Anda di halaman 1dari 5

PERKEMBANGAN KERETA API

A. PENDAHULUAN
Dewasanya transportasi merupakan suatu kebutuhan bagi kebanyakan manusia. Hampir
keseluruhan aktivitas manusia ditunjang dengan transportasi. Seiring dengan perkembangan
zaman efektifitas dan efisensi waktu serta kenyamanan merupakan pertimbangan yang paling
penting dalam menentukan jenis transportasi yang akan digunakan. Kereta api merupakan
salah satu jenis alat transportasi masal yang banyak digunakan sehingga seiring dengan
berkembangnya teknologi perkeretaapian yang melahirkan beragam jenis inovasi pembaruan
teknologi yang dapat menunjang kebutuhan manusia akan transportasi.

B. SEJARAH PERKEMBANGAN
Sejarah perkeretaapian dimulai adanya upaya untuk meningkatkan pelayanan kuantitas
pengangkutan, kecepatam perjalanan, keawetaan sarana dan prasarana yang meliputi:
rancangan bangun, model kereta api, lokomotif, rel, teknologi persinyalan perkertaapian, dll.
Tahun Keterangan
Abad 17 tahun 1630
Kereta batu bara

Diciptakan jalan rel yang terbuat dari kayu untuk
mempermudah pengangkutan pertambangan batu
bara. Kerata tambang berbentuk sederhana dengan
memanfaatkan tenaga kuda untuk menariknya.
James Watt abad ke-18
Kereta Uap

Pada abad ke 18 James Watt seorang teknisi yang
berasal dari Skotlandia mematenkan hasil
penemuannya yang berupa mesin kerata api uap.
Kereta api uap yang memanfaatkan mesin uap
sebagai penggerak lokomotif kereta api dengan
beragam jenis bahan bakar (kayu, batu bara,
minyak). Pada tahun 1794 desain model kereta api
pertama dibuat oleh John Fitch (Amerika Serikat).
Sepuluh tahun kemudian Richard Trtvithick
membuat kereta api uap rancangan John Fitch yang
menempuh perjalanan dari selatan Wales. Kereta
Api terus berkembang dengan segala kelemahan
dan kelebihannya. George Stephenson yang
terinspirasi dari Trevithick, Hedley dan Murray.
Berinisiatif untuk menyempurnakan desain
lokomotif uap yang diberi nama Blcher.
Blcher merupakan salah satu lokomotif pertama
yang sukses dengan adhesi roda flanged. Abad 19
kerata diatas rel mulai dijalankan dengan
menggunakan tenaga mesin lokomotif uap. Hingga
akhirnya dibuat berbagai rel diberbagai negara.

Kereta diesel
Tahun 1912 Dr.Rudolf Diesel

Tahun 1900-an Lokomtif diesel diciptakan untuk
mengantikan lokomotif uap karena berdasarkan
penggunaanya kereta lokomotif diesel memiliki
efisiensi yang lebih tinggi dibanding lokomotif uap
dan penggunaanya lebih bersih.
Kereta Listrik
Tahun 1841 Robert Davinsion









Tahun 1881 dikembangkan kereta api listrik oleh
Werner von Siemens di Lichterfelde, Jerman.
Perkembangan kereta api listrik kemudian diikuti
dengan ektenfikasi kereta api bawah tanah. tahun
1970-an kereta diesel dan kereta api listrik
mengantikan sistem kereta api hampir diseluruh
dunia.
- Kereta superconducting magnetic
levitation maglev G.R Polgreen
1984

Kereta api cepat menggunakan medan magnet kuat.
Tahun 1964, jalur kereta Shinkansen di antara kota
Tokyo dengan Osaka di Jepang dibuka. Sinkansen
adalah kereta cepat yang dapat menempuh
kecepatan hingga 300 km/jam. Kereta serupa
dengan nama yang berbeda juga dikembangkan di
Spanyol, Perancis, Jerman, Italia, Republik Rakyat
Cina, Taiwan, Britania Raya, Korea Selatan,
Skandinavia, Belgia, dan Belanda

C. METODE PENGEMBANGANNYA
Kereta api mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan perkeretaapian
ditunjang oleh beberapa faktor. Faktor yang mempengaruhi perkembangan desain kereta
antara lain:
1. Faktor kecepatan kereta
2. Kapasitas penumpang yang dapat dibawa
3. Faktor kenyamanan pengguna kereta api
4. Efisiensi bahan bakar
Berikut ini adalah nilai keterbaharuan dari perkembangan industri kereta api.
Jenis kereta api Spesifikasi Nilai keterbaruan
Kereta kuda/barang - Terdapat hewan penarik
- Terbuat dari balok-balok
kayu
-
- Kapasitas terbatas
- Kecepatan terbatas
Kereta api uap - Membutuhkan uap untuk
menggerakkan piston
- Bahan bakar menggunakan
batu bara dan kayu bakar,
melibatkan proses
pembakaran dengan suhu
tinggi
- Kecepatan 150 km/jam
dengan tekanan 300 psi
- Menggunakan mesin
sebagai pengganti hewan
penarik kereta
- Kecepatan lebih cepat
dibandingkan kereta api
sebelumnya
- Desain kereta terdapat
moncong dan dilengkapi
dengan cerobong asap
Kereta api diesel - Kecepatan 205 km/jam
- Memakai mesin penggerak
diesel
- Bahan bakar bensin
- Efisiensi bahan bakar
- Peningkatan kecepatan
- Bahan untuk kerangka
kereta api lebih ringan
Kereta api listrik - Kecepatan 238 km/jam
- Menggunakan teknologi
listrik dan baterai
- Efisinsi bahan bakar
- Teknologi energi ramah
lingkungan
- Peningkatan kecepatan
- Jalur khusus kereta
- Dikendalikan oleh
komputerisasi
- Desain kereta berbentuk
kotak dan dilengkapi
dengan kabel listrik yang
berada ditapat diatas
kereta sebagai sumber
energi
Kereta api superconductor - Kecepatan 581 km/jam
- Teknologi yang digunakan
menggunakan lintasan
magnet, elekro suspension
- Peningkatan kecepatan
hngga 300-581 km/jam
- Pengurangan aus antara
roda dan rel
- Efiseiensi energi
- Desain aerodinamis pada
kereta
- Desain rel kereta
dilengkapi dengan
kumparan magnet

D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KERETA API
Jenis kereta api Kekurangan Kelebihan
Kereta kuda/barang - Desain sederhana
- Kapasitas kecil
- Ditarik dengan bantuan
hewan (kuda)
- Desain rapuh karena
terbuat dari kayu
- Murah
- Ramah lingkungan
Kereta api uap - Desain kaku
- Tingkat kebisingan tinggi
- Potensi gesekan antar roda
- Desain struktur kereta
kokoh terbuat dari baja
- Memiliki kecepatan yang
dan rel besar
- Terdapat uap yang
mengepul
- Bahan bakar sederhana
menggunakan batu bara,
kayu bakar, minyak
- Kecepatan terbatas
lebih tinggi dibandingkan
kereta tambang
Kereta api diesel - Desain kotak
- Tingkat kebisingan tinggi
- Menggunakan mesin
diesel sehingga
mempermudah dalam
pengoprasian
Kereta api listrik - Desain kotak
- Jalur kereta lebih rumit
- Listrik yang dibutuhkan
besar sehingga tergantung
dengan suply listrik, biaya
pajak mengenai listrik
tinggi
- Sumber energi
menggunakan listrik
sehingga ramah
lingkungan
- Tingkat kebisikan rendah
dibandingkan kereta diesel
- Energi perbaikan rendah
- Biaya energi rendah
- tidak menimbulkan polusi
- memiliki performance
yang tinggi dibandingkan
kereta api uap
Kereta api superconductor - Investasi pada biaya relnya
mahal
- Suara atau tingkat
kebisingannya tinggi
(seperti mesin jet) 5 dB dan
78% lebih bising
dibandingkan kereta
konvensional lainnya
- Desain fleksibel
(futuristik)
- Memliki kecepatan yang
besar 300 km/jam
- Tingkat gesekan rendah
- Biaya perawatan rel
murah karena tidak
menyebabkan aus

E. KESIMPULAN
Perkembangan teknologi perkeretaapian dilakukan secara bertahap dan terus menerus
dilakukan hingga saat ini. Kemajuan teknologi serta tuntutan masyarakat akan kebutuhan
transportasi masal yang nyaman dan efisien menjadi salah satu faktor untuk selalu melakukan
inovasi terhadap kereta api. Hal ini menjadi bukti bahwa kereta api merupakan salah satu
transportasi masal yang banyak diminati oleh banyak masyarakat luas sehingga banyak
negara di duniaberlomba-lomba untuk melakukan inovasi terhadap teknologi kereta api.











F. DAFTAR PUSTAKA

Aji, Pundhi Hastono. 2009. Musium Kereta Api Ambarawa. Diakses pada
http://www.eprints.undip.ac.id. Pada tanggal 30 April 2014
Wikipedia, 2014. History of rail transport. Diakses pada http://www.en.wikipedia.org. Pada
tanggal 30 April 2014.
Wikipedia. 2014. Electric Locomotive. Diakses pada http://www.id.wikipedia.org. Pada
tanggal 30 April 2014.
Wikipedia. 2014. Electro Motive Diesel. Diakses pada http://www.id.wikipedia.org. Pada
tanggal 30 April 2014.
Wikipedia. 2014. KA Commuter Jabodetabek. Diakses pada http://www.id.wikipedia.org.
Pada tanggal 30 April 2014.
Wikipedia. 2014. Kereta Api Listrik. Diakses pada http://www.id.wikipedia.org. Pada tanggal
30 April 2014.
Wikipedia. 2014. Kereta Api. Diakses pada http://www.id.wikipedia.org. Pada tanggal 30
April 2014.
Wikipedia. 2014. Kereta Maglev. Diakses pada http://www.id.wikipedia.org. Pada tanggal 30
April 2014.
Wikipedia. 2014. Lokomotif uap. Diakses pada http://www.id.wikipedia.org. Pada tanggal 30
April 2014.
Wikipedia. 2014. Lokomotif. Diakses pada http://www.id.wikipedia.org. Pada tanggal 30
April 2014.
Wikipedia. 2014. Steam Locomotive. Diakses pada http://www.en.wikipedia.org. Pada tanggal
30 April 2014.