Anda di halaman 1dari 17

mata_elang_media@yahoo.co.

id
A. ILMU-ILMU SAINS
Merupakan kumpulan pengetahuan yang telah diolah dengan metode keilmuan, sehingga dapat
berlaku umum untuk menerangkan gejala-gejala yang ada pada lingkungan kehidupan manusia. Gejala-
gejala yang ada bisa dari alam, atau perilaku manusia. Misalnya terjadinya bencana alam, perubahan
suhu udara atau bila akan menentukan arah perjalanan. Ilmu-ilmu Pengetahuan Alam tidak hanya
dianggap perlu untuk menerangkan gejala-gejala alam semata, tetapi kemudian juga berfungsi untuk
meramalkan dan mengontrol gejala-gejala alam itu. Sehingga sains bisa dikatakan sebagai dasar dalam
kegiatan pemahaman alam yang dilakukan oleh manusia. Pendidikan Sains di Indonesia dibagi dalam
cabang-cabang Ilmu Pengetahuan Alam yaitu :
Astronomi,
Biologi,
Farmasi,
Fisika,
Geosika,
Geologi,
Kimia, dan
Matematika.
1. ASTRONOMI
Cabang Ilmu Pengetahuan Alam yang mempelajari dan meneliti benda-benda langit dan alam
semesta, termasuk didalamnya mempelajari struktur dan evolusi alam semesta dan seluruh isinya.
Instansi atau Institusi yang membutuhkan lulusan ini adalah:
LAPAN,
TNI-AU,
Observarium Bosscha-ITB,
Planetarium dan
Departemen Perhubungan.
2. BIOLOGI
Mempelajari aneka ragam jasad hidup baik dari segi bentuk, fungsi, penyebar tingkah laku,
perkembangan serta penngaruh lingkungan terhadapnya. Sarjana Biologi dibutuhkan oleh:
Laboratorium Farmasi,
Rumah sakit,
Lembaga Penelitian seperti Lembaga Ekologi, Lembaga Virologi, Lembaga Pasteur, Lembaga-
lembaga Pendidikan.
3. FARMASI
Salah satu bagian dari jurusan Biologi dengan scoupe bidang kesehatan dan obat-obatan, umumnya
mempelajari pembuatan obat-obat. Bertanggung jawab mulai dari penyediaan senyawa kimia
dalam bentuk terolah maupun tak terolah sehingga menjadi sediaan yang siap diedarkan. Bidang
Info Jurusan dan Program Studi
Program Ilmu Alam (IPA)
Program IPA
mata_elang_media@yahoo.co.id
pekerjaan lulusan Farmasi sangat luas, mulai dari
Bidang industri farmasi,
Jasa perdagangan,
Apotik,
Lembaga jasa asuransi,
Laboratorium klinik kimia,
Makanan dan kosmetika.
4. FISIKA
Ilmu pengetahuan alam yang meneliti hal-hal berkaitan dengan masalah gerak, susunan
partikel, partikel, atau benda akibat dari suatu gaya dengan dengan teori medan. Semula Ilmu
Fisika hanya mempelajari gejala alam yang mudah terlihat seperti panas, gerak dan lain sebagainya.
Kemudian berkembang mencakup gejala-gejala optik, listrik, sifat dan gerak partikel atom.
Lapangan kerja bagi sarjana Fisik, menjadi peneliti pada lembag-lembaga IPTEK seperti :
LIPI,
BPPT,
BATAN,
LAPAN
Atau bisa juga menjadi staf peneliti dan pengajar di lembaga pendidikan.
5. GEOFISIKA/METEOROLOGI/OSEANOGRAFI
Salah satu cabang Fisika yang mempelajari keadaan sik bumi, mulai dari pusatnya sampai kebagian
atmosr yang paling luar. Dalam perkembangan teknologi, banyak menurunkan cabang-cabang
ilmu-ilmu yang kemudian menjadi spesialisasi seperti :
Meteorologi,
Oceanogra,
Seismologi,
Fisika Atmosr,
Klimatologi.
Lapangan pekerjaan bagi sarjana Geosika dan Meteorologi cukup luas, diantaranya pada :
Eksplorasi pertambangan,
Departemen Perhubungan,
Pertanian dan Konstruksi, serta
Lembaga-lembaga pendidikan dan penelitian.
6. KIMIA
Mempelajari sifat-sifat zat dan peranannya. Dengan ditemukannya teknik dan peralatan seperti
diafraktometer sinar X dan mikroskop elektron, kimia mengalami kemajuan pesat sebagai salah
satu pendukung perkembangan teknologi. Lapangan kerja bagi sarjana Kimia cukup luas, baik di
lembaga-lembaga :
Pemerintah,
Perusahaan-perusahaan swasta,
Sebagai peneliti bidang industri, pendidik dan Peneliti di perguruan tinggi,
Laboratorium-laboratorium,
Industri tekstil,
mata_elang_media@yahoo.co.id
Makanan,
Kimia,
Farmasi,
Perkebunan,
Pertambangan,
Perminyakan.
7. GEOGRAFI
Ilmu yang mempelajari tentang permukaan bumi, bentuk, proses terjadinya, sifat permukaan bumi,
serta kekayaan/potensi yang terkandung didalamnya seperti: tanah, air, ora, fauna dan mineral.
Geogra juga mempelajari hubungan antara bumi dan potensinya dengan kehidupan serta tingkah
laku manusia. Lapangan kerja bagi lulusan Geogra antara lain di :
Bappenas,
Bappeda,
Studi Potensi Wilayah,
Perusahaan Konsultan Pembangunan,
Departemen PU,
PPLH.
8. GEOLOGI
Cabang Ilmu Pengetahuan Alam yang mempelajari bentuk, struktur, dinamika, sejarah dan batuan
pembentuk, lapisan kerak bumi. Cabang ilmu Geologi yang spesik adalah Vulkanologi, dan
Paleontologi. Lapangan kerja bagi lulusan Geologi antara lain di
Lembaga pertambangan maupun
Lembaga pendidikan.
9. STATISTIKA
Ilmu yang dipelajari dalam statistika dapat dikelompokkan ke dalam dua bidang keilmuan yaitu
Statistika Murni
Statistika Terapan.
Hampir semua cabang ilmu eksakta dan ilmu sosial menggunakan statistika untuk membuat metode
dan keputusan berupa catatan yang ada hubungannya dengan bilangan statistik. Statistika murni
menitikberatkan pada dasar-dasar, teori-teori yang selalu perlu dikembangkan sesuai dengan
kebutuhan zaman. Statistika terapan lebih menitik beratkan pada pemanfaatan sifat, rumus rumus,
dalil, metode untuk kepentinga ilmu pengetahuan. Lapangan kerja bidang ini:
Perusahan perencanaan,
Lembaga Penelitian,
Biro Pusat Statistik.
mata_elang_media@yahoo.co.id
B. ILMU-ILMU TEKNOLOGI
Suatu kesatuan dari kegiatan alat pengetahuan yang digunakan manusia untuk memanfaatkan
sumber daya alam dalam memenuhi kebutuhan manusia. Teknologi berkembang bersamaan dengan
perkembangan peradaban manusia.
Kebutuhan manusia yang beraga melahirkan jenis teknologi yang beragam pula seperti
Teknologi bangun dan perencanaan,
Teknologi transportasi
Teknologi telekomunikasi,
Teknologi pengolahan bahan-bahan galian,
Teknologi pembuatan barang-barang kebutuh manusia.
Untuk dapat menguasai teknologi ini dibutuhkan dasar-dasar yang kuat dalam bidang Ilmu Pengetahuan
Alam, Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi.
Meliputi Bidang-bidang ini adalah:
Teknik Sipil
Teknik Geodesi
Arsitektur
Planologi
Teknik Penyehatan Lingkungan
Teknik Pertambangan
Teknik Elektro
Teknik Informatika
Teknik Mesin
Teknik Industri
Teknik Nuklir
Teknik Kimia
Teknik Perminyakan
Teknik Fisika
1. TEKNIK SIPIL
Cabang teknologi yang perencanaan, pembangunan dan pengelolaan bangunan-bangunan industri,
sarana seperti jembatan, jalan, sarjana Teknik Sipil dibutuhkan dalam bidang :
Bidang perencanaan,
Konstruksi bangunan,
Pengawasan Proyek,
Pekerjaan Umum.
2. TEKNIK GEODESI
Mempelajari masalah yang berkaitan dengan ukuran dan bentuk dan letak titik-titik tertentu di
bumi, penentuan medan permukaan bumi dan penentuan sik antara bumi dengan permukaan bumi.
Jurusan yang membutuhkan bidang ini adalah :
Lembaga penelitian,
Pertambangan,
Proyek pemerintah.
Kegiatan ini bermanfaat untuk menentukan struktur kulit bumi dan mantel bumi, pemetaan, navigasi,
mata_elang_media@yahoo.co.id
prospeksi geosik dan penentuan orbit satelit-satelit buatan.
Lapangan kerja bagi sarjana Geodesi:
Perusahaan-perusahaan,
Biro-biro konsultasi dalam bidang pengukuran tanah untuk pembangunan,
Pada industri konsultasi engineering,
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional,
Badan Pertanahan Nasional,
Departemen PU,
Bappenas.
3. TEKNIK GEOFISIKA
Jurusan yang mempelajari perancangan kegiatan eksplorasi, pengukuran besaran kerak bumi,
pemetaan zona gempa, longsor atau bencana vulkanik lainnya dan pemrosesan data serta
penerjemahannya kedalam bahasa yang semuanya diorientasikan untuk kepentingan produksi.
Lulusannya biasa bekerja di
Lembaga pemetaan dan eksplorasi sumber daya alam,
Konsultan perencanaan dan pengembangan wilayah.
4. ARSITEKTUR
Cabang teknologi pemanfaatan ruang yang berkaitan dengan tempat tinggal dan kehidupan manusia.
Di jurusan ini dibutuhkan pengetahuan teknis, daya imajinasi kreatif, dan pengetahuan tentang
masyarakat.
Lapangan kerja untuk lulusan jurusan arsitektur adalah :
Lembaga atau instansi yang bergerak dalam bidang perencanaan dan perancangan,
Biro-biro arsitek.
5. PLANOLOGI
Memusatkan perhatian pada perencanaan sik (tata ruang) dengan menggunakan pendekatan sik/
teknik, ekonomi, sosial budaya dan politik.
Ilmu ini dikenal juga dengan sebutan Perencanaan Wilayah dan Kota dan ruang lingkupnya meliputi
bidang perencanaan regional, perencanaan desa dan kota. Lapangan kerja bagi lulusan Planologi
adalah
Di bidang perencanaan pada usaha-usaha swasta,
Biro-biro konsultasi maupun pemerintah.
6. TEKNIK PENYEHATAN/LINGKUNGAN
Ilmu yang memusatkan perhatian pada penggunaan pengetahuan dalam menjaga lingkungan
hidup manusia, agar kesehatan hidup manusia terjamin di dalamnya, ruang lingkup ini berkisar
mulai dari teknik pengadaan prasarana air untuk minum dan kubutuhan lainnya, penanggulangan
masalah pencemaran oleh zat-zat buangan, sampai dengan penerapan aspek teknis bidang kesehatan
masyarakat.
Lapangan kerja bagi sarjana Teknik Penyehatan antara lain:
Di lembaga-lembaga pemerintah seperti PAM (Perusahaan Air Minum),
Pengawasan serta pengelolaan lingkungan hidup,
Lembaga-lembaga pemerintah dalam bidang lingkungan,
Perusahaan-perusahaan atau biro swasta yang bergerak di bidang perencanaan dan pembangunan.
mata_elang_media@yahoo.co.id
7. GEOLOGI
Cabang teknologi yang menerapkan ilmu geologi untuk kepentingan pemanfaatan sumber daya
alam dan penanggulangan bencana alam.
Bidang ini meliputi pengetahuan tentang bumi serta pemanfaatannya dalam pencarian sumber
energi dan bahan galian, juga pemanfaatan untu kepentingan pembangunan (bangunan jalan raya,
bendungan) dan pemanfaatan untuk penanggulangan bencana alam.
Lapangan kerja sarjana Geologi antara lain:
Di bidang pertambangan,
Perminyakan,
Pembangunan/konstruksi,
Direktorat pengawasan gunung berapi,
Lembaga-lembaga penelitian dan pendidikan.
8. TEKNIK PERTAMBANGAN
Cabang teknologi yang berhubungan dengan industri mineral, dan bahan galian. Lapangan kerja
lulusan pertambangan antara lain di
Perusahaan-perusahaan pertambangan.
Tambang Minyak dan Hasil Bumi lainnya
9. TEKNIK PERMINYAKAN
Ilmu terapan yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan pencarian, pengeboran dan produksi minyak,
gas bumi serta hidrokarbon cair lainnya. Lapangan kerja sarjana Teknik Perminyakan terutama di
perusahaan-perusahaan minyak.
10. TEKNIK KIMIA
Ilmu pengetahuan terapan perancangan, pembangunan dan pelaksanaan operasi dari pabrik-pabrik
yang mengolah bahan-bahan mentah menjadi produk produk dengan proses kimiawi seperti bijih,
batubara, gas minyak, air dan udara yang mengalami proses kimiawi.
Lapangan kerja sarjana Teknologi kimia tersebar di pelbagai industri:
Pengolah mineral,
Semen,
Minyak kertas,
Tekstil, dan
Obat-obatan.
11. TEKNIK FISIKA
Pengetahuan teknik yang sering disebut sebagai engineering science yaitu Ilmu yang merupakan
penerapan ilmu sika keseluruhan kedalam ilmu teknik.
Lapangan kerja lulusan Teknik Fisika ada di
Berbagai industri,
Bidang perencanaan dan
Pelaksanaan pembangunan lembaga penelitian sika.
12. TEKNIK ELEKTRO
Cabang Ilmu pengetahuan tentang listrik, meliputi kegiatan seperti: perancangan konstruksi, dan cara
penggunaan peralatan listrik yang menyalurkan dan mendistribusikan listrik untuk telekomunikasi
mata_elang_media@yahoo.co.id
(televise, radar).
Spesialisasi jurusan elektronik adalah :
Teknik tenaga listrik,
Teknik telekomunikasi,
Kontrol dan Komputer.
Lapangan keja teknik elektro adalah :
Pabrik-pabrik industri,
Mengatur penggunaan tenaga listrik,
Industri elektronika dan unit-unit telekomunikasi.
13. TEKNIK INFORMATIKA
Jurusan yang mempelajari masalah-masalah yang berkaitan dengan transformasi fakta atau data
dalam bentuk binary kedalam komputer. Jurusan ini bertujuan menciptakan tenaga ahli pemanfaatan
komputer, aplikasi, dan menguasai teknik dan metode penyelesaian masalah dengan menggunakan
komputer (sistem berbasis komputer)
Jurusan ini dapat bekerja di:
Bidang Industri Hardware, dan software,
Biro jasa komputer,
Perusahaan telekomunikasi dan
Lembaga pendidikan.
14. TEKNIK MESIN
Pengetahuan terapan tentang perancangan dan konstruksi dan operasi dari bermacam-macam alat-
alat industri dan yang bergerak dengan proses mekanis. Lapangan kerja lulusan jurusan ini antara
lain di berbagai industri, untuk perancangan, mengatur dan mengawasi proses-proses mekanis dan
proses pemindahan panas dalam mesin pada industri perakitan mobil, mesin-mesin pertanian.
15. TEKNIK INDUSTRI
Cabang teknologi yang merupakan perpaduan aspek-aspek teknik manajemen dalam kegiatan
industri. Secara umum teknik industri adalah bidang yang mempelajari perencanaan, perancangan,
pengoperasian dan pengawasan sistem terpadu yang terdiri dari unsur manusia, peralatan, bahan
mentah, informasi.
Lapangan kerja untuk lulusan jurusan ini terdapat di berbagai industri.
16. TEKNIK NUKLIR
Cabang teknologi yang berhubungan dengan pendayagunaan proses pembelahan atom untuk sumber
daya. Di jurusan ini yang dipelajari adalah perancangan dan konstruksi reaktor atom, pengembangan
dan pembuatan bahan-bahan khusus dan pengembangan serta cara memproses produk reaktor atom.
Lapangan kerja bagi lulusan jurusan ini terdapat di
Pusat reaktor atom,
Lembaga-lembaga penelitian atom/nuklir.
mata_elang_media@yahoo.co.id
C. ILMU PERTANIAN
1. FAKULTAS PERTANIAN
Fakultas yang mempelajari ilmu-ilmu tentang tumbuhan dan faktor-faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Di beberapa perguruan tinggi juga dipelajari tentang
sosial, ekonomi pertanian dan statistika pertanian.
Bidang pekerjaan yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan studi di fakultas pertanian,
Perusahaan pestisida,
Biro konsultasi.
2. ILMU PENGETAHUAN ALAM
Dalam jurusan ini dipelajari ilmu-ilmu murni yang banyak menunjang ilmu pertanian lainnya, ilmu-
ilmu tersebut seperti :
Fisika,
Kimia Umum,
Kimia analiltik dan organik,
Klimatologi yang mempelajari unsur-unsur iklim seperti radiasi, suhu, curah hujan, evaporasi,
angin dan lain-lain.
Semua ilmu murni tersebut sangat berperan dalam ilmu-ilmu pertanian lainnya, seperti contoh untuk
menganalisa kondisi tanah dibutuhkan ilmu Kimia analitik, begitupun sebagai jembatan kearah
Biokimia dibutuhkan Ilmu Kimia Organik. Dalam mempelajari ilmu pengetahuan alam, klimatologi
menjadi konsentrasi kajian. Selain itu dipelajari juga neraca radiasi iklim tanah, siklus hidrologi,
meteorologi mikro, pengaruh cuaca terhadap hama dan penyakit, iklim buatan dan polusi.
3. AGRONOMI
Mempelajari tentang tanaman mulai sejak ditanam sampai panen dan dikenal sebagai induk dari
ilmu pertanian. Selain itu dalam ilmu agronomi dipelajari juga mata pelajaran arsitektur pertamanan
yang mendalami masalah-masalah taman seperti perencanaannya, prinsip desain elemen disain serta
juga perencanaan administratif seperti biaya, jaringan kerja persyaratan dan uraian teknis.
4. BOTANI
Membicarakan tanaman dari aspek biologi, seperti mikrobiologi, mikrologi siologi tumbuhan,
genetika, taksonomi tumbuhan dan lain sebagainya. Disamping itu juga dipelajari tentang ekologi
tumbuhan, pengenalan vegetasi, metabolisme tumbuhan dan teknik penelitian siologi tumbuhan.
Lulusan jurusan botani lebih berorientasi kepada bidang-bidang, penelitian dibanding Iulusan
jurusan-jurusan lainnya serta membutuhkan ketekunan dan disiplin dalam bekerja dalam
laboratorium. Jurusan yang setara dan terkait adalah Biologi dan Mikrobiologi.
5. ILMU HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN
Mempelajari tentang pengetahuan penyakit tumbuhan, hama tumbuhan, patologi benih, pestisida
dan alat penyemprotannya serta beberapa masalah hama dan penyakit
6. ILMU GIZI MASYARAKAT DAN SUMBER DAYA KELUARGA
Mempelajari Ilmu ini adalah untuk meningkatkan kehidupan masyarakat di lingkungan pertanian
dengan melakukan penyuluhan tentang makanan sehari-hari ditinjau dari gizinya, kebersihan untuk
mata_elang_media@yahoo.co.id
kesehatan masyarakat terhadap kesejahteraan keluarga .
Kehidupan masyarakat pertanian yang baik secara tidak langsung akan meningkatkan pendidikan
dan dapat merangsang pertumbuhan masyarakat pertanian yang rasional.
7. SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
Memberikan pelajaran tentang pemecahan-pemecahan masalah sosial dan ekonomi baik yang
bersifat mikro maupun yang bersifat makro, yang terjadi di lingkungan masyarakat pertanian.
Mata pelajaran yang dipelajari, antara lain :
Ekonomi Umum
Dasar-dasar Manajemen
Psikologi pedesaan
Ekonomi pertanian
Kependudukan
Usaha tani
Penyuluhan
Koperasi
Tata niaga pertanian
Politik pertanian.
8. ILMU TANAH
Mempelajari hal-hal yang bertalian dengan tanah, terutama yang bermanfaat bagi pertanian yang
dikenal dengan lahan. Seperti :
Sifat sifat sik tanah,
Kondisi tanah,
Siklus hidrologi.
9. STATISTIKA DAN KOMPUTASI (FMIPA)
Cabang ilmu yang sangat spesik yang bermula dari mata kuliah statistika pertanian yang banyak
dipakai dalam metode-metode penelitian hampir setiap bidang ilmu pertanian, termasuk peternakan,
perikanan.
10. FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN
Mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan penyakit hewan, sistem reproduksi, inseminasi
buatan, kesehatan masyarakat veteriner, dan penjagaan kesehatan hewan.
Bidang pekerjaan yang tersedia bagi dokter hewan ada di Departemen Pertanian, Perindustrian,
Pengendalian Mutu Daging dan Susu, Perdagangan, Pendidikan, Lembaga Penelitian Ternak,
Industri Obat Hewan, serta peternakan ayam atau sapi maupun domba. Juga dapat membuka praktek
sendiri.
11. ZOOLOGI
Mata kuliah yang diberikan ialah
Zoologi,
Ilmu urai perbandingan,
Anatomi,
Embriologi,
Histologi,
mata_elang_media@yahoo.co.id
Anatomi,
Geologi sel,
Embriologi dan Mikro Teknik,
Pencemaran lingkungan.
12. REPRODUKSI
Mata kuliah yang diberikan menyangkut Reproduksi :
Inseminasi Buatan
Kebidanan
Reproduksi
Guna Laksana dan koasistensi (Bimbingan Praktik)
13. FISIOLOGI DAN FARMAKOLOGI
Mata kuliah yang diberikan adalah
Fisiologi veteriner,
Fisiologi Manusia,
Fisiologi hewan ternak,
Fisiologi hewan (umum),
Farmakologi,
Endokrinologi,
Farmakognasi,
Farmasi Kimia obat,
Fisiologi lingkungan,
Endokrinologi Reproduksi,
Hormon-hormon steroid,
Biologi radiasi,
Kaedah radio isotop,
Fsiologi laktasi,
Fsiologi pertumbuhan,
Fisiologi pencemaran,
Toksisitas selektif,
Fisiologi kardiovaskuler,
Bedah khusus eksperimental dan
Penggunaan radio isotop dalam biologi kedokteran dan pertanian.
14. BIOKIMIA
Mata kuliah yang diberikan adalah
Pengantar Biokimia,
Biokimia dasar,
Biokimia umum,
Biokimia lanjutan,
Ilmu penyakit hewan, dan
Kesehatan masyarakat bidang veteriner.
mata_elang_media@yahoo.co.id
15. ILMU PENYAKIT HEWAN
Mempelajari ilmu ilmu-ilmu yang berkaitan dengan:
Bakteriotogi,
Parasitologi umum,
Mikrobiologi,
Parasitologi ternak,
Bakteri patogen,
Ilmu penyakit bakterial,
Ilmu penyakit parasiter,
Disinfektan dan antibiotika,
Teknik biakan jaringan,
Patologi,
Ilmu penyakit vital
Demonstrasi klinik dan
Ilmu kesehatan masyarakat veteriner dan
Ilmu hukum veteriner.
16. KLINIK VETERINER
Mempelajari ilmu
Diagnostik klinik,
Ilmu penyakit dalam hewan,
Ilmu bedah,
Terapi umum khusus,
Ilmu bedah veteriner dan radiasi.
17. FAKULTAS PERIKANAN
Mempelajari teknik dan manajemen serta pengelolaan perikanan, cara pemeliharaan ikan darat yang
baik, pengolahan hasil perikanan, perhitungan biaya pemeliharaan ikan yang ekonomis.
Lapangan kerja bagi lulusan fakultas perikanan terdapat :
Ranah pertanian,
Perindustrian,
Perdagangan,
Koperasi,
Pendidikan dan kebudayaan, dan
Lembaga penelitian.
18. BIOLOGI PERAIRAN
Mencakup pengetahuan kehidupan biota air tawar maupun laut. Ilmu Biologi laut khusus mempelajari
Lingkungan laut,
Faktor ekologi utama,
Flora dan fauna laut serta interaksinya dan
Produktitas hayati laut.
Jurusan yang setara adalah: akua (Aqua) kultur dan budidaya perikanan.
mata_elang_media@yahoo.co.id
19. TATA PRODUKSI PERIKANAN
Menitikberatkan pada pengetahuan teori terapan dan keterampilan yang mencakup
Teori penangkapan ikan,
Pengolahan hasil penangkapan hasil perikanan, baik cara tradisional seperti penggaraman
ataupun cara modern.
Secara garis besar jurusan ini memberikan cara-cara efektif dan esien serta melatih penerapan
dalam produksi perikanan balk laut maupun perikanan darat.
20. FAKULTAS PETERNAKAN
Menitikberatkan pada pertumbuhan dan perkembangan ternak meskipun tidak dapat dipisahkan
dari kesehatan ternak. Bidang ilmu peternakan lebih banyak mempelajari tentang ilmu peningkatan
produksi ternak, manajemen dan tata niaga peternakan serta membuat makanan ternak.
Jurusan yang ada yaitu:
Jurusan ilmu produksi ternak,
Ilmu nutrisi & makanan ternak,
Sosial ekonomi peternakan dan
Teknologi hasil ternak.
Bidang pekerjaan yang dapat dimanfaatkan bagi lulusan jurusan ini adalah :
Bidang pertanian,
Perindustrian,
Perdagangan,
Koperasi,
Pendidikan dan kebudayaan,
Lembaga penelitian.
21. ILMU PRODUKSI TERNAK
Memberikan pendidikan mengembangkan ternak dengan cepat. Untuk itu diperlukan pengetahuan
tentang sifat khusus, adaptasi dan penyebaran jenis ternak.
Di beberapa perguruan tinggi, jurusan ini masih dibagi lagi ke dalam:
Ilmu produksi ternak daging,
Ilmu produksi ternak perah,
Ilmu produksi unggas.
22. ILMU MAKANAN TERNAK
Mempelajari makanan ternak baik ternak daging, perah maupun petelur. Untuk mendapatkan
produksi ternak yang ba dibutuhkan makanan yang sehat.
23. FAKULTAS KEHUTANAN
Mendidik calon-calon sarjana yang mampu menguasai ilmu tumbuh-tumbuhan tropis, menguasai
cara pengelolaa dan pengolahan hasil hutan untuk kesejahteraan manusia.
Lapangan pekerjaan bagi lulus fakultas kehutanan antara lain di
Departemen pertanian,
Perdagangan,
Perindustrian
Transmigrasi,
mata_elang_media@yahoo.co.id
Pendidikan dan kebudayaan
Lembaga-lembaga seperti Lembaga Penelitian Hutan (LPHH), Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia (LIPI) dan Lembaga Penelitian Tanaman Tropis (BIOTROP) ataupun di Pelestarian
dan Perlindungan Alam (PPA)
PT. Perhutani
24. MANAJEMEN HUTAN
Mempelajari pengetahuan pengolahan yang mencakup pengelolaan sumber daya Alam dan
pengelolaan hutan aliran sungai melalui hutan yang bersangkutan.
Kuliah yang diajarkan adalah :
Ilmu tanah hutan,
Metode statistika,
Geodesi,
Dendrology,
Silvika,
Silvikultur,
Ekonomi perhutanan,
Ekologi hutan,
Perlindungan alam dan pembinaan margasatwa,
Politik perundang-undangan hutan,
Manajemen hutan,
Manajemen hama hutan,
Manajemen daerah sungai,
Penyuluhan perhutanan,
Pengelolaan sumber-sumber alam,
Pemuliaan pohon-pohon hutan,
Administrasi hutan dan pembinaan margasatwa.
25. TEKNOLOGI HASIL HUTAN
Mempelajari teknologi hasil hutan termasuk pengambilan dan pemanfaatan. Dari Jurusan hasil
hutan ini kita dapat mengetahui cara pengolahan kayu seperti pengeringan dan pengawetannya serta
penggunaan kayu untuk bahan bangunan.
Kuliah yang perlu dikuasai dari Teknologi hasil hutan ini adalah :
Dasar-dasar eksploitasi hutan,
Teknologi kayu,
Ilmu hutan,
Penggergajian,
Anatomi kayu,
Ilmu hama,
Penyakit hutan,
Kimia kayu,
Fisika
Matematika kayu,
Ilmu kerja hutan,
Mesin-mesin perhutanan,
Pulp dan kertas
Penggergajian kayu
Pengawetan kayu
Pengendalian kualitas kayu
Penggunaan kayu untuk bahan konstruksi
mata_elang_media@yahoo.co.id
26. FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Mendidik calon tenaga ahli dalam bidang pengolahan hasil pertanian termasuk pengawetan dan
peningkatan mutu. Sarjana teknologi pertanian diharapkan tidak saja menguasai bidang ilmu yang
terdapat dalam bidangnya masing-masing, tetapi juga menguasai masalah-masalah yang berkembang
akibat tumbuhnya teknologi pertanian yang relatif masih baru dikenal di Indonesia. Lapangan kerja
bagi lulusan fakultas ini ada di departemen-departemen yaitu:
Pertanian,
Perindustrian dan perdagangan,
Agraria,
Transmigrasi,
Koperasi,
Pendidikan dan kebudayaan (staf pengajar) dan
Setiap lembaga penelitian yang ingin men ingkatkan teknologi pertaniannya.
27. TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN
Merupakan ilmu guna laksana yang meliputi penerapan ilmu-ilmu dan teknik pengamanan dan
pemanfaatan hasil pertanian. Jurusan ini merupakan ilmu pertanian pasca panen.
28. MEKANISASI PERTANIAN
Mekanisasi pertanian didenisikan sebagai ilmu yang mempelajari penguasaan dan pemanfaatan
bahan dan tenaga alam untuk mengembangkan daya karya manusia dalam bidang pertanian untuk
kesejahteraan hidup manusia.
Ruang lingkup mekanisasi pertanian meliputi bidang yang mempelajari :
Mesin budidaya pertanian,
Teknik tanah dan air,
Bangunan pertanian fungsionil,
Teknik tanah dan air,
Mekanika mesin,
Teknik penyediaan air dan pompa,
Elektrikasi pertanian,
Mesin hasil pengolahan pertanian,
Alat budi daya pertanian,
Ekonomi teknik,
Mekanika tanah,
Irigasi dan drainase,
Bangunan pertanian struktural,
Perancang bangunan pertanian struktural,
Mesin pengolahan pangan,
Analisa teknik,
Listrik pedesaan,
Elektronika dan kontrol otomatis,
Fisika tanah,
Tata letak dan perencanaan serta perencanaan jaringan kerja.
mata_elang_media@yahoo.co.id
D. ILMU-ILMU KEDOKTERAN
Cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang penyakit, baik jasmani maupun rohani. Beberapa
spesialisasi penunjang untuk ilmu kedokteran dan kesehatan diantaranya terdapat di jurusan Keperawatan,
Penata Roentgen, Ilmu Gizi, dan Tenaga Elektromedik.
1. FAKULTAS KEDOKTERAN
Di fakultas kedokteran dibutuhkan ilmu dasar yang kuat seperti:
Matematika,
Fisika,
Kimia dan
Biologi.
Dalam kurikulum fakultas kedokteran, ilmu dasar diberikan pada tingkat persiapan. Sampai tingkat
sarjana, diberikan kuliah dasar seperti:
Ilmu penyakit umum,
Histologi,
Anatomi,
Ilmu faal,
Biokimia,
Parasitologi,
Patologi,
Farmakologi, dan
Mikrobiologi.
Pada tingkat terakhir diberikan mata kuliah yang lebih khusus seperti:
Ilmu penyakit dalam,
Ilmu kesehatan anak,
Ilmu bedah,
Ilmu kebidanan dan
Penyakit kandungan,
Ilmu kedokteran jiwa dan
Ilmu kesehatan masyarakat.
Lapangan kerja untuk lulusan fakultas kedokteran selain di bidang pengobatan dan menjadi dokter
praktek juga di lapangan pendidikan dan penelitian di rumah sakit atau lembaga kesehatan.
2. FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
Cabang ilmu kedokteran yang khusus mempelajari penyakit dan kelainan kesehatan gigi. Dalam
kurikulum fakultas kedokteran gigi dipelajari mata kuliah dasar seperti :
Biologi,
Kimia,
Fisika,
Mata kuliah dasar bidang kedokteran umum seperti ilmu faal, histologi dan sebagainya.
Selain itu dipelajari mata kuliah pokok yang berkaitan dengan masalah gigi dan mulut.
Lapangan kerja bagi lulusan kedokteran gigi adalah di rumah sakit, pendidik dan peneliti.
3. FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
mata_elang_media@yahoo.co.id
Fakultas ini terdiri dari berapa jurusan, yang penjurusannya akan dilakukan setelah beberapa
semester belajar. Ada tujuh jurusan yang ditawarkan di fakultas ini.
Kesehatan Lingkungan
Administrasi Kebijakan Kesehatan
Kependudukan dan Bio Statistik
Epidemologi
Gizi Kesehatan Masyarakat
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Kesehatan dan Ilmu Perilaku
a. KESEHATAN LINGKUNGAN
Mempelajari hubungan interaksi antara komponen-komponen lingkungan dengan manusia dan
makhluk hidup lainnya yang mempunyai kaitan denga dunia kesehatan. Oleh sebab itu mata
kuliah yang diberikan bertujuan untuk membekali para mahasiswa agar memiliki kemampuan di
dalam menganalisis identitas dan kuantitas parameter-parameter kualitas lingkungan, mengkaji,
mengendalikan dan menanggulangi dampak terhadap kesehatan.
b. ADMINISTRASI KEBIJAKAN KESEHATAN
Mempelajari prinsip dan analisa kebijakan kesehatan dan aplikasinya untuk mengambil
keputusan, proses perencanaan dan evaluasi program kesehatan makro maupun mikro, aplikasi
manajemen yang relevan bagi organisasi kesehatan, aplikasi ilmu ekonomi dan asuransi pada
bidang kesehatan.
c. KEPENDUDUKAN DAN BIOSTATISTIK
Mempelajari cara merancang, melaksanakan dan menganalisis penelitian kesehatan dan sistem
informasi kesehatan dengan memanfaatkan teknologi informasi sesuai dengan kaidah statistika.
d. EPIDEMOLOGI
Mempelajari cara merancang, memonitor dan melaksanakan program kesehatan dengan
pendekatan kuantitatif, mengidentikasi masalah kesehatan di masyarakat yang membutuhkan
intervensi, penyuluhan, mencegah munculnya masalah kesehatan, dan menyajikan laporan hasil
pengamatan dan penelitian kesehatan.
e. GIZI KESEHATAN MASYARAKAT
Mempelajari ketrampilan khusus bidang gizi yakni kemampuan untuk mengelola program gizi
mulai dari merencanakan sampai kepada evaluasinya , garapan yang cukup luas seperti:
Pencegahan kegemukan,
Ibu dan anak
Gizi wanita dan
Kesehatan reproduksi.
f. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Mempelajari perlindungan dan pencegahan kepada pekerja dan lingkungannya, bahaya yang
muncul di tempat kerja serta upaya-upaya untuk menyelaraskan aspek pekerja dengan jenis
pekerjaan dan lingkungan kerja agar tercapai hasil yang optimal.
g. KESEHATAN DAN ILMU PERILAKU
Yang dipelajari di jurusan ini berkaitan dengan masalah:
Komunikasi kehumasan kesehatan,
mata_elang_media@yahoo.co.id
Psikologi ,
Sosiologi kesehatan,
Antropologi kesehatan
Teknologi pendidikan dan perilaku pengembangan Organisasi
Lulusan dari Fakultas Kesehatan masyarakat ini bisa memilih profesi sebagai :
Instruktur,
Konselor,
Peneliti,
Konsultan bidang kesehatan masyararakat
h. FAKULTAS ILMU PERAWATAN
Sebelum menjadi fakultas yang mandiri, ilmu keperawatan dahulunya adalah program studi di
fakultas kedokteran.
Sebagaimana kedokteran, program pendidikan di ilmu keperawatan dilaksanakan dua tahap:
Tahap program akademik
Tahap program profesi
Sumber:
- Tempo, Universitas Swasta Terbaik, Panduan Memilih Perguruan Tinggi 2010
- www.gastia.com