit bronkitis kronis adalah akibat dari
terpapar dengan asap rokot dan debu sehingga
ini merupakan faktor pencetus timbulnya penyakit
tersebut pada pasien