Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN HASIL PENDIDIKAN SISTEM GANDA ( PSG )

PT. MITRA TOYOTOKA INDONESIA











Oleh,
MALVIN PRATAMA PUTRA
NIS: 1213.10.156
Kelas/Prog. Study : XI TKJ

SMK YUPPENTENTEK 3
JL. RAYA SERANG KM.24
Tangerang Banten





LEMBAR PENGESAHAN

Telah disahkan dan disetujui

Nama : MALVIN PRATAMA PUTRA
Nis : 1213.10.156
Kelas/Prog. Study : XI TEKNIK KOMPUTER JARINGAN
Tempat : PT. MITRA TOYOTAKA INDONESIA



Mengesahkan :


KEPALA SEKOLAH
SMK YUPPENTEK 3






Tri Uboyo MK, S.Sos, M.Pd














SECTION HEAD QA
PT. MITRA TOYOTAKA
INDONESIA





Mariko Hend
KATA PENGANTAR
Dengan mengucap syukur Alhamdulillah atas kehadirat Allah swt yang telah
memberikan rahmat dan karunianya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan laporan
hasil pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda ( PSG )
Penyusunan laporan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) ini adalah salah satu syarat
untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujian Akhir Nasional (UAN) tahun diklat
2014/2015 dan laporan ini juga sebagai bukti bahwa penulis telah melaksanakan dan
menyelasaikan praktek kerja industri di PT. MITRA TOYOTAKA INDONESIA.
Laporan ini dapat terbuat dan di selesaikan dengan adanya bantuan dari pihak
pembimbing materi maupun teknis, oleh karena itu penulis mengucapkan banyak terima kasih
Khususnya kepada,
1. Bapak Tri Uboyo MK, S.Sos, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK YUPPENTEK 3
TANGERANG.
2. Bapak Mifathudin selaku IR di PT. MITRA TOYOTAKA INDONESIA.yang telah memberikan
saya kesempatan untuk melakukan PSG di PT. MITRA TOYOTAKA INDONESIA.
3. Bapak Mariko Hendru selaku Section Head QA.
4. Bapak Bagiyanto , Bapak Wijayanto dan Bapak Tri Silo selaku pembimbing selama melakukan
kegiatan PSG di PT. MITRA TOYOTAKA INDONESIA.
5. Orang Tua/ Wali yang telah memberikan dukungan baik secara moral maupun Spiritual.
6. Seluruh teman temanku di SMK YUPPENTEK 3 TANGERANG
7. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang senantiasa selalu membantu saya,
sehingga saya dapat melanjutkan penulisan ini hingga selesai pada akhirnya.
Meskipun saya telah berusaha dengan sebaik-baiknya dalam menyusun laporan ini,
namun saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan, baik dari sistematika maupun susunan
kalimatnya. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi
kesempurnaan laporan ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Tangerang, Maret 2014
Penyusun,




MALVIN PRATAMA PUTRA




DAFTAR ISI

Cover
Lembar pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang PSG
1.2 Maksud dan Tujuan PSG
1.3 Tujuan Pembuatan Laporan
1.4 Waktu dan Tempat Pelaksanaan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN/INSTANSI
2.1 Sejarah Umum Perusahaan
2.2 Visi dan Misi Perusahaan
2.3 Penjelasan SO
2.5 Customer Perusahaan


BAB III LAPORAN KEGIATAN
3.1 Pelaksanaan Kegiatan
3.2 Hasil kegiatan

BAB IV KESIMPULAN & SARAN
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran

BAB V PENUTUP
6.1 Penutup

LAMPIRAN
LAMPIRAN






BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakan Pendidikan Sistem Ganda ( PSG )
Praktek kerja industri merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan
pelatihan bagi para siswa, yang memadukan antara pendidikan di Sekolah dengan pendidikan di
Dunia Industri yang diperoleh dengan melakukan praktek kerja secara langsung dan terarah
untuk menambah keahlian tertentu. Tujuan utama pendidikan kejuruan adalah mempersiapkan
lulusan untuk dapat bekerja secara mandiri.
Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap kerja, oleh
karena itu diadakan suatu program Pendidikan Sistem Ganda (PSG) agar setiap Siswa lulusan
SMK mempunyai suatu pengalaman dalam dunia usaha, sebelum memasuki dunia usaha tersebut
secara nyata setelah lulus sekolah.

1.2 Maksud dan Tujuan Pendidikan Sistem Ganda ( PSG )

1.2.1 Maksud

Sistem Ganda adalah suatu bentuk penyelenggaraan penddidkan keahlian kejuruan, yang
memadukan secara sistematik dan sinkron program pendidikan di sekolah dan program
penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung pada bidang pekerjaan
yang relevan, terarah dan mencapai kemampuan keahlian tertentu.
Dalam pengertian tersebut tersirat, bahwa ada dua pihak yaitu lembaga pendidikan dan
lapangan kerja (industri/ perusahaanatau instansi tertentu) yang secara bersama-sama
menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan. Dengan demikian kedua belah
pihak seharusnya terlibat dan bertangguang jawab mulai dari tahap perencanaan program, tahap
penyelenggaraan, sampai pada tahap penilaian dan penentuan kelulusan peserta diklat, serta
pemasarannya.

1.2.2 Tujuan

Penyelenggaraan pendidikan dengan Sistem Ganda pada SMK bertujuan untuk:
Agar Siswa mampu memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang
didapatkan di Sekolah dan diterapkan pada Dunia Usaha.
Memantapkan, meningkatkan dan memperluas keterampilan yang di miliki oleh siswa dalam
dunia kerja.
Sebagai sarana komunikasi antara Siswa SMK dengan Instansi atau kantor tempat
pelaksanaan praktek kerja.
Memberikan kesempatan kepada Siswa SMK untuk beradaptasi dengan suasana atau iklim
lingkungan kerja yang sebenarnya baik sebagai pekerja mandiri terutama yang berkenan dengan
di siplin kerja.
Memberikan masukan dan umpan balik guna perbaikan dan pengembangan pendidikan.
Sebagaimana yang telah di jelaskan di atas, bahwa praktek kerja industri yang di laksanakan
pada instansi instansi pemerintah atau swasta yang mempunyai tujuan tertentu, yaitu
meningkat dan memperluas pengetahuan bagi siswa terhadap jenis-jenis lingkungan kerja.



1.3 Tujuan Pembuatan Laporan

Pembuatan Laporan yang merupakan karya tulis adalah kewajiban bagi setiap
siswa/siswi SMK YUPPENTEK 3 yang telah menyelesaikan Pedidikan Sistem Ganda.
Pembuatan laporan ini bertujuan :

1. Siswa/siswi mampu memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang
didapat di sekolah dan penerapannya di dunia kerja.
2. Siswa/siswi mampu mencari alternatif pemecahan masalah kejuruan secara lebih luas dan
mendalam yang terungkap dari buku laporan yang dibuatnya.
3. Siswa/siswi dapat memahami cara-cara pembuatan suatu laporan Praktek Kerja Lapangan.
4. Agar siswa/siswi dapat mencurahkan dan menuangkan pikiran serta segenap kemampuan
kedalam tulisan.
5. Siswa/siswi dapat menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan ejaan bahasa
Indonesia yang disempurnakan.
6. Mengumpulkan data guna kepentingan sekolah dan dirinya sendiri.
7. Menambah perbendaharaan perpustakaan sekolah dan dapat menunjang pengetahuan bagi
siswa angkatan berikutnya.
8. Sebagai bukti nyata bahwa penulis telah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan.









1.4 Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Saya melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) selama kurang lebih 1 bulan,
yang terhitung dari tanggal 10 Februari 2014 s/d 17 Maret 2014. Adapun tempat pelaksanaan
yang saya pilih adalah PT. MITRA TOYOTAKA INDONESIA yang beralamat di Jl. RAYA
SERANG KM.24 Tangerang Banten.

Saya melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) DI Divisi Steel Pallet dan Karoseri
departemen PPIC. Selama 1 bulan penulis melaksanakan PSG Pada:

Senin Kamis : Masuk Pkl 07.00 WIB s/d 16.15 WIB.
Jumat : Masuk Pkl 07.00 WIB s/d 16.45 WIB.
































BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN /
INSTANSI



2.1 Sejarah Umum Perusahaan PT. MITRA TOYOTAKA
INDONESIA.
Pada tahun 1984, sebuah sebuah perusahaan manufaktur dibidang interior dan
furniture berdiri dengan nama PT. GEMA GERHANA SARANA dan berubah menjadi PT.
GEMA GRAHA SARANA pada Juli 1994. Sejalan dengan perkembangan dunia bisnis,
maka ruang lingkup layanan perusahaan berkembang dibidang kontraktor dan manajemen
proyek interior, furniture fit out serta manufaktur bidang producti masal untuk office chair,
workstation, dan blinds.
Pada tahun 1998, PT. GGS Tbk. Fokus bergerak dibidang kontraktor dan
manajemen proyek, serta furniture fit out. Sedangkan manufaktur bidang produksi masal
untuk office chair, workstation dan blinds dijalankan PT. VINOTINDO GRAHA SARANA
(VINOTI).
Tahun 2000, perusahaan mengubah strategi bisnisnya. PT. GGS Tbk.
Bergerak dibidang kontraktor interior serta fit out sedangkan manufaktur untu job order
furniture dialihkan ke PT. VINOTI, sehingga menjadi satu unit bisnis yang dilengkapi
manufaktur bidang produksi masal untuk office chair, workstation, blind dan job order
furniture.
Tahun 2001, perusahaan kembali merubah strategi bisnisnya, sehingga lini
bisnis PT. GGS Tbk. menjadi manufaktur untuk job order furniture dan kontraktor interior
serta fit out.
Tahun 2002, PT. GGS Tbk. Menjadi perusahaan terbuka pertama dibidangnya,
efektif pasa tanggal 24 Juli 2002 dengan pencatatan di Burse Efek Jakarta pada tanggal 12
Agustus 2002. Dan mengubah nama menjadi PT. GEMA GRAHA SARANA Tbk. Dimana
sahamnya tercatatat dengan kode GEMA. Selain itu, PT. GGS Tbk. Kini memiliki anak
perusahaan yaitu PT. Laminatech Kreasi Sarana (LKS), suatu perusahaan pembuat
komponen furniture dan distributor tunggal dari Produk High Pressure Laminate (HPL)
terkemuka di dunia yaitu Wilson Art, serata PT. Prasetya Gema Mulia (PGM) yang bergerak
dibidang jasa mekanikal dan electrical.
Pada akhir tahun 2004, PT. GGS Tbk. Menambah lini bisnisnya dibidang Veneer
Laminated Wooden Floor (selanjutnya disebut flooring) yang berorientasi Eksport,
Perseroan telah membangun pabrik untuk memproduksi flooring di Cikande,Serang Jawa
Barat, seluas 4.700 m diatas tanah 21.000 m. Pabrik tersebut sudah mulai produksi secara
komersial pada bulan Juli 2005 dan telah melakukan ekspor perdana pada tanggal 22 Juli
2005. Pabbrik Cikande resmi disertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 Pada
tanggal 9 Januari 2006.
Pada awal tahun 2005, PT GGS Tbk. Mengakuisisi PT. VIVERE Multi Kreasi
(VMK) yang bergerak dibidang furniture dan interior untuk perkantoran dan perumahan
dengen segmen pasar menengah keatas, sehingga anak perusahaan PT. GGS Tbk. menjadi 3
perusahaan yaitu, LKS, PGM, DAN VMK.
Seiring dengan perkembangan usaha, strategi perusahaan saat ini adalah focus
sebagai kontraktor interior dan manufaktur, untuk itu efektif tanggal 3 September 2007,PT.
GGS Tbk. resmi mengendalikan produksi panel laminasi dan furniture laminasi yang semula
dikelola anak perusahaan yaitu LKS.
Tahun 2009, quartel ke-3 tepatnya 1 Juli 2009 pengendalian produksi panel
laminasi dan furniture laminasi dialihkan kembali ke LKS sebagai anak perusahaan PT.
GGS Tbk.
Untuk menjamin kelancaran usaha, berikut adalah fasilitas-fasilitas pendukung
yang dimiliki oleh perusahaan,

Pabrik yang masing-masing berlokasi :
a. Tangerang, memproduksi interior dan furniture.
b. Cikande, memproduksi flooring.
Mesin-mesin produksi dan utility.
Kendaraan oprasional.

Lokasi Kantor PT. GEMA GRAHA SARANA Tbk. Di Graha Slipi, Jalan
Letjen S.
Parman No 6 Jakarta Barat 11480 Jakarta . Sedangkan lokasi pabrik PT. GEMA
GRAHA SARANA Tbk. Di Kampung Tereup Rt 04 Rw 02, Desa Sukaharja, Pasar
Kemis,
Tangerang.


















2.2 Visi dan Misi PT. Mitra Toyotaka Indonesia



Visi
To Be Leader in the Karoseri and Steel Pallet Business in Indonesia


Misi
Meningkatkan suasana hidup kerja dari para konsumen serta membangun antusias
mereka akan dunia logistic secara berkesinambungan, dengan terus menciptakan inovasi
inovasi baru pada produk, layanan, dan proses.
Perseroan bertekad untuk memberikan yang terbaik Dalam hal produk, layanan, dan
solusi yang terbaik kepada semua pelanggan dan mitra usaha dengan mengerahkan semua
usahanya dalam mengoptimalkan kombinasi dari sumber daya yang dimiliki.




2.3 Penjelasan SO
BAGIAN/DIVISI YANG TERDAPAT DI PERUSAHAAN PT. MITRA TOYOTAKA
INDONESIA.
a. GM Factory, adalah penanggung jawab tertinggi terhadap penerimaan order dari marketing
dan proyek, pengendalian seluruh aktifitas factory, dan pengawas pelaksaan SHE dan 5R
dilokasi pabrik.

b. PPIC Manager, bertanggung jawab terhadap perencanaan produksi dan instalasi, perencanaan
material, penurunan LOK ke produksi, monitoring progress dan pelaksanaan instalasi serta
memastikan pelaksanaan SHE berjalan di divisinya.
c. Deputy GM dan Manger Produksi, bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pengawasan
proses produksi mulai dari pembahanan sampai finishing, pemeriksaan barang dalam proses
produksi, pemberian identitas, serta memastikan pelaksanaan SHE berjalan di divisinya.
d. Deputy GM DAN Manager Produksi, bertanggung jawab terhadap pengendalian dan
pengawasan tenaga kerja rekanan atau pemborong
e. Deputy GM dan bagian Teknik bertangung jawab terhadap pemeliharaan mesin mesin di
produksi dan building maintenance serta memastikan bahwa alat dan mesin mesin yang
digunakan di lokasi produksi dapat beroprasi dengan kondisi yang layak dan aman digunakan
sesuai dengan aspek kualitas dan SHE, sehingga membantu proses produksi dalam pembuatan
komponen furniture berdasarkan LOK.
f. Deputy GM dan bagian Warehouse bertangung jawab untuk melakukan penerimaan,
pemeriksaan, penanganan, penyimpanan, pengamanan barang di gudang, barang barang yang
keluar dari gudang berikut pemberian identitas barang - barang yang ada di gudang serta
memastikan pelaksanaan SHE berjalan.
g. Seluruh pimpinan di pabrik bertangung jawab terhadap pelaksanaan tindakan perbaikan dan
pencegahan serta memastikan pelaksanaan SHE berjalan.
h. Quality Assurance di pabrik bertangung jawab terhadap pembuatan Rencana Mutu di pabrik,
pelaksanaan proses pemeriksaan sesuai Rencana Mutu, pengujian dan pemberian status
pemeriksaan berdasarkan Rencana Mutu, sebagai ISO dan OHSAS secretary difactory serta
bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan kalibrasi alat ukur yang digunakan di
lingkungan pabrik Tangerang serta memastikan pelaksanaan SHE berjalan.














2.4 CUSTOMER PT. MITRA TOYOTAKA INDONESIA.


1 PT. ASAHIMAS fLAT GLASS 26 PT. ASTRA KOMPONEN INDONESIA
2 PT. AISIN INDONESIA 27 PT. AISAN NASMOCO INDUSTRI
3 PT. ASTRA OTOPARTS Tbk 28 PT. ALAMUI
4 PT. ARIMBI JAYA AGUNG 29 PT. ASTRA NISSAN
5 PT. ASTRA DAIHATSU MOTOR 30 PT. ARMINDO PERKASA
6 PT. AIR LIQUIDE INDONESIA 31 PT. ANEKA LISTRINDO
7 PT. ANEKA GITA KARYA SEJAHTERA 32 PT. APM ARMADA AUTOPARTS
8 PT. ARMAS LOGISTIK SERVICE 33 PT. AUTO CELL
9 PT. ARMINDO 34 PT. ASMO INDONESIA
10 PT. ASTRA NISSAN 35 PT. BONECOM SERVISTAMA COMPINDO
11 PT. AT INDONESIA
36 PT. BRAJA MUKTI CAKRA
12 AUTO 2000
37 PT. BINTANGASI
13 PT.AUTOSALE LANCAR MANDIRI
38 PT. BAHTERA ANUGRAH PERKASA
14 PT. ASALTA MANDIRI AGUNG
39 PAPUA INDONESIA
15 PT. ACC
40 BRITISH OIL
16 PT. AICHIKIKI AUTOPARTS IND
41 PT. BINTANG JATI MAKMUR
17 PT.ADM STAMPING PLANT
42 CENTRAL MOTOR WHELL INDONESIA
18 PT. ADM_CASTING PLANT
43 PT. CCDI-National Office Distribution
19 PT. ADM _ASSY PLANT
44 PT. CATUR KOKOH NASIONAL
20 PT. ADM_ENGINE PLANT
45 PT. CITRA ASRI BUANA
21 PT. ADM-HEAD OFFICE
46 CV. CENGKOK JAYA
22 PT. AIR LIQUID INDONESIA
47 PT. CIPTA INDUSTRIES
23 PT. ASAHIMAS FLAT GLASS TBK
48 CENTRA METAL COATING
24 PT. ASNO HORIE INDONESIA
49 PT. CIPTA SAKSAMA INDONESIA
25 PT.AKR CORPORINDO
50 PT. CMWI






51 PT. CENTURY BATTERIES INDO
76 HIBA INDO ARMADA M
52 DARUL GUALAM
77 PT. HINO MOTOR SALES IND
53 PT. DAYAGUNA MOTOR INDONESIA
78 PT. HGS
54 PT. DASA WINDU AGUNG
79 PT. HONDA LOCK INDONESIA
55 DINAS PERIKANAN
80 PT. HONDA PROSPECT MOTOR
56 KEPALA BIRO PERLENGKAPAN
81 PT. INTI PANTJA PRESS INDUSTRI
57 PEMDA DKI JAKARTA
82 PT. IRC INOAC INDONESIA
58 PT. DINAMIKA MAKMUR SANTOSA
83 PT. INDO MAGURO
59 PT. DUA PUTRA PERKASA
84 INDO SUMMIT LOGISTICT
60 PT. ENKEI INDONESIA
85 INDOSPRING TBK
61 PT. EXCEL METAL INDUSTRY
62 CV. EFENDI 86 INDONESIA STANLEY E
63 PT. EXEDY 87 PT. ISUZU
64 PT. EXCEL METAL INDUSTRY 88 PT. J T E K T IND
65 PT. GAYA MOTOR 89 PT. JASA MANDIRI
66 PT. GLOBAL PRIMA SAKTI 90 PT. KAYABA INDONESIA
67 PT. GENERAL MOTOR INDONESIA 91 PT. KAWASAKI MOTOR IND
68 PT. GEMALA 92 PT. KYOEI INDONESIA
69 PT. GALVINDO 93 PT. KAWAI
70 PT. HI-LEX INDONESIA 94 PT. KURNIA TIRTA ABADI
95 PT. KRAMA YUDHA TIGA



71 PT. HUDAYA MAJU MANDIRI 96
PT. KRISDAYANA MANDIRI
MOTOR
72 PT. HYUNDAI INDONESIA MOTOR 97 PT. KRAMA YUDHA RATU MOTOR
73 HONDA PRECISION 98 PD. KARTIKA EKA DHARMA
74 PT. HINO MOTOR MANUFACTURING IND 99 PT. LANGGENG LOGISTAMA
75 PT. HOGY INDONESIA 100 PT. LOGISTIC IND CARGO


101 LINC EXPRESS
126 PT. PANDU GASANI
102 PT. MANDIRI MITRA LOGISTIKS
127 PUSAKA GOLDEN TRANS
103 PT. METRO TIGA BERLIAN
128 PALINDA NASIONAL
104 PT. MEGA KARYA SEMESTA
129 PELITA MAS JAYA
105 PT. MEKAR ARMADA JAYA
130 PERSO INTI PALET
106 PT. MATRA RODA PERKASA
131 PERKAKAS REKADAYA
107 PT. MULTI SARI MAKASAR
132 POPAN INTI MANUNGGAL
108 PT. MITSUI SOKO IND
133 PT. SARAH UTAMA
109 PT. MITSUI SUMITOMO IND
134 PT. SUGITY
110 PT. MUTIARA PERKASA
135 PT. SGL (SUMISHO GLOBAL LOG)
111 PT. MANDOM INDONESIA TBK
136 PT. SARANA INTERINDO MAHAKARYA
112
PT. NISHIKAWA KARYA
INDONESIA
137 PT. SARI TAKAGI ELOK PRODUK
113 PT. NUSA TOYOTETSU
138 PT. SANKEI GOHSYU INDUSTRIES
114 PT. NADITAMA TRANCY
139 PT. SUGIURA INDONESIA
115 PT. NUSA TOOYOTETSU CORP
140 PT. SAKURA JAVA IND
116 PT. NITTSU LEMO IND L
141 PT. SADIKUN NIAGA MAS
117 PT. NISSHO SOLUTION INDO
142 PT. SWADAYA PUTRA MANDIRI
118 PT. NUSAHADI
143 PT. STEEL CENTER INDONESIA
119 PT. OTICS INDONESIA
144 PT. SUMIRUBBER INDONESIA
120
PT. OKAMOTO LOGISTICS
NUSANTARA
145 PT. SUMI INDO WIRING S
121 ORIX INDONESIA
146 PT. SWADAYA PUTRA MANDIRI
122 PT. PUNIMAR
147 PT. SRI WANDA LANGGENG
123 PT. PUTRA PRIMA
148 PT. SANOH INDO
124 PT. PALINGDA NASIONAL
149 PT. SMI













































125 PT. POUCHEN INDONESIA
150 CV. TUNAS KARYA NUSANTARA















BAB III
LAPORAN KEGIATAN

3.1 Pelaksanaan Kegiatan
Merapikan dokumen Lembar Pemeriksaan Barang Jadi (Finish Good) dan Lembar
Pemeriksaan Barang Dalam Proses (Rakit).
Merapikan dokumen Bukti Permintaan Material dan dokumen Serah Terima Pengiriman
Barang.
Menginput laporan harian Pemeriksaan Barang Jadi dan laporan Barang Dalam Proses.
Membuat laporan Pemusnahan Dokumen Lembar Pemeriksaan Barang Jadi (LPBJ), dan
Dokumen Lembar Pemeriksaan Barang Dalam Proses (LPBDP).
Merapikan Sample-sample bahan sesuai proyek masing masing.
Menginput Laporan Bulanan Pemeriksaan Barang Jadi dan laporan Barang Dalam Proses
bulan Februari dan Maret 2014.
Membuat Lebel Bahan Kimia.
Mendistribusikan dokumen.
Membuat Data Proyek bulanan Maret 2014.
Membuat dan merapikan Otner Name.
Membuat dan Merapikan Daftar Catatan Mutu.
Membuat Laporan Diffect Proyek.
Dll.

3.2 Hasil Kegiatan

Setelah 2 (dua) bulan saya mengikuti dan menyelesaikan Pendidikan Sistem
Ganda (PSG) di PT. MITRA TOYOTAKA INDONESIA. Saya mendapat banyak
ilmu baru.
Dan Menambah wawasan dalam dunia kerja.












BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan
Setelah Saya melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda di PT. MITRA
TOYOTAKA INDONESIA dan membuat laporan ini, maka dapat diambil kesimpulan
sebagai
berikut :
Praktek kerja lapangan ini dapat memperluas dan menambah wawasan bagi siswa dalam
pendidikan di dunia kerja.
Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan untuk menambah suatu gambaran dalam menjalani
dunia kerja.
Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan untuk menambah ketermpilan siswa dalam setiap
praktek dan menerapkan teori-teori yang didapat langsung pada objeknya.
Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan ini, siswa/siswi tidak lagi memerlukan waktu
latihan lanjutan bila ingin memasuki dunia kerja.


4.2 Saran-Saran
Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk memberikan beberapa saran
kepada pihak industri dan pihak sekolah yang sekiranya dapat dijadikan sebagai bahan
pertimbangan guna kemajuan dimasa mendatang
4.2.1 Saran-saran untuk pihak industri
Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ini akan lebih terarah apabila disusun
Suatu jadwal yang harus dikerjakan siswa/siswi selama melaksanakan Praktek Kerja
Lapangan.
Agar industri dapat menyediakan seorang instruktur khusus yang pada hari-hari tertentu
dapat memberikan pelajaran teori yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilaksanakan
siswa/siswi sehingga siswa/siswi dapat mengerti dan memahami pekerjaan yang
dilaksanakan.


4.2.2 Saran-saran untuk pihak sekolah
Pihak sekolah agar dapat memantau kegiatan siswa yang sedang
melaksanakan PSG secara intensif sehingga segala kesulitan yang timbul dapat
dipecahkan bersama.


BAB V
PENUTUP

Keberhasilan pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini sangat dibutuhkan oleh para
siswa/siswi agar dapat bisa mengikuti salah satu syarat untuk menempuh UAS/UAN. Dengan
dibuatnya laporan PSG ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi lancarnya pelaksanaan
Pendidikan Sistem Ganda, terutama pada tahap awal kerja berkaitan dengan paket keahlian
yang ada di Dunia usaha/Dunia industri.
Dengan dibuatnya laporan ini minimal diharapkan juga ada kesamaan Visi antara
pihak sekolah dengan dunia usaha sebagai industri pasangan.
Harapan saya sebagai penulis semua penjelasan didalam laporan ini telah tersusun rapi sesuai
dengan tujuan siswa/siswi tingkat 2. Saya telah berusaha menyusun dengan menggunakan
bahasa yang mudah dipahami, dan dimengerti bagi yang membacanya.