Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam dunia ekonomi, semakin ketatnya persaingan antar perusahaan dari tahun ke
tahun menuntut perusahaan harus mampu bertahan dan berkompetisi dengan perusahaan lain.
Salah satu hal yang dapat ditempuh perusahaan agar mampu bertahan dalam persaingan yang
ketat yaitu dengan memberikan insentif dan tunjangan. Karena dengan pemberian insentif
dan tunjangan dapat meningkatkan produktivitas kerja yang dapat dioptimalkan untuk
mengerjakan produksi barang dan jasa pada perusahaan.
Dalam segala usaha yang dijalankan setiap perusahaan tertentu mempunyai tujuan
tentang yang ingin dicapai secara efisien untuk menghasilkan laba yang maksimal serta untuk
melangsungkan hidup dan perkembangan perusahaan tertentu. Segala usaha dilakukan untuk
mencapai tujuan diantaranya dengan menggunakan sumber daya manusia yaitu tenaga kerja
yang handal dan profesional, sehingga timbul suatu semangat yang maksimal untuk mencapai
produktivitas kerja yang maksimal juga. Pada dasarnya tunjangan dan insentif merupakan
bagian bagian yang saling terkait di dalam manajemen sumber daya manusia. merupakan
ukuran yang menyangkut efektivitas penggunaan sumber-sumber produksi dalam perusahaan
yang sifatnya sangat penting.
Setiap perusahaan mempunyai tujuan atau target untuk meningkatkan produktivitas
kerja para karyawannya. Dan dengan pemberian insentif dan tunjangan kesejahteraan pada
karyawan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja. Dalam suatu perusahaan
aturan mengenai insentif dan tunjangan merupakan faktor yang sangat penting. Karena dari
insentif dan tunjangan ini terkait adanya kegiatan-kegiatan untuk mengadakan tenaga kerja,
memelihara tenaga kerja maupun mempertahankan tenaga kerja yangt berprestasi.
insentif dan tunjangan mencakup balas jasa yang dapat mempengaruhi naik turunnya
prestasi kerja karyawan, mempengaruhi keputusan kerja dan motivasi karyawan. aka
pengaturan insentif dan tunjangan harus benar-benar adil dan layak. aksud pokok
pemberian atau penyediaan tipe insentif dan tunjangan sering disebut juga !Fringe Benefit"
adalah untuk mempertahankan karyawan organisasi #perusahaan$ dalam jangka panjang.
Premis dasar dari setiap program tunjangan kesejahteraan adalah bahwa karyawan
menghargai uang dan ingin bekerja demi uang tambahan guna memperoleh kesejahteraan
hidup. %al ini berdasarkan anggapan bahwa uang merupakan motivasi yang paling kuat.
aka perusahaan harus melakukan beberapa hal yang dapat produktivitas kerja karyawan.
&una mendorong produktivitas kerja yang lebih tinggi, banyak perusahaan yang menganut
sistem tunjangan kesejahteraan yang mencakup seluruh aspek-aspek yang diinginkan
perusahaan dan yang diharapkan oleh karyawan sebagai bagian dari sistem imbalan yang
berlaku bagi para karyawan. Pemberian insentif financial yang dalam hal ini adalah insentif
akan mempengaruhi tehadap semangat kerja karyawan. Pengupahan insentif adalah
memberikan upah 'gaji yang berbeda karena memang prestasi kerja yang berbeda, meskipun
upah dasarnya sama. (asis yang kompetitif dan memadai dalam gaji dan tunjangan-tunjangan
dasar pada puncak dimana insentif dapat menghasilkan pendapatan variabel #income
variable$. Program-program insentif dianggap memiliki dorongan riil jika program tersebut
memungkinkan seorang karyawan meraup )* persen sampai )+ persen diatas bayaran
pokoknya #base pay$, tetapi bayaran pokok tersebut haruslah cukup tinggi untuk membiayai
hidup tanpa adanya bayaran insentif apapun #Simamora, ,**-./)*-/)-$. 0umlah insentif yang
secara potensial dapat diperoleh karyawan dibawah program insentif, seyogyanya secara
signifikan cukup tinggi untuk memotivasi peningkatan upaya produktivitas.
Segala usaha dilakukan untuk mencapai tujuan diantaranya dengan menggunakan
sumber daya manusia yaitu tenaga kerja yang handal dan profesional, sehingga timbul suatu
semangat yang maksimal untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal juga. %al ini perlu
dipahami bahwa tenaga manusia akan menentukan sukses atau gagalnya suatu organisasi atau
perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 1unjangan adalah imbalan tidak
langsung yang diberikan kepada seorang karyawan atau sekelompok karyawan sebagai
bagian dari keanggotaannya di perusahaan. 1unjangan harus dilihat sebagai bagian dari paket
total kompensasi yang ditawarkan kepada karyawan.
Kompensasi total mencakup uang yang dibayarkan langsung #seperti. insentif, upah
dan gaji$ dan yang dibayarkan tidak secara langsung #seperti tunjangan kesejahteraan$.
1unjangan kesejahteraan karyawan merupakan program pelayanan karyawan untuk
membentuk dan memelihara semangat karyawan, yaitu sejumlah ganjaran yang dimaksudkan
untuk memberikan rasa tenang bagi para pekerja dan anggota keluarganya yang berfungsi
untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.
(erdasarkan uraian diatas bahwa untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja,
perusahaan harus menyediakan sarana dan prasarana sebagai tunjangan kesejahteraan tenaga
kerja yang berupa jaminan keamanan dan kesejahteraan kerja.
1.2 Rumusan Masalah
-. 2pa yang di maksud dengan 1unjangan dan 3nsentif 4
,. 2pa tujuan dari 1unjangan, dan 3nsentif 4
). 0enis-jenis kompensasi 1unjangan, dan 3nsentif.
5. (agaimanakah sistematis pemberian tunjangan 6 insentif 4
1.3 Tujuan
-. engetahui dengan jelas pengertian dan definisi tunjangan dan insentif.
,. engetahui tujuan pemberian tunjangan dan insentif oleh perusahaan terhadap
karyawan.
). engetahui berbagai macam tunjangan dan insentif yang ditawarkan perusahaan.
5. emahami sistematika pemberian tunjangan dan insentif karyawan oleh perusahaan.
BAB II
PEMBAHAAN
2.1 TUN!AN"AN
1unjangan adalah setiap tambahan benefit yang ditawarkan pada pekerja atau karyawan.
isalnya pemakaian kendaraan perusahaan, makan siang gratis, bunga pinjaman rendah atau
tanpa bunga, jasa kesehatan, bantuan liburan, dan sebagainya. Pada tingkatan tinggi, seperti
manajer senior, perusahaan biasanya lebih memilih memberikan tunjangan lebih besar
dibanding menambah gaji, hal ini disebabkan tunjangan hanya dikenakan pajak rendah atau
bahkan tidak dikenai pajak sama sekali. 1unjangan merupakan kompensasi tambahan yang
bertujuan untuk mengikat karyawan agar tetap bekerja pada perusahaan #%andoko, -775$.
enurut Marihot Tua Effendi . merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat
yang pemberianya tidak berdasarkan kinerja pegawai,akan tetapi berdasarkan keanggotannya
sebagai bagian dari organisasi,serta pegawai yang memiliki banyak kebutuhan agar dapat
menjalankan kehidupanya secra normal dan agar dapat bekerja dengan baik. Sedangkan
enurut Drs. H. Malayu S. P. Hasibuan kesejahteraan karyawan adalah balas jasa
pelengkap #material dan nonmaterial$ yang diberikan berdasarkan kebijaksanaan. 1ujuannya
untuk mempertahankan dan memperbaiki kondisi fisik dan mental karyawan agar
produktivitas kerjanya meningkat.
enurut Simamora #-778$ disamping gaji, kompensasi juga meliputi cakupan
tunjangan-tunjangan #benefits$. 1unjangan karyawan #employee benefit$ adalah pembayaran-
pembayaran dan jasa-jasa yang melindungi dan melengkapi gaji pokok, dan perusahaan
membayar semua atau sebagian dari tunjangan.
Dalam Kamus (esar (ahasa 3ndonesia, pengertian tunjangan yang disesuaikan topik
bahasan ini adalah . !1ambahan pendapatan di luar gaji sebagai sokongan bantuan."
1ujuan utama dari tunjangan karyawan adalah untuk membuat karyawan
mengabdikan hidupnya pada organisasi dalam jangka panjang #9lippo, -77*$. 2rti lain dari
tunjangan yaitu, pembayaran keuangan dan bukan keuangan tidak langsung yang di terima
karyawan untuk kelanjutan pekerjaan mereka dengan perusahaan. 1unjangan meliputi hal-hal
seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, pensiun, cuti yang di bayar, dan fasilitas
penitipan anak. 1unjangan merupakan sebuah pengeluaran besar bagi sebagian besar
pengusaha. 1unjangan karyawan mencapai sepertiga dari upah dan pendapatan # atau sekitar
,:; dari total gaji $, dengan pembayaran yang diharuskan secara hukum, diikuti oleh
asuransi kesehatan ,adalah biaya pembayaran tunjangan perorangan yang termahal.
Dalam mengembangkan rencana tunjangan, pengusaha harus memperhatikan
sejumlah permasalahan kebijakan. %al ini meliputi. tunjangan apa yang akan ditawarkan,
apakah akan menyertakan orang yang pensiun dalam rencana tersebut, apakah akan menolak
tunjangan bagi karyawan selama periode awal !percobaan", bagaimana menandai tunjangan,
derajat pilihan karyawan dalam menentukan tunjangan, prosedur penahanan biaya, dan
bagaimana menyampaikan pilihan tunjangan kepada karyawan.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa tunjangan karyawan adalah program
untuk peningkatan kesejahteraan karyawan #material dan non material$ tidak langsung
sebagai bentuk balas jasa dalam bentuk selain upah'gaji, seperti pembayaran kepada mereka
yang sakit, uang tabungan, pembagian berupa saham, asuransi, perawatan di rumah sakit,dan
pensiun.
2.1.1 !en#s $jen#s Tunjangan
2da banyak tunjangan dan berbagai cara untuk mengklasifikasikan masing-
masingnya. Dalam makalah ini, kita akan mengklasifikasikan tunjangan sebagai.
1. Tunjangan Wajib (Diharuskan oleh Hukum
Para pemberi kerja memberikan sebagian besar tunjangan secara sukarela, namun hukum
mewajibkan tunjangan-tunjangan lainnya. 1unjangan-tunjangan tersebut mencakup sekitar -*
persen dari biaya kompensasi total. 1unjangan-tunjangan tersebut meliputi jaminan sosial,
ganti rugi karyawan, asuransi pengangguran, serta cuti keluarga dan pengobatan. Social
Security 2ct tahun -7)+ menciptakan sebuah sistem tunjangan pensiun. <ndang-undang
tersebut juga membentuk social security administration. Para pemberi kerja diharuskan
membagi rata dengan para karyawan biaya asuransi usia lanjut, ahli waris, dan ketidak
mampuan. 2suransi ketidakmampuan #disability insurance$ melindungi para karyawan dari
kehilangan penghasilan karena ketidakmampuan total.
1unjangan ahli waris
1unjangan ahli waris #survivor=s benefits$ diberikan kepada anggota tertentu dari
keluarga karyawan ketika karyawan yang bersangkutan meninggal dunia. 1unjangan
tersebut dibayarkan kepada janda atau duda dan anak-anak yang belum menikah. 2nak-
anak yang belum menikah berhak menerima tunjangan ahli waris hingga berusia -:--7
tahun. eskipun para karyawan harus membayarkan sebagian biaya perlindungan
jaminan sosial, pemberi kerja memberikan pendanaan yang sebanding dan menganggap
biaya tersebut sebagai tunjangan.
1unjangan Pengangguran
2suransi pengangguran bagi para karyawan yang telah diberhentikan. bukan karena
kesalahan mereka diberhentikan. (ayaran diberikan dalam bentuk uang hingga ,/
minggu atau sampai mendapatkan pekerjaan baru. 1ujuan bayaran pengguran adalah
meberi karyawan yang menganggur waktu untuk mencari pekerjaan baru sebanding
dengan pekerjaan yang hilang tanpa menanggung kesulitan finansial. Pajak penghasilan
dibayar sepenuhnya oleh pemberi kerja yang mendanai program kompensasi
penggangguran.
1unjangan Ganti Rugi Karyawan
1unjangan ganti rugi karyawan memberikan sejumlah perlindungan finansial bagi
para karyawan yang menanggung biaya karena kecelakaan atau sakit yang berkaitan
dengan pekerjaan.
1unjangan Kesehatan
1unjangan kesehatan merupakan bagian dari penghasilan karyawan di luar gaji
pokoknya. Saat ini sudah semakin banyak perusahaan yang memperhatikan kesejateraan
karyawannya dengan cara memberikan 1unjangan kesehatan karyawan walau setiap
perusahaan berbeda-beda dalam penerapannya. 9amily and edical >eave 2ct tahun
-77) #9>2$. 9>2 dikenakan kepada para pemberi kerja swasta dengan +* karyawan
atau lebih dan para pemberi kerja pemerintah tanpa memandang jumlahnya. 1ujuan
umum undang-undang ini adalah membantu karyawan menyeimbangkan tuntutan
pekerjaan tanpa menghambat kemampuan mereka untuk memberi perhatian pada
kebutuhan pribadi dan keluarga. %ak 9>2 berlaku hanya bagi para karyawan yang
telah bekerja untuk si pemberi kerja selama paling sedikit -, bulan dan yang memiliki
sedikitnya -,+* jam kerja selama -, bulan yang secara langsung mendahului masa
dimulainya cuti.
!. Tunjangan Tidak Wajib (sukarela
eskipun hukum mewajibkan beberapa tunjangan, organisasi-organisasi secara sukarela
memberikan sejumlah tunjangan lainnya. 1unjangan tersebut biasanya dihasilkan dari
keputusan manajemen unilateral pada beberapa perusahaan dan dari perundingan tenaga
kerja'manajemen pada persuahaan lainnya. Kategori-kategori utama tunjangan tidak wajib
meliputi bayaran saat tidak bekerja, perawatan kesehatan, asuransi jiwa, rancangan pensiun,
rancangan opsi saham karyawan, tunjangan tambahan ketika menganggur, dan layanan
karyawan.
(ayaran saat tidak bekerja
Dalam memberikan bayaran saat tidak bekerja, pemberi kerja menyadari bahwa
karyawan membutuhkan waktu untuk meninggalkan sejenak pekerjaan karena berbagai
tujuan. Di bawah ini didiskusikan cuti dibayar, cuti sakit dan jeda dibayar, cuti panjang, dan
bentuk-bentuk lain bayaran saat tidak bekerja.
?uti dibayar
Dalam Study 1rend tunjangan karyawan terbaru, /5 persen karyawan punya waktu
memilih hari-hari cuti dibayar sebagai tunjangan kompensasi yang penting yang
mereka terima. ?uti tersebut juga mendorong para karyawan untuk bertahan dengan
perusahaan. @aktu cuti dibayar biasanya meningkat seiring senioritas.
?uti sakit dan jeda dibayar
(anyak perusahaan mengalokasikan kepada setiap karyawan sejumlah hari cuti sakit
yang bisa mereka pergunakan ketika sakit. (eberapa manajer tidak menyukai program
cuti sakit karena terkadang para karyawan menyalah gunakan sistem tersebut dengan
berpura-pura sakit agar bisa cuti. Salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah
absen yang tidak terjadwal adalah dengan memberikan lebih banyak fleksibilitas yaitu
dengan diberikannya jeda dibayar #paid time off' P1A$ sejumlah hari kosong tertentu
yang diberikan setiap tahun di mana setiap karyawan bisa menggunakannya untuk
keperluan apa pun.
?uti panjang
?uti panjang adalah cuit sementara dari organisasi, biasanya dengan bayaran yang
dikurangi. Seringkali cuti panjang membantu mengurangi tingkat perputaran
#turnover$ karyawan dan menghindari para karyawan dari kelelahan.
0enis-jenis lain bayaran saat tidak bekerja
eskipun cuti dibayar dan cuti sakit mencakup porsi terbesar bayaran saat tidak
bekerja ada banyak jenis lain yang digunakan perusahaan. Seperti tugas
kemasyarakatan, sebagai juri, bertugas untuk angkatan bersenjata ataupun pada saat
tejadi pemilihan umum. Perusahaan akan tetap menggaji karyawan dengan syarat
mereka aktif pada kegiatan tersebut.
Perawatan kesehatan
1unjangan perawatan kesehatan merupakan item paling mahal dalam area kompensasi
finansial tidak langsung. Sejumlah faktor berkombinasi menciptakan biaya perawatan
kesehatan yang tinggi antara lain. populasi yang menua, permintaan yang bertambah akan
perawatan kesehatan, semakin mahalnya teknologi kesehatan, dan proses administrasi yang
tidak efisien. (eberapa sistem perawatan kesehatan yang digunakan perusahaan adalah .
Arganisasi pengelola perawatan kesehatan . perusahaan menjalin kerjasama dengan
pihak rumah sakit beserta para dokternya setelah menyepakati harga yang harus
dibayarkan.
Bancangan perawatan kesehatan inisiatif konsumen . karyawan pada posisi terbaik
untuk mengetahui apa yang terbaik bagi keluarga mereka. %al ini berbeentuk pada
pembuatan investasi kesehatan yang diberikan perusahan dalam bentuk rekening
kesehatan.
Perawatan kesehatan di tempat kerja . memberikan perawatan kesehatan di tempat
kerja membantu menangani penyakit dan luka ringan serta memberikan perawatan
lanjutanC sehingga akan menekan ongkos kesehatan dan kunjungan ke rumah sakit.
1unjangan kesehatan utama . rancangan untuk menaggung biaya-biaya luar biasa
yang timbul dari masalah kesehatan jangka panjang atau serius. Karyawan harus
membayar dulu tagihan kesehatan sebelum asuransinya mengambil alih pembayaran.
2suransi jiwa
2suransi jiwa kelompok adalah tunjangan yang diberikan oleh hampir semua
perusahaan untuk melindungi keluarga karyawan saat ia meninggal dunia.
Bancangan pensiun
Para pemberi kerja mempunyai tanggung jawab dalam mempertahankan karyawannya,
salah satunya adalah memberikan gaji di masa pensiun. 2dapun jenis-jenis rancangan
pensiun antara lain .
Bancangan tunjangan pasti . rancangan pensiun yang memberi para pekerja tunjangan
tetap pada saat pensiun.
Bancangan pendanaan pasti . rancangan pensiun yang membutuhkan pendanaan
khusus dari pemberi kerja untuk dana pensiun atau tabungan yang disiapkan bagi
karyawan.
Bancangan 5*-#k$ . rancangan di mana karyawan bisa menunda penghasilan hingga
jumlah maksimum yang diiDinkan.
Bancangan saldo kas . rancangan pensiun dengan unsur-unsur dari rancangan
tunjangan pasti maupun pendanaan pasti.
Bancangan opsi saham karyawan
Bancangan opsi saham karyawan . rancangan pendanaan pasti di mana perusahaan
menyumbangkan bagian-bagian saham kepada dana pensiun. >embaga tersebut kemudian
mengalokasikan saham pada rekening-rekening karyawan peserta berdasarkan pendapatan
karyawan.
1unjangan tambahan ketika menganggur
1unjangan tambahan ketika menganggur. memberikan penghasilan tambahan bagi para
karyawan yang menerima tunjangan asuransi.
>ayanan karyawan
>ayanan karyawan . layanan yang berisi sejumlah bidang termasuk tunjangan relokasi,
perawatan anak, bantuan pendidikan, layanan makanan'karetaria bersubsidi, layanan
keuangan, layanan hukum, dan beasiswa untuk tanggungan.
Belokasi . biaya pengangkutan barang rumah tangga dan biaya hidup sementara yang
ditanggung perusahaan, mencakup seluruh atau sebagian biaya real estat yang
berhubungan dengan pembelian rumah baru dan penjualan rumah yang ditinggali
sebelumnya.
Perawatan anak . layanan perawatan anak bersubsidi dari perusahaan dengan tujuan
meminimalisir kemangkiran ketidak hadiran dengan alasan merawat anak,
memertahankan produktivitas karyawan, dan meningkatkan kemajuan kaum wanita.
(antuan pendidikan . perusahaan memberikan bantuan berupa alokasi dana untuk
meneruskan pendidikan dengan minimal nilai ? dengan cara memberikan uang muka
pendaftaran.
>ayanan makanan'kafetaria bersubsidi . dengan adanya layanan ini, perusahaan
berharap adanya balas budu karyawan yaitu dengan peningkatan produktivitas, sedikit
waktu terbuang, dan tenaga kerja yang sehat. Seperti makan siang cuma-cuma yang
diberikan di kantin kantor.
>ayanan keuangan . salah satu tunjangan finansial yang meningkat popularitasnya
mengiDinkan para karyawan untuk membeli beragam jenis polis asuransi melalui
pemotongan gaji.
>ayanan hukum . layanan ini sama seperti layanan keuangan, yaitu dengan prosedur
pemotongan gaji.
(easiswa untuk tanggungan . beasiswa yang diberikan perusahaan terhadap anak-anak
karyawan dengan tujuan seelah mereka lulus akan masuk bekerja menjadi karyawan
perusahaan tersebut.
(ayaran premium . kompensasi yang dibayarkan kepada para karyawan untuk bekerja
dalam periode yang panjang atau bekerja dalam kondisi yang berbahaya atau tidak
menyenangkan.
2.1.2 Tujuan D#%er#kan Tunjangan
enurut Simamora #-778$ tunjangan digunakan untuk membantu organisasi memenuhi
satu atau lebih dari tujuan-tujuan berikut.
-. eningkatkan moral karyawan (semangat kerja, kesetiaan kerja, kejujuran, dan loyalitas
kerja)
,. emotivasi karyawan
). eningkatkan kepuasan kerja
5. emikat karyawan-karyawan baru
+. engurangi perputaran karyawan
/. enjaga agar serikat pekerja tidak campur tangan
8. eningkatkan keamanan karyawan
:. empertahankan posisi yang menguntungkan
7. eningkatkan citra perusahaan dikalangan karyawan
Program tunjangan karyawan haruslah direncanakan secara cermat dan tujuan-
tujuannya disusun dengan teratur untuk digunakan sebagai pedoman guna menyususn
program dalam menentukan kombinasi tunjangan yang optimal, langkah E langkah yang bisa
di gunakan antara lain sebagai berikut.
-. engumpulkan data biaya dasar dari semua item tunjangan
,. elakukan penelitian seperti seberapa banyak dana yang tersedia guna mengikuti semua
biaya tunjangan untuk periode mendatang.
). enentukan preferensi kepada setiap item tunjangan yakni, preferensi karyawan dan
preferesi manajemen.
5. emutuskan bagaimana kombinasi optimal dari berbagai tunjangan.
Pengusaha umumnya dapat memenuhi harapan pekerja mengenai peningkatan upah
serta pemberian tunjangan dan fasilitas bila pekerja dapat memberikan kontribusi lebih besar
dan sebanding. Pengusaha dapat memberikan tambahan upah dan atau tunjangan bagi pekerja
hanya bila dia yakin bahwa pekerja dapat memberikan peningkatan produktivitas. Dengan
kata lain setiap peningkatan upah dan tunjangan perlu diikuti dengan peningkatan
produktivitas pekerja secara profesional.
2.1.3 Pr#ns#&'Pr#ns#& Pr(gram Tunjangan
Perusahaan dan karyawan pada hakekatnya saling membutuhkan, karyawan adalah asset
perusahaan karena tanpa adanya sumber daya manusia maka perusahaan tidak akan bisa
berjalan, begitu juga karyawan tidak dapat menunjang kesejahteraan hidupnya tanpa adanya
perusahaan sebagai tempat mencari nafkah sekaligus implementasi dari disiplin ilmu yang
mereka miliki sendiri. aka karyawan harus diperhatikan kesejahteraannya jangan hanya
dituntut kewajibannya saja dengan berbagai macam beban pekerjaan, begitu pula dengan
karyawan yang jangan hanya menuntut hak mereka tetapi pekerjaan dan tanggung jawab
sebagai karyawan tidak diselesaikan. Famun masih ada perusahaan yang kurang
memperhatikan karyawannya sehingga karyawan menjadi kehilangan motivasi, malas, dan
terkesan tidak baik hasil pekerjaannya. Sehingga mereka beranggapan bahwa sekeras apa pun
mereka bekerja perusahaan tidak mempedulikan mereka, apalagi untuk memberikan
kesejahteraan dan imbalan yang layak untuk mereka.
<ntuk memcegah terjadinya tindakan karyawan yang tidak diinginkan oleh perusahaan,
maka tugas manajemen perusahaan yang harus memenuhi tuntutan karyawan dengan
memberikan kesejahteraan yang adil dan bijaksana, semua itu dilakukan demi terciptanya
kesejahteraan karyawan dan kesejahteraan perusahaan.
Karyawan adalah modal utama bagi setiap perusahaan. sebagai modal, karyawan perlu
dikelola agar tetap produktif. 2kan tetapi pengelolaan karyawan bukanlah hal yang mudah,
karena mereka mempunyai pikiran, perasaan, status, keinginan dan latar belakang yang
heterogen. Aleh sebab itu perusahaan harus bisa mendorong mereka agar tetap produktif
dalam mengerjakan tugas-tugas dan tanggung jawabnya masing-masing yaitu dengan
memberikan sesuatu yang menimbulkan kepuasan dalam diri karyawan. sehingga perusahaan
dapat membpertahankan karyawan yang loyalitas dan dedikasi yang tinggi serta memiliki
pengalaman dan potensi dalam bidang pekerjaannya. Karyawan semacam itu merupakan
asset utama yang penting dan salah satu factor penunjang keberhasilan pekerjaan dalam
menjalankan perusahaan.
2.1.) Et#ka *alam Pem(t(ngan Tunjangan Pens#unan
Pengusaha telah mencoba strategi-strategi berikut .
enunda tunjangan perawatan kesehatan bagi pensiunan, khususnya jika pensiunan
menerima tawaran kerja lain dengan tunjangan yang serupa, bahkan jika pekerjaan itu
bersifat paruh waktu.
embatasi tunjangan pensiunan bagi pensiunan yang baru dengan menaikkan angka yang
dikurangi dari gaji karyawan, mengurangi perlindungan, atau mengurangi konstribusi
pengusaha.
engganti tunjangan kesehatan pensiunan agar memakai program perawatan terkelola.
elobi untuk mengubah hukum'aturan pajak sehingga memungkinkan pengusaha untuk
menutup tunjangan pensiun yang berlebihan dalam mendanai biaya perawatan kesehatan
pensiunan, sehingga menghasilkan pembayaran pensiun lebih rendah kepada para
pensiunan.