Anda di halaman 1dari 15

Etik Profesi Dokter sebagai Saksi Ahli

Prosedur Pembelaan
serta
tatacara menghadapi
keluarga/penasihat hukum pasien
Pembekalan Mahasiswa FK UNIMUS
Blok 17 Mei 2011
PENDAHULUAN
Revolusi industri :
Perubahan pemikiran & perilaku manusia
Reformasi & Transformasi kebudayaan, filsafat, etik
Pergeseran norma / nilai
Revolusi sosial :
Pandangan & aliran sosial baru
Kedokteran : paternalistik transaksi terapeutik

Dunia Kedokteran
Hubungan Dokter Pasien :
sejak dulu paternalistik transaksi terapeutik
* Konotasi jual beli jasa penyembuhan
* Persepsi keliru :
perikatan berdasar upaya maksimal
bukan perikatan berdasar hasil kerja
* Salah Faham
* Konflik / sengketa
Etik Perlindungan Profesi Dokter
Dasar :
Etik Kedokteran : pedoman batin (conscience),
dari dalam hati nurani dokter
Hukum Kedokteran: pedoman lahir,
mengatur dokter dari luar nurani
Hukum Kedokteran - cabang baru Ilmu Hukum

Peran Ilmu Kedokteran dalam Hukum Kedokteran
Penafsiran materi hukum dari segi medik
= wewenang disiplin kedokteran

diagnosis, terapi, tindakan medik, komplikasi,
sebab/saat kematian, standar profesi dll



Saksi Ahli
Ilmu Kedokteran sangat kompleks dan rumit
gejala >> )
diferensial diagnosis )
macam terapi ) outcome berbeda
perjalanan penyakit )
komplikasi )
prognosis )

Kasus tertentu perlu Saksi Ahli dalam disiplin
keahlian/spesialis tertentu

KONFLIK/SENGKETA YANG MENYANGKUT DOKTER
Sebenarnya telah ada sejak lama
Perubahan norma menjadi lebih marak
Sumber konflik / sengketa :
Miscommunication
Salah faham, perbedaan persepsi

Contoh lebih maraknya sengketa dokter-pasien di
Jawa Tengah
Th !980 2000 (20 th):
48 kasus : 24 kasus (50%) di Rumah Sakit
Penyelesaian : 42 di luar pengadilan
6 di pengadilan :
(3 pidana, 3 perdata)
Th 2000 2002 (3 th):
25 kasus :
Penyelesaian: 20 di luar pengadilan
5 di pengadilan dg hasil
gugatan tidak diterima
Pencetus konflik/sengketa
* tidak puas atas tindakan medik dokter
* kecewa atas outcome yang tak sesuai harapan
* tidak senang terhadap perilaku dokter
* biaya pelayananmahal, hasil tak memuaskan

Pencegahan konflik
perbaiki komunikasi dokterpasien/keluarga
penjelasan dg bahasa yang dimengerti pasien
perlakukan secara manusiawi
samakan persepsi
ETIK PENANGANAN SENGKETA
Etik Penyelesaian sengketa
Di luar pengadilan
Tujuan : dicapai perdamaian yang sehat
dialog penjelasan jujur,
tidak konfrontatif,
tidak membela diri,

Di Pengadilan
tidak perlu ditakuti asal dokter benar
tidak melanggar Etik Kedokteran
tidak menyimpang dari Standar Profesi
sidang pengadilan membuang energi
Tugas Saksi Ahli

Dimohon mendampingi dokter bila digugat di
Pengadilan untuk :
Memberikan penjelasan tentang tindakan
medik yang dimasalahkan sesuai Standar
Profesi Dokter
Memberikan penafsiran materi hukumnya
tindakan medik yang dimasalahkan

Pengalaman
Saksi Ahli sangat membantu dan
berperan sekali dalam :
proses persidangan
pembelaan profesi
sidang Pengadilan
Untuk mendudukkan masalah medik yang
dialami dokter spesialis pada proporsinya


MENGHADAPI KELUARGA/PENGACARA PASIEN
Menghadapi pasien/keluarga dengan dialog :
memberi penjelasan yang jujur dengan bahasa
sederhana dan dimengerti keluarga pasien agar
tidak terjadi salah faham
memberi penyuluhan tentang penyakit pasien
dan kemungkinan komplikasi atau gejala sisa
menginformasikan pengobatan dan tindakan
yang akan dilakukan, serta prognosisnya


Kemungkinan salah faham karena
bahasa dokter tidak dimengerti awam,
dokter tergesa-gesa sehingga tidak dimengerti,
bahasa dokter sederhana, daya tangkap kurang,
dokter menjelaskan, dimengerti, tapi disepelekan,
dokter menjelaskan, ada fihak ketiga menghasut
Maka sesudah pemberian penjelasan
tanda tangan keluarga pada informed consent
sebagai bukti penjelasan telah dimengerti
Menghadapi penasihat hukum pasien
Perlu diperhatikan/diingat bahwa dokter :
wajib menyimpan rahasia kedokteran pasien
berhak meminta identitas syah pengacara
sebaiknya merekam pembicaraan dg pengacara
tidak memberikan Rekam Medik kpd pengacara
memberi penyuluhan kesehatan kpd pengacara
tidak terpengaruh gertak/intimidasi/pemerasan