P. 1
Pemerataan Beban Untuk Menekan Losses Jaringan Distribusi Tegangan Rendah

Pemerataan Beban Untuk Menekan Losses Jaringan Distribusi Tegangan Rendah

4.87

|Views: 17,253|Likes:
Dipublikasikan oleh wonk_ganteng
Suatu Evaluasi Sebagai Usaha Penekanan Losses Jaringan Tegangan Rendah Di PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang
Suatu Evaluasi Sebagai Usaha Penekanan Losses Jaringan Tegangan Rendah Di PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang

More info:

Published by: wonk_ganteng on Mar 12, 2008
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2014

pdf

text

original

Gambar 4.4. menggambarkan suatu penyederhanan rangkaian JTR mulai

dari rak TR(V), JTR dan akhirnya ke peralatan pelanggan (Z). Dari gambar

terlihat, bahwa setiap perangkat satu phase pelanggan mengalirkan arus ke netral

dengan besar :

R

R

R

Z

V

I

;

S

S

S

Z

V

I

;

T

T

T

Z

V

I

Dalam satu jurusan, setiap pelanggan terhubung ke masing-masing phase,

sehingga arus netral didapat dari penjumlahan secara vektoris arus yang melalui

penghantar phase.

Dari data beban jurusan B pada tabel 4.2 dan tabel 4.5 dapat dibuat suatu

diagram fasor antara arus tiap phase dan besar arus netral berikut besar sudutnya:

ZR

ZS

ZT

N

VR

VS

VT

IR

IS

IT

PT PLN(PERSERO)
DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN TANGERANG
AREA JARINGAN KRAMATJATI

36

Gambar 4.5. dan gambar 4.6. dibuat dengan software AutoCad, yang

bertujuan untuk mendapatkan nilai yang presisi. Penggambaran dilakukan dengan

menggunakan skala 1:1. Artinya pada gambar AutoCad 1 mm mewakili 1A dan

1V. Dengan melihat dimensi yang ditunjukkan dengan software AutoCad kita

dapat menentukan besarnya arus netral berikut dengan besar sudutnya.

Berdasarkan gambar besar arus netral adalah:

Sebelum pemerataan beban:

48
,
32

96
.
98

N

I

Sesudah pemerataan beban:

87
,
0

28
,
59

N

I

Dari gambar terlihat, arus netral merupakan penjumlahan vektoris antara

arus phase R, phase S, dan phase T. Apabila ketiga arus ini mempunyai besar

yang sama dan terpisah satu sama lain dengan sudut yang sama (120˚), maka arus

yang mengalir di kawat netral menjadi nol. Hasil arus netral yang didapat dengan

menggambarkan dengan diagram vektor ini, berbeda dengan arus netral

pengukuran. Hal ini disebabkan karena data yang digunakan untuk menggambar

secara vektoris diambil, tidak pada saat yang tepat sama.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->