Anda di halaman 1dari 16

PEMAHAMAN , KOMUNIKASI , PENALARAN

dan PEMECAHAN MASALAH


CREATED BY
-DINI DURIATININGSIH
-CANIA YUMANINGSIH
-SITI SUPRIATIN

5/27/2014 2
PEMAHAMAN
Definisi
Menurut Poesprodjo (1987: 52-53) bahwa pemahaman
bukan kegiatan berpikir semata, melainkan pemindahan letak dari
dalam berdiri disituasi atau dunia orang lain. Mengalami kembali
situasi yang dijumpai pribadi lain didalam erlebnis (sumber
pengetahuan tentang hidup, kegiatan melakukan pengalaman
pikiran), pengalaman yang terhayati. Pemahaman merupakan suatu
kegiatan berpikir secara diam-diam, menemukan dirinya dalam
orang lain.

Pemahaman (comprehension), kemampuan ini umumnya mendapat
penekanan dalam proses belajar mengajar. Menurut Bloom Here
we are using the tern comprehension to include those
objectives, behaviors, or responses which represent an
understanding of the literal message contained in a
communication. Artinya : Disini menggunakan pengertian
pemahaman mencakup tujuan, tingkah laku, atau tanggapan
mencerminkan sesuatu pemahaman pesan tertulis yang termuat
dalam satu komunikasi. Oleh sebab itu siswa dituntut memahami
atau mengerti apa yang diajarkan, mengetahui apa yang sedang
dikomunikasikan dan dapat memanfaatkan isinya tanpa keharusan
menghubungkan dengan hal-hal yang lain. (Bloom Benyamin, 1975:
89).

5/27/2014 3
INDIKATOR DAN CONTOH
SOAL
1. Memberikan label, mengemukakan secara verbal
dan mendefinisikan konsep
Contoh soal: Apakah yang dimaksud dengan
segitiga siku-siku ?
2. Mengidentifikasi dan menurunkan contoh dan non-
contoh
Contoh soal: Pada gambar berikut, manakah daerah
yang diarsir yang tepat mewakili bilangan 1/2 ?
5/27/2014 4

3. Menggunakan model, diagram dan simbol untuk
menyajikan konsep
Contoh soal: Arsirlah daerah segienam pada gambar
berikut untuk menyatakan 2/3 ?



4. Menerjemahkan dari satu representasi ke
representasi yang lain
Contoh soal: Gambarlah grafik sebuah garis yang
memilik persamaan
y = 2x 3.


5/27/2014 5
5. Mengenal berbagai makna dan interpretasi dari konsep
Contoh soal: Saya adalah segiempat dengan ukuran sudut sama besar.
Siapakah saya?
6. Mengidentifikasi sifat-sifat konsep yang diberikan dan mengenal kondisi yang
menetapkan suatu konsep tertentu serta membandingkan dan
mengkontraskan konsep-konsep
Contoh soal: Manakah bangun pada gambar berikut yang dua pasang sisi
yang sejajar?
5/27/2014 6
KOMUNIKASI
DEFINISI :
Everett M. Rogers, mengemukakan pendapatnya yaitu
Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu ide dialihkan
dari sumber kepada suatu penerimaan atau lebih dengan
maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
Kemudian pendapat lain dari Rogers & O. Lawrence
Kincaid Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang
atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi
dengan satu sama lain yang pada gilirannya akan tiba pada
saling pengertian yang mendalam.
Theodore M. Newcomb, Setiap tindakan komunikasi
dipandang sebagai suatu transmisi informasi,terdiri dari
rangsangan yang diskriminatif, dari sumber kepada
penerima

5/27/2014 7
INDIKATOR KOMUNIKASI

Indikator Komunikasi:
1. Dapat mengkomunikasikan ide dalam
pikirannya dengan jelas kepada siswa lainnya
2. Dapat menggunakan bahasa matematika
untuk menyatakan ide tepat.
3. Dapat menganalisa dan mengevaluasi
pemikiran matematika dan strategi orang lain.



5/27/2014 8
PENALARAN
DEFINISI :
Menurut Suriasumantri (1999 : 42) penalaran merupakan suatu
proses berpikir dalam menarik sesuatu kesimpulan yang
berupa pengetahuan.
Menurut Fadjar Shadiq (dalam Wardhani, 2008 : 11) penalaran
adalah suatu proses atau suatu aktivitas berpikir untuk
menarik suatu kesimpulan atau proses berpikir dalam rangka
membuat suatu pernyataan baru yang benar berdasarkan
pada beberapa pernyataan yang kebenarannya telah
dibuktikan atau diasumsikan sebelumnya.
Penalaran berasal dari kata nalar yang mempunyai arti
pertimbangan tentang baik buruk, kekuatan pikir atau
aktivitas yang memungkinkan seseorang berpikir logis.
Sedangkan penalaran yaitu cara menggunakan nalar atau
proses mental dalam dalam mengembangkan pikiran dari
beberapa fakta atau prinsip.
5/27/2014 9
INDIKATOR DAN CONTOH
SOAL
Membuat analogi dan generalisasi
Contoh :
Tentukan nilai dari

Menggunakan pola dan hubungan untuk
menganalisis situasi matematika
5/27/2014 10
Contoh soal
Ucok bermain menyusun batang-batang
korek api seperti tampak pada gambar di
bawah ini. Apabila susunan batang korek
api yang dibuat Ucok dilanjutkan, tentukan
banyak batang korek api yang diperlukan
untuk membuat susunan ke-20.
5/27/2014 11
Memeriksa Validitas Argumen
Periksa setiap langkah di bawah ini
Misalkan a = b
Kalikan dengan a a^2 = ab
Kurangkan dengan b^2 a^2 b^2 = ab
b^2
Faktorkan (a + b)(a b) = b(a b)
Bagi dengan a b a + b = b
Substitusi untuk a 2b = b
Bagi dengan b 2 = 1
5/27/2014 12
Melakukan Pembuktian Secara Langsung
Contoh : Misalkan a bilangan ganjil. Tunjukkan
bahwa a^2 bilangan ganjil.
Melakukan Pembuktian Tidak Langsung
Contoh : Buktikan bahwa akar dari 2 merupakan
bilangan rasional
Memberi Penjelasan dengan Menggunakan Model
Contoh: Panjang jalan tol Bogor Jakarta 60 km.
Pada pukul 12.00 mobil A . berangkat dari pintu tol
Bogor menuju Jakarta dengan kecepatan rata-rata
80 km/jam. Pada saat yang sama mobil B berangkat
dari pintu tol Jakarta menuju Bogor dengan
kecepatan rata-rata 70 km/jam. Kedua mobil
tersebut akan berpapasan pada pukul . . . .
5/27/2014 13
Menyusun dan Menguji Konjektur

5/27/2014 14
PEMECAHAN MASALAH
DEFINISI :
Pemecahan masalah dalam matematika adalah penyelesaian dari
suatu situasi dalam matematika yang dianggap masalah bagi orang
yang menyelesaikannya. Menyelesaikan masalah merupakan proses
mental yang tinggi dan kompleks yaitu melibatkan visualisasi,
imajinasi, abstraksi dan asosiasi informasi yang diberikan. Karena itu,
penyelesaian masalah melalui proses belajar mengajar matematika
dapat membantu siswa dalam meningkatkan dan mengembangkan
kemampuannya pada aspek penerapan, analisis, sintetis, dan
evaluasi.
Menurut Muhkal (1999: 6) "menyelesaikan masalah merupakan suatu
bentuk kegiatan belajar yang penting dalam proses belajar mengajar
matematika di sekolah. Oleh karena penyelesaian masalah
matematika pada umumnya dapat dialih gunakan menyelesaikan
masalah-masalah baru pada situasi lain". Sedangkan Slameto
(1986: 13) mengemukakan bahwa: "dalam proses belajar
mengajar matematika, penyelesaian masalah merupakan proses
dan keterampilan intelektual dasar penting yang harus
diperhatikan oleh para guru matematika".

5/27/2014 15
INDIKATOR
a. Memahami masalah, yaitu mengidentifikasi kecukupan data untuk
menyelesaikan masalah sehingga memperoleh gambaran lengkap
apa yang diketahui dan ditanyakan dalam masalah tersebut.
b. Merencanakan penyelesaian, yaitu menetapkan langkah-langkah
penyelesaian, pemilihan konsep, persamaan dan teori yang sesuai
untuk setiap langkah.
c. Menjalankan rencana, yaitu menjalankan penyelesaian berdasarkan
langkah-langkah yang telah dirancang dengan menggunakan konsep,
persamaan serta teori yang dipilih.
d. Melihat kembali apa yang telah dikerjakan yaitu tahap pemeriksaan,
apakah langkah-langkah penyelesaian telah terealisasikan sesuai
rencana sehingga dapat memeriksa kembali kebenaran jawaban
yang pada akhirnya membuat kesimpulan akhir

5/27/2014 16