Anda di halaman 1dari 33

Anggota :

- Maya Puspa
- Fiareza Dilaga
- Maulvi Syawal Aziz
- Nalendra Tri W
- Nurul Fathia S.A
- Putri Fatwa N
- Rikki Oktrian
- Safira Evani
- Sundari Lovea N
- Widya Novianita
- Wanda Junita S
Mulan berusia 25 tahun, 1 minggu yang lalu
mendadak melihat adanya bercak kemerahan di kedua
pipi dan lebih jelas di daerah sekitar hidung. Bercak
muncul lebih hebat setelah terkena sinar matahari
Antara 1-2 jam. Selain itu sendi-seendi di pergelangan
tangan dan jari-jari Nampak bengkak dan nyeri tekan.
Butterfly Rash : Pola yang
terbentuk oleh erupsi kulit di
hidung dan daerah sekitar pipi
seperti pada lupus eritemtosus
sistemik

Maculopapular eruption :
erupsi yang terdiri dari macula
dan papula

Discoid lupus : plak kulit
menimbul berwarna merah
menunjukkan berbagai tingkat
edema, erythema, dan atrofi
kulit pada wajah dan kulit
kepala.


Vasculitis skin lesion :
peradangan pembuluh
darah di bawah kulit

Livedo reticularis :
respons vaskuler pada
berbagai kelainan yang
disebabkan oleh dilatasi
pleksus venosus subpapiler
karena peningkatan
viskositas perubahan darah
di dalam pembuluh darah
yang memperlambat aliran
darah menjauhi kulit.

Purpuric lesion : munculnya
perubahan warna merah atau ungu
pada kulit yang tidak berubaH
menjadi pucat ketika ditekanan.
Disebabkan oleh perdarahan di
bawah kulit biasanya vaskulitis atau
diet kekurangan vitamin C ( kudis )


Alopecia : kebotakan, hilangnya
rambut dari area kulit yang
normalnya terdapat rambut

Oral ulceri : lesi di mukosa
membran dinding rongga mulut

1. Bercak kemerahan di kedua pipi dan sekitar hidung

2. Bercak kemerahan timbul semakin hebat setelah
terkena sinar matahari 1-2 jam

3. Bengkak dan nyeri tekan di sendi-sendi pergelangan
tangan dan jari-jari


1. Reumatoid Arthritis
2. Lupus Eritematosus Sistemik

LUPUS
ERITEMATOSUS
SISTEMIK
DEFINISI ETIOLOGI
PATOFISIOLO
GI
MANIFESTA
SI KLINIS
TATA
LAKSANA
Lupus Eritematosus Sistemik ( LES ) adalah penyakit
reumatik autoimun yang ditandai adanya inflamasi
tersebar luas, yang mempengaruhi setiap organ atau
sistem dalam tubuh. Penyakit ini berhubungan dengan
deposisi autoantibodi dan kompleks imun sehingga
mengakibatkan kerusakan jaringan

Belum diketahui dengan jelas, kemungkinan
disebabkan Genetik dan obat-obatan

Menurut Myers SA and Mary HE, (2001) lupus
eritematosus dibagi kedalam 4bagian besar, yaitu:
1.Chronic Cutaneous Lupus Erythematosus
(CCLE)Dibagi lagi ke dalam 2 subtipe :
a.Discoid Lupus Erythematosus
(DLE)Dibagi juga dalam beberapa subtipe yang
jarang terjadi:
1) Palmar-palmar Lupus Erythematosus
2) Oral Discoid lupus Erythematosus
3) Lupus Erythematosus panniculitis
b. Hypertrophic Lupus Erythematosus (HLE)


2. Subacute Cutaneous Lupus Erythematosus(SCLE) ,
Memiliki subtype yang jarang terjadi yaitu :
Neonatal lupus Erythematosus(NLE)
3. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)
4. Drug-Induced Lupus Erythematosus (DILE)

1. Discoid Lupus Erythematosus (DLE)
2. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)
3. Bullous form4. Neonatal form (NLE)
5. Acute Cutaneous form (ACLE)
6. Subacute Cutaneous form (SCLE)
7. Chronic Cutaneous form (CCLE)
8. Childhood onset (CSLE)
9. Drug Induced (DILE)

Discoid rash
Oral ulcer
Photosensitivity
Arthritis
Malar rash
Immunologic defect
Neurology defect
Renal defect
Antinuclear antibody
Serositis
Hematologic defect
Seseorang bisa di
diagnosis SLE bila
memenuhi 4 dari 11
kriteria yang sudah di
sepakati oleh American
College of Rheumatology
(ACR).
PATOFISIOLOGI
Genetik :
Defek komplemen (C1q)
Proses clearance sel-sel apoptosis gagal sel B produksi
autoantibodi asam nukleat kompleks imun
beredar di sirkulasi mengendap inflamasi


MANIFESTASI
KLINIS
MANIFESTASI
KLINIS
Lupus Eritematosus Sistemik
Kriteria A.R.A (The American Rheumatism
Association) 1982 :
o Ruam kemerahan berbentuk kupu-kupu di daerah pipi
atau muka.
o Ruam diskoid : bercak-bercak kemerahan yang dapat
menyebabkan parut.
o Fotosensitivitas : ruam kulit akibat reaksi terkena
matahari.
o Ulkus membran mukosa : ulkus daerah mulut, hidung
atau tenggorokan.
o Arthritis : pembengkakan pada dua atau lebih sendi-
sendi di ekstremitas.
MANIFESTASI
KLINIS
o Pleuritis dan Perikarditis : peradangan pada jaringan
ikat yang membungkus jantung atau paru-paru, biasanya
berkaitan dengan nyeri dada saat bernafas.

o Gangguan ginjal : terdapatnya jumlah proteinuri yang
abnormal.

o Iritasi otak : ditunjukkan dengan adanya kejang dan
psikosis.

o Hitung darah yang tidak normal : ditemukannya
leukosit, eritrosit dan trombosit yang rendah.

MANIFESTASI
KLINIS
o Gangguan imunologis : pengujian imun yang
abnormal termasuk anti-bodi anti-DNA atau anti-Sm
(Smith), positif semu pada pengujian darah untuk sifilis,
anti-bodi anti-kardiolipin, uji LE positif.

o Anti-bodi antinuklear : pengujian anti-bodi ANA
positif
SLE
- Faktor lingkungan
Obat-obatan, alergi, infeksi, sinar UV
- Genetik
- Hormon sex

Rasio wanita : pria pada SLE adalah 9:1 . Dosis estrogen
tinggi memperberat penyakit .


Suatu ganguan imun yang mirip SLE,karena
penagaruh obat.Keadaan ini akan hilang setelah obat-
obatan tersebut di hentikan.
Contoh obat yang berpengaruh pada DILE:
Isoniazid
Metil dopa
Prokainamid
Antiaritmia


Medikamentosa
Non-medikamentosa
NSAID (Non-steroid anti inflamatory drug)
contohnya: Aspirin
Anti Malaria
contohnya: Hidroksiklorokuin, Klorokuin, kuinarkrin
Kortikosteroid
contohnya: prednison, metilprednisolon

Edukasi
1.hindari dari paparan langsung sinar matahari.
2.Jangan mengkomsumsi makanan dan minuman
sembarangan.
Kenapa di anjurkan untuk tidak terpapar sinar
matahari?
Sinar matahari
Sel-sel kulit melepaskan
substansi(sitokin,prostaglandin)
Diserap di aliran darah
inflamasi
Makanan
polong-polongan
pemanis buatan
*menyebabkan inflamasi
Minuman
Yang mengandung natrium benzoat,kalium
benzoat,serta kafein.
*memicu inflamasi
Darah
Leukosit <4000 mm3
Limfosit <1.500 mm3
Trombosit <100.000 mm3
Ginjal
proteinuria
silinder
Anti ds-deoxyribonucleat acid
Anti sm (smith)


Terima kasih